{"title":"Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eStains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/strong\u003e — menghimpun aneka pewarna dan reagen pewarnaan yang tidak masuk ke kelompok spesifik lain, mencakup pewarna alami maupun sintetis untuk kebutuhan mikroskopi, histologi, dan analisis kolorimetri. Kategori ini melengkapi koleksi pewarna penelitian dengan pilihan yang lebih beragam.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eStains and Dyes (Other) dipakai peneliti histologi dan biologi sel untuk pewarnaan jaringan atau sel menggunakan bahan seperti karmin atau larutan asetokarmin, serta indikator redoks seperti resazurin natrium pada uji viabilitas sel. Pewarna lain turut dipakai pada uji kolorimetri untuk mendeteksi aktivitas metabolik. Kategori ini juga mencakup reagen pewarnaan logam dan senyawa kompleks untuk aplikasi analitik yang lebih spesifik.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eContoh produk dalam koleksi ini: \u003ca href=\"\/products\/tci2510r020349701\"\u003eTCI R0203 62758-13-8 Resazurin Sodium Salt\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510b585412614\"\u003eTCI B5854 149330-25-6 2,6-Bis[(2-hydroxyethyl)amino]toluene\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510a0240345\"\u003eTCI A0240 569-58-4 Aluminon (mixture of isomers)\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510c033714410\"\u003eTCI C0337 1796-92-5 Chrome Pure Blue BX\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510a005079\"\u003eTCI A0050 Acetocarmine Solution acc. to Kultschitzky\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510c054314730\"\u003eTCI C0543 1390-65-4 Carmine\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510z001556842\"\u003eTCI Z0015 7440-66-6 Zinc (Powder)\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510c077915037\"\u003eTCI C0779 Safflower Yellow\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003ePemilihan pewarna perlu mempertimbangkan bentuk sediaan berupa larutan siap pakai atau serbuk, serta tingkat kemurnian yang sesuai dengan metode pewarnaan atau deteksi yang digunakan. Seluruh produk merupakan produk asli Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang, dengan kemurnian, kemasan, dan kondisi penyimpanan tercantum pada halaman masing-masing item.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eKategori lain yang sejajar di bawah Stains and Dyes (for Research and Experimental Use), sering dipakai bersamaan dalam satu alur kerja laboratorium:\u003c\/p\u003e\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-acid-dyes-for-research-and-experimental-use\"\u003eAcid Dyes (for Research and Experimental Use)\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-basic-dyes-for-research-and-experimental-use\"\u003eBasic Dyes (for Research and Experimental Use)\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-dye-intermediates-for-research-and-experimental-use\"\u003eDye Intermediates (for Research and Experimental Use)\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-pigments-for-research-and-experimental-use\"\u003ePigments (for Research and Experimental Use)\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-oil-dyes-for-research-and-experimental-use\"\u003eOil Dyes (for Research and Experimental Use)\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-direct-dyes-for-research-and-experimental-use\"\u003eDirect Dyes (for Research and Experimental Use)\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003eKembali ke \u003ca href=\"\/collections\/tci-l2-stains-and-dyes-for-research-and-experimental-use\"\u003eStains and Dyes (for Research and Experimental Use)\u003c\/a\u003e. Untuk pengadaan volume besar, kemasan khusus, atau grade tertentu, hubungi tim AMI Scientific — distributor resmi TCI Japan di Indonesia — untuk pengecekan ketersediaan dan lead time langsung ke Jepang.\u003c\/p\u003e","products":[{"product_id":"tci2510c268617532","title":"TCI C2686 91809-66-4 5-TAMRA","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-TAMRA adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai pewarna atau marker dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori pewarna dan digunakan untuk menandai molekul tertentu dalam reaksi kimia atau proses analisis. Dalam penelitian, 5-TAMRA sering diterapkan untuk memudahkan pengamatan dan identifikasi senyawa melalui teknik spektroskopi atau mikroskopi. Sebagai bahan kimia yang memiliki sifat fluoresensi, 5-TAMRA memungkinkan peneliti untuk melacak pergerakan molekul dalam lingkungan tertentu, seperti dalam reaksi enzimatik atau proses biokimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSalah satu keunggulan utama dari 5-TAMRA adalah kemampuannya untuk memancarkan cahaya dalam rentang panjang gelombang tertentu ketika terpapar cahaya tertentu. Sifat ini membuatnya sangat efektif dalam aplikasi yang memerlukan visualisasi molekuler. Selain itu, 5-TAMRA memiliki stabilitas yang baik dalam berbagai kondisi kimia, sehingga cocok untuk penggunaan jangka panjang. Bahan ini juga memiliki tingkat keamanan yang relatif tinggi, sehingga dapat digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memenuhi standar keselamatan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 5-TAMRA sering digunakan dalam penelitian ilmu kimia, biologi, dan farmasi. Bahan ini menjadi alat penting dalam proses analisis molekuler, terutama dalam penelitian yang memerlukan pengamatan visual atau pengukuran fluoresensi. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri. Dengan demikian, 5-TAMRA menjadi pilihan yang praktis dan efisien untuk berbagai aplikasi laboratorium di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis molekuler untuk mengidentifikasi senyawa melalui fluoresensi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian biokimia dalam proses enzimatik dan metabolisme\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kualitatif dalam reaksi kimia untuk menandai produk reaksi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVisualisasi struktur molekuler dalam mikroskopi fluoresensi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan teknik pemantauan biologis dalam penelitian medis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 91809-66-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-TAMRA harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Penyimpanan dalam suhu ruangan yang sejuk dan kering sangat disarankan. Saat menangani bahan ini, gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kontaminasi atau kebocoran.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-TAMRA is a fluorescent dye widely used in laboratory research for its ability to emit light when exposed to specific wavelengths. This compound is commonly applied in molecular visualization, biochemical studies, and analytical chemistry. Its stability and fluorescence properties make it an essential tool for tracking molecular interactions and reactions. In Indonesia, 5-TAMRA is utilized in various scientific fields, including chemistry, biology, and pharmacology, supporting both academic and industrial research. Its availability in local markets ensures accessibility for researchers, making it a practical choice for laboratory applications.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eShiba dkk. (2017). TAMRA\/TAMRA Fluorescence Quenching Systems for the Activity Assay of Alkaline Phosphatase. \u003cem\u003eSensors\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/s17081877\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3390\/s17081877\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e박동욱 (2011). A Study on Tamra Japyeong(Songs of Tamra) of Jo Jeong-cheol. \u003cem\u003eDongyang studies in Korean Classics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.35374\/dyha.32.32.201102.009\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.35374\/dyha.32.32.201102.009\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eR (2023). Preparation Physicochemical Evaluation and Characterization of Tamra Bhasma. \u003cem\u003eInternational Journal of Pharmacognosy \u0026amp; Chinese Medicine\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.23880\/ipcm-16000250\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.23880\/ipcm-16000250\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086191735002,"sku":"TCI2510C268617532","price":4721000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2686.jpg?v=1767098652"},{"product_id":"tci2510c289917790","title":"TCI C2899 55804-65-4 Coumarin 343","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCoumarin 343 adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan pewarna dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik dan dapat berfungsi sebagai agen pemantul cahaya dalam analisis spektroskopi. Coumarin 343 sering digunakan dalam penelitian kimia, biologi, dan lingkungan karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai molekul organik. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu dalam proses identifikasi dan analisis senyawa lain melalui metode spektroskopi UV-Vis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama Coumarin 343 adalah kemampuannya untuk menyerap cahaya ultraviolet dan memancarkannya sebagai cahaya tampak, sehingga memudahkan deteksi dan analisis. Senyawa ini juga memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga cocok untuk digunakan dalam eksperimen jangka panjang. Karena sifat ini, Coumarin 343 sering dipilih sebagai bahan pewarna dalam penelitian yang membutuhkan kejelasan dan akurasi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Coumarin 343 digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia dan biologi. Bahan ini sangat relevan untuk institusi pendidikan tinggi, pusat penelitian, dan industri yang memerlukan bahan kimia untuk eksperimen dan pengujian. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen mereka tanpa harus mengimpor dari luar negeri.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian kimia untuk analisis spektroskopi UV-Vis karena kemampuannya menyerap cahaya ultraviolet\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kualitas air dalam penelitian lingkungan untuk deteksi senyawa organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen biokimia untuk memantau reaksi enzimatik dan interaksi molekuler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi untuk mengembangkan senyawa pengobatan berbasis pewarna\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis material dalam bidang teknologi untuk memahami sifat optik dan kimia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 55804-65-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCoumarin 343 harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penggunaan sebaiknya dilakukan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol, dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Pastikan bahwa penyimpanan dilakukan dalam suhu ruangan yang sejuk dan kering untuk mempertahankan kualitas bahan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCoumarin 343 is a chemical compound widely used as a dye in various laboratory experiments. It is known for its ability to absorb ultraviolet light and emit visible light, making it suitable for spectroscopic analysis. This compound is commonly applied in chemical, biological, and environmental research due to its unique optical properties. Its stability under certain conditions makes it ideal for long-term experiments. In Indonesian laboratories, Coumarin 343 is utilized in academic and industrial research, supporting studies in chemistry, biology, and environmental science. Its availability locally facilitates research without the need for imports, ensuring accessibility for scientists and students.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eSavenko dkk. (2022). Coumarin 343 in aqueous solution: theoretical analysis of absorption. \u003cem\u003eJournal of Molecular Modeling\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s00894-022-05122-x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s00894-022-05122-x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePalmas dkk. (2012). Sensitization of TiO2 nanostructures with Coumarin 343. \u003cem\u003eChemical Engineering Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.cej.2012.09.093\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.cej.2012.09.093\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWu dkk. (2012). Theoretical studies on absorption, emission, and resonance Raman spectra of Coumarin 343 isomers. \u003cem\u003eThe Journal of Chemical Physics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1063\/1.3693264\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1063\/1.3693264\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48086201991386,"sku":"TCI2510C289917790","price":3231000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2899.jpg?v=1767098956"},{"product_id":"tci2510d106620774","title":"TCI D1066 1086-80-2 7,8-Dimethylalloxazine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e7,8-Dimethylalloxazine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam bidang kimia dan biokimia. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan pewarna atau bahan bantu dalam reaksi kimia yang memerlukan senyawa dengan struktur tertentu. Dalam penelitian, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu dalam sintesis senyawa kompleks atau sebagai komponen dalam reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari 7,8-Dimethylalloxazine adalah struktur molekulnya yang stabil dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki sifat kimia yang memungkinkan reaktivitas yang cukup baik, sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai eksperimen yang memerlukan reaksi kimia spesifik. Dengan sifat tersebut, senyawa ini menjadi pilihan yang baik dalam penelitian yang memerlukan bahan bantu kimia yang dapat diandalkan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang kimia dan biokimia. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga penelitian sering memanfaatkan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan kimia dengan sifat tertentu. Dengan ketersediaan dan keandalan produk ini, senyawa ini menjadi pilihan yang relevan untuk kebutuhan penelitian di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian biokimia untuk sintesis senyawa kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen kimia untuk reaksi substitusi aromatik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan metode analisis kimia untuk deteksi senyawa tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi untuk studi interaksi molekuler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian katalis dalam reaksi kimia organik\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1086-80-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e7,8-Dimethylalloxazine harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan tidak terpapar kelembapan berlebihan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e7,8-Dimethylalloxazine is a chemical compound widely used in laboratory research, particularly in chemistry and biochemistry. This compound serves as a valuable reagent in various chemical reactions, especially those requiring specific molecular structures. Its stable molecular structure and reactivity make it a reliable choice for experiments involving synthesis or analytical processes. In Indonesian laboratories, this compound is commonly used in research projects that require precise chemical reagents. Its availability and reliability make it a relevant option for scientific investigations in the country. The compound is typically stored in a closed container, away from light and moisture, to maintain its integrity and effectiveness.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eHeilmann dkk. (1996). Structure, EPR and UV–VIS and IR spectroelectrochemistry of reversibly reducible compounds [(C 5 Me 5 )IrCl(L)](PF 6 ), L = 1,3-dimethyllumazine or 1,3-dimethylalloxazine. \u003cem\u003eJ. Chem. Soc., Faraday Trans.\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1039\/ft9969204233\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1039\/ft9969204233\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHornung dkk. (2000). Metal vs Ligand Reduction in Complexes of 1,3-Dimethylalloxazine (DMA) with Copper(I), Ruthenium(II), and Tungsten(VI). Crystal Structures of (DMA)WO2Cl2 and (Bis(1-methylimidazol-2-yl)ketone)WO2Cl2. \u003cem\u003eInorganic Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/ic0001816\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/ic0001816\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086420783322,"sku":"TCI2510D106620774","price":1389000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D1066.jpg?v=1767102470"},{"product_id":"tci2510d147321226","title":"TCI D1473 2829-42-7 Direct Yellow 26","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDirect Yellow 26 adalah pigmen kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam bidang kimia dan biologi. Bahan ini berfungsi sebagai pewarna langsung yang dapat menyerap ke dalam bahan organik tanpa perlakuan kimiawi tambahan. Dalam laboratorium, Direct Yellow 26 sering digunakan untuk menghasilkan warna pada berbagai jenis sampel, baik itu dalam analisis kualitatif maupun kuantitatif. Pigmen ini memiliki stabilitas yang baik terhadap suhu dan cahaya, sehingga cocok untuk penggunaan jangka panjang.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSalah satu keunggulan utama Direct Yellow 26 adalah daya tahan terhadap pelarut dan kestabilan warna yang tinggi. Bahan ini juga memiliki sifat kimia yang tidak mudah bereaksi dengan bahan lain, sehingga meminimalkan risiko kontaminasi. Selain itu, Direct Yellow 26 memiliki daya serap yang baik, sehingga mampu memberikan hasil pewarnaan yang merata dan tahan lama. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk penggunaan dalam penelitian ilmiah.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, Direct Yellow 26 digunakan secara luas dalam berbagai institusi penelitian, universitas, dan lembaga kesehatan. Bahan ini menjadi bagian penting dalam proses analisis sampel, pengujian kualitas, dan pengembangan produk kimia. Ketersediaan dan kualitasnya yang baik menjadikannya pilihan utama di berbagai laboratorium di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian kualitas air untuk menilai keberadaan senyawa organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas pigmen\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan produk pewarna alami dan sintetis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kualitatif dalam kimia organik untuk identifikasi senyawa\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam proses pemurnian dan karakterisasi bahan kimia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 2829-42-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Direct Dyes (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDirect Yellow 26 harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya matahari langsung. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Simpan dalam wadah yang tidak mudah pecah untuk mencegah kebocoran.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDirect Yellow 26 is a direct dye widely used in laboratory settings for its stability and color retention. This chemical compound is suitable for staining and coloring various organic materials without additional chemical treatment. Its high resistance to temperature and light makes it ideal for long-term applications. The dye is commonly used in research and experimental purposes, especially in chemistry and biology laboratories. It is a reliable choice for qualitative and quantitative analysis due to its consistent performance and ease of use. Direct Yellow 26 is an essential material for laboratories in Indonesia, supporting various scientific investigations and analytical processes.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eHASSAAN dkk. (2023). Advanced oxidation process for treatment of water containing mixture of Acid Red 17, Acid Yellow 11, Direct Yellow 12, Direct Blue 86 and Mordant Violet 40 dyes. \u003cem\u003eAfyon Kocatepe University Journal of Sciences and Engineering\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.35414\/akufemubid.1170648\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.35414\/akufemubid.1170648\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAdeel dkk. (2015). Dyeing of gamma irradiated cotton using Direct Yellow 12 and Direct Yellow 27: improvement in colour strength and fastness properties. \u003cem\u003eCellulose\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s10570-015-0596-0\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s10570-015-0596-0\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLee (2020). Study of the Adsorption Process Parameters of Direct Yellow 9 by Activated Carbon. \u003cem\u003eJournal of Korean Society of Water Science and Technology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.17640\/kswst.2020.28.2.13\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.17640\/kswst.2020.28.2.13\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086442541274,"sku":"TCI2510D147321226","price":2071000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D1473.jpg?v=1767103139"},{"product_id":"tci2510d320223452","title":"TCI D3202 21934-68-9 6'-(Diethylamino)-1',3'-dimethylfluoran","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6'-(Diethylamino)-1',3'-dimethylfluoran adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan pewarna dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori pewarna (stains and dyes) yang digunakan untuk tujuan penelitian dan eksperimen. Senyawa ini sering digunakan dalam proses identifikasi dan analisis senyawa organik, terutama dalam bidang kimia analitik dan bioanalitik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai indikator atau bahan bantu dalam reaksi kimia tertentu yang memerlukan perubahan warna sebagai tanda reaksi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSalah satu karakteristik utama dari senyawa ini adalah kemampuannya untuk berubah warna dalam kondisi tertentu, seperti perubahan pH atau keberadaan ion tertentu. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan indikator visual. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas yang cukup baik dalam kondisi laboratorium yang terkontrol, sehingga memungkinkan penggunaan berulang dalam eksperimen yang memerlukan konsistensi hasil.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang analisis kualitatif dan kuantitatif. Bahan ini juga ditemukan dalam berbagai aplikasi seperti uji kimia di laboratorium pendidikan dan penelitian. Karena sifatnya yang spesifik dan aplikasi yang luas, senyawa ini menjadi pilihan yang relevan untuk berbagai kebutuhan laboratorium di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDalam uji identifikasi senyawa organik, senyawa ini berfungsi sebagai indikator perubahan kimia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam proses analisis kualitatif untuk mendeteksi keberadaan ion tertentu dalam larutan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCocok untuk eksperimen kimia yang memerlukan perubahan warna sebagai tanda reaksi kimia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBermanfaat dalam penelitian kimia analitik untuk memperjelas hasil pengamatan visual.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat digunakan dalam pembelajaran kimia untuk menunjukkan reaksi kimia secara visual dan interaktif.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 21934-68-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (berupa serbuk atau kristal)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil dan terkontrol sangat disarankan. Saat menangani senyawa ini, pengguna harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Karena sifatnya yang kimia, senyawa ini harus dihindari dari paparan bahan kimia lain yang tidak kompatibel. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk mengurangi risiko kecelakaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6'-(Diethylamino)-1',3'-dimethylfluoran is a chemical compound used as a dye in various laboratory experiments. It belongs to the category of stains and dyes, commonly used for research and experimental purposes. This compound is often utilized in the identification and analysis of organic compounds, particularly in analytical and bioanalytical chemistry. Its ability to change color under specific conditions, such as pH changes or the presence of certain ions, makes it a valuable tool in chemical reactions requiring visual indicators. In Indonesian laboratories, this compound is widely used in chemical research, especially in qualitative and quantitative analysis. Due to its specific properties and broad applications, it remains a relevant choice for various laboratory needs in Indonesia.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086603432154,"sku":"TCI2510D320223452","price":1716000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D3202.jpg?v=1767105781"},{"product_id":"tci2510d320423453","title":"TCI D3204 34372-72-0 2'-(Dibenzylamino)-6'-(diethylamino)fluoran","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2’-(Dibenzylamino)-6’-(diethylamino)fluoran adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai pewarna dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori pewarna (stains and dyes) yang sering digunakan dalam penelitian ilmiah. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu untuk mengidentifikasi atau memvisualisasi struktur molekuler tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berfungsi sebagai indikator dalam reaksi kimia tertentu. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini mampu menyerap cahaya dan memantulkannya dengan warna tertentu, sehingga memudahkan pengamatan visual. Sifat ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk aplikasi yang membutuhkan sensitivitas tinggi terhadap perubahan kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai bidang ilmu seperti kimia organik, biokimia, dan analisis material. Karena keberadaannya yang relatif langka, senyawa ini sering dicari untuk keperluan penelitian yang membutuhkan pewarna khusus.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam analisis struktur molekuler untuk memperjelas gambaran visual reaksi kimia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCocok untuk penelitian biokimia dalam mengidentifikasi senyawa aktif dalam sampel biologis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBermanfaat dalam pengujian kualitatif untuk menentukan keberadaan senyawa tertentu dalam larutan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat digunakan dalam proses pemisahan komponen kimia melalui teknik spektroskopi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eMemperkaya eksperimen kimia organik dalam mengamati reaksi dan perubahan warna.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 34372-72-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk atau kristal)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil dan terlindung dari kelembapan sangat dianjurkan. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mengurangi risiko kontaminasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2’-(Dibenzylamino)-6’-(diethylamino)fluoran is a chemical compound used as a dye in laboratory research. It belongs to the category of stains and dyes, commonly applied in scientific experiments. This compound is used to visualize and identify molecular structures during various chemical reactions. Its ability to absorb and reflect light with specific colors makes it suitable for applications requiring high sensitivity. In Indonesian laboratories, this compound is widely used in organic chemistry, biochemistry, and material analysis. Due to its unique properties, it is often sought after for specialized research purposes. Its stability and visual characteristics make it a valuable tool in both qualitative and quantitative analysis.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086603464922,"sku":"TCI2510D320423453","price":3307000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D3204.jpg?v=1767105785"},{"product_id":"tci2510d414224646","title":"TCI D4142 1820618-83-4 2-(3,6-Dihexyloxyxanthen-9-yl)benzamide","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4142 2-(3,6-Dihexyloxyxanthen-9-yl)benzamide adalah senyawa organik golongan zat warna dan pewarna untuk keperluan riset serta eksperimen, dibangun di atas kerangka xanten yang merupakan inti kromofor klasik pada keluarga pewarna fluoresen. Molekulnya membawa dua rantai heksiloksi pada posisi 3 dan 6 cincin xanten serta gugus benzamida pada posisi 9. Di laboratorium, senyawa dengan arsitektur seperti ini digunakan sebagai bahan pewarna, prekursor pewarna, atau komponen dalam sistem pencitraan dan penginderaan optik yang sedang dikembangkan oleh kelompok riset kimia dan material.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuat senyawa ini menarik adalah perpaduan antara inti xanten yang kaya sistem terkonjugasi dengan dua rantai alkoksi panjang. Sistem terkonjugasi pada kerangka xanten bertanggung jawab atas sifat penyerapan cahaya tampak dan potensi pendaran, sedangkan rantai heksiloksi meningkatkan kelarutan senyawa dalam pelarut organik dan matriks nonpolar sekaligus mengurangi kecenderungan penggumpalan antar molekul. Gugus benzamida pada posisi 9 melengkapi struktur dengan bagian polar yang mampu membentuk ikatan hidrogen dan dapat memengaruhi kesetimbangan bentuk molekul serta responsnya terhadap lingkungan. Kombinasi tersebut memberi peneliti keleluasaan mengatur perilaku optik dan kompatibilitas formulasi sesuai kebutuhan percobaan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eUntuk laboratorium di Indonesia, bahan ini relevan bagi kelompok riset kimia material, laboratorium pengembangan pencitraan dan sensor optik, serta riset pelapis dan pencatatan berbasis warna di perguruan tinggi maupun industri. Kemasan 25 g memungkinkan pengerjaan formulasi dan pengujian berulang tanpa sering melakukan pemesanan ulang. Perlu ditegaskan bahwa produk ini ditujukan untuk penggunaan riset dan eksperimen, bukan untuk penggunaan diagnostik atau konsumsi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian pewarna fluoresen: kerangka xanten merupakan inti kromofor yang lazim dikaji untuk memperoleh sifat penyerapan dan pendaran pada rentang cahaya tampak.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan sensor optik: struktur berbasis xanten dengan gugus amida dipelajari sebagai unit pelapor yang responsnya berubah mengikuti kondisi lingkungan kimia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eFormulasi pelapis dan tinta riset: rantai heksiloksi panjang meningkatkan kelarutan dalam pelarut organik sehingga memudahkan penyiapan larutan pelapis yang homogen.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi bahan optoelektronik: sistem terkonjugasi luas pada kerangka xanten menarik dikaji untuk perilaku serapan, pendaran, dan perpindahan energi pada lapisan tipis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan awal sintesis turunan pewarna: gugus benzamida dan inti xanten menyediakan titik modifikasi bagi peneliti yang merancang deret pewarna dengan sifat berbeda.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk D4142\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1820618-83-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eKarena senyawa pewarna umumnya peka terhadap cahaya, simpan bahan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat dan terlindung dari sinar matahari maupun lampu terang, bila perlu dibungkus aluminium foil atau ditempatkan dalam botol gelap. Pilih tempat penyimpanan yang sejuk dan kering serta jauh dari sumber panas. Timbang di area berventilasi baik atau di lemari asam untuk menghindari sebaran serbuk halus yang mudah mewarnai permukaan dan pakaian. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta bersihkan tumpahan segera. Produk ini hanya untuk penggunaan riset dan eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4142 2-(3,6-Dihexyloxyxanthen-9-yl)benzamide (CAS 1820618-83-4) is a xanthene-based compound supplied for research and experimental use as a stain or dye material. Its extended conjugated xanthene core provides the chromophoric character typical of this dye family, while the two hexyloxy chains at the 3 and 6 positions markedly improve solubility in organic solvents and reduce intermolecular aggregation. The benzamide group at position 9 adds a hydrogen-bonding, polar element that can influence molecular form and environmental response. Researchers apply such structures in fluorescent dye studies, optical sensing, coating and ink formulation work, thin-film optoelectronic investigations, and as a starting point for further dye derivatives. Supplied as a 25 g solid; store cool, dry, and protected from light.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086657597658,"sku":"TCI2510D414224646","price":1060000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4142.jpg?v=1767107136"},{"product_id":"tci2510d633827381","title":"TCI D6338 90134-10-4 4-(Dibutylamino)benzaldehyde","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e4-(Dibutylamino)benzaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks, termasuk obat-obatan, bahan aktif farmakologis, dan produk kimia industri. Dalam proses sintesis, senyawa ini berfungsi sebagai prekursor yang dapat bereaksi dengan berbagai reaktan lain untuk menghasilkan senyawa dengan struktur yang lebih kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki struktur molekuler yang stabil dan mudah bereaksi, sehingga menjadi pilihan favorit dalam reaksi substitusi dan reaksi kondensasi. Sifat kimia dan reaktivitasnya memungkinkan senyawa ini digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium, baik dalam reaksi berbasis katalis maupun reaksi langsung. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, senyawa ini juga cocok untuk penyimpanan jangka panjang jika disimpan dengan benar.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan kimia industri. Peneliti dan mahasiswa sering memanfaatkan senyawa ini untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks, baik dalam skala kecil maupun skala produksi. Bahan ini juga menjadi bagian dari kebutuhan dasar dalam laboratorium yang melakukan penelitian terkait senyawa aktif biologis.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi kimia organik dalam pembuatan bahan aktif farmakologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang senyawa dengan aktivitas biologis tinggi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan senyawa intermediet dalam proses sintesis kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan kimia industri untuk aplikasi tertentu\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 90134-10-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Non-Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk mempertahankan stabilitas kimia senyawa. Saat penggunaan, pastikan area kerja bersih dan terhindar dari kontaminasi. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e4-(Dibutylamino)benzaldehyde is a chemical compound widely used in organic synthesis as a building block. It serves as a precursor in the synthesis of various complex molecules, including pharmaceuticals and industrial chemicals. Its stable molecular structure and reactivity make it a preferred choice in substitution and condensation reactions. This compound is commonly utilized in laboratory research in Indonesia, particularly in pharmaceutical and industrial chemistry applications. Its versatility and reliability make it an essential material for researchers and students involved in organic chemistry experiments. The compound is available in two packaging options: 200mg and 1g, making it suitable for both small-scale experiments and larger research projects. Proper storage in a sealed container away from light and moisture is crucial to maintain its chemical integrity and effectiveness.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48086802858202,"sku":"TCI2510D633827381","price":2600000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086802890970,"sku":"TCI2510D633827382","price":2600000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D6338.jpg?v=1767110070"},{"product_id":"tci2510e019727908","title":"TCI E0197 314-13-6 Evans Blue","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEvans Blue adalah senyawa azo yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam bidang biologi dan kimia. Bahan ini berfungsi sebagai pewarna yang sangat efektif untuk mengidentifikasi struktur dan komponen dalam berbagai sampel biologis. Dalam konteks penelitian, Evans Blue sering digunakan untuk mengekstrak dan memvisualisasi protein, lipid, serta komponen sel lainnya. Karena sifatnya yang stabil dan tidak mudah menguap, senyawa ini sangat cocok untuk aplikasi yang memerlukan keakuratan dan konsistensi hasil.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eEvans Blue memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah terurai dalam kondisi normal. Senyawa ini tidak bersifat toksik dalam kadar yang digunakan untuk penelitian, sehingga relatif aman untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium. Warnanya yang jelas dan kontras membuatnya sangat efektif untuk mengidentifikasi struktur dalam sampel biologis. Selain itu, Evans Blue memiliki daya tahan yang baik terhadap berbagai kondisi kimia, sehingga cocok untuk berbagai jenis eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam laboratorium Indonesia, Evans Blue digunakan secara luas dalam penelitian biomedis, farmakologi, dan bioteknologi. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang memerlukan pewarnaan untuk analisis sel, protein, dan struktur jaringan. Karena kehandalannya dan keakuratan hasil, Evans Blue menjadi pilihan utama para peneliti di berbagai institusi penelitian dan universitas di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian biomedis untuk mengidentifikasi struktur sel dan jaringan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen farmakologi untuk mengevaluasi efek obat pada jaringan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis protein dalam sampel biologis untuk penelitian klinis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kualitas air untuk mendeteksi kontaminasi organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian bioteknologi untuk karakterisasi komponen seluler\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 314-13-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEvans Blue harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini tidak mudah terurai, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Wadah penyimpanan yang tepat adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam laboratorium, selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEvans Blue is a widely used azo dye in laboratory settings, particularly in biological and chemical research. This compound serves as an effective staining agent for identifying structures and components in various biological samples. Its stability and non-volatile nature make it suitable for experiments requiring accurate and consistent results. Evans Blue is commonly used in biomedical, pharmacological, and biotechnology research for analyzing cells, proteins, and tissue structures. Its clear and contrasting color makes it ideal for visualizing samples under microscopic examination. The compound is stable under normal conditions and is considered relatively safe for use in laboratory environments. Its versatility and reliability have made it a preferred choice among researchers in Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2022). Evans Blue–Uranine (EBU) Agar Plates. \u003cem\u003eCold Spring Harbor Protocols\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1101\/pdb.rec107995\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1101\/pdb.rec107995\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eZolfaghari dkk. (2021). Preparation and photodeposition of Fe–S\/TiO2@PEG nanoparticles for methylene blue and Evans blue. \u003cem\u003eResearch on Chemical Intermediates\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s11164-021-04396-9\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s11164-021-04396-9\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSingtoraj dkk. (2018). A technique to detect cell damage due to chilling injury for fruits and vegetables using Trypan blue and Evans blue. \u003cem\u003eActa Horticulturae\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.17660\/actahortic.2018.1213.85\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.17660\/actahortic.2018.1213.85\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086824386778,"sku":"TCI2510E019727908","price":2676000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E0197.jpg?v=1767110835"},{"product_id":"tci2510e065828421","title":"TCI E0658 24567-76-8 N4-Ethyl-N4-(2-methanesulfonamidoethyl)-2-methyl-1,4-phenylenediamine Sesquisulfate Monohydrate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan kimia ini adalah senyawa kompleks yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan analisis laboratorium. Nama kimianya adalah N4-Ethyl-N4-(2-methanesulfonamidoethyl)-2-methyl-1,4-phenylenediamine Sesquisulfate Monohydrate, yang memiliki struktur molekuler unik yang memungkinkannya berfungsi sebagai bahan pewarna atau reaktan dalam proses kimia tertentu. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian untuk mengidentifikasi senyawa, memperjelas struktur molekuler, atau sebagai komponen dalam reaksi kimia kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari bahan ini adalah kemampuannya untuk berikatan dengan senyawa tertentu, sehingga memudahkan proses analisis kimia. Bahan ini juga memiliki sifat stabil dalam kondisi tertentu, sehingga dapat digunakan dalam berbagai eksperimen tanpa mengalami degradasi berlebihan. Selain itu, bentuk fisiknya yang berupa serbuk atau padatan memudahkan dalam penyimpanan dan penggunaan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, bahan ini sangat relevan untuk penelitian kimia murni, analisis kualitatif, dan pengembangan produk kimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan presisi dan akurasi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam analisis kualitatif untuk mengidentifikasi senyawa kimia tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCocok untuk eksperimen kimia yang memerlukan reaktan dengan sifat ikatan spesifik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBermanfaat dalam penelitian tentang struktur molekuler dan interaksi kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat digunakan dalam proses pembuatan senyawa baru melalui reaksi kimia kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eMemperjelas hasil pengamatan dalam eksperimen mikroskopis atau spektroskopi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 24567-76-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya langsung dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Simpan di tempat sejuk dan kering, serta jauh dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau korosif. Selama penggunaan, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, dan pastikan area kerja tetap bersih serta terkontrol.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eThis compound, N4-Ethyl-N4-(2-methanesulfonamidoethyl)-2-methyl-1,4-phenylenediamine Sesquisulfate Monohydrate, is a complex chemical used in various laboratory experiments and analyses. It serves as a dye or reagent in chemical processes, particularly for identifying compounds, clarifying molecular structures, or as a component in complex chemical reactions. Its unique molecular structure allows it to bind effectively with specific substances, making it valuable in qualitative analysis and research. The powder form facilitates storage and handling, while its stability under certain conditions ensures reliable results in experiments. This compound is widely applicable in chemical research, analytical studies, and the development of new chemical products, especially in Indonesian laboratories where precision and accuracy are essential.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086888120538,"sku":"TCI2510E065828421","price":1237000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E0658.jpg?v=1767111598"},{"product_id":"tci2510f002829704","title":"TCI F0028 518-44-5 Fluorescin [Reagent for Oxydases and Peroxydases]","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFluorescin adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai reagen dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam analisis enzim oksidase dan peroksidase. Bahan ini memiliki kemampuan untuk memancarkan cahaya berwarna hijau ketika terpapar cahaya tertentu, sehingga menjadi alat yang sangat berguna dalam proses deteksi dan analisis. Fluorescin sering digunakan dalam bidang biokimia dan mikrobiologi untuk mengidentifikasi aktivitas enzim yang terlibat dalam reaksi oksidatif.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eFluorescin memiliki sifat kimia yang stabil dan daya reaksi yang tinggi, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi eksperimental. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etanol dan air, memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia. Karena sifatnya yang dapat berubah warna tergantung pada lingkungan, fluorescin menjadi pilihan yang ideal untuk pengujian kualitatif dan kuantitatif dalam laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, fluorescin digunakan secara luas dalam penelitian biokimia, mikrobiologi, dan analisis lingkungan. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang melibatkan deteksi enzim, pengujian kualitas air, dan analisis sampel biologis. Dengan ketersediaan yang cukup dan harga yang terjangkau, fluorescin menjadi bahan yang sangat populer di berbagai institusi penelitian di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eFluorescin digunakan untuk mengidentifikasi aktivitas enzim oksidase dalam sampel biologis karena kemampuannya untuk berfluoresensi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini cocok untuk pengujian kualitatif dalam analisis mikrobiologi karena reaksi yang jelas dan mudah diamati.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eFluorescin sering digunakan dalam proses deteksi kontaminasi logam berat di lingkungan karena sensitivitasnya terhadap perubahan kimia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini digunakan dalam penelitian biokimia untuk memantau reaksi oksidatif dalam sel dan jaringan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eFluorescin menjadi alat penting dalam analisis air dan sampel lingkungan untuk mengukur konsentrasi senyawa tertentu.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 518-44-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFluorescin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Saat menggunakan, pastikan wadah tidak terbuka terlalu lama untuk menghindari penguapan. Gunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi diri dari paparan langsung. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlakukan dengan hati-hati seperti bahan kimia lainnya.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFluorescin is a chemical compound widely used as a reagent in laboratory experiments, particularly for the analysis of oxidases and peroxidases. It has the ability to emit a green light when exposed to specific light sources, making it a valuable tool in detection and analysis processes. This compound is commonly used in biochemical and microbiological research for identifying enzymatic activities involved in oxidative reactions. Its stable chemical properties and high reactivity make it an ideal choice for various experimental applications. In Indonesian laboratories, fluorescin is extensively used in biochemical studies, microbiological testing, and environmental analysis. It is a popular and accessible material for research institutions across the country due to its reliability and effectiveness in experimental procedures.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086974464218,"sku":"TCI2510F002829704","price":4165000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086974496986,"sku":"TCI2510F002829705","price":4165000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F0028.jpg?v=1767113210"},{"product_id":"tci2510f009629804","title":"TCI F0096 518-47-8 Uranine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eUranine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai pewarna dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori pewarna dan bahan tambahan untuk penelitian, dan sering digunakan dalam proses pemrosesan sampel, seperti dalam analisis kimia dan studi mikrobiologi. Uranine memiliki kemampuan untuk menyerap dan menunjukkan sifat tertentu dari sampel yang dianalisis, sehingga memudahkan pengamatan secara visual. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan untuk menandai atau memisahkan komponen dalam larutan atau campuran.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eUranine memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah terurai dalam kondisi normal. Bahan ini juga memiliki daya tahan terhadap berbagai jenis pelarut dan suhu tertentu, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam berbagai kondisi eksperimen. Selain itu, Uranine memiliki warna yang jelas dan kontras, sehingga memudahkan pengamatan dan analisis dalam mikroskop. Karena sifat tersebut, bahan ini dipilih sebagai alternatif yang efektif untuk berbagai keperluan penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, Uranine digunakan secara luas dalam berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering diaplikasikan dalam bidang kimia, biologi, dan teknologi lingkungan. Dengan ketersediaan yang cukup dan kehandalannya, Uranine menjadi pilihan yang populer untuk keperluan penelitian dan pengajaran di laboratorium lokal.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePewarna untuk mengidentifikasi struktur molekuler dalam analisis kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan untuk menandai sampel dalam proses isolasi komponen kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAlat bantu dalam pengamatan mikroskopis untuk membedakan partikel mikroskopis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan tambahan dalam eksperimen biokimia untuk menunjukkan reaksi tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKomponen dalam proses pemurnian dan pemisahan senyawa kimia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 518-47-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 100g, 500g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk atau kristal)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eUranine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam ruangan yang kering dan sejuk, serta terhindar dari kelembapan berlebihan. Saat menangani Uranine, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selain itu, bahan ini harus dihindari dari paparan langsung dan tidak boleh digunakan dalam lingkungan yang tidak terkontrol.