{"title":"Antifungal Ingredients (for Research and Experimental Use)","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eAntifungal Ingredients (for Research and Experimental Use)\u003c\/strong\u003e — mencakup senyawa dari golongan azol, alilamin, dan turunan lain yang menghambat pertumbuhan fungi, dihimpun sebagai bahan riset dan eksperimen laboratorium. Struktur cincin heterosiklik pada golongan azol menjadi ciri khas kelompok ini.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eDipakai dalam riset mikrobiologi dan farmakologi untuk studi mekanisme kerja antijamur, bahan uji in vitro terhadap galur fungi, serta pengembangan metode analisis dan formulasi. Senyawa seperti klotrimazol dan terbinafin sering dijadikan senyawa acuan untuk riset dalam uji perbandingan aktivitas antijamur turunan baru.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eContoh produk dalam koleksi ini: \u003ca href=\"\/products\/tci2510v011656535\"\u003eTCI V0116 137234-62-9 Voriconazole\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510c116215601\"\u003eTCI C1162 65473-14-5 Naftifine Hydrochloride\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510u011256326\"\u003eTCI U0112 61318-91-0 Sulconazole Nitrate\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510c202516648\"\u003eTCI C2025 38083-17-9 Climbazole\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510t377555462\"\u003eTCI T3775 174671-46-6 Tavaborole\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510c286717745\"\u003eTCI C2867 23593-75-1 Clotrimazole\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510t367755350\"\u003eTCI T3677 91161-71-6 Terbinafine\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510c348318539\"\u003eTCI C3483 29342-05-0 Ciclopirox\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003ePerhatikan golongan struktur (azol, alilamin) dan bentuk garamnya (hidroklorida, nitrat) karena memengaruhi kelarutan dan protokol uji in vitro yang digunakan. Seluruh produk merupakan produk asli Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang, dengan kemurnian, kemasan, dan kondisi penyimpanan tercantum pada halaman masing-masing item.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eKategori lain yang sejajar di bawah Antibiotics (by Application), sering dipakai bersamaan dalam satu alur kerja laboratorium:\u003c\/p\u003e\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-antiviral-research-reagents-for-experimental-use\"\u003eAntiviral Research Reagents (for Experimental Use)\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-antiparasitic-ingredients-antiprotozoal-ingredients-antihelminthic-ingredients-for-research-and-experimental-use\"\u003eAntiparasitic Ingredients, Antiprotozoal Ingredients, Antihelminthic Ingredients (for Research and Experimental Use)\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003eKembali ke \u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-antibiotics-by-application\"\u003eAntibiotics (by Application)\u003c\/a\u003e. Untuk pengadaan volume besar, kemasan khusus, atau grade tertentu, hubungi tim AMI Scientific — distributor resmi TCI Japan di Indonesia — untuk pengecekan ketersediaan dan lead time langsung ke Jepang.\u003c\/p\u003e","products":[{"product_id":"tci2510c202516648","title":"TCI C2025 38083-17-9 Climbazole","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eClimbazole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Sebagai salah satu senyawa antifungal, Climbazole memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan jamur dengan cara mengganggu membran sel. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian untuk menguji efektivitas senyawa antifungal, serta dalam pengembangan produk farmasi dan kosmetik. Karena sifatnya yang stabil dan mudah tersedia, Climbazole menjadi pilihan yang populer di berbagai laboratorium di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eClimbazole memiliki karakteristik kimia yang memungkinkan ia berfungsi sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa lain. Ia memiliki struktur molekuler yang kompleks, namun tetap mudah untuk diproses dalam kondisi laboratorium. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai dan memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, Climbazole menjadi bahan yang sangat praktis untuk digunakan dalam berbagai eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Climbazole sering digunakan dalam penelitian terkait kesehatan, lingkungan, dan farmasi. Bahan ini juga menjadi bagian dari kebutuhan penelitian yang terus berkembang di berbagai institusi pendidikan dan lembaga penelitian. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003ePenelitian antifungal untuk pengembangan obat jamur\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eUji aktivitas biologis senyawa kimia dalam farmakologi\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSintesis senyawa kompleks dalam bidang kimia organik\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePengujian efektivitas bahan kosmetik terhadap jamur\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAnalisis komposisi bahan kimia dalam produk farmasi\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eNomor CAS: 38083-17-9\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents \u0026gt; Antibiotics\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 500g\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eClimbazole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam penggunaan, bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung. Karena sifatnya yang kimia, sebaiknya tidak disimpan bersama bahan berbahaya lainnya. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kecelakaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eClimbazole is a chemical compound widely used in laboratory research, particularly in biochemistry and pharmacology. As an antifungal agent, it inhibits fungal growth by disrupting cell membranes. This compound is commonly used in experiments to test the effectiveness of antifungal substances, as well as in the development of pharmaceutical and cosmetic products. Its stable nature and availability make it a popular choice in various laboratories across Indonesia. Climbazole is available in two packaging sizes: 25g and 500g, making it convenient for both small-scale and larger research projects. It is a solid powder with good solubility in organic solvents, which enhances its versatility in chemical synthesis and analytical applications. Proper storage in a sealed container, away from light and moisture, is essential to maintain its integrity and effectiveness in laboratory settings.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003ePatil dkk. (2020). Development and Validation of UV Spectroscopic Method for Estimation of Climbazole in Climbazole Shampoo. \u003cem\u003eAmerican Journal of PharmTech Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.46624\/ajptr.2020.v10.i1.019\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.46624\/ajptr.2020.v10.i1.019\u003c\/a\u003e\n\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eNdiaye dkk. (2024). Antifungal climbazole alters androgenic pathways in mammalian cells. \u003cem\u003eToxicology in Vitro\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.tiv.2024.105854\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.tiv.2024.105854\u003c\/a\u003e\n\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBrienza dkk. (2017). Enantioselective reductive transformation of climbazole: A concept towards quantitative biodegradation assessment in anaerobic biological treatment processes. \u003cem\u003eWater Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.watres.2017.03.037\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.watres.2017.03.037\u003c\/a\u003e\n\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086096576730,"sku":"TCI2510C202516648","price":1263000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48086096609498,"sku":"TCI2510C202516649","price":10322000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2025.jpg?v=1767097673"},{"product_id":"tci2510c286717745","title":"TCI C2867 23593-75-1 Clotrimazole","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eClotrimazole adalah senyawa antifungal yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terkait mikrobiologi dan farmakologi. Bahan ini berfungsi sebagai agen penghambat pertumbuhan jamur, terutama pada spesies seperti *Candida* dan *Trichophyton*. Dalam laboratorium, Clotrimazole sering digunakan untuk menguji efektivitas antibiotik, mengembangkan obat antijamur, atau dalam penelitian tentang mekanisme kerja senyawa antifungal.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eClotrimazole memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat. Karena sifat ini, bahan ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan eksperimen biokimia. Selain itu, Clotrimazole memiliki daya larut yang baik dalam lingkungan laboratorium, sehingga memudahkan proses penggunaan dan penyimpanan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, Clotrimazole digunakan secara luas oleh institusi penelitian dan perguruan tinggi. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya yang relatif mudah dan kualitasnya yang terjamin. Peneliti di Indonesia sering memanfaatkan Clotrimazole untuk eksperimen yang berkaitan dengan pengendalian infeksi jamur dan pengembangan produk farmasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eUji sensitivitas jamur terhadap senyawa antifungal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan formula obat antijamur\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen farmakologi untuk mengevaluasi efektivitas senyawa\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja antifungal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kualitas produk farmasi dalam produksi skala kecil\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 23593-75-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eClotrimazole harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kualitasnya. Karena bersifat kimia, bahan ini harus disimpan dalam ruangan yang sejuk dan kering. Penggunaan harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selain itu, bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel tanpa pengawasan ahli.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eClotrimazole is a widely used antifungal agent in laboratory settings, particularly in microbiology and pharmacology research. This compound is effective against various fungal species, making it a valuable tool for testing antifungal efficacy and developing new pharmaceutical products. Its stability and solubility in organic solvents make it versatile for chemical and biochemical experiments. In Indonesian laboratories, Clotrimazole is commonly utilized for fungal sensitivity testing, drug formulation development, and pharmacological studies. Its availability and reliability make it a preferred choice for researchers and academic institutions in the country.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eShahidi Bonjar (2004). Inhibition of Clotrimazole-resistant Candida albicans by plants used in Iranian folkloric medicine. \u003cem\u003eFitoterapia\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.fitote.2003.08.012\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.fitote.2003.08.012\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eShord (2004). Oral clotrimazole (CLZ) decreases presystemic metabolism of cytochrome P450 (CYP) 3A4 substrates. \u003cem\u003eClinical Pharmacology \u0026amp; Therapeutics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.clpt.2003.11.117\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.clpt.2003.11.117\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eJacob dkk. (2025). Clotrimazole-induced baboon syndrome: A rare presentation of systemic contact dermatitis. \u003cem\u003eNational Journal of Pharmacology and Therapeutics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.4103\/njpt.njpt_13_25\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.4103\/njpt.njpt_13_25\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086200320218,"sku":"TCI2510C286717745","price":834000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086200352986,"sku":"TCI2510C286717746","price":2903000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2867.jpg?v=1767098911"},{"product_id":"tci2510c348318539","title":"TCI C3483 29342-05-0 Ciclopirox","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCiclopirox adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Sebagai antibiotik, Ciclopirox memiliki aktivitas antimikroba yang efektif terhadap berbagai jenis bakteri dan jamur. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian untuk menghambat pertumbuhan mikroba dalam kondisi tertentu. Dalam laboratorium, Ciclopirox digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan media kultur, pengujian antimikroba, serta dalam penelitian tentang efek senyawa aktif terhadap mikroba.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCiclopirox memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang relatif lama. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia. Selain itu, Ciclopirox memiliki struktur molekuler yang kompleks yang membuatnya menjadi bahan yang menarik untuk studi tentang mekanisme aksi dan interaksi molekuler.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Ciclopirox sering digunakan dalam penelitian bidang mikrobiologi dan farmakologi. Bahan ini menjadi pilihan karena ketersediaannya dan kualitasnya yang terjamin. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga penelitian memanfaatkan Ciclopirox untuk keperluan eksperimen yang memerlukan bahan antimikroba.