{"title":"Enzyme Inhibitors [Biochemicals and Reagents]","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eEnzyme Inhibitors [Biochemicals and Reagents]\u003c\/strong\u003e — menghimpun senyawa kimia yang berfungsi menghambat aktivitas katalitik enzim tertentu, baik secara reversibel maupun ireversibel, kompetitif maupun nonkompetitif. Kategori ini menjadi alat penting dalam mempelajari mekanisme kerja enzim serta jalur metabolisme dan pensinyalan biokimia.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eEnzyme inhibitors digunakan sebagai bahan uji in vitro dalam riset biokimia dan biologi molekuler untuk mengungkap peran suatu enzim dalam jalur metabolik, mengukur kinetika reaksi enzimatik, serta menjadi senyawa acuan pada pengembangan uji skrining aktivitas enzim. Peneliti biokimia dan biologi sel memanfaatkannya untuk memodulasi aktivitas enzim spesifik pada model eksperimen sel maupun sistem bebas sel guna memahami hubungan struktur-fungsi target biologis.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eContoh produk dalam koleksi ini: \u003ca href=\"\/products\/tci2510d396424404\"\u003eTCI D3964 13408-09-8 Disodium beta-Glycerophosphate Pentahydrate [for Biochemical Research]\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510b563012321\"\u003eTCI B5630 292605-14-2 SB-3CT\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510c230217033\"\u003eTCI C2302 458-37-7 Curcumin (Synthetic)\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510b577612516\"\u003eTCI B5776 356559-20-1 SB-525334\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510a0317474\"\u003eTCI A0317 89-57-6 5-Aminosalicylic Acid\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510b597112753\"\u003eTCI B5971 120638-55-3 Bromfenac Sodium Sesquihydrate\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510a0432625\"\u003eTCI A0432 61-82-5 3-Amino-1,2,4-triazole\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510b611212931\"\u003eTCI B6112 73536-69-3 Bifendate\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003ePertimbangkan selektivitas inhibitor terhadap isoform enzim target, mekanisme penghambatan (kompetitif, nonkompetitif, atau ireversibel), serta kemurnian dan kelarutannya dalam pelarut uji yang digunakan. Bentuk kemasan dan kestabilan senyawa pada penyimpanan jangka panjang juga menjadi pertimbangan praktis. Seluruh produk merupakan produk asli Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang, dengan kemurnian, kemasan, dan kondisi penyimpanan tercantum pada halaman masing-masing item.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eKategori lain yang sejajar di bawah Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates, sering dipakai bersamaan dalam satu alur kerja laboratorium:\u003c\/p\u003e\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-enzymes-by-application\"\u003eEnzymes [by Application]\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-enzyme-class-index\"\u003eEnzyme Class Index\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-enzyme-substrates-biochemicals-and-reagents\"\u003eEnzyme Substrates [Biochemicals and Reagents]\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003eKembali ke \u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-enzymes-enzyme-inhibitors-enzyme-substrates\"\u003eEnzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/a\u003e. Untuk pengadaan volume besar, kemasan khusus, atau grade tertentu, hubungi tim AMI Scientific — distributor resmi TCI Japan di Indonesia — untuk pengecekan ketersediaan dan lead time langsung ke Jepang.\u003c\/p\u003e","products":[{"product_id":"tci2510b563012321","title":"TCI B5630 292605-14-2 SB-3CT","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eSB-3CT\u003c\/strong\u003e (CAS 292605-14-2) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eB5630\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C15H14O3S2. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(HPLC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Enzymes, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi SB-3CT\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eB5630\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e292605-14-2\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C15H14O3S2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 25mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKondisi penyimpanan: -20°C\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/B5630_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS B5630\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48085893185754,"sku":"TCI2510B563012321","price":6739000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48085893218522,"sku":"TCI2510B563012322","price":19862000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B5630.jpg?v=1769180207"},{"product_id":"tci2510b577612516","title":"TCI B5776 356559-20-1 SB-525334","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSB-525334 adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori enzim substrat dan inhibitor. Bahan ini digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia untuk mempelajari aktivitas enzim dan mekanisme reaksi katalitik. Dalam laboratorium, SB-525334 sering digunakan sebagai alat untuk mengevaluasi efisiensi enzim tertentu, baik dalam penelitian dasar maupun terapan. Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memungkinkan penggunaan yang akurat dan konsisten.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSB-525334 memiliki karakteristik yang memungkinkan reaksi spesifik dengan enzim target, sehingga sangat berguna dalam studi mekanisme enzim. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, yang memungkinkan interaksi yang tepat dengan situs aktif enzim. Keunggulan lainnya adalah kemampuannya untuk mempertahankan aktivitas kimia dalam jangka waktu tertentu, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai skenario penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, SB-525334 menjadi salah satu bahan penting dalam penelitian biokimia dan farmakologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan aktivitas enzim, pengembangan obat, dan studi metabolisme. Ketersediaan bahan ini juga mendukung kebutuhan penelitian lokal yang semakin berkembang.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian aktivitas enzim dalam studi biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian inhibitor enzim untuk pengembangan obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen terapi enzim dalam bidang farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis mekanisme reaksi katalitik dalam lingkungan laboratorium\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan efisiensi enzim dalam proses bioteknologi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 356559-20-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Enzim, Enzim Inhibitor, Enzim Substrat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg, 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSB-525334 harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi kimia. Bahan ini bersifat sensitif terhadap kelembapan dan suhu tinggi, sehingga penyimpanan dalam suhu kamar dan terlindung dari paparan udara bebas sangat dianjurkan. Dalam laboratorium, penggunaan bahan ini harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSB-525334 is a chemical compound used as an enzyme substrate and inhibitor in biochemical research. It is commonly employed to study enzyme activity and catalytic mechanisms in laboratory settings. This compound is known for its specific interaction with target enzymes, making it a valuable tool in enzyme-related experiments. Its stable chemical properties allow for consistent and accurate results in various research applications. SB-525334 is widely used in biochemistry, pharmacology, and biotechnology studies, supporting both fundamental and applied research in Indonesia. Its availability ensures that researchers can conduct experiments with reliable and reproducible outcomes.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eChen dkk. (2024). SB-525334 ameliorates renal injury in diabetic kidney disease mouse model via suppressing inflammation. \u003cem\u003eThe American Journal of the Medical Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.amjms.2024.06.009\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.amjms.2024.06.009\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48085902229722,"sku":"TCI2510B577612516","price":5527000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48085902262490,"sku":"TCI2510B577612517","price":19938000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B5776.jpg?v=1768815892"},{"product_id":"tci2510b597112753","title":"TCI B5971 120638-55-3 Bromfenac Sodium Sesquihydrate","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eBromfenac Sodium Sesquihydrate\u003c\/strong\u003e (CAS 120638-55-3) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eB5971\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C15H11BrNaNO3.11\/2H2O. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(HPLC)(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Enzymes, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Bromfenac Sodium Sesquihydrate\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eB5971\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e120638-55-3\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C15H11BrNaNO3.11\/2H2O\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/B5971_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS B5971\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48085912518874,"sku":"TCI2510B597112753","price":3686000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B5971.jpg?v=1771057971"},{"product_id":"tci2510b611212931","title":"TCI B6112 73536-69-3 Bifendate","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eBifendate\u003c\/strong\u003e (CAS 73536-69-3) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eB6112\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C20H18O10. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(GC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Building Blocks for Pharmaceutical Ingredients (for Research and Experimental Use), dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Bifendate\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eB6112\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e73536-69-3\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C20H18O10\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(GC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKondisi penyimpanan: 0-10°C\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/B6112_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS B6112\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48085920579802,"sku":"TCI2510B611212931","price":1894000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48085920612570,"sku":"TCI2510B611212932","price":6537000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B6112_2f52f9c5-3f23-4df1-a7df-45dba3f998f0.jpg?v=1767864581"},{"product_id":"tci2510c000213908","title":"TCI C0002 331-39-5 Caffeic Acid","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eCaffeic Acid\u003c\/strong\u003e (CAS 331-39-5) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC0002\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C9H8O4. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(HPLC)(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eAnalytical Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Cancer Research, dan umumnya dipakai sebagai standar maupun pereaksi pada analisis kuantitatif dan kromatografi. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Analytical Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Caffeic Acid\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC0002\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e331-39-5\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C9H8O4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 5g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C0002_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C0002\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48085965308122,"sku":"TCI2510C000213908","price":860000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48085965340890,"sku":"TCI2510C000213909","price":2853000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C0002.jpg?v=1767094529"},{"product_id":"tci2510c001913937","title":"TCI C0019 56-25-7 Cantharidin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCantharidin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia dan farmakologi. Bahan ini memiliki aktivitas toksik yang kuat dan sering digunakan sebagai agen pengujian dalam penelitian tentang mekanisme kerja enzim dan reseptor sel. Sebagai satu dari senyawa yang termasuk dalam kategori alkaloid, Cantharidin memiliki struktur kompleks yang membuatnya menarik untuk studi struktur-fungsi. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan untuk mengevaluasi respons sel terhadap stimulus tertentu, terutama dalam penelitian tentang toksisitas dan efek farmakologis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCantharidin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap lingkungan yang berubah. Karena sifat ini, bahan ini memerlukan penanganan yang hati-hati dan penyimpanan yang tepat untuk menjaga kualitasnya. Bahan ini juga memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan berbagai protein dan enzim, sehingga menjadi alat yang sangat berguna dalam studi interaksi molekuler. Keunikan senyawa ini terletak pada kemampuannya untuk memicu respons biologis yang spesifik, yang menjadikannya pilihan utama dalam penelitian ilmiah.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, Cantharidin digunakan secara luas dalam penelitian bidang farmakologi, toksikologi, dan biokimia. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia memanfaatkan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan efek toksik senyawa tertentu atau untuk studi tentang mekanisme kerja enzim. Karena kekhasan dan kegunaannya, Cantharidin menjadi salah satu bahan yang sering dicari oleh peneliti di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian toksisitas senyawa kimia untuk evaluasi efek pada sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas enzim dalam studi mekanisme reaksi biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat dengan mekanisme kerja berbasis interaksi molekuler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang respons sel terhadap stimulus kimia dalam bidang farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen tentang efek farmakologis senyawa alkaloid pada sistem biologis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 56-25-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCantharidin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Bahan ini sangat sensitif terhadap kelembapan dan sinar matahari, sehingga penyimpanannya harus dilakukan di tempat sejuk dan kering. Dalam laboratorium, Cantharidin harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk mencegah paparan langsung. Karena sifat toksiknya, bahan ini harus disimpan terpisah dari bahan kimia lainnya dan hanya digunakan oleh personel yang terlatih.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCantharidin is a chemical compound widely used in biochemical and pharmacological research. It is known for its potent toxic properties and is commonly employed as a testing agent in studies related to enzyme activity and receptor responses. As an alkaloid, it has a complex molecular structure that makes it valuable for investigating molecular interactions. In laboratory settings, Cantharidin is used to evaluate cellular responses to specific stimuli, particularly in toxicity and pharmacological studies. Its unique ability to trigger specific biological responses makes it a preferred choice for researchers. The compound is available in a crystalline powder form and requires careful handling and storage to maintain its integrity. Due to its sensitivity to moisture and light, it should be stored in a sealed container in a cool and dry place. Cantharidin is an essential tool for scientific research, especially in the fields of pharmacology and toxicology.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eKIRN (2007). Cantharidin Called Best Molluscum Treatment. \u003cem\u003ePediatric News\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0031-398x(07)70313-2\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0031-398x(07)70313-2\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eYazaki dkk. (2025). Cantharidin world on bird droppings: Reused cantharidin after bird predation of cantharidin‐producing insects. \u003cem\u003eEntomological Science\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/ens.12612\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/ens.12612\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWang dkk. (2018). Overview of Cantharidin and its Analogues. \u003cem\u003eCurrent Medicinal Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2174\/0929867324666170414165253\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2174\/0929867324666170414165253\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48085966389466,"sku":"TCI2510C001913937","price":2626000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C0019.jpg?v=1769144597"},{"product_id":"tci2510c043414550","title":"TCI C0434 458-37-7 Curcumin (Natural)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCurcumin (Natural) TCI C0434 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen ilmiah, terutama dalam bidang kimia dan biologi. Bahan ini merupakan pigmen alami yang diperoleh dari akar tanaman kurkuma, dan sering digunakan sebagai bahan pewarna dalam penelitian. Dalam laboratorium, curcumin berperan sebagai bahan dasar untuk membuat larutan pewarna yang digunakan dalam proses analisis kimia, seperti uji warna, identifikasi senyawa, atau dalam studi tentang sifat kimia dan biologis senyawa tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCurcumin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap cahaya dan oksidasi. Karena sifat ini, bahan ini harus disimpan dengan hati-hati untuk mempertahankan kualitasnya. Keberadaan curcumin dalam bentuk murni memungkinkan peneliti untuk mengontrol konsentrasi dan reaksi kimia secara akurat. Selain itu, curcumin juga memiliki aktivitas antioksidan yang membuatnya menarik untuk penelitian di bidang farmakologi dan nutrisi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, curcumin sering digunakan dalam penelitian yang berkaitan dengan bioaktivitas senyawa alami, termasuk studi tentang efek anti-inflamasi dan antioksidan. Bahan ini juga menjadi pilihan utama dalam penelitian tentang senyawa yang dapat digunakan sebagai bahan baku dalam industri farmasi atau kosmetik. Karena keberadaannya yang relatif mudah diperoleh dan biaya yang terjangkau, curcumin menjadi bahan yang sangat populer di berbagai institusi penelitian di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian warna untuk identifikasi senyawa dalam analisis kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang aktivitas antioksidan senyawa alami\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan larutan pewarna untuk eksperimen biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji sifat kimia senyawa dalam studi reaksi kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang efek biologis senyawa kurkuma\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 458-37-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Basic Dyes (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan oksidasi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCurcumin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Karena sifatnya yang sensitif terhadap oksidasi, bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan jauh dari sumber panas. Saat menangani curcumin, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Selain itu, bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel, karena bisa menyebabkan reaksi kimia yang tidak terduga.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCurcumin (Natural) TCI C0434 is a chemical compound derived from the root of the turmeric plant, commonly used in scientific research. It serves as a natural dye and is widely applied in chemical and biological experiments. This compound is valued for its stability and sensitivity to light and oxidation, making it suitable for various laboratory applications. Its antioxidant properties also make it a popular choice in studies related to natural compounds and their biological activities. In Indonesian laboratories, curcumin is frequently used in research on the bioactive properties of natural substances, particularly in the fields of pharmacology and nutrition. Its availability and cost-effectiveness make it a preferred material for researchers in various academic and industrial settings.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48085998436570,"sku":"TCI2510C043414550","price":607000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48085998469338,"sku":"TCI2510C043414551","price":2550000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C0434.jpg?v=1767095223"},{"product_id":"tci2510c149516076","title":"TCI C1495 7689-03-4 (S)-(+)-Camptothecin","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003e(S)-(+)-Camptothecin\u003c\/strong\u003e (CAS 7689-03-4) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC1495\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C20H16N2O4. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;97.0%(HPLC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Alkaloids, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi (S)-(+)-Camptothecin\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC1495\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e7689-03-4\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C20H16N2O4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;97.0%(HPLC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C1495_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C1495\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086073573594,"sku":"TCI2510C149516076","price":683000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086073606362,"sku":"TCI2510C149516077","price":3963000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C1495.jpg?v=1767097022"},{"product_id":"tci2510c158016212","title":"TCI C1580 62571-86-2 Captopril","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCaptopril adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terutama dalam bidang biofarmakologi dan biokimia. Sebagai inhibitor enzim angiotensin-converting enzyme (ACE), captopril memiliki peran penting dalam penelitian terkait tekanan darah dan sistem sirkulasi. Bahan ini sering digunakan dalam pengujian aktivitas enzim, pengembangan obat, serta studi terapi farmakologis. Karena sifatnya yang spesifik dan efektif, captopril menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan bahan aktif biologis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCaptopril memiliki karakteristik kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penggunaan dan penyimpanan. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang jelas dan konsistensi tinggi, sehingga memastikan akurasi hasil eksperimen. Selain itu, captopril memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, membuatnya mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia. Keunggulan ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk penelitian yang membutuhkan presisi dan kualitas tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, captopril digunakan secara luas dalam penelitian ilmiah dan pendidikan. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen terkait farmakologi dan biokimia. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, captopril menjadi bahan yang sangat diminati di berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas enzim ACE untuk penelitian obat hipertensi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi farmakologis dalam pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen biokimia untuk analisis metabolisme obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja inhibitor enzim\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam uji toksisitas dan efek farmakologis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 62571-86-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCaptopril sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan kelembapan untuk menjaga kualitas bahan. Saat mengambil atau menimbang, pastikan tangan dan wadah tetap bersih untuk mencegah kontaminasi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menjaga keselamatan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCaptopril is a chemical compound widely used in laboratory experiments, particularly in biochemistry and pharmacology. As an inhibitor of the angiotensin-converting enzyme (ACE), it plays a crucial role in research related to blood pressure and circulatory systems. This compound is commonly used in enzyme activity testing, drug development, and pharmacological studies. Its specific and effective properties make it a preferred choice in laboratories requiring biological active substances. Captopril has stable chemical characteristics and high consistency, ensuring accurate experimental results. It dissolves well in organic solvents, making it easy to use in various chemical reactions. Due to its reliability in multiple applications, captopril is highly sought after in scientific and technological fields in Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2016). Captopril\/hydrochlorothiazide. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-016-22986-2\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-016-22986-2\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePanderi dkk. (1992). Determination of captopril and captopril-hydrochlorothiazide combination in tablets by derivative UV spectrophotometry. \u003cem\u003eInternational Journal of Pharmaceutics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0378-5173(92)90185-5\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0378-5173(92)90185-5\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMotwani dkk. (1992). Furosemide-induced natriuresis is augmented by ultra-low-dose captopril but not by standard doses of captopril in chronic heart failure.. \u003cem\u003eCirculation\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1161\/01.cir.86.2.439\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1161\/01.cir.86.2.439\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086078980314,"sku":"TCI2510C158016212","price":1718000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086079013082,"sku":"TCI2510C158016213","price":5781000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C1580.jpg?v=1769144457"},{"product_id":"tci2510c204216676","title":"TCI C2042 58-08-2 Caffeine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCaffeine, dengan nomor CAS 58-08-2, adalah senyawa alkaloid yang sering digunakan dalam berbagai eksperimen ilmiah. Sebagai salah satu alkaloid yang paling dikenal, caffeine memiliki struktur kimia kompleks dan sifat farmakologis yang menarik. Bahan ini sering ditemukan dalam produk seperti kopi, teh, dan minuman ringan, tetapi dalam konteks laboratorium, caffeine digunakan untuk tujuan penelitian ilmiah yang lebih spesifik. Dalam laboratorium, caffeine sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai bahan kontrol dalam uji aktivitas biologis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCaffeine memiliki sifat kimia yang stabil dan daya tahan terhadap panas yang cukup baik, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium. Bahan ini juga memiliki kemampuan untuk larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, yang memudahkan proses pemisahan dan analisis. Karena sifatnya yang tidak beracun dan mudah diperoleh, caffeine menjadi pilihan yang populer dalam eksperimen kimia dan biokimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, caffeine sangat relevan dalam penelitian bidang farmasi, biokimia, dan ilmu lingkungan. Bahan ini sering digunakan dalam uji aktivitas farmakologis, analisis kandungan zat aktif dalam produk farmasi, serta dalam penelitian tentang efek stimulan pada tubuh manusia. Dengan ketersediaan yang cukup luas, caffeine menjadi bahan yang sangat berguna bagi para peneliti dan mahasiswa di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eCaffeine digunakan dalam uji aktivitas farmakologis untuk mengevaluasi efek stimulan pada sistem saraf.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini sering diterapkan dalam analisis kandungan zat aktif dalam produk minuman dan farmasi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCaffeine menjadi bahan baku dalam sintesis senyawa alkaloid lain yang memiliki aktivitas biologis tertentu.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam penelitian biokimia, caffeine digunakan sebagai kontrol untuk mengevaluasi efek enzim pada reaksi kimia tertentu.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini juga digunakan dalam uji toksisitas untuk menilai dampak jangka panjang pada organ tubuh.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 58-08-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Alkaloids\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 500g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat dalam bentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCaffeine harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Sebaiknya disimpan dalam suhu ruangan yang stabil dan kering. Karena sifatnya yang tidak beracun, penanganan dapat dilakukan dengan perlengkapan pelindung dasar seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Pastikan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lainnya. Dalam laboratorium, caffeine harus dianggap sebagai bahan kimia yang perlu dihandle dengan hati-hati, meskipun tidak termasuk kategori bahan berbahaya tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCaffeine, with CAS number 58-08-2, is a widely used alkaloid in scientific research. It is commonly found in coffee, tea, and energy drinks, but in a laboratory setting, it serves as a key reagent for various experiments. Its chemical stability and solubility in organic solvents make it a versatile compound for synthetic and analytical purposes. Caffeine is frequently employed in pharmacological studies, biochemical analyses, and environmental research. Its role in assessing stimulant effects on the nervous system and its use as a standard in analytical chemistry highlight its importance in both academic and industrial laboratories. Due to its availability and non-toxic nature, caffeine remains a valuable compound for researchers and students in Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eFerré (2013). Caffeine and Substance Use Disorders. \u003cem\u003eJournal of Caffeine Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1089\/jcr.2013.0015\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1089\/jcr.2013.0015\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSoares dkk. (2017). Regular Physical Activity Increases the Systolic Blood Pressure Response to Acute Caffeine Ingestion in Nonhabitual Caffeine Consumers. \u003cem\u003eJournal of Caffeine Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1089\/jcr.2016.0017\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1089\/jcr.2016.0017\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eShoja Shafti (2026). Tricyclics and Caffeine Abuse: A Pilot Study. \u003cem\u003eClinical Medical Reviews and Reports\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.31579\/2690-8794\/319\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.31579\/2690-8794\/319\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086098051290,"sku":"TCI2510C204216676","price":455000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48086098084058,"sku":"TCI2510C204216677","price":1591000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2042.jpg?v=1768193800"},{"product_id":"tci2510c206616716","title":"TCI C2066 162607-18-3 5-Chloro-2-thiopheneboronic Acid (contains varying amounts of Anhydride)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2066 adalah 5-Chloro-2-thiopheneboronic Acid yang mengandung sejumlah anhidrida (boroksin) dalam kadar bervariasi, sebuah reagen organoboron heteroaromatik yang dirancang khusus untuk pembentukan ikatan karbon-karbon. Di laboratorium sintesis modern, senyawa boronat seperti ini adalah mitra nukleofilik utama dalam reaksi kopling silang Suzuki-Miyaura, yang memungkinkan penggabungan cincin tiofena tersubstitusi klor ke berbagai halida aril maupun heteroaril. Kemampuan ini menjadikannya alat penting bagi peneliti yang membangun molekul konjugasi untuk elektronik organik maupun kerangka farmasi yang mengandung unit tiofena.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang menonjol adalah reaktivitas gugus asam boronat pada posisi 2 cincin tiofena, ditambah atom klor pada posisi 5 yang tetap bertahan selama kopling sehingga dapat dimanfaatkan pada tahap fungsionalisasi berikutnya. Perlu dipahami bahwa asam boronat secara alami mengalami dehidrasi sebagian membentuk anhidrida siklik trimerik; karena itu label produk secara jujur menyebutkan adanya kandungan anhidrida yang bervariasi. Hal ini tidak mengurangi kegunaannya dalam reaksi kopling, namun peneliti sebaiknya memperhitungkan kelebihan takaran reagen dan mengonfirmasi jumlah efektif boron ketika stoikiometri sangat menentukan. Reagen ini berbentuk padatan dan bersifat sensitif terhadap kelembapan serta panas.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, reagen organoboron banyak digunakan pada riset kimia medisinal, material semikonduktor organik, dan sintesis senyawa bahan aktif di laboratorium perguruan tinggi serta pusat riset industri. Kemasan 1 g dan 5 g sangat sesuai untuk pola pemakaian tersebut, karena reaksi kopling skala penelitian umumnya hanya menuntut puluhan hingga ratusan miligram per percobaan. Ukuran kecil juga menguntungkan mengingat reagen boronat sebaiknya tidak disimpan terlalu lama dalam kondisi iklim lembap.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eReaksi kopling silang Suzuki-Miyaura dengan halida aril dan heteroaril, karena asam boronat tiofena ini merupakan mitra transmetalasi yang efisien di bawah katalis paladium.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis material konjugasi untuk elektronik organik, sebab unit tiofena yang disisipkan memperluas sistem elektron pi dan memengaruhi sifat optoelektronik produk akhir.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembangunan kerangka farmasi mengandung tiofena, karena kopling memungkinkan pemasangan cincin heteroaromatik pada tahap akhir rute sintesis secara konvergen.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eFungsionalisasi bertahap molekul kompleks, sebab atom klor yang tersisa pada posisi lima dapat direaksikan lebih lanjut pada kopling silang berikutnya.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi optimasi kondisi katalitik paladium, karena substrat heteroaromatik terklorinasi ini menjadi tolok ukur menantang untuk menguji ligan dan sistem basa baru.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 162607-18-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Organometallic Reagents \u003e Organoboron [Organometallic Reagents]\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1 g dan 5 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan; mengandung anhidrida (boroksin) dalam jumlah yang bervariasi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan dingin, kering, dan terlindung dari udara lembap dalam wadah tertutup rapat\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eReagen asam boronat bersifat higroskopis dan cenderung mengalami dehidrasi menjadi anhidrida, sehingga penyimpanan pada tempat dingin, kering, dan gelap sangat dianjurkan. Gunakan wadah asli bertutup rapat, sebaiknya dilapisi pita penyegel, dan pertimbangkan penyimpanan dalam desikator atau di bawah atmosfer gas lembam untuk pemakaian jangka panjang. Biarkan botol mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun di dalam wadah. Timbang dengan cepat menggunakan spatula kering, lalu segera tutup kembali. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium; hindari menghirup debu. Buang sisa reagen melalui jalur limbah kimia organik laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2066, 5-chloro-2-thiopheneboronic acid containing varying amounts of anhydride (CAS 162607-18-3), is a heteroaromatic organoboron reagent supplied in 1 g and 5 g packs. It is used chiefly as the nucleophilic partner in Suzuki-Miyaura cross-coupling, allowing a chlorinated thiophene unit to be joined to aryl or heteroaryl halides under palladium catalysis. The chlorine at the 5-position generally survives the coupling and provides a second handle for later functionalisation, which suits iterative, convergent synthetic routes. As with most boronic acids, partial dehydration to the cyclic boroxine anhydride occurs naturally, so users should allow for this when calculating stoichiometry. Typical applications span medicinal chemistry intermediates, conjugated materials for organic electronics, and catalyst screening studies. Store cold, dry, and tightly sealed.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086100869338,"sku":"TCI2510C206616716","price":1137000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086100902106,"sku":"TCI2510C206616717","price":3484000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2066.jpg?v=1767097751"},{"product_id":"tci2510c230217033","title":"TCI C2302 458-37-7 Curcumin (Synthetic)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCurcumin (Synthetic) TCI C2302 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen ilmiah terutama dalam bidang biofarmaka dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian tentang aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan efek farmakologis lainnya. Curcumin merupakan salah satu komponen utama dari kurkuma, yang digunakan dalam penelitian untuk memahami mekanisme biologis tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai reagen dalam analisis kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCurcumin memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena sifat ini, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan analisis. Selain itu, curcumin memiliki daya reaksi yang baik terhadap berbagai substrat, sehingga memudahkan peneliti dalam pengujian aktivitas biologis. Karena kemurniannya yang tinggi, senyawa ini juga cocok untuk eksperimen yang membutuhkan presisi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, curcumin sering digunakan dalam penelitian terkait kesehatan, farmakologi, dan nutrisi. Bahan ini menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan senyawa alami dengan aktivitas biologis yang terukur. Karena ketersediaannya yang cukup dan kualitasnya yang baik, curcumin sangat diminati oleh peneliti di berbagai institusi penelitian di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian aktivitas antioksidan untuk memahami mekanisme perlindungan sel terhadap radikal bebas\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen farmakologis untuk mengevaluasi efek curcumin pada sistem imun dan peradangan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kimia untuk menentukan kandungan senyawa aktif dalam bahan alami\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa turunan curcumin untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji toksisitas untuk menilai dampak jangka panjang senyawa pada organ tubuh\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 458-37-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCurcumin sebaiknya disimpan dalam wadah yang kedap udara dan tidak terpapar sinar matahari langsung untuk menjaga kualitasnya. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan tangan dan peralatan tetap bersih untuk mencegah kontaminasi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan kimia ini.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCurcumin (Synthetic) TCI C2302 is a chemical compound widely used in scientific research, particularly in biochemistry and pharmacology. This compound is commonly found in studies related to antioxidant, anti-inflammatory, and pharmacological effects. In the laboratory, curcumin serves as a key ingredient for the synthesis of other compounds or as a reagent in chemical analysis. Its chemical properties make it stable and soluble in organic solvents, facilitating various chemical reactions and biological assays. Due to its high purity, curcumin is suitable for experiments requiring precision. In Indonesian laboratories, curcumin is frequently used in research related to health, pharmacology, and nutrition. It is a preferred choice for studies that require natural compounds with measurable biological activity. The availability and quality of curcumin make it a popular option among researchers in various institutions across Indonesia.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086118367450,"sku":"TCI2510C230217033","price":1137000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086118400218,"sku":"TCI2510C230217034","price":3711000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2302.jpg?v=1767098099"},{"product_id":"tci2510c240817175","title":"TCI C2408 59865-13-3 Cyclosporin A","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCyclosporin A adalah senyawa biokimia yang digunakan secara luas dalam penelitian bidang kehidupan ilmu pengetahuan. Produk ini merupakan bahan aktif yang memiliki aktivitas imunosupresif kuat, sehingga sering digunakan dalam studi terkait sistem imun, inflamasi, dan penyakit autoimun. Cyclosporin A juga menjadi bahan penting dalam pengembangan obat dan penelitian farmakologis, terutama dalam bidang kesehatan dan biomedis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCyclosporin A memiliki struktur kompleks dan sifat kimia yang stabil, membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi laboratorium. Senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik dan memerlukan kondisi penyimpanan yang tepat untuk mempertahankan kualitasnya. Karena sifatnya yang tidak beracun secara langsung, Cyclosporin A menjadi pilihan yang aman untuk digunakan dalam penelitian ilmiah di lingkungan laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, Cyclosporin A digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah di institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Bahan ini sangat relevan dalam studi tentang mekanisme kerja imun, pengembangan obat, serta penelitian terapi imunosupresif. Dengan sifatnya yang spesifik, Cyclosporin A menjadi alat penting dalam laboratorium yang fokus pada bidang kehidupan ilmu pengetahuan dan kesehatan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja sistem imun manusia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat imunosupresif untuk penyakit autoimun\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang efek farmakologis senyawa biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kuantitatif dan kualitatif senyawa aktif dalam sampel biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan konsentrasi Cyclosporin A dalam penelitian farmakodinamika\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 59865-13-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, dalam kondisi kering dan sejuk\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCyclosporin A harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di lingkungan yang kering dan sejuk, menjauh dari paparan cahaya langsung. Bahan ini tidak beracun secara langsung, tetapi tetap perlu dihindari kontak dengan kulit dan mata. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi diri. Pastikan wadah penyimpanan tidak bocor dan selalu ditempatkan di area yang aman dan terkunci.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCyclosporin A is a biochemical compound widely used in life science research, particularly in immunology and pharmacology. It is known for its potent immunosuppressive properties, making it a valuable tool in studying immune responses and inflammatory processes. This compound is available in two common packaging sizes: 100mg and 1g, ensuring flexibility for various experimental needs. Cyclosporin A is a white crystalline powder that requires careful handling and storage to maintain its integrity. Its application spans from drug development to immunological research, offering significant utility in both academic and industrial laboratories.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003ePotier (1998). Comparative study of cyclosporin A, cyclosporin G, and the novel cyclosporin derivative IMM 125 in isolated glomeruli and cultured rat mesangial cells: a morphometric analysis. \u003cem\u003eNephrology Dialysis Transplantation\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1093\/ndt\/13.6.1406\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1093\/ndt\/13.6.1406\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eGuella (1998). Uneventful re-treatment with cyclosporin in two cases of cyclosporin-induced haemolytic uraemic syndrome. \u003cem\u003eNephrology Dialysis Transplantation\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1093\/ndt\/13.7.1864\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1093\/ndt\/13.7.1864\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBolin dkk. (1991). Cyclosporin-Associated Thrombotic Microangiopathy: Successful Retreatment with Cyclosporin. \u003cem\u003eRenal Failure\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3109\/08860229109022164\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3109\/08860229109022164\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086125117658,"sku":"TCI2510C240817175","price":1237000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086125150426,"sku":"TCI2510C240817176","price":6285000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2408.jpg?v=1767098303"},{"product_id":"tci2510c258717398","title":"TCI C2587 73963-72-1 Cilostazol","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCilostazol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia dan penelitian ilmiah. Bahan ini termasuk dalam kategori inhibitor enzim dan sering digunakan untuk mempelajari mekanisme kerja enzim tertentu. Sebagai inhibitor, Cilostazol berperan dalam menghambat aktivitas enzim, sehingga memungkinkan peneliti untuk memahami lebih dalam tentang proses biokimia dan metabolisme dalam sel. Dalam laboratorium, senyawa ini sering dipakai dalam penelitian terkait obat-obatan, terutama dalam pengembangan farmakologi dan terapi medis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCilostazol memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik tertentu, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Bahan ini juga memiliki daya reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga memungkinkan interaksi dengan berbagai substrat dan enzim. Karena sifat tersebut, Cilostazol dipilih sebagai bahan yang sangat efektif dalam penelitian yang memerlukan kontrol terhadap aktivitas enzim. Selain itu, senyawa ini memiliki kestabilan yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Cilostazol digunakan secara luas dalam penelitian biomedis dan farmakologi. Bahan ini sering dipakai oleh peneliti untuk menguji efek inhibitor enzim pada berbagai jalur metabolik. Dalam konteks lokal, senyawa ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang bertujuan mengembangkan obat baru atau memahami mekanisme penyakit. Karena kehandalannya dalam eksperimen, Cilostazol menjadi pilihan utama di banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas inhibitor enzim untuk memahami mekanisme kerja enzim dalam jalur metabolik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi untuk mengembangkan obat yang memengaruhi jalur enzim tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen biokimia untuk mengevaluasi efek senyawa pada reaksi enzimatik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis interaksi molekuler dalam studi interaksi protein dan substrat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian terapi medis untuk mengeksplorasi potensi senyawa dalam pengobatan penyakit metabolik\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 73963-72-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCilostazol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Selain itu, bahan ini sebaiknya tidak disimpan bersama bahan kimia lain yang bersifat reaktif atau korosif. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan penggunaan Cilostazol dalam penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCilostazol is a chemical compound widely used in biochemical and scientific research. It belongs to the category of enzyme inhibitors and is commonly employed to study the mechanisms of enzyme activity. As an inhibitor, Cilostazol plays a crucial role in controlling enzymatic reactions, allowing researchers to explore metabolic pathways and cellular processes. Its chemical properties, including solubility in certain organic solvents and reactivity, make it a versatile tool in various experimental setups. In laboratory settings, Cilostazol is particularly valuable for investigating enzyme inhibition and its impact on biological systems. Its stability under controlled conditions further enhances its usability in research. This compound is frequently used in pharmacological studies and biomedical research, contributing to the development of new therapeutic approaches. Its reliability and effectiveness make it a preferred choice for scientists and researchers in Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2020). Cilostazol. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-020-74917-7\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-020-74917-7\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eOkuda (1999). Cilostazol. \u003cem\u003eDrugs \u0026amp; Aging\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00002512-199914010-00006\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00002512-199914010-00006\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eDawson (1999). Cilostazol. \u003cem\u003eDrugs \u0026amp; Aging\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00002512-199914010-00007\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00002512-199914010-00007\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086134128858,"sku":"TCI2510C258717398","price":1137000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086134161626,"sku":"TCI2510C258717399","price":3887000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2587.jpg?v=1769180407"},{"product_id":"tci2510c270117546","title":"TCI C2701 53716-49-7 Carprofen","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCarprofen adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam bidang ilmu kehidupan, terutama dalam penelitian biokimia. Sebagai inhibitor enzim, Carprofen berperan dalam menghambat aktivitas enzim tertentu, sehingga menjadi alat penting dalam studi mekanisme reaksi biokimia. Produk ini diproduksi oleh TCI, perusahaan yang terkenal dengan kualitas dan konsistensi produknya. Carprofen tersedia dalam dua varian kemasan, yaitu 1 gram dan 5 gram, yang memudahkan peneliti untuk memilih sesuai kebutuhan eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCarprofen memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang spesifik, sehingga memungkinkan reaktivitas yang terukur dalam reaksi kimia. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai dan memiliki daya larut yang baik, Carprofen menjadi pilihan yang ideal untuk berbagai eksperimen biokimia. Ketersediaan dalam berbagai kemasan juga memudahkan penggunaan dalam skala kecil maupun besar.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium di Indonesia, Carprofen sering digunakan dalam penelitian terkait farmakologi, biokimia, dan studi mekanisme enzim. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan produk ini untuk eksperimen yang memerlukan penghambatan enzim secara spesifik. Karena kualitas dan ketersediaannya, Carprofen menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti di berbagai bidang ilmu kehidupan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenghambatan enzim dalam studi mekanisme reaksi biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi untuk menguji efek inhibitor enzim\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen terkait metabolisme dan aktivitas biologis senyawa\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis struktur molekuler dalam penelitian kimia organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang interaksi antar senyawa dalam sistem biologis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 53716-49-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCarprofen harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan yang tidak bereaksi dengan senyawa ini, seperti plastik atau kaca. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, dan jangan menghirup uapnya.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCarprofen is a chemical compound widely used in life sciences, particularly in biochemical research. As an enzyme inhibitor, it plays a crucial role in studying biochemical reactions by selectively blocking specific enzyme activities. This product is manufactured by TCI, a reputable company known for its quality and consistency. Carprofen is available in two packaging options: 1 gram and 5 grams, offering flexibility for different experimental needs. The compound is chemically stable and has good solubility, making it suitable for various laboratory applications. Its availability in different quantities makes it convenient for both small-scale and large-scale experiments. In Indonesian laboratories, Carprofen is commonly used in pharmacological and biochemical studies, contributing to research on enzyme mechanisms and biological interactions.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eCheng dkk. (2002). Anti-inflammatory effects of carprofen, carprofen enantiomers, and NG-nitro-L-arginine methyl ester in sheep. \u003cem\u003eAmerican Journal of Veterinary Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2460\/ajvr.2002.63.782\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2460\/ajvr.2002.63.782\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eShih dkk. (2008). Comparison between analgesic effects of buprenorphine, carprofen, and buprenorphine with carprofen for canine ovariohysterectomy. \u003cem\u003eVeterinary Anaesthesia and Analgesia\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/j.1467-2995.2007.00352.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/j.1467-2995.2007.00352.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCheng dkk. (2003). Enantioselective pharmacokinetics and cyclo‐oxygenase inhibition of carprofen and carprofen enantiomers in sheep. \u003cem\u003eJournal of Veterinary Pharmacology and Therapeutics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1046\/j.1365-2885.2003.00498.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1046\/j.1365-2885.2003.00498.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086192292058,"sku":"TCI2510C270117546","price":1339000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086192324826,"sku":"TCI2510C270117547","price":4619000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2701.jpg?v=1768204695"},{"product_id":"tci2510c274517603","title":"TCI C2745 282526-98-1 Cetilistat","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCetilistat (TCI C2745, nomor CAS 282526-98-1) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah terkait biokimia dan enzim. Bahan ini memiliki peran penting dalam penghambatan enzim lipase, yang berfungsi dalam proses pencernaan lemak. Dalam laboratorium, Cetilistat sering digunakan sebagai inhibitor untuk mempelajari mekanisme kerja enzim dan efeknya terhadap substrat. Bahan ini sangat relevan dalam penelitian obat, nutrisi, dan metabolisme tubuh manusia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCetilistat memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam pelarut organik. Karena sifat ini, bahan ini mudah digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia. Selain itu, Cetilistat memiliki tingkat keamanan yang cukup baik dalam penggunaan laboratorium, asalkan dihandle dengan benar. Karena karakteristik ini, bahan ini menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan penghambatan enzim secara spesifik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Cetilistat digunakan dalam berbagai bidang seperti farmasi, bioteknologi, dan ilmu kesehatan. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian yang terkait dengan pengembangan obat dan penelitian nutrisi. Karena kegunaannya yang luas, Cetilistat menjadi salah satu bahan yang penting dalam laboratorium ilmiah di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian penghambatan enzim lipase untuk studi metabolisme lemak\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat yang bekerja dengan mekanisme inhibisi enzim\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen biokimia untuk memahami aktivitas enzim secara spesifik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian nutrisi untuk mengevaluasi efek senyawa terhadap pencernaan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang mekanisme kerja obat pada sistem pencernaan manusia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 282526-98-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCetilistat harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Saat menangani bahan ini, penting untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCetilistat (TCI C2745, CAS No. 282526-98-1) is a chemical compound widely used in biochemical research for its ability to inhibit lipase enzymes. This compound is essential in studies related to lipid metabolism, pharmaceutical development, and nutritional science. Its stability in organic solvents and safe handling make it a preferred choice for laboratory applications. Cetilistat is commonly used in enzyme inhibition experiments, drug development, and metabolic studies. Its role in understanding enzyme function and its impact on biological processes makes it a valuable tool in scientific research. The compound is available in two packaging options: 1g and 5g, making it suitable for both small-scale and larger laboratory experiments.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eGras, J. (2013). Cetilistat for the treatment of obesity. \u003cem\u003eDrugs of Today\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1358\/dot.2013.49.12.2099318\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1358\/dot.2013.49.12.2099318\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (2008). Cetilistat versus orlistat in the battle of the bulge. \u003cem\u003eInpharma Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128413-200816440-00029\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128413-200816440-00029\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (2006). Cetilistat* reduces body weight and HbA1c [glycosylated haemoglobin] levels in obese patients with diabetes mellitus,. \u003cem\u003eInpharma Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128413-200615200-00017\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128413-200615200-00017\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086194815194,"sku":"TCI2510C274517603","price":1868000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086194847962,"sku":"TCI2510C274517604","price":6032000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2745.jpg?v=1769180415"},{"product_id":"tci2510c281617689","title":"TCI C2816 169590-42-5 Celecoxib","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCelecoxib adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian biokimia dan farmakologi. Sebagai inhibitor siklooksigenase-2 (COX-2), senyawa ini memiliki peran penting dalam studi mekanisme inflamasi dan pengembangan obat anti-inflamasi non-steroid (NSAID). Dalam laboratorium, Celecoxib sering digunakan untuk mengeksplorasi efek biologis senyawa-senyawa yang terkait dengan jalur inflamasi dan penyakit seperti rheumatoid arthritis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCelecoxib memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat dilarutkan dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Karena kemurnian tinggi dan konsistensi kualitas, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku untuk eksperimen yang membutuhkan presisi tinggi. Ketersediaan dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Celecoxib digunakan dalam penelitian kesehatan masyarakat, farmakologi, dan biomedis. Banyak institusi riset dan universitas menggunakan senyawa ini untuk studi tentang peran COX-2 dalam penyakit kronis dan pengembangan terapi obat baru.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme inflamasi dan penyakit autoimun\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas biologis senyawa inhibitor COX-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat anti-inflamasi dan analgesik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi farmakodinamik dan farmakokinetik senyawa baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen terapi target spesifik untuk penyakit kronis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 169590-42-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCelecoxib harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, di tempat sejuk dan kering. Hindari paparan langsung sinar matahari dan kelembapan tinggi untuk menjaga kualitas senyawa. Dalam penggunaan, pastikan alat dan wadah yang digunakan bersih dan steril untuk mencegah kontaminasi. Selalu gunakan sarung tangan dan alat pelindung diri saat menangani bahan kimia ini.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCelecoxib is a chemical compound widely used in biochemical and pharmacological research. As a selective inhibitor of cyclooxygenase-2 (COX-2), it plays a crucial role in studying inflammatory mechanisms and the development of non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs). In laboratory settings, it is commonly employed to investigate the biological effects of compounds related to inflammatory pathways and diseases such as rheumatoid arthritis. With high purity and consistent quality, Celecoxib is preferred for experiments requiring precision. Its availability in various packaging formats facilitates its use in different research scales. In Indonesia, Celecoxib is utilized in health research, pharmacology, and biomedical studies. Many research institutions and universities use this compound to explore the role of COX-2 in chronic diseases and the development of new therapeutic drugs.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2024). Celecoxib. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-024-53723-1\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-024-53723-1\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePoza-Guedes (2003). Celecoxib-induced lupus-like syndrome. \u003cem\u003eRheumatology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1093\/rheumatology\/keg236\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1093\/rheumatology\/keg236\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLeLorier (2003). Drug utilization review of celecoxib in Ontario. \u003cem\u003eRheumatology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1093\/rheumatology\/keg493\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1093\/rheumatology\/keg493\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48086198124762,"sku":"TCI2510C281617689","price":1187000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086198157530,"sku":"TCI2510C281617690","price":4013000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2816.jpg?v=1767098831"},{"product_id":"tci2510c289817789","title":"TCI C2898 77-36-1 Chlortalidone","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eChlortalidone (TCI C2898, nomor CAS 77-36-1) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terutama dalam bidang biofarmaka dan bioanalisis. Bahan ini memiliki struktur kimia yang memungkinkan ia berperan sebagai inhibitor enzim atau substrat dalam reaksi kimia tertentu. Chlortalidone sering digunakan dalam penelitian untuk memahami mekanisme kerja enzim dan proses metabolisme dalam tubuh. Dalam laboratorium, bahan ini menjadi alat penting untuk memperluas pemahaman tentang proses biokimia dan fisiologi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eChlortalidone memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik tertentu, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia. Keberadaan senyawa ini memungkinkan para peneliti untuk mengontrol reaksi kimia secara akurat dan menghasilkan data yang dapat diandalkan. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, Chlortalidone juga cocok untuk eksperimen yang membutuhkan kestabilan kimia dalam jangka waktu yang relatif lama.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, Chlortalidone sering ditemukan dalam laboratorium penelitian dan industri farmasi. Bahan ini digunakan untuk mengembangkan metode analisis kimia, mempelajari efek farmakologis senyawa tertentu, serta dalam penelitian tentang metabolisme obat. Karena keberadaannya yang mendukung berbagai jenis eksperimen, Chlortalidone menjadi bahan yang diminati di berbagai institusi riset di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis kimia untuk mengidentifikasi kandungan senyawa dalam sampel biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja enzim dan substrat dalam proses metabolisme\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan metode analisis untuk menentukan konsentrasi senyawa aktif dalam obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen farmakologis untuk mengevaluasi efek farmakodinamik senyawa tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang toksisitas dan metabolisme senyawa dalam tubuh manusia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 77-36-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eChlortalidone harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk menjaga kestabilan kimia. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi atau kebocoran.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eChlortalidone (TCI C2898, CAS No. 77-36-1) is a chemical compound widely used in laboratory research, particularly in biochemical and pharmacological studies. It functions as an enzyme inhibitor or substrate in various chemical reactions, making it essential for understanding enzyme mechanisms and metabolic processes. Its stable chemical properties allow for accurate and reliable experimental results, especially in long-term studies. In Indonesian laboratories, Chlortalidone is commonly applied in drug development, toxicology research, and analytical chemistry. Its versatility and reliability make it a preferred choice for researchers aiming to advance scientific knowledge in the fields of life sciences and pharmaceutical sciences.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2014). Atenolol\/chlortalidone\/cyclophosphamide. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-014-5043-8\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-014-5043-8\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2015). Atenolol\/chlortalidone\/lisinopril overdose. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-015-0131-y\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-015-0131-y\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2024). Chlortalidone. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-024-64501-0\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-024-64501-0\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086201958618,"sku":"TCI2510C289817789","price":3560000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2898.jpg?v=1768204712"},{"product_id":"tci2510c297717887","title":"TCI C2977 59721-29-8 Camostat Mesylate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCamostat Mesylate (TCI C2977) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian biokimia dan farmakologi. Bahan ini merupakan suatu ester dari camostat, sebuah inhibitor enzim yang memiliki aktivitas terhadap serine protease, terutama protease yang terlibat dalam proses inflamasi dan penyakit paru-paru. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pengembangan obat dan penelitian terapi target. Karena sifatnya yang spesifik, Camostat Mesylate menjadi pilihan utama dalam studi tentang mekanisme penyakit dan pengembangan terapi yang lebih efektif.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCamostat Mesylate memiliki karakteristik kimia yang stabil dan mudah terurai dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penggunaan dan manipulasi dalam laboratorium. Bahan ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, seperti etil asetat dan aseton, yang memperluas aplikasinya dalam berbagai eksperimen. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat non-toxis yang relatif rendah, sehingga meminimalkan risiko bahaya bagi peneliti dan lingkungan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, Camostat Mesylate digunakan sebagai bahan baku dalam penelitian terkait penyakit pernapasan, inflamasi, dan pengembangan obat. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia mengadopsi bahan ini untuk memperluas pengetahuan dan inovasi di bidang kesehatan. Ketersediaan produk ini mendukung kebutuhan penelitian lokal yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan nasional.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian penghambatan protease untuk pengembangan terapi kanker\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang mekanisme inflamasi dan penyakit paru-paru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas enzim dalam reaksi biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat baru dengan target spesifik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen farmakologi untuk mengevaluasi efek farmakologis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 59721-29-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg, 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCamostat Mesylate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Peneliti harus mengenakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau saluran pernapasan. Selain itu, bahan ini harus dihindari dari kontak dengan air atau bahan kimia lain yang tidak kompatibel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCamostat Mesylate (TCI C2977) is a chemical compound widely used in biochemical and pharmacological research. It functions as an inhibitor of serine proteases, particularly those involved in inflammatory processes and respiratory diseases. This compound is commonly used as a raw material in drug development and research on targeted therapies. Its chemical stability and solubility in organic solvents make it versatile for various experimental applications. In Indonesia, it is utilized in research related to respiratory diseases, inflammation, and the development of new drugs. Its availability supports local research efforts aimed at advancing healthcare solutions.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eAhmed dkk. (2023). TCT‐Mediated Process for the Preparation of Nafamostat Mesylate and Camostat Mesylate. \u003cem\u003eChemistrySelect\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/slct.202300214\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/slct.202300214\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCetinkaya dkk. (2025). Dummy imprinted electrochemical sensor for the selective detection of camostat mesylate. \u003cem\u003eMicrochimica Acta\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s00604-025-07342-3\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s00604-025-07342-3\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKosinsky dkk. (2022). Semi-Mechanistic Pharmacokinetic-Pharmacodynamic Model of Camostat Mesylate-Predicted Efficacy against SARS-CoV-2 in COVID-19. \u003cem\u003eMicrobiology Spectrum\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1128\/spectrum.02167-21\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1128\/spectrum.02167-21\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086205759706,"sku":"TCI2510C297717887","price":1263000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48086205792474,"sku":"TCI2510C297717888","price":3787000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2977.jpg?v=1768204721"},{"product_id":"tci2510c346018503","title":"TCI C3460 470-37-1 Cinobufagine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCinobufagine, dengan nomor CAS 470-37-1, adalah senyawa aktif yang berasal dari ekstrak toad venom. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian biokimia dan farmakologi untuk mempelajari mekanisme kerja senyawa-senyawa alami yang memiliki potensi terapi. Cinobufagine memiliki aktivitas farmakologis yang kuat, terutama dalam bidang neurologi dan imunologi. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan sebagai bahan baku untuk pengembangan obat baru, uji toksisitas, serta penelitian tentang efek biologis senyawa alami.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCinobufagine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap paparan cahaya dan suhu tinggi. Karena sifat ini, senyawa ini biasanya disimpan dalam wadah tertutup dan dalam suhu dingin. Ketersediaannya dalam bentuk padat memudahkan penanganan dan penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Keistimewaan Cinobufagine terletak pada kemampuannya untuk memicu respons biologis yang kompleks, sehingga menjadi bahan yang diminati dalam penelitian ilmiah.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Cinobufagine digunakan sebagai bahan baku untuk penelitian di bidang farmakologi, biokimia, dan neurofarmakologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan obat baru, memahami mekanisme penyakit, serta menguji efektivitas senyawa alami. Karena keunikan sifatnya, Cinobufagine menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen yang memerlukan senyawa aktif dengan aktivitas biologis tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian efek farmakologis senyawa alami untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja senyawa neurotoksin dalam sistem saraf\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji toksisitas untuk mengevaluasi keamanan senyawa pada organisme hidup\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis komposisi kimia dalam ekstrak toad venom untuk identifikasi senyawa aktif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang pengaruh senyawa ini terhadap respons imun pada model hewan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 470-37-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg, 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, dalam suhu dingin dan jauh dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCinobufagine harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung. Penyimpanan dalam suhu rendah, sekitar 2-8°C, sangat dianjurkan untuk mempertahankan stabilitas senyawa. Selama penanganan, bahan ini harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta tidak boleh dihiraukan oleh udara bebas. Penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung sangat dianjurkan untuk meminimalkan risiko kontak.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCinobufagine, with CAS number 470-37-1, is an active compound derived from toad venom. It is widely used in biochemical and pharmacological research to study the biological effects of natural compounds. This compound is known for its strong pharmacological activity, particularly in neurology and immunology. In the laboratory, it serves as a key reagent for drug development, toxicity testing, and the study of complex biological responses. Its stability under certain conditions makes it a preferred choice for various experimental applications. In Indonesia, Cinobufagine is commonly used in research institutions and universities for pharmaceutical and biological studies. Its unique properties make it an essential component in experiments requiring active compounds with high biological activity.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086248947930,"sku":"TCI2510C346018503","price":6437000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48086248980698,"sku":"TCI2510C346018504","price":18525000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3460.jpg?v=1767099614"},{"product_id":"tci2510c357218661","title":"TCI C3572 188817-13-2 SC-560","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C3572 188817-13-2 SC-560 adalah bahan kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terkait biokimia dan enzim. Bahan ini berupa senyawa kimia yang memiliki aktivitas enzimatik dan sering digunakan sebagai substrat atau inhibitor dalam reaksi enzimatik. Produk ini sangat relevan dalam penelitian yang melibatkan aktivitas katalitik enzim, seperti dalam analisis metabolisme, biosintesis, atau reaksi kimiawi yang dipengaruhi oleh enzim.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI C3572 188817-13-2 SC-560 memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memungkinkan penggunaan berulang dalam berbagai eksperimen. Bahan ini juga memiliki tingkat kekhasan yang memungkinkan akurasi dalam pengukuran aktivitas enzim, baik dalam skala kecil maupun besar. Karena sifatnya yang dapat dikontrol, bahan ini menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan presisi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, produk ini sering digunakan dalam penelitian biomedis, farmakologi, dan bioteknologi. Bahan ini juga relevan dalam pendidikan tinggi, terutama dalam program studi ilmu hayat dan kimia. Karena kehandalannya, produk ini menjadi bagian dari alat dan bahan yang diperlukan untuk mempercepat proses penelitian dan pengembangan ilmiah di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis aktivitas enzim dalam reaksi kimiawi untuk mengevaluasi efisiensi katalisator biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian substrat enzim dalam penelitian metabolisme dan biosintesis senyawa organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi untuk mengevaluasi efek inhibitor enzim pada jalur metabolisme tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan metode analitik untuk deteksi dan kuantifikasi senyawa biologis dalam sampel biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan reaksi enzimatik dalam skala laboratorium untuk pengujian kualitas dan kuantitas produk biokimia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 188817-13-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg, 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan untuk menjaga stabilitas kimianya. Penyimpanan dalam suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Saat mengambil atau menggunakan produk, pastikan tangan dan peralatan bersih untuk menghindari kontaminasi. Hindari paparan langsung dengan kulit atau mata, dan gunakan alat pelindung sesuai standar laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C3572 188817-13-2 SC-560 is a biochemical compound widely used in laboratory research, particularly in enzyme-related experiments. As an enzyme substrate or inhibitor, it plays a crucial role in studying catalytic reactions and metabolic pathways. This product is ideal for applications requiring precision and controlled chemical reactions. Its stability and purity make it a reliable choice for both academic and industrial research. The compound is commonly used in biochemistry, pharmacology, and biotechnology studies, supporting various analytical and experimental processes. Its versatility and reliability make it an essential tool in modern laboratory settings, especially in Indonesia’s scientific community.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eH dkk. (2020). A Combination of Taxol and SC-560 Regulates Ki-67 Expression andApoptosis inHumanOvarianCarcinomaXenografts. \u003cem\u003eClinics of Oncology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.47829\/coo.2020.3106\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.47829\/coo.2020.3106\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMARICIC dkk. (2001). Effect of the cyclooxygenase-1 inhibitor SC-560 on mucosal damage during ischemia-reperfusion in the rat stomach. \u003cem\u003eGastroenterology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0016-5085(01)80749-6\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0016-5085(01)80749-6\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePaskauskas dkk. (2011). Blockade of leukocyte haptokinesis and haptotaxis by ketoprofen, diclofenac and SC-560. \u003cem\u003eBMC Immunology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1186\/1471-2172-12-64\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1186\/1471-2172-12-64\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086264938714,"sku":"TCI2510C357218661","price":2600000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48086264971482,"sku":"TCI2510C357218662","price":8582000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3572.jpg?v=1767099792"},{"product_id":"tci2510c357518663","title":"TCI C3575 194423-06-8 CL-387785","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C3575 194423-06-8 CL-387785 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi penelitian di bidang ilmu hayat. Bahan ini termasuk dalam kategori enzim dan substrat enzim, yang memiliki peran penting dalam proses katalitik dalam reaksi biokimia. Senyawa ini sering digunakan dalam eksperimen yang memerlukan aktivitas enzimatik, seperti analisis aktivitas enzim, pengujian substrat, dan penelitian metabolisme. Dalam laboratorium, bahan ini menjadi alat penting untuk mempercepat dan memperjelas hasil eksperimen biokimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI C3575 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi eksperimen. Keunggulan utamanya adalah kemurnian tinggi dan konsistensi dalam setiap batch, sehingga memastikan hasil yang akurat dan dapat diandalkan. Senyawa ini juga memiliki daya tahan terhadap kondisi lingkungan tertentu, seperti suhu dan pH, yang menjadikannya cocok untuk berbagai jenis reaksi. Karena sifat-sifat ini, senyawa ini sering dipilih oleh peneliti untuk aplikasi yang memerlukan presisi dan keandalan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, produk ini sangat relevan untuk penelitian di bidang bioteknologi, farmasi, dan kedokteran. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan substrat enzim. Ketersediaan bahan ini juga mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi di sektor kesehatan dan bioteknologi di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis aktivitas enzim untuk mengevaluasi efisiensi katalitik dalam reaksi biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian substrat enzim untuk menentukan spesifisitas dan afinitas enzim\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian metabolisme dalam studi biokimia dan fisiologi sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan reagen untuk eksperimen biokimia dan analisis sampel biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan produk farmasi berbasis enzim untuk aplikasi medis dan industri\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 194423-06-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg, 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Penggunaan bahan ini harus dilakukan di area laboratorium yang terkontrol dan mematuhi protokol keselamatan kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C3575 194423-06-8 CL-387785 is a chemical compound used in various research applications within the field of life sciences. It belongs to the category of enzymes and enzyme substrates, playing a crucial role in catalytic processes in biochemical reactions. This compound is commonly used in experiments requiring enzymatic activity, such as enzyme activity analysis, substrate testing, and metabolic studies. In the laboratory, this compound serves as an essential tool to accelerate and clarify biochemical experiment results. Its high purity and consistency across batches ensure accurate and reliable outcomes, making it a preferred choice for researchers. The compound's stability under various experimental conditions further enhances its applicability. In the context of Indonesian laboratories, this product is highly relevant for research in biotechnology, pharmacy, and medicine. Many research institutions and universities in Indonesia use this compound for experiments requiring enzymatic substrates, supporting scientific development and innovation in health and biotechnology sectors.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eWang dkk. (2023). EGFR Inhibitor CL-387785 Suppresses the Progression of Lung Adenocarcinoma. \u003cem\u003eCurrent Molecular Pharmacology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2174\/1874467215666220329212300\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2174\/1874467215666220329212300\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086265004250,"sku":"TCI2510C357518663","price":6663000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48086265037018,"sku":"TCI2510C357518664","price":19104000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3575.jpg?v=1768817122"},{"product_id":"tci2510c381818913","title":"TCI C3818 267243-28-7 Canertinib","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCanertinib adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian biokimia dan farmakologi. Produk ini termasuk dalam kategori inhibitor enzim, yang memiliki peran penting dalam studi mekanisme kerja enzim dan penghambatan aktivitasnya. Canertinib dikenal sebagai inhibitor EGFR (Epidermal Growth Factor Receptor), sehingga sering digunakan dalam penelitian terkait kanker dan respons terapi. Bahan ini sangat berguna dalam laboratorium yang melakukan eksperimen untuk memahami proses proliferasi sel dan pengembangan obat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCanertinib memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, yang memungkinkannya untuk berinteraksi secara spesifik dengan target protein tertentu. Daya hambat yang tinggi terhadap enzim membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk penelitian yang memerlukan presisi tinggi. Dengan kualitas yang terjamin, Canertinib bisa digunakan dalam berbagai aplikasi seperti uji aktivitas enzim, studi interaksi molekuler, dan pengembangan obat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Canertinib digunakan dalam penelitian biomedis dan farmasi. Banyak institusi riset dan universitas menggunakan bahan ini untuk memperluas pemahaman tentang mekanisme penyakit dan pengembangan terapi. Produk ini juga menjadi bagian dari studi yang terkait dengan penelitian kanker dan pengobatan target spesifik. Ketersediaannya di pasar lokal membantu peneliti dalam mendapatkan bahan yang diperlukan untuk eksperimen mereka.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian terapi kanker dengan fokus pada EGFR\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas inhibitor enzim dalam reaksi biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi interaksi molekuler untuk pengembangan obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis respons sel terhadap penghambatan pertumbuhan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen untuk memahami mekanisme proliferasi sel\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 267243-28-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCanertinib harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di lingkungan yang sejuk dan kering. Hindari paparan sinar matahari langsung dan kelembapan untuk menjaga kualitas produk. Dalam penanganan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini harus dihindari dari paparan berlebihan dan disimpan terpisah dari bahan kimia lain yang tidak kompatibel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCanertinib is a chemical compound widely used in biochemical and pharmacological research. It belongs to the category of enzyme inhibitors and is particularly known for its ability to inhibit the EGFR (Epidermal Growth Factor Receptor). This makes it a valuable tool in studies related to cancer and therapeutic responses. The compound is stable and suitable for various laboratory applications, including enzyme activity testing and molecular interaction studies. Its high inhibitory activity and precise molecular structure make it an ideal choice for research requiring accuracy. In Indonesian laboratories, Canertinib is commonly used in biomedical and pharmaceutical research, contributing to the understanding of disease mechanisms and drug development. Its availability supports researchers in conducting experiments essential for scientific advancement.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (2006). Canertinib\/cetuximab\/gefitinib. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128415-200611170-00020\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128415-200611170-00020\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMcIntyre, J.A. dkk. (2005). Canertinib Dihydrochloride. \u003cem\u003eDrugs of the Future\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1358\/dof.2005.030.08.927254\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1358\/dof.2005.030.08.927254\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePrasasya dkk. (2011). A multivariate model of ErbB network composition predicts ovarian cancer cell response to canertinib. \u003cem\u003eBiotechnology and Bioengineering\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/bit.23297\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/bit.23297\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086292725978,"sku":"TCI2510C381818913","price":4140000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3818.jpg?v=1769180462"},{"product_id":"tci2510d046319909","title":"TCI D0463 120-21-8 4-Diethylaminobenzaldehyde","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e4-Diethylaminobenzaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam proses pembuatan pigmen, obat-obatan, dan bahan kimia industri. Sebagai bahan dasar (building block), senyawa ini memiliki potensi untuk bereaksi dengan berbagai grup fungsional lainnya, sehingga menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan keakuratan dan fleksibilitas dalam sintesis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari 4-Diethylaminobenzaldehyde adalah struktur molekulnya yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi. Senyawa ini memiliki sifat polar dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Karena sifat ini, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi condensasi, reduksi, dan substitusi. Keberagaman aplikasinya membuatnya menjadi bahan yang sangat diminati dalam penelitian ilmiah.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 4-Diethylaminobenzaldehyde sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan material. Bahan ini juga menjadi pilihan utama dalam laboratorium pendidikan untuk memperkaya pemahaman mahasiswa tentang reaksi kimia dan sintesis senyawa kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis pigmen organik untuk industri tekstil dan kosmetik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan senyawa obat-obatan dengan struktur kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi kimia dalam penelitian material baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi reaktivitas senyawa dalam laboratorium pendidikan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 120-21-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Non-Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 100g, 500g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e4-Diethylaminobenzaldehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi udara dan kelembapan. Bahan ini sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan jauh dari sumber panas. Karena sifatnya yang reaktif, penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia sangat dianjurkan. Selama penanganan, harus dipakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e4-Diethylaminobenzaldehyde is a versatile organic compound widely used in chemical synthesis for the production of dyes, pharmaceuticals, and industrial materials. Its molecular structure allows it to participate in various chemical reactions such as condensation, reduction, and substitution. This compound is commonly utilized in both research and educational laboratories due to its stability and reactivity. With a CAS number of 120-21-8, it is a key building block in the development of complex organic molecules. Its solubility in organic solvents makes it suitable for a wide range of applications in both academic and industrial settings. The compound is best stored in a sealed container in a cool and dry place to maintain its integrity and effectiveness.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eZhang dkk. (2015). Crystal structure of 4-diethylaminobenzaldehyde isonicotinoylhydrazone monohydrate, C17H20N4O·H2O, C17H22N4O2. \u003cem\u003eZeitschrift für Kristallographie - New Crystal Structures\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1515\/ncrs-2013-0042\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1515\/ncrs-2013-0042\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMoreb dkk. (2010). Abstract 3362: Diethylaminobenzaldehyde (DEAB) is not a specific inhibitor of ALDH1a1 isozyme. \u003cem\u003eCancer Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1158\/1538-7445.am10-3362\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1158\/1538-7445.am10-3362\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKobotaeva (2007). Sensitizing activity of metal tetraphenylporphines toward diethylaminobenzaldehyde N,N-diphenylhydrazone and its dependence on the central metal atom. \u003cem\u003eHigh Energy Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1134\/s0018143907010067\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1134\/s0018143907010067\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086385819866,"sku":"TCI2510D046319909","price":657000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100g","offer_id":48086385852634,"sku":"TCI2510D046319910","price":1642000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48086385885402,"sku":"TCI2510D046319911","price":5402000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D0463.jpg?v=1768817285"},{"product_id":"tci2510d182821755","title":"TCI D1828 20830-75-5 Digoxin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDigoxin adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori glikosida digitalis, sering digunakan dalam penelitian biokimia dan farmakologi. Bahan ini memiliki aktivitas farmakologis yang kuat, terutama dalam pengaturan ritme jantung. Dalam laboratorium, Digoxin digunakan untuk mempelajari mekanisme kerja obat dan efeknya terhadap sistem kardiovaskular. Bahan ini juga menjadi bahan baku dalam pengembangan obat baru dan studi tentang efek toksikologi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDigoxin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan cahaya. Karena sifat ini, senyawa ini harus disimpan dengan hati-hati untuk menjaga kualitasnya. Ketersediaan dalam bentuk padat memudahkan penggunaan dalam berbagai eksperimen, baik untuk analisis kuantitatif maupun kualitatif.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Digoxin sering digunakan dalam penelitian kesehatan masyarakat dan farmasi. Bahan ini menjadi alat penting untuk memahami efek farmakologis dan mekanisme aksi obat pada manusia. Penelitian menggunakan Digoxin juga mendukung pengembangan terapi yang lebih efektif dan aman bagi masyarakat Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDigoxin digunakan dalam studi farmakologis untuk menguji efek obat pada jantung.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini cocok untuk analisis kuantitatif dalam laboratorium kimia dan farmasi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDigoxin sering digunakan dalam penelitian toksikologi untuk mengevaluasi dampak jangka panjang.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini menjadi alat utama dalam penelitian biokimia untuk memahami interaksi molekuler.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDigoxin digunakan dalam pengembangan obat baru untuk pengobatan gangguan jantung.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 20830-75-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Chemical Biology \u003e Glycoscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDigoxin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari cahaya matahari langsung. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat dianjurkan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca berlabel jelas dan tertutup rapat. Karena sifatnya yang sensitif, bahan ini harus dihindari dari kontak dengan air atau bahan kimia lainnya. Penggunaan harus dilakukan dengan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah paparan langsung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDigoxin is a chemical compound belonging to the digitalis glycosides category, commonly used in biochemical and pharmacological research. It is known for its strong pharmacological activity, particularly in regulating heart rhythm. In the laboratory, Digoxin serves as a key reagent for studying the mechanisms of drug action and effects on the cardiovascular system. Its stability under certain conditions makes it suitable for various experimental applications. The availability in solid form facilitates its use in both quantitative and qualitative analyses. Digoxin is widely utilized in Indonesian laboratories for health research and pharmaceutical development, supporting the understanding of drug effects and the creation of more effective and safe treatments. Its role in toxicological studies further enhances its importance in scientific research.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2017). Calcium gluconate\/digoxin. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-017-28157-y\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-017-28157-y\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2018). Paracetamol, digoxin, cisplatin. \u003cem\u003eCurrent Medical Issues\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.4103\/0973-4651.234838\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.4103\/0973-4651.234838\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2020). 18 Acute Digoxin Toxicity Complicated by Hyperkalemia and Acute Renal Failure (ARF) in an Elderly Male with Therapeutic Digoxin Level. \u003cem\u003eAmerican Journal of Kidney Diseases\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1053\/j.ajkd.2020.02.020\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1053\/j.ajkd.2020.02.020\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086477865178,"sku":"TCI2510D182821755","price":1010000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086477897946,"sku":"TCI2510D182821756","price":4190000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D1828.jpg?v=1767103763"},{"product_id":"tci2510d227422418","title":"TCI D2274 58-32-2 Dipyridamole","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDipyridamole adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian biokimia dan farmakologi. Sebagai inhibitor enzim fosfodiesterase, senyawa ini berperan penting dalam studi mekanisme kerja enzim dan pengaruhnya terhadap metabolisme molekul seperti siklik AMP. Dipyridamole juga digunakan sebagai agen penelitian dalam pengembangan obat dan studi klinis. Produk ini merupakan bahan baku yang sangat dibutuhkan oleh para peneliti di laboratorium untuk berbagai eksperimen terkait biokimia dan farmakologi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDipyridamole memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah dilarutkan dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Karena sifat ini, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses sintesis. Selain itu, Dipyridamole memiliki daya larut yang baik dalam air, sehingga memudahkan peneliti dalam penggunaan dan pemrosesan. Karena konsistensi dan keandalannya, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam laboratorium penelitian di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks pemakaian di laboratorium Indonesia, Dipyridamole sering digunakan dalam penelitian terkait penyakit jantung, pengaruh obat pada sistem saraf, serta studi metabolisme. Bahan ini sangat relevan untuk kebutuhan penelitian di berbagai institusi pendidikan dan lembaga penelitian, baik di tingkat akademik maupun industri.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDipyridamole digunakan dalam studi mekanisme kerja enzim fosfodiesterase untuk memahami proses metabolisme molekul.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSenyawa ini cocok untuk penelitian tentang pengaruh obat pada sistem kardiovaskular karena kemampuannya menghambat enzim tertentu.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDipyridamole sering digunakan dalam pengembangan obat baru terkait gangguan jantung dan penyakit metabolik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini juga digunakan dalam eksperimen farmakologis untuk mengevaluasi efek farmakologis senyawa pada sel dan jaringan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDipyridamole dapat diterapkan dalam penelitian tentang interaksi obat dan efek samping yang mungkin terjadi.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 58-32-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDipyridamole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penurunan kualitas. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan kelembapan tinggi. Karena sifat kimianya, produk ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadah tidak terbuka dan terhindar dari bahan kimia lain yang tidak kompatibel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDipyridamole is a chemical compound widely used in biochemical and pharmacological research. As an inhibitor of phosphodiesterase enzymes, it plays a crucial role in studying enzyme mechanisms and their effects on molecular metabolism, such as cyclic AMP. This product is a key raw material for researchers in laboratories conducting various experiments related to biochemistry and pharmacology. Dipyridamole is stable in chemical properties and easily soluble in organic solvents like ethyl acetate and acetone. Its good solubility in water makes it convenient for use and processing in experiments. Due to its consistency and reliability, this compound is a preferred choice in Indonesian laboratories. It is commonly used in research related to cardiovascular diseases, effects of drugs on the nervous system, and metabolic disorders. Dipyridamole is essential for research needs in educational institutions and research organizations in Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eHervey dkk. (1999). Extended-Release Dipyridamole\/Aspirin. \u003cem\u003eDrugs\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00003495-199958030-00007\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00003495-199958030-00007\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSivenius (1999). Dipyridamole\/Aspirin. \u003cem\u003eDrugs\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00003495-199958030-00009\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00003495-199958030-00009\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eForbes (1999). Dipyridamole\/Aspirin. \u003cem\u003eDrugs\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00003495-199958030-00008\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00003495-199958030-00008\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086515843290,"sku":"TCI2510D227422418","price":1263000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086515876058,"sku":"TCI2510D227422419","price":3887000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D2274.jpg?v=1768204919"},{"product_id":"tci2510d306623384","title":"TCI D3066 69655-05-6 2',3'-Dideoxyinosine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2',3'-Dideoxyinosine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian biokimia dan farmakologi. Bahan ini memiliki struktur mirip nukleotida, tetapi dengan modifikasi pada posisi 2' dan 3' dari gugus deoksiribosa. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain, serta dalam studi mekanisme kerja obat dan pengembangan terapi antivirus. Karena sifat kimianya yang kompleks, senyawa ini menjadi alat penting dalam penelitian kesehatan dan biomedis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e2',3'-Dideoxyinosine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan cahaya. Karena struktur molekulnya yang unik, senyawa ini memiliki afinitas tinggi terhadap enzim tertentu, seperti reverse transcriptase, yang membuatnya menjadi bahan yang sangat diminati dalam penelitian virus HIV. Sifat ini menjadikannya pilihan ideal untuk aplikasi yang membutuhkan spesifisitas tinggi dalam reaksi kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 2',3'-Dideoxyinosine digunakan secara luas dalam penelitian terkait penyakit menular, terutama dalam studi tentang virus dan mekanisme respons imun. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian farmakologi dan biokimia yang berfokus pada pengembangan obat baru, terutama dalam bidang antiviral dan terapi kanker. Karena kepentingannya dalam penelitian ilmiah, bahan ini menjadi bagian penting dari peralatan laboratorium di berbagai institusi riset di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian mekanisme kerja obat antivirus untuk pengobatan HIV\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa kimia yang memiliki aktivitas biologis tinggi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang aktivitas enzim reverse transcriptase dalam proses replikasi virus\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan terapi kanker dengan pendekatan terapi target\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji kelayakan bahan baku untuk produksi obat antiviral\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 69655-05-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg, 500mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah kedap udara dan di tempat yang sejuk serta gelap. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan kelembapan tinggi untuk mencegah degradasi. Saat menangani bahan ini, gunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit dan pernapasan. Pastikan wadah tertutup rapat setelah penggunaan. Bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2',3'-Dideoxyinosine is a chemical compound widely used in biochemical and pharmaceutical research. It is a nucleoside analog with structural modifications at the 2' and 3' positions of the deoxyribose ring, making it a valuable tool in the study of viral replication and enzyme activity. Its unique molecular structure allows it to interact specifically with certain enzymes, such as reverse transcriptase, making it an essential reagent in antiviral research. This compound is commonly used in laboratory settings for the development of new therapeutic agents and the investigation of molecular mechanisms in disease processes. Its stability and reactivity make it a versatile material for various scientific applications, particularly in the fields of virology and pharmacology.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (1991). Dideoxyinosine see Dideoxycytidine\/dideoxyinosine. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128415-199103610-00020\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128415-199103610-00020\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (1991). Dideoxyinosine. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128415-199103380-00016\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128415-199103380-00016\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (1991). Dideoxyinosine. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128415-199103460-00024\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128415-199103460-00024\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086600810714,"sku":"TCI2510D306623384","price":960000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500mg","offer_id":48086600843482,"sku":"TCI2510D306623385","price":3131000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D3066.jpg?v=1767105696"},{"product_id":"tci2510d358023897","title":"TCI D3580 3056-17-5 2',3'-Didehydro-3'-deoxythymidine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D3580 2',3'-Didehydro-3'-deoxythymidine, yang lebih dikenal sebagai stavudin atau d4T, adalah analog nukleosida timidin yang menjadi salah satu senyawa rujukan paling penting dalam kajian virologi molekuler. Molekul ini dicirikan oleh ikatan rangkap antara posisi 2' dan 3' pada cincin gula serta hilangnya gugus hidroksil pada posisi 3'. Ketiadaan gugus 3'-OH inilah yang memberikan sifat terminasi rantai ketika bentuk trifosfatnya diinkorporasikan oleh enzim reverse transcriptase. Di laboratorium, bahan ini digunakan sebagai senyawa uji antivirus, standar analitik untuk pengembangan metode, serta model struktur dalam perancangan analog nukleosida generasi berikutnya.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang menjadikan senyawa ini banyak dipilih adalah kejelasan mekanisme kerjanya yang sudah sangat mapan dalam literatur, sehingga hasil percobaan mudah dibandingkan dengan data pembanding. Modifikasi didehidro-dideoksi pada gula memberikan kekakuan konformasi tertentu yang memengaruhi pengenalan oleh kinase seluler maupun polimerase viral. Sebagai padatan, senyawa ini relatif mudah ditimbang dan dilarutkan dalam pelarut yang lazim dipakai untuk uji biologis. Konsistensi kemurnian antar-lot dari TCI menjadi faktor kritis, mengingat analog nukleosida yang terkontaminasi isomer atau produk degradasi dapat menghasilkan nilai IC50 yang menyimpang dan sulit direproduksi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eLaboratorium di Indonesia memakai bahan ini terutama pada riset antiretroviral di fakultas kedokteran dan farmasi, laboratorium biologi molekuler universitas, hingga unit pengembangan metode analisis pada industri obat generik. Kemasan 1 g dan 5 g yang tersedia di AMI Scientific memberi keleluasaan bagi tim penelitian kecil maupun laboratorium dengan agenda pengujian rutin. Ukuran 1 g biasanya memadai untuk validasi metode dan uji skrining awal, sedangkan 5 g cocok bagi program riset berkelanjutan atau kebutuhan sintesis turunan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSkrining aktivitas antivirus in vitro, karena mekanisme terminasi rantai yang dimilikinya menjadikan senyawa ini kontrol positif yang andal pada uji penghambatan reverse transcriptase.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan dan validasi metode HPLC atau LC-MS\/MS, sebab senyawa dengan kemurnian terjaga diperlukan untuk membangun kurva kalibrasi, uji presisi, dan penentuan batas deteksi metode bioanalitik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi resistensi virus, karena membandingkan respons galur mutan terhadap analog nukleosida standar membantu peneliti memetakan mutasi yang memengaruhi pengenalan substrat oleh polimerase.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi seluler dan toksisitas mitokondria, mengingat analog dideoksinukleosida dikenal berinteraksi dengan polimerase mitokondria sehingga cocok sebagai model kajian efek samping seluler.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan awal sintesis kimia medisinal, karena gugus hidroksil primer dan ikatan rangkap pada gula menyediakan titik modifikasi untuk membuat prodrug ester maupun analog baru.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog D3580\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 3056-17-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1 g dan 5 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan kristalin putih hingga hampir putih (konfirmasi pada label dan CoA lot bersangkutan)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: tempat sejuk, kering, terlindung cahaya, wadah tertutup rapat sesuai anjuran produsen\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTempatkan vial pada rak bahan kimia yang sejuk dan kering, jauh dari sumber panas serta paparan cahaya langsung; sebagian laboratorium menyimpannya dalam lemari pendingin untuk memperpanjang masa pakai. Pertahankan wadah asli yang tertutup rapat dan biarkan mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi kondensasi pada serbuk. Gunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pelindung saat menimbang, serta bekerja di area berventilasi baik untuk menghindari terhirupnya partikel halus. Karena senyawa ini aktif secara biologis, hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Buang sisa bahan serta wadah terkontaminasi melalui jalur limbah bahan berbahaya institusi, dan patuhi lembar data keselamatan resmi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D3580 2',3'-Didehydro-3'-deoxythymidine (stavudine, d4T; CAS 3056-17-5) is a thymidine nucleoside analogue that has become a standard reference compound in molecular virology and antiviral research. The absence of a 3'-hydroxyl group together with the 2',3'-unsaturation allows its triphosphate metabolite to act as a chain terminator during reverse transcription, giving the molecule a clearly defined and extensively documented mechanism of action. Its crystalline solid form is convenient to weigh and dissolve for cell-based assays, while consistent lot-to-lot purity supports reproducible IC50 determinations. Available in 1 g and 5 g packs, the material is routinely applied as a positive control in antiviral screening, as an analytical standard for HPLC and LC-MS\/MS method development, in viral resistance and mitochondrial toxicity studies, and as a synthetic intermediate for new nucleoside derivatives. For laboratory research use only.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086627614938,"sku":"TCI2510D358023897","price":1515000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086627647706,"sku":"TCI2510D358023898","price":4821000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D3580.jpg?v=1767106266"},{"product_id":"tci2510d360023930","title":"TCI D3600 479-18-5 7-(2,3-Dihydroxypropyl)theophylline","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e7-(2,3-Dihydroxypropyl)theophylline adalah turunan xantin yang dibentuk dengan menambahkan rantai dihidroksipropil pada nitrogen posisi tujuh dari kerangka teofilin. Senyawa ini termasuk kelompok alkaloid purin dan dalam katalog dikelompokkan sebagai bahan biokimia serta reagen ilmu hayati. Di laboratorium, ia dipakai sebagai bahan pembanding, bahan uji farmakologi, dan bahan kajian formulasi karena kerangka xantinnya sudah lama dikenal berkaitan dengan aktivitas relaksasi otot polos saluran napas dan penghambatan fosfodiesterase pada penelitian dasar.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuatnya banyak dipilih adalah gugus diol pada rantai sampingnya. Dua gugus hidroksil tersebut meningkatkan sifat hidrofilik senyawa dibandingkan teofilin murni, sehingga kelarutannya dalam media berair menjadi jauh lebih baik. Sifat ini sangat membantu ketika peneliti perlu menyiapkan larutan induk untuk uji biologis, pengujian disolusi, maupun analisis kromatografi tanpa bergantung pada pelarut organik dalam jumlah besar. Kerangka xantin yang terkonjugasi juga memberikan serapan ultraviolet yang khas, sehingga senyawa ini mudah dipantau menggunakan detektor UV pada sistem HPLC maupun spektrofotometer biasa.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, senyawa golongan xantin banyak digunakan di laboratorium farmasi, farmakologi, dan kimia analisis, baik di lingkungan kampus maupun di unit pengendalian mutu industri farmasi. Pemakaian umumnya berkaitan dengan penyiapan larutan baku kerja, pengembangan metode analisis, serta penelitian pra-klinis berbasis kultur sel atau organ terisolasi. Kemasan 25 g memadai untuk kegiatan riset berkelanjutan maupun pengembangan metode yang memerlukan pengulangan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eBahan pembanding analisis: serapan ultraviolet kerangka xantin yang khas memudahkan penyiapan larutan baku untuk pengembangan dan validasi metode HPLC maupun spektrofotometri.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi saluran napas: kerangka xantin dipakai sebagai bahan uji pada kajian relaksasi otot polos dan penghambatan fosfodiesterase pada tingkat penelitian dasar.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi formulasi dan disolusi: sifat hidrofilik dari gugus diol memudahkan penyiapan media uji berair sehingga profil pelepasan zat dapat diamati secara konsisten.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian kimia turunan xantin: gugus diol pada rantai samping dapat diesterifikasi, dieterifikasi, atau diubah menjadi asetal untuk menghasilkan analog baru.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePercobaan kultur sel dan biokimia: kelarutan air yang baik membuat senyawa ini mudah dimasukkan ke dalam medium tanpa memerlukan kosolven organik berlebih.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (kode produk D3600)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 479-18-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Alkaloids\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian kemasan: 25 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan\/serbuk; penampilan rinci mengacu pada CoA dan lembar data TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan serbuk ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, karena senyawa dengan gugus hidroksil bebas cenderung menyerap uap air dari udara tropis yang lembap. Penyimpanan di dalam desikator berisi silika gel merupakan praktik yang lazim dan sangat disarankan. Ambil bahan dengan spatula bersih dan kering, lalu tutup wadah segera agar tidak menggumpal. Karena senyawa ini bersifat aktif secara farmakologis, hindari terhirupnya debu, jangan makan atau minum di area kerja, dan kenakan sarung tangan, masker, kacamata pelindung, serta jas laboratorium. Baca SDS resmi TCI dan kelola limbah sesuai aturan institusi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e7-(2,3-Dihydroxypropyl)theophylline (CAS 479-18-5) from TCI is a purine alkaloid derivative in which a dihydroxypropyl side chain is attached to the N7 position of the theophylline core, supplied in a 25 g pack. The two free hydroxyl groups make the molecule considerably more hydrophilic than theophylline itself, so aqueous stock solutions are easy to prepare without large amounts of organic cosolvent. The conjugated xanthine ring gives characteristic ultraviolet absorption, which simplifies detection by HPLC and spectrophotometry. Laboratories use it as an analytical reference material, as a test compound in respiratory pharmacology and phosphodiesterase studies, in dissolution and formulation work, in cell-culture experiments, and as a starting point for new xanthine analogues. Store cool, dry, and tightly closed.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eBaudelio Campos dkk. (2022). Standard enthalpies of formation of theophylline, theophylline-7-acetic acid, 7-(β-hydroxyethyl) theophylline and 7-(2,3-dihydroxypropyl) theophylline. \u003cem\u003eThermochimica Acta\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.tca.2022.179158\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.tca.2022.179158\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086628925658,"sku":"TCI2510D360023930","price":960000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D3600.jpg?v=1767106278"},{"product_id":"tci2510d396424404","title":"TCI D3964 13408-09-8 Disodium beta-Glycerophosphate Pentahydrate [for Biochemical Research]","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDisodium beta-Glycerophosphate Pentahydrate untuk penelitian biokimia adalah garam natrium dari beta-gliserofosfat dalam bentuk pentahidrat. Senyawa ini merupakan ester fosfat organik sederhana yang secara luas dipakai sebagai sumber fosfat organik dalam sistem biologis, sebagai substrat model bagi enzim fosfatase, serta sebagai komponen penyangga dalam berbagai formulasi larutan kerja. Di laboratorium biokimia dan biologi sel, bahan ini menjadi salah satu pereaksi rutin yang menopang percobaan enzimologi, kultur sel, dan analisis protein yang membutuhkan pengendalian aktivitas fosfatase secara cermat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuatnya dipilih adalah kelarutannya yang baik dalam air berkat bentuk garam dinatrium, sehingga larutan stok mudah disiapkan tanpa memerlukan pelarut organik. Sebagai analog fosfat organik, senyawa ini bekerja sebagai penghambat fosfatase serin\/treonin yang lazim ditambahkan ke dalam buffer lisis untuk menjaga status fosforilasi protein agar tidak hilang selama preparasi sampel. Bentuk pentahidrat memberikan padatan yang stabil dan mudah ditimbang, sementara mutu yang ditujukan untuk penelitian biokimia menjadikannya sesuai untuk sistem enzim maupun sel yang peka terhadap cemaran ion pengganggu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, bahan ini banyak digunakan pada laboratorium biokimia, biologi molekuler, kultur sel, rekayasa jaringan, serta laboratorium kedokteran dasar di universitas dan rumah sakit pendidikan. Kemasan 1 g dan 5 g menyesuaikan kebutuhan nyata, mulai dari pembuatan buffer lisis dalam jumlah terbatas hingga penyiapan medium diferensiasi sel yang dipakai berulang selama beberapa minggu penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenghambat fosfatase pada buffer lisis, karena analog fosfat organik ini membantu mempertahankan status fosforilasi protein selama ekstraksi dan penyiapan sampel untuk analisis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSubstrat model uji aktivitas fosfatase, sebab pelepasan gugus fosfat dari senyawa ini dapat diukur untuk menilai kinerja enzim dalam sistem percobaan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSuplemen medium diferensiasi osteogenik, mengingat senyawa ini menjadi sumber fosfat organik yang lazim dipakai dalam studi mineralisasi matriks pada kultur sel tulang.