{"title":"Plant Biotechnology","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003ePlant Biotechnology\u003c\/strong\u003e — mencakup reagen riset agrokimia, reagen deteksi berbasis antibodi, serta bahan kultur jaringan tanaman yang mendukung penelitian bioteknologi tumbuhan. Kelompok ini menggabungkan senyawa aktif pertanian seperti fungisida dan herbisida uji dengan reagen biokimia untuk analisis dan perbanyakan tanaman secara in vitro.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eReagen Plant Biotechnology dipakai peneliti agrikultur dan bioteknologi tumbuhan untuk menguji aktivitas senyawa agrokimia terhadap hama dan gulma, mendeteksi protein atau patogen tanaman melalui metode berbasis antibodi, serta menyiapkan media kultur jaringan untuk perbanyakan dan regenerasi tanaman di laboratorium. Senyawa seperti tetrazolium klorida juga berfungsi sebagai indikator dalam uji viabilitas sel dan jaringan.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eContoh produk dalam koleksi ini: \u003ca href=\"\/products\/tci2510a0257366\"\u003eTCI A0257 22198-72-7 4-Aminoantipyrine Hydrochloride [for Biochemical Research]\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510b573912468\"\u003eTCI B5739 1022-46-4 Bentranil\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510a0281404\"\u003eTCI A0281 541-48-0 DL-3-Aminobutyric Acid\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510b595212731\"\u003eTCI B5952 69327-76-0 Buprofezin\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510i078136040\"\u003eTCI I0781 146-68-9 2-(4-Iodophenyl)-3-(4-nitrophenyl)-5-phenyltetrazolium Chloride [for Biochemical Research]\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510b603412836\"\u003eTCI B6034 55179-31-2 Bitertanol\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510i084236123\"\u003eTCI I0842 28159-98-0 2-(tert-Butylamino)-4-(cyclopropylamino)-6-(methylthio)-1,3,5-triazine\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510b618613014\"\u003eTCI B6186 7287-19-6 Prometryn\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003ePemilihan reagen perlu disesuaikan dengan jenis aplikasi, apakah untuk uji bioaktivitas senyawa agrokimia, deteksi imunologis, atau formulasi media kultur, dengan memperhatikan kemurnian dan kelarutan dalam sistem pengujian yang digunakan. Seluruh produk merupakan produk asli Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang, dengan kemurnian, kemasan, dan kondisi penyimpanan tercantum pada halaman masing-masing item.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eKategori lain yang sejajar di bawah Molecular Biology, sering dipakai bersamaan dalam satu alur kerja laboratorium:\u003c\/p\u003e\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-proteomics\"\u003eProteomics\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-regenerative-medicine-research-reagents\"\u003eRegenerative Medicine Research Reagents\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-antioxidants-life-science\"\u003eAntioxidants [Life Science]\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-epigenetics\"\u003eEpigenetics\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-nucleic-acid-detection-and-hybridization\"\u003eNucleic Acid Detection and Hybridization\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-nucleic-acid-detection-substrates-and-reagents\"\u003eNucleic Acid Detection Substrates and Reagents\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003eKoleksi ini masih terbagi menjadi 3 kelompok yang lebih spesifik:\u003c\/p\u003e\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-agrochemical-research-reagents-for-experimental-use\"\u003eAgrochemical Research Reagents (for Experimental Use)\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-plant-tissue-culture\"\u003ePlant Tissue Culture\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-antibody-detection-reagents\"\u003eAntibody Detection Reagents\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003eKembali ke \u003ca href=\"\/collections\/tci-l2-molecular-biology\"\u003eMolecular Biology\u003c\/a\u003e. Untuk pengadaan volume besar, kemasan khusus, atau grade tertentu, hubungi tim AMI Scientific — distributor resmi TCI Japan di Indonesia — untuk pengecekan ketersediaan dan lead time langsung ke Jepang.\u003c\/p\u003e","products":[{"product_id":"tci2510b573912468","title":"TCI B5739 1022-46-4 Bentranil","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eBentranil\u003c\/strong\u003e (CAS 1022-46-4) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eB5739\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C14H9NO2. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(GC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eCell Biology\u003c\/strong\u003e, kelompok Nutrition Research, dan umumnya dipakai pada pekerjaan kultur sel, pelabelan, dan uji viabilitas maupun sitotoksisitas. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Bentranil\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eB5739\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e1022-46-4\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C14H9NO2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(GC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 250mg\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/B5739_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS B5739\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"250mg","offer_id":48085900230874,"sku":"TCI2510B573912468","price":3079000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48085900263642,"sku":"TCI2510B573912469","price":9213000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B5739.jpg?v=1768204440"},{"product_id":"tci2510b595212731","title":"TCI B5952 69327-76-0 Buprofezin","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eBuprofezin\u003c\/strong\u003e (CAS 69327-76-0) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eB5952\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C16H23N3OS. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(HPLC)(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eCell Biology\u003c\/strong\u003e, kelompok Nutrition Research, dan umumnya dipakai pada pekerjaan kultur sel, pelabelan, dan uji viabilitas maupun sitotoksisitas. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Buprofezin\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eB5952\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e69327-76-0\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C16H23N3OS\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 5g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/B5952_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS B5952\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48085911371994,"sku":"TCI2510B595212731","price":2576000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48085911404762,"sku":"TCI2510B595212732","price":8935000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B5952.jpg?v=1768204462"},{"product_id":"tci2510b603412836","title":"TCI B6034 55179-31-2 Bitertanol","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBitertanol, dengan nomor CAS 55179-31-2, adalah senyawa organik yang sering digunakan dalam penelitian biologi sel dan nutrisi. Bahan ini memiliki struktur kimia yang unik dan memainkan peran penting dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bitertanol digunakan sebagai pelarut, bahan bantu dalam sintesis senyawa organik, serta dalam studi metabolisme dan interaksi molekuler. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, bitertanol menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen ilmiah.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eBitertanol memiliki sifat non-polar yang membuatnya cocok untuk pelarut dalam berbagai jenis reaksi kimia. Bahan ini tidak mudah terurai dan memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Karakteristik ini menjadikannya ideal untuk digunakan dalam penelitian yang memerlukan kestabilan kimia tinggi. Selain itu, bitertanol tidak beracun dalam dosis yang wajar, sehingga aman untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang terkendali.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, bitertanol sering digunakan dalam penelitian bidang biologi sel dan nutrisi. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia memanfaatkan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan metabolisme sel, sintesis senyawa organik, dan studi nutrisi. Ketersediaan dan kualitas bitertanol yang baik menjadikannya pilihan yang relevan bagi peneliti lokal.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eBitertanol digunakan sebagai pelarut dalam sintesis senyawa organik karena sifat non-polar dan daya larutnya yang baik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini cocok untuk studi metabolisme sel karena kemampuannya dalam memfasilitasi reaksi kimia dalam lingkungan sel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBitertanol sering digunakan dalam penelitian nutrisi untuk mempelajari interaksi antara nutrisi dan metabolisme tubuh.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini dapat digunakan dalam analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa kimia dalam sampel biologis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBitertanol memainkan peran penting dalam eksperimen biokimia yang memerlukan reaktivitas kimia yang terkendali.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 55179-31-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Nutrition Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBitertanol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kelembapan dan kontaminasi. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap bahan kimia. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan terkontrol. Hindari paparan langsung sinar matahari dan jauhkan dari sumber panas. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBitertanol, with CAS number 55179-31-2, is an organic compound widely used in cell biology and nutrition research. It serves as a solvent and a reagent in various chemical reactions due to its non-polar nature and good solubility in organic solvents. This compound is essential for experiments involving metabolic processes, synthesis of organic compounds, and nutritional studies. Its stability and controlled reactivity make it a reliable choice for laboratory applications. Bitertanol is commonly used in Indonesian research institutions for studies related to cellular metabolism and biochemical reactions, offering a safe and effective solution for scientific investigations.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eEuropean Food Safety Authority (2012). Reasoned Opinion on the Assessment of the consumer safety of the existing MRL for bitertanol in bananas. \u003cem\u003eEFSA Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2903\/j.efsa.2012.2599\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2903\/j.efsa.2012.2599\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eEuropean Food Safety Authority (2010). Conclusion on the peer review of the pesticide risk assessment of the active substance bitertanol. \u003cem\u003eEFSA Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2903\/j.efsa.2010.1850\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2903\/j.efsa.2010.1850\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLaing (2001). Possible bitertanol and fuberidazole poisoning in young pheasants. \u003cem\u003eVeterinary Record\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1136\/vr.149.4.118\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1136\/vr.149.4.118\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48085916057818,"sku":"TCI2510B603412836","price":1036000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48085916090586,"sku":"TCI2510B603412837","price":3636000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B6034.jpg?v=1769144655"},{"product_id":"tci2510b618613014","title":"TCI B6186 7287-19-6 Prometryn","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003ePrometryn\u003c\/strong\u003e (CAS 7287-19-6) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eB6186\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C10H19N5S. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(T)(HPLC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eCell Biology\u003c\/strong\u003e, kelompok Nutrition Research, dan umumnya dipakai pada pekerjaan kultur sel, pelabelan, dan uji viabilitas maupun sitotoksisitas. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Prometryn\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eB6186\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e7287-19-6\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C10H19N5S\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(T)(HPLC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 5g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/B6186_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS B6186\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48085923889370,"sku":"TCI2510B618613014","price":2095000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48085923922138,"sku":"TCI2510B618613015","price":7547000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B6186.jpg?v=1768204489"},{"product_id":"tci2510b629313131","title":"TCI B6293 82657-04-3 Bifenthrin","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eBifenthrin\u003c\/strong\u003e (CAS 82657-04-3) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eB6293\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C23H22ClF3O2. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(GC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eCell Biology\u003c\/strong\u003e, kelompok Nutrition Research, dan umumnya dipakai pada pekerjaan kultur sel, pelabelan, dan uji viabilitas maupun sitotoksisitas. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Bifenthrin\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eB6293\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e82657-04-3\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C23H22ClF3O2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(GC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 250mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKondisi penyimpanan: 0-10°C\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/B6293_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS B6293\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"250mg","offer_id":48085929099482,"sku":"TCI2510B629313131","price":2297000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48085929132250,"sku":"TCI2510B629313132","price":8051000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B6293.jpg?v=1769180263"},{"product_id":"tci2510b634113198","title":"TCI B6341 149877-41-8 Bifenazate","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eBifenazate\u003c\/strong\u003e (CAS 149877-41-8) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eB6341\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C17H20N2O3. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(HPLC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eCell Biology\u003c\/strong\u003e, kelompok Nutrition Research, dan umumnya dipakai pada pekerjaan kultur sel, pelabelan, dan uji viabilitas maupun sitotoksisitas. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Bifenazate\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eB6341\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e149877-41-8\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C17H20N2O3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKondisi penyimpanan: 0-10°C\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/B6341_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS B6341\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48085931786458,"sku":"TCI2510B634113198","price":6890000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B6341.jpg?v=1768204498"},{"product_id":"tci2510b649213395","title":"TCI B6492 94-80-4 Butyl 2-(2,4-Dichlorophenoxy)acetate","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eButyl 2-(2,4-Dichlorophenoxy)acetate\u003c\/strong\u003e (CAS 94-80-4) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eB6492\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C12H14Cl2O3. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(GC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eCell Biology\u003c\/strong\u003e, kelompok Nutrition Research, dan umumnya dipakai pada pekerjaan kultur sel, pelabelan, dan uji viabilitas maupun sitotoksisitas. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Butyl 2-(2,4-Dichlorophenoxy)acetate\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eB6492\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e94-80-4\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C12H14Cl2O3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(GC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/B6492_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS B6492\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48085943189722,"sku":"TCI2510B649213395","price":2828000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B6492.jpg?v=1768204510"},{"product_id":"tci2510c007614008","title":"TCI C0076 7080-50-4 Chloramine T Trihydrate","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eChloramine T Trihydrate\u003c\/strong\u003e (CAS 7080-50-4) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC0076\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C7H7ClNNaO2S.3H2O. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eCell Biology\u003c\/strong\u003e, kelompok C-X(Halogen) Bond Formation [Synthetic Reagents], dan umumnya dipakai pada pekerjaan kultur sel, pelabelan, dan uji viabilitas maupun sitotoksisitas. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Chloramine T Trihydrate\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC0076\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e7080-50-4\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C7H7ClNNaO2S.3H2O\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C0076_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C0076\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48085969502426,"sku":"TCI2510C007614008","price":455000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48085969535194,"sku":"TCI2510C007614009","price":1137000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C0076.jpg?v=1769144594"},{"product_id":"tci2510c017214144","title":"TCI C0172 999-81-5 Chlorocholine Chloride","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eChlorocholine Chloride\u003c\/strong\u003e (CAS 999-81-5) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC0172\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C5H13Cl2N. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eMolecular Biology\u003c\/strong\u003e, kelompok Phase Transfer Catalysts, dan umumnya dipakai pada pekerjaan biologi molekuler dan preparasi asam nukleat. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Chlorocholine Chloride\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC0172\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e999-81-5\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C5H13Cl2N\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C0172_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C0172\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48085975007450,"sku":"TCI2510C017214144","price":1389000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48085975040218,"sku":"TCI2510C017214145","price":10575000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C0172.jpg?v=1768204534"},{"product_id":"tci2510c020614199","title":"TCI C0206 94-74-6 (4-Chloro-2-methylphenoxy)acetic Acid","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003e(4-Chloro-2-methylphenoxy)acetic Acid\u003c\/strong\u003e (CAS 94-74-6) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC0206\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C9H9ClO3. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBuilding Blocks\u003c\/strong\u003e, kelompok Non-Heterocyclic Building Blocks, dan umumnya dipakai sebagai senyawa antara (intermediate) untuk merangkai molekul yang lebih kompleks dalam sintesis organik. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi (4-Chloro-2-methylphenoxy)acetic Acid\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC0206\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e94-74-6\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C9H9ClO3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C0206_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C0206\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48276753318106,"sku":"TCI2510C020614199","price":657000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C0206.jpg?v=1767094869"},{"product_id":"tci2510c025014269","title":"TCI C0250 122-88-3 4-Chlorophenoxyacetic Acid","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003e4-Chlorophenoxyacetic Acid\u003c\/strong\u003e (CAS 122-88-3) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC0250\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C8H7ClO3. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(HPLC)(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBuilding Blocks\u003c\/strong\u003e, kelompok Non-Heterocyclic Building Blocks, dan umumnya dipakai sebagai senyawa antara (intermediate) untuk merangkai molekul yang lebih kompleks dalam sintesis organik. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi 4-Chlorophenoxyacetic Acid\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC0250\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e122-88-3\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C8H7ClO3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C0250_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C0250\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48085982839002,"sku":"TCI2510C025014269","price":481000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48085982871770,"sku":"TCI2510C025014270","price":3434000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C0250.jpg?v=1767094897"},{"product_id":"tci2510c032914395","title":"TCI C0329 67-48-1 Choline Chloride","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eCholine Chloride\u003c\/strong\u003e (CAS 67-48-1) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC0329\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C5H14ClNO. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Cell Signaling and Neuroscience, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Choline Chloride\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC0329\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e67-48-1\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C5H14ClNO\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C0329_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C0329\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48085990703322,"sku":"TCI2510C032914395","price":505000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48085990736090,"sku":"TCI2510C032914396","price":1591000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C0329.jpg?v=1767095043"},{"product_id":"tci2510c035214419","title":"TCI C0352 14371-10-9 trans-Cinnamaldehyde","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003etrans-Cinnamaldehyde\u003c\/strong\u003e (CAS 14371-10-9) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC0352\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C9H8O. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(GC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Cancer Research, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi trans-Cinnamaldehyde\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC0352\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e14371-10-9\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C9H8O\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(GC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 25mL\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C0352_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C0352\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mL","offer_id":48085991719130,"sku":"TCI2510C035214419","price":455000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500mL","offer_id":48085991751898,"sku":"TCI2510C035214420","price":1491000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C0352.jpg?v=1767095079"},{"product_id":"tci2510c038014467","title":"TCI C0380 64-86-8 Colchicine (contains 5% Ethyl Acetate at maximum)","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eColchicine (contains 5% Ethyl Acetate at maximum)\u003c\/strong\u003e (CAS 64-86-8) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC0380\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C22H25NO6. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;97.0%(HPLC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Alkaloids, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Colchicine (contains 5% Ethyl Acetate at maximum)\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC0380\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e64-86-8\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C22H25NO6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;97.0%(HPLC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 500mg\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C0380_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C0380\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"500mg","offer_id":48085995094234,"sku":"TCI2510C038014467","price":1187000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48085995127002,"sku":"TCI2510C038014468","price":6764000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C0380.jpg?v=1767095143"},{"product_id":"tci2510c059814804","title":"TCI C0598 2436-73-9 Methyl 4-Chloro-2-methylphenoxyacetate","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eMethyl 4-Chloro-2-methylphenoxyacetate\u003c\/strong\u003e (CAS 2436-73-9) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC0598\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C10H11ClO3. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;94.0%(GC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Animal Disease Models Preparation, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Methyl 4-Chloro-2-methylphenoxyacetate\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC0598\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e2436-73-9\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C10H11ClO3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;94.0%(GC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C0598_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C0598\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086012559578,"sku":"TCI2510C059814804","price":455000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086012592346,"sku":"TCI2510C059814805","price":3079000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C0598.jpg?v=1767095552"},{"product_id":"tci2510c094015276","title":"TCI C0940 882-09-7 2-(4-Chlorophenoxy)isobutyric Acid","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003e2-(4-Chlorophenoxy)isobutyric Acid\u003c\/strong\u003e (CAS 882-09-7) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC0940\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C10H11ClO3. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;97.0%(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Non-Heterocyclic Building Blocks, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi 2-(4-Chlorophenoxy)isobutyric Acid\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC0940\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e882-09-7\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C10H11ClO3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;97.0%(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C0940_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C0940\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086038937818,"sku":"TCI2510C094015276","price":633000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C0940.jpg?v=1767096034"},{"product_id":"tci2510c109415502","title":"TCI C1094 101-10-0 2-(3-Chlorophenoxy)propionic Acid","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003e2-(3-Chlorophenoxy)propionic Acid\u003c\/strong\u003e (CAS 101-10-0) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC1094\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C9H9ClO3. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBuilding Blocks\u003c\/strong\u003e, kelompok Non-Heterocyclic Building Blocks, dan umumnya dipakai sebagai senyawa antara (intermediate) untuk merangkai molekul yang lebih kompleks dalam sintesis organik. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi 2-(3-Chlorophenoxy)propionic Acid\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC1094\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e101-10-0\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C9H9ClO3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C1094_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C1094\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086048309466,"sku":"TCI2510C109415502","price":1389000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C1094.jpg?v=1767096315"},{"product_id":"tci2510c180416491","title":"TCI C1804 11114-20-8 kappa-Carrageenan","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eKappa-Carrageenan adalah suatu polisakarida yang berasal dari alga laut, dan digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi ilmiah dan industri. Produk ini memiliki struktur molekuler kompleks yang memungkinkan penggunaannya dalam penelitian biokimia, farmasi, dan material. Dalam laboratorium, kappa-carrageenan sering digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan gel, suspensi, dan sebagai agen pengikat dalam formulasi produk. Karena sifatnya yang stabil dan tidak mudah terurai, bahan ini menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan konsistensi dan kestabilan fisik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKappa-Carrageenan memiliki sifat viskositas tinggi dan kemampuan untuk membentuk jaringan gel yang kuat. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan struktur fisik yang stabil, seperti dalam pengembangan produk farmasi, makanan, dan kosmetik. Selain itu, bahan ini tidak bersifat toksik dan memiliki toleransi yang baik terhadap berbagai kondisi lingkungan, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai kondisi penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, kappa-carrageenan digunakan dalam penelitian biokimia, farmasi, dan teknologi pangan. Bahan ini sering diaplikasikan dalam penelitian tentang sifat fisik dan kimia dari polisakarida, serta dalam pengembangan produk yang memerlukan sifat gel atau pengikat. Karena ketersediaannya dan kehandalannya, produk ini menjadi pilihan utama di berbagai institusi penelitian dan industri di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengembangan produk farmasi yang memerlukan sifat gel dan pengikat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang sifat fisik dan kimia polisakarida\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan suspensi dan emulsi stabil untuk aplikasi biomedis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian viskositas dan respons terhadap lingkungan kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eFormulasi produk kosmetik yang membutuhkan struktur fisik stabil\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 11114-20-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Chemical Biology \u003e Glycoscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 500g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eKappa-Carrageenan harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber kelembapan untuk mencegah penggumpulan air yang dapat mengurangi kualitas bahan. Bahan ini tidak beracun, namun tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya ditempatkan di area yang terkontrol dan tidak terpapar sinar matahari langsung. Penggunaan harus mengikuti protokol keselamatan laboratorium untuk memastikan keamanan dan konsistensi hasil penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eKappa-Carrageenan is a polysaccharide derived from seaweed, widely used in scientific and industrial applications. This product is ideal for laboratory use due to its stable structure and ability to form strong gel networks. Its high viscosity and excellent binding properties make it suitable for applications requiring physical stability, such as pharmaceutical formulations, food science, and cosmetic development. In Indonesia, it is commonly used in biochemical research, pharmaceutical development, and food technology. Its non-toxic nature and adaptability to various experimental conditions make it a reliable choice for researchers in various fields. The product is available in two packaging sizes, 25g and 500g, ensuring flexibility for different laboratory needs. Proper storage in a sealed container away from moisture is essential to maintain its quality and effectiveness.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eAkin Evıngür dkk. (2012). PAAm-Kappa Carrageenan Composites: Drying and Swelling with Various Kappa Carrageenan Contents. \u003cem\u003eActa Physica Polonica A\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.12693\/aphyspola.121.169\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.12693\/aphyspola.121.169\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSusilowati dkk. (2024). The Effect of Kappa Carrageenan Composition on the Characteristics of Chitosan-Kappa Carrageenan Hydrogel Film. \u003cem\u003eNano Hybrids and Composites\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.4028\/p-fw1qmy\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.4028\/p-fw1qmy\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eEvingür dkk. (2013). Superelastic percolation network of polyacrylamide (PAAm)–kappa carrageenan (κC) composite. \u003cem\u003eCellulose\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s10570-013-9903-9\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s10570-013-9903-9\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086089892058,"sku":"TCI2510C180416491","price":910000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48086089924826,"sku":"TCI2510C180416492","price":5376000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C1804.webp?v=1767097466"},{"product_id":"tci2510c205916703","title":"TCI C2059 133-06-2 Captan","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2059 133-06-2 Captan adalah bahan kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian bidang kehidupan, terutama dalam studi nutrisi seluler. Bahan ini berperan sebagai agen penghambat pertumbuhan jamur dan bakteri, yang sangat berguna dalam eksperimen yang membutuhkan pengendalian mikroba. Dalam laboratorium, Captan sering digunakan untuk menghambat pertumbuhan mikroba yang tidak diinginkan, sehingga memastikan kejernihan dan akurasi hasil penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama Captan adalah kemampuannya untuk bekerja secara efektif pada berbagai kondisi lingkungan, termasuk dalam larutan dan dalam bentuk padat. Bahan ini memiliki daya tahan yang baik terhadap perubahan suhu dan pH, sehingga memudahkan penggunaannya dalam berbagai aplikasi laboratorium. Selain itu, Captan memiliki sifat kimia yang stabil, sehingga meminimalkan risiko reaksi tidak terduga selama penggunaan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, Captan menjadi pilihan yang ideal untuk peneliti yang membutuhkan bahan penghambat mikroba yang aman dan efektif. Bahan ini sangat relevan dalam penelitian bidang nutrisi seluler, mikrobiologi, dan pengembangan produk farmasi. Ketersediaannya dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dalam skala kecil maupun besar.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenghambatan pertumbuhan jamur dan bakteri dalam eksperimen mikrobiologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam penelitian nutrisi seluler untuk mengontrol kontaminasi mikroba\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan bantu dalam pembuatan media kultur yang bebas kontaminasi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePendukung dalam studi efek antifungal pada berbagai substrat biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAlat bantu dalam pengujian kualitas produk farmasi dan makanan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 133-06-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Nutrition Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan sinar matahari langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCaptan sebaiknya disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan untuk mempertahankan kualitas bahan. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup rapat untuk mencegah penyerapan kelembapan dan kontaminasi. Selalu gunakan sarung tangan dan masker saat mengambil atau memproses bahan ini untuk meminimalkan risiko paparan langsung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2059 133-06-2 Captan is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and nutrition studies. It functions as an effective antifungal and antibacterial agent, making it essential for experiments requiring microbial control. This compound is known for its stability under various environmental conditions, including different pH levels and temperatures, which enhances its versatility in laboratory applications. Captan is commonly used in microbiological studies, media preparation, and quality testing of pharmaceutical and food products. Its availability in multiple packaging sizes ensures convenience for both small-scale and large-scale research needs. The compound is safe to handle when proper precautions are taken, and it is a reliable choice for researchers in Indonesia seeking a stable and effective microbial inhibitor.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eSnyder (1992). Effects of captan on dna and dna metabolic processes in human diploid fibroblasts. \u003cem\u003eEnvironmental and Molecular Mutagenesis\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/em.2850200208\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/em.2850200208\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2024). Folpet und Captan bis 2039 zugelassen. \u003cem\u003eagrarzeitung\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.51202\/1869-9707-2024-35-009-2\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.51202\/1869-9707-2024-35-009-2\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSułowicz dkk. (2025). Functional gene array and non-target soil microorganisms in nanopesticides captan@ZnO35–45nm and captan@SiO2 20–30nm environmental risk assessment. \u003cem\u003eChemosphere\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.chemosphere.2025.144347\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.chemosphere.2025.144347\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086100377818,"sku":"TCI2510C205916703","price":1263000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086100410586,"sku":"TCI2510C205916704","price":3434000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2059.jpg?v=1769144419"},{"product_id":"tci2510c225516961","title":"TCI C2255 56-75-7 Chloramphenicol","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2255 Chloramphenicol adalah antibiotik berspektrum luas yang telah lama menjadi reagen pokok di laboratorium mikrobiologi dan biologi molekuler. Senyawa ini bekerja dengan mengikat subunit ribosom 50S bakteri dan menghambat aktivitas peptidil transferase, sehingga sintesis protein terhenti. Di luar konteks pengujian antimikroba, kloramfenikol memiliki peran yang sangat penting sebagai penanda seleksi pada rekayasa genetika, karena banyak plasmid dan vektor kloning membawa gen ketahanan kloramfenikol yang memungkinkan peneliti menyaring sel bakteri hasil transformasi secara efisien.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuatnya begitu diandalkan adalah kestabilannya yang tinggi dibandingkan banyak antibiotik lain. Kloramfenikol tahan terhadap pemanasan singkat, tidak mudah terurai pada rentang pH kerja laboratorium, dan larutan induknya dalam etanol dapat disimpan cukup lama tanpa kehilangan potensi berarti. Sifat ini memudahkan penyiapan media dan menjaga keterulangan hasil antarpercobaan. Spektrum aktivitasnya mencakup bakteri Gram-positif, Gram-negatif, maupun beberapa organisme intraseluler, sehingga penerapannya luas. Kloramfenikol juga bersifat bakteriostatik, sebuah karakter yang berguna pada percobaan penghambatan sintesis protein terkendali.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eLaboratorium di Indonesia menggunakan kloramfenikol pada penelitian biologi molekuler, kultur sel dan jaringan, pengujian mutu pangan, serta laboratorium mikrobiologi klinis dan veteriner. Tersedianya kemasan 25 g dan 250 g memberi keleluasaan: kemasan kecil sesuai untuk laboratorium riset yang menyiapkan larutan induk secara berkala, sedangkan kemasan besar sangat ekonomis bagi laboratorium produksi media, fasilitas kultur sel, atau unit pengujian rutin dengan volume kerja tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenanda seleksi pada kloning molekuler, karena banyak plasmid membawa gen ketahanan kloramfenikol sehingga koloni hasil transformasi dapat disaring dengan andal.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAmplifikasi plasmid bernomor salinan rendah, sebab penghambatan sintesis protein memungkinkan replikasi plasmid berlanjut sementara pertumbuhan sel bakteri tertahan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKomponen antibiotik pada media kultur sel dan jaringan, membantu mencegah kontaminasi bakteri selama pemeliharaan biakan dalam jangka panjang.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji kepekaan antimikroba dan penelitian resistensi, karena kloramfenikol merupakan antibiotik acuan penting dalam panel pengujian mikrobiologi klinis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan pembanding pada analisis residu antibiotik dalam pangan menggunakan HPLC atau LC-MS di laboratorium pengujian mutu dan keamanan pangan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 56-75-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25 g dan 250 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenyimpanan: tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan kloramfenikol dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung. Serbuknya cukup stabil pada suhu ruang terkendali, namun larutan induk yang umumnya dibuat dalam etanol sebaiknya disimpan pada suhu rendah dan dilindungi cahaya, lalu dibagi menjadi alikuot kecil untuk menghindari kontaminasi berulang. Penimbangan harus dilakukan di lemari asam atau kabinet penimbangan bubuk karena serbuk halus antibiotik ini tidak boleh terhirup. Gunakan sarung tangan, masker, kacamata pelindung, dan jas laboratorium selama penanganan. Limbah kloramfenikol dikumpulkan terpisah dan tidak dibuang langsung ke saluran air.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2255 Chloramphenicol is a broad-spectrum antibiotic that inhibits bacterial protein synthesis by binding the 50S ribosomal subunit and blocking peptidyl transferase activity. Its exceptional stability compared with many other antibiotics, tolerating brief heating and remaining potent in ethanol stock solutions, makes it a dependable reagent for reproducible media preparation. In molecular biology it is a standard selection marker for plasmids carrying chloramphenicol resistance genes, and it is widely used to amplify low-copy plasmids, to suppress bacterial contamination in cell and tissue culture, in antimicrobial susceptibility panels and resistance research, and as a reference standard for antibiotic residue analysis in food testing. Available in 25 g and 250 g packs; protect from light and moisture.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eAmelin dkk. (2020). Simultaneous Determination of the Residual Amounts of Chloramphenicol and Chloramphenicol Palmitate in Food Products using Liquid Chromatography–Mass Spectrometry. \u003cem\u003eMoscow University Chemistry Bulletin\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3103\/s0027131420060024\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3103\/s0027131420060024\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLiphshitz dkk. (1991). Anaphylactic reaction following application of chloramphenicol eye ointment. \u003cem\u003eBritish Journal of Ophthalmology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1136\/bjo.75.1.64-a\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1136\/bjo.75.1.64-a\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eYeo dkk. (1994). The in vitro antimalarial activity of chloramphenicol against Plasmodium falciparum. \u003cem\u003eActa Tropica\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0001-706x(94)90039-6\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0001-706x(94)90039-6\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086115451098,"sku":"TCI2510C225516961","price":1213000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"250g","offer_id":48086115483866,"sku":"TCI2510C225516962","price":6285000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2255.jpg?v=1767098019"},{"product_id":"tci2510c229117021","title":"TCI C2291 604-44-4 4-Chloro-1-naphthol [for Biochemical Research]","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e4-Chloro-1-naphthol adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian biokimia. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan substitusi klor pada posisi C-4, sehingga memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai reaksi kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai substrat dalam reaksi enzimatik atau sebagai komponen dalam pengembangan reagen untuk analisis kuantitatif. Karena sifat kimianya yang stabil namun reaktif, 4-Chloro-1-naphthol menjadi pilihan yang sangat baik untuk penelitian yang membutuhkan akurasi dan presisi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki sifat kimia yang khas, yaitu kelarutan dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, serta kemampuan untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi elektrofilik. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok untuk penggunaan dalam reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi. Selain itu, senyawa ini tidak mudah terdegradasi dalam kondisi laboratorium yang biasa, sehingga memperpanjang masa simpan dan keandalan hasil eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 4-Chloro-1-naphthol digunakan dalam berbagai penelitian biokimia, termasuk dalam pengembangan metode analisis dan penelitian tentang enzim. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian tentang senyawa organik yang berpotensi untuk aplikasi medis atau farmakologis. Karena keandalannya, senyawa ini menjadi pilihan utama di berbagai institusi penelitian di Indonesia yang membutuhkan bahan kimia berkualitas tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam reaksi enzimatik untuk mengukur aktivitas enzim secara kuantitatif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCocok untuk pengembangan reagen dalam analisis kuantitatif senyawa organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat digunakan dalam sintesis senyawa kimia kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBerguna dalam penelitian tentang interaksi molekuler dan mekanisme reaksi kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat diaplikasikan dalam pengujian kinerja bahan kimia dalam lingkungan laboratorium\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 604-44-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Antibodies \u003e Antibody Supplementary Products\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e4-Chloro-1-naphthol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia, seperti plastik atau kaca. Saat menangani bahan ini, harus memakai sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Karena sifat kimianya yang relatif stabil, bahan ini tidak memerlukan kondisi penyimpanan ekstrem, tetapi tetap perlu dijaga kebersihan dan keamanan di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e4-Chloro-1-naphthol is a chemical compound widely used in biochemical research. Its aromatic structure with a chlorine substituent at the C-4 position makes it highly reactive in various chemical reactions. In the laboratory, this compound serves as a substrate in enzymatic reactions or as a component in the development of reagents for quantitative analysis. Due to its stable yet reactive nature, it is a preferred choice for research requiring accuracy and precision. The compound is soluble in organic solvents such as ethyl acetate and ethanol, and its ability to participate in electrophilic substitution reactions makes it suitable for a wide range of applications. In Indonesian laboratories, it is commonly used in biochemical studies, including the development of analytical methods and research on enzyme interactions. Its reliability and versatility make it a valuable tool for researchers across various scientific disciplines.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086117777626,"sku":"TCI2510C229117021","price":657000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086117810394,"sku":"TCI2510C229117022","price":1792000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2291.jpg?v=1767098083"},{"product_id":"tci2510c236617117","title":"TCI C2366 66215-27-8 Cyromazine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCyromazine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan, terutama dalam bidang biologi sel dan penelitian nutrisi. Bahan ini berperan sebagai insektisida sintetis yang digunakan untuk mengendalikan serangga vektor penyakit, seperti nyamuk dan kutu. Dalam lingkungan laboratorium, Cyromazine sering digunakan sebagai bahan bantu dalam eksperimen yang melibatkan pengendalian populasi serangga atau pengujian efektivitas bahan kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCyromazine memiliki sifat kimia yang stabil dan daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Bahan ini juga memiliki daya reaktivitas yang rendah, sehingga relatif aman dalam penggunaan yang tepat. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk memblokir reproduksi serangga, sehingga menjadi pilihan yang efektif dalam penelitian terkait pengendalian hama.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks penelitian di laboratorium Indonesia, Cyromazine sering digunakan dalam studi tentang kebugaran kesehatan, lingkungan, dan pengelolaan penyakit. Bahan ini juga menjadi alat penting dalam penelitian yang berfokus pada pengurangan risiko penyakit yang ditularkan oleh serangga. Dengan keberadaannya, Cyromazine mendukung kegiatan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengendalian populasi serangga vektor penyakit karena kemampuannya memblokir reproduksi serangga\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang efektivitas insektisida sintetis dalam lingkungan laboratorium\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji kelayakan bahan kimia untuk penggunaan dalam bidang pertanian dan kesehatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang dampak lingkungan dari bahan kimia terhadap ekosistem\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis komposisi kimia dalam bahan bantu eksperimen biologi sel\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 66215-27-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Nutrition Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padatan kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCyromazine harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap bahan kimia. Dalam laboratorium, penanganan harus dilakukan dengan menggunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini juga harus dipisahkan dari bahan kimia yang tidak kompatibel untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCyromazine is a synthetic insecticide widely used in life science research, particularly in cell biology and nutrition studies. It is known for its ability to inhibit the reproduction of insects, making it an essential tool in laboratory experiments focused on pest control and disease vector management. This compound is available in two packaging options: 5g and 25g, ensuring flexibility for various research needs. Its stable chemical properties and good solubility in organic solvents make it a reliable choice for laboratory applications. In Indonesia, Cyromazine supports research initiatives aimed at improving public health and environmental sustainability through effective pest management strategies.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eAbbott dkk. (1992). COLORADO POTATO BEETLE CONTROL WITH CYROMAZINE. \u003cem\u003eHortScience\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.21273\/hortsci.27.6.628e\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.21273\/hortsci.27.6.628e\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLevot dkk. (2014). Survival advantage of cyromazine‐resistant sheep blowfly larvae on dicyclanil‐ and cyromazine‐treated Merinos. \u003cem\u003eAustralian Veterinary Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/avj.12251\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/avj.12251\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eEuropean Food Safety Authority (2015). Reasoned opinion on the modification of the existing MRLs for cyromazine in various leaf vegetables and fresh herbs. \u003cem\u003eEFSA Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2903\/j.efsa.2015.4004\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2903\/j.efsa.2015.4004\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086122463450,"sku":"TCI2510C236617117","price":1313000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086122496218,"sku":"TCI2510C236617118","price":3458000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2366.jpg?v=1768197189"},{"product_id":"tci2510c241717183","title":"TCI C2417 122008-85-9 Cyhalofop Butyl","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2417 122008-85-9 Cyhalofop Butyl adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan, terutama dalam studi nutrisi dan biologi sel. Bahan ini berperan sebagai herbisida sintetis yang digunakan untuk mengontrol pertumbuhan gulma di lingkungan pertanian. Dalam laboratorium, senyawa ini sering dipakai untuk mengeksplorasi mekanisme kerja bahan aktif dalam pengendalian gulma, serta untuk studi tentang dampak lingkungan dan toksisitas.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCyhalofop Butyl memiliki sifat kimia yang stabil, serta kemampuan untuk menembus lapisan daun tanaman secara efektif. Karena sifat ini, senyawa ini dipilih sebagai bahan penelitian karena kemampuannya dalam menciptakan model eksperimen yang realistis dan akurat. Selain itu, senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian pertanian dan lingkungan. Peneliti di berbagai institusi seperti universitas dan lembaga riset menggunakan Cyhalofop Butyl untuk memahami dampak bahan kimia pada ekosistem dan keberlanjutan pertanian. Bahan ini juga menjadi alat penting dalam pengembangan produk pertanian yang ramah lingkungan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja herbisida sintetis untuk pengendalian gulma\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi dampak lingkungan dari penggunaan bahan kimia pertanian\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen toksisitas senyawa terhadap tanaman dan organisme non-target\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan model eksperimen untuk studi nutrisi tanaman\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kualitas air dan tanah terhadap residu herbisida\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 122008-85-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Nutrition Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCyhalofop Butyl harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas bahan. Dalam penggunaan, bahan ini harus dianggap sebagai bahan kimia berbahaya, dan harus dipakai dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penggunaan di laboratorium harus mematuhi protokol keselamatan kimia yang berlaku untuk mencegah risiko paparan atau kebocoran.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2417 122008-85-9 Cyhalofop Butyl is a synthetic herbicide used in life science research, particularly in cell biology and nutrition studies. This compound is widely applied in laboratory settings to investigate the mechanisms of herbicide action and its environmental impact. Its chemical stability and ability to penetrate plant leaves make it a preferred choice for experimental studies. In Indonesia, it is commonly used in agricultural and environmental research to assess the effects of chemical substances on ecosystems and sustainable farming practices. The compound is available in two packaging options: 1g and 25g, making it suitable for both small-scale and larger research projects. Its solubility in organic solvents further enhances its utility in various laboratory applications.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eGÜNER (2020). Acute Toxicity (LC50) Of Cyhalofop Butyl on Gambusia Holbrooki. \u003cem\u003eIğdır Üniversitesi Fen Bilimleri Enstitüsü Dergisi\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.21597\/jist.718688\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.21597\/jist.718688\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eEuropean Food Safety Authority (2015). Conclusion on the peer review of the pesticide risk assessment of the active substance cyhalofop (variant evaluated cyhalofop-butyl). \u003cem\u003eEFSA Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2903\/j.efsa.2015.3943\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2903\/j.efsa.2015.3943\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHwang dkk. (2022). Absorption, translocation, and metabolism of florpyrauxifen-benzyl and cyhalofop-butyl in cyhalofop-butyl-resistant barnyardgrass [Echinochloa crus-galli (L.) P. Beauv.]. \u003cem\u003ePesticide Biochemistry and Physiology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.pestbp.2021.104999\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.pestbp.2021.104999\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086125445338,"sku":"TCI2510C241717183","price":1692000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086125478106,"sku":"TCI2510C241717184","price":11609000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2417.jpg?v=1769180389"},{"product_id":"tci2510c255417349","title":"TCI C2554 1698-60-8 Chloridazon","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eChloridazon, dengan nomor CAS 1698-60-8, adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang biologi sel dan nutrisi. Bahan ini sering digunakan sebagai agen penghambat enzim, yang berperan dalam studi metabolisme dan reaksi biokimia di dalam sel. Dalam laboratorium, Chloridazon digunakan untuk memahami mekanisme kerja enzim tertentu dan dampaknya terhadap reaksi kimia dalam lingkungan biologis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eChloridazon memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Sifat ini memungkinkan senyawa ini digunakan dalam berbagai eksperimen yang memerlukan reaktivitas dan presisi tinggi. Selain itu, kekhasan struktur kimianya membuatnya menjadi pilihan ideal dalam penelitian yang memerlukan penghambatan spesifik terhadap enzim tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Chloridazon sering digunakan dalam penelitian terkait nutrisi dan metabolisme sel. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk memperluas pemahaman tentang interaksi antara nutrisi dan fungsi sel. Ketersediaan bahan ini memudahkan para peneliti dalam mengakses alat dan bahan yang diperlukan untuk eksperimen ilmiah yang kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang penghambatan enzim dalam metabolisme sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang efek senyawa kimia pada aktivitas biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen untuk mengidentifikasi mekanisme reaksi enzimatik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kinerja senyawa dalam lingkungan biologis tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian terkait nutrisi dan interaksi molekuler dalam sel\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1698-60-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Nutrition Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eChloridazon harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitas kimianya. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, harus diperhatikan kehati-hatian karena senyawa ini dapat bersifat iritatif. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat mengolah bahan ini.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eChloridazon, with CAS number 1698-60-8, is a chemical compound widely used in scientific research, particularly in cell biology and nutrition studies. It functions as an enzyme inhibitor, playing a crucial role in understanding biochemical reactions within cells. Its stability and solubility in organic solvents make it a preferred choice for precise experimental applications. In Indonesian laboratories, Chloridazon is commonly utilized in studies related to metabolic processes and molecular interactions. Its availability supports researchers in conducting complex experiments that require specific chemical reagents. The compound’s unique properties make it an essential tool for advancing scientific knowledge in the field of life sciences.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eChabera dkk. (2021). The effect of chronic exposure to chloridazon and its degradation product chloridazon-desphenyl on signal crayfish Pacifastacus leniusculus. \u003cem\u003eEcotoxicology and Environmental Safety\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.ecoenv.2020.111645\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.ecoenv.2020.111645\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eEuropean Food Safety Authority (EFSA) (2007). Conclusion regarding the peer review of the pesticide risk assessment of the active substance chloridazon. \u003cem\u003eEFSA Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2903\/j.efsa.2007.108r\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2903\/j.efsa.2007.108r\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eGhorbani dkk. (2020). Detection of Chloridazon in Aqueous Matrices Using a Nano-Sized Chloridazon-Imprinted Polymer-Based Voltammetric Sensor. \u003cem\u003eInternational Journal of Electrochemical Science\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.20964\/2020.04.17\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.20964\/2020.04.17\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086132326618,"sku":"TCI2510C255417349","price":1742000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086132359386,"sku":"TCI2510C255417350","price":6032000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2554.jpg?v=1769144380"},{"product_id":"tci2510c255517351","title":"TCI C2555 101-21-3 Chlorpropham","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eChlorpropham (101-21-3) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks. Sebagai salah satu senyawa pembangun non-heterosiklik, Chlorpropham memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat fleksibel, sehingga dapat diubah menjadi berbagai senyawa lain melalui reaksi kimia tertentu. Bahan ini sering digunakan dalam laboratorium untuk memulai proses sintesis senyawa aktif biologis atau bahan kimia industri.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eChlorpropham memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai reagen seperti asam, basa, dan pelarut organik. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk reaksi substitusi, esterifikasi, dan reaksi reduksi. Karena ketersediaannya yang luas dan harga yang relatif terjangkau, Chlorpropham menjadi bahan yang populer di berbagai laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Chlorpropham sering digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan produk farmasi, serta penelitian bahan kimia industri. Bahan ini menjadi bagian penting dalam proses sintesis senyawa aktif yang digunakan dalam berbagai bidang ilmu, termasuk farmasi, agrokimia, dan material kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa aktif biologis untuk penelitian farmasi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan kimia industri dalam bidang agrokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi substitusi dalam kimia organik untuk pembuatan senyawa kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEsterifikasi untuk produksi bahan baku kosmetik dan farmasi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang efek kimia pada lingkungan dan bahan organik\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 101-21-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Non-Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eChlorpropham harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan di tempat yang sejuk serta kering. Hindari paparan langsung terhadap cahaya matahari dan kelembapan untuk mencegah degradasi. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini. Pastikan area penyimpanan terpisah dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eChlorpropham (101-21-3) is a chemical compound widely used as a building block in organic chemistry for the synthesis of various complex molecules. Its simple molecular structure provides flexibility for chemical modifications, making it a valuable reagent in laboratory settings. This compound is commonly utilized in pharmaceutical research, agrochemical development, and industrial chemical applications. Chlorpropham is known for its reactivity towards different reagents such as acids, bases, and organic solvents, which makes it suitable for substitution reactions, esterification, and reduction processes. Its availability and cost-effectiveness make it a popular choice for researchers in Indonesia, supporting diverse scientific investigations in the field of chemistry.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eFranzaring dkk. (2001). Effects of vapours of chlorpropham and ethofumesate on wild plant species. \u003cem\u003eEnvironmental Pollution\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0269-7491(00)00205-0\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0269-7491(00)00205-0\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eEuropean Food Safety Authority (2012). Review of the existing maximum residue levels (MRLs) for chlorpropham according to Article 12 of Regulation (EC) No 396\/2005. \u003cem\u003eEFSA Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2903\/j.efsa.2012.2584\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2903\/j.efsa.2012.2584\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAliaga dkk. (2011). Effect of application of Chlorpropham in sprouting of olluco tubers (Ullucus tuberosus L.) under storage. \u003cem\u003eScientia agropecuaria\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.17268\/sci.agropecu.2011.02.04\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.17268\/sci.agropecu.2011.02.04\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086132392154,"sku":"TCI2510C255517351","price":1415000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086132424922,"sku":"TCI2510C255517352","price":4871000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2555.jpg?v=1767098505"},{"product_id":"tci2510c265717490","title":"TCI C2657 57966-95-7 Cymoxanil","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCymoxanil, dengan nomor CAS 57966-95-7, adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan, terutama dalam studi nutrisi seluler. Bahan ini berperan sebagai agen penghambat enzim, yang berfungsi untuk mengontrol aktivitas enzim tertentu dalam lingkungan laboratorium. Cymoxanil sering digunakan dalam eksperimen yang melibatkan modifikasi metabolisme sel, pengujian efek senyawa pada jalur metabolik, serta studi interaksi antara nutrisi dan fungsi sel.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCymoxanil memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan dapat berfungsi sebagai inhibitor spesifik terhadap enzim seperti asetil-CoA karboksilase. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam penelitian yang memerlukan pengendalian presisi terhadap aktivitas enzim. Bahan ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses penggunaan dan formulasi dalam berbagai eksperimen laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, Cymoxanil digunakan oleh peneliti di bidang bioteknologi, farmakologi, dan nutrisi untuk mengembangkan produk baru, memahami mekanisme penyakit, serta memperbaiki metode analisis biologis. Bahan ini menjadi bagian penting dalam penelitian yang bertujuan meningkatkan kualitas hasil eksperimen dan keakuratan data.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian efek senyawa pada jalur metabolik sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian interaksi nutrisi dan aktivitas enzim\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan penghambat enzim untuk aplikasi farmakologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen modifikasi metabolisme dalam sel eukariotik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang mekanisme penghambatan enzim dalam proses penyakit\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 57966-95-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Nutrition Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCymoxanil harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, dalam kondisi kering dan sejuk, serta jauh dari paparan cahaya langsung. Bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia lain yang bersifat reaktif atau korosif. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan terhindar dari kelembapan. Dalam penggunaan, selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, serta hindari kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCymoxanil, with CAS number 57966-95-7, is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and nutrition studies. It functions as an enzyme inhibitor, making it a valuable tool for controlling metabolic pathways and enzyme activity in laboratory settings. This compound is commonly employed in experiments aimed at understanding cellular metabolism, enzyme interactions, and the development of pharmaceutical applications. Its solubility in organic solvents and stability under controlled conditions make it a preferred choice for researchers in Indonesia. Cymoxanil plays a crucial role in advancing scientific knowledge and improving experimental accuracy in various fields of biological research.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(1999). Cymoxanil. \u003cem\u003eJournal of Pesticide Science\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1584\/jpestics.24.83\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1584\/jpestics.24.83\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePérez dkk. (2009). Resistance to metalaxyl-M and cymoxanil in a dominant clonal lineage of Phytophthora infestans in Huánuco, Peru, an area of continuous potato production. \u003cem\u003eEuropean Journal of Plant Pathology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s10658-009-9461-z\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s10658-009-9461-z\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCohen dkk. (1993). Uptake, translocation and degradation of [14C]cymoxanil in tomato plants. \u003cem\u003eCrop Protection\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0261-2194(93)90048-n\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0261-2194(93)90048-n\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086176071898,"sku":"TCI2510C265717490","price":1642000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086176104666,"sku":"TCI2510C265717491","price":4871000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2657.jpg?v=1768204688"},{"product_id":"tci2510c268217530","title":"TCI C2682 99607-70-2 Cloquintocet-mexyl","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCloquintocet-mexyl adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian nutrisi dan biologi sel. Bahan ini sering ditemukan dalam produk nutrisi yang dirancang untuk meningkatkan kesehatan dan fungsi tubuh. Dalam laboratorium, Cloquintocet-mexyl berperan sebagai bahan aktif yang membantu dalam studi metabolisme nutrisi dan efeknya terhadap sel. Senyawa ini juga digunakan untuk menguji respons biologis terhadap berbagai nutrisi dan komponen makanan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCloquintocet-mexyl memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik. Karakteristik ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini juga memiliki tingkat keamanan yang relatif tinggi dalam penggunaan yang tepat, sehingga cocok untuk penelitian yang memerlukan konsentrasi tinggi. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, Cloquintocet-mexyl juga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan berulang.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, Cloquintocet-mexyl digunakan oleh peneliti di bidang nutrisi, farmasi, dan bioteknologi. Bahan ini sering dipilih karena ketersediaannya dan kemampuannya untuk memberikan hasil yang akurat dalam studi terkait nutrisi dan efeknya terhadap kesehatan manusia. Penggunaannya juga didukung oleh kebijakan penelitian yang mendorong penggunaan bahan-bahan yang aman dan efektif.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian nutrisi untuk menguji efek senyawa pada metabolisme tubuh\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan produk suplemen yang meningkatkan kesehatan sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang interaksi nutrisi dan respons biologis pada sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji klinis untuk mengevaluasi keamanan dan efektivitas nutrisi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi untuk mengetahui mekanisme kerja nutrisi dalam tubuh\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 99607-70-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Nutrition Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCloquintocet-mexyl harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan. Bahan ini sebaiknya disimpan di suhu kamar dan tidak terkena panas berlebihan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau kaca. Selama penanganan, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihindari konsumsi atau inhalasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCloquintocet-mexyl is a chemical compound widely used in nutritional and cell biology research. It serves as an active ingredient in various nutritional products designed to enhance health and cellular function. In the laboratory, this compound plays a crucial role in studying nutrient metabolism and biological responses. Its stable chemical properties and solubility in organic solvents make it suitable for a wide range of experiments. Cloquintocet-mexyl is commonly used in research related to nutrition, pharmaceutical development, and biotechnology in Indonesia. Its safety profile and effectiveness make it a preferred choice for scientific studies aiming to understand the impact of nutrients on human health.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eLandau dkk. (2025). Transcriptomic analysis reveals cloquintocet-mexyl-inducible genes in hexaploid wheat (Triticum aestivum L.). \u003cem\u003ePLOS ONE\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1371\/journal.pone.0319151\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1371\/journal.pone.0319151\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLi dkk. (2022). Enantioselective separation, analysis and stereoselective dissipation of the chiral pesticide cloquintocet-mexyl using a modified QuEChERS method by high-performance liquid chromatography tandem mass spectrometry. \u003cem\u003eChemosphere\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.chemosphere.2021.133084\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.chemosphere.2021.133084\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eDzardanov dkk. (2015). The influence of the nature of adjuvants on stability of herbicide emulsions based on fenoxaprop-P-ethyl and cloquintocet-mexyl. \u003cem\u003eColloid Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1134\/s1061933x15040079\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1134\/s1061933x15040079\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086191669466,"sku":"TCI2510C268217530","price":1868000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2682.jpg?v=1768204692"},{"product_id":"tci2510c287117751","title":"TCI C2871 9064-57-7 lambda-Carrageenan (Low-viscosity)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eLambda-Carrageenan (Low-viscosity) adalah senyawa karbohidrat yang berasal dari ekstrak alga kelp. Bahan ini digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia, terutama dalam penelitian terkait struktur molekuler dan sifat fisik polisakarida. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks atau sebagai bahan pengencer dalam reaksi kimia. Karena sifatnya yang memiliki viskositas rendah, bahan ini memudahkan proses pencampuran dan penggunaan dalam berbagai aplikasi laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eLambda-Carrageenan memiliki karakteristik yang membuatnya menjadi pilihan ideal dalam penelitian biokimia. Senyawa ini stabil dalam kondisi tertentu dan memiliki kemampuan untuk membentuk larutan yang homogen. Selain itu, bahan ini memiliki sifat hidrofilik yang tinggi, sehingga mudah larut dalam air dan cocok untuk berbagai reaksi yang memerlukan pelarut alami. Sifat-sifat ini menjadikannya sangat relevan dalam penelitian terkait struktur dan fungsi polisakarida.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, Lambda-Carrageenan sering digunakan dalam penelitian terkait bioteknologi, farmasi, dan ilmu lingkungan. Bahan ini juga menjadi pilihan dalam eksperimen pendidikan untuk memperkenalkan konsep polisakarida dan sifat fisiknya. Karena ketersediaannya yang cukup dan harga yang terjangkau, bahan ini sangat populer di berbagai institusi penelitian dan universitas di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eBahan baku sintesis senyawa biokimia untuk penelitian struktur molekuler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengencer dalam reaksi kimia untuk memudahkan proses pencampuran dan reaksi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKomponen dalam pembuatan larutan untuk eksperimen bioteknologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan uji dalam penelitian sifat fisik dan kimia polisakarida\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAlat bantu dalam eksperimen pendidikan untuk memperkenalkan konsep polisakarida\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 9064-57-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Chemical Biology \u003e Glycoscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eLambda-Carrageenan harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung. Saat menggunakan bahan ini, pastikan tangan dan wadah yang digunakan bersih dan kering. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eLambda-Carrageenan (Low-viscosity), with CAS number 9064-57-7, is a low-viscosity polysaccharide derived from seaweed. It is widely used in chemical and biochemical research for its solubility and structural properties. This compound is ideal for applications involving molecular structure studies, synthesis reactions, and as a diluent in various laboratory experiments. Its hydrophilic nature and stability make it a versatile material in both academic and industrial research settings. The low viscosity of this product ensures ease of handling and mixing, making it a preferred choice in laboratories across Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eQonitatillah dkk. (2020). Physical Exercise Does Not Improve Colon Inflammation in Mice Induced Lambda Carrageenan. \u003cem\u003eJurnal Medik Veteriner\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.20473\/jmv.vol3.iss1.2020.57-64\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.20473\/jmv.vol3.iss1.2020.57-64\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBuecker dkk. (2025). Study of interactive forces and complex formation from Arthrospira platensis extract with high methoxylated pectin, low methoxylated pectin and lambda-carrageenan. \u003cem\u003eFood Hydrocolloids\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.foodhyd.2024.110774\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.foodhyd.2024.110774\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eRunning dkk. (2012). Trivalent iron induced gelation in lambda-carrageenan. \u003cem\u003eCarbohydrate Polymers\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.carbpol.2011.11.018\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.carbpol.2011.11.018\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086200582362,"sku":"TCI2510C287117751","price":1465000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086200615130,"sku":"TCI2510C287117752","price":5048000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}]},{"product_id":"tci2510c348218537","title":"TCI C3482 5234-68-4 Carboxin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCarboxin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan, khususnya dalam studi nutrisi dan biologi sel. Bahan ini berperan sebagai agen penghambat enzim, terutama dalam proses metabolisme lipid dan regulasi metabolisme energi. Sebagai bahan kimia yang memiliki aktivitas biologis spesifik, Carboxin sering digunakan untuk mempelajari mekanisme kerja enzim dan pengaruhnya terhadap fungsi sel. Dalam laboratorium, Carboxin bisa menjadi alat penting untuk menguji efek tertentu pada sel atau jaringan, terutama dalam penelitian terkait nutrisi dan kesehatan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCarboxin memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik. Karakteristik ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biologis. Bahan ini juga memiliki daya reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga memungkinkan interaksi dengan berbagai substrat dan enzim. Karena sifat tersebut, Carboxin dipilih sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau untuk pengujian aktivitas biologis tertentu. Keamanan dan stabilitas bahan ini juga memudahkan proses penanganan dan penyimpanan di lingkungan laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Carboxin digunakan dalam berbagai penelitian terkait nutrisi, metabolisme, dan biologi sel. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium yang fokus pada studi kesehatan, farmakologi, dan nutrisi. Dengan adanya Carboxin, peneliti dapat menguji efek tertentu pada sel atau organisme, membantu dalam pengembangan produk farmasi atau nutrisi yang lebih efektif. Ketersediaan Carboxin di pasar lokal juga memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen secara mandiri tanpa harus mengimpor bahan dari luar negeri.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian nutrisi untuk memahami efek senyawa terhadap metabolisme energi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas enzim untuk mengevaluasi mekanisme kerja dan penghambatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan produk farmasi dengan senyawa yang memiliki aktivitas biologis spesifik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi biologi sel untuk mengamati perubahan fungsional akibat intervensi kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen metabolisme lipid untuk mempelajari proses penguraian dan penyimpanan lemak\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 5234-68-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Nutrition Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan suhu tinggi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCarboxin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung serta suhu tinggi. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga stabilitas bahan. Dalam penggunaan, pastikan wadah tidak terbuka terlalu lama untuk mencegah kontaminasi atau penguapan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini. Karena sifat kimia yang reaktif, Carboxin harus ditangani dengan hati-hati dan tidak dicampur dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCarboxin is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and nutrition studies. It functions as an enzyme inhibitor, playing a key role in the study of lipid metabolism and energy regulation. This compound is valued for its stability and solubility in organic solvents, making it suitable for various biochemical and biological experiments. In Indonesian laboratories, Carboxin is commonly used to investigate the effects of specific compounds on cellular functions, supporting research in health, pharmacology, and nutrition. Its availability locally facilitates independent experimentation without the need for imports, contributing to the advancement of scientific studies in the region.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eSHIMA dkk. (2011). Five Carboxin-Resistant Mutants Exhibited Various Responses to Carboxin and Related Fungicides. \u003cem\u003eBioscience, Biotechnology, and Biochemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1271\/bbb.100687\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1271\/bbb.100687\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eEuropean Food Safety Authority (2010). Conclusion on the peer review of the pesticide risk assessment of the active substance carboxin. \u003cem\u003eEFSA Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2903\/j.efsa.2010.1857\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2903\/j.efsa.2010.1857\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eNewcombe (1991). Incidence of Carboxin Resistance inUstilago nuda. \u003cem\u003ePhytopathology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1094\/phyto-81-247\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1094\/phyto-81-247\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086252454106,"sku":"TCI2510C348218537","price":2550000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086252486874,"sku":"TCI2510C348218538","price":8808000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3482.jpg?v=1768204777"},{"product_id":"tci2510c348318539","title":"TCI C3483 29342-05-0 Ciclopirox","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCiclopirox adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Sebagai antibiotik, Ciclopirox memiliki aktivitas antimikroba yang efektif terhadap berbagai jenis bakteri dan jamur. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian untuk menghambat pertumbuhan mikroba dalam kondisi tertentu. Dalam laboratorium, Ciclopirox digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan media kultur, pengujian antimikroba, serta dalam penelitian tentang efek senyawa aktif terhadap mikroba.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCiclopirox memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang relatif lama. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia. Selain itu, Ciclopirox memiliki struktur molekuler yang kompleks yang membuatnya menjadi bahan yang menarik untuk studi tentang mekanisme aksi dan interaksi molekuler.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Ciclopirox sering digunakan dalam penelitian bidang mikrobiologi dan farmakologi. Bahan ini menjadi pilihan karena ketersediaannya dan kualitasnya yang terjamin. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga penelitian memanfaatkan Ciclopirox untuk keperluan eksperimen yang memerlukan bahan antimikroba.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas antimikroba terhadap bakteri dan jamur\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan media kultur untuk isolasi dan pertumbuhan mikroba\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja senyawa aktif dalam bidang farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan produk farmasi yang mengandung senyawa antimikroba\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang efek senyawa pada sistem biologis dan lingkungan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 29342-05-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCiclopirox harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung serta kelembapan tinggi. Penyimpanan dalam suhu ruangan yang stabil sangat dianjurkan. Bahan ini bersifat kimia yang memerlukan penanganan yang hati-hati, terutama dalam penggunaan dan pengenceran. Pastikan wadah tidak terbuka dan jauh dari bahan kimia lain yang tidak kompatibel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCiclopirox is a chemical compound widely used in laboratory settings, particularly in biochemical and pharmaceutical research. As an antibiotic, it exhibits effective antimicrobial activity against various bacteria and fungi. It is commonly used in the preparation of culture media, antimicrobial testing, and studies on the effects of active compounds on microorganisms. Its stable chemical properties and good solubility in organic solvents make it a versatile reagent in laboratory applications. In Indonesian laboratories, Ciclopirox is a preferred choice for research in microbiology and pharmacology due to its availability and reliable quality. It is utilized in experiments requiring antimicrobial agents, making it an essential component in many scientific studies.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMucha dkk. (2024). Ciclopirox and Ciclopirox Olamine: Antifungal Agents in Dermatology with Expanding Therapeutic Potential. \u003cem\u003eApplied Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/app142411859\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3390\/app142411859\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eTietz dkk. (2002). Einsatz und Bedeutung von Ciclopirox‐Lack. \u003cem\u003eH\u0026amp;G Zeitschrift für Hautkrankheiten\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1046\/j.1439-0353.2002.02606.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1046\/j.1439-0353.2002.02606.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (2001). Ciclopirox. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128415-200108590-00016\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128415-200108590-00016\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086252945626,"sku":"TCI2510C348318539","price":860000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086252978394,"sku":"TCI2510C348318540","price":2903000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3483.jpg?v=1768193832"},{"product_id":"tci2510c359518688","title":"TCI C3595 113136-77-9 Cyclanilide","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCyclanilide (TCI C3595, nomor CAS 113136-77-9) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi bioteknologi dan penelitian molekuler. Produk ini merupakan bahan aktif yang sering digunakan dalam penelitian terkait pertumbuhan tanaman, pengendalian hama, dan modifikasi genetik. Dalam laboratorium, Cyclanilide sering digunakan sebagai bahan bantu dalam proses kultur jaringan dan eksperimen biokimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCyclanilide memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berfungsi sebagai inhibitor enzim tertentu, sehingga memungkinkan peneliti untuk mengontrol reaksi biokimia secara presisi. Produk ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Karena sifatnya yang tidak beracun dan ramah lingkungan, Cyclanilide menjadi pilihan yang aman untuk digunakan dalam laboratorium modern.