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas antimikroba terhadap bakteri dan jamur\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan media kultur untuk isolasi dan pertumbuhan mikroba\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja senyawa aktif dalam bidang farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan produk farmasi yang mengandung senyawa antimikroba\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang efek senyawa pada sistem biologis dan lingkungan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 29342-05-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCiclopirox harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung serta kelembapan tinggi. Penyimpanan dalam suhu ruangan yang stabil sangat dianjurkan. Bahan ini bersifat kimia yang memerlukan penanganan yang hati-hati, terutama dalam penggunaan dan pengenceran. Pastikan wadah tidak terbuka dan jauh dari bahan kimia lain yang tidak kompatibel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCiclopirox is a chemical compound widely used in laboratory settings, particularly in biochemical and pharmaceutical research. As an antibiotic, it exhibits effective antimicrobial activity against various bacteria and fungi. It is commonly used in the preparation of culture media, antimicrobial testing, and studies on the effects of active compounds on microorganisms. Its stable chemical properties and good solubility in organic solvents make it a versatile reagent in laboratory applications. In Indonesian laboratories, Ciclopirox is a preferred choice for research in microbiology and pharmacology due to its availability and reliable quality. It is utilized in experiments requiring antimicrobial agents, making it an essential component in many scientific studies.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMucha dkk. (2024). Ciclopirox and Ciclopirox Olamine: Antifungal Agents in Dermatology with Expanding Therapeutic Potential. \u003cem\u003eApplied Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/app142411859\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3390\/app142411859\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eTietz dkk. (2002). Einsatz und Bedeutung von Ciclopirox‐Lack. \u003cem\u003eH\u0026amp;G Zeitschrift für Hautkrankheiten\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1046\/j.1439-0353.2002.02606.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1046\/j.1439-0353.2002.02606.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (2001). Ciclopirox. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128415-200108590-00016\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128415-200108590-00016\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086252945626,"sku":"TCI2510C348318539","price":860000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086252978394,"sku":"TCI2510C348318540","price":2903000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3483.jpg?v=1768193832"},{"product_id":"tci2510c354518630","title":"TCI C3545 41621-49-2 Ciclopirox Olamine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCiclopirox Olamine TCI C3545 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Senyawa ini memiliki aktivitas antimikroba yang kuat, sehingga sering digunakan sebagai bahan baku dalam pengembangan produk farmasi dan produk perawatan kulit. Dalam laboratorium, Ciclopirox Olamine digunakan untuk uji aktivitas antibakteri, antijamur, dan antiparasit, serta sebagai bahan untuk sintesis senyawa lain yang memiliki efek terapeutik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCiclopirox Olamine memiliki struktur kimia yang stabil dan daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini juga memiliki sifat antiseptik yang baik, sehingga cocok untuk aplikasi dalam bidang medis dan kosmetik. Karena sifatnya yang tidak beracun dan aman dalam penggunaan yang tepat, Ciclopirox Olamine menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen ilmiah di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Ciclopirox Olamine digunakan dalam penelitian tentang pengendalian infeksi, pengembangan obat, dan uji klinis. Bahan ini juga sering digunakan dalam penelitian terkait perawatan kulit dan pengobatan penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur atau bakteri. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, Ciclopirox Olamine menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan ilmuwan di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas antibakteri untuk pengembangan antibiotik baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang efek antijamur dalam pengobatan penyakit kulit\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa kimia yang memiliki aktivitas terapeutik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji stabilitas senyawa dalam kondisi lingkungan tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan produk kosmetik dengan efek antiseptik\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 41621-49-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCiclopirox Olamine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan tinggi. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dianggap sebagai bahan kimia yang harus diperlakukan dengan hati-hati dalam laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCiclopirox Olamine TCI C3545 is a chemical compound widely used in laboratory research, particularly in biochemical and pharmacological studies. It is known for its strong antimicrobial activity, making it a valuable reagent in the development of pharmaceuticals and skincare products. In the laboratory, it is commonly used for testing antibacterial, antifungal, and antiparasitic properties, as well as for the synthesis of other therapeutic compounds. Its stable chemical structure and good solubility in organic solvents make it easy to handle and process in various chemical reactions. Due to its non-toxic nature and safety in proper use, Ciclopirox Olamine is a preferred choice for many scientific experiments. In Indonesia, this compound is utilized in research related to infection control, drug development, and skincare treatments, making it an essential material for researchers and scientists in the country.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eOliveira dkk. (2010). Ciclopirox olamine: an antifungal alternative against cryptococcosis. \u003cem\u003eLetters in Applied Microbiology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/j.1472-765x.2010.02914.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/j.1472-765x.2010.02914.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMucha dkk. (2024). Ciclopirox and Ciclopirox Olamine: Antifungal Agents in Dermatology with Expanding Therapeutic Potential. \u003cem\u003eApplied Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/app142411859\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3390\/app142411859\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWeir dkk. (2010). The repositioning of the anti-fungal agent ciclopirox olamine as a novel therapeutic agent for the treatment of haematologic malignancy. \u003cem\u003eJournal of Clinical Pharmacy and Therapeutics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/j.1365-2710.2010.01172.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/j.1365-2710.2010.01172.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086261858522,"sku":"TCI2510C354518630","price":1868000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086261891290,"sku":"TCI2510C354518631","price":6461000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3545.jpg?v=1767099754"},{"product_id":"tci2510e095728801","title":"TCI E0957 24169-02-6 Econazole Nitrate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEconazole Nitrate (TCI E0957 24169-02-6) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Bahan ini termasuk dalam kategori antibiotik dan memiliki aktivitas antimikroba yang kuat terhadap jamur. Sebagai reagen kimia, Econazole Nitrate sering digunakan dalam penelitian untuk menghambat pertumbuhan mikroba, terutama jamur dermatofit.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eEconazole Nitrate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan dapat digunakan dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, yang memungkinkan interaksi spesifik dengan membran sel mikroba. Karena sifat tersebut, bahan ini dipilih karena kemampuannya untuk memblokir fungsi membran sel dan menghambat pertumbuhan mikroba.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, Econazole Nitrate sering digunakan dalam penelitian mikrobiologi, farmakologi, dan dermatologi. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya, keandalan kualitas, dan aplikasi yang luas dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas antimikroba terhadap jamur dermatofit\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja antibiotik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan media kultur untuk isolasi mikroba\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji sensitivitas mikroba terhadap senyawa aktif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan produk farmasi berbasis senyawa antimikroba\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 24169-02-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEconazole Nitrate harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, di tempat sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan kelembapan untuk menjaga stabilitas kimia bahan. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Jangan menyimpan bahan ini bersama bahan kimia lain yang tidak kompatibel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEconazole Nitrate (TCI E0957 24169-02-6) is a chemical compound widely used in laboratory settings, particularly in biochemical and pharmaceutical research. It belongs to the antibiotic category and exhibits strong antifungal activity, especially against dermatophytic fungi. As a reagent, it is commonly used in studies to inhibit microbial growth. The compound has a complex molecular structure that allows it to interact specifically with microbial cell membranes, making it a reliable choice for antimicrobial research. Its stability under certain conditions and versatility in various chemical reactions further enhance its application in laboratory experiments. In Indonesia, Econazole Nitrate is a preferred choice for microbiological, pharmacological, and dermatological studies due to its availability and reliability. It plays a crucial role in the development of antimicrobial products and in understanding the mechanisms of microbial inhibition.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eLei (2013). Analysis of Miconazole Nitrate, Econazole Nitrate, Acetic Acid Chloride with the Use of Ultraviolet Spectrophotometry and Chemometrics. \u003cem\u003eAdvanced Materials Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.4028\/www.scientific.net\/amr.781-784.1224\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.4028\/www.scientific.net\/amr.781-784.1224\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eNivrutti Patil (2026). SENSITIVE AND VALIDATED UV SPECTROPHOTOMETRIC METHOD DEVELOPMENT FOR ECONAZOLE NITRATE. \u003cem\u003eINTERNATIONAL JOURNAL OF CREATIVE RESEARCH THOUGHTS\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.56975\/ijcrt.v14i8.312744\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.56975\/ijcrt.v14i8.312744\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAgrawal dkk. (2025). Development, Optimization, and Assessment of Polymeric Micellar Gel of Econazole Nitrate. \u003cem\u003eBioNanoScience\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s12668-025-02221-w\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s12668-025-02221-w\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086912762074,"sku":"TCI2510E095728801","price":1213000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086912794842,"sku":"TCI2510E095728802","price":3989000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E0957.jpg?v=1767112048"},{"product_id":"tci2510f032130103","title":"TCI F0321 2022-85-7 5-Fluorocytosine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Fluorocytosine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia, terutama dalam sintesis senyawa fluorinasi. Bahan ini sering ditemukan dalam kategori bahan pembangun (building blocks), karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi lain. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar untuk membangun molekul kompleks yang membutuhkan keberadaan atom fluor. Karena sifatnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam eksperimen sintesis organik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e5-Fluorocytosine memiliki struktur kimia yang khas, dengan atom fluor yang terikat pada posisi tertentu dalam molekulnya. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok untuk reaksi substitusi dan reaksi kimia lainnya yang memerlukan penggunaan fluor. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat kimia yang relatif aman dalam kondisi laboratorium yang terkendali, sehingga meminimalkan risiko reaksi tidak terduga.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 5-Fluorocytosine digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering dimanfaatkan dalam proyek yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru atau modifikasi molekul. Karena kehandalannya dan ketersediaannya, senyawa ini menjadi bagian dari persediaan bahan kimia yang penting dalam banyak laboratorium di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa fluorinasi untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen kimia organik dalam penelitian material baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi substitusi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan senyawa intermediet untuk sintesis kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang efek fluorinasi terhadap sifat kimia molekul\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 2022-85-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Fluorinated Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Fluorocytosine harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari sinar matahari langsung. Tempat penyimpanan yang ideal adalah di ruangan dengan suhu kamar dan kelembapan rendah. Karena sifat kimia yang stabil, bahan ini tidak memerlukan kondisi penyimpanan ekstrem. Namun, tetap perlu dihindari kontak langsung dengan air atau bahan kimia berreaksi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk memastikan keselamatan di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Fluorocytosine is a chemical compound widely used in organic synthesis and laboratory research, particularly in the development of fluorinated compounds. Its unique structure allows it to serve as a building block for creating complex molecules with controlled fluorine incorporation. This compound is valued for its stability and predictable reactivity, making it a reliable choice for various chemical experiments. In Indonesian laboratories, 5-Fluorocytosine is commonly used in academic and research settings to explore new synthetic pathways and molecular modifications. Its versatility and availability make it an essential component in the chemical inventory of many laboratories across the country.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eWang dkk. (2014). 2 : 1 5-Fluorocytosine–acesulfame CAB cocrystal and 1 : 1 5-fluorocytosine–acesulfame salt hydrate with enhanced stability against hydration. \u003cem\u003eCrystEngComm\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1039\/c4ce01150c\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1039\/c4ce01150c\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKim dkk. (2002). ChemInform Abstract: Synthesis and Biological Activity of the New 5‐Fluorocytosine Derivatives, 5′‐Deoxy‐N‐alkyloxycarbonyl‐5‐fluorocytosine‐5′‐carboxylic Acid.. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.200225203\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.200225203\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLi dkk. (2022). The discovery of new cocrystals of 5-fluorocytosine using amine–carboxylate supramolecular synthon. \u003cem\u003eJournal of Drug Delivery Science and Technology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.jddst.2022.103934\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.jddst.2022.103934\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086994747610,"sku":"TCI2510F032130103","price":455000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086994780378,"sku":"TCI2510F032130104","price":733000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086994813146,"sku":"TCI2510F032130105","price":2399000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F0321.jpg?v=1767113534"},{"product_id":"tci2510f067730618","title":"TCI F0677 86386-73-4 Fluconazole","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFluconazole adalah senyawa antifungal yang digunakan secara luas dalam penelitian laboratorium untuk menghambat pertumbuhan jamur. Sebagai salah satu antibiotik yang termasuk dalam kategori azol, Fluconazole bekerja dengan menghambat sintesis membran sel jamur, sehingga mencegah pertumbuhan dan reproduksi mikroba tersebut. Produk ini sangat penting dalam berbagai eksperimen biokimia, terutama dalam studi tentang interaksi antara obat dan mikroba, serta dalam pengujian efektivitas antibiotik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eFluconazole memiliki sifat kimia yang stabil dan daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses penyiapan larutan untuk eksperimen. Karena sifatnya yang tidak beracun dan memiliki keamanan yang relatif tinggi, senyawa ini sering dipilih sebagai bahan baku dalam penelitian farmakologi dan mikrobiologi. Ketersediaan dalam bentuk padat juga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Fluconazole sering digunakan dalam penelitian terkait penyakit jamur, pengujian antibiotik, dan pengembangan obat baru. Produk ini juga menjadi bagian dari alat dan bahan yang diperlukan untuk penelitian kesehatan masyarakat, terutama dalam upaya mengatasi infeksi jamur yang semakin kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian efektivitas antibiotik terhadap jamur dalam penelitian farmakologi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja senyawa antifungal dalam biokimia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat baru yang bertujuan mengatasi infeksi jamur resisten.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen untuk mengevaluasi interaksi antara obat dan mikroba dalam lingkungan laboratorium.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian kesehatan masyarakat terkait penyebaran penyakit jamur di wilayah Indonesia.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 86386-73-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFluconazole harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Karena sifatnya yang tidak beracun, Fluconazole relatif aman, tetapi tetap perlu dihindari konsumsi atau inhalasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFluconazole is a widely used antifungal compound in laboratory research for inhibiting fungal growth. As a member of the azole class of antibiotics, it works by disrupting the synthesis of fungal cell membranes, thereby preventing microbial proliferation. This product is essential in biochemical and pharmacological studies, particularly in investigations of drug-microbe interactions and antibiotic efficacy testing. Its stable chemical properties and good solubility in organic solvents make it a preferred choice for various experimental applications. Fluconazole is commonly used in Indonesian laboratories for research on fungal infections, antibiotic testing, and the development of new drugs. Its availability in solid form facilitates storage and use across different experimental scales.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2022). Azathioprine\/fluconazole\/methylprednisolone. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-022-12047-3\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-022-12047-3\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCartledge dkk. (1997). Prior fluconazole exposure as an independent risk factor for fluconazole resistant candidosis in HIV positive patients: a case-control study.. \u003cem\u003eSexually Transmitted Infections\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1136\/sti.73.6.471\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1136\/sti.73.6.471\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eNedea (Ilie) (2025). SYNERGISTIC EFFECTS OF FLUCONAZOLE AND ROSMARINUS OFFICINALIS ESSENTIAL OIL AGAINST CANDIDA SPP. STRAINS. \u003cem\u003eFARMACIA\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.31925\/farmacia.2025.2.19\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.31925\/farmacia.2025.2.19\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":50506770055386,"sku":"TCI2510F067730618","price":1213000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F0677.jpg?v=1767113783"},{"product_id":"tci2510f096730999","title":"TCI F0967 126833-17-8 Fenhexamid","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFenhexamid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium terutama dalam bidang biokimia dan antibiotik. Bahan ini memiliki struktur kimia kompleks yang memungkinkan penggunaannya dalam penelitian mikrobiologi dan pengujian bahan aktif farmakologis. Fenhexamid sering digunakan sebagai agen penghambat pertumbuhan bakteri, terutama pada bakteri Gram positif. Dalam laboratorium, senyawa ini menjadi alat penting untuk mengontrol pertumbuhan mikroba dalam media kultur atau dalam uji sensitivitas antibiotik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eFenhexamid memiliki sifat kimia stabil dalam kondisi tertentu dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Karakteristik ini membuatnya mudah untuk digunakan dalam berbagai metode analisis kimia dan biokimia. Selain itu, senyawa ini memiliki daya hambat yang baik terhadap bakteri patogenik, sehingga menjadi pilihan yang tepat untuk penelitian terkait pengendalian infeksi dan pengembangan obat baru.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, Fenhexamid digunakan secara luas oleh peneliti dan institusi riset untuk keperluan uji laboratorium, pengembangan produk farmasi, serta penelitian mikrobiologi. Bahan ini menjadi bagian penting dalam proses penelitian yang memerlukan pengendalian pertumbuhan bakteri dan pengujian aktivitas antimikroba.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eUji sensitivitas bakteri untuk menentukan efektivitas antibiotik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan produk farmasi dengan aktivitas antimikroba\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian mikrobiologi untuk mengidentifikasi patogenik dan pengendalian infeksi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian bahan aktif dalam formulasi obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kimia untuk menentukan kandungan senyawa aktif dalam sampel\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 126833-17-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFenhexamid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, serta jauh dari paparan sinar matahari langsung. Karena sifat kimianya, bahan ini sebaiknya disimpan dalam lingkungan yang terkontrol untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terpapar kelembapan berlebihan. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk meminimalkan risiko kontak langsung dengan bahan tersebut.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFenhexamid is a chemical compound widely used in laboratory research, particularly in biochemistry and antibiotic studies. It is recognized for its ability to inhibit the growth of bacteria, especially Gram-positive strains, making it a valuable tool in microbiological research. This compound is commonly used for testing bacterial sensitivity, developing pharmaceutical products, and analyzing microbial activity. Its stability in specific conditions and solubility in organic solvents make it a preferred choice for various analytical and biochemical applications. In Indonesian laboratories, Fenhexamid plays a crucial role in infection control studies and the development of new antimicrobial agents. Its versatility and effectiveness make it an essential component in modern scientific research.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMalandrakis dkk. (2013). Baseline sensitivity of Monilinia laxa from Greece to fenhexamid and analysis of fenhexamid-resistant mutants. \u003cem\u003eCrop Protection\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.cropro.2012.12.009\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.cropro.2012.12.009\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eEuropean Food Safety Authority (2014). Reasoned opinion on the modification of the MRLs for fenhexamid in various berries. \u003cem\u003eEFSA Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2903\/j.efsa.2014.3785\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2903\/j.efsa.2014.3785\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eEuropean Food Safety Authority (2014). Conclusion on the peer review of the pesticide risk assessment of the active substance fenhexamid. \u003cem\u003eEFSA Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2903\/j.efsa.2014.3744\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2903\/j.efsa.2014.3744\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48087048552666,"sku":"TCI2510F096730999","price":960000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48087048585434,"sku":"TCI2510F096731000","price":2752000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F0967.jpg?v=1767114023"},{"product_id":"tci2510f100831057","title":"TCI F1008 73151-29-8 Fenticonazole Nitrate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFenticonazole Nitrate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium terkait bidang kehidupan dan biokimia. Sebagai antibiotik, senyawa ini memiliki aktivitas antimikroba yang kuat terhadap berbagai jenis jamur dan bakteri. Fenticonazole Nitrate sering digunakan dalam penelitian untuk menghambat pertumbuhan mikroba, baik dalam uji sensitivitas maupun pengujian efektivitas antibiotik. Produk ini sangat relevan dalam laboratorium yang melakukan penelitian terkait infeksi jamur atau pengembangan obat baru.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eFenticonazole Nitrate memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses penyiapan larutan dalam eksperimen. Senyawa ini juga memiliki daya hambat yang baik terhadap mikroba yang resisten terhadap antibiotik lain. Karena sifatnya yang khas, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku dalam pembuatan reagen dan produk farmasi. Selain itu, kemurnian dan konsistensi produk menjadikannya pilihan yang andal untuk penelitian ilmiah.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Fenticonazole Nitrate digunakan dalam berbagai penelitian terkait kesehatan masyarakat, farmasi, dan mikrobiologi. Produk ini menjadi bagian penting dalam upaya peneliti untuk memahami mekanisme kerja antibiotik dan pengendalian infeksi. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan yang diperlukan tanpa harus mengimpor dari luar negeri.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eUji sensitivitas mikroba untuk menentukan efektivitas antibiotik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan reagen untuk analisis mikrobiologi dalam laboratorium klinis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian terkait infeksi jamur dan pengendalian patogen\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan aktivitas antimikroba dalam penelitian farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji kualitas produk farmasi untuk memastikan keamanan dan efektivitas\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 73151-29-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFenticonazole Nitrate harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari paparan cahaya matahari langsung dan kelembapan tinggi. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Saat mengambil produk, pastikan tangan bersih dan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, serta jangan menghirup partikel halus.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFenticonazole Nitrate is a chemical compound widely used in laboratory settings for its antimicrobial properties. As an antibiotic, it is effective against various types of fungi and bacteria, making it a valuable tool in microbiological research and pharmaceutical development. This compound is commonly used in sensitivity testing, drug formulation, and infection control studies. Its stability and solubility in organic solvents make it a preferred choice for researchers. In Indonesian laboratories, Fenticonazole Nitrate plays a crucial role in advancing understanding of microbial resistance and developing new therapeutic agents. Its availability locally supports scientific research and ensures efficient access to essential reagents.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eJi dkk. (2025). Repurposing fenticonazole nitrate to restore colistin susceptibility in multidrug-resistant bacteria. \u003cem\u003eLife Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.lfs.2025.123511\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.lfs.2025.123511\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMehul P. Bagde dkk. (2024). Preparation and Evaluation of Fenticonazole Nitrate Loaded Topical Emulgel for the Treatment of Cutaneous Candidiasis. \u003cem\u003eJournal of Pharma Insights and Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.69613\/csf3mv80\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.69613\/csf3mv80\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAlbash dkk. (2022). Fenticonazole nitrate loaded trans-novasomes for effective management of tinea corporis: design characterization, in silico study, and exploratory clinical appraisal. \u003cem\u003eDrug Delivery\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1080\/10717544.2022.2057619\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1080\/10717544.2022.2057619\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48087051075802,"sku":"TCI2510F100831057","price":1616000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F1008.jpg?v=1767114040"},{"product_id":"tci2510g038432024","title":"TCI G0384 126-07-8 (+)-Griseofulvin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e(+)-Griseofulvin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terkait bidang biofarmaka dan mikrobiologi. Bahan ini termasuk dalam kategori antibiotik dan sering digunakan untuk menghambat pertumbuhan jamur, terutama jenis *Trichophyton* yang menyebabkan infeksi kulit. Dalam konteks penelitian, senyawa ini juga digunakan untuk studi mekanisme kerja antibiotik dan pengujian efektivitas bahan aktif farmakologis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e(+)-Griseofulvin memiliki struktur molekuler yang kompleks dan memiliki aktivitas antimikroba yang spesifik terhadap jamur. Bahan ini bersifat stabil dalam kondisi tertentu dan mudah dilarutkan dalam pelarut organik. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk menghambat pertumbuhan jamur secara efektif, sehingga menjadi pilihan utama dalam penelitian mikrobiologi dan farmakologi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, (+)-Griseofulvin digunakan dalam penelitian terkait pengendalian infeksi jamur, pengembangan obat, serta studi tentang efek farmakologis senyawa antimikroba. Bahan ini juga sering dimanfaatkan dalam uji aktivitas antimikroba dan pengujian sensitivitas jamur terhadap berbagai antibiotik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas antimikroba untuk mengevaluasi efektivitas senyawa baru terhadap jamur\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja antibiotik dan interaksi molekuler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat antijamur untuk aplikasi klinis dan farmasi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang sensitivitas jamur terhadap berbagai jenis antibiotik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen dalam bidang farmakologi untuk mengeksplorasi efek farmakologis senyawa\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 126-07-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e(+)-Griseofulvin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan tidak terpapar kelembapan berlebihan. Dalam penggunaan, pastikan untuk memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kontaminasi atau kebocoran.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e(+)-Griseofulvin is a chemical compound widely used in laboratory research, particularly in the fields of biochemistry and microbiology. As an antibiotic, it is effective in inhibiting the growth of fungi, especially *Trichophyton* species, which are known to cause skin infections. This compound is commonly used in studies related to antimicrobial activity and the development of new pharmaceutical agents. Its molecular structure allows it to interact effectively with fungal cell membranes, making it a valuable tool in both academic and applied research. In Indonesian laboratories, (+)-Griseofulvin is essential for experiments involving fungal inhibition, drug development, and pharmacological studies. Its stability and specific activity make it a preferred choice for researchers seeking reliable results in antimicrobial testing.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eLiddle dkk. (1992). Does griseofulvin alter lipids?. \u003cem\u003eBritish Journal of Dermatology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/j.1365-2133.1992.tb07825.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/j.1365-2133.1992.tb07825.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eYamato dkk. (1990). An Improved Synthetic Method fordl-Griseofulvin and Its 2′-S-Analogue. \u003cem\u003eSynthesis\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1055\/s-1990-26942\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1055\/s-1990-26942\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (2010). Antibacterials\/gemcitabine\/griseofulvin. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128415-201013160-00024\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128415-201013160-00024\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48087111270618,"sku":"TCI2510G038432024","price":683000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48087111303386,"sku":"TCI2510G038432025","price":1970000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510G0384.jpg?v=1767115143"},{"product_id":"tci2510h187634816","title":"TCI H1876 5128-44-9 7,4'-Di-O-methylapigenin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI H1876 adalah 7,4'-Di-O-methylapigenin, turunan flavon yang berasal dari kerangka apigenin dengan dua gugus hidroksil termetilasi pada posisi tujuh dan empat aksen. Senyawa bahan alam termetilasi semacam ini menarik perhatian peneliti karena metilasi mengubah sifat fisikokimia sekaligus perilaku biologis flavonoid induknya. Di laboratorium, bahan murni ini umumnya dipakai sebagai baku pembanding pada analisis ekstrak tumbuhan, sebagai senyawa uji dalam penapisan aktivitas biologis, serta sebagai rujukan untuk memastikan identitas komponen yang terdeteksi dalam campuran fitokimia yang kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuatnya dipilih adalah berkurangnya jumlah gugus hidroksil bebas akibat metilasi, yang membuat molekul lebih lipofilik dan umumnya lebih stabil terhadap oksidasi dibanding apigenin biasa. Peningkatan lipofilisitas ini juga memengaruhi kelarutan, sehingga larutan induk biasanya disiapkan dalam pelarut organik seperti metanol, dimetil sulfoksida, atau campuran yang sesuai sebelum diencerkan. Kerangka flavon yang terkonjugasi tetap memberikan serapan ultraviolet khas sehingga senyawa mudah dideteksi pada sistem HPLC berdetektor photodiode array, dan pola fragmentasinya pada spektrometri massa membantu membedakannya dari flavonoid lain yang berkerabat dekat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, bahan pembanding flavonoid termetilasi seperti ini dibutuhkan laboratorium farmakognosi, pusat riset bahan alam, serta laboratorium yang menekuni penapisan senyawa bioaktif dari tumbuhan tropis. Kemasan 25 mg umumnya memadai untuk pembuatan larutan baku dan seri kalibrasi pada beberapa rangkaian analisis, sesuai dengan pola pemakaian baku pembanding yang biasanya digunakan dalam jumlah sangat kecil. Penyimpanan terlindung cahaya di lemari pendingin menjadi praktik standar agar senyawa tetap terjaga mutunya selama masa penelitian berlangsung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eBaku pembanding analisis HPLC dan LC-MS ekstrak tumbuhan, karena identifikasi flavonoid termetilasi memerlukan senyawa autentik untuk memastikan kecocokan waktu retensi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenapisan aktivitas biologis in vitro, sebab senyawa murni diperlukan agar efek yang teramati dapat dikaitkan pada satu komponen dan bukan campuran ekstrak.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian hubungan struktur dan aktivitas flavonoid, karena perbandingan bentuk termetilasi dengan aglikon induknya memperjelas peran gugus hidroksil bebas terhadap aktivitas.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi metabolisme dan stabilitas senyawa fenolik, di mana turunan termetilasi menjadi model untuk memahami pengaruh metilasi terhadap ketahanan molekul.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian fitokimia tumbuhan tropis, sebab pembanding murni membantu peneliti memastikan bahwa senyawa yang diisolasi dari simplisia benar-benar sesuai dugaan struktur.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 5128-44-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan (serbuk, umumnya berwarna kekuningan seperti senyawa flavon lain)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan dingin, kering, dan terlindung cahaya sesuai keterangan label pemasok\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan vial dalam keadaan tertutup rapat di tempat dingin, kering, dan terlindung dari cahaya langsung, mengikuti anjuran pada label pemasok, karena senyawa flavonoid umumnya peka terhadap cahaya dan panas. Gunakan wadah sekunder gelap atau bungkus vial dengan aluminium foil bila disimpan di rak terbuka. Biarkan vial mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan pada serbuk yang dingin. Karena kemasannya kecil, timbanglah dengan neraca analitik dan spatula mikro yang bersih untuk menghindari kehilangan bahan. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium selama penanganan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI H1876 is 7,4'-di-O-methylapigenin, a methylated flavone derived from the apigenin scaffold in which the hydroxyl groups at the seven and four-prime positions are converted to methyl ethers. Methylation reduces the number of free phenolic hydroxyls, making the molecule more lipophilic and generally more stable toward oxidation than the parent flavone, while the conjugated flavone core retains the characteristic ultraviolet absorption that makes detection straightforward on photodiode array systems. Laboratories use it as an authentic reference standard for HPLC and LC-MS profiling of plant extracts, as a test compound in bioactivity screening, and in structure-activity studies of flavonoid derivatives.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMisawa dkk. (2013). Concise synthesis of flavocommelin, 7-O-methylapigenin 6-C-, 4′-O-bis-β-d-glucoside, a component of the blue supramolecular pigment from Commelina communis. \u003cem\u003eCarbohydrate Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.carres.2013.03.016\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.carres.2013.03.016\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMarder dkk. (2003). 6-Methylapigenin and hesperidin: new valeriana flavonoids with activity on the CNS. \u003cem\u003ePharmacology Biochemistry and Behavior\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0091-3057(03)00121-7\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0091-3057(03)00121-7\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWasowski dkk. (2002). Isolation and Identification of 6-Methylapigenin, a Competitive Ligand for the Brain GABAAReceptors, fromValeriana wallichii. \u003cem\u003ePlanta Medica\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1055\/s-2002-34936\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1055\/s-2002-34936\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48087333830874,"sku":"TCI2510H187634816","price":3787000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510H1876.jpg?v=1767118652"},{"product_id":"tci2510i073235974","title":"TCI I0732 84625-61-6 Itraconazole","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eItraconazole adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam bidang ilmu hayat sebagai antibiotik antijamur. Bahan ini berperan penting dalam penelitian mikrobiologi, terutama dalam pengujian aktivitas antimikroba dan pengembangan obat. Itraconazole termasuk dalam kelas azole, yang bekerja dengan menghambat sintesis kolesterol dalam jamur, sehingga menghambat pertumbuhan dan reproduksi patogen. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi jamur patogenik, serta dalam uji sensitivitas mikroba.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eItraconazole memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Karena sifat ini, bahan ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan uji laboratorium. Selain itu, Itraconazole memiliki daya tahan yang baik terhadap kondisi lingkungan tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama. Sifat kimia dan stabilitas ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian yang membutuhkan keakuratan dan konsistensi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium di Indonesia, Itraconazole digunakan sebagai bahan baku dalam penelitian kesehatan masyarakat, farmasi, dan mikrobiologi. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian terkait penyakit jamur, pengembangan obat, dan uji laboratorium untuk memastikan kualitas produk farmasi. Dengan kehandalannya dalam penggunaan laboratorium, Itraconazole menjadi salah satu bahan yang penting dalam berbagai bidang ilmu hayat di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eUji sensitivitas mikroba untuk menentukan efektivitas antibiotik terhadap jamur patogenik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat antijamur dalam bidang farmasi dan kesehatan masyarakat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja azole dalam menghambat pertumbuhan jamur\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eIdentifikasi dan karakterisasi jamur patogenik dalam laboratorium mikrobiologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas antimikroba untuk mengevaluasi potensi bahan baru dalam bidang farmasi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 84625-61-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eItraconazole harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan kelembapan untuk menjaga kualitas bahan. Saat menangani bahan ini, gunakan sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau saluran pernapasan. Pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari kontaminasi. Penyimpanan yang tepat akan memperpanjang masa pakai dan menjaga efektivitas bahan dalam penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eItraconazole is a chemical compound widely used in life sciences as an antifungal agent. It belongs to the azole class of compounds and functions by inhibiting the synthesis of cholesterol in fungi, thereby preventing their growth and reproduction. In laboratory settings, it plays a crucial role in microbiological research, particularly in the isolation and identification of pathogenic fungi, as well as in antimicrobial susceptibility testing. The compound is stable in chemical properties and dissolves well in organic solvents, making it versatile for various laboratory applications. Its chemical stability and solubility characteristics make it a preferred choice for research requiring accuracy and consistency. In Indonesia, it is commonly used in health research, pharmaceutical development, and microbiological studies to address fungal infections and evaluate new drug potentials.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2026). Itraconazole. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-026-92000-7\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-026-92000-7\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2018). Ciclosporin\/itraconazole\/rivaroxaban. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-018-50609-0\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-018-50609-0\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eDe Beule dkk. (2001). Pharmacology of Itraconazole. \u003cem\u003eDrugs\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00003495-200161001-00003\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00003495-200161001-00003\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48087412768986,"sku":"TCI2510I073235974","price":3181000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48087412801754,"sku":"TCI2510I073235975","price":10777000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I0732.jpg?v=1767120207"},{"product_id":"tci2510i083436117","title":"TCI I0834 24168-96-5 Isoconazole Nitrate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIsoconazole Nitrate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Bahan ini termasuk dalam kategori antibiotik dan sering digunakan sebagai bahan bantu dalam penelitian mikrobiologi. Sebagai derivat dari imidazol, Isoconazole Nitrate memiliki aktivitas antimikroba yang memungkinkan penggunaannya dalam pengujian sensitivitas bakteri dan fungi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama Isoconazole Nitrate meliputi stabilitas kimia yang baik, daya larut dalam pelarut organik, serta kemampuan untuk berinteraksi dengan protein target dalam sel. Sifat-sifat ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk berbagai eksperimen yang memerlukan presisi dan konsistensi hasil. Selain itu, senyawa ini memiliki daya tahan terhadap kondisi lingkungan laboratorium yang beragam, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Isoconazole Nitrate sering digunakan dalam penelitian terkait pengendalian infeksi dan pengembangan obat. Bahan ini juga menjadi bagian dari protokol uji laboratorium yang mendukung kebutuhan riset kesehatan masyarakat dan industri farmasi. Dengan ketersediaan yang terjangkau dan kualitas yang terjamin, senyawa ini menjadi pilihan yang relevan untuk peneliti lokal.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eUji sensitivitas bakteri untuk menentukan efektivitas antibiotik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat baru dalam penelitian farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja antimikroba dalam biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas antifungal untuk pengembangan produk farmasi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis komposisi bahan aktif dalam produk kesehatan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 24168-96-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIsoconazole Nitrate harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung serta kelembapan tinggi. Sebaiknya disimpan dalam suhu ruangan yang stabil, tidak terlalu panas atau dingin. Saat mengambil atau menangani bahan ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Pastikan wadah tidak bocor dan selalu ditutup rapat setelah digunakan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIsoconazole Nitrate is a chemical compound widely used in laboratory research, particularly in biochemical and pharmacological studies. As a derivative of imidazole, it exhibits antimicrobial activity, making it suitable for bacterial and fungal sensitivity testing. This compound is stable in chemical properties and dissolves well in organic solvents, ensuring reliable results in experimental procedures. Its versatility and consistency make it a preferred choice in various laboratory applications. In Indonesia, it is commonly used in microbiological research and pharmaceutical development, supporting both academic and industrial scientific efforts. The compound’s availability and quality make it a practical option for local researchers and laboratories.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eLazarov dkk. (1997). Pustular Allergic Contact Dermatitis to Isoconazole Nitrate. \u003cem\u003eDermatitis\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1097\/01206501-199712000-00008\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1097\/01206501-199712000-00008\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLazarov dkk. (1997). Pustular Allergic Contact Dermatitis to Isoconazole Nitrate. \u003cem\u003eAmerican Journal of Contact Dermatitis\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1053\/ajcd.1997.2827\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1053\/ajcd.1997.2827\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKye (2008). Successful treatment of tinea pedis with a topical agent containing isoconazole nitrate and diflucortolone valerate. \u003cem\u003eMycoses\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/j.1439-0507.2008.01609.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/j.1439-0507.2008.01609.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48087419945178,"sku":"TCI2510I083436117","price":1742000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I0834.jpg?v=1767120399"},{"product_id":"tci2510i118836583","title":"TCI I1188 241479-67-4 Isavuconazole","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIsavuconazole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah dan laboratorium, terutama dalam bidang farmakologi dan mikrobiologi. Bahan ini termasuk dalam kategori antibiotik yang memiliki aktivitas antijamur kuat, sehingga sering digunakan sebagai bahan reaktif dalam eksperimen yang melibatkan isolasi dan identifikasi patogen jamur. Isavuconazole juga digunakan dalam penelitian tentang mekanisme kerja obat dan pengembangan terapi medis baru. Dalam laboratorium, bahan ini sering diaplikasikan dalam uji aktivitas antibakteri dan antijamur, serta dalam penelitian tentang efek farmakologis senyawa tertentu terhadap sel manusia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eIsavuconazole memiliki sifat kimia yang stabil dan daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai kondisi eksperimen. Bahan ini juga memiliki ketahanan terhadap kondisi lingkungan tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, Isavuconazole menjadi pilihan yang ideal untuk penelitian yang membutuhkan presisi dan keandalan hasil.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Isavuconazole digunakan dalam penelitian terapan klinis dan penelitian dasar. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium farmasi, mikrobiologi, dan biokimia, terutama untuk uji aktivitas antijamur dan pengembangan obat baru. Para peneliti di Indonesia juga menggunakan bahan ini untuk studi tentang efek toksikologi dan mekanisme interaksi obat.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas antijamur untuk identifikasi patogen jamur dalam sampel biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja obat antijamur dan efek farmakologisnya\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat baru dengan aktivitas antijamur yang lebih efektif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen terapi medis untuk pengobatan infeksi jamur berat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi toksikologi dan efek jangka panjang senyawa antijamur pada sel manusia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 241479-67-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 250mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIsavuconazole harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya matahari langsung untuk menjaga kualitas dan stabilitas bahan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan alat pelindung diri yang sesuai, seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIsavuconazole is a chemical compound widely used in scientific research and laboratory settings, particularly in pharmacology and microbiology. It is classified as an antifungal agent with strong activity against fungal pathogens, making it a valuable reagent for experiments involving isolation and identification of fungal organisms. This compound is commonly used in studies related to drug mechanisms and the development of new therapeutic treatments. Its stability and solubility in organic solvents make it a reliable choice for various experimental conditions. In Indonesian laboratories, Isavuconazole is applied in clinical research and basic science studies, especially for antifungal activity testing and the development of new drugs. Its use is also observed in toxicology studies and the investigation of drug interactions.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2015). Isavuconazole\/tacrolimus interaction. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-015-5928-1\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-015-5928-1\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2026). Caspofungin\/Isavuconazole. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-026-96061-2\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-026-96061-2\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCalvo dkk. (2025). Isavuconazole-Amphotericin B and Isavuconazole-Caspofungin In Vitro Synergic Activity Against Invasive Pulmonary Aspergillosis Molds Isolates. \u003cem\u003eAntibiotics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/antibiotics14100993\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3390\/antibiotics14100993\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"250mg","offer_id":48087449436378,"sku":"TCI2510I118836583","price":4089000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I1188.jpg?v=1767120898"},{"product_id":"tci2510i119036584","title":"TCI I1190 58594-72-2 Imazalil Sulfate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eImazalil Sulfate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam kategori building blocks, yang merupakan komponen dasar dalam pembentukan senyawa kompleks. Sebagai salah satu senyawa heterosiklik, Imazalil Sulfate memiliki struktur molekuler yang unik, yang memungkinkannya berperan dalam berbagai reaksi seperti substitusi, adisi, dan reaksi redoks. Bahan ini sangat penting dalam penelitian kimia organik dan farmasi, terutama dalam pengembangan senyawa aktif biologis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eImazalil Sulfate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Karena sifat ini, bahan ini memerlukan pengendalian yang tepat dalam penyimpanan dan penggunaan. Keberadaan grup sulfonat dalam molekulnya memberikan sifat reaktivitas yang tinggi, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang kompleks. Sifat ini menjadikannya pilihan ideal untuk penelitian yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kestabilan tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Imazalil Sulfate digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik dan farmasi. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis senyawa aktif biologis, termasuk dalam pengembangan obat dan bahan kimia industri. Dengan sifat reaktivitas tinggi dan kestabilan tertentu, bahan ini menjadi alat penting dalam penelitian ilmiah yang memerlukan keakuratan dan presisi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi kimia organik dalam penelitian farmasi dan biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan senyawa aktif biologis dengan struktur kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme reaksi kimia dan aktivitas biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian katalis dan reaktivitas senyawa kimia dalam laboratorium\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 58594-72-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari kelembapan dan paparan udara\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eImazalil Sulfate harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara untuk mencegah reaksi dengan kelembapan. Bahan ini sangat sensitif terhadap udara dan kelembapan, sehingga wadah harus ditutup rapat setelah digunakan. Dalam penanganan, hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata. Penyimpanan sebaiknya dilakukan dalam suhu kamar dan jauh dari sumber panas atau reaktif lainnya.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eImazalil Sulfate is a chemical compound widely used in organic chemistry for the synthesis of heterocyclic compounds. It belongs to the category of building blocks, which are fundamental components in the creation of complex molecules. The compound contains a sulfonate group, which contributes to its reactivity and makes it suitable for various chemical reactions. Its application extends to pharmaceutical research, where it is used in the development of bioactive compounds. Imazalil Sulfate is a valuable tool in laboratory settings due to its stability and reactivity, making it essential for scientific investigations in chemistry and pharmacology.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMontgomery dkk. (2021). Metabolomics Study at the Postharvest Conditions of Cold Storage and Fungicide (Imazalil Sulfate) Treatment in Navel Oranges and Clementine Mandarins. \u003cem\u003eACS Agricultural Science \u0026amp; Technology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/acsagscitech.1c00169\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/acsagscitech.1c00169\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eProkhotskaya dkk. (2000). On the Nature of the Three-Phase Response of Scenedesmus quadricauda Populations to the Action of Imazalil Sulfate. \u003cem\u003eRussian Journal of Plant Physiology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1023\/a:1026659228774\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1023\/a:1026659228774\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087449469146,"sku":"TCI2510I119036584","price":1844000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48087449501914,"sku":"TCI2510I119036585","price":6437000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I1190.jpg?v=1767120901"},{"product_id":"tci2510k004536811","title":"TCI K0045 65277-42-1 Ketoconazole","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eKetoconazole adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam bidang ilmu hayat dan kimia farmakologi. Sebagai antibiotik antifungal, ketoconazole bekerja dengan menghambat sintesis ergosterol, komponen penting dalam membran sel jamur. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian untuk mengisolasi dan mengidentifikasi mikroorganisme, terutama jamur, dalam lingkungan laboratorium. Dalam eksperimen biokimia, ketoconazole juga berperan dalam studi tentang mekanisme kerja obat dan efeknya terhadap sel target.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKetoconazole memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Keberadaan senyawa ini dalam bentuk padat memudahkan dalam penggunaan dan penyimpanan. Karena sifatnya yang tidak beracun dan relatif aman dalam penggunaan yang tepat, ketoconazole menjadi pilihan yang populer dalam laboratorium. Selain itu, senyawa ini memiliki daya reaktivitas yang baik, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia dan analisis biokimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, ketoconazole digunakan dalam berbagai penelitian terkait kesehatan masyarakat, seperti studi tentang infeksi jamur dan pengembangan obat antifungal. Bahan ini juga sering ditemukan dalam laboratorium farmasi dan biomedis, baik untuk penelitian dasar maupun aplikasi klinis. Ketersediaan produk ini mendukung kebutuhan penelitian lokal dalam bidang ilmu hayat dan farmasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis mikrobiologi untuk mengidentifikasi jamur patogen\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian efektivitas obat antifungal dalam penelitian farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang mekanisme kerja senyawa antifungal dalam sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang interaksi antara obat dan sistem biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan metode deteksi dan identifikasi jamur secara kuantitatif\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 65277-42-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eKetoconazole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam ruangan yang kering dan sejuk, dengan suhu antara 15°C hingga 25°C. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terpapar udara bebas. Dalam penggunaan, gunakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eKetoconazole is a chemical compound widely used in life sciences and pharmacology research. As an antifungal antibiotic, it inhibits the synthesis of ergosterol, a key component of fungal cell membranes. This compound is commonly used in laboratory settings for isolating and identifying microorganisms, particularly fungi. In biochemical experiments, ketoconazole plays a role in studying the mechanisms of drug action and their effects on target cells. It is available in powder form and is stable under normal storage conditions. Its non-toxic nature and reactivity make it a popular choice in various research applications. The compound is suitable for microbiological analysis, pharmaceutical research, and the development of antifungal drugs. Its availability supports local research needs in Indonesia, especially in the fields of health and biomedical sciences.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (1991). Ketoconazole see Zidovudine\/pyrimethamine\/ketoconazole. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128415-199103520-00042\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128415-199103520-00042\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAhmad dkk. (2024). Exploring the Efficacy of Ketoconazole versus Ketoconazole Combined with Adapalene in Treating Pityriasis Versicolor: A Comparative Study. \u003cem\u003ePakistan Journal of Health Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.54393\/pjhs.v5i08.1679\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.54393\/pjhs.v5i08.1679\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (2003). Ketoconazole Foam ??? Connetics. \u003cem\u003eDrugs in R \u0026amp; D\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00126839-200304050-00009\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00126839-200304050-00009\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087463198938,"sku":"TCI2510K004536811","price":1742000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48087463231706,"sku":"TCI2510K004536812","price":5881000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510K0045.jpg?v=1767121175"},{"product_id":"tci2510l030637251","title":"TCI L0306 187164-19-8 Luliconazole","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eLuliconazole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai agen antijamur dalam berbagai penelitian laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori antibiotik dan reagen kimia, yang sering digunakan dalam analisis biokimia dan uji aktivitas antimikroba. Luliconazole memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan jamur, terutama jenis *Candida* dan *Aspergillus*, sehingga menjadi pilihan yang relevan dalam studi mikrobiologi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eLuliconazole memiliki sifat stabil dalam kondisi tertentu dan memungkinkan penggunaan dalam berbagai metode analisis laboratorium. Bahan ini memiliki struktur kimia yang memungkinkan reaktivitas tertentu, sehingga cocok untuk uji kromatografi, spektroskopi, dan analisis kualitatif maupun kuantitatif. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, Luliconazole juga digunakan dalam penelitian yang memerlukan kestabilan senyawa selama proses eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Luliconazole sering digunakan dalam penelitian kesehatan masyarakat, farmasi, dan bioteknologi. Bahan ini menjadi alat penting dalam pengujian efektivitas obat antijamur, serta dalam studi tentang resistensi jamur terhadap berbagai pengobatan. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas antimikroba untuk mengevaluasi efektivitas senyawa baru terhadap jamur patogen\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kualitatif dan kuantitatif dalam penelitian biokimia dan farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kromatografi untuk identifikasi dan pemisahan senyawa kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja antijamur dalam bidang kesehatan masyarakat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat antijamur yang lebih efektif dan aman untuk penggunaan klinis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 187164-19-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 250mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eLuliconazole harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Bahan ini tidak boleh terkena panas berlebihan atau benturan keras. Dalam laboratorium, penggunaan Luliconazole harus dilakukan dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini bisa bersifat iritatif. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan hanya diakses oleh personel yang terlatih.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eLuliconazole is a chemical compound used as an antifungal agent in various laboratory research applications. It belongs to the category of antibiotics and reagents, commonly used in biochemical and microbiological studies. This compound is effective against fungal pathogens such as *Candida* and *Aspergillus*, making it a valuable tool in antimicrobial research. Luliconazole is stable under specific conditions and suitable for chromatographic and spectroscopic analyses. Its chemical structure allows for reactivity, making it ideal for qualitative and quantitative studies. In Indonesian laboratories, Luliconazole is widely used in public health, pharmaceutical, and biotechnology research. It plays a crucial role in testing the effectiveness of new antifungal compounds and in studying fungal resistance mechanisms. Its availability in the local market facilitates access for researchers without the need for international imports.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eGupta dkk. (2022). Preparation and Characterization of Luliconazole Nanoemulsion Based Hydrogel. \u003cem\u003eInternational Journal of Pharmaceutical Sciences and Medicine\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.47760\/ijpsm.2022.v07i09.002\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.47760\/ijpsm.2022.v07i09.002\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eV.S dkk. (2026). Comparative efficacy of fractional carbon dioxide laser combined with topical 1% luliconazole versus oral itraconazole combined with topical 1% luliconazole in onychomycosis: a case series study. \u003cem\u003eInternational Journal of Drug Delivery Technology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.25258\/ijddt.16.55s.164\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.25258\/ijddt.16.55s.164\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eV.S dkk. (2026). Comparative Efficacy of Fractional Carbon Dioxide Laser Combined with Topical 1% Luliconazole versus Oral Itraconazole Combined with Topical 1% Luliconazole in Onychomycosis: A Case Series Study. \u003cem\u003eInternational Journal of Drug Delivery Technology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.25258\/ijddt.16.54s.141\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.25258\/ijddt.16.54s.141\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"250mg","offer_id":48087493804250,"sku":"TCI2510L030637251","price":2778000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48087493837018,"sku":"TCI2510L030637252","price":8077000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510L0306.jpg?v=1767121702"},{"product_id":"tci2510m176939823","title":"TCI M1769 22832-87-7 Miconazole Nitrate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eMiconazole Nitrate adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai antibiotik dan agen antifungal dalam berbagai aplikasi laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori antibakteri dan reagen kimia, dan sering digunakan dalam penelitian mikrobiologi dan farmakologi. Sebagai senyawa aktif, Miconazole Nitrate memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan jamur dan bakteri tertentu, sehingga menjadi alat penting dalam pengujian efektivitas antibiotik atau pengendalian mikroba. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk membuat larutan standar, melakukan uji sensitivitas, atau dalam penelitian tentang efek farmakologis senyawa antifungal.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eMiconazole Nitrate memiliki sifat kimia stabil dan daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil amina dan etanol. Karakteristik ini memungkinkan senyawa ini mudah disimpan dan digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Selain itu, senyawa ini memiliki kestabilan termal yang baik, sehingga tidak mudah terurai saat disimpan dalam kondisi normal. Keunggulan ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian jangka panjang atau penggunaan berulang.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Miconazole Nitrate sering digunakan dalam penelitian bidang kesehatan masyarakat, farmasi, dan mikrobiologi. Bahan ini menjadi bagian dari alat dan bahan yang diperlukan untuk pengujian kualitas produk farmasi, pengendalian infeksi, serta penelitian tentang efek antifungal. Karena kehandalannya, senyawa ini menjadi bahan yang banyak dicari oleh para peneliti dan laboratorium yang membutuhkan bahan kimia berkualitas tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eUji sensitivitas bakteri dan jamur untuk menentukan efektivitas antibiotik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan larutan standar untuk analisis kuantitatif senyawa antifungal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja senyawa antifungal dalam farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kualitas produk farmasi untuk memastikan keamanan dan efektivitas\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengendalian mikroba dalam lingkungan laboratorium untuk mencegah kontaminasi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 22832-87-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eMiconazole Nitrate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan kelembapan tinggi. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil (sekitar 20-25°C) sangat disarankan untuk menjaga kualitas dan kestabilan senyawa. Karena merupakan bahan kimia, harus dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata, serta penggunaan masker dan sarung tangan saat mengambil atau menangani bahan ini. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kontaminasi atau kecelakaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eMiconazole Nitrate is a chemical compound widely used in laboratory settings as an antifungal and antibacterial agent. It belongs to the category of biochemicals and reagents, commonly applied in microbiology and pharmacology research. This compound is utilized for creating standard solutions, conducting sensitivity tests, and studying the pharmacological effects of antifungal agents. Its chemical stability and good solubility in organic solvents make it a reliable choice for long-term research and repeated use. In Indonesian laboratories, Miconazole Nitrate is essential for quality control in pharmaceutical products, infection control, and research on antifungal mechanisms. Its versatility and effectiveness make it a valuable tool for scientists and researchers in various fields.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eKumar (2016). Development of Miconazole nitrate loaded micellar gel for improved topical delivery. \u003cem\u003eThe Thai Journal of Pharmaceutical Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.56808\/3027-7922.1930\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.56808\/3027-7922.1930\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eS.KUMARAVEL dkk. (2017). New validated stability indicating gradient rp-hplc method for the assay \u0026amp;related substances of miconazole nitrate and assay of benzoic acid in miconazole nitrate 2.0% w\/w gel. \u003cem\u003eInternational Journal of Pharma and Bio Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.22376\/ijpbs.2017.8.2.p308-312\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.22376\/ijpbs.2017.8.2.p308-312\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLei (2013). Analysis of Miconazole Nitrate, Econazole Nitrate, Acetic Acid Chloride with the Use of Ultraviolet Spectrophotometry and Chemometrics. \u003cem\u003eAdvanced Materials Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.4028\/www.scientific.net\/amr.781-784.1224\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.4028\/www.scientific.net\/amr.781-784.1224\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48087625335002,"sku":"TCI2510M176939823","price":1137000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48087625367770,"sku":"TCI2510M176939824","price":3282000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M1769.jpg?v=1767125533"},{"product_id":"tci2510p217847945","title":"TCI P2178 68890-66-4 Piroctone Olamine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePiroctone Olamine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Bahan ini memiliki aktivitas antimikroba yang signifikan, sehingga sering digunakan sebagai bahan pengawet atau bahan aktif dalam formulasi produk kesehatan. Piroctone Olamine juga dikenal sebagai bahan yang dapat memperpanjang masa simpan produk dengan menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur. Sifat kimia dan stabilitas Piroctone Olamine membuatnya menjadi pilihan yang sangat baik untuk berbagai eksperimen dan pengujian di laboratorium. Senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia. Selain itu, Piroctone Olamine tidak mudah terdegradasi dalam kondisi normal, sehingga memastikan akurasi hasil eksperimen. Di laboratorium Indonesia, Piroctone Olamine sering digunakan dalam penelitian terkait pengawetan produk farmasi dan bahan makanan. Bahan ini juga menjadi bagian dari penelitian yang fokus pada pengembangan bahan aktif untuk produk kesehatan yang aman dan efektif.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengawetan produk farmasi untuk memperpanjang masa simpan dan mencegah kontaminasi mikroba\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eFormulasi bahan aktif dalam produk kosmetik yang memerlukan stabilitas kimia tinggi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji antimikroba untuk mengevaluasi efektivitas bahan pengawet alami\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang penghambatan pertumbuhan bakteri dan jamur dalam lingkungan laboratorium\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemrosesan bahan baku untuk pembuatan produk kesehatan yang memerlukan konsistensi kimia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 68890-66-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePiroctone Olamine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Bahan ini sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Dalam penggunaan, pastikan untuk memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihandle dengan hati-hati untuk menjaga keselamatan di lingkungan laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePiroctone Olamine is a chemical compound widely used in laboratory settings, particularly in biochemistry and pharmacology. It is known for its antimicrobial properties, making it an effective preservative in pharmaceutical and cosmetic formulations. This compound is stable and soluble in organic solvents, ensuring consistent performance in various experimental applications. In Indonesia, Piroctone Olamine is commonly used in research related to the preservation of pharmaceutical products and the development of active ingredients for health products. Its reliability and chemical stability make it a preferred choice for laboratory use in both academic and industrial contexts.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eRivetti dkk. (2026). Translational evaluation of magnetized saline water combined with ciclopirox olamine and piroctone olamine against Malassezia species and scalp seborrheic dermatitis. \u003cem\u003eNarra J\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.52225\/narra.v6i2.3090\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.52225\/narra.v6i2.3090\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eALLGOOD (1991). The effect of piroctone olamine on reproduction of male and female rats. \u003cem\u003eFundamental and Applied Toxicology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0272-0590(91)90132-n\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0272-0590(91)90132-n\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2014). Allantoin\/enoxolone\/hyaluronic acid\/telmesteine\/Vitis vinifera\/piroctone olamine. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-014-1937-8\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-014-1937-8\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48088103092442,"sku":"TCI2510P217847945","price":2221000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48088103125210,"sku":"TCI2510P217847946","price":7369000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P2178.jpg?v=1767135850"},{"product_id":"tci2510p247748321","title":"TCI P2477 171228-49-2 Posaconazole","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePosaconazole dari TCI adalah senyawa antijamur golongan triazol generasi baru yang digunakan sebagai reagen riset di laboratorium. Senyawa ini bekerja dengan menghambat enzim lanosterol 14α-demetilase (CYP51) pada jamur, enzim kunci dalam biosintesis ergosterol yang merupakan komponen penting membran sel jamur. Dalam katalog TCI, posaconazole dikelompokkan dalam kategori antibiotik, dan di laboratorium dipakai untuk studi mikrobiologi, farmakologi, serta sebagai standar pembanding dalam pengembangan agen antijamur baru. Produk ini hanya untuk keperluan riset.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003ePosaconazole dikenal memiliki spektrum aktivitas antijamur yang luas, mencakup berbagai khamir dan kapang, termasuk sejumlah jamur yang kurang responsif terhadap triazol lama. Struktur molekulnya yang besar dengan rantai samping panjang menjadikannya menarik untuk kajian interaksi dengan situs aktif enzim CYP51 maupun studi resistensi. Karena profil farmakologinya telah banyak dipublikasikan, posaconazole sering dipakai sebagai kontrol positif dalam uji kepekaan antijamur dan sebagai senyawa acuan dalam penelitian metabolisme obat yang melibatkan enzim sitokrom P450.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, di mana infeksi jamur menjadi perhatian penting pada iklim tropis yang lembap, posaconazole relevan bagi laboratorium mikrobiologi, farmasi, dan kedokteran yang meneliti jamur patogen serta mekanisme resistensinya. Kemasan 10 mg dan 50 mg cukup untuk uji kepekaan in vitro, pengembangan metode analisis kromatografi, maupun riset penemuan senyawa antijamur dari bahan alam Indonesia yang memerlukan pembanding standar.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eUji kepekaan antijamur in vitro: posaconazole berfungsi sebagai kontrol positif dalam uji mikrodilusi untuk menilai sensitivitas isolat khamir dan kapang terhadap golongan triazol.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi mekanisme resistensi jamur: karena menargetkan CYP51, senyawa ini membantu peneliti mempelajari mutasi atau ekspresi berlebih enzim yang menyebabkan resistensi azol.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembanding dalam penapisan antijamur bahan alam: ekstrak tumbuhan atau senyawa isolat dapat dibandingkan aktivitasnya terhadap posaconazole sebagai standar yang profilnya sudah dikenal.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian interaksi dan metabolisme obat: posaconazole dikenal berinteraksi dengan enzim sitokrom P450 sehingga berguna dalam studi inhibisi enzim metabolisme secara in vitro.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan metode analisis farmasi: senyawa ini dapat dipakai sebagai standar acuan dalam penyusunan dan validasi metode HPLC atau LC-MS untuk analisis triazol.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (kode produk P2477)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 171228-49-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg, 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan sesuai suhu pada label, dalam wadah tertutup rapat, kering, dan terlindung dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan posaconazole dalam wadah asli yang tertutup rapat, kering, terlindung dari cahaya, dan pada suhu yang tercantum di label. Saat menyiapkan larutan stok, gunakan pelarut yang sesuai, beri label lengkap, dan simpan dalam alikuot untuk menghindari siklus beku-cair berulang. Karena merupakan senyawa aktif farmakologis, gunakan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pelindung, serta hindari menghirup debu. Kultur jamur yang telah diuji harus dimusnahkan sesuai prosedur biosafety.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI Posaconazole (CAS 171228-49-2) is a broad-spectrum triazole antifungal agent supplied as a research reagent. It inhibits fungal lanosterol 14α-demethylase (CYP51), blocking ergosterol biosynthesis and disrupting fungal membrane integrity. Researchers use it as a positive control in antifungal susceptibility testing, as a reference compound in screening natural products and new antifungal candidates, and as a tool for studying azole resistance mechanisms and cytochrome P450 interactions. It is also suitable as a reference standard in HPLC and LC-MS method development. Available in 10 mg and 50 mg packs, it is intended strictly for research use.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eBretagne (2008). Posaconazole : un nouvel antifongique pour quelles indications ?. \u003cem\u003eAntibiotiques\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.antib.2007.12.001\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.antib.2007.12.001\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2006). Where will posaconazole find its place?. \u003cem\u003eMycoses\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/j.1439-0507.2006.01291.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/j.1439-0507.2006.01291.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2019). Antineoplastics\/posaconazole\/steroids. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-019-66420-1\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-019-66420-1\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48088124588250,"sku":"TCI2510P247748321","price":2626000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48088124621018,"sku":"TCI2510P247748322","price":7900000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P2477.jpg?v=1767136246"},{"product_id":"tci2510p253448385","title":"TCI P2534 135575-42-7 Pneumocandin B0","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePneumocandin B0 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam bidang ilmu hayat untuk penelitian terkait antibiotik. Senyawa ini termasuk dalam kategori antimikroba yang memiliki aktivitas kuat terhadap berbagai jenis bakteri, terutama bakteri yang resisten terhadap antibiotik konvensional. Bahan ini sering digunakan dalam pengujian bioaktivitas dan pengembangan obat baru, serta dalam penelitian tentang mekanisme kerja antibiotik. Dalam laboratorium, Pneumocandin B0 berperan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai bahan pengujian dalam uji sensitivitas bakteri.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003ePneumocandin B0 memiliki sifat kimia yang stabil dan daya larut yang baik dalam pelarut organik. Karena sifat ini, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai metode analisis dan sintesis kimia. Selain itu, struktur kimianya yang kompleks membuatnya menarik untuk studi tentang interaksi molekuler dan efek biologis. Karakteristik ini membuat Pneumocandin B0 menjadi pilihan yang tepat untuk penelitian lanjutan di bidang farmakologi dan mikrobiologi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, Pneumocandin B0 digunakan untuk penelitian di berbagai institusi seperti universitas, pusat penelitian, dan lembaga kesehatan. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian tentang resistensi bakteri dan pengembangan antibiotik baru yang lebih efektif. Dengan adanya bahan ini, peneliti Indonesia dapat berkontribusi dalam pengembangan solusi medis yang inovatif dan berkelanjutan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePneumocandin B0 digunakan untuk uji aktivitas antibakteri terhadap strain bakteri resisten, karena kemampuannya menghambat pertumbuhan bakteri yang sulit diatasi oleh antibiotik konvensional.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSenyawa ini cocok untuk penelitian tentang mekanisme kerja antibiotik, karena struktur kimianya yang kompleks dan aktivitasnya yang spesifik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePneumocandin B0 digunakan dalam sintesis senyawa baru sebagai bahan baku untuk pengembangan obat, karena sifat kimianya yang stabil dan daya larut yang baik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini relevan untuk uji sensitivitas bakteri, karena kemampuannya menghambat pertumbuhan berbagai jenis bakteri patogen.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePneumocandin B0 dapat digunakan dalam studi interaksi molekuler untuk memahami efek biologis senyawa tersebut pada sel dan jaringan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 135575-42-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg, 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari cahaya langsung.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePneumocandin B0 harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, serta menjauh dari paparan cahaya langsung. Karena sifat kimianya yang stabil, bahan ini tidak mudah terdegradasi, tetapi tetap perlu dihindari kontak dengan air atau bahan kimia lain yang dapat merusaknya. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya ditangani dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah paparan langsung. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan penggunaan bahan ini dalam penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePneumocandin B0 is a chemical compound widely used in life science research, particularly in the field of antibiotics. This compound is known for its strong antibacterial activity, especially against bacteria resistant to conventional antibiotics. It serves as a key reagent in bioactivity testing and the development of new drugs, as well as in studies on the mechanisms of antibiotic action. Its complex chemical structure makes it suitable for molecular interaction studies and biological effect analysis. Pneumocandin B0 is commonly used in laboratories in Indonesia for research on bacterial resistance and the development of more effective antibiotics. Its availability supports scientific innovation in the healthcare sector, contributing to the advancement of medical solutions. The compound is available in two variants: 10mg and 50mg, ensuring flexibility for various experimental needs. Proper storage and handling are essential to maintain its stability and effectiveness in research applications.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMasurekar dkk. (2012). Fermentation development of Pneumocandin B0: the ultimate lead for making Caspofungin. \u003cem\u003ePlanta Medica\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1055\/s-0032-1320211\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1055\/s-0032-1320211\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBaldia dkk. (2026). Optimization of fermentation parameters and mutagenesis of Glarea lozoyensis ATCC 20868 towards pneumocandin B0 production. \u003cem\u003eBrazilian Journal of Microbiology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s42770-026-02079-4\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s42770-026-02079-4\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBalkovec dkk. (2012). Chemical optimization of Pneumocandin B0 and selection of the pre-clinical candidate Caspofungin. \u003cem\u003ePlanta Medica\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1055\/s-0032-1320207\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1055\/s-0032-1320207\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48088128848090,"sku":"TCI2510P253448385","price":2626000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48088128880858,"sku":"TCI2510P253448386","price":9161000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P2534.jpg?v=1767136318"},{"product_id":"tci2510a21612748","title":"TCI A2161 78613-38-4 Amorolfine Hydrochloride","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eAmorolfine Hydrochloride\u003c\/strong\u003e (CAS 78613-38-4) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eA2161\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C21H35NO.HCl. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Antibiotics, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Amorolfine Hydrochloride\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eA2161\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e78613-38-4\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C21H35NO.HCl\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 200mg\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/A2161_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS A2161\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48085396553946,"sku":"TCI2510A21612748","price":2424000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48085396586714,"sku":"TCI2510A21612749","price":7471000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510A2161.jpg?v=1767082430"},{"product_id":"tci2510a25453219","title":"TCI A2545 95233-18-4 Atovaquone","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eAtovaquone\u003c\/strong\u003e (CAS 95233-18-4) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eA2545\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C22H19ClO3. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(HPLC)(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Antibiotics, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Atovaquone\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eA2545\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e95233-18-4\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C22H19ClO3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 200mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKondisi penyimpanan: \u0026lt;0°C\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/A2545_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS A2545\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48085419622618,"sku":"TCI2510A25453219","price":1844000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48085419655386,"sku":"TCI2510A25453220","price":6385000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510A2545.jpg?v=1767083030"},{"product_id":"tci2510a32134006","title":"TCI A3213 129639-79-8 Abafungin","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eAbafungin\u003c\/strong\u003e (CAS 129639-79-8) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eA3213\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C21H22N4OS. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;95.0%(HPLC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Antibiotics, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Abafungin\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eA3213\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e129639-79-8\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C21H22N4OS\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;95.0%(HPLC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKondisi penyimpanan: 0-10°C\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/A3213_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS A3213\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"50mg","offer_id":48085456650458,"sku":"TCI2510A32134006","price":5224000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"250mg","offer_id":48085456683226,"sku":"TCI2510A32134007","price":17414000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510A3213.jpg?v=1767083943"},{"product_id":"tci2510b08975923","title":"TCI B0897 3679-64-9 5-Bromo-4'-chlorosalicylanilide","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003e5-Bromo-4\u0026#x27;-chlorosalicylanilide\u003c\/strong\u003e (CAS 3679-64-9) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eB0897\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C13H9BrClNO2. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Antibiotics, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi 5-Bromo-4\u0026#x27;-chlorosalicylanilide\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eB0897\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e3679-64-9\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C13H9BrClNO2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 10g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/B0897_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS B0897\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10g","offer_id":48085556887770,"sku":"TCI2510B08975923","price":6663000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B0897.jpg?v=1767086270"},{"product_id":"tci2510b417310358","title":"TCI B4173 60628-96-8 Bifonazole","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eBifonazole\u003c\/strong\u003e (CAS 60628-96-8) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eB4173\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C22H18N2. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(GC)(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Antibiotics, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Bifonazole\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eB4173\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e60628-96-8\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C22H18N2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(GC)(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/B4173_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS B4173\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48085772959962,"sku":"TCI2510B417310358","price":1086000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48085772992730,"sku":"TCI2510B417310359","price":2474000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B4173_dd23e07d-39a6-459e-8c7a-87bc7b3fcbf8.jpg?v=1767435597"},{"product_id":"tci2510b480111201","title":"TCI B4801 64872-77-1 Butoconazole Nitrate","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eButoconazole Nitrate\u003c\/strong\u003e (CAS 64872-77-1) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eB4801\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C19H17Cl3N2S.HNO3. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(HPLC)(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Antibiotics, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Butoconazole Nitrate\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eB4801\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e64872-77-1\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C19H17Cl3N2S.HNO3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/B4801_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS B4801\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48085818867930,"sku":"TCI2510B480111201","price":2297000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B4801.jpg?v=1767091690"},{"product_id":"tci2510t367755350","title":"TCI T3677 91161-71-6 Terbinafine","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eTerbinafine\u003c\/strong\u003e (CAS 91161-71-6) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eT3677\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C21H25N. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(HPLC)(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Antibiotics, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Terbinafine\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eT3677\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e91161-71-6\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C21H25N\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKondisi penyimpanan: \u0026lt;0°C\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/T3677_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS T3677\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48088567185626,"sku":"TCI2510T367755350","price":2020000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48088567218394,"sku":"TCI2510T367755351","price":7068000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510T3677.jpg?v=1767144289"},{"product_id":"tci2510t377555462","title":"TCI T3775 174671-46-6 Tavaborole","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eTavaborole\u003c\/strong\u003e (CAS 174671-46-6) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eT3775\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C7H6BFO2. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(HPLC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Antibiotics, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Tavaborole\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eT3775\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e174671-46-6\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C7H6BFO2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 250mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKondisi penyimpanan: \u0026lt;0°C\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/T3775_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS T3775\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"250mg","offer_id":48088571904218,"sku":"TCI2510T377555462","price":2020000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510T3775.jpg?v=1767144330"},{"product_id":"tci2510u011256326","title":"TCI U0112 61318-91-0 Sulconazole Nitrate","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eSulconazole Nitrate\u003c\/strong\u003e (CAS 61318-91-0) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eU0112\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C18H15Cl3N2S.HNO3. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(HPLC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Antibiotics, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Sulconazole Nitrate\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eU0112\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e61318-91-0\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C18H15Cl3N2S.HNO3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 50mg\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/U0112_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS U0112\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"50mg","offer_id":48088613486810,"sku":"TCI2510U011256326","price":3105000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"250mg","offer_id":48088613519578,"sku":"TCI2510U011256327","price":10929000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510U0112.jpg?v=1767145368"},{"product_id":"tci2510v011656535","title":"TCI V0116 137234-62-9 Voriconazole","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eVoriconazole\u003c\/strong\u003e (CAS 137234-62-9) adalah produk kimia berkualitas tinggi dari TCI dengan grade \u003cstrong\u003eHPLC Grade\u003c\/strong\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eAplikasi:\u003c\/strong\u003e Reagen sintesis untuk berbagai transformasi kimia organik di laboratorium dan industri.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eSpesifikasi:\u003c\/strong\u003e\u003c\/p\u003e\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eRumus Molekul: C16H14F3N5O\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCAS Number: 137234-62-9\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKode Produk TCI: V0116\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eNama lain:\u003c\/strong\u003e (2R,3S)-2-(2,4-Difluorophenyl)-3-(5-fluoro-4-pyrimidinyl)-1-(1H-1,2,4-triazol-1-yl)-2-butanol\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eTersedia di \u003cstrong\u003eAMI Scientific\u003c\/strong\u003e, distributor resmi TCI di Indonesia. \u003cstrong\u003eHubungi kami untuk penawaran harga dan ketersediaan stok\u003c\/strong\u003e — pengiriman ke seluruh Indonesia.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48088624529626,"sku":"TCI2510V011656535","price":1566000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48088624562394,"sku":"TCI2510V011656536","price":7672000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510V0116.jpg?v=1767145638"}],"url":"https:\/\/amiscientific.com\/collections\/tci-l4-antifungal-ingredients-for-research-and-experimental-use.oembed?page=2","provider":"AMI Scientific","version":"1.0","type":"link"}