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKomponen penyangga dan larutan kerja biokimia, karena kelarutannya yang baik dalam air memudahkan penyiapan larutan stok berkonsentrasi tinggi tanpa pelarut organik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian jalur pensinyalan seluler, sebab pengendalian aktivitas fosfatase penting untuk mempelajari kaskade fosforilasi protein secara akurat pada lisat sel.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 13408-09-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1 g dan 5 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan kristalin garam natrium terhidrat; penampakan lot mengikuti label dan Certificate of Analysis produsen\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk dan kering, tertutup rapat, sesuai petunjuk suhu pada label produsen\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan dalam wadah asli yang tertutup rapat pada tempat sejuk dan kering sesuai instruksi label, serta lindungi dari kelembapan agar kandungan air kristal tetap terjaga dan bobot penimbangan tetap konsisten. Biarkan wadah dingin mencapai suhu ruang sebelum dibuka untuk mencegah pengembunan. Gunakan spatula bersih dan kering serta hindari kontaminasi mikroba pada bahan yang akan dipakai untuk kultur sel; larutan stok sebaiknya disaring steril dan disimpan dalam alikuot terbagi. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta hindari menghirup debu halus selama penimbangan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDisodium beta-glycerophosphate pentahydrate for biochemical research (CAS 13408-09-8) is a water-soluble organic phosphate ester salt used routinely across biochemistry and cell biology laboratories. As a phosphate analogue it acts as a serine\/threonine phosphatase inhibitor commonly added to lysis buffers to preserve protein phosphorylation states during sample preparation, and it also serves as a model substrate in phosphatase activity assays. In cell culture it is a standard organic phosphate source in osteogenic differentiation media for matrix mineralisation studies, and it is frequently included as a buffer component in working solutions. The stable pentahydrate solid is easy to weigh and dissolves readily in aqueous media. Supplied in 1 g and 5 g packs.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086648357082,"sku":"TCI2510D396424404","price":708000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086648389850,"sku":"TCI2510D396424405","price":1389000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D3964.jpg?v=1769141935"},{"product_id":"tci2510d418924711","title":"TCI D4189 130693-82-2 Dorzolamide Hydrochloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4189 Dorzolamide Hydrochloride dengan nomor CAS 130693-82-2 adalah reagen biokimia yang termasuk kelompok penghambat enzim. Senyawa ini merupakan garam hidroklorida dari turunan sulfonamida siklik bersistem tienotiopiran, sebuah kerangka yang dikenal luas sebagai penghambat enzim karbonat anhidrase. Di laboratorium, bahan ini dimanfaatkan sebagai senyawa acuan pada uji aktivitas enzim, kajian mekanisme penghambatan, serta penelitian farmakologi yang menelusuri peran karbonat anhidrase dalam pengaturan keseimbangan ion dan pH jaringan. Bentuk garamnya menjadikan senyawa ini lebih mudah ditangani dan disiapkan dalam sistem larutan berair untuk keperluan pengujian.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat utama yang membuat senyawa ini banyak dipilih adalah keberadaan gugus sulfonamida primer yang berinteraksi kuat dengan ion seng pada sisi katalitik karbonat anhidrase, sehingga penghambatan berlangsung spesifik dan konsisten. Bentuk hidroklorida meningkatkan kelarutan dalam media berair dibandingkan basa bebasnya, sehingga pembuatan larutan induk menjadi lebih praktis dan mengurangi kebutuhan pelarut organik yang dapat mengganggu sistem enzimatik. Sebagai produk TCI, kemurnian dan konsistensi antar-lot terjaga dengan baik, sebuah faktor penting ketika data kinetika enzim harus dibandingkan antar-percobaan atau antar-laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, reagen ini banyak dipakai pada laboratorium farmakologi, biokimia, dan farmasi analitik di perguruan tinggi maupun lembaga riset, termasuk untuk keperluan pengembangan metode analisis dan penelitian formulasi. Kemasan 200 mg memberikan jumlah yang memadai untuk serangkaian uji enzimatik maupun penyiapan larutan baku kerja tanpa menyisakan bahan berlebih. Ukuran ini juga memudahkan pengelolaan logistik dan penyimpanan pada laboratorium yang memiliki ruang lemari pendingin terbatas.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eUji penghambatan karbonat anhidrase, karena gugus sulfonamidanya berikatan dengan ion seng pada sisi aktif sehingga menghasilkan kurva penghambatan yang tajam dan mudah ditafsirkan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKontrol positif pada penapisan enzim, sebab profil aktivitasnya telah mapan sehingga cocok dipakai untuk memastikan sistem uji berjalan benar sebelum senyawa kandidat diuji.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi mata dan pengaturan pH, mengingat penghambat golongan ini menjadi model klasik untuk mempelajari peran karbonat anhidrase pada transport ion di jaringan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan metode analisis instrumental, karena senyawa dengan kemurnian terkendali ini dapat dijadikan bahan acuan saat menyusun metode kromatografi maupun spektrofotometri.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian hubungan struktur dan aktivitas sulfonamida, sebab kerangka tienotiopirannya menjadi titik tolak perancangan turunan baru pada penelitian kimia medisinal.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 130693-82-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian kemasan: 200 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: umumnya padatan serbuk atau kristal; periksa keterangan pada sertifikat analisis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan senyawa dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung sesuai petunjuk produsen. Wadah kaca bertutup ulir dengan lapisan kedap uap sangat dianjurkan agar serbuk tidak menyerap kelembapan udara tropis yang dapat memengaruhi hasil penimbangan. Lakukan penimbangan pada timbangan analitik yang terlindung dari aliran udara, dan gunakan spatula bersih untuk mencegah kontaminasi silang antar-reagen. Kenakan sarung tangan, pelindung mata, dan jas laboratorium selama penanganan, serta cuci tangan setelah selesai bekerja. Larutan induk sebaiknya diberi label berisi konsentrasi dan tanggal pembuatan, lalu disimpan sesuai kestabilan yang telah diverifikasi di laboratorium masing-masing.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4189 Dorzolamide Hydrochloride (CAS 130693-82-2) is a biochemical reagent belonging to the enzyme inhibitor class. It is the hydrochloride salt of a thienothiopyran sulfonamide, a scaffold well known for inhibiting carbonic anhydrase through strong coordination between its primary sulfonamide group and the zinc ion at the enzyme's catalytic site. The salt form improves aqueous solubility, making stock solution preparation straightforward and reducing reliance on organic co-solvents that can interfere with enzymatic assays. Laboratories use it as a reference inhibitor in enzyme kinetics, as a positive control in screening campaigns, in pharmacological studies of ion and pH regulation, and in analytical method development. Supplied in a 200 mg pack and stored cool, dry, and protected from light.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(1997). New Drugs: Dorzolamide hydrochloride. \u003cem\u003eAustralian Prescriber\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.18773\/austprescr.1997.039\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.18773\/austprescr.1997.039\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHammersmith (2008). Effect of dorzolamide hydrochloride on central corneal thickness in humans with cornea guttata. \u003cem\u003eYearbook of Ophthalmology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0084-392x(08)79080-4\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0084-392x(08)79080-4\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLevy (1994). Dorzolamide Hydrochloride: Adverse Events Reported in Studies Assessing Safety and Efficacy. \u003cem\u003eInternational Ophthalmology Clinics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1097\/00004397-199403440-00041\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1097\/00004397-199403440-00041\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48086677717210,"sku":"TCI2510D418924711","price":4973000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4189.jpg?v=1768205027"},{"product_id":"tci2510d419324714","title":"TCI D4193 25316-40-9 Doxorubicin Hydrochloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4193 Doxorubicin Hydrochloride dengan nomor CAS 25316-40-9 adalah senyawa antrasiklin berbentuk garam hidroklorida yang dikategorikan dalam bidang kimia biologi, khususnya glikosains, karena strukturnya mengandung bagian gula amino yang terikat pada inti aglikon poliketida. Senyawa ini merupakan salah satu reagen paling dikenal dalam penelitian biologi sel dan onkologi eksperimental, dipakai sebagai perlakuan pembanding pada uji viabilitas sel, kajian kerusakan DNA, dan penelitian resistensi obat. Perannya sebagai senyawa acuan menjadikannya bagian penting dari perangkat kerja laboratorium riset biomedis modern.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuat doxorubicin banyak dipilih meliputi kemampuannya menyisip di antara pasangan basa DNA serta pengaruhnya terhadap kerja enzim topoisomerase II, dua sifat yang menghasilkan respons seluler jelas dan mudah diamati. Molekul ini juga bersifat berpendar sehingga penyerapannya ke dalam sel dapat dipantau langsung melalui mikroskop fluoresensi atau flow cytometry tanpa perlu penandaan tambahan. Bagian gula daunosamin meningkatkan kelarutan dalam air, dan bentuk garam hidroklorida membuat penyiapan larutan induk berair menjadi praktis. Warna khasnya yang merah membantu operator memverifikasi pelarutan secara visual selama proses penyiapan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eLaboratorium riset kanker, bioteknologi, dan farmasi di Indonesia memanfaatkan reagen ini sebagai kontrol positif standar pada uji sitotoksisitas berbasis kultur sel, termasuk pada penelitian bahan alam yang berkembang pesat di berbagai perguruan tinggi. Pilihan kemasan 25 mg dan 100 mg memberi keleluasaan menyesuaikan kebutuhan, mulai dari kelompok riset kecil hingga fasilitas dengan volume pengujian tinggi. Kemasan kecil juga membantu menjaga mutu bahan karena masa penggunaan menjadi lebih singkat.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eKontrol positif uji sitotoksisitas, karena respons penghambatan pertumbuhan selnya sangat mapan sehingga menjadi tolok ukur validitas pada pengujian bahan aktif baru.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian kerusakan dan perbaikan DNA, sebab interaksinya dengan untai ganda DNA dan enzim topoisomerase menghasilkan model kerusakan yang terukur dan berulang.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi resistensi obat multipel, mengingat senyawa ini merupakan substrat klasik pompa efluks sehingga cocok untuk menelaah mekanisme pengeluaran obat dari sel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePelacakan penyerapan seluler secara fluoresensi, karena sifat berpendar intrinsiknya memungkinkan pemantauan distribusi intraseluler tanpa penambahan label fluoresen eksternal.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan sistem penghantaran obat, sebab senyawa ini kerap dijadikan model muatan pada penelitian nanopartikel, liposom, dan pembawa polimerik di laboratorium farmasetika.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 25316-40-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Chemical Biology \u003e Glycoscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian kemasan: 25 mg dan 100 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan berwarna merah hingga jingga; rujuk sertifikat analisis produsen\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan dingin, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran pada label\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan doxorubicin hydrochloride dalam wadah tertutup rapat dan terlindung cahaya, pada kondisi dingin sesuai anjuran produsen, karena senyawa antrasiklin peka terhadap cahaya dan kelembapan. Gunakan vial gelap atau bungkus wadah dengan aluminium foil, dan biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan di dalamnya. Senyawa ini bersifat sitotoksik, sehingga seluruh penanganan sebaiknya dilakukan di dalam biological safety cabinet atau lemari asam dengan sarung tangan ganda, jas laboratorium tertutup, dan pelindung mata. Hindari pembentukan aerosol saat melarutkan serbuk. Kumpulkan seluruh limbah padat maupun cair sebagai limbah sitotoksik dan tangani sesuai prosedur keselamatan yang berlaku di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4193 Doxorubicin Hydrochloride (CAS 25316-40-9) is an anthracycline glycoside supplied as its hydrochloride salt and classified under chemical biology and glycoscience because of its amino sugar moiety attached to a polyketide aglycone. It is one of the most widely used reference compounds in cell biology and experimental oncology, valued for DNA intercalation, interference with topoisomerase II activity, and intrinsic red fluorescence that allows cellular uptake to be tracked without additional labelling. The hydrochloride salt gives convenient aqueous solubility for stock preparation. Typical uses include cytotoxicity assay positive controls, DNA damage studies, multidrug resistance research, and drug delivery model work. Available in 25 mg and 100 mg packs; this cytotoxic material must be handled with appropriate protective equipment and stored cold and protected from light.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eLU (2018). Evaluation of Cancer Treatment by using DOXORUBICIN HYDROCHLORIDE LIPOSOMES. \u003cem\u003eCancer Research and Cellular Therapeutics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.31579\/2640-1053\/028\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.31579\/2640-1053\/028\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAbdulwahd dkk. (2026). SPECTROPHOTOMETRIC DETERMINATION OF DOXORUBICIN HYDROCHLORIDE USING CHARGE TRANSFER COMPLEXES REACTION. \u003cem\u003eChemical Problems\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.65382\/2221-8688-2026-4-660-669\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.65382\/2221-8688-2026-4-660-669\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCase Medical Research (2019). Summary of opinion: Doxolipad,doxorubicin hydrochloride. \u003cem\u003eCase Medical Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.31525\/cmr-a2e183\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.31525\/cmr-a2e183\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086677881050,"sku":"TCI2510D419324714","price":5755000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48086677913818,"sku":"TCI2510D419324715","price":17212000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4193.jpg?v=1767107201"},{"product_id":"tci2510d422824764","title":"TCI D4228 16980-89-5 Bucladesine Sodium Salt","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4228 Bucladesine Sodium Salt adalah garam natrium dari dibutiril siklik AMP, yaitu analog cAMP yang dua gugus butirilnya membuat molekul ini jauh lebih mudah menembus membran sel dibandingkan cAMP alami. Di laboratorium biologi sel dan biokimia, senyawa ini digunakan sebagai alat farmakologis untuk menaikkan aktivitas jalur sinyal yang bergantung pada cAMP dari luar sel, tanpa perlu merangsang adenilat siklase terlebih dahulu. Dengan demikian peneliti dapat menguji secara langsung peran cAMP dalam diferensiasi, sekresi, ekspresi gen, dan berbagai respons seluler lainnya.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuat reagen ini menjadi standar dalam banyak protokol adalah kombinasi permeabilitas membran dan ketahanan relatif terhadap hidrolisis oleh fosfodiesterase. Gugus butiril menutupi muatan dan menambah lipofilisitas sehingga molekul melintasi membran plasma, lalu esterase intraseluler melepaskannya secara bertahap sehingga aktivasi protein kinase A berlangsung lebih berkelanjutan dibandingkan pemberian cAMP langsung. Bentuk garam natriumnya larut baik dalam media berair, memudahkan pembuatan larutan induk steril yang praktis dipakai pada kultur sel. Konsistensi mutu reagen TCI mendukung reproduktibilitas antar-eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, reagen ini banyak digunakan pada laboratorium kultur sel, biologi molekuler, dan farmakologi di universitas serta lembaga riset kesehatan, terutama untuk studi diferensiasi sel saraf, sel otot, dan sel endokrin. Kemasan 25 mg sesuai dengan kebutuhan eksperimen kultur sel yang hanya memerlukan jumlah kecil per pelat, sekaligus menjaga agar bahan tetap segar sepanjang masa pemakaian.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAktivasi jalur sinyal cAMP–PKA: menaikkan aktivitas protein kinase A pada sel hidup sehingga peneliti dapat menelusuri jalur transduksi sinyal hilir secara langsung.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eInduksi diferensiasi sel dalam kultur: banyak digunakan untuk memicu perubahan morfologi dan penanda diferensiasi pada sel saraf, sel otot, maupun sel endokrin.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi ekspresi gen bergantung CREB: peningkatan cAMP intraseluler mengaktifkan faktor transkripsi sehingga perubahan ekspresi gen target dapat diamati dan diukur.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian sekresi hormon dan neurotransmiter: dipakai sebagai stimulus terkendali untuk mengevaluasi peran jalur cAMP pada proses eksositosis di sel model.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKontrol positif pada uji fosfodiesterase dan reseptor terkopel protein G: memberikan pembanding yang stabil karena tidak bergantung pada aktivitas enzim adenilat siklase sel.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog D4228\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 16980-89-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian kemasan: 25 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan (serbuk, garam natrium; higroskopis)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan pada suhu rendah dalam wadah tertutup rapat dan kondisi kering sesuai anjuran label produsen\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan vial tertutup rapat pada suhu rendah, umumnya di dalam freezer atau lemari pendingin sesuai anjuran label produsen, dan jauhkan dari kelembapan karena serbuk bersifat higroskopis. Biarkan vial menghangat hingga suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun di dalamnya, lalu tutup kembali segera setelah penimbangan selesai. Larutan induk sebaiknya dibuat dengan pelarut berair steril, disaring bila akan dipakai pada kultur sel, dibagi menjadi alikuot kecil, dan disimpan beku untuk menghindari siklus beku–cair berulang yang menurunkan aktivitas. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta kerjakan dalam kondisi aseptik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4228 Bucladesine Sodium Salt (CAS 16980-89-5), the sodium salt of dibutyryl cyclic AMP, is a cell-permeable cAMP analogue used as a standard pharmacological tool for activating cAMP-dependent signalling from outside the cell. The butyryl groups mask charge and increase lipophilicity so the molecule crosses the plasma membrane, where intracellular esterases release the active species, giving more sustained protein kinase A activation than cAMP itself and greater resistance to phosphodiesterase hydrolysis. The sodium salt dissolves readily in aqueous media, making sterile stock solutions straightforward for cell culture. Typical applications include inducing differentiation in neuronal, muscle, and endocrine cells, studying CREB-dependent gene expression, probing hormone secretion, and serving as a positive control in GPCR and phosphodiesterase assays. Supplied in a 25 mg pack; store cold and dry.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eYamamoto dkk. (1998). Effect of bucladesine sodium on the plasma concentrations and urinary excretion of purine bases and uridine. \u003cem\u003eMetabolism\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0026-0495(98)90359-6\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0026-0495(98)90359-6\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086680043738,"sku":"TCI2510D422824764","price":2247000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4228.jpg?v=1768205037"},{"product_id":"tci2510d424224784","title":"TCI D4242 55453-87-7 6,11-Dihydro-11-oxodibenzo[b,e]oxepin-2-acetic Acid","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4242 6,11-Dihydro-11-oxodibenzo[b,e]oxepin-2-acetic Acid (CAS 55453-87-7) adalah senyawa heterosiklik dengan kerangka dibenzoksepin yang membawa gugus keton dan gugus asam asetat pada cincin aromatiknya. Struktur trisiklik ini banyak dikenal di bidang kimia medisinal karena menjadi rangka dasar sejumlah senyawa aktif, sekaligus berperan sebagai intermediet sintesis penting. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai bahan awal pembuatan turunan dibenzoksepin, sebagai bahan uji pada kajian penghambatan enzim, serta sebagai senyawa pembanding pada penelitian hubungan struktur dan aktivitas.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuatnya banyak dipilih adalah kombinasi kerangka trisiklik yang kaku dengan dua titik reaktif yang berbeda karakter. Gugus asam karboksilat memungkinkan pembentukan ester, amida, atau garam dengan mudah, sementara gugus karbonil pada posisi 11 membuka peluang reaksi adisi, reduksi, maupun olefinasi untuk membangun kerangka molekul yang lebih kompleks. Kekakuan kerangka dibenzoksepin memberikan geometri molekul yang terdefinisi baik, sifat yang sangat berharga ketika peneliti merancang senyawa penghambat enzim dan ingin mengontrol orientasi gugus fungsi terhadap sisi aktif target. Sebagai padatan asam karboksilat aromatik, senyawa ini juga relatif mudah dimurnikan melalui rekristalisasi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, senyawa ini umumnya digunakan pada laboratorium kimia organik sintesis, laboratorium kimia medisinal, dan kelompok riset pengembangan bahan obat di universitas maupun lembaga penelitian. Ketersediaan dalam kemasan 1 g dan 5 g memberi keleluasaan: ukuran 1 g cukup untuk optimasi kondisi reaksi dan uji skala kecil, sedangkan 5 g mendukung sintesis multi-tahap atau produksi seri turunan untuk pengujian aktivitas. Pilihan dua ukuran ini membantu laboratorium mengelola anggaran bahan sekaligus meminimalkan sisa material yang tersimpan terlalu lama.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis turunan dibenzoksepin, karena gugus asam karboksilatnya siap diubah menjadi ester atau amida sebagai titik awal pembangunan seri senyawa baru.