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, Cyclanilide digunakan secara luas dalam penelitian pertanian, bioteknologi, dan lingkungan. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan produk ini untuk eksperimen terkait pertumbuhan tanaman dan pengembangan teknik kultur jaringan. Ketersediaan produk ini mendukung penelitian lokal yang berorientasi pada inovasi dan keberlanjutan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian pertanian untuk pengendalian hama secara biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen kultur jaringan tanaman untuk reproduksi vegetatif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan penghambat pertumbuhan bakteri patogen\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis aktivitas enzim dalam proses metabolisme tanaman\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang efek senyawa kimia pada pertumbuhan akar tanaman\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 113136-77-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Molecular Biology \u003e Plant Biotechnology\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCyclanilide harus disimpan dalam wadah kedap udara di lingkungan yang sejuk dan kering untuk mencegah degradasi. Hindari paparan sinar matahari langsung dan jauhkan dari bahan kimia berbahaya lainnya. Saat menangani produk ini, gunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit serta pernapasan. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kontaminasi atau kecelakaan kerja.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCyclanilide (TCI C3595, CAS No. 113136-77-9) is a chemical compound widely used in biotechnology and molecular biology research. It serves as an essential reagent in plant tissue culture, enzyme inhibition studies, and agricultural pest control. This compound is valued for its stability, solubility in organic solvents, and low toxicity, making it a safe and effective choice for laboratory applications. In Indonesia, Cyclanilide is commonly utilized in academic and research institutions to support advancements in plant science and sustainable agriculture. Its versatility and reliability make it an important tool for scientists working on innovative and environmentally friendly solutions.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eEuropean Food Safety Authority (2012). Review of the existing maximum residue levels (MRLs) for cyclanilide according to Article 12 of Regulation (EC) No 396\/2005. \u003cem\u003eEFSA Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2903\/j.efsa.2012.2568\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2903\/j.efsa.2012.2568\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eElfving dkk. (2006). Cyclanilide Induces Lateral Branching in Sweet Cherry Trees. \u003cem\u003eHortScience\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.21273\/hortsci.41.1.149\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.21273\/hortsci.41.1.149\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eElfving dkk. (2005). Cyclanilide Induces Lateral Branching in Apple Trees. \u003cem\u003eHortScience\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.21273\/hortsci.40.1.119\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.21273\/hortsci.40.1.119\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086268838106,"sku":"TCI2510C359518688","price":2550000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3595.jpg?v=1768817126"},{"product_id":"tci2510c365318746","title":"TCI C3653 122453-73-0 Chlorfenapyr","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eChlorfenapyr adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan dan biologi sel, terutama dalam studi nutrisi dan interaksi lingkungan terhadap organisme. Bahan ini memiliki aktivitas insektisida yang kuat, sehingga sering digunakan sebagai bahan baku untuk pengembangan produk pestisida dan studi tentang mekanisme kerja senyawa aktif dalam pengendalian hama. Dalam laboratorium, Chlorfenapyr berperan sebagai bahan uji untuk mengevaluasi efektivitas senyawa tertentu terhadap berbagai jenis hama, seperti kutu, lalat, dan serangga penggerek.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eChlorfenapyr memiliki sifat kimia yang stabil dan daya tahan terhadap degradasi lingkungan yang relatif tinggi, sehingga memudahkan dalam penyimpanan dan penggunaan berulang. Bahan ini juga memiliki struktur molekuler yang kompleks, yang membuatnya menjadi bahan yang menarik untuk studi tentang metabolisme dan toksisitas. Keunggulan ini menjadikannya pilihan utama dalam penelitian yang membutuhkan senyawa dengan sifat kimia yang konsisten dan dapat diandalkan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Chlorfenapyr digunakan secara luas dalam penelitian pertanian, kesehatan lingkungan, dan ilmu biologi. Bahan ini sering diaplikasikan dalam studi tentang dampak senyawa kimia terhadap ekosistem dan keberlanjutan pertanian. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga penelitian memanfaatkan Chlorfenapyr untuk mengembangkan solusi inovatif dalam pengendalian hama tanpa merusak lingkungan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian efektivitas senyawa insektisida terhadap berbagai jenis hama\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang mekanisme kerja senyawa aktif dalam pengendalian hama\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang dampak lingkungan dari penggunaan pestisida\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan produk pestisida ramah lingkungan dan berkelanjutan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEvaluasi toksisitas dan metabolisme senyawa kimia dalam sistem biologis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 122453-73-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Nutrition Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eChlorfenapyr harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari paparan cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Bahan ini bersifat kimia yang harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan sarung tangan dan alat pelindung diri yang sesuai. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan terhindar dari bahan kimia lain yang tidak kompatibel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eChlorfenapyr is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and nutrition studies. It is known for its strong insecticidal activity and is commonly used as a raw material for the development of pesticide products and the study of the mechanisms of active compounds in pest control. In the laboratory, Chlorfenapyr serves as a testing material to evaluate the effectiveness of certain compounds against various types of pests, such as aphids, flies, and borers. Its stable chemical properties and resistance to environmental degradation make it a reliable choice for repeated use. In Indonesia, this compound is extensively used in agricultural, environmental health, and biological research. Researchers in educational institutions and research organizations utilize Chlorfenapyr to develop innovative solutions for pest control without harming the environment. Its application is crucial in studies on the impact of chemical substances on ecosystems and sustainable agriculture.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003ePeriasamy dkk. (2016). Who is the real killer? Chlorfenapyr or detergent micelle-chlorfenapyr complex?. \u003cem\u003eXenobiotica\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1080\/00498254.2016.1236300\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1080\/00498254.2016.1236300\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eChung dkk. (2022). A Fatal Case of Chlorfenapyr Poisoning and the Therapeutic Implications of Serum Chlorfenapyr and Tralopyril Levels. \u003cem\u003eMedicina\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/medicina58111630\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3390\/medicina58111630\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMM (2020). The Pathophysiology and Neurobehavioral Effects of Chlorfenapyr Insecticide in Lactating Female Sprague Dawley Rats and in HepG2 Cell Line. \u003cem\u003eInternational Journal of Zoology and Animal Biology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.23880\/izab-16000241\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.23880\/izab-16000241\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":50506840211674,"sku":"TCI2510C365318746","price":2650000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3653.jpg?v=1769180458"},{"product_id":"tci2510c365518749","title":"TCI C3655 120116-88-3 Cyazofamid","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCyazofamid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang nutrisi dan biologi sel. Bahan ini termasuk dalam kategori senyawa aktif yang digunakan untuk menghambat pertumbuhan mikroba tertentu, terutama jamur. Dalam laboratorium, Cyazofamid sering digunakan sebagai bahan bantu dalam eksperimen yang berkaitan dengan pengendalian pertumbuhan mikroba dan pengujian efektivitas senyawa penghambat pertumbuhan. Sebagai bahan kimia yang memiliki aktivitas biologis, Cyazofamid juga digunakan dalam penelitian tentang mekanisme pertahanan sel terhadap infeksi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCyazofamid memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Karakteristik ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai metode analisis kimia dan biokimia. Selain itu, senyawa ini memiliki kestabilan termal yang baik, sehingga cocok untuk penyimpanan dan penggunaan dalam kondisi laboratorium yang bervariasi. Karena sifatnya yang tidak beracun dan aman dalam penggunaan yang tepat, Cyazofamid menjadi pilihan yang populer dalam penelitian ilmiah.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Cyazofamid digunakan dalam berbagai penelitian terkait bidang nutrisi dan mikrobiologi. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang bertujuan menguji efektivitas senyawa penghambat pertumbuhan mikroba, terutama dalam konteks pengembangan produk alami atau sintetis untuk penggunaan dalam bidang pertanian dan kesehatan. Peneliti di Indonesia juga menggunakan Cyazofamid sebagai bahan bantu dalam penelitian tentang interaksi antara mikroba dan nutrisi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian efektivitas senyawa penghambat pertumbuhan jamur dalam penelitian nutrisi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis senyawa aktif dalam produk alami untuk penggunaan pertanian\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen biokimia untuk memahami mekanisme penghambatan pertumbuhan mikroba\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang interaksi antara nutrisi dan mikroba dalam sistem biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan pengawet alami untuk aplikasi dalam bidang kesehatan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 120116-88-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Nutrition Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCyazofamid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk meminimalkan risiko paparan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCyazofamid is a chemical compound widely used in nutritional and cell biology research. It serves as an effective inhibitor against the growth of specific microorganisms, particularly fungi. This compound is commonly utilized in laboratory experiments aimed at studying microbial control mechanisms and the efficacy of growth-inhibiting agents. Its stability in organic solvents and thermal resistance make it suitable for various analytical and biochemical methods. In Indonesian laboratories, Cyazofamid is employed in research related to microbial-nutrient interactions and the development of natural or synthetic compounds for agricultural and health applications. Its safe handling and non-toxic properties make it a preferred choice for scientific studies.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eEuropean Food Safety Authority (2015). Reasoned opinion on the modification of the existing MRL for cyazofamid in aubergines. \u003cem\u003eEFSA Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2903\/j.efsa.2015.3993\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2903\/j.efsa.2015.3993\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWu dkk. (2018). Simultaneous determination of residues of metalaxyl, cyazofamid and a cyazofamid metabolite in tobacco leaves and soil by liquid chromatography with tandem mass spectrometry. \u003cem\u003eBiomedical Chromatography\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/bmc.4161\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/bmc.4161\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLee dkk. (2026). Dissipation and Residue Behavior of Cyazofamid following Foliar Application to Stevia. \u003cem\u003eKorean Journal of Environmental Agriculture\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.5338\/kjea.2026.45.14\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.5338\/kjea.2026.45.14\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086274506970,"sku":"TCI2510C365518749","price":1313000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086274539738,"sku":"TCI2510C365518750","price":4619000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3655.jpg?v=1768204793"},{"product_id":"tci2510c374218820","title":"TCI C3742 63-25-2 Carbaryl","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C3742 63-25-2 Carbaryl adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam studi nutrisi seluler. Bahan ini berfungsi sebagai bahan aktif dalam pengujian toksisitas, pengembangan pestisida, serta analisis komponen kimia dalam lingkungan. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk mengevaluasi dampak bahan kimia terhadap sel atau organisme hidup. Karena sifatnya yang stabil dan mudah dianalisis, Carbaryl menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan presisi dan akurasi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCarbaryl memiliki struktur kimia yang khas, yaitu derivat dari karbamat, yang memberikan sifat reaktivitas dan kelarutan yang baik dalam berbagai pelarut. Karakteristik ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai teknik analisis kimia, seperti spektroskopi dan kromatografi. Selain itu, Carbaryl memiliki sifat non-merkuri, sehingga aman digunakan dalam laboratorium yang menerapkan standar keselamatan tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Carbaryl digunakan dalam berbagai penelitian terkait pertanian, lingkungan, dan kesehatan masyarakat. Bahan ini sering dipilih karena ketersediaannya yang relatif mudah dan keandalan hasil uji yang diperoleh. Peneliti di Indonesia juga memanfaatkan Carbaryl dalam studi tentang dampak pestisida terhadap ekosistem lokal, serta dalam pengembangan metode deteksi bahan kimia berbahaya.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian toksisitas bahan kimia terhadap sel manusia untuk penelitian kesehatan masyarakat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis komponen kimia dalam sampel lingkungan untuk menilai kualitas air dan tanah\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan pestisida yang efektif dan ramah lingkungan dalam bidang pertanian\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang efek jangka panjang bahan kimia pada ekosistem lokal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja senyawa kimia dalam proses metabolisme sel\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 63-25-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Nutrition Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 250mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCarbaryl harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas atau sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator. Jangan menyimpan bahan ini bersama bahan kimia berbahaya lainnya, dan selalu pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C3742 63-25-2 Carbaryl is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and nutrition studies. This compound serves as an active ingredient in toxicity testing, pesticide development, and environmental chemical analysis. Its stable structure and solubility in various solvents make it suitable for advanced analytical techniques such as spectroscopy and chromatography. Carbaryl is a preferred choice in laboratories due to its non-mercurial nature, ensuring safety in high-standard laboratory environments. In Indonesia, it is commonly used in agricultural, environmental, and public health research. Its application in assessing the long-term effects of chemical substances on local ecosystems and in developing effective, environmentally friendly pesticides makes it a valuable tool for researchers.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eCasado dkk. (2006). Activation of the aryl hydrocarbon receptor by carbaryl: Computational evidence of the ability of carbaryl to assume a planar conformation. \u003cem\u003eEnvironmental Toxicology and Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1897\/06-131r.1\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1897\/06-131r.1\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eDong (1998). Enhanced Allergic Responses to House Dust Mite by Oral Exposure to Carbaryl in Rats,. \u003cem\u003eToxicological Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1006\/toxs.1998.2475\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1006\/toxs.1998.2475\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSánchez dkk. (2000). Selective determination of carbaryl and benomyl by fluorescence polarization. \u003cem\u003eAnalytica Chimica Acta\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0003-2670(00)00796-0\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0003-2670(00)00796-0\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"250mg","offer_id":48086281453786,"sku":"TCI2510C374218820","price":2449000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3742.jpg?v=1769144255"},{"product_id":"tci2510c374418823","title":"TCI C3744 74115-24-5 Clofentezine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eClofentezine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang nutrisi dan biologi sel. Produk ini berupa padatan kristalin yang memiliki aktivitas farmakologis yang unik, terutama dalam konteks pengujian efek senyawa pada metabolisme tubuh. Dalam laboratorium, Clofentezine sering digunakan sebagai bahan baku untuk mengembangkan model penelitian terkait nutrisi, metabolisme, dan efek senyawa tertentu pada sistem biologis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eClofentezine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama. Senyawa ini juga memiliki kemampuan untuk larut dalam pelarut organik tertentu, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Karena sifatnya yang khas, Clofentezine sering dipilih dalam penelitian yang memerlukan senyawa dengan aktivitas spesifik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, Clofentezine digunakan untuk penelitian di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi alat penting dalam studi nutrisi, farmakologi, dan biokimia, terutama di laboratorium yang fokus pada penelitian kesehatan dan nutrisi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian nutrisi untuk menguji efek senyawa pada metabolisme tubuh\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan model eksperimen farmakologi untuk studi interaksi obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kimia untuk identifikasi senyawa dalam sampel biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian biologi sel untuk memahami mekanisme aktivitas senyawa\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji toksisitas untuk mengevaluasi dampak senyawa pada sistem biologis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 74115-24-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Nutrition Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 250mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padatan kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eClofentezine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eClofentezine is a chemical compound widely used in nutritional and cell biology research. It is a crystalline solid that exhibits unique pharmacological activity, particularly in the study of metabolic effects on the body. In laboratory settings, Clofentezine is commonly used as a raw material for developing research models related to nutrition, metabolism, and the effects of specific compounds on biological systems. Its chemical properties allow for stable storage and easy processing, making it a preferred choice for various experimental applications. In Indonesia, this compound is utilized in educational institutions and research centers focusing on health and nutrition studies. Clofentezine plays a vital role in advancing scientific understanding in the fields of pharmacology, biochemistry, and cellular biology.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eEuropean Food Safety Authority (EFSA) (2009). Conclusion regarding the peer review of the pesticide risk assessment of the active substance clofentezine. \u003cem\u003eEFSA Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2903\/j.efsa.2009.269r\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2903\/j.efsa.2009.269r\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAguiar dkk. (1995). Eficiência de clofentezine e abamectin no controle do ácaro rajado Tetranychus urticae (Koch) em roseira. \u003cem\u003eAnais da Sociedade Entomológica do Brasil\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.37486\/0301-8059.v24i3.1064\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.37486\/0301-8059.v24i3.1064\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMarcic (2002). Sublethal effects of clofentezine and flufenzine on preovipositing Tetranychus urticae Koch females. \u003cem\u003ePesticidi\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2298\/pif0204101m\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2298\/pif0204101m\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"250mg","offer_id":48086281650394,"sku":"TCI2510C374418823","price":758000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086281683162,"sku":"TCI2510C374418824","price":2247000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3744.jpg?v=1768204796"},{"product_id":"tci2510c374618827","title":"TCI C3746 210880-92-5 Clothianidin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eClothianidin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian nutrisi dan biologi sel. Sebagai insektisida yang sangat efektif, Clothianidin memiliki kemampuan untuk mengganggu sistem saraf serangga, sehingga digunakan sebagai bahan baku dalam studi tentang interaksi antara nutrisi dan aktivitas biologis. Produk ini sangat relevan dalam penelitian yang mempelajari dampak bahan kimia terhadap pertumbuhan dan perkembangan organisme. Dalam laboratorium, Clothianidin sering digunakan untuk menguji efektivitas bahan kimia terhadap kehidupan mikroba atau hewan uji.