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eUranine is a chemical compound widely used as a dye in various laboratory experiments. It belongs to the category of stains and dyes for research and experimental purposes, commonly applied in chemical analysis and microbiological studies. This substance is used to highlight or differentiate components within solutions or mixtures, making it easier for visual observation. Uranine has stable chemical properties and is resistant to various solvents and temperatures, making it suitable for a wide range of experimental conditions. Its distinct and contrasting color enhances the clarity of microscopic observations. In Indonesian laboratories, Uranine is frequently used in educational institutions and research centers, particularly in chemistry, biology, and environmental science. Its availability and reliability make it a popular choice for both research and teaching purposes.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2022). Evans Blue–Uranine (EBU) Agar Plates. \u003cem\u003eCold Spring Harbor Protocols\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1101\/pdb.rec107995\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1101\/pdb.rec107995\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKim dkk. (2026). Polyelectrolyte Microcapsules: An Efficient and Rapid Adsorbent for Uranine. \u003cem\u003eGels\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/gels12080743\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3390\/gels12080743\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eGerke dkk. (2008). Sorption of Uranine on Forest Soils. \u003cem\u003eHydrological Research Letters\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3178\/hrl.2.32\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3178\/hrl.2.32\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086979510490,"sku":"TCI2510F009629804","price":607000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100g","offer_id":48086979543258,"sku":"TCI2510F009629805","price":607000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48086979576026,"sku":"TCI2510F009629806","price":607000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F0096.jpg?v=1767113380"},{"product_id":"tci2510i020835239","title":"TCI I0208 132-31-0 Indophenol Blue","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIndophenol Blue adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai pewarna dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini sering ditemukan dalam proses analisis kimia dan biokimia, terutama dalam reaksi yang melibatkan senyawa reduktor. Sebagai pewarna, Indophenol Blue berperan dalam mengubah warna larutan berdasarkan reaksi kimia yang terjadi, sehingga memudahkan pengamatan visual oleh peneliti. Bahan ini sangat penting dalam laboratorium karena memungkinkan identifikasi kualitatif atau kuantitatif senyawa tertentu melalui perubahan warna yang terjadi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eIndophenol Blue memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap reaksi oksidasi. Senyawa ini biasanya berwarna biru dan dapat berubah menjadi warna lain ketika bereaksi dengan senyawa reduktor seperti sulfida atau asetilena. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk berbagai aplikasi di bidang kimia dan biokimia. Keberadaannya dalam bentuk padat juga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam skala laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, Indophenol Blue sering digunakan dalam penelitian kimia dan pendidikan di universitas serta lembaga riset. Bahan ini menjadi alat penting untuk memperkaya pemahaman siswa dan peneliti tentang reaksi kimia, terutama dalam topik seperti oksidasi-reduksi dan analisis kualitatif. Ketersediaannya di pasar lokal menjadikannya lebih mudah diakses oleh para peneliti dan pendidik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis kualitatif senyawa reduktor dalam larutan kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian reaksi oksidasi-reduksi dalam eksperimen kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePewarnaan dalam proses analisis biokimia untuk identifikasi senyawa\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam eksperimen pendidikan untuk memperjelas konsep reaksi kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan perubahan warna dalam reaksi kimia untuk pengamatan visual\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 132-31-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIndophenol Blue harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang sensitif, sehingga perlu ditangani dengan hati-hati, terutama saat melakukan eksperimen. Pastikan wadahnya tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat mengambil atau menggunakan bahan ini.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIndophenol Blue is a chemical dye commonly used in laboratory experiments for its ability to change color in response to chemical reactions. This compound is particularly useful in qualitative and quantitative analysis, especially in oxidation-reduction reactions. Its blue color makes it a reliable indicator for detecting reducing agents such as sulfides or acetylene. Indophenol Blue is widely used in both educational and research settings in Indonesia, supporting scientific inquiry and student learning. Its stability and ease of use make it a valuable tool in chemical and biochemical laboratories, where accurate observation is essential.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eKATOH (2001). Elimination of interference from sulfur dioxide in the determination of ammonia by indophenol blue absorptiometry.. \u003cem\u003eBUNSEKI KAGAKU\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2116\/bunsekikagaku.50.627\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2116\/bunsekikagaku.50.627\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHall (1993). Application of the indophenol blue method to the determination of ammonium in silicate rocks and minerals. \u003cem\u003eApplied Geochemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0883-2927(93)90059-p\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0883-2927(93)90059-p\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eZhong dkk. (2004). Determination of Trace Proteins by Rayleigh Light Scattering Technique with Indophenol Blue. \u003cem\u003eMicrochimica Acta\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s00604-004-0242-2\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s00604-004-0242-2\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087361618138,"sku":"TCI2510I020835239","price":2045000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I0208.jpg?v=1768205601"},{"product_id":"tci2510i084936136","title":"TCI I0849 14038-43-8 Iron(III) Hexacyanoferrate(II)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIron(III) Hexacyanoferrate(II) adalah senyawa koordinasi besi dan sianoferrat yang secara historis dikenal luas sebagai pigmen biru klasik, dan kini menjadi material fungsional penting dalam riset kimia anorganik serta elektrokimia. Strukturnya berupa kerangka kisi berpori dengan pusat besi pada dua tingkat oksidasi yang dijembatani oleh ligan siano. Susunan inilah yang memberi senyawa ini perilaku transfer elektron dan pertukaran ion yang khas, sehingga banyak dipelajari sebagai material elektroda, mediator redoks, maupun penyerap ion selektif.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang menjadikan bahan ini banyak dipilih adalah kestabilan kerangka kisinya, warna yang sangat pekat, serta perilaku redoks yang reversibel dan mudah diamati dengan teknik voltametri. Rongga pada struktur kisi memungkinkan masuknya kation berukuran tertentu, yang menjadi dasar pemanfaatannya pada riset penyerapan ion dan penyimpanan energi. Bahan berbentuk serbuk padat yang praktis ditimbang, tidak memerlukan kondisi penanganan yang rumit, dan dapat didispersikan untuk pembuatan lapisan tipis pada permukaan elektroda dalam percobaan sensor.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eLaboratorium di Indonesia memanfaatkan bahan ini pada riset elektrokimia analitik, pengembangan sensor berbasis elektroda termodifikasi, serta kajian material untuk penyerapan ion logam. Kemasan 25 g cukup untuk banyak siklus percobaan modifikasi elektroda maupun uji serapan bertingkat. Bahan ini juga kerap dipakai sebagai contoh nyata pada praktikum kimia koordinasi untuk memperkenalkan konsep ligan jembatan dan kelas senyawa valensi campuran kepada mahasiswa.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eModifikasi permukaan elektroda, karena lapisan bahan ini memberikan respons redoks reversibel yang menjadi dasar kerja berbagai sensor elektrokimia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eMediator transfer elektron pada biosensor, sebab pasangan redoks besinya mampu menjembatani reaksi enzimatik dengan permukaan elektroda secara efisien.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset penyerapan ion logam, mengingat rongga pada kerangka kisinya dapat menampung kation berukuran tertentu secara selektif dari larutan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian material penyimpan muatan, karena struktur berporinya memungkinkan penyisipan dan pelepasan kation berulang selama siklus pengisian dan pengosongan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePraktikum kimia koordinasi, sebab senyawa ini merupakan contoh klasik ligan siano jembatan dan sistem logam bervalensi campuran yang mudah diamati.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 14038-43-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Catalysis and Inorganic Chemistry \u003e Transition Elements\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan serbuk berwarna biru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, dan tertutup rapat sesuai anjuran pada label produsen\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan bahan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari asam kuat karena senyawa sianoferrat tidak boleh dikontakkan dengan kondisi asam pekat. Gunakan sarung tangan, masker debu, kacamata pelindung, dan jas laboratorium saat menimbang, serta kerjakan di lemari asam untuk menghindari terhirupnya serbuk halus. Perlu diketahui bahwa pigmen ini mudah mewarnai permukaan kerja dan pakaian, sehingga alasi meja kerja dan bersihkan segera bila tumpah. Kelola sisa bahan sebagai limbah kimia laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIron(III) Hexacyanoferrate(II) is a mixed-valence coordination compound, historically known as a classic blue pigment, supplied here as a 25 g powder for research use. Its open cyanide-bridged lattice combines a robust framework with reversible redox behaviour and the ability to host selected cations within its structural cavities. These properties make it a widely studied material for chemically modified electrodes, electrochemical and biosensor mediators, selective ion uptake studies, and charge-storage materials research. It also serves as an accessible teaching example of bridging cyano ligands and mixed-valence transition metal chemistry in coordination chemistry laboratory courses.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMikhailov dkk. (1998). Iron(II)-8-mercaptoquinoline, iron(II)-5-chloro-8-mercaptoquino-line and iron(II)-5-bromo-8-mercaptoquinoline complexing in the iron(III) hexacyanoferrate(II) gelatin-immobilized matrix systems. \u003cem\u003eTransition Metal Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1023\/a:1006936513127\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1023\/a:1006936513127\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eEleotério dkk. (2012). Voltammetric Determination of Captopril Employing Platinum Electrode Modiﬁed with Iron (III) Hexacyanoferrate (II) Film. \u003cem\u003eECS Transactions\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1149\/1.4704977\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1149\/1.4704977\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKaikkonen dkk. (2000). Coprecipitating ammonium–iron(iii)–hexacyanoferrate(ii) from aqueous dispersion with albumin and trichloroacetic acid. \u003cem\u003eThe Analyst\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1039\/b001154l\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1039\/b001154l\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48087420895450,"sku":"TCI2510I084936136","price":1718000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I0849.jpg?v=1767120427"},{"product_id":"tci2510k001836778","title":"TCI K0018 520-18-3 Kaempferol","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eKaempferol adalah senyawa flavonoid yang digunakan secara luas dalam penelitian kimia dan biologi. Bahan ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan protein dan berperan sebagai agen pewarna atau penghambat enzim dalam berbagai eksperimen. Kaempferol sering digunakan dalam proses analisis kimia untuk mengidentifikasi struktur molekuler dan mempelajari interaksi biologis. Dalam lingkungan laboratorium, senyawa ini menjadi alat penting untuk penelitian terkait farmakologi, toksikologi, dan biokimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKaempferol memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karakteristik ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai teknik pemisahan dan analisis seperti kromatografi dan spektroskopi. Selain itu, senyawa ini memiliki daya tarik karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai substrat protein, sehingga memperluas aplikasinya dalam penelitian biomedis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Kaempferol digunakan dalam penelitian terapan seperti pengembangan obat, studi efek toksik, dan analisis senyawa alami. Bahan ini sangat relevan dalam upaya peneliti Indonesia untuk memperluas pemahaman tentang senyawa bioaktif yang berasal dari sumber lokal.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi untuk menguji efek biologis senyawa alami\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kimia untuk identifikasi struktur molekul dalam sampel organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan metode kromatografi untuk pemisahan senyawa kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi toksikologi untuk mengevaluasi dampak senyawa pada sel dan jaringan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian biokimia untuk mempelajari interaksi protein-senyawa\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 520-18-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat, berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eKaempferol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di lingkungan yang sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan penguraian. Hindari paparan cahaya langsung dan suhu tinggi. Saat menangani bahan ini, gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kebocoran atau paparan tidak terkendali.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eKaempferol is a flavonoid compound widely used in chemical and biological research. It serves as a staining agent and enzyme inhibitor in various experimental processes. Its ability to bind with proteins makes it valuable for studying molecular interactions and biological effects. Kaempferol is commonly used in analytical chemistry for identifying molecular structures and in biomedical research for exploring bioactive compounds. The compound is available in two packaging options: 100mg and 1g. It is a solid powder that requires careful handling and storage in a cool, dry place to maintain its stability and effectiveness. In laboratory settings, Kaempferol plays a crucial role in advancing research on natural compounds and their applications in pharmacology and toxicology.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eLiu dkk. (2021). Kaempferol promotes BMSC osteogenic differentiation and improves osteoporosis by downregulating miR-10a-3p and upregulating CXCL12. \u003cem\u003eMolecular and Cellular Endocrinology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.mce.2020.111074\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.mce.2020.111074\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSharma dkk. (2026). Protective effects of kaempferol against diet-induced metabolic disorders. \u003cem\u003eWorld Journal of Hepatology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.4254\/wjh.120789\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.4254\/wjh.120789\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMitrokotsa dkk. (1993). Bioactive Compounds from the Buds ofPlatanus orientalisand Isolation of a New Kaempferol Glycoside. \u003cem\u003ePlanta Medica\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1055\/s-2006-959751\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1055\/s-2006-959751\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087461757146,"sku":"TCI2510K001836778","price":3105000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48087461789914,"sku":"TCI2510K001836779","price":3105000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510K0018.jpg?v=1767121123"},{"product_id":"tci2510m012937686","title":"TCI M0129 68936-13-0 Methoxy Red","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eMethoxy Red TCI M0129 adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai pewarna dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori pewarna dan bahan tambahan untuk penelitian, dan memiliki peran penting dalam proses analisis dan identifikasi senyawa kimia. Methoxy Red sering digunakan dalam aplikasi seperti spektroskopi, kromatografi, dan uji reaktivitas senyawa organik. Dalam laboratorium, bahan ini digunakan untuk mengidentifikasi struktur molekuler atau mengamati reaksi kimia tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eMethoxy Red memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berfungsi sebagai indikator dalam reaksi tertentu. Bahan ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Keunggulan utama Methoxy Red adalah kemampuannya untuk menghasilkan warna yang jelas dan konsisten, sehingga memudahkan pengamatan dan analisis hasil eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, Methoxy Red sangat relevan untuk penelitian di bidang kimia, farmasi, dan bioteknologi. Bahan ini sering digunakan dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian untuk eksperimen yang membutuhkan pewarnaan atau indikasi kimia. Dengan sifatnya yang aman dan efektif, Methoxy Red menjadi pilihan yang tepat untuk berbagai keperluan penelitian di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian reaktivitas senyawa organik untuk mengamati perubahan warna dalam reaksi kimia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenyaringan dan identifikasi senyawa dalam proses kromatografi lapisan tipis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan larutan indikator untuk analisis kualitatif dalam kimia analitik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam eksperimen spektroskopi untuk mengamati serapan cahaya pada berbagai panjang gelombang.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian dalam bidang farmasi untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki sifat pewarnaan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 68936-13-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eMethoxy Red harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan ditempatkan di area yang sejuk serta terlindung dari paparan cahaya langsung. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Saat mengambil atau menggunakan Methoxy Red, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Hindari penggunaan di area terbuka dan pastikan proses penanganan dilakukan di dalam ruang laboratorium yang terkontrol.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eMethoxy Red TCI M0129 adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai pewarna dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dan daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan penggunaannya dalam berbagai aplikasi penelitian. Methoxy Red sering digunakan dalam proses identifikasi senyawa, pengujian reaktivitas, dan analisis kualitatif. Produk ini sangat relevan dalam bidang kimia, farmasi, dan bioteknologi, terutama di laboratorium Indonesia. Dengan warna yang jelas dan konsisten, Methoxy Red menjadi pilihan yang efektif untuk berbagai eksperimen yang membutuhkan indikasi kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eRehan (2000). Electrosynthesis of conducting polymer films from the azo dye methoxy red. \u003cem\u003eJournal of Applied Electrochemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1023\/a:1004089413266\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1023\/a:1004089413266\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48087514546394,"sku":"TCI2510M012937686","price":7724000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M0129.jpg?v=1767122289"},{"product_id":"tci2510m034437968","title":"TCI M0344 603-48-5 Leuco Crystal Violet","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI M0344 Leuco Crystal Violet, sering disingkat LCV, adalah bentuk tereduksi dan tidak berwarna dari zat warna kristal violet. Senyawa ini masuk dalam kategori pewarna dan pereaksi pewarnaan untuk keperluan riset dan eksperimen, dan nilainya justru terletak pada ketiadaan warna di kondisi awal. Ketika bertemu zat pengoksidasi yang sesuai, kerangka trifenilmetana pada LCV teroksidasi kembali menjadi kation kristal violet yang berwarna ungu pekat, sehingga perubahan warna itu dapat dibaca secara visual maupun diukur dengan spektrofotometer sebagai sinyal analitik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuat pereaksi ini dipilih adalah intensitas warna produk oksidasinya yang sangat kuat, sehingga sistem uji dapat mendeteksi keberadaan oksidan dalam kadar yang sangat kecil tanpa memerlukan instrumen rumit. Respons warnanya juga berlangsung cepat dan mudah diamati mata telanjang, suatu keunggulan praktis untuk uji lapangan maupun uji skrining. Karena bentuk leuko-nya peka terhadap oksidasi oleh udara dan cahaya, pereaksi ini menuntut penanganan yang rapi agar tidak menguning atau membiru sebelum digunakan. Kelarutannya lebih baik dalam medium asam atau pelarut organik tertentu dibandingkan air netral, sehingga larutan kerja biasanya disiapkan dengan penambahan asam.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, LCV dikenal pada laboratorium forensik untuk uji penampakan jejak darah laten, laboratorium pengujian kualitas air untuk penetapan sisa klor secara kolorimetri, serta laboratorium riset kimia analitik yang mengembangkan metode deteksi oksidan. Kemasan 25 g dan 250 g memberi pilihan antara kebutuhan pengujian rutin berskala kecil dan laboratorium layanan dengan volume sampel besar.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eUji penampakan jejak darah laten di laboratorium forensik, karena aktivitas peroksidase hemoglobin memicu oksidasi LCV menjadi warna ungu yang kontras pada permukaan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenetapan sisa klor dalam air secara kolorimetri, sebab klor bebas mengoksidasi pereaksi tak berwarna ini menjadi kompleks berwarna yang serapannya dapat diukur.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDeteksi dan penetapan hidrogen peroksida serta oksidan lain dengan bantuan katalis, mengingat sistemnya memberi respons warna kuat pada konsentrasi analit yang rendah.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan metode uji kolorimetri dan sensor kertas di laboratorium riset, karena perubahan dari tanpa warna menjadi ungu sangat mudah dibaca dan didokumentasikan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePraktikum kimia analitik mengenai reaksi redoks dan indikator, sebab mekanisme oksidasi bentuk leuko menjadi zat warna menjelaskan konsep indikator redoks secara nyata.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 603-48-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25 g dan 250 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan\/serbuk yang praktis tidak berwarna hingga berwarna sangat muda\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan terlindung cahaya di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eKarena bentuk leuko mudah teroksidasi oleh udara dan cahaya, simpan bahan dalam wadah aslinya yang kedap dan terlindung cahaya, di tempat sejuk dan kering, serta jauh dari oksidator seperti hipoklorit, peroksida, dan asam nitrat. Tutup wadah segera setelah penimbangan dan hindari membiarkan serbuk terpapar terbuka dalam waktu lama. Larutan kerja sebaiknya dibuat segar sesuai kebutuhan dan disimpan dalam botol gelap, karena larutan yang mulai berwarna ungu menandakan pereaksi telah teroksidasi dan hasil pengujian dapat bias. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, sebab zat warna golongan ini mudah menodai kulit, pakaian, dan permukaan meja kerja.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI M0344 Leuco Crystal Violet (LCV, CAS 603-48-5) is the colourless reduced form of the triphenylmethane dye crystal violet, supplied for research and experimental staining and colorimetric work. Its analytical usefulness comes from a clean off-to-on colour response: in the presence of a suitable oxidant, the colourless leuco form is oxidised back to the intensely purple crystal violet cation, which can be judged visually or quantified spectrophotometrically. This behaviour underpins its classical use in forensic latent-blood presumptive testing, in the colorimetric determination of free chlorine in water, and in hydrogen peroxide and oxidant assays. Because the leuco form is sensitive to air and light, it should be stored tightly closed, cool, dry, and protected from light. Packs of 25 g and 250 g are available.