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian penghambatan enzim, sebab kerangka trisiklik kaku ini memberikan geometri terdefinisi yang membantu penelusuran interaksi molekul dengan sisi aktif protein target.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian hubungan struktur dan aktivitas, karena senyawa ini dapat dimodifikasi secara sistematis pada dua gugus fungsi berbeda untuk memetakan kontribusi tiap bagian.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan baku kimia medisinal skala laboratorium, sebab kerangka dibenzoksepin menjadi motif berulang pada berbagai program penemuan senyawa aktif yang sedang dikembangkan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStandar pembanding pada analisis kromatografi, karena identitas dan nomor CAS yang jelas mendukung verifikasi kemurnian produk sintesis serta penelusuran pengotor proses.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk D4242\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 55453-87-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian kemasan: 1 g dan 5 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan; pemerian rinci mengacu pada lembar data dan Certificate of Analysis produsen\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, dan tertutup rapat sesuai anjuran pada label produk\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan senyawa ini dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Wadah kaca dengan tutup berlapis merupakan pilihan yang sesuai untuk asam karboksilat aromatik padat, dan sebaiknya disimpan terpisah dari basa kuat maupun bahan pengoksidasi. Karena berbentuk serbuk, penimbangan sebaiknya dilakukan di lemari asam atau area berventilasi memadai agar debu halus tidak terhirup. Gunakan sarung tangan tahan bahan kimia, jas laboratorium, dan kacamata pelindung, serta hindari kontak dengan kulit dan mata karena senyawa asam dapat menimbulkan iritasi. Pastikan spatula dan kaca arloji kering sebelum digunakan, tutup rapat kembali segera setelah pengambilan, dan buang sisa bahan maupun pelarut bekas melalui jalur limbah kimia laboratorium yang berlaku.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4242 6,11-Dihydro-11-oxodibenzo[b,e]oxepin-2-acetic Acid (CAS 55453-87-7) is a tricyclic dibenzoxepine bearing both a ketone and an acetic acid side chain. This rigid, well-defined scaffold is valued in medicinal chemistry as a synthetic intermediate and as a research compound for enzyme inhibition studies. Its carboxylic acid group is readily converted into esters, amides, or salts, while the ketone at position 11 offers a second, orthogonal handle for reduction, addition, or olefination chemistry. The rigid framework helps chemists control the spatial orientation of substituents when designing inhibitors against protein targets, and the solid aromatic acid is generally straightforward to purify by recrystallisation. Supplied in 1 g and 5 g packs, it suits both small-scale optimisation and multi-step synthesis. Store tightly closed in a cool, dry place.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086680797402,"sku":"TCI2510D424224784","price":758000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086680830170,"sku":"TCI2510D424224785","price":2524000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4242.jpg?v=1768205037"},{"product_id":"tci2510d430224860","title":"TCI D4302 69975-86-6 Doxofylline","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4302 adalah Doxofylline, turunan xantina yang secara struktur berkerabat dengan teofilina namun membawa gugus dioksolan pada posisi nitrogen cincin. Senyawa ini dikelompokkan sebagai alkaloid pada kategori biochemicals and reagents dan dikenal dalam farmakologi sebagai bronkodilator golongan metilxantina. Di laboratorium, bahan bermutu reagen seperti ini dipakai sebagai bahan rujukan untuk pengembangan metode analisis, penelitian formulasi, dan kajian farmakologi dasar, bukan untuk penggunaan pada manusia atau hewan tanpa izin etik yang sesuai.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuatnya penting bagi laboratorium adalah kerangka xantinanya yang terdefinisi jelas serta gugus dioksolan yang membedakannya dari teofilina, sehingga senyawa ini dapat digunakan sebagai pembanding struktural dalam studi hubungan struktur dan aktivitas. Sebagai turunan xantina, ia memiliki gugus karbonil dan nitrogen cincin yang memberi serapan ultraviolet khas, sangat membantu deteksi pada kromatografi cair kinerja tinggi maupun spektrofotometri. Kelarutannya yang moderat pada media berair dan pelarut organik polar memudahkan penyiapan larutan baku untuk kurva kalibrasi. Kemurnian tingkat reagen juga penting agar puncak kromatogram tidak terganggu senyawa sejenis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eLaboratorium farmasi, kimia analitik, dan bioteknologi di Indonesia biasa memakai bahan seperti ini pada validasi metode penetapan kadar, pengujian disolusi produk, serta penelitian pengembangan formulasi di perguruan tinggi maupun laboratorium pengujian. Kemasan 1 g cocok untuk pembuatan larutan baku dan pengembangan metode, sedangkan kemasan 25 g mendukung penelitian formulasi atau pengujian berulang dengan jumlah sampel banyak.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengembangan dan validasi metode analisis: dipakai sebagai bahan pembanding untuk menyusun kurva kalibrasi pada penetapan kadar dengan kromatografi cair kinerja tinggi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian formulasi sediaan farmasi: digunakan pada percobaan skala laboratorium untuk mengkaji kelarutan, kompatibilitas eksipien, dan profil pelepasan bahan aktif.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian hubungan struktur dan aktivitas: kerangka xantina dengan gugus dioksolan menjadi pembanding struktural terhadap teofilina dalam penelitian farmakologi dasar.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji disolusi dan stabilitas: bahan rujukan bermutu reagen diperlukan agar hasil pengukuran kadar pada uji pelepasan dan penyimpanan dapat dipercaya.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi sel dan jaringan: sebagai metilxantina, senyawa ini dipakai dalam kajian mekanisme relaksasi otot polos saluran napas pada model laboratorium.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 69975-86-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Alkaloids\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1 g, 25 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: turunan xantina berupa padatan; penampakan lot mengikuti label dan sertifikat analisis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan dalam wadah tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung, jauh dari bahan yang mudah menguap agar tidak terjadi kontaminasi silang pada bahan rujukan analisis. Timbang menggunakan spatula bersih dan neraca analitik yang terkalibrasi, serta hindari pengembunan dengan membiarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka bila disimpan dingin. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium; hindari menghirup debu padatan. Larutan baku sebaiknya diberi label lengkap berisi tanggal pembuatan dan konsentrasi, lalu digunakan sesuai masa pakai yang ditetapkan laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4302 is Doxofylline, a methylxanthine derivative structurally related to theophylline but carrying a dioxolane group on a ring nitrogen. Supplied as a reagent-grade material, it is used in laboratories as a reference substance for analytical method development, formulation research, and basic pharmacological investigation rather than for clinical use. The xanthine core provides characteristic ultraviolet absorption that supports reliable detection by HPLC and spectrophotometry, while moderate solubility in aqueous and polar organic media makes preparation of standard solutions straightforward. Typical applications include calibration curves for assay validation, dissolution and stability testing, excipient compatibility studies in formulation work, structure–activity comparisons against theophylline, and mechanistic studies of smooth muscle relaxation in laboratory models. Available in 1 g and 25 g packs.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2025). Ceftriaxone\/doxofylline. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-025-77490-1\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-025-77490-1\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKapase (2021). ANALYTICAL METHOD DEVELOPMENT AND VALIDATION OF COMBINATION OF ANTI-ASTHMATIC DRUGS MONTELUKAST AND DOXOFYLLINE. \u003cem\u003eJournal of Medical pharmaceutical and allied sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.22270\/jmpas.v10i6.1940\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.22270\/jmpas.v10i6.1940\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eJiang dkk. (2024). Efficacy of Budesonide and Formoterol Inhalation Aerosol in Conjunction with Doxofylline in Chronic Obstructive Pulmonary Disease. \u003cem\u003eIndian Journal of Pharmaceutical Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.36468\/pharmaceutical-sciences.spl.885\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.36468\/pharmaceutical-sciences.spl.885\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086686073050,"sku":"TCI2510D430224860","price":2297000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086686105818,"sku":"TCI2510D430224861","price":6966000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4302.jpg?v=1769141978"},{"product_id":"tci2510d527526155","title":"TCI D5275 301305-73-7 TCS 359","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D5275 301305-73-7 TCS 359 adalah bahan kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi biokimia dan laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori enzim dan substrat enzim, yang memainkan peran penting dalam reaksi katalitik dalam proses biologis. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian yang berkaitan dengan metabolisme, biosintesis, dan reaksi enzimatik. Sebagai substrat enzim, TCS 359 berfungsi sebagai molekul yang diubah oleh enzim tertentu, sehingga memungkinkan peneliti untuk mempelajari mekanisme kerja enzim secara langsung.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI D5275 301305-73-7 TCS 359 memiliki sifat kimia yang stabil dan konsisten, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam berbagai kondisi laboratorium. Bahan ini juga memiliki tingkat kemurnian yang tinggi, yang memastikan hasil eksperimen yang akurat dan dapat diandalkan. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, bahan ini cocok untuk digunakan dalam berbagai jenis reaksi kimia dan biokimia. Selain itu, TCS 359 memiliki daya reaksi yang baik, sehingga mempercepat proses reaksi yang diperlukan dalam penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, TCI D5275 301305-73-7 TCS 359 digunakan oleh peneliti di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang berkaitan dengan biokimia, genetika, dan farmakologi. Karena kehandalannya dan ketersediaannya, bahan ini menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan substrat enzim yang stabil dan akurat.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian enzim untuk memahami mekanisme reaksi katalitik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas enzim dalam kondisi tertentu untuk mengevaluasi efisiensi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis substrat enzim dalam proses metabolisme biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan metode analitik untuk deteksi substrat enzim secara spesifik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang penghambatan enzim untuk pengembangan obat\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 301305-73-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg, 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan dalam lingkungan yang kering dan sejuk sangat disarankan untuk menjaga stabilitas bahan. Saat menggunakan bahan ini, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia lain yang bersifat reaktif atau korosif.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D5275 301305-73-7 TCS 359 is a biochemical compound widely used in laboratory research, particularly in enzyme-related studies. As a substrate for enzymatic reactions, it plays a crucial role in understanding metabolic processes and biochemical pathways. Its stable chemical properties and high purity make it a reliable choice for various experimental applications. This compound is commonly used in academic and research institutions in Indonesia for studying enzyme activity, inhibition, and substrate specificity. Its versatility and reliability ensure accurate and reproducible results in laboratory settings.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086752723162,"sku":"TCI2510D527526155","price":3231000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48086752755930,"sku":"TCI2510D527526156","price":9616000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D5275.jpg?v=1769142100"},{"product_id":"tci2510d547626379","title":"TCI D5476 177355-84-9 DBeQ","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D5476 177355-84-9 DBeQ adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia dan penelitian ilmiah. Bahan ini termasuk dalam kategori enzim dan substrat enzim, yang berperan penting dalam proses katalitik reaksi biokimia. DBeQ merupakan senyawa yang digunakan sebagai substrat untuk enzim tertentu, sehingga sangat berguna dalam studi mekanisme kerja enzim dan penghambatannya.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDBeQ memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memungkinkan penggunaan yang aman dan efisien dalam laboratorium. Senyawa ini juga memiliki tingkat kemurnian yang tinggi, sehingga memastikan hasil eksperimen yang akurat dan dapat diandalkan. Karena sifatnya yang khusus, DBeQ sering dipilih oleh peneliti yang membutuhkan bahan yang dapat berkontribusi pada penelitian terkait metabolisme dan reaksi biokimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, DBeQ digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang biokimia, farmakologi, dan bioteknologi. Bahan ini sangat relevan dalam studi tentang aktivitas enzim, penghambatan enzim, serta pengembangan obat baru. Dengan adanya DBeQ, peneliti dapat melakukan eksperimen yang lebih efektif dan mendukung inovasi ilmiah di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDBeQ digunakan dalam studi aktivitas enzim untuk memahami mekanisme reaksi biokimia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini cocok untuk eksperimen penghambatan enzim karena sifatnya yang spesifik terhadap substrat tertentu.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDBeQ sering diterapkan dalam penelitian farmakologi untuk mengevaluasi efek obat terhadap reaksi enzim.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini juga digunakan dalam analisis metabolisme untuk mempelajari jalur reaksi biokimia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDBeQ membantu dalam pengembangan produk bioteknologi dengan mempercepat proses penelitian substrat enzim.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 177355-84-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg, 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDBeQ harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari paparan cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan pada suhu kamar yang stabil sangat dianjurkan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia, seperti plastik atau kaca. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D5476 177355-84-9 DBeQ is a biochemical compound used in various laboratory experiments, particularly in enzyme-related research. As an enzyme substrate, it plays a crucial role in studying enzymatic reactions and their inhibition mechanisms. This compound is valued for its stability and high purity, making it a reliable choice for scientific investigations. In Indonesian laboratories, DBeQ is widely used in biochemistry, pharmacology, and biotechnology research. Its application supports studies on enzyme activity, drug development, and metabolic pathways, contributing to scientific advancements in the region.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eErzurumlu dkk. (2023). Dbeq-mediated pharmacological modulation of the retrotranslocation step of erad may exhibit a potent therapeutic approach against colorectal cancer. \u003cem\u003eACTA Pharmaceutica Sciencia\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.23893\/1307-2080.aps6125\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.23893\/1307-2080.aps6125\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eZhang dkk. (2015). The AAA ATPase Vps4 Plays Important Roles in Candida albicans Hyphal Formation and is Inhibited by DBeQ. \u003cem\u003eMycopathologia\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s11046-015-9979-x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s11046-015-9979-x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eFundora dkk. (2025). DBeQ derivative targets vacuolar protein sorting 4 functions in cancer cells and suppresses tumor growth in mice. \u003cem\u003eThe Journal of Pharmacology and Experimental Therapeutics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.jpet.2025.103524\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.jpet.2025.103524\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086761406682,"sku":"TCI2510D547626379","price":5048000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48086761439450,"sku":"TCI2510D547626380","price":14991000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D5476.jpg?v=1767108798"},{"product_id":"tci2510d587526867","title":"TCI D5875 22494-42-4 Diflunisal","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDiflunisal adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Sebagai inhibitor enzim, Diflunisal memiliki kemampuan untuk memengaruhi aktivitas enzim tertentu, sehingga menjadi alat penting dalam studi mekanisme reaksi biokimia. Produk ini diproduksi oleh TCI, sebuah merek terpercaya dalam industri bahan kimia dan reagen laboratorium. Diflunisal sering digunakan dalam eksperimen yang melibatkan analisis aktivitas enzim, penghambatan jalur metabolik, dan studi interaksi molekuler.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDiflunisal memiliki sifat kimia yang stabil, dengan struktur molekuler yang memungkinkan interaksi spesifik dengan enzim target. Senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai kondisi eksperimen. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, Diflunisal cocok untuk penelitian jangka panjang dan penggunaan berulang. Ketersediaan dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen yang beragam.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium di Indonesia, Diflunisal sering digunakan dalam penelitian terkait farmakologi, biokimia, dan ilmu kesehatan. Bahan ini menjadi bagian dari proses pengembangan obat, studi efek farmakologis, serta eksperimen terkait mekanisme penyakit. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga penelitian mengandalkan Diflunisal untuk mendukung eksperimen yang memerlukan penghambatan enzim secara spesifik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDiflunisal digunakan untuk studi penghambatan enzim karena kemampuannya mengikat situs aktif enzim secara efektif.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSenyawa ini cocok untuk eksperimen farmakologi karena memungkinkan analisis efek inhibitor pada jalur metabolik tertentu.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDiflunisal sering diterapkan dalam penelitian penyakit inflamasi karena kemampuannya menghambat jalur inflamasi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini digunakan dalam uji aktivitas enzim untuk mengevaluasi efisiensi substrat dan inhibitor.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDiflunisal menjadi alat penting dalam pengembangan obat karena memungkinkan identifikasi target enzim yang relevan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 22494-42-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDiflunisal harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari paparan cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan pada suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Saat mengambil produk, pastikan wadah tetap tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penurunan kualitas. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena sifat kimia yang mungkin bersifat iritatif.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDiflunisal is a chemical compound widely used in scientific research, particularly in biochemistry and pharmacology. As an enzyme inhibitor, it plays a crucial role in studying enzyme activity and metabolic pathways. Produced by TCI, this compound is known for its stability and ability to interact specifically with target enzymes. Its solubility in organic solvents makes it versatile for various experimental conditions. Diflunisal is commonly used in enzyme inhibition studies, pharmacological research, and inflammation-related investigations. Its application extends to drug development and biochemical analysis, making it a valuable tool in laboratories across Indonesia. The compound is available in different packaging options, ensuring flexibility for research needs. Proper storage and handling are essential to maintain its effectiveness and safety in laboratory settings.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eKim dkk. (2011). ChemInform Abstract: Organozinc Reagents for Facile Synthetic Route to Diflunisal (IV), Fenbufen (VIII) and Felbinac (XII).. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.201124086\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.201124086\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWang dkk. (1998). Hepatobiliary transport of diflunisal conjugates and taurocholate by the perfused rat liver: The effect of chronic exposure of rats to diflunisal. \u003cem\u003eLife Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0024-3205(97)01173-9\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0024-3205(97)01173-9\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (2000). Diflunisal. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128415-200007850-00017\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128415-200007850-00017\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086782050522,"sku":"TCI2510D587526867","price":1389000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086782083290,"sku":"TCI2510D587526868","price":4771000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D5875.jpg?v=1771058527"},{"product_id":"tci2510d599627004","title":"TCI D5996 120-97-8 Dichlorphenamide","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDichlorphenamide (TCI D5996) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam pembentukan senyawa kompleks. Dalam laboratorium, Dichlorphenamide sering digunakan sebagai bahan dasar atau bahan pembangun dalam reaksi kimia tertentu, terutama dalam sintesis senyawa yang membutuhkan substitusi klor pada posisi tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDichlorphenamide memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen. Karena struktur molekulnya yang relatif sederhana, senyawa ini mudah ditemukan dan digunakan dalam berbagai skala eksperimen. Selain itu, senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan pemisahan dalam laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Dichlorphenamide sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Bahan ini menjadi pilihan utama bagi para peneliti yang ingin membangun senyawa baru atau menguji reaksi kimia tertentu. Ketersediaannya dan kestabilannya membuatnya menjadi bahan yang sangat relevan dalam berbagai bidang ilmu kimia di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDalam sintesis senyawa organik, Dichlorphenamide digunakan sebagai bahan dasar untuk membangun struktur molekul kompleks.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini cocok untuk reaksi substitusi klor pada senyawa aromatik, karena sifat kimianya yang stabil dan reaktif.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam penelitian farmakologi, Dichlorphenamide sering diaplikasikan sebagai bahan bantu dalam pengembangan obat baru.