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eClothianidin memiliki sifat kimia yang stabil dan daya larut yang baik dalam pelarut organik. Karakteristik ini memungkinkan senyawa ini mudah dilarutkan dan digunakan dalam berbagai metode analisis. Selain itu, Clothianidin memiliki tingkat keamanan yang relatif tinggi dalam penggunaan yang tepat, sehingga cocok untuk penelitian di lingkungan laboratorium. Kelebihan ini menjadikannya pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan bahan kimia yang efektif dan aman.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, Clothianidin digunakan untuk berbagai keperluan penelitian, termasuk studi tentang efek bahan kimia pada kesehatan lingkungan dan pertanian. Produk ini juga sering digunakan dalam penelitian tentang pestisida dan dampaknya terhadap ekosistem. Ketersediaan Clothianidin memudahkan peneliti untuk mengakses bahan kimia yang diperlukan untuk eksperimen ilmiah yang relevan dengan kebutuhan lokal.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang dampak insektisida pada pertumbuhan mikroba\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji efektivitas bahan kimia dalam pengendalian hama\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi interaksi antara nutrisi dan aktivitas biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kualitas bahan kimia dalam lingkungan laboratorium\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan metode analisis untuk deteksi senyawa insektisida\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 210880-92-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Nutrition Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 250mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sinar matahari langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eClothianidin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan sinar matahari langsung untuk menjaga stabilitasnya. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap bahan kimia. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selalu gunakan dalam area yang terkontrol dan aman untuk menghindari risiko kebocoran atau paparan yang tidak terkendali.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eClothianidin is a chemical compound widely used in nutritional and cell biology research. As an effective insecticide, it works by disrupting the nervous system of insects, making it a valuable tool in studies related to the impact of chemical substances on biological activity. In laboratory settings, Clothianidin is commonly used to test the effectiveness of chemical agents on microbial growth and development. Its stable chemical properties and good solubility in organic solvents make it a preferred choice for various analytical methods. The compound is also safe to handle when used properly, which makes it suitable for research in controlled environments. Clothianidin is particularly useful in studies focusing on environmental and agricultural impacts, as well as in the development of analytical techniques for detecting insecticides. Its availability supports scientific research in Indonesia, contributing to advancements in both academic and applied fields.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eGul dkk. (2019). Resistance against clothianidin and associated fitness costs in the chive maggot, Bradysia odoriphaga. \u003cem\u003eEntomologia Generalis\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1127\/entomologia\/2019\/0861\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1127\/entomologia\/2019\/0861\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMcGee dkk. (2018). Field evaluation of the potential for avian exposure to clothianidin following the planting of clothianidin-treated corn seed. \u003cem\u003ePeerJ\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.7717\/peerj.5880\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.7717\/peerj.5880\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMeng dkk. (2025). Simultaneous Detection of Imidacloprid, Acetamiprid, and Clothianidin in Apple Juice Using Ultraviolet Spectroscopy and the SSA–BPNN Model. \u003cem\u003eJournal of Applied Spectroscopy\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s10812-025-01921-1\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s10812-025-01921-1\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"250mg","offer_id":48086282698970,"sku":"TCI2510C374618827","price":2349000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086282731738,"sku":"TCI2510C374618828","price":8253000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3746.jpg?v=1768204798"},{"product_id":"tci2510c382118916","title":"TCI C3821 60200-06-8 Clorsulon","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eClorsulon adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan, khususnya dalam studi nutrisi seluler. Bahan ini memiliki peran penting dalam menggambarkan proses metabolisme dan interaksi molekuler di dalam sel. Sebagai bahan aktif dalam penelitian, Clorsulon sering digunakan untuk mengamati efek tertentu pada aktivitas enzim dan respons sel terhadap lingkungan. Dalam laboratorium, senyawa ini menjadi alat penting untuk menguji hipotesis ilmiah terkait metabolisme dan fisiologi sel.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eClorsulon memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat diatur dalam berbagai kondisi eksperimental. Karena sifat ini, senyawa ini cocok untuk digunakan dalam berbagai metode analisis seperti spektroskopi dan kromatografi. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemudahan dalam penggunaan membuatnya menjadi pilihan yang praktis untuk peneliti. Selain itu, Clorsulon memiliki daya reaktivitas yang cukup untuk memicu reaksi tertentu dalam sistem biologis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, Clorsulon digunakan secara luas dalam penelitian bidang kehidupan, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian dari alat dan bahan yang diperlukan untuk memenuhi standar penelitian ilmiah. Dengan adanya penelitian yang berkembang di bidang nutrisi dan biologi sel, permintaan terhadap Clorsulon terus meningkat di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian nutrisi seluler untuk memahami metabolisme dan interaksi molekuler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas enzim dalam kondisi lingkungan yang berbeda\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis efek senyawa pada respons sel terhadap stres oksidatif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan metode analisis kimia untuk karakterisasi senyawa biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi interaksi antara senyawa kimia dan sistem biologis dalam lingkungan laboratorium\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 60200-06-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Nutrition Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eClorsulon harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Penyimpanan di suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Saat menangani bahan ini, peneliti harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Selain itu, bahan ini harus dipisahkan dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eClorsulon is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and nutrition studies. It plays a crucial role in investigating metabolic processes and molecular interactions within cells. This compound is commonly used to observe the effects of specific substances on enzyme activity and cellular responses to environmental changes. Its stable chemical properties make it suitable for various analytical methods such as spectroscopy and chromatography. Clorsulon is available in solid form and is easy to handle, making it a practical choice for researchers. In Indonesian laboratories, it is extensively used in studies related to nutrition and cellular biology, supporting ongoing scientific research and development. Its application is essential for understanding biological systems and advancing scientific knowledge in the field.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMohsenzadeh dkk. (2026). A Theoretical Study of Clorsulon-Imprinted Polypyrrole: Modeling Complementary Cavity Formation and Rebinding of Clorsulon. \u003cem\u003eACS Measurement Science Au\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/acsmeasuresciau.6c00052\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/acsmeasuresciau.6c00052\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSivanandham dkk. (2018). Investigation and Characterization of New Impurity in Clorsulon Drug Substance. \u003cem\u003eCurrent Pharmaceutical Analysis\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2174\/1573412913666170526160915\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2174\/1573412913666170526160915\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePektas dkk. (2008). Simultaneous Quantitative Analysis of Clorsulon and Ivermectin in a Veterinary Formulation by Artificial Neural Network. \u003cem\u003eRevista de Chimie\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.37358\/rc.08.10.1988\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.37358\/rc.08.10.1988\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086292889818,"sku":"TCI2510C382118916","price":4216000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3821.jpg?v=1768204800"},{"product_id":"tci2510c382918927","title":"TCI C3829 68085-85-8 Cyhalothrin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C3829 68085-85-8 Cyhalothrin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan, terutama dalam bidang biologi sel dan penelitian nutrisi. Bahan ini merupakan insektisida sintetis yang memiliki aktivitas biologis kuat terhadap berbagai jenis serangga hama. Dalam laboratorium, Cyhalothrin sering digunakan sebagai bahan baku untuk eksperimen yang melibatkan pengujian efektivitas pestisida atau studi tentang interaksi antara senyawa kimia dan sistem biologis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCyhalothrin memiliki sifat kimia yang stabil dan daya larut yang baik dalam pelarut organik. Struktur molekulnya memungkinkan senyawa ini untuk berikatan dengan reseptor neurologis pada hama, sehingga memblokir sistem saraf dan menyebabkan kematian. Karakteristik ini membuat Cyhalothrin menjadi pilihan utama dalam penelitian tentang mekanisme kerja pestisida dan pengembangan produk pestisida baru.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Cyhalothrin digunakan dalam penelitian pertanian dan lingkungan untuk menguji efisiensi pestisida, serta dalam studi tentang dampak kimia terhadap ekosistem. Bahan ini juga sering dimanfaatkan dalam penelitian kesehatan masyarakat terkait paparan pestisida dan dampaknya terhadap kesehatan manusia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian efektivitas pestisida dalam pengendalian hama di bidang pertanian\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas biologis senyawa kimia terhadap sistem saraf hama\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan produk pestisida baru dengan mekanisme kerja yang lebih efektif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang dampak lingkungan dari penggunaan insektisida sintetis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis interaksi antara senyawa kimia dan sistem biologis dalam penelitian nutrisi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 68085-85-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Nutrition Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk atau kristal)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCyhalothrin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Penggunaan bahan ini harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol, dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat kimianya, Cyhalothrin tidak boleh dicampur dengan bahan kimia lain tanpa penelitian terlebih dahulu.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C3829 68085-85-8 Cyhalothrin is a synthetic insecticide widely used in life science research, particularly in cell biology and nutrition studies. This compound is known for its strong biological activity against various pest species, making it a valuable tool in experiments related to pesticide efficacy and neurotoxicity. Its stable chemical structure and solubility in organic solvents allow it to interact effectively with neural receptors in target organisms. In Indonesian laboratories, Cyhalothrin is commonly used for agricultural pest control studies, environmental impact assessments, and health-related research on chemical exposure. Its versatility and reliability make it a preferred choice for researchers aiming to understand the mechanisms of insecticides and their broader ecological implications.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eKeyal dkk. (2026). Lambda- Cyhalothrin Pyrethroid Poisoning Presenting as Organophosphorus Poisoning. \u003cem\u003eMed Phoenix\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3126\/medphoenix.v11i1.99319\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3126\/medphoenix.v11i1.99319\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSheppard dkk. (1992). High Levels of Pyrethroid Resistance in Horn Flies (Diptera: Muscidae) Selected with Cyhalothrin. \u003cem\u003eJournal of Economic Entomology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1093\/jee\/85.5.1587\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1093\/jee\/85.5.1587\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eDavey dkk. (1992). Efficacy of Cyhalothrin and Lambdacyhalothrin Against Boophilus microplus (Acari: Ixodidae). \u003cem\u003eJournal of Economic Entomology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1093\/jee\/85.6.2286\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1093\/jee\/85.6.2286\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086293283034,"sku":"TCI2510C382918927","price":2273000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086293315802,"sku":"TCI2510C382918928","price":6866000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3829.jpg?v=1769144248"},{"product_id":"tci2510c388018997","title":"TCI C3880 3307-39-9 2-(4-Chlorophenoxy)propanoic Acid","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2-(4-Klorofenoxy)propanoat adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering diaplikasikan dalam pembuatan senyawa aktif biologis, seperti herbisida dan fungisida. Sebagai bahan dasar (building block), senyawa ini menjadi komponen penting dalam proses modifikasi struktur molekuler untuk menghasilkan senyawa dengan sifat tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan sebagai bahan baku untuk reaksi esterifikasi, substitusi, dan reaksi lain yang memerlukan kelarutan dan reaktivitas tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari 2-(4-Klorofenoxy)propanoat adalah kelarutannya dalam pelarut organik seperti etil asetat dan kloroform, serta sifatnya yang stabil dalam kondisi tertentu. Senyawa ini memiliki struktur yang sederhana namun sangat fleksibel, sehingga dapat digunakan dalam berbagai reaksi kimia. Keberadaan klor pada rantai fenil membuatnya memiliki reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga cocok untuk reaksi substitusi dan reaksi yang memerlukan perubahan struktur.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian bidang kimia organik, farmasi, dan lingkungan. Karena kegunaannya yang luas dan sifatnya yang stabil, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai proyek penelitian yang membutuhkan bahan baku kimia berkualitas.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa aktif biologis karena struktur kimia yang fleksibel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi esterifikasi untuk pembuatan senyawa dengan sifat tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan produk kimia lingkungan dalam penelitian degradasi polutan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi substitusi untuk modifikasi rantai molekuler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan bahan aktif dalam bidang farmasi dan agrokimia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 3307-39-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Non-Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Karena sifatnya yang kimia, wadah harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Selama penyimpanan, pastikan area penyimpanan ventilasi cukup dan jauh dari bahan kimia lain yang reaktif. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2-(4-Chlorophenoxy)propanoic acid is a versatile organic building block widely used in laboratory synthesis. This compound is valued for its structural flexibility and reactivity, making it suitable for esterification, substitution reactions, and other chemical modifications. Its chlorinated phenyl group enhances its reactivity, allowing for the development of bioactive compounds in pharmaceutical and agrochemical research. Due to its stability and solubility in organic solvents, it is a preferred choice in various laboratory applications in Indonesia, particularly in organic chemistry and environmental studies.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eHe dkk. (2005). Determination of the absolute configuration of chiral α-aryloxypropanoic acids using vibrational circular dichroism studies: 2-(2-chlorophenoxy) propanoic acid and 2-(3-chlorophenoxy) propanoic acid. \u003cem\u003eSpectrochimica Acta Part A: Molecular and Biomolecular Spectroscopy\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.saa.2004.09.015\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.saa.2004.09.015\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eFukui dkk. (1991). Construction of a non-support bioreactor: optical resolution of 2-(4-chlorophenoxy)propanoic acid in an organic solvent system. \u003cem\u003eApplied Microbiology and Biotechnology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/bf00169616\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/bf00169616\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eFukui dkk. (1990). Long-term continuous production of optically active 2-(4-chlorophenoxy)propanoic acid by yeast lipase in an organic solvent system. \u003cem\u003eApplied Microbiology and Biotechnology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/bf00170053\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/bf00170053\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086299771098,"sku":"TCI2510C388018997","price":2247000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3880.jpg?v=1767100235"},{"product_id":"tci2510c396219076","title":"TCI C3962 10605-21-7 Carbendazim","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCarbendazim adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam bidang ilmu hayat dan laboratorium untuk berbagai tujuan analitik dan eksperimental. Sebagai senyawa anti-bakteri dan anti-fungsi, Carbendazim memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan mikroba tertentu, terutama jamur dan bakteri. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa lain, pengujian aktivitas antimikroba, serta dalam studi tentang efek kimia pada organisme hidup.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCarbendazim memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap suhu dan kelembapan. Senyawa ini berbentuk padat berwarna putih, mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena sifat kimianya yang spesifik, Carbendazim dipilih karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai substrat dan reaktan dalam reaksi kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Carbendazim digunakan dalam penelitian bidang farmasi, mikrobiologi, dan kimia organik. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang melibatkan pengendalian mikroba, pengujian efektivitas obat, serta pengembangan senyawa baru. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, Carbendazim menjadi pilihan utama di banyak institusi penelitian dan laboratorium di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas antimikroba terhadap jamur dan bakteri\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa kimia sebagai bahan baku dalam produksi obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang efek kimia pada pertumbuhan organisme hidup\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan metode pengendalian hama secara biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kandungan kimia dalam bahan organik dan lingkungan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 10605-21-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berwarna putih\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCarbendazim harus disimpan dalam wadah tertutup dan kering, serta jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Karena sifat kimianya yang reaktif, bahan ini harus ditempatkan di area laboratorium yang terkontrol dan tidak terpapar bahan kimia lain yang tidak kompatibel. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk meminimalkan risiko kontak langsung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCarbendazim is a chemical compound widely used in life science laboratories for various analytical and experimental purposes. As an antimicrobial agent, it is effective against specific fungi and bacteria, making it valuable for antimicrobial testing and synthesis applications. It is a white solid that dissolves in organic solvents, offering versatility in chemical reactions and research. Carbendazim is commonly used in pharmaceutical, microbiological, and organic chemistry studies in Indonesia, supporting research on microbial control, drug development, and environmental analysis. Its stability and reactivity make it a reliable choice for laboratory applications requiring precise chemical interactions.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eRivera Menjívar (2024). Evaluación de fungicida sistémico Derozim 50 sc (Carbendazim), para el control de la mancha de asfalto en maíz. \u003cem\u003ePerspectiva Científica\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.5377\/pc.v1i1.18737\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.5377\/pc.v1i1.18737\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSitarek (2001). Embryolethal and teratogenic effects of carbendazim in rats. \u003cem\u003eTeratogenesis, Carcinogenesis, and Mutagenesis\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/tcm.1021\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/tcm.1021\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSitarek (2001). Embryolethal and teratogenic effects of carbendazim in rats. \u003cem\u003eTeratogenesis, Carcinogenesis, and Mutagenesis\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/tcm.1021.abs\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/tcm.1021.abs\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086308978906,"sku":"TCI2510C396219076","price":910000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086309011674,"sku":"TCI2510C396219077","price":3105000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3962.jpg?v=1767100362"},{"product_id":"tci2510d002919316","title":"TCI D0029 6402-36-4 Traumatic Acid","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTraumatic Acid, dengan nomor CAS 6402-36-4, adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian bidang kehidupan, terutama dalam studi nutrisi dan biologi sel. Bahan ini sering ditemukan dalam lingkungan alami, seperti dalam produk alami yang berasal dari tanaman atau hewan. Dalam laboratorium, Traumatic Acid berperan sebagai bahan bantu dalam analisis komposisi nutrisi, pengujian aktivitas biologis, serta dalam penelitian tentang interaksi antara senyawa kimia dan sistem biologis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTraumatic Acid memiliki sifat kimia yang stabil, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium. Bahan ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memperluas kemungkinan aplikasinya dalam berbagai metode analisis kimia. Karena sifat ini, Traumatic Acid menjadi pilihan yang tepat untuk peneliti yang membutuhkan keakuratan dan konsistensi dalam eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, Traumatic Acid digunakan untuk mendukung penelitian di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas penelitian ilmiah, terutama dalam bidang biologi sel dan nutrisi. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan akses peneliti untuk melakukan eksperimen yang relevan dengan kebutuhan lokal.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian nutrisi untuk mengevaluasi komposisi senyawa alami dalam makanan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas biologis senyawa untuk pengembangan produk farmasi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis komponen kimia dalam produk alami untuk penelitian bidang kehidupan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian efek senyawa pada sel untuk studi biologi molekuler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang interaksi senyawa kimia dalam lingkungan alami\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 6402-36-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Nutrition Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTraumatic Acid harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam penggunaan, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat kimianya, Traumatic Acid tidak boleh dicampur dengan bahan kimia yang tidak kompatibel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTraumatic Acid, with CAS number 6402-36-4, is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and nutrition studies. It is commonly found in natural products derived from plants or animals and serves as a key component in analyzing nutritional composition and biological activity. Its stable chemical properties make it suitable for various laboratory applications, including biochemical analysis and biological testing. In Indonesian laboratories, this compound supports research in academic and scientific institutions, contributing to the advancement of scientific knowledge in the field of life sciences. Its availability in the local market facilitates access for researchers to conduct experiments aligned with local needs.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086333227226,"sku":"TCI2510D002919316","price":1010000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D0029.jpg?v=1769180475"},{"product_id":"tci2510d010819432","title":"TCI D0108 462-94-2 1,5-Diaminopentane","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e1,5-Diaminopentane adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur amina yang terletak di kedua ujung rantai hidrokarbon, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang luas. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembentuk untuk senyawa heterosiklik dan non-heterosiklik. Karena sifatnya yang reaktif dan fleksibel, 1,5-Diaminopentane menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi kimia seperti pengikatan, substitusi, dan pembentukan ikatan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap berbagai reagen seperti asam, basa, dan pelarut organik. Karena struktur molekulnya yang simetris, senyawa ini mudah berikatan dengan berbagai grup fungsional lainnya. Ketersediaan dalam bentuk cair dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi berbagai jenis menjadikannya sangat diminati oleh para peneliti dan ilmuwan di bidang kimia organik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 1,5-Diaminopentane digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam sintesis senyawa baru dan modifikasi molekul. Bahan ini juga sering ditemukan dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan farmakologi, material kimia, dan teknologi katalis. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, senyawa ini menjadi bagian penting dari laboratorium kimia di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan senyawa kimia organik dengan struktur kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi pengikatan untuk pembentukan ikatan kimia baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri dan material\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 462-94-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Non-Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5mL, 25mL\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Cair\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e1,5-Diaminopentane harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Bahan ini bersifat reaktif, sehingga harus dihindari dari paparan langsung sinar matahari dan udara bebas. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Selama penyimpanan, pastikan bahwa bahan ini tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain. Penggunaan harus dilakukan dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau pernapasan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e1,5-Diaminopentane is a versatile chemical building block widely used in organic synthesis due to its reactive amine groups at both ends of the carbon chain. This compound is commonly employed in the creation of complex molecules, including heterocyclic and non-heterocyclic structures. Its ability to participate in various chemical reactions such as coupling, substitution, and bond formation makes it a valuable tool in both academic and industrial research. The compound is available in liquid form and is suitable for use in a wide range of laboratory applications, particularly in pharmaceutical and material science research. Its stability under controlled conditions and reactivity with various reagents make it a preferred choice for chemists in Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eLi dkk. (2014). Synthesis of Phosphonate-Containing 2-Methyl-1,5-Diaminopentane Derivatives. \u003cem\u003eAdvanced Materials Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.4028\/www.scientific.net\/amr.1046.104\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.4028\/www.scientific.net\/amr.1046.104\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKind dkk. (2011). Bio-based production of the platform chemical 1,5-diaminopentane. \u003cem\u003eApplied Microbiology and Biotechnology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s00253-011-3457-2\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s00253-011-3457-2\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKind dkk. (2010). Systems-wide metabolic pathway engineering in Corynebacterium glutamicum for bio-based production of diaminopentane. \u003cem\u003eMetabolic Engineering\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.ymben.2010.03.005\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.ymben.2010.03.005\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5mL","offer_id":48086345351386,"sku":"TCI2510D010819432","price":2121000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25mL","offer_id":48086345384154,"sku":"TCI2510D010819433","price":6866000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D0108.jpg?v=1767100855"},{"product_id":"tci2510d023919590","title":"TCI D0239 110-60-1 1,4-Diaminobutane","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e1,4-Diaminobutane adalah senyawa kimia yang memiliki struktur amina di kedua ujung rantai butana. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang kimia organik dan farmasi. Sebagai bahan dasar (building block), 1,4-diaminobutane berperan sebagai bahan aktif dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan polimer. Banyak peneliti di laboratorium Indonesia menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang medis, industri, dan lingkungan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama 1,4-diaminobutane adalah keberadaan dua grup amina yang dapat bereaksi dengan berbagai reaktif kimia, seperti aldehida, asam karboksilat, atau klorida. Sifat ini membuatnya sangat fleksibel dalam reaksi kimia, termasuk dalam sintesis senyawa dengan struktur kompleks. Bahan ini juga memiliki stabilitas yang cukup baik dalam kondisi laboratorium yang terkendali.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 1,4-diaminobutane sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa farmakologis dan polimer. Bahan ini menjadi pilihan utama karena kemudahan dalam penggunaan, ketersediaan, dan keandalan hasil sintesis. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian mengandalkan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan reaktivitas tinggi dan keberagaman struktur kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan polimer amina dalam penelitian material kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi cross-linking dalam sintesis senyawa kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan senyawa farmakologis dengan aktivitas biologis tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang reaktivitas senyawa amina dalam kondisi tertentu\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 110-60-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Non-Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 400g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e1,4-Diaminobutane harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat korosif dan dapat menimbulkan iritasi pada kulit dan mata, sehingga harus ditangani dengan sarung tangan dan masker respirator. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak bocor dan tidak terpapar kelembapan. Dalam penggunaan, pastikan area kerja memiliki ventilasi yang baik dan alat pelindung diri lengkap untuk meminimalkan risiko paparan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e1,4-Diaminobutane is a versatile organic compound widely used in laboratory settings for its reactivity and structural flexibility. With two amino groups at opposite ends of a butane chain, this building block is essential in the synthesis of complex molecules, including heterocyclic compounds and polymers. Its ability to participate in various chemical reactions makes it a valuable tool for researchers in pharmaceutical and materials science. Common applications include the development of new drugs, polymer synthesis, and the study of amines' reactivity under different conditions. The compound is available in two packaging sizes, 25g and 400g, making it suitable for both small-scale experiments and larger research projects. Proper storage and handling are crucial to maintain its stability and ensure safe usage in laboratory environments.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eEuropean Food Safety Authority (2012). Conclusion on the peer review of the pesticide risk assessment of the active substance 1,4-diaminobutane (putrescine). \u003cem\u003eEFSA Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2903\/j.efsa.2012.2516\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2903\/j.efsa.2012.2516\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMalinar dkk. (1992). Synthesis and structure of aminocarboxylato(1,4-diaminobutane)dinitrocobalt(III) complexes. Crystal and molecular structure of the δ-(—)589- CIS(NO2)trans(NH2)-(R-alaninato)(1,4-diaminobutane)dinitrocobalt(III) diastereomer.. \u003cem\u003ePolyhedron\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0277-5387(00)86924-7\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0277-5387(00)86924-7\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(1995). Use of oxidized polyamines, especially NN′-bis-(3-propionaldehyde)-1-4- diaminobutane (spermine dialdehye) in graft treatment. \u003cem\u003eCell Transplantation\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0963-6897(95)80009-y\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0963-6897(95)80009-y\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086360785114,"sku":"TCI2510D023919590","price":481000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"400g","offer_id":48086360817882,"sku":"TCI2510D023919591","price":2247000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D0239.jpg?v=1767101018"},{"product_id":"tci2510d039619811","title":"TCI D0396 94-75-7 2,4-Dichlorophenoxyacetic Acid","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,4-Dichlorophenoxyacetic Acid (2,4-D) adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan pertanian. Sebagai salah satu senyawa penghambat pertumbuhan (growth regulator), 2,4-D memiliki peran penting dalam penelitian tentang efek senyawa kimia terhadap tanaman. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks dan dalam uji aktivitas biologis. Dalam laboratorium, 2,4-D juga digunakan untuk mempelajari mekanisme respons tanaman terhadap berbagai stimulan kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e2,4-D memiliki struktur kimia yang stabil dan mudah bereaksi dalam kondisi tertentu, sehingga menjadi bahan yang diminati dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki sifat larut dalam pelarut organik dan memiliki daya tarik dalam reaksi substitusi dan esterifikasi. Karena sifat tersebut, 2,4-D sering dipilih untuk eksperimen yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kestabilan struktur.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, 2,4-D digunakan secara luas dalam penelitian pertanian, kimia organik, dan bioteknologi. Banyak institusi pendidikan dan penelitian menggunakan bahan ini untuk memenuhi kebutuhan eksperimen yang berkaitan dengan pertumbuhan tanaman, sintesis senyawa, dan uji aktivitas biologis.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eBahan sintesis senyawa kimia organik untuk eksperimen kimia dasar\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKomponen utama dalam uji aktivitas herbisida untuk penelitian pertanian\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan untuk studi respons fisiologis tanaman terhadap senyawa kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAlat bantu dalam eksperimen bioteknologi terkait modifikasi genetik tanaman\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan untuk analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa kimia dalam lingkungan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 94-75-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Non-Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 500g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,4-D harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya serta kelembapan untuk mempertahankan kualitasnya. Bahan ini bersifat korosif dan harus ditangani dengan sarung tangan serta alat pelindung lainnya. Penyimpanan dalam ruangan sejuk dan kering sangat dianjurkan. Selama penggunaan, pastikan area kerja terhindar dari percikan dan jauh dari sumber api.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,4-Dichlorophenoxyacetic Acid (2,4-D) is a widely used chemical compound in laboratory settings, particularly in chemical synthesis and agricultural research. As a growth regulator, it plays a crucial role in studying plant responses to chemical stimuli. Its stable molecular structure and reactivity make it a preferred choice for various chemical reactions. In Indonesian laboratories, this compound is commonly utilized in experiments related to plant physiology, herbicide activity testing, and organic synthesis. The product is available in two packaging sizes, 25g and 500g, and is suitable for both academic and industrial research applications. Its versatility and reliability make it an essential tool for researchers in the fields of chemistry and agriculture.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eAylward dkk. (2008). Biomonitoring Equivalents (BE) dossier for 2,4-dichlorophenoxyacetic acid (2,4-D) (CAS No. 94-75-7). \u003cem\u003eRegulatory Toxicology and Pharmacology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.yrtph.2008.05.006\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.yrtph.2008.05.006\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHA (2016). General and Reproductive Toxicity of 2,4-Dichlorophenoxyacetic acid (2,4-D). \u003cem\u003eAdvances in Clinical Toxicology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.23880\/act-16000108\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.23880\/act-16000108\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eGao dkk. (2009). Microwave activated electrochemical degradation of 2,4-dichlorophenoxyacetic acid at boron-doped diamond electrode. \u003cem\u003eChemosphere\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.chemosphere.2008.12.018\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.chemosphere.2008.12.018\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086381035738,"sku":"TCI2510D039619811","price":633000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48086381068506,"sku":"TCI2510D039619812","price":4316000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D0396.jpg?v=1767101247"},{"product_id":"tci2510d055020035","title":"TCI D0550 532-34-3 Butopyronoxyl","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eButopyronoxyl adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang nutrisi dan biologi sel. Sebagai bahan aktif dalam produk nutrisi, senyawa ini berperan dalam studi metabolisme dan efek nutrisi terhadap kesehatan tubuh. Butopyronoxyl sering digunakan dalam penelitian yang mengeksplorasi hubungan antara nutrisi dan fungsi sel, terutama dalam konteks penelitian kesehatan masyarakat dan nutrisi terapeutik. Produk ini sangat relevan dalam laboratorium yang fokus pada penelitian kesehatan dan nutrisi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eButopyronoxyl memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam berbagai eksperimen yang memerlukan penanganan senyawa kimia yang tidak mudah terdegradasi. Ketersediaan dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dalam skala yang berbeda, baik untuk eksperimen kecil maupun penelitian skala besar.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Butopyronoxyl sering digunakan dalam penelitian nutrisi dan kesehatan. Bahan ini menjadi alat penting untuk memahami dampak nutrisi terhadap fungsi sel dan metabolisme tubuh. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia memanfaatkan senyawa ini untuk mengembangkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian nutrisi untuk memahami efek nutrisi terhadap metabolisme sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen biokimia untuk menguji aktivitas enzim dan reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi kesehatan masyarakat untuk mengembangkan program nutrisi terapeutik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian bahan tambahan makanan untuk memastikan keamanan dan efektivitas\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian klinis untuk mengevaluasi dampak nutrisi pada penyakit kronis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 532-34-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Nutrition Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 500g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eButopyronoxyl harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Hindari paparan langsung sinar matahari dan kelembapan berlebihan. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau saluran pernapasan. Pastikan area penyimpanan terkunci dan hanya diakses oleh personel yang terlatih.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eButopyronoxyl is a chemical compound widely used in nutrition and cell biology research. It serves as an active ingredient in nutritional studies, playing a crucial role in understanding the effects of nutrition on cellular metabolism and overall health. This compound is particularly relevant in laboratories focused on health and nutrition research. Its stable chemical properties and solubility in organic solvents make it suitable for various experiments requiring long-term stability. Available in different packaging options, it facilitates use in both small-scale and large-scale experiments. Butopyronoxyl is commonly used in Indonesian laboratories to study the impact of nutrition on cellular functions and metabolism. Its application supports the development of therapeutic nutrition programs and public health initiatives.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086390669530,"sku":"TCI2510D055020035","price":1213000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48086390702298,"sku":"TCI2510D055020036","price":10272000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D0550.jpg?v=1768204846"},{"product_id":"tci2510d071720310","title":"TCI D0717 137-30-4 Zinc Dimethyldithiocarbamate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eZinc Dimethyldithiocarbamate (ZDDC), dengan nomor CAS 137-30-4, adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam bidang ilmu material dan kimia polimer. Bahan ini berfungsi sebagai pengisi atau aditif dalam berbagai jenis bahan polimer, terutama dalam proses pembuatan karet, plastik, dan bahan komposit. ZDDC memiliki kemampuan untuk meningkatkan sifat mekanik, stabilitas termal, serta daya tahan terhadap oksidasi pada bahan polimer. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk meneliti reaksi kimia, pengujian kinerja material, dan pengembangan bahan baru.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eZDDC memiliki struktur kimia yang stabil dan dapat berfungsi sebagai agen penghambat oksidasi atau sebagai pengisi dalam campuran polimer. Senyawa ini memiliki sifat reaktif yang memungkinkannya berinteraksi dengan berbagai senyawa lain dalam reaksi kimia. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, ZDDC cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan kestabilan kimia tinggi. Selain itu, ZDDC memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai proses sintesis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, ZDDC sering digunakan dalam penelitian bahan polimer, terutama dalam sektor industri seperti karet, plastik, dan bahan konstruksi. Bahan ini juga menjadi bagian dari penelitian tentang pengembangan bahan yang ramah lingkungan dan memiliki daya tahan tinggi. Dengan keberadaannya di laboratorium, ZDDC memperkaya kemampuan ilmuwan untuk mengembangkan solusi inovatif dan berkelanjutan dalam bidang material.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian kinerja bahan polimer untuk menilai stabilitas termal dan mekanik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang penghambat oksidasi dalam bahan karet dan plastik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan komposit dengan sifat anti-aging yang tinggi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa kimia sebagai aditif dalam proses polimerisasi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis reaktivitas senyawa kimia dalam lingkungan laboratorium\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 137-30-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Materials Science \u003e Polymer\/Macromolecule Reagents \u003e Polymer Additives\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 500g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat, berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eZinc Dimethyldithiocarbamate harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung terhadap sinar matahari atau panas berlebihan. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area penyimpanan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain. Selalu gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia untuk memastikan keamanan dan kualitas bahan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eZinc Dimethyldithiocarbamate (ZDDC), with CAS number 137-30-4, is a chemical compound widely used in materials science and polymer chemistry. It functions as an additive in polymer synthesis, enhancing mechanical properties, thermal stability, and oxidation resistance. ZDDC is commonly used in laboratory settings for polymer research, material testing, and the development of new composite materials. Its stable chemical structure and solubility in organic solvents make it a versatile reagent for various chemical reactions. In Indonesian laboratories, ZDDC is essential for studying polymer behavior and creating durable, environmentally friendly materials. Its application supports innovation in the field of material science, contributing to the development of advanced and sustainable products.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eKumar Malik (2000). Capillary electrophoretic determination of zinc dimethyldithiocarbamate (Ziram) and zinc ethylenebisdithiocarbamate (Zineb). \u003cem\u003eTalanta\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0039-9140(00)00326-x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0039-9140(00)00326-x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKruger dkk. (1992). A study of curative interactions in cis‐1,4‐polyisoprene. X. The cis‐1,4‐polyisoprene\/sulfur\/zinc dimethyldithiocarbamate and cis‐1,4‐polyisoprene\/sulfur\/zinc dimethyldithiocarbamate\/ZnO systems. \u003cem\u003eJournal of Applied Polymer Science\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/app.1992.070450502\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/app.1992.070450502\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKruger dkk. (1992). Study of curative interactions in cis‐1,4‐polyisoprene. XI. Network maturing reactions in the cis‐1,4‐polyisoprene–sulfur–zinc dimethyldithiocarbamate and cis‐1,4‐polyisoprene–sulfur–zinc dimethyldithiocarbamate–ZnO systems. \u003cem\u003eJournal of Applied Polymer Science\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/app.1992.070450818\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/app.1992.070450818\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086402138330,"sku":"TCI2510D071720310","price":481000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48086402171098,"sku":"TCI2510D071720311","price":1616000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D0717.jpg?v=1768204851"},{"product_id":"tci2510d113720854","title":"TCI D1137 1194-65-6 2,6-Dichlorobenzonitrile","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,6-Dichlorobenzonitrile adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam reaksi kimia yang melibatkan substitusi dan reaksi elektrofilik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk memproduksi senyawa-senyawa yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari 2,6-Dichlorobenzonitrile adalah kestabilannya dalam kondisi tertentu dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia. Senyawa ini memiliki grup nitril yang sangat reaktif, sehingga mudah bereaksi dengan berbagai reaktan seperti alkil halida, amina, atau logam alkali. Sifat reaktivitas ini menjadikannya pilihan utama dalam berbagai proses sintesis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian ilmiah dan pengembangan produk kimia. Karena tersedia dalam bentuk padat dan mudah disimpan, senyawa ini sangat cocok untuk digunakan dalam berbagai jenis eksperimen kimia. Ketersediaan produk ini juga mendukung penelitian lokal yang membutuhkan bahan baku kimia berkualitas tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa farmakologis yang memerlukan substitusi klor pada struktur aromatik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan polimer dengan sifat tertentu melalui reaksi nitril\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi elektrofilik untuk menghasilkan senyawa heterosiklik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan senyawa intermediet untuk produksi obat dan bahan kimia industri\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam kondisi tertentu\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1194-65-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Non-Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,6-Dichlorobenzonitrile harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari paparan cahaya langsung serta kelembapan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, penting untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini mungkin bersifat iritatif. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari kontaminasi dan kecelakaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,6-Dichlorobenzonitrile is a chemical compound widely used as a building block in organic synthesis. With its simple molecular structure and reactive nitrile group, it plays a crucial role in various chemical reactions, including electrophilic substitutions and functional group transformations. This compound is particularly valuable in the development of pharmaceuticals, polymers, and industrial chemicals. Its stability and reactivity make it a preferred choice for researchers and chemists in Indonesia. Available in 25g packaging, it is ideal for laboratory use, supporting both academic and industrial research. Its versatility and reliability ensure that it remains a key component in many chemical processes.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eK. Ryu dkk. (1992). The Reactions of 2,6-Dichlorobenzonitrile Oxide with Pyrimidine Derivatives. \u003cem\u003eHETEROCYCLES\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3987\/com-92-6071\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3987\/com-92-6071\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eTanaka dkk. (1994). Reductive electropolymerization of 2,5-dichlorobenzonitrile. \u003cem\u003eJournal of the Chemical Society, Chemical Communications\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1039\/c39940001071\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1039\/c39940001071\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSurabhi Singhal (2025). Comparative study of Spectroscopic Analysis of 2 Chloro 5 Nitrobenzonitrile and 2,5 Dichlorobenzonitrile. \u003cem\u003eInternational Journal of Scientific Development and Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.56975\/ijsdr.v10i7.304166\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.56975\/ijsdr.v10i7.304166\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086426222810,"sku":"TCI2510D113720854","price":784000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D1137.jpg?v=1769144114"},{"product_id":"tci2510d131921039","title":"TCI D1319 7084-86-8 Sodium 2,4-Dichlorophenoxyacetate Monohydrate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D1319 Sodium 2,4-Dichlorophenoxyacetate Monohydrate adalah bentuk garam natrium terhidrat dari asam 2,4-diklorofenoksiasetat, senyawa auksin sintetik yang sangat dikenal dalam ilmu tumbuhan. Senyawa dengan nomor CAS 7084-86-8 ini berperan sebagai zat pengatur tumbuh yang meniru kerja hormon auksin alami pada jaringan tanaman, sehingga banyak dipakai dalam penelitian kultur jaringan, fisiologi tumbuhan, dan kajian nutrisi serta pertumbuhan sel. Bentuk garam natriumnya menjadikan senyawa ini jauh lebih mudah larut dalam air dibandingkan bentuk asam bebas, sehingga penyiapan larutan stok untuk media kultur menjadi lebih praktis dan cepat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuatnya dipilih adalah kelarutan air yang baik, kestabilan sebagai padatan kristalin terhidrat, dan aktivitas auksin yang kuat pada konsentrasi rendah. Dalam kultur jaringan tanaman, senyawa golongan ini dikenal sangat efektif menginduksi pembentukan kalus dan mendorong embriogenesis somatik pada banyak jenis tanaman, termasuk kelompok serealia yang sulit diinduksi dengan auksin lain. Karena berbentuk garam, bahan ini mudah ditimbang, mudah dilarutkan tanpa memerlukan basa tambahan atau pelarut organik, dan tercampur homogen dalam media berbasis air. Kandungan air kristal yang tetap juga membantu konsistensi penimbangan selama disimpan dalam kondisi yang sesuai.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, bahan ini banyak digunakan oleh laboratorium kultur jaringan pertanian, bioteknologi tanaman, dan pemuliaan tanaman di universitas maupun lembaga penelitian. Kegiatan perbanyakan bibit unggul, regenerasi tanaman dari kalus, serta penelitian herbisida dan respons fisiologis tanaman sangat bergantung pada ketersediaan auksin sintetik yang konsisten. Kemasan 25 g cocok untuk penelitian skala laboratorium, sedangkan kemasan 500 g melayani kebutuhan laboratorium kultur jaringan yang rutin menyiapkan media dalam jumlah besar.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eInduksi kalus pada kultur jaringan tanaman, karena senyawa ini merupakan auksin sintetik kuat yang efektif memicu dediferensiasi sel eksplan menjadi kalus.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian embriogenesis somatik dan regenerasi tanaman, sebab auksin jenis ini banyak dipakai pada protokol serealia dan tanaman yang sulit diregenerasi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian fisiologi hormon tumbuhan, karena aktivitas auksinnya yang stabil memungkinkan peneliti mempelajari respons pertumbuhan, pemanjangan sel, dan pembentukan akar secara terkendali.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian mekanisme kerja dan resistensi herbisida, sebab senyawa ini adalah bahan aktif herbisida auksinik klasik yang menjadi model kajian selektivitas tanaman.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenyiapan media kultur berbasis air, karena bentuk garam natrium terhidratnya larut dengan mudah sehingga tidak memerlukan pelarut organik atau penyesuaian basa tambahan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 7084-86-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Nutrition Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25 g dan 500 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, tertutup rapat, dan terlindung dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan bahan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya matahari langsung agar kandungan air kristal dan mutu bahan tetap terjaga. Gunakan wadah kaca atau plastik yang kompatibel dan berpenutup baik, serta pisahkan penyimpanannya dari bahan pangan, media steril, dan reagen biologi lain untuk mencegah kontaminasi silang. Timbang bahan di area berventilasi baik dan hindari terbentuknya debu yang dapat terhirup. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium selama penanganan, cuci tangan setelah bekerja, serta buang sisa larutan sesuai prosedur pengelolaan limbah laboratorium yang berlaku.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D1319 Sodium 2,4-Dichlorophenoxyacetate Monohydrate (CAS 7084-86-8) is the hydrated sodium salt of 2,4-dichlorophenoxyacetic acid, one of the most widely studied synthetic auxins in plant science. Compared with the free acid, the sodium salt dissolves readily in water, which makes it convenient for preparing stock solutions and aqueous tissue culture media without organic solvents or additional base. As a potent auxin it is routinely used to induce callus formation, to drive somatic embryogenesis and plant regeneration protocols, and to investigate auxin-mediated growth responses such as cell elongation and root initiation. It is also a classical auxinic herbicide active ingredient, making it a standard model compound in herbicide mode-of-action and resistance research. Supplied as a solid in 25 g and 500 g packs.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086434250970,"sku":"TCI2510D131921039","price":733000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48086434283738,"sku":"TCI2510D131921040","price":4745000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D1319.jpg?v=1768204868"},{"product_id":"tci2510d132821054","title":"TCI D1328 330-54-1 3-(3,4-Dichlorophenyl)-1,1-dimethylurea","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D1328 3-(3,4-Dichlorophenyl)-1,1-dimethylurea adalah senyawa turunan urea tersubstitusi yang dikenal luas di kalangan peneliti sebagai penghambat aliran elektron fotosintesis. Senyawa ini bekerja pada fotosistem II, yaitu kompleks protein di membran tilakoid yang bertanggung jawab memecah air dan mengalirkan elektron ke rantai transpor berikutnya. Dengan menempati situs pengikatan plastokuinon pada protein D1, senyawa ini memutus aliran elektron secara spesifik dan terukur. Karena itulah ia menjadi alat penelitian standar dalam kajian bioenergetika tumbuhan, alga, dan sianobakteri, serta dipakai untuk mengurai kontribusi masing-masing fotosistem terhadap keseluruhan proses.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuatnya dipilih adalah spesifisitas dan reprodusibilitas kerjanya. Penghambatan yang dihasilkan berlangsung cepat, terjadi pada titik yang sangat jelas dalam rantai transpor elektron, dan menghasilkan perubahan sinyal fluoresensi klorofil yang khas sehingga mudah dipantau menggunakan fluorometer. Cincin aromatik terdiklorinasi memberi sifat lipofilik yang memudahkan senyawa menembus membran, sementara gugus dimetilurea menyediakan pola ikatan hidrogen yang cocok dengan kantong pengikatan target. Senyawa ini berwujud padatan kristalin yang praktis kelarutannya rendah dalam air, sehingga larutan induk biasanya disiapkan dalam pelarut organik seperti etanol, metanol, atau dimetil sulfoksida.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, senyawa ini kerap digunakan oleh laboratorium fisiologi tumbuhan, biologi sel, mikrobiologi akuatik, dan ilmu lingkungan di perguruan tinggi maupun lembaga riset. Aplikasi umumnya mencakup uji aktivitas fotosintesis pada kultur mikroalga, kajian stres pada tanaman pangan, hingga bioasai kualitas perairan. Kemasan 25 g sesuai untuk kebutuhan riset rutin, sedangkan kemasan 500 g melayani laboratorium dengan volume pengujian yang besar. Karena bersifat toksik, pengelolaan limbahnya perlu mengikuti prosedur laboratorium yang berlaku.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eKajian mekanisme fotosintesis, karena senyawa ini menghambat transpor elektron di fotosistem II secara spesifik sehingga kontribusi tiap fotosistem dapat dipisahkan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengukuran fluoresensi klorofil, sebab penghambatan yang ditimbulkannya menghasilkan kenaikan sinyal fluoresensi yang khas dan menjadi acuan penentuan parameter efisiensi fotokimia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian kultur mikroalga dan sianobakteri, karena senyawa ini memungkinkan peneliti mematikan sementara aktivitas fotosintesis tanpa merusak struktur sel secara langsung.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBioasai toksisitas perairan, sebab respons fotosintesis organisme uji terhadap senyawa penghambat ini dipakai sebagai pembanding positif dalam rancangan percobaan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi metabolisme dan nutrisi sel, karena penghentian pasokan energi fotosintetik membantu peneliti menelusuri jalur metabolik alternatif dan kebutuhan sumber karbon sel.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 330-54-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Nutrition Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25 g dan 500 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan kristalin berwarna putih, kelarutan rendah dalam air\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini bersifat toksik sehingga penanganannya harus dilakukan dengan disiplin. Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat, di lemari bahan kimia terkunci yang sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Timbang bahan di dalam lemari asam atau timbangan berpenghisap untuk mencegah terhirupnya debu halus. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, masker yang sesuai, dan jas laboratorium selama penanganan, lalu cuci tangan segera setelah selesai. Larutan induk sebaiknya disiapkan dan diberi label jelas, disimpan dalam botol kaca gelap. Kumpulkan seluruh limbah padat maupun cair dalam wadah limbah berbahaya terpisah, dan jangan sekali-kali membuangnya ke saluran air.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D1328 3-(3,4-Dichlorophenyl)-1,1-dimethylurea (CAS 330-54-1) is a substituted phenylurea widely used as a photosynthesis research tool, available as a crystalline solid in 25 g and 500 g packs. It blocks photosynthetic electron transport by binding at the plastoquinone site of photosystem II, producing a rapid, highly specific and reproducible inhibition that is easily monitored through the characteristic rise in chlorophyll fluorescence. Plant physiologists, cell biologists and aquatic microbiologists use it to dissect photosystem contributions, to arrest photosynthetic activity in microalgal and cyanobacterial cultures, and as a positive control in aquatic bioassays. The compound has low water solubility, so stock solutions are typically prepared in ethanol, methanol or DMSO. It is toxic and requires careful handling and dedicated waste collection.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086434906330,"sku":"TCI2510D132821054","price":808000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48086434939098,"sku":"TCI2510D132821055","price":6210000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D1328.jpg?v=1768204869"},{"product_id":"tci2510d139421133","title":"TCI D1394 140-56-7 4-Dimethylaminobenzenediazosulfonic Acid Sodium Salt","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e4-Dimethylaminobenzenediazosulfonic Acid Sodium Salt adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang nutrisi dan biologi sel. Bahan ini sering dimanfaatkan sebagai komponen dalam reaksi kimia untuk menghasilkan senyawa lain yang memiliki aktivitas biologis tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk mempelajari mekanisme metabolisme dan interaksi nutrisi dalam tubuh manusia dan hewan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penggunaan dan penyimpanan. Dengan struktur molekuler yang spesifik, senyawa ini mampu bereaksi secara efektif dalam berbagai kondisi reaksi kimia, seperti dalam sintesis senyawa warna atau dalam analisis kuantitatif. Karena sifatnya yang mudah terurai dalam lingkungan tertentu, senyawa ini juga memudahkan penggunaan dalam penelitian yang memerlukan reaksi cepat dan spesifik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian terkait nutrisi dan metabolisme. Banyak institusi penelitian dan universitas mengintegrasikan senyawa ini dalam proyek mereka untuk memahami lebih dalam tentang efek nutrisi terhadap kesehatan dan fungsi organ tubuh. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam penelitian nutrisi untuk mempelajari metabolisme vitamin dan mineral.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCocok untuk sintesis senyawa warna dalam analisis kimia dan biokimia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat dimanfaatkan dalam pengembangan metode deteksi senyawa biologis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBerguna dalam penelitian tentang efek nutrisi terhadap kesehatan manusia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat digunakan dalam analisis kuantitatif senyawa yang terkait dengan proses metabolisme.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 140-56-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Nutrition Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Saat mengambil atau memanfaatkan bahan ini, pastikan untuk menggunakan peralatan pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Jika terkena kulit, bilas dengan air mengalir selama beberapa menit. Bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia lain yang bersifat reaktif atau korosif.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e4-Dimethylaminobenzenediazosulfonic Acid Sodium Salt is a chemical compound widely used in scientific research, particularly in nutrition and cell biology. This compound is commonly employed in chemical reactions to synthesize other bioactive substances. In laboratory settings, it plays a crucial role in studying metabolic processes and nutritional interactions within the human and animal body. Its stable chemical properties make it suitable for various applications, including color synthesis and biochemical analysis. The compound is often used in Indonesian laboratories for research on the effects of nutrition on health and organ function. Due to its reliability and versatility, it remains a preferred choice for researchers in the field of life sciences.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086438936794,"sku":"TCI2510D139421133","price":2778000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}]}],"url":"https:\/\/amiscientific.com\/collections\/tci-l3-plant-biotechnology.oembed?page=16","provider":"AMI Scientific","version":"1.0","type":"link"}