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48087532142810,"sku":"TCI2510M034437968","price":1944000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"250g","offer_id":48087532175578,"sku":"TCI2510M034437969","price":1944000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M0344.jpg?v=1767122718"},{"product_id":"tci2510m042238093","title":"TCI M0422 20691-84-3 m-Methyl Red","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003em-Methyl Red adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai indikator asam-basa dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini berfungsi untuk menunjukkan perubahan pH larutan dengan perubahan warna yang jelas. Dalam penelitian kimia, m-Methyl Red sering digunakan untuk menentukan titik akhir titrasi asam-basa, terutama pada larutan yang memiliki pH antara 4,4 hingga 6,2. Bahan ini sangat penting dalam proses analisis kuantitatif dan kualitatif, karena memberikan hasil yang akurat dan dapat diandalkan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003em-Methyl Red memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah terurai dalam kondisi normal. Senyawa ini memiliki warna merah muda dalam bentuk padat dan berubah menjadi merah ketika terlarut dalam air. Karena sifat ini, m-Methyl Red sangat cocok untuk digunakan dalam laboratorium yang memerlukan indikator yang sensitif dan mudah dibaca. Selain itu, bahan ini tidak bersifat beracun dalam kadar yang digunakan, sehingga relatif aman untuk digunakan dalam pengujian laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, m-Methyl Red sering digunakan dalam pendidikan dan penelitian kimia di berbagai institusi, seperti universitas dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi alat penting dalam pembelajaran kimia dasar dan eksperimen analisis kimia. Karena ketersediaannya yang cukup dan harga yang terjangkau, m-Methyl Red sangat populer di kalangan peneliti dan mahasiswa yang membutuhkan indikator asam-basa yang efektif dan mudah ditemukan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eTitrasi asam-basa untuk menentukan titik akhir reaksi dengan indikator yang jelas dan akurat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis pH larutan untuk mengetahui perubahan konsentrasi ion hidrogen\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kualitas air untuk menilai tingkat keasaman atau kebasaan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen kimia dasar dalam pendidikan untuk memperkenalkan konsep indikator\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian lingkungan untuk mengukur dampak kimia pada ekosistem air\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 20691-84-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003em-Methyl Red harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penyerapan kelembapan. Hindari paparan langsung sinar matahari dan panas berlebihan. Bahan ini tidak beracun dalam kadar yang digunakan, tetapi tetap harus ditangani dengan hati-hati seperti bahan kimia lainnya. Pastikan wadahnya tidak rusak atau bocor untuk mencegah kontaminasi dan keracunan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003em-Methyl Red is a chemical compound used as an acid-base indicator in laboratory experiments. It functions to show changes in pH solution through a distinct color change. In chemical research, m-Methyl Red is commonly used to determine the endpoint of acid-base titrations, particularly in solutions with a pH range of 4.4 to 6.2. This compound is essential in quantitative and qualitative analysis, providing accurate and reliable results. m-Methyl Red has stable chemical properties and does not easily decompose under normal conditions. It appears as a pinkish solid and turns red when dissolved in water. Due to its sensitivity and ease of reading, m-Methyl Red is ideal for use in laboratory settings. In the context of Indonesian laboratories, m-Methyl Red is widely used in education and research institutions, such as universities and research centers. It is a valuable tool in basic chemistry education and analytical experiments.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eAydın dkk. (2007). The electrical characteristics of Sn\/methyl-red\/p-type Si\/Al contacts. \u003cem\u003eMicroelectronic Engineering\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.mee.2007.02.010\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.mee.2007.02.010\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eOkutan dkk. (2010). The electrical properties of a fullerene and C.I. Acid Red 2 (methyl red) doped E7 nematic liquid crystal. \u003cem\u003eDyes and Pigments\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.dyepig.2009.09.002\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.dyepig.2009.09.002\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eTAWARAH dkk. (1993). ChemInform Abstract: A Conductance Study of the Binding of Methyl Orange, o‐Methyl Red and p‐Methyl Red Anions by β‐Cyclodextrin in Water. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.199338054\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.199338054\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087537549530,"sku":"TCI2510M042238093","price":4240000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M0422.jpg?v=1767122897"},{"product_id":"tci2510m047438175","title":"TCI M0474 3051-09-0 Murexide","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eMurexide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam bidang kimia analitik dan biokimia. Sebagai salah satu jenis zat warna, Murexide memiliki kemampuan untuk berikatan dengan ion tertentu, sehingga memungkinkan deteksi dan analisis kualitatif atau kuantitatif dalam reaksi kimia. Senyawa ini sering digunakan sebagai reagen dalam proses pengujian dan pemisahan komponen kimia. Dalam laboratorium, Murexide juga berperan dalam proses staining, yaitu penggunaan zat warna untuk menyorot struktur tertentu dalam sampel biologis atau kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eMurexide memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Karena sifat ini, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia tanpa mengalami degradasi yang signifikan. Selain itu, Murexide memiliki daya reaksi yang baik terhadap ion logam tertentu, sehingga menjadi pilihan yang tepat untuk aplikasi yang memerlukan sensitivitas tinggi. Karena karakteristik ini, Murexide sering dipilih dalam penelitian yang membutuhkan akurasi dan presisi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Murexide digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, termasuk di bidang kimia, biologi, dan lingkungan. Bahan ini sangat relevan dalam penelitian yang berkaitan dengan analisis sampel kimia, pemantauan kualitas air, dan pengujian bahan kimia dalam industri. Karena kehandalannya dalam reaksi kimia, Murexide menjadi salah satu bahan yang sering dicari oleh peneliti dan laboratorium di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMurexide digunakan untuk deteksi ion logam dalam analisis kimia karena kemampuannya berikatan dengan ion tertentu.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini cocok untuk proses staining dalam laboratorium biologi karena kemampuannya menyorot struktur tertentu.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eMurexide sering dipakai dalam uji kualitatif untuk mengidentifikasi senyawa kimia berdasarkan reaksi warna.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini digunakan dalam penelitian lingkungan untuk mengecek kandungan logam berat dalam sampel air.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eMurexide dapat digunakan dalam proses pemisahan komponen kimia melalui reaksi kompleks yang spesifik.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 3051-09-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eMurexide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam ruangan yang sejuk dan kering, serta terpisah dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif. Saat menangani Murexide, pengguna harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak boleh terkena kulit atau mata langsung, dan dalam hal terjadi kontak, segera bilas dengan air mengalir.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eMurexide is a chemical compound widely used in laboratory settings, particularly in analytical and biochemical research. As a staining agent, it is capable of forming complexes with specific ions, making it useful for qualitative and quantitative analysis in chemical reactions. This compound is commonly employed in staining processes to highlight specific structures in biological or chemical samples. Murexide is stable in organic solvents and reacts effectively with certain metal ions, making it a reliable choice for sensitive analytical applications. In Indonesian laboratories, Murexide is utilized in various scientific studies, including chemistry, biology, and environmental research. Its ability to form color reactions makes it an essential reagent for detecting and analyzing chemical components in samples.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eKhan (1997). Accurate values of stability constant of Ca2+-murexide complex. \u003cem\u003eTalanta\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0039-9140(97)00078-7\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0039-9140(97)00078-7\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2014). Surfactant Induced Modulation of Sensor Efficiency of Murexide towards Manganese. \u003cem\u003eChemical Science Transactions\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.7598\/cst2014.833\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.7598\/cst2014.833\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eRahman (2001). Quenchofluorimetric Determination of Mercury Trace with Murexide. \u003cem\u003eMicrochimica Acta\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s006040170012\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s006040170012\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087541088474,"sku":"TCI2510M047438175","price":758000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48087541121242,"sku":"TCI2510M047438176","price":758000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48087541154010,"sku":"TCI2510M047438177","price":758000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M0474.jpg?v=1768197549"},{"product_id":"tci2510n018442841","title":"TCI N0184 6409-77-4 Nuclear Fast Red","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eNuclear Fast Red adalah pigmen warna merah yang digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium kimiawi, terutama dalam proses pewarnaan dan deteksi senyawa tertentu. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian kimia, biologi, dan medis, di mana keberadaan senyawa tertentu perlu diidentifikasi secara visual atau melalui metode analitik. Nuclear Fast Red memiliki kemampuan untuk mengikat senyawa nitrogen, sehingga sangat berguna dalam proses analisis kualitatif dan kuantitatif.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama Nuclear Fast Red adalah daya tahan terhadap pelarut dan kestabilan warna di bawah kondisi tertentu. Bahan ini memiliki sifat tidak mudah larut dalam air, sehingga memudahkan proses pewarnaan dan penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium. Selain itu, Nuclear Fast Red memiliki warna yang jelas dan tajam, sehingga memudahkan pengamatan dan interpretasi hasil.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, Nuclear Fast Red digunakan secara luas dalam penelitian kimia dan biologi, terutama dalam laboratorium universitas, lembaga penelitian, dan industri farmasi. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya, keandalan, dan kegunaannya yang beragam.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003e\u003cstrong\u003ePewarnaan senyawa nitrogen\u003c\/strong\u003e karena kemampuannya mengikat senyawa nitrogen secara efektif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003e\u003cstrong\u003eDeteksi senyawa organik\u003c\/strong\u003e dalam analisis kualitatif untuk memperjelas hasil observasi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003e\u003cstrong\u003eAnalisis kimia dalam biologi molekuler\u003c\/strong\u003e untuk mengidentifikasi struktur dan komposisi senyawa\u003c\/li\u003e\u003cli\u003e\u003cstrong\u003ePengujian kualitas bahan kimia\u003c\/strong\u003e sebagai indikator keberadaan senyawa tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003e\u003cstrong\u003eProses pengolahan sampel dalam laboratorium medis\u003c\/strong\u003e untuk memperjelas hasil pengamatan mikroskopik\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 6409-77-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 10g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eNuclear Fast Red harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan tinggi. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau kaca, untuk mencegah reaksi kimia. Saat mengambil atau menggunakan bahan ini, pastikan untuk mengenakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selain itu, bahan ini harus ditempatkan di area yang terkunci dan tidak terjangkau oleh anak-anak atau orang yang tidak berwenang.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eNuclear Fast Red is a red dye widely used in laboratory settings for its ability to bind nitrogen-containing compounds. This chemical is commonly employed in chemical, biological, and medical research for qualitative and quantitative analysis. Its stable color and resistance to solvents make it a reliable choice for various applications. Available in powder form, it is packaged in 1g and 10g sizes, making it suitable for both small-scale and larger experiments. Nuclear Fast Red is ideal for identifying specific compounds in samples, enhancing visibility, and supporting accurate observations in laboratory procedures. Its versatility and effectiveness make it a valuable tool in Indonesian research laboratories.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eJing dkk. (1990). Studies on the Polarographic Behaviors of Nuclear Fast Red and the Rare Earth(III)-Nuclear Fast Red System. \u003cem\u003eActa Physico-Chimica Sinica\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3866\/pku.whxb19900317\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3866\/pku.whxb19900317\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2007). Nuclear fast red. \u003cem\u003eCold Spring Harbor Protocols\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1101\/pdb.caut2507\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1101\/pdb.caut2507\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2008). Nuclear fast red solution. \u003cem\u003eCold Spring Harbor Protocols\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1101\/pdb.rec11399\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1101\/pdb.rec11399\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087795859674,"sku":"TCI2510N018442841","price":1363000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"10g","offer_id":48087795892442,"sku":"TCI2510N018442842","price":1363000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510N0184.jpg?v=1767129395"},{"product_id":"tci2510n019942851","title":"TCI N0199 3326-35-0 5-Nitrofluorescein (isomer I)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Nitrofluorescein (isomer I) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan pewarna dalam berbagai eksperimen laboratorium. Senyawa ini termasuk dalam kategori pewarna fluoresensi, yang memiliki kemampuan untuk menyerap cahaya dan memancarkan cahaya dengan panjang gelombang tertentu. Dalam laboratorium, 5-Nitrofluorescein sering digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis senyawa lain melalui teknik fluoresensi. Karena sifat fluoresensinya, senyawa ini bisa menjadi alat bantu dalam proses deteksi dan analisis kuantitatif, terutama dalam bidang kimia analitik dan biokimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e5-Nitrofluorescein memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun tetap sensitif terhadap lingkungan kimia yang ekstrem. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk memberikan respons fluoresensi yang jelas, sehingga memudahkan pengguna dalam mengamati perubahan atau reaksi tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 5-Nitrofluorescein digunakan secara luas dalam penelitian kimia dan biologi. Banyak institusi pendidikan dan lembaga penelitian memanfaatkan senyawa ini untuk eksperimen yang membutuhkan pengamatan visual melalui fluoresensi. Produk ini sangat relevan dalam upaya meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam proses analisis kimia di lingkungan laboratorium lokal.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDalam analisis kuantitatif senyawa kimia, 5-Nitrofluorescein digunakan sebagai indikator fluoresensi untuk memperjelas hasil pengukuran.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSenyawa ini cocok untuk uji deteksi kandungan logam berat dalam sampel lingkungan karena sensitivitas fluoresensinya yang tinggi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam bidang biokimia, 5-Nitrofluorescein digunakan untuk memantau aktivitas enzim melalui perubahan intensitas fluoresensi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSenyawa ini juga digunakan dalam pengujian kualitas air untuk mendeteksi kandungan senyawa organik yang tidak terdeteksi oleh metode konvensional.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam penelitian material, 5-Nitrofluorescein digunakan untuk menguji sifat reaktivitas permukaan bahan kimia tertentu.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 3326-35-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari cahaya langsung.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Nitrofluorescein harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah penyerapan kelembapan dan kontaminasi. Simpan di tempat sejuk dan kering, serta jauh dari sumber cahaya langsung untuk menjaga stabilitas senyawa. Saat menggunakan, pastikan area kerja bersih dan terkontrol, serta gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta pastikan ventilasi yang cukup untuk mencegah paparan berlebihan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Nitrofluorescein (isomer I) is a fluorescent dye widely used in laboratory research for its ability to emit light when exposed to specific wavelengths. This compound is commonly employed in analytical chemistry and biochemistry for detecting and quantifying various substances. Its fluorescent properties make it an effective tool for visual observation and measurement in experiments. The compound is available in different packaging sizes, making it suitable for both small-scale and larger research applications. Due to its stability and sensitivity, it is a valuable reagent in environmental and material science studies. Its use in Indonesian laboratories supports scientific advancements in various fields, contributing to accurate and reliable experimental results.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087796351194,"sku":"TCI2510N019942851","price":4442000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48087796383962,"sku":"TCI2510N019942852","price":4442000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510N0199.jpg?v=1767129407"},{"product_id":"tci2510n044543180","title":"TCI N0445 27402-68-2 6-Nitrofluorescein (isomer II)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Nitrofluorescein (isomer II) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan pewarna dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini memiliki sifat fluoresensi yang kuat, sehingga sangat berguna dalam analisis kimia dan pemantauan reaksi kimia. Senyawa ini sering digunakan dalam studi tentang fluoresensi dan aplikasi dalam bidang biokimia serta kimia analitik. Dalam laboratorium, 6-Nitrofluorescein digunakan untuk memperjelas hasil pengamatan melalui penggunaan cahaya tampak atau spektrum cahaya lainnya.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari 6-Nitrofluorescein adalah kemampuannya untuk memancarkan cahaya setelah terpapar cahaya tertentu, sehingga memudahkan pengamatan dalam kondisi gelap atau terbatas. Senyawa ini memiliki stabilitas yang baik dalam lingkungan tertentu, sehingga dapat digunakan secara efektif dalam berbagai eksperimen. Kejernihan dan kestabilan senyawa ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk aplikasi yang membutuhkan akurasi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 6-Nitrofluorescein digunakan dalam penelitian bidang kimia dan biokimia, terutama dalam analisis kuantitatif dan kualitatif. Bahan ini juga menjadi bagian dari peralatan laboratorium yang mendukung kegiatan pendidikan dan penelitian di berbagai institusi. Karena sifat fluoresensinya, senyawa ini sangat relevan dalam studi tentang interaksi molekuler dan proses biologis.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis fluoresensi dalam studi kimia untuk memantau reaksi kimia secara visual\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam uji kualitatif untuk mengidentifikasi senyawa tertentu melalui reaksi fluoresensi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian biokimia untuk mempelajari interaksi molekuler dalam lingkungan tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan proses kimia dalam reaksi yang memerlukan pengamatan visual akurat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam penelitian lingkungan untuk menilai kualitas air dan polutan melalui metode fluoresensi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 27402-68-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Nitrofluorescein harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan perubahan sifat. Bahan ini bersifat kimia yang memerlukan penanganan hati-hati, terutama dalam penggunaan dan penyimpanan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Selama penyimpanan dan penggunaan, pastikan area kerja tetap bersih dan terhindar dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kualitas dan kestabilan senyawa.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Nitrofluorescein (isomer II), with CAS number 27402-68-2, is a fluorescent compound widely used in laboratory research for its strong fluorescence properties. This compound is commonly applied in chemical analysis, biochemical studies, and environmental monitoring due to its ability to emit light when exposed to specific wavelengths. Its stability and clarity make it a reliable choice for experiments requiring accurate and visual observations. In Indonesia, it is utilized in both educational and research settings to support scientific investigations in chemistry and related fields. The compound is available in two packaging options: 1g and 5g, ensuring flexibility for various experimental needs. Its application in fluorescence-based studies highlights its importance in modern laboratory practices.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087815848154,"sku":"TCI2510N044543180","price":4266000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48087815880922,"sku":"TCI2510N044543181","price":4266000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510N0445.jpg?v=1767129859"},{"product_id":"tci2510o028444663","title":"TCI O0284 82407-55-4 Oxonol Yellow K","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eOxonol Yellow K adalah bahan kimia yang digunakan sebagai pewarna dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori pewarna dan bahan penanda, yang sering digunakan dalam analisis kimia dan penelitian ilmiah. Fungsi utama Oxonol Yellow K adalah sebagai indikator atau bahan penanda dalam reaksi kimia tertentu, terutama dalam proses identifikasi senyawa atau pengujian kualitatif.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama Oxonol Yellow K adalah warna kuning cerah yang mudah terlihat, sehingga memudahkan pengamatan perubahan warna selama reaksi kimia. Bahan ini juga memiliki sifat stabil dalam kondisi tertentu, sehingga cocok digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium. Karena sifatnya yang tidak beracun dan tidak berbahaya dalam penggunaan normal, Oxonol Yellow K menjadi pilihan yang aman dan efektif untuk berbagai eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, Oxonol Yellow K sering digunakan dalam penelitian kimia, analisis sampel, dan pendidikan. Bahan ini sangat relevan untuk institusi penelitian, universitas, dan sekolah menengah atas yang memerlukan bahan kimia untuk eksperimen sederhana maupun kompleks. Ketersediaannya dalam kemasan 25 gram memudahkan penggunaan dalam skala kecil hingga menengah.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian kualitatif senyawa organik untuk mengidentifikasi struktur kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenandaan dalam proses isolasi dan pemurnian senyawa kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen kimia untuk mengamati reaksi yang menghasilkan perubahan warna\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis sampel biologis untuk menilai aktivitas enzim atau protein\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang sifat fisika dan kimia senyawa organik\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 82407-55-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eOxonol Yellow K harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung. Dalam penggunaan, pastikan wadah tidak terbuka terlalu lama untuk menghindari penguapan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Bahan ini tidak beracun dalam penggunaan normal, tetapi tetap perlakukan dengan hati-hati seperti bahan kimia lainnya.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eOxonol Yellow K is a chemical dye widely used in laboratory applications for its distinct yellow color and its ability to indicate chemical reactions. This compound is commonly employed in qualitative analysis, sample identification, and experimental research. Its stable properties and non-toxic nature make it a safe and effective choice for various laboratory settings. The 25g packaging ensures convenience for both small-scale and moderate experiments. Oxonol Yellow K is particularly useful in educational and research environments, supporting both basic and advanced chemical investigations in Indonesia. Its versatility and reliability make it a valuable tool in the field of chemistry and related scientific disciplines.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48087899930842,"sku":"TCI2510O028444663","price":2499000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510O0284.jpg?v=1769057212"},{"product_id":"tci2510p004245235","title":"TCI P0042 849061-97-8 Quercetin Hydrate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eQuercetin Hydrate adalah senyawa flavonoid yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam bidang kimia dan biologi. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan pewarna atau sebagai komponen dalam reaksi kimia tertentu. Dalam penelitian, Quercetin Hydrate memiliki peran penting dalam studi aktivitas antioksidan, anti-inflamasi, dan efek farmakologis pada berbagai senyawa biologis. Karena sifatnya yang stabil dan mudah terlarut, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam eksperimen yang memerlukan kejelasan dan akurasi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eQuercetin Hydrate memiliki struktur kimia yang kompleks dan memiliki sifat fisika yang memudahkan proses pemrosesan dan penggunaan di laboratorium. Senyawa ini bersifat tidak beracun dalam dosis tertentu dan memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etanol dan air. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam berbagai aplikasi, baik dalam penelitian dasar maupun terapan. Selain itu, Quercetin Hydrate juga memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Quercetin Hydrate sering digunakan dalam penelitian bidang kimia, biologi, dan farmasi. Bahan ini menjadi alat penting dalam eksperimen yang melibatkan studi aktivitas biologis, analisis kualitatif, dan pengujian efek senyawa tertentu terhadap sel atau organisme. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, Quercetin Hydrate menjadi pilihan yang populer di berbagai institusi penelitian dan universitas di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas antioksidan pada senyawa biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kualitatif dalam reaksi kimia organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian efek farmakologis pada sel dan jaringan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan sebagai bahan pewarna dalam eksperimen biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang interaksi senyawa flavonoid dengan protein\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 849061-97-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eQuercetin Hydrate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penyerapan kelembapan dan kontaminasi. Jangan menyimpannya di tempat terkena sinar matahari langsung atau di area dengan suhu tinggi. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain. Dalam penggunaan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eQuercetin Hydrate is a flavonoid compound widely used in laboratory experiments, particularly in chemistry and biology. It serves as a coloring agent or a component in specific chemical reactions. Its role in research includes studying antioxidant, anti-inflammatory, and pharmacological effects on biological compounds. Due to its stability and solubility, it is a preferred choice for experiments requiring clarity and accuracy. The compound is non-toxic in certain dosages and has good solubility in organic solvents such as ethanol and water. Its physical properties make it suitable for various applications, both in basic and applied research. In Indonesian laboratories, Quercetin Hydrate is commonly used in studies related to biological activity, qualitative analysis, and testing the effects of compounds on cells or organisms. Its reliability in different applications makes it a popular choice among research institutions and universities in Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eIvanova dkk. (2020). Investigation of Anti-Proliferative Effects of Natural Products Quercetin Hydrate and Catechin Hydrate on Leukemia Lymphocytes. \u003cem\u003eRevista de Chimie\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.37358\/rc.20.11.8377\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.37358\/rc.20.11.8377\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWyche dkk. (2019). Quercetin hydrate promotes osteoblast differentiation and mineralization in vitro. \u003cem\u003eThe FASEB Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1096\/fasebj.2019.33.1_supplement.452.17\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1096\/fasebj.2019.33.1_supplement.452.17\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKumar dkk. (2023). Quality by Design based Quercetin Hydrate Nanoemulsions for Enhanced Solubility by Reducing Particle Size. \u003cem\u003eIndian Journal of Pharmaceutical Education and Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.5530\/ijper.57.4.118\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.5530\/ijper.57.4.118\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48087934075098,"sku":"TCI2510P004245235","price":1313000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P0042.jpg?v=1767132390"},{"product_id":"tci2510p009745313","title":"TCI P0097 62625-16-5 Phenolphthalein Disulfate Potassium Salt","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenolphthalein Disulfate Potassium Salt adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai indikator dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam analisis kualitatif. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia dan biologi, karena kemampuannya untuk berubah warna dalam lingkungan tertentu. Senyawa ini berfungsi sebagai indikator pH, terutama dalam larutan basa, di mana ia berubah warna menjadi merah jambu. Dalam konteks penelitian, senyawa ini sangat berguna untuk mengidentifikasi titik akhir titrasi asam-basa.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003ePhenolphthalein Disulfate Potassium Salt memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Bahan ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etanol dan air. Keunggulan utamanya adalah ketepatan dan sensitivitasnya dalam mendeteksi perubahan pH, sehingga sangat diminati oleh peneliti dan laboratorium yang membutuhkan akurasi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam berbagai bidang seperti kimia analitik, biokimia, dan pendidikan. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen dasar dan penelitian lanjutan. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh para peneliti dan mahasiswa yang membutuhkan bahan kimia ini untuk keperluan eksperimen mereka.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eTitrasi asam-basa untuk mengidentifikasi titik akhir reaksi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian pH larutan untuk menentukan sifat asam atau basa.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen kimia pendidikan untuk memperkenalkan konsep indikator.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kualitatif dalam laboratorium kimia untuk mengidentifikasi senyawa.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian biokimia untuk memantau reaksi kimia dalam lingkungan tertentu.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 62625-16-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenolphthalein Disulfate Potassium Salt harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Bahan ini sensitif terhadap cahaya dan suhu tinggi, sehingga penyimpanannya sebaiknya dilakukan di tempat yang sejuk dan gelap. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit dan pernapasan. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta jauhkan dari sumber panas atau bahan kimia lain yang dapat bereaksi. Penanganan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan penggunaan bahan ini dalam laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenolphthalein Disulfate Potassium Salt is a chemical compound widely used as a pH indicator in laboratory settings, particularly in qualitative analysis. This compound is known for its ability to change color in specific pH environments, turning pink in basic solutions. It is commonly employed in acid-base titrations to identify the endpoint of a reaction. Its stability and solubility in organic solvents make it a reliable choice for various experimental applications. In Indonesian laboratories, this compound is essential for both educational purposes and research in chemistry and biochemistry. Its availability and reliability make it a preferred choice for scientists and students alike.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087938236634,"sku":"TCI2510P009745313","price":2600000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48087938269402,"sku":"TCI2510P009745314","price":2600000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P0097.jpg?v=1767132510"},{"product_id":"tci2510p009945315","title":"TCI P0099 518-51-4 Phenolphthalein Disodium Salt (Water soluble)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenolphthalein Disodium Salt (Water soluble), dengan nomor CAS 518-51-4, adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai indikator dalam berbagai reaksi kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium untuk menentukan titik akhir titrasi asam-basa. Fenolftalein disodium merupakan bentuk ionisasi dari fenolftalein, yang berubah warna ketika bereaksi dengan medium basa. Dalam praktiknya, senyawa ini sangat berguna untuk mengidentifikasi perubahan pH dalam larutan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003ePhenolphthalein Disodium Salt memiliki sifat larut dalam air, sehingga mudah dilarutkan dan digunakan dalam berbagai eksperimen. Senyawa ini tidak beracun dalam dosis kecil, namun tetap harus diperlakukan dengan hati-hati karena sifatnya yang kimia. Keberadaan warna merah jambu saat terkena medium basa membuatnya sangat mudah diidentifikasi, sehingga memudahkan pengguna dalam menentukan titik akhir reaksi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam berbagai penelitian dan eksperimen kimia, terutama dalam pendidikan tingkat menengah hingga perguruan tinggi. Bahan ini menjadi bagian penting dalam kurikulum kimia untuk memperkenalkan konsep titrasi dan indikator kimia kepada mahasiswa dan siswa.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eTitrasi asam-basa untuk menentukan konsentrasi larutan asam atau basa\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian pH larutan dalam analisis kimia kuantitatif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eIdentifikasi perubahan pH dalam reaksi kimia organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen pendidikan untuk memperkenalkan konsep indikator kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa organik\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 518-51-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat, berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenolphthalein Disodium Salt harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan. Bahan ini bersifat kimia, sehingga harus ditangani dengan sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung. Simpan di tempat yang sejuk dan kering untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Hindari paparan berlebihan dan pastikan area penyimpanan aman dari anak-anak dan hewan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenolphthalein Disodium Salt (Water soluble), with CAS number 518-51-4, is a chemical compound widely used as an indicator in laboratory experiments. This compound is commonly employed in acid-base titrations to determine the endpoint of the reaction. When exposed to a basic medium, it changes color to a pinkish hue, making it easily identifiable. Its solubility in water allows for easy preparation and use in various experimental setups. This product is essential for educational and research purposes in chemistry laboratories across Indonesia. Its simple yet effective properties make it a reliable choice for both students and researchers. The compound is safe to handle in small quantities but requires proper storage and handling to maintain its effectiveness and safety.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48087938334938,"sku":"TCI2510P009945315","price":5477000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P0099.jpg?v=1767132514"},{"product_id":"tci2510p043945769","title":"TCI P0439 25910-85-4 Pinakryptol Yellow","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePinakryptol Yellow adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai pewarna dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam bidang kimia dan biologi. Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat digunakan untuk mengidentifikasi atau menandai senyawa tertentu dalam proses analisis. Dalam laboratorium, Pinakryptol Yellow sering digunakan sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia, pemisahan senyawa, atau pengujian kualitatif.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003ePinakryptol Yellow memiliki warna kuning yang jelas dan daya tahan terhadap berbagai kondisi kimia. Sifat ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan akurasi dan ketahanan. Selain itu, senyawa ini tidak mudah menguap dan memiliki titik leleh yang relatif tinggi, sehingga memudahkan dalam penyimpanan dan penggunaan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Pinakryptol Yellow digunakan secara luas dalam penelitian kimia dan biologi. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang memerlukan pewarnaan untuk mengamati perubahan struktur atau reaksi kimia. Karena sifatnya yang stabil dan mudah ditemukan, Pinakryptol Yellow menjadi pilihan yang populer di berbagai institusi penelitian dan pendidikan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian kualitatif senyawa kimia untuk identifikasi komponen dalam campuran\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePewarnaan dalam proses pemisahan senyawa untuk memudahkan analisis visual\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam reaksi kimia untuk mengamati perubahan warna selama reaksi berlangsung\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan bantu dalam eksperimen biokimia untuk menandai senyawa tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang sifat kimia dan stabilitas senyawa dalam kondisi tertentu\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 25910-85-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePinakryptol Yellow harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Karena sifatnya yang tidak mudah menguap, penyimpanan dalam ruangan sejuk dan kering sudah cukup memadai. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap harus dianggap sebagai bahan kimia yang perlu dihandle dengan hati-hati.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePinakryptol Yellow is a chemical dye commonly used in laboratory settings for its stable color and chemical resistance. This compound is widely applied in qualitative analysis, chemical reactions, and biological experiments to identify or highlight specific substances. Its yellow color remains consistent under various conditions, making it a reliable tool for visual observation in research. The compound is available in a solid form and is suitable for use in both academic and industrial laboratories. Due to its stability and ease of handling, Pinakryptol Yellow is a popular choice for researchers in Indonesia, particularly in chemical and biological studies. It is recommended to store it in a sealed container away from direct light to maintain its effectiveness.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087965991130,"sku":"TCI2510P043945769","price":1944000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P0439.jpg?v=1771057888"},{"product_id":"tci2510p060545996","title":"TCI P0605 81-54-9 Purpurin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePurpurin dari TCI (kode produk P0605) adalah senyawa antrakuinon terhidroksilasi, yaitu 1,2,4-trihidroksiantrakuinon, yang sejak lama dikenal sebagai salah satu zat warna alami dari akar tanaman madder (Rubia). Di laboratorium modern, purpurin dipakai sebagai pewarna untuk riset dan percobaan, terutama di histologi untuk mendeteksi kalsium, serta sebagai senyawa model dalam studi antrakuinon, fluoresensi, dan kimia zat warna alami. Produk ini ditujukan untuk penelitian dan percobaan, bukan untuk diagnosis klinis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003ePurpurin dipilih karena kerangka antrakuinonnya yang membawa beberapa gugus hidroksil menghasilkan warna merah hingga jingga yang kuat dan kemampuan membentuk kompleks dengan ion logam. Kemampuan mengikat kalsium inilah yang membuatnya berguna untuk mewarnai deposit kalsium pada jaringan. Senyawa ini juga berpendar (fluoresen), sehingga bisa dipakai dalam pengamatan mikroskopi fluoresensi dan studi sensor optik. Warnanya dapat berubah mengikuti pH dan keberadaan ion logam, sifat yang dimanfaatkan dalam riset indikator dan kimia analitik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, purpurin relevan bagi laboratorium histologi dan patologi eksperimental di fakultas kedokteran dan kedokteran hewan, laboratorium biologi tulang dan gigi, serta kelompok riset pewarna alami yang meneliti pemanfaatan zat warna tumbuhan untuk tekstil tradisional. Kemasan 25g cukup untuk banyak preparasi larutan pewarna dan percobaan berulang, sehingga praktis bagi laboratorium pendidikan maupun riset.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePewarnaan kalsium pada jaringan: kemampuan purpurin membentuk kompleks dengan ion kalsium membuatnya cocok untuk menandai deposit mineral atau kalsifikasi dalam sediaan histologi eksperimental.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eMikroskopi fluoresensi: sifat berpendar yang dimiliki purpurin memungkinkan visualisasi struktur terwarnai dengan mikroskop fluoresensi, sebagai pelengkap pengamatan dengan mikroskop cahaya biasa.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset zat warna alami: sebagai salah satu komponen pewarna dari akar madder, purpurin murni berguna sebagai pembanding untuk mengidentifikasi dan mengukur pigmen dalam ekstrak tumbuhan atau benda budaya.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi kompleks logam dan sensor optik: gugus hidroksil dan karbonil antrakuinon mudah mengikat berbagai ion logam, sehingga senyawa ini menarik untuk mengembangkan metode deteksi logam secara kolorimetri.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian bioaktivitas antrakuinon: purpurin sering dipakai sebagai senyawa model dalam studi antioksidan dan aktivitas biologis kelompok antrakuinon hidroksilasi pada tingkat penelitian dasar.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (kode produk P0605)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 81-54-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan berwarna merah hingga jingga (rincian lihat label dan CoA)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenyimpanan: wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan purpurin dalam wadah aslinya yang tertutup rapat dan terlindung dari cahaya, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik. Paparan cahaya dan kelembapan yang lama dapat memengaruhi mutu pewarna. Larutan kerja sebaiknya dibuat sesuai kebutuhan dan diberi label tanggal pembuatan. Karena merupakan pewarna kuat, gunakan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pelindung agar tidak menodai kulit dan pakaian, dan hindari menghirup debunya. Selalu ikuti SDS dari produsen untuk penanganan dan pembuangan limbah.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI Purpurin (product code P0605, CAS 81-54-9) is 1,2,4-trihydroxyanthraquinone, a classic natural dye originally obtained from madder root, supplied for research and experimental use. Its hydroxylated anthraquinone core gives an intense red-to-orange color, fluorescence, and the ability to form complexes with metal ions, especially calcium. These properties make purpurin useful for staining calcium deposits in experimental histology, fluorescence microscopy, colorimetric metal-sensing research, and as a reference standard in natural dye analysis. It is also studied as a model anthraquinone in antioxidant and bioactivity research. It should be stored tightly closed, away from light, and is available in a 25g pack.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eLee (2011). Suppression Effect of Purpurin Derivatives on Nitric Oxide Synthase. \u003cem\u003eJournal of the Korean Society for Applied Biological Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3839\/jksabc.2011.048\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3839\/jksabc.2011.048\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSREENIVASA REDDY S dkk. (2017). Ex-vivo anti-inflammatory potential of naturally occurring molecules bixin, purpurin and psoralen. \u003cem\u003eInternational Journal of Pharma and Bio Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.22376\/ijpbs.2017.8.4.p77-81\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.22376\/ijpbs.2017.8.4.p77-81\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eIdriss dkk. (2001). An insight into the solution equilibria of magnesium(II) with purpurin and spectrophotometric determination of magnesium. \u003cem\u003eTalanta\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0039-9140(00)00674-3\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0039-9140(00)00674-3\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48087977951450,"sku":"TCI2510P060545996","price":6082000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P0605.jpg?v=1767133462"},{"product_id":"tci2510q000749328","title":"TCI Q0007 117-92-0 Quinaldine Red","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eQuinaldine Red adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam bidang kimia dan biologi. Bahan ini sering ditemukan dalam proses pewarnaan dan analisis kimia, serta digunakan sebagai reagen dalam reaksi kimia tertentu. Dalam lingkungan laboratorium, Quinaldine Red berperan sebagai bahan bantu yang memungkinkan pengamatan lebih jelas terhadap reaksi kimia atau struktur molekuler.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eQuinaldine Red memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga cocok untuk digunakan dalam eksperimen yang memerlukan presisi dan keakuratan. Bahan ini juga memiliki warna yang jelas dan konsistensi yang baik, sehingga memudahkan identifikasi dan penggunaan dalam berbagai aplikasi. Karena sifatnya yang tidak mudah menguap dan relatif aman dalam penggunaan yang tepat, Quinaldine Red menjadi pilihan yang populer di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Quinaldine Red digunakan dalam penelitian dan pengajaran kimia, serta dalam analisis bahan kimia untuk keperluan riset. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium universitas, lembaga penelitian, dan industri yang memerlukan bahan kimia untuk eksperimen tertentu. Ketersediaannya memudahkan para peneliti dan mahasiswa dalam menjalankan eksperimen secara efektif dan efisien.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDalam analisis kimia untuk mengidentifikasi senyawa tertentu karena warna yang khas dan reaktivitasnya.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam proses pewarnaan untuk mempermudah pengamatan struktur molekuler dalam eksperimen kimia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCocok untuk reaksi kimia yang memerlukan bahan pewarna stabil dan tidak mudah terurai.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam penelitian biokimia untuk mengamati interaksi antar molekul dalam lingkungan tertentu.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat digunakan dalam pengujian kualitatif untuk memperjelas hasil reaksi kimia yang terjadi.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 117-92-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eQuinaldine Red harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Gunakan sarung tangan dan masker saat mengambil atau menangani bahan ini untuk meminimalkan risiko kontak langsung. Pastikan wadah tidak terbuka selama penyimpanan dan hindari penggunaan di area dengan udara terbuka. Penggunaan harus dilakukan di bawah pengawasan dan sesuai dengan protokol keselamatan laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eQuinaldine Red is a chemical compound widely used in laboratory settings, particularly in chemistry and biology research. It serves as a staining agent and reagent in various chemical reactions, aiding in the observation and analysis of molecular structures. Its stable chemical properties and distinct color make it a reliable choice for experiments requiring precision and clarity. In Indonesian laboratories, Quinaldine Red is commonly used in chemical analysis, educational experiments, and research projects. Its availability supports researchers and students in conducting experiments efficiently and effectively. The compound is suitable for qualitative testing and molecular interaction studies, making it a valuable tool in both academic and industrial research environments.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eSalem dkk. (2001). Kinetics and Mechanism of the Homogeneous Oxidation of Quinaldine Red by Hydrogen Peroxide. \u003cem\u003eZeitschrift für Physikalische Chemie\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1524\/zpch.2001.215.5.623\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1524\/zpch.2001.215.5.623\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eNing dkk. (2025). Detection of casein in milk by bilobate-like dyes quinaldine red and thioflavin T. \u003cem\u003eLWT\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.lwt.2025.117497\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.lwt.2025.117497\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMbuyazi dkk. (2025). Photocatalytic degradation of eosin yellow and quinaldine red under visible light irradiation by magnetite nanoparticles. \u003cem\u003eJournal of Molecular Structure\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.molstruc.2025.141862\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.molstruc.2025.141862\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48088187666650,"sku":"TCI2510Q000749328","price":683000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48088187699418,"sku":"TCI2510Q000749329","price":683000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510Q0007.jpg?v=1767137469"},{"product_id":"tci2510r000849459","title":"TCI R0008 108-46-3 Resorcinol","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eResorcinol, dengan nomor CAS 108-46-3, adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini merupakan senyawa aromatik yang memiliki struktur dua hidroksil di posisi 1 dan 2 pada cincin benzena. Resorcinol berperan sebagai bahan dasar atau building block dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang kimia organik. Dalam laboratorium, resorcinol sering digunakan sebagai reagen dalam reaksi substitusi, oksidasi, dan reaksi polimerisasi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eResorcinol memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap bahan kimia tertentu seperti asam kuat dan basa kuat. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi yang membutuhkan kondisi reaktif. Selain itu, resorcinol memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil alkohol dan eter. Karakteristik ini memudahkan proses penyiapan dan penggunaan dalam berbagai eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, resorcinol digunakan secara luas dalam pendidikan dan penelitian kimia. Banyak institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian mengandalkan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa organik, analisis kimia, dan uji kualitatif. Ketersediaan dan kehandalannya membuat resorcinol menjadi pilihan utama dalam berbagai aplikasi laboratorium di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa organik kompleks karena kemampuannya sebagai bahan dasar reaksi kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji kualitatif dalam analisis kimia untuk mengidentifikasi senyawa tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan bahan kimia intermediet dalam industri farmasi dan produksi bahan kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi polimerisasi untuk menghasilkan senyawa polimer dengan struktur tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen kimia organik dalam pendidikan untuk memahami mekanisme reaksi kimia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 108-46-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Non-Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 500g, 100g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk kristal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eResorcinol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang reaktif, bahan ini harus disimpan terpisah dari bahan kimia asam dan basa kuat. Penggunaan harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selain itu, proses penanganan harus dilakukan di area yang terkontrol dan memiliki ventilasi yang memadai untuk menghindari paparan uap.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eResorcinol, with CAS number 108-46-3, is a versatile organic compound widely used in laboratory settings. It is a diphenol compound with two hydroxyl groups attached to the benzene ring, making it an essential building block in organic synthesis. Its reactivity and solubility in organic solvents make it suitable for various chemical reactions, including substitution, oxidation, and polymerization. In Indonesian laboratories, resorcinol is commonly used in educational experiments and research projects, particularly in the fields of chemistry and pharmaceutical sciences. Its availability and reliability make it a preferred choice for both academic and industrial applications.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eKeller dkk. (2005). High temperature resorcinol-based phthalonitrile polymer. \u003cem\u003ePolymer\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.polymer.2005.03.068\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.polymer.2005.03.068\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMarkovsky dkk. (1992). Phosphorylated Resorcinol-based Cyclophanes. \u003cem\u003eMendeleev Communications\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1070\/mc1992v002n03abeh000157\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1070\/mc1992v002n03abeh000157\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eIto dkk. (2005). Regioselective boron trichloride-mediated aromatic Claisen rearrangement of resorcinol allyl ethers. \u003cem\u003eTetrahedron Letters\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.tetlet.2005.09.028\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.tetlet.2005.09.028\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48088195694810,"sku":"TCI2510R000849459","price":455000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48088195727578,"sku":"TCI2510R000849460","price":455000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100g","offer_id":48088195760346,"sku":"TCI2604R0008366","price":455000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510R0008.jpg?v=1767137711"},{"product_id":"tci2510r003549487","title":"TCI R0035 207671-50-9 Rutin Hydrate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI R0035 207671-50-9 Rutin Hydrate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia di laboratorium. Rutin, sebagai flavonoid alami, memiliki banyak manfaat dalam penelitian terkait senyawa bioaktif. Bahan ini sering digunakan dalam studi tentang aktivitas antioksidan, anti-inflamasi, dan efek farmakologis pada berbagai sistem biologis. Sebagai senyawa yang mudah tersedia dan stabil, Rutin Hydrate menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang memerlukan bahan kimia untuk analisis dan sintesis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eRutin Hydrate memiliki struktur molekuler yang kompleks dan sifat kimia yang menarik, seperti kemampuannya untuk berikatan dengan protein dan senyawa lainnya. Bahan ini juga memiliki tingkat kestabilan yang baik dalam kondisi laboratorium yang terkontrol, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan. Karena sifatnya yang tidak beracun dan relatif aman, Rutin Hydrate cocok untuk digunakan dalam penelitian yang melibatkan eksposur terhadap senyawa organik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Rutin Hydrate sering digunakan dalam penelitian bidang farmasi, biologi molekuler, dan kimia analitik. Bahan ini mendukung pengembangan obat baru, studi efek biologis senyawa alami, serta analisis kualitatif dan kuantitatif dalam berbagai sampel biologis. Ketersediaan dan kehandalan bahan ini menjadikannya pilihan yang relevan bagi peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis senyawa bioaktif dalam ekstrak tumbuhan untuk penelitian farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi aktivitas antioksidan pada berbagai sampel biologis dan lingkungan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa flavonoid yang lebih kompleks dalam laboratorium kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian efek anti-inflamasi pada model eksperimental untuk penelitian medis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang interaksi molekuler dalam sistem biologis untuk aplikasi bioteknologi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 207671-50-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Chemical Biology \u003e Glycoscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eRutin Hydrate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini cocok disimpan dalam lemari bahan kimia yang sejuk dan kering, serta tidak terpapar kelembapan tinggi. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, terutama saat menangani jumlah besar atau dalam kondisi tertentu. Penanganan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan bahan dalam proses penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI R0035 207671-50-9 Rutin Hydrate is a chemical compound widely used in laboratory research, particularly in chemical biology and pharmaceutical studies. As a flavonoid, rutin exhibits antioxidant and anti-inflammatory properties, making it valuable for various scientific applications. Its chemical structure allows it to interact with proteins and other biomolecules, supporting studies in pharmacology and molecular biology. This compound is commonly used for analyzing bioactive compounds, synthesizing complex flavonoids, and testing biological effects in experimental models. Its stability and safety profile make it a reliable choice for researchers in Indonesia, contributing to advancements in drug development and biotechnology.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eYörük (2023). Rutin hydrate induces autophagic cell death and oxidative stress response in phytopathogenic fungus Fusarium graminearum. \u003cem\u003eZemdirbyste-Agriculture\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.13080\/z-a.2023.110.042\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.13080\/z-a.2023.110.042\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMeyer dkk. (2025). Gold nanoparticles incorporating rutin hydrate for targeting oxidative stress-driven neurodegeneration. \u003cem\u003eBioMetals\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s10534-025-00757-8\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s10534-025-00757-8\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eYasmin (2024). THE EFFECTS OF RUTIN HYDRATE ON THE RESPONSE-REINSTATEMENT OF MICE RUNNING AN ALLEY FOR ETHANOL REWARD. \u003cem\u003ePakistan Journal of Science\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.57041\/pjs.v75i03.1014\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.57041\/pjs.v75i03.1014\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48088197890266,"sku":"TCI2510R003549487","price":1363000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510R0035.jpg?v=1767137744"},{"product_id":"tci2510r020349701","title":"TCI R0203 62758-13-8 Resazurin Sodium Salt","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eResazurin Sodium Salt (TCI R0203) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan pewarna dan indikator dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini sering digunakan dalam proses pengujian kualitas air, deteksi kontaminasi mikroba, dan analisis biokimia. Resazurin Sodium Salt memiliki kemampuan untuk berubah warna ketika bereaksi dengan senyawa reduktor, sehingga menjadi alat yang sangat berguna dalam menilai aktivitas mikroba atau proses reduksi dalam lingkungan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari Resazurin Sodium Salt adalah sifatnya yang stabil dalam kondisi tertentu dan kemampuannya untuk berubah warna secara visual. Senyawa ini tidak beracun dalam dosis yang digunakan dan memiliki daya tahan yang baik terhadap kelembapan dan cahaya. Keunggulan ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk penggunaan dalam laboratorium, terutama di lingkungan yang membutuhkan keakuratan dan keandalan hasil.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Resazurin Sodium Salt digunakan secara luas dalam penelitian bidang lingkungan, mikrobiologi, dan kimia analitik. Bahan ini sangat relevan untuk keperluan pendidikan dan penelitian, karena mudah diperoleh dan memiliki aplikasi yang beragam. Dengan sifatnya yang jelas dan mudah diukur, bahan ini menjadi alat yang sangat penting dalam proses eksperimen ilmiah di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian kualitas air untuk menilai keberadaan mikroba reduktor\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDeteksi kontaminasi dalam sampel biologis atau lingkungan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis aktivitas enzim dalam reaksi biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian efektivitas bahan antiseptik atau desinfektan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang proses reduksi dalam lingkungan atau biologi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 62758-13-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eResazurin Sodium Salt harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan untuk menjaga kualitasnya. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam ruangan dengan suhu kamar dan tidak terkena sinar matahari langsung. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit serta pernapasan. Karena sifatnya yang tidak beracun, penanganan umumnya aman, tetapi tetap perlu hati-hati dalam penggunaan untuk menghindari kontaminasi atau kebocoran.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eResazurin Sodium Salt (TCI R0203) is a chemical compound widely used as a dye and indicator in various laboratory experiments. It is commonly applied in water quality testing, microbial contamination detection, and biochemical analysis. The compound changes color when reacting with reducing agents, making it a valuable tool for assessing microbial activity or reduction processes in environmental samples. Its stable properties and visual color change make it an ideal choice for laboratory use, especially in environments requiring accuracy and reliability. In Indonesia, this product is extensively used in environmental, microbiological, and analytical chemistry research. It is a crucial tool for educational and research purposes due to its versatility and ease of use. The compound is non-toxic in the used dosage and has good resistance to moisture and light, making it a reliable and safe option for laboratory applications.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eNishiyama dkk. (1996). Persistent Spectral Hole Burning of Resazurin Sodium Salt in Glassy Polymer Matrices. \u003cem\u003eChemistry Letters\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1246\/cl.1996.1015\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1246\/cl.1996.1015\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48088212603098,"sku":"TCI2510R020349701","price":1036000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48088212635866,"sku":"TCI2510R020349702","price":1036000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510R0203.jpg?v=1767138058"},{"product_id":"tci2510r027049780","title":"TCI R0270 17095-24-8 Reactive Black 5","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eReactive Black 5 adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai pewarna dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori pewarna dan digunakan untuk berbagai tujuan penelitian, terutama dalam bidang kimia dan biologi. Dalam laboratorium, Reactive Black 5 sering digunakan untuk menghasilkan warna pada berbagai substrat, baik dalam reaksi kimia maupun dalam proses analisis. Bahan ini memiliki sifat reaktif yang memungkinkan ia berikatan dengan berbagai molekul, sehingga menjadi alat yang sangat berguna dalam proses pewarnaan dan analisis kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eReactive Black 5 memiliki karakteristik yang membuatnya menjadi pilihan utama dalam eksperimen laboratorium. Senyawa ini memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu, serta kemampuan untuk berikatan dengan berbagai substrat organik dan anorganik. Sifat reaktifnya memungkinkan penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia, termasuk dalam proses pewarnaan dan analisis kualitatif. Selain itu, bahan ini tidak mudah terurai dalam kondisi normal, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, Reactive Black 5 digunakan secara luas dalam penelitian kimia, biologi, dan lingkungan. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium universitas, lembaga penelitian, dan industri yang memerlukan pewarnaan untuk analisis atau eksperimen tertentu. Karena sifatnya yang stabil dan reaktif, Reactive Black 5 menjadi pilihan yang sangat relevan untuk kebutuhan laboratorium di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam proses pewarnaan substrat organik untuk analisis kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemrosesan sampel biologis untuk mengidentifikasi komponen tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang reaksi kimia yang melibatkan senyawa pewarna\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kualitatif dalam analisis kimia untuk mengidentifikasi senyawa tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemrosesan bahan kimia dalam laboratorium untuk eksperimen pewarnaan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 17095-24-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk atau granul)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eReactive Black 5 harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan sejuk akan memperpanjang masa pakai bahan ini. Saat menangani bahan ini, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena bahan ini bisa berpotensi iritatif. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi atau kebocoran.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eReactive Black 5 is a chemical compound widely used as a dye in laboratory experiments. It belongs to the category of dyes and is commonly used in research and experimental settings, particularly in chemistry and biology. This compound is used to produce color on various substrates, both in chemical reactions and analysis processes. Its reactive nature allows it to bind with different molecules, making it a valuable tool in coloring and analytical procedures. Reactive Black 5 is stable under normal conditions and has a long shelf life when stored properly. It is commonly used in laboratories across Indonesia for research in chemistry, biology, and environmental studies. Its versatility and stability make it a preferred choice for various experimental applications.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eDong dkk. (2012). Photoinitiator-free Photo-reactive Coloration of Wool Fabrics Using C.I. Reactive Black 5. \u003cem\u003eTextile Coloration and Finishing\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.5764\/tcf.2012.24.2.97\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.5764\/tcf.2012.24.2.97\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eFilipkowska dkk. (2008). The Removal of C.I. Reactive Black 8 and Reactive Orange 16 by Ozonation. \u003cem\u003ePolish Journal of Natural Science\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2478\/v10020-008-0052-9\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2478\/v10020-008-0052-9\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eGül (2013). Treatment of dyeing wastewater including reactive dyes (Reactive Red RB, Reactive Black B, Remazol Blue) and Methylene Blue by fungal biomass. \u003cem\u003eWater SA\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.4314\/wsa.v39i5.2\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.4314\/wsa.v39i5.2\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48088217780442,"sku":"TCI2510R027049780","price":1137000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48088217813210,"sku":"TCI2510R027049781","price":1137000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510R0270.jpg?v=1767138117"},{"product_id":"tci2510t004050717","title":"TCI T0040 Tetrabromophenol Blue Disodium Salt","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI T0040 Tetrabromophenol Blue Disodium Salt adalah zat warna golongan sulfonftalein dalam bentuk garam dinatrium. Bahan ini dipakai di laboratorium sebagai indikator asam-basa dan sebagai pewarna untuk penelitian. Molekulnya membawa banyak atom brom pada kerangka fenol, dan atom-atom itu memengaruhi perilaku warnanya terhadap perubahan keasaman. Peneliti memakainya untuk memantau perubahan pH dengan mata, membuat larutan indikator, dan mengembangkan metode deteksi berbasis warna. Bentuk garamnya lebih mudah larut dalam air, sehingga persiapan larutan kerja menjadi lebih praktis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTetrabromophenol blue dikenal luas sebagai indikator \"protein error\". Warnanya bergeser ketika berinteraksi dengan protein pada pH yang dijaga tetap, dan prinsip ini dipakai dalam berbagai uji semikuantitatif protein. Sebagai garam dinatrium, bahan ini umumnya lebih cepat larut dalam pelarut berair daripada bentuk asam bebasnya, sehingga larutan stok dapat dibuat tanpa banyak pelarut organik. Perubahan warnanya dari kekuningan ke biru tegas dan mudah dibaca. Karena itu bahan ini sesuai untuk pengamatan visual maupun pengukuran spektrofotometri sederhana di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, bahan ini cocok untuk unit riset biokimia, laboratorium analisis klinik yang mengembangkan metode, dan kelompok peneliti di perguruan tinggi yang membuat sensor kolorimetri atau strip uji. Kemasan 1g memadai untuk banyak percobaan karena indikator biasanya dipakai dalam konsentrasi rendah. Untuk laboratorium pendidikan, bahan ini juga dapat menjadi contoh menarik saat menjelaskan hubungan antara struktur zat warna, keasaman, dan interaksi dengan biomolekul.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengembangan uji protein kolorimetri: perubahan warna akibat efek protein error membuat bahan ini cocok untuk merancang uji kandungan protein secara semikuantitatif.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eIndikator asam-basa: struktur sulfonftalein memberi transisi warna yang jelas, sehingga dapat dipakai untuk memantau perubahan keasaman larutan dalam percobaan titrasi tertentu.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset sensor dan strip uji: zat warna ini dapat diimobilisasi pada kertas atau matriks padat untuk membuat sensor optik sederhana yang dibaca dengan mata.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi interaksi zat warna dan biomolekul: bahan ini berguna untuk mempelajari pengikatan zat warna terhadap protein melalui pengamatan spektrum serapan pada kondisi pH yang terkendali.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePraktikum kimia analitik dan biokimia: perubahan warnanya mudah diamati, sehingga mahasiswa dapat memahami konsep indikator dan pengaruh protein terhadap kesetimbangan zat warna.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: tidak tercantum pada data produk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan (serbuk) zat warna; lihat sertifikat analisis untuk detailnya\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenyimpanan: simpan rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan wadah asli dalam keadaan tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan jauh dari cahaya langsung, karena zat warna dapat memudar bila lama terpapar cahaya dan kelembapan. Gunakan spatula bersih dan kering setiap kali mengambil bahan agar tidak terkontaminasi. Kenakan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pengaman karena serbuk zat warna mudah menempel dan menodai kulit maupun permukaan meja. Hindari menghirup debunya, dan baca Lembar Data Keselamatan (SDS) sebelum digunakan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI T0040 Tetrabromophenol Blue Disodium Salt is a sulfonephthalein dye supplied as its disodium salt for research and experimental use. It is best known as a \"protein error\" indicator: at a fixed pH, its color shifts when it interacts with proteins, a principle widely used in semi-quantitative protein tests. The salt form dissolves readily in aqueous media, which makes stock and working solutions easy to prepare. Typical applications include acid-base indication, colorimetric protein assays, development of paper-based sensors and test strips, dye-protein binding studies, and teaching laboratories. It is supplied in a 1g pack and should be stored tightly closed, dry, and protected from light.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eLin dkk. (1992). Mutagenicity studies on two triphenylmethane dyes, bromophenol blue and tetrabromophenol blue. \u003cem\u003eJournal of Applied Toxicology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/jat.2550120410\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/jat.2550120410\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBeshir (2013). Radiation sensitive indicator based on tetrabromophenol blue dyed poly(vinyl alcohol). \u003cem\u003eRadiation Physics and Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.radphyschem.2013.01.019\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.radphyschem.2013.01.019\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLiu dkk. (2018). Experimental and Theoretical Investigation of the Photoelectrical Properties of Tetrabromophenol Blue- and Bromoxylenol Blue-Based Solar Cells. \u003cem\u003eJournal of Nanomaterials\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1155\/2018\/9720595\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1155\/2018\/9720595\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48088282628314,"sku":"TCI2510T004050717","price":1591000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}]},{"product_id":"tci2510t012150835","title":"TCI T0121 528-48-3 Fisetin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFisetin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen ilmiah, terutama dalam bidang kimia dan biologi. Sebagai pigmen alami, fisetin memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai molekul, sehingga menjadi bahan yang sangat berguna dalam proses pewarnaan dan analisis kimia. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan bantu dalam penelitian untuk memperjelas struktur molekuler atau mengidentifikasi komponen tertentu dalam sampel. Fisetin juga digunakan dalam studi tentang efek senyawa tertentu terhadap sel atau organisme.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eFisetin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun tetap rentan terhadap paparan sinar UV dan oksidasi. Karena sifatnya yang tidak beracun dan memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, fisetin menjadi pilihan yang aman dan praktis untuk digunakan dalam laboratorium. Ketersediaannya dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan peneliti dalam pemilihan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, fisetin digunakan dalam berbagai penelitian, termasuk dalam bidang farmakologi, biokimia, dan lingkungan. Bahan ini sering digunakan dalam proses uji kualitas bahan alami, pengembangan obat, serta studi tentang efek senyawa pada sistem biologis. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, fisetin menjadi bahan yang sangat diminati oleh peneliti lokal.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eFisetin digunakan dalam uji kualitas bahan alami untuk memperjelas struktur molekuler dan identifikasi komponen aktif.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini cocok untuk penelitian biokimia karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai molekul dan memudahkan analisis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eFisetin sering digunakan dalam studi efek senyawa pada sel untuk mengevaluasi respons biologis yang mungkin terjadi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini juga digunakan dalam pengembangan obat karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan protein dan enzim.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eFisetin dapat digunakan dalam analisis lingkungan untuk mengetahui konsentrasi senyawa tertentu dalam sampel air atau tanah.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 528-48-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg, 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFisetin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil juga sangat disarankan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kebocoran atau kontaminasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFisetin is a chemical compound widely used in scientific research, particularly in chemistry and biology. As a natural pigment, it has the ability to bind with various molecules, making it a valuable tool in staining and analytical processes. It is commonly used as an auxiliary material in experiments to clarify molecular structures or identify specific components in samples. Fisetin is also utilized in studies examining the effects of certain compounds on cells or organisms. Its stable chemical properties, combined with good solubility in organic solvents, make it a safe and practical choice for laboratory use. In Indonesia, fisetin is applied in various research fields, including pharmacology, biochemistry, and environmental studies. Due to its versatility and reliability, it is a popular choice among local researchers for both basic and applied scientific investigations.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eKrajčíková dkk. (2020). Stability of natural polyphenol fisetin in eye drops Stability of fisetin in eye drops. \u003cem\u003eOpen Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1515\/chem-2020-0029\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1515\/chem-2020-0029\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eYadav dkk. (2025). Exploration of mechanism of anticancer potential of fisetin nanoformulations: nanotized fisetin\/fisetin loaded polymannose nanoparticles in the treatment of triple negative breast carcinoma. \u003cem\u003e3 Biotech\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s13205-025-04427-x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s13205-025-04427-x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eTsurudome dkk. (2021). Fisetin, a major component derived from mulberry (Morus australis Poir.) leaves, prevents vascular abnormal contraction. \u003cem\u003eBioFactors\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/biof.1798\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/biof.1798\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48088289935578,"sku":"TCI2510T012150835","price":858000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48088289968346,"sku":"TCI2510T012150836","price":858000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48088290001114,"sku":"TCI2510T012150837","price":858000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510T0121.jpg?v=1767139430"},{"product_id":"tci2510t017550910","title":"TCI T0175 531-52-2 1,3,5-Triphenylformazan","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e1,3,5-Triphenylformazan dari TCI adalah senyawa formazan berwarna merah tua. Senyawa ini merupakan produk reduksi garam 2,3,5-trifeniltetrazolium klorida (TTC). Di laboratorium, triphenylformazan berperan penting sebagai standar acuan dalam uji berbasis TTC. Pada uji tersebut, aktivitas enzim dehidrogenase dalam sel hidup mereduksi TTC yang tidak berwarna menjadi formazan merah. Dengan tersedianya formazan murni, peneliti dapat menyusun kurva kalibrasi sehingga hasil uji warna dapat dikuantifikasi secara akurat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKeistimewaan 1,3,5-triphenylformazan terletak pada warnanya yang intens dan stabil. Setelah diekstraksi dengan pelarut organik yang sesuai, intensitas warnanya dapat diukur secara spektrofotometri. Karena senyawa ini merupakan produk akhir yang sama dengan yang terbentuk dalam sampel, kurva standar yang dibuat darinya mencerminkan respons sebenarnya dari uji TTC. Selain sebagai standar, senyawa ini juga dikelompokkan sebagai pewarna riset dan bahan pembanding dalam studi kimia formazan dan senyawa azo.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, triphenylformazan sangat relevan bagi laboratorium pertanian, ilmu tanah, kehutanan, dan teknologi benih. Pengukuran aktivitas dehidrogenase tanah dengan metode TTC banyak dipakai untuk menilai kesehatan dan kesuburan biologis lahan pertanian maupun perkebunan. Laboratorium benih juga memakai uji tetrazolium untuk viabilitas benih. Kemasan 1g dan 25g memudahkan penyiapan larutan standar secara rutin.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eStandar kalibrasi uji aktivitas dehidrogenase tanah: formazan murni dipakai untuk menyusun kurva standar sehingga jumlah formazan hasil reduksi TTC dalam sampel tanah dapat dihitung.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKuantifikasi uji viabilitas benih dan jaringan tanaman: kurva standar membantu mengubah intensitas warna merah hasil uji tetrazolium menjadi data numerik yang dapat dibandingkan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengukuran viabilitas sel dan mikroba berbasis TTC: senyawa ini menjadi pembanding saat mengukur metabolisme bakteri, jamur, atau kultur sel yang mereduksi TTC.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eValidasi metode spektrofotometri: formazan standar dipakai untuk menentukan linearitas, batas deteksi, dan pengaruh pelarut ekstraksi pada pengukuran absorbansi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi kimia formazan dan pewarna riset: senyawa ini berguna sebagai model untuk mempelajari sifat optik, kompleksasi logam, dan reaksi redoks golongan formazan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (kode produk T0175)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 531-52-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: serbuk kristal berwarna merah tua\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan tertutup rapat, kering, dan terlindung dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan 1,3,5-triphenylformazan dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya agar warnanya tetap stabil sebagai standar kalibrasi. Larutan standar sebaiknya disiapkan dalam labu ukur berwarna gelap dan dipakai dalam waktu singkat. Pelarut organik untuk ekstraksi harus ditangani di lemari asam. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium karena pewarna ini dapat menodai kulit dan permukaan kerja. Hindari menghirup debunya dan baca SDS sebelum digunakan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e1,3,5-Triphenylformazan from TCI is a deep red formazan dye, the reduction product of 2,3,5-triphenyltetrazolium chloride (TTC). It is mainly used as a reference standard for TTC-based assays, where dehydrogenase activity in living cells reduces colorless TTC to red formazan. Pure triphenylformazan allows researchers to build spectrophotometric calibration curves and quantify soil dehydrogenase activity, seed and plant tissue viability, and microbial or cellular metabolism. It is also used for method validation and as a model compound in formazan chemistry. The dye should be stored tightly closed in a cool, dry place protected from light, and handled with gloves to avoid staining. Available in 1g and 25g packs.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eSherif (2015). DFT Calculations, Electrical and Thermal Properties of Unsubstituted Triphenylformazan. \u003cem\u003eInternational Journal of Electrochemical Science\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s1452-3981(23)11217-x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s1452-3981(23)11217-x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWortmann dkk. (2021). Sensitivity of Isomerization Kinetics of 1,3,5-Triphenylformazan on Cosolvents Added to Toluene. \u003cem\u003eThe Journal of Organic Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/acs.joc.1c01928\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/acs.joc.1c01928\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eGökçe dkk. (2005). Electrochemical Investigation of 1,3,5-Triphenylformazan and Its Nitro Derivatives in Dimethyl Sulfoxide. \u003cem\u003eAnalytical Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2116\/analsci.21.685\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2116\/analsci.21.685\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48088295014618,"sku":"TCI2510T017550910","price":758000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48088295047386,"sku":"TCI2510T017550911","price":758000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510T0175.jpg?v=1767139515"},{"product_id":"tci2510t052051403","title":"TCI T0520 298-96-4 2,3,5-Triphenyltetrazolium Chloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,3,5-Triphenyltetrazolium Chloride (TTC) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam bidang biokimia dan biologi molekuler. TTC memiliki peran penting sebagai indikator reduksi, yang dapat mengubah warna dari kuning ke merah saat bereaksi dengan enzim atau substrat yang mampu menghasilkan reduksi. Bahan ini sering digunakan dalam uji aktivitas enzim, penelitian metabolisme sel, dan analisis kinerja organisme hidup.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama TTC adalah kemampuannya untuk bereaksi dengan senyawa reduktor, sehingga memungkinkan deteksi secara visual atau kuantitatif. Bahan ini memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu dan mudah dilarutkan dalam pelarut organik. Karena sifat ini, TTC menjadi pilihan utama dalam berbagai metode analisis yang membutuhkan respons kimia yang jelas dan cepat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, TTC digunakan dalam penelitian biomedis, farmakologi, dan bioteknologi. Bahan ini sangat relevan untuk studi tentang aktivitas enzim, respons sel terhadap stres, serta pengembangan metode diagnostik. Ketersediaannya dan keandalannya menjadikannya bahan yang vital dalam berbagai proyek penelitian di lingkungan akademis dan industri.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas enzim untuk menilai kemampuan substrat dalam mempercepat reaksi kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis metabolisme sel dalam penelitian biologi molekuler dan bioteknologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kinerja organisme hidup dalam studi ekologi dan fisiologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang respons sel terhadap faktor lingkungan seperti oksidatif dan stres\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan metode diagnostik berbasis reaksi kimia untuk kesehatan masyarakat\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 298-96-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padatan kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTTC harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk menjaga stabilitasnya. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan tidak terkena kelembapan berlebihan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,3,5-Triphenyltetrazolium Chloride (TTC) is a versatile chemical compound widely used in laboratory settings, particularly in biochemical and molecular biology research. TTC serves as a redox indicator, capable of changing color from yellow to red upon reaction with reducing agents. This property makes it an essential tool for detecting enzymatic activity, cellular metabolism, and biological responses. TTC is available in various packaging options, including 1g and 25g, ensuring accessibility for both small-scale and larger research projects. Its stability and solubility in organic solvents further enhance its utility in diverse experimental applications. TTC is a fundamental reagent in Indonesian laboratories, supporting research in biomedicine, pharmacology, and biotechnology. Its reliability and ease of use make it a preferred choice for scientists and researchers in the region.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eKAMBUROVA (1992). Triphenyltetrazolium chloride for determination of iodate and periodate. \u003cem\u003eTalanta\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0039-9140(92)80285-l\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0039-9140(92)80285-l\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKamburova (1993). Spectrophotometric determination of mercury in soils with triphenyltetrazolium chloride. \u003cem\u003eTalanta\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0039-9140(93)80285-y\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0039-9140(93)80285-y\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCreanga dkk. (2014). Molecular modelling and spectral investigation of some triphenyltetrazolium chloride derivatives. \u003cem\u003eChemical Papers\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2478\/s11696-013-0429-2\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2478\/s11696-013-0429-2\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48088326176986,"sku":"TCI2510T052051403","price":631000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48088326209754,"sku":"TCI2510T052051404","price":631000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510T0520.jpg?v=1767140157"},{"product_id":"tci2510a0578791","title":"TCI A0578 584-42-9 Alizarin Yellow GG","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eAlizarin Yellow GG adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai pewarna dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori pewarna dan digunakan untuk berbagai tujuan seperti analisis kimia, identifikasi ion logam, dan proses pemisahan komponen dalam larutan. Alizarin Yellow GG memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etanol atau aseton. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai indikator dalam reaksi kimia tertentu, terutama dalam analisis kation logam seperti logam berat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSalah satu keunggulan Alizarin Yellow GG adalah kemampuannya untuk berikatan dengan ion logam tertentu, sehingga memungkinkan deteksi visual atau kuantitatif. Bahan ini juga memiliki warna yang jelas dan kontras, sehingga memudahkan pengamatan oleh peneliti. Selain itu, Alizarin Yellow GG memiliki daya tahan terhadap kelembapan dan cahaya, sehingga memperpanjang masa simpannya. Sifat-sifat ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk berbagai eksperimen laboratorium yang memerlukan pewarna yang stabil dan akurat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Alizarin Yellow GG digunakan secara luas dalam berbagai bidang seperti kimia analitik, biokimia, dan lingkungan. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang berkaitan dengan analisis air, tanah, dan sampel biologis. Karena ketersediaannya yang relatif mudah dan biaya yang terjangkau, Alizarin Yellow GG menjadi pilihan utama untuk institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAlizarin Yellow GG digunakan untuk deteksi ion logam berat seperti timbal dan merkuri dalam analisis lingkungan karena kemampuannya berikatan dengan ion tersebut.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini cocok untuk proses pemisahan komponen dalam larutan melalui teknik kromatografi karena sifat larutannya yang baik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAlizarin Yellow GG sering digunakan sebagai indikator dalam reaksi kimia untuk menunjukkan perubahan pH atau keberadaan ion tertentu.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini dapat digunakan dalam analisis kualitatif untuk mengidentifikasi senyawa kimia berdasarkan warna yang dihasilkan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAlizarin Yellow GG juga digunakan dalam penelitian biokimia untuk memantau reaksi enzimatik terkait ion logam.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 584-42-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eAlizarin Yellow GG harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Bahan ini sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan terlindung dari cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Saat mengambil dan menggunakan bahan ini, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, dan jangan menghirup partikelnya.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eAlizarin Yellow GG is a chemical dye widely used in laboratory settings for its ability to bind with specific metal ions, making it an essential tool in analytical chemistry. This compound is commonly used as an indicator in chemical reactions, especially for detecting heavy metals such as lead and mercury. Its bright yellow color provides a clear visual signal, enhancing the accuracy of experiments. Alizarin Yellow GG is available in a powder form and is suitable for applications in environmental analysis, biochemistry, and educational research. Due to its stability and cost-effectiveness, it remains a popular choice among Indonesian laboratories for both qualitative and quantitative analysis.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eZaferani (2014). Corrosion Inhibition of Carbon Steel in Acidic Solution by Alizarin Yellow GG (AYGG). \u003cem\u003eJournal of Petroleum \u0026amp; Environmental Biotechnology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.4172\/2157-7463.1000188\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.4172\/2157-7463.1000188\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eGholivand dkk. (2015). Adsorptive removal of alizarin red-S and alizarin yellow GG from aqueous solutions using polypyrrole-coated magnetic nanoparticles. \u003cem\u003eJournal of Environmental Chemical Engineering\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.jece.2015.01.011\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.jece.2015.01.011\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAl-Salihi dkk. (2021). Synthesis and Characterization of Low-Cost Adsorbent and used for Alizarin Yellow GG and Alizarin Red S Dyes Removal from Aqueous Solutions. \u003cem\u003eIOP Conference Series: Materials Science and Engineering\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1088\/1757-899x\/1094\/1\/012175\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1088\/1757-899x\/1094\/1\/012175\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48085304901850,"sku":"TCI2510A0578791","price":1541000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510A0578.jpg?v=1767079757"},{"product_id":"tci2510a32274023","title":"TCI A3227 3952-78-1 Alizarin Complexone","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eAlizarin Complexone adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan pewarna dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini memiliki kemampuan untuk membentuk kompleks dengan ion logam, terutama logam berat seperti timah, timbal, dan seng. Fungsi utama Alizarin Complexone adalah sebagai agen pengendap dalam analisis kuantitatif dan kualitatif ion logam dalam larutan. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan dalam prosedur analisis kimia untuk mengidentifikasi dan mengukur konsentrasi ion logam dalam sampel.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eAlizarin Complexone memiliki sifat kimia yang stabil dalam lingkungan tertentu dan memiliki afinitas tinggi terhadap ion logam. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil alkohol dan aseton. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk digunakan dalam analisis kimia yang memerlukan reaksi kompleks. Selain itu, Alizarin Complexone tidak mengalami reaksi kimia yang signifikan dalam kondisi normal, sehingga memudahkan proses penggunaan dan pengukuran.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Alizarin Complexone digunakan dalam berbagai bidang ilmu, seperti kimia analitik, geologi, dan lingkungan. Bahan ini sangat relevan dalam penelitian yang berkaitan dengan analisis kualitatif dan kuantitatif ion logam dalam air, tanah, dan sampel industri. Karena sifatnya yang stabil dan efektif, Alizarin Complexone menjadi alat yang sangat penting dalam proses analisis kimia di berbagai institusi penelitian dan pendidikan di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis kualitatif ion logam dalam sampel lingkungan untuk memantau kualitas air dan tanah\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengendapan ion timbal dalam prosedur analisis kimia untuk menentukan kadar logam berat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eIdentifikasi ion seng dalam reaksi kompleks untuk penelitian kimia analitik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam proses titrasi untuk menentukan konsentrasi ion logam secara akurat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan konsentrasi logam berat dalam sampel industri untuk keperluan penelitian dan pengawasan lingkungan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 3952-78-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eAlizarin Complexone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam ruangan bersuhu kamar yang stabil, dengan kelembapan rendah. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka untuk mencegah kontaminasi atau kehilangan berat. Dalam penggunaan, gunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit dan pernapasan. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko paparan berlebihan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eAlizarin Complexone is a chemical compound widely used as a staining agent in laboratory experiments. It is particularly effective in forming complexes with heavy metal ions, such as lead, tin, and zinc. This compound plays a crucial role in qualitative and quantitative analysis of metal ions in solution. Its stability and high affinity for metal ions make it a preferred choice for analytical procedures. In Indonesian laboratories, Alizarin Complexone is commonly used in environmental and industrial research to monitor metal ion concentrations in water, soil, and industrial samples. Its reliability and effectiveness make it an essential tool in chemical analysis across various research and educational institutions.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eLiu dkk. (2009). The use of alizarin red S and alizarin complexone for immersion marking Japanese flounder Paralichthys olivaceus (T.). \u003cem\u003eFisheries Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.fishres.2009.03.014\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.fishres.2009.03.014\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKunkely dkk. (2007). Fluorescence of alizarin complexone and its metal complexes. \u003cem\u003eInorganic Chemistry Communications\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.inoche.2006.11.020\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.inoche.2006.11.020\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ethe Metropolitan Autonomous University, Azcapotzalco, Av. San Pablo 180, Col. Reynosa Tamaulipas, Azcapotzalco, Ciudad de México, 02200, Mexico dkk. (2017). Degradation of Red Anthraquinone Dyes: Alizarin, Alizarin S and Alizarin Complexone by Ozonation. \u003cem\u003eInternational Journal of Environmental Science and Development\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.18178\/ijesd.2017.8.4.958\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.18178\/ijesd.2017.8.4.958\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48085457338586,"sku":"TCI2510A32274023","price":1565000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48085457371354,"sku":"TCI2510A32274024","price":1565000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510A3227.jpg?v=1767083964"},{"product_id":"tci2510a50174662","title":"TCI A5017 3627-01-8 H-Resorcinol [Spectrophotometric reagent for the determination of B by FIA]","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI A5017 3627-01-8 H-Resorcinol adalah bahan kimia berupa kristal yang digunakan sebagai reagen spektrofotometri dalam analisis laboratorium. Bahan ini memiliki peran penting dalam metode pengukuran kadar boron (B) melalui teknik FIA (Flow Injection Analysis). Dalam proses analisis, H-Resorcinol berfungsi sebagai reagen yang bereaksi dengan ion boron untuk menghasilkan kompleks yang dapat diukur secara spektrofotometri. Bahan ini sangat relevan dalam laboratorium kimia, lingkungan, dan analisis kualitatif.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eH-Resorcinol memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang sesuai untuk reaksi dengan ion boron. Bahan ini memiliki tingkat kepuasan tinggi dalam reaksi dan memungkinkan pengukuran yang akurat dan konsisten. Karena sifat ini, H-Resorcinol menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan reagen berkualitas tinggi untuk analisis kimia. Selain itu, bahan ini mudah tersedia dan memiliki daya tahan yang baik dalam kondisi penyimpanan yang tepat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, H-Resorcinol digunakan secara luas dalam penelitian dan pengujian kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, lingkungan, dan industri yang memerlukan analisis kadar boron. Karena keandalannya, H-Resorcinol menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan teknisi laboratorium di berbagai institusi pendidikan dan industri.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis kadar boron dalam air tanah untuk evaluasi kualitas lingkungan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian kimia dalam laboratorium untuk pengujian reaksi kimia spesifik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kadar boron dalam sampel industri seperti minuman dan makanan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kadar boron dalam bahan kimia untuk penelitian ilmiah\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam metode FIA untuk pengukuran otomatis dan akurat\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 3627-01-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Kristal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eH-Resorcinol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan. Bahan ini bersifat kimia yang memerlukan penanganan yang hati-hati, terutama dalam penggunaan dan penyimpanan. Pastikan wadahnya tidak terbuka dan jauh dari bahan kimia lain yang tidak kompatibel. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat mengambil atau memanjangkannya.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI A5017 3627-01-8 H-Resorcinol is a crystalline chemical used as a spectrophotometric reagent for the determination of boron (B) via Flow Injection Analysis (FIA). This compound is widely utilized in laboratory settings for its ability to form a stable complex with boron ions, enabling accurate and consistent measurements. Its high reactivity and stability make it a preferred choice in analytical chemistry. H-Resorcinol is commonly applied in environmental, industrial, and research laboratories for boron detection in various samples. Its reliability and ease of use contribute to its popularity among scientists and technicians in Indonesia.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48085491450074,"sku":"TCI2510A50174662","price":3079000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510A5017.jpg?v=1767084839"},{"product_id":"tci2510b02805081","title":"TCI B0280 7781-49-9 INT Formazan","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFormazan adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam bidang kimia dan biologi. Bahan ini memiliki sifat warna yang berubah sesuai dengan kondisi lingkungan, sehingga menjadi alat yang sangat berguna dalam proses identifikasi atau analisis. Dalam konteks laboratorium, Formazan digunakan sebagai bahan pewarna atau reagen yang membantu dalam deteksi konsentrasi ion tertentu atau sebagai indikator dalam reaksi kimia. Formazan memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap perubahan pH dan suhu. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam berbagai aplikasi yang membutuhkan reaksi kimia yang terukur. Selain itu, bahan ini juga memiliki daya tahan yang baik terhadap kelembapan, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama. Di laboratorium Indonesia, Formazan sering digunakan dalam eksperimen kimia dan biokimia. Bahan ini sangat relevan untuk keperluan pendidikan dan penelitian, terutama di institusi penelitian dan universitas. Karena sifatnya yang mudah digunakan dan hasilnya yang dapat diandalkan, Formazan menjadi pilihan yang populer di berbagai bidang ilmu pengetahuan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDalam analisis kualitatif untuk mengidentifikasi ion logam berat dalam larutan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSebagai indikator dalam reaksi redoks untuk menunjukkan perubahan kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam eksperimen biokimia untuk deteksi enzim atau substrat tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSebagai bahan pewarna dalam proses penelitian material organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam uji konsentrasi ion dalam larutan untuk keperluan penelitian kimia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 7781-49-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Kimia \u003e Pewarna dan Dye (untuk Penelitian dan Eksperimen)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/Kemasan: 100mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk Fisik: Serbuk kristal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan Penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFormazan harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah perubahan sifat kimia. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu ruangan yang stabil dan kering. Selama penanganan, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Karena sifatnya yang sensitif, Formazan harus ditangani dengan hati-hati dan dihindari dari paparan berlebihan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFormazan is a chemical compound widely used in laboratory settings, particularly in chemistry and biology. It is known for its ability to change color in response to environmental conditions, making it a valuable tool in identification and analysis processes. This compound is commonly used as a dye or reagent in various experiments, especially in qualitative analysis and redox reactions. Its stability under specific conditions and sensitivity to pH and temperature make it suitable for precise chemical reactions. In Indonesian laboratories, Formazan is frequently utilized in chemical and biochemical research, supporting both educational and research activities. Its reliable results and ease of use make it a popular choice among scientists and students.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eJohnson dkk. (1993). A Comparison of INT-Formazan Methods for Determining Bacterial Activity in Stream Ecosystems. \u003cem\u003eJournal of the North American Benthological Society\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2307\/1467346\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2307\/1467346\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48085516288218,"sku":"TCI2510B02805081","price":1136000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48085516320986,"sku":"TCI2510B02805082","price":1136000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B0280.jpg?v=1767085324"},{"product_id":"tci2510b04195161","title":"TCI B0419 129-73-7 Leuco Malachite Green","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eLeuco Malachite Green TCI B0419 adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan pewarna dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori pewarna dan bahan penstain yang digunakan untuk memperjelas struktur atau komponen tertentu dalam sampel. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian kimia, biologi, dan lingkungan, terutama dalam proses pemrosesan sampel yang membutuhkan pewarnaan untuk analisis lebih lanjut.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eLeuco Malachite Green memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat bereaksi dengan berbagai substrat untuk menghasilkan warna yang jelas. Bahan ini memiliki daya tahan yang baik terhadap kondisi kimia tertentu, sehingga cocok digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan keandalan dan konsistensi hasil. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk menghasilkan warna yang tajam dan mudah diatur, sehingga memudahkan proses identifikasi dan analisis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan secara luas dalam penelitian dan pendidikan. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan biologi, kimia, dan lingkungan. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh para peneliti dan mahasiswa, sehingga mendukung kegiatan ilmiah yang berkualitas.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDalam analisis mikrobiologi, bahan ini digunakan untuk menstain sel atau struktur biologis yang memudahkan pengamatan di mikroskop.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam proses pemrosesan sampel lingkungan, bahan ini membantu memvisualisasikan partikel atau komponen tertentu dalam air atau tanah.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini cocok untuk eksperimen kimia yang memerlukan pewarnaan untuk memperjelas reaksi atau produk kimia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam penelitian biomedis, bahan ini digunakan untuk menstain jaringan atau sel untuk analisis lebih lanjut.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini sering digunakan dalam proses pemisahan dan identifikasi senyawa dalam analisis kuantitatif dan kualitatif.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 129-73-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eLeuco Malachite Green harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Simpan di tempat sejuk dan kering, serta jauh dari bahan kimia yang bersifat korosif atau reaktif. Saat menangani bahan ini, gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eLeuco Malachite Green TCI B0419 is a chemical dye widely used in laboratory applications for staining and visualization purposes. It belongs to the category of stains and dyes, specifically for research and experimental use. This compound is known for its stability and ability to produce clear, distinct colors when reacting with various substrates, making it ideal for identifying and analyzing samples in different scientific fields. Its applications span across microbiology, environmental science, and biomedical research, where it aids in the visualization of cellular structures, microorganisms, and other components. The availability of this product in different packaging options ensures its accessibility for both academic and industrial laboratories in Indonesia, supporting high-quality scientific investigations.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eFurusawa (2014). An Isocratic Toxic Chemical-Free Mobile Phase HPLC-PDA Analysis of Malachite Green and Leuco-Malachite Green. \u003cem\u003eChromatography\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/chromatography1020075\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3390\/chromatography1020075\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHurtaud-Pessel dkk. (2013). Determination of Residues of Three Triphenylmethane Dyes and Their Metabolites (Malachite Green, Leuco Malachite Green, Crystal Violet, Leuco Crystal Violet, and Brilliant Green) in Aquaculture Products by LC\/MS\/MS: First Action 2012.25. \u003cem\u003eJournal of AOAC INTERNATIONAL\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.5740\/jaoacint.13-142\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.5740\/jaoacint.13-142\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHidayah dkk. (2016). Malachite Green and Leuco-Malachite Green Detection in Fish Using Modified Enzyme Biosensor. \u003cem\u003eProcedia Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.proche.2016.07.014\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.proche.2016.07.014\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48085519401178,"sku":"TCI2510B04195161","price":910000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48085519433946,"sku":"TCI2510B04195162","price":910000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B0419.jpg?v=1769179491"},{"product_id":"tci2510b04775255","title":"TCI B0477 1202864-39-8 Xylenol Orange","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eXylenol Orange adalah salah satu senyawa pewarna yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan analisis laboratorium. Bahan ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan ion logam tertentu, terutama logam berat seperti timah dan seng. Dalam konteks penelitian, Xylenol Orange sering digunakan sebagai indikator dalam reaksi kimia atau proses analitik untuk mendeteksi keberadaan ion-ion tertentu. Karena sifatnya yang sensitif terhadap perubahan lingkungan, senyawa ini menjadi alat penting dalam analisis kualitatif dan kuantitatif.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eXylenol Orange memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap pH dan konsentrasi ion logam. Senyawa ini juga memiliki warna yang jelas dan mudah terlihat, sehingga memudahkan pengamatan visual dalam proses analisis. Karena karakteristik tersebut, Xylenol Orange menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan akurasi dan kejelasan dalam pengamatan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Xylenol Orange digunakan secara luas dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang analisis kimia dan kimia lingkungan. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian yang berkaitan dengan deteksi logam berat di air, tanah, atau sampel biologis. Karena ketersediaan dan kehandalannya, Xylenol Orange menjadi bahan yang diminati oleh para peneliti dan praktisi laboratorium di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis kualitatif ion logam berat dalam sampel lingkungan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDeteksi timah dalam air dan tanah untuk penelitian lingkungan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian konsentrasi ion seng dalam sampel biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eIndikator dalam reaksi kimia untuk mengamati perubahan kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian kimia analitik untuk identifikasi ion logam dalam larutan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1202864-39-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padatan berwarna\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eXylenol Orange harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Bahan ini bersifat kimia yang relatif tidak beracun, tetapi tetap harus ditangani dengan hati-hati dan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Penyimpanan dalam suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terkena kelembapan untuk mencegah perubahan sifat kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eXylenol Orange is a widely used dye in laboratory settings, particularly for detecting heavy metal ions such as lead and zinc. This compound is known for its ability to form complexes with specific metal ions, making it a valuable tool in qualitative and quantitative analysis. Its distinct color and sensitivity to environmental changes make it an essential reagent in chemical experiments. In Indonesian laboratories, Xylenol Orange is commonly employed in environmental and analytical research to identify metal ions in various samples. Its reliability and ease of use have made it a preferred choice among researchers and laboratory professionals.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eKiciak (1990). Spectrophotometric determination of small amounts of Xylenol Orange, Semi-Xylenol Orange and o-Cresol Red. \u003cem\u003eTalanta\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0039-9140(90)80193-j\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0039-9140(90)80193-j\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHe dkk. (1994). Determination ofo-Cresol Red in Xylenol Orange and semi-Xylenol Orange by third-order derivative spectrophotometry. \u003cem\u003eMikrochimica Acta\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/bf01244061\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/bf01244061\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eA (2024). Spectrophotometric Determination of Lanthanum (III) and Some Rare Earths with Xylenol Orange. \u003cem\u003eMedicinal and Analytical Chemistry International Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.23880\/macij-16000196\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.23880\/macij-16000196\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48085523759322,"sku":"TCI2510B04775255","price":884000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48085523792090,"sku":"TCI2510B04775256","price":884000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48085523824858,"sku":"TCI2510B04775257","price":884000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B0477_2a8a9d58-86d3-430e-aabc-5b4375b7fbac.jpg?v=1767228400"},{"product_id":"tci2510b06325530","title":"TCI B0632 2800-80-8 Bromophenol Red","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBromophenol Red adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai pewarna dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori pewarna dan digunakan untuk berbagai tujuan analisis kimia, terutama dalam proses pemisahan dan deteksi ion tertentu. Bromophenol Red memiliki sifat yang memungkinkan ia berubah warna tergantung pada pH lingkungan, sehingga menjadi alat yang sangat berguna dalam analisis kualitatif dan kuantitatif.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eBromophenol Red memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, serta memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik dan air. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan aplikasi laboratorium. Senyawa ini juga memiliki kestabilan yang baik dalam jangka waktu tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan berulang.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Bromophenol Red sering digunakan dalam penelitian kimia, analisis lingkungan, dan eksperimen biokimia. Bahan ini sangat relevan dalam pendidikan dan penelitian, karena mudah ditemukan dan memiliki kegunaan yang luas. Dengan sifatnya yang jelas dan aplikasi yang beragam, Bromophenol Red menjadi pilihan yang ideal untuk berbagai kebutuhan laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDalam analisis pH larutan, Bromophenol Red digunakan sebagai indikator karena perubahan warnanya tergantung pada tingkat keasaman.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam proses pemisahan ion logam, senyawa ini membantu dalam identifikasi ion melalui perubahan warna yang terjadi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBromophenol Red sering digunakan dalam eksperimen biokimia untuk menandai protein atau molekul tertentu dalam larutan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini juga digunakan dalam analisis air untuk mendeteksi keberadaan ion tertentu yang memengaruhi kualitas air.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam penelitian lingkungan, Bromophenol Red membantu dalam mengidentifikasi polutan kimia yang terkandung dalam sampel.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 2800-80-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya langsung dan suhu tinggi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBromophenol Red harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk menjaga kestabilan senyawa. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, harus memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihindari konsumsi atau inhalasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBromophenol Red is a chemical dye widely used in laboratory applications for its ability to change color in response to pH changes. This characteristic makes it an essential tool for qualitative and quantitative analysis in various scientific fields. The compound is commonly used as an indicator in pH testing, metal ion detection, and biochemical experiments. Its stability and solubility in organic and aqueous solutions further enhance its versatility. Bromophenol Red is a reliable and cost-effective choice for researchers and educators in Indonesia, supporting both academic and industrial laboratory needs. Its application in environmental and biological studies also highlights its importance in modern scientific research.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMadhusudan dkk. (1992). Additional binding sites in lysozyme. X-ray analysis of lysozyme complexes with bromophenol red and bromophenol blue. \u003cem\u003e\"Protein Engineering, Design and Selection\"\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1093\/protein\/5.5.399\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1093\/protein\/5.5.399\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eGüneş (2023). Sensitive voltammetric detection of acetaminophen at electropolymerized bromophenol red film-coated pencil graphite. \u003cem\u003eMonatshefte für Chemie - Chemical Monthly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s00706-023-03115-x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s00706-023-03115-x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eJittam dkk. (2009). Red seaweed enzyme‐catalyzed bromination of bromophenol red: An inquiry‐based kinetics laboratory experiment for undergraduates. \u003cem\u003eBiochemistry and Molecular Biology Education\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/bmb.20256\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/bmb.20256\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48085539881178,"sku":"TCI2510B06325530","price":1086000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48085539913946,"sku":"TCI2510B06325531","price":1086000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B0632_5c244015-4f87-428e-99c8-29c12dea00c0.jpg?v=1767229183"},{"product_id":"tci2510x005256744","title":"TCI X0052 29412-85-9 Methylxylenol Blue","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eMethylxylenol Blue\u003c\/strong\u003e (CAS 29412-85-9) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eX0052\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C33H32N2Na4O13S. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;80.0%(HPLC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eAnalytical Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use), dan umumnya dipakai sebagai standar maupun pereaksi pada analisis kuantitatif dan kromatografi. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Analytical Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Methylxylenol Blue\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eX0052\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e29412-85-9\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C33H32N2Na4O13S\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;80.0%(HPLC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/X0052_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS X0052\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48088635113690,"sku":"TCI2510X005256744","price":2247000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510X0052.jpg?v=1767145874"},{"product_id":"tci2510z001556842","title":"TCI Z0015 7440-66-6 Zinc (Powder)","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eZinc (Powder)\u003c\/strong\u003e (CAS 7440-66-6) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eZ0015\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya Zn. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;96.0%(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eCatalysis and Inorganic Chemistry\u003c\/strong\u003e, kelompok C-C Bond Formation [Synthetic Reagents], dan umumnya dipakai sebagai katalis, ligan, atau prekursor anorganik untuk mempercepat dan mengarahkan reaksi. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Zinc (Powder)\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eZ0015\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e7440-66-6\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: Zn\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;96.0%(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 300g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/Z0015_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS Z0015\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"300g","offer_id":48088639307994,"sku":"TCI2510Z001556842","price":455000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510Z0015.jpg?v=1767146009"},{"product_id":"tci2510a0240345","title":"TCI A0240 569-58-4 Aluminon (mixture of isomers)","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eAluminon (mixture of isomers)\u003c\/strong\u003e (CAS 569-58-4) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eA0240\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C22H23N3O9.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eStains and Dyes (for Research and Experimental Use)\u003c\/strong\u003e, kelompok Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use), dan umumnya dipakai di laboratorium riset dan pengembangan. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Aluminon (mixture of isomers)\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eA0240\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e569-58-4\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C22H23N3O9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 5g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/A0240_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS A0240\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48085286125786,"sku":"TCI2510A0240345","price":1742000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48085286158554,"sku":"TCI2510A0240346","price":1742000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510A0240.jpg?v=1768358291"}],"url":"https:\/\/amiscientific.com\/collections\/tci-l3-stains-and-dyes-other-for-research-and-experimental-use.oembed?page=4","provider":"AMI Scientific","version":"1.0","type":"link"}