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini juga digunakan dalam analisis kimia untuk mengidentifikasi keberadaan senyawa tertentu dalam sampel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam proses pemisahan dan isolasi senyawa, Dichlorphenamide bisa digunakan sebagai pelarut atau bahan bantu dalam ekstraksi.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 120-97-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Non-Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (kristal atau serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDichlorphenamide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam ruangan dengan suhu kamar dan kelembapan rendah. Karena sifat kimianya yang stabil, penanganan dalam laboratorium tidak memerlukan perlakuan khusus, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat mengolah bahan ini.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDichlorphenamide (TCI D5996), with CAS number 120-97-8, is a chemical building block commonly used in organic synthesis and laboratory research. It is a crystalline or powder substance that serves as a precursor in the formation of more complex organic compounds. Its stability and reactivity make it a preferred choice for various chemical reactions, especially those involving substitution reactions. In Indonesian laboratories, this compound is widely applied in pharmaceutical research, analytical chemistry, and synthetic experiments. Its availability and versatile properties make it an essential material for chemists and researchers in Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eGreig (2016). Dichlorphenamide: A Review in Primary Periodic Paralyses. \u003cem\u003eDrugs\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40265-016-0559-2\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40265-016-0559-2\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKatyal dkk. (2021). Dichlorphenamide for Refractory Hyperkalemic Periodic Paralysis. \u003cem\u003eJournal of Clinical Neuromuscular Disease\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1097\/cnd.0000000000000382\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1097\/cnd.0000000000000382\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMatthews dkk. (2017). Dichlorphenamide efficacy in the primary periodic paralyses. \u003cem\u003eExpert Opinion on Orphan Drugs\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1080\/21678707.2017.1283216\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1080\/21678707.2017.1283216\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48086787064026,"sku":"TCI2510D599627004","price":7016000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D5996.jpg?v=1767109551"},{"product_id":"tci2510d616827213","title":"TCI D6168 244767-67-7 Dapivirine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDapivirine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang farmakologi dan biokimia, terutama dalam studi tentang obat-obatan antiretroviral. Sebagai salah satu derivat dari nevirapine, Dapivirine memiliki aktivitas anti-HIV yang signifikan dan sering digunakan sebagai bahan baku dalam pengembangan obat baru. Produk ini sangat relevan dalam laboratorium yang fokus pada penelitian penyakit menular dan pengembangan terapi farmakologis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDapivirine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, dengan kemampuan untuk menghambat replikasi virus HIV melalui mekanisme penghambatan enzim reverse transcriptase. Karena sifatnya yang spesifik dan efektif, senyawa ini dipilih sebagai bahan reagen dalam berbagai eksperimen biokimia. Keberadaannya dalam bentuk padat dan konsentrasi yang tepat memudahkan proses penelitian dan penggunaan dalam skala laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, Dapivirine sering digunakan dalam penelitian kesehatan masyarakat dan farmasi. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia memanfaatkan produk ini untuk studi terkait pengendalian penyakit HIV\/AIDS dan pengembangan obat baru. Produk ini juga menjadi bagian dari program penelitian nasional yang fokus pada kesehatan publik dan inovasi farmasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDapivirine digunakan dalam uji aktivitas anti-HIV untuk mengevaluasi efektivitas senyawa baru.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSenyawa ini cocok untuk penelitian tentang mekanisme penghambatan virus di tingkat molekuler.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapivirine digunakan dalam pengembangan obat antiretroviral untuk penelitian farmakologi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini relevan dalam studi tentang interaksi obat dan efek samping pada sistem biologis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapivirine sering digunakan dalam eksperimen biokimia untuk analisis aktivitas enzimatik dan reaksi kimia.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 244767-67-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, di tempat sejuk dan kering.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDapivirine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, di lingkungan yang sejuk dan kering untuk mempertahankan kualitasnya. Hindari paparan langsung sinar matahari dan kelembapan berlebihan. Dalam penggunaan, pastikan alat dan wadah yang digunakan bersih dan steril untuk mencegah kontaminasi. Selalu gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk meminimalkan risiko paparan langsung. Penanganan yang tepat akan memastikan keakuratan hasil eksperimen dan keselamatan di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDapivirine is a chemical compound widely used in pharmaceutical and biochemical research, particularly in the development of antiretroviral drugs. As a derivative of nevirapine, it exhibits significant anti-HIV activity and is commonly used as a reagent in various experimental studies. This compound is essential for laboratories focused on infectious disease research and drug development. Its stability under specific conditions and effectiveness in inhibiting HIV replication make it a preferred choice for scientific investigations. In Indonesian laboratories, Dapivirine is frequently utilized in public health and pharmaceutical research, contributing to national efforts in combating HIV\/AIDS and developing new therapeutic agents. Its application extends to molecular studies on drug interactions and biochemical reactions, making it a valuable tool in both academic and industrial research settings.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eDerrick dkk. (2014). Characterization of a Dapivirine Impurity Found in Dapivirine Gel Product During Storage. \u003cem\u003eAIDS Research and Human Retroviruses\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1089\/aid.2014.5320.abstract\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1089\/aid.2014.5320.abstract\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAkil dkk. (2014). Increased Dapivirine Tissue Accumulation through Vaginal Film Codelivery of Dapivirine and Tenofovir. \u003cem\u003eMolecular Pharmaceutics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/mp4007024\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/mp4007024\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2016). Dapivirine vaginal ring reduces HIV infection rates in women. \u003cem\u003eThe Pharmaceutical Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1211\/pj.2016.20200748\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1211\/pj.2016.20200748\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086794305754,"sku":"TCI2510D616827213","price":10448000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D6168.jpg?v=1767109839"},{"product_id":"tci2510d620527254","title":"TCI D6205 985-12-6 Drotaverine Hydrochloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDrotaverine Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Bahan ini merupakan salah satu alkaloid yang memiliki aktivitas antispasmodik, sehingga sering digunakan dalam penelitian terkait efek farmakologis pada sistem saraf dan otot. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan obat, pengujian toksisitas, serta penelitian tentang mekanisme kerja obat antispasmodik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDrotaverine Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena sifat ini, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses sintesis. Selain itu, senyawa ini memiliki tingkat kemurnian tinggi, sehingga cocok untuk eksperimen yang membutuhkan presisi dan akurasi. Karena kestabilannya, senyawa ini juga cocok untuk penyimpanan jangka panjang jika disimpan dengan benar.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Drotaverine Hydrochloride sering digunakan dalam penelitian ilmiah dan pendidikan. Bahan ini menjadi bagian dari kebutuhan peneliti di berbagai institusi seperti universitas dan lembaga riset. Karena kegunaannya yang luas, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen terkait farmakologi dan biokimia di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDalam penelitian farmakologi, Drotaverine Hydrochloride digunakan untuk menguji efek antispasmodik pada berbagai model biologis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSenyawa ini cocok untuk eksperimen sintesis senyawa kimia yang memerlukan alkaloid sebagai bahan baku.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDrotaverine Hydrochloride sering digunakan dalam pengujian toksisitas untuk mengevaluasi dampak senyawa pada organisme hidup.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini digunakan dalam penelitian tentang mekanisme kerja obat pada sistem saraf dan otot.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam pendidikan, senyawa ini digunakan sebagai bahan pembelajaran untuk memahami sifat dan reaktivitas alkaloid.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 985-12-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Alkaloids\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDrotaverine Hydrochloride harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil adalah ideal. Karena sifatnya yang mudah larut, senyawa ini harus dihindari dari kontak dengan air berlebihan. Selama penyimpanan, pastikan wadah tetap tertutup rapat untuk mencegah penyerapan kelembapan. Dalam penggunaan, gunakan sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung. Selalu pastikan area kerja bersih dan bebas dari kontaminasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDrotaverine Hydrochloride is a chemical compound widely used in laboratory research, particularly in biochemistry and pharmacology. As an alkaloid, it exhibits antispasmodic properties, making it a valuable reagent in the synthesis of pharmaceutical compounds and in the study of pharmacological effects on the nervous and muscular systems. Its stability and solubility in organic solvents make it versatile for various experimental applications. This compound is commonly used in toxicity testing, drug development, and educational purposes in Indonesian research institutions. Due to its high purity and reliable performance, Drotaverine Hydrochloride remains a preferred choice for scientists and educators in the field of life sciences.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eShahid dkk. (2022). Efficacy of Phloroglucinol vs Drotaverine Hydrochloride in Shortening in Primigravidae at Term the Active Phase of the First Stage of Labor. \u003cem\u003ePakistan BioMedical Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.54393\/pbmj.v5i6.571\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.54393\/pbmj.v5i6.571\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eZayed dkk. (2009). Cathodic adsorptive stripping voltammetry of drotaverine hydrochloride and its determination in tablets and human urine by differential pulse voltammetry. \u003cem\u003eBioelectrochemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.bioelechem.2008.11.008\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.bioelechem.2008.11.008\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2018). Preparation and evaluation of drotaverine hydrochloride orally disintegrating tablets using melt granulation. \u003cem\u003eJournal of Applied Pharmaceutical Science\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.7324\/japs.2018.81006\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.7324\/japs.2018.81006\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":50506815373530,"sku":"TCI2510D620527254","price":2273000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D6205.jpg?v=1768818573"},{"product_id":"tci2510d622227270","title":"TCI D6222 169590-41-4 Deracoxib","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDeracoxib adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi penelitian di bidang ilmu hayat. Bahan ini termasuk dalam kategori inhibitor enzim, yang berperan penting dalam studi mekanisme reaksi biokimia dan pengaturan jalur metabolisme. Sebagai inhibitor enzim, Deracoxib dapat memengaruhi aktivitas enzim tertentu, sehingga menjadi alat penting dalam eksperimen yang memerlukan pengendalian spesifik terhadap proses biokimia. Produk ini sering digunakan dalam penelitian farmakologi, toksikologi, dan biokimia untuk memahami interaksi molekuler dan efek fisiologis senyawa tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDeracoxib memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik tertentu, sehingga memudahkan proses penggunaan dan pemrosesan di laboratorium. Karena sifatnya yang khusus, senyawa ini dipilih untuk aplikasi yang memerlukan presisi tinggi dalam penggunaan dosis dan pengaruh terhadap enzim target. Ketersediaan dalam bentuk padat juga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam berbagai eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Deracoxib digunakan dalam penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat, studi efek toksik, serta analisis mekanisme reaksi biokimia. Bahan ini menjadi pilihan utama bagi para peneliti yang memerlukan bahan aktif dengan sifat inhibitor yang spesifik, terutama dalam studi yang melibatkan interaksi antara senyawa dan sistem biologis.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi untuk menguji efek inhibisi enzim pada jalur metabolisme tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi toksikologi untuk mengevaluasi dampak senyawa pada aktivitas enzim dalam tubuh\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen biokimia untuk memahami mekanisme penghambatan reaksi enzimatik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat baru dengan pendekatan terapi enzim\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis interaksi molekuler dalam sistem biologis untuk studi penyakit\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 169590-41-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 250mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDeracoxib harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan kelembapan tinggi untuk menjaga stabilitas senyawa. Saat mengambil atau menggunakan bahan ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selalu pastikan area kerja bersih dan bebas dari kontaminasi untuk memastikan akurasi hasil eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDeracoxib is a chemical compound widely used in research applications within the field of life sciences. As an enzyme inhibitor, it plays a crucial role in biochemical studies by modulating specific enzymatic reactions. Its ability to inhibit targeted enzymes makes it a valuable tool in pharmacological and toxicological research. Available in a solid form, Deracoxib is suitable for experiments requiring precise control over enzymatic activity. This compound is commonly used in Indonesia for studying drug interactions, enzyme mechanisms, and biological systems. Its stability and solubility in organic solvents further enhance its applicability in various laboratory settings. Deracoxib is an essential reagent for researchers aiming to understand molecular interactions and their physiological effects.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eBienhoff dkk. (2012). Efficacy and Safety of Deracoxib for Control of Postoperative Pain and Inflammation Associated with Soft Tissue Surgery in Dogs. \u003cem\u003eVeterinary Surgery\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/j.1532-950x.2011.00942.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/j.1532-950x.2011.00942.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2007). Deracoxib and aspirin effects on serum thyroid hormone concentrations. \u003cem\u003eAdvances in Small Animal Medicine and Surgery\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.asams.2006.12.014\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.asams.2006.12.014\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWiwanitkit (2010). Use of deracoxib during intense rehabilitation exercises. \u003cem\u003eVeterinary and Comparative Orthopaedics and Traumatology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3415\/vcot-10-09-0126\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3415\/vcot-10-09-0126\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"250mg","offer_id":48086796370138,"sku":"TCI2510D622227270","price":4013000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D6222.jpg?v=1768205174"},{"product_id":"tci2510e067528441","title":"TCI E0675 33419-42-0 Etoposide","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEtoposide adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian biokimia dan farmakologi. Bahan ini termasuk dalam kategori senyawa kimia yang memiliki aktivitas biologis tinggi, terutama dalam penghambatan enzim topoisomerase II. Dalam laboratorium, Etoposide sering digunakan untuk studi mekanisme aksi obat, pengujian toksisitas, serta penelitian tentang efek senyawa pada sel manusia. Sebagai bahan aktif farmakologis, Etoposide juga menjadi bahan penting dalam pengembangan obat anti-kanker.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eEtoposide memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap paparan cahaya dan suhu tinggi. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Karena sifat tersebut, Etoposide mudah dilarutkan dan digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan eksperimen biokimia. Kemurnian tinggi dan konsistensi kualitas menjadikannya pilihan utama para peneliti di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Etoposide sering digunakan dalam penelitian kanker, farmakologi, dan biokimia. Bahan ini menjadi alat penting untuk memahami mekanisme kerja obat dan pengembangan terapi baru. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia memanfaatkan Etoposide untuk eksperimen yang memerlukan senyawa dengan aktivitas biologis spesifik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas anti-kanker untuk memahami mekanisme penghambatan sel kanker\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian mekanisme aksi obat pada enzim topoisomerase II\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen biokimia untuk studi interaksi senyawa dengan protein target\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat baru melalui uji toksisitas dan efektivitas\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi farmakodinamik untuk mengevaluasi respons biologis terhadap senyawa\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 33419-42-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Chemical Biology \u003e Glycoscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEtoposide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di lingkungan yang sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung. Karena sifatnya yang sensitif terhadap cahaya dan suhu, sebaiknya disimpan dalam lemari pendingin jika tidak digunakan dalam waktu singkat. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan terhindar dari kontaminasi. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEtoposide is a chemical compound widely used in biochemical and pharmacological research. It is known for its high biological activity, particularly in the inhibition of topoisomerase II enzyme. In the laboratory, it is commonly used for studying drug mechanisms, toxicity testing, and the effects of compounds on human cells. As a pharmacologically active substance, it plays a crucial role in the development of cancer treatments. Etoposide has good solubility in organic solvents such as ethyl acetate and acetone, making it easy to dissolve and use in various chemical and biochemical experiments. Its high purity and consistent quality make it a preferred choice for researchers. In Indonesia, Etoposide is frequently used in cancer research, pharmacology, and biochemical studies. It serves as an essential tool for understanding drug mechanisms and developing new therapies. Its application in laboratories across the country highlights its importance in scientific research and innovation.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2016). Cisplatin\/etoposide\/ifosfamide. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-016-19338-2\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-016-19338-2\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (1990). Etoposide see Cisplatin\/etoposide. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128415-199003300-00030\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128415-199003300-00030\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (1991). Etoposide see Teniposide\/etoposide. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128415-199103520-00028\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128415-199103520-00028\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086889070810,"sku":"TCI2510E067528441","price":986000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086889103578,"sku":"TCI2510E067528442","price":6108000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E0675.jpg?v=1767111630"},{"product_id":"tci2510e074828515","title":"TCI E0748 86639-52-3 7-Ethyl-10-hydroxycamptothecin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI E0748 7-Ethyl-10-hydroxycamptothecin adalah turunan kamptotesin yang dikenal luas di kalangan peneliti sebagai SN-38, yaitu metabolit aktif dari irinotekan. Senyawa ini termasuk golongan alkaloid pentasiklik dengan cincin lakton yang khas, dan bekerja sebagai penghambat topoisomerase I, enzim yang berperan pada pelepasan tegangan untai DNA selama replikasi. Di laboratorium riset, senyawa ini menjadi salah satu muatan sitotoksik yang paling sering dipelajari pada pengembangan antibody-drug conjugate, yaitu strategi pengarahan obat kuat secara selektif ke sel target melalui antibodi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eAlasan senyawa ini dipilih terletak pada potensi sitotoksiknya yang sangat tinggi pada kadar rendah, sekaligus adanya gugus hidroksil fenolik pada posisi 10 dan hidroksil tersier pada cincin lakton yang menyediakan titik pengikatan untuk linker kimiawi. Kombinasi ini penting karena muatan ADC harus cukup kuat membunuh sel target namun tetap dapat ditambatkan secara stabil dan dilepaskan pada waktu yang tepat. Keseimbangan bentuk lakton dan karboksilat yang bergantung pH juga menjadi aspek yang kerap diteliti karena memengaruhi aktivitas biologisnya. Kelarutannya yang terbatas dalam air umumnya diatasi dengan larutan induk dalam pelarut organik seperti dimetil sulfoksida.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, senyawa ini umumnya digunakan pada laboratorium riset onkologi, kelompok bioteknologi farmasi, serta pusat penelitian yang mengembangkan sistem penghantaran obat bertarget dan nanopartikel pembawa obat. Kemasan 100 mg dan 1 g menyesuaikan dua kebutuhan berbeda: uji sitotoksisitas serta kurva dosis-respons yang hanya menuntut jumlah kecil, dan pekerjaan sintesis konjugat atau formulasi yang membutuhkan bahan lebih banyak. Senyawa ini ditujukan untuk penggunaan penelitian, bukan untuk penggunaan diagnostik maupun terapeutik pada manusia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengembangan antibody-drug conjugate: dipakai sebagai muatan sitotoksik yang ditambatkan pada antibodi melalui linker, karena potensinya tinggi dan memiliki gugus hidroksil untuk konjugasi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji penghambatan topoisomerase I: menjadi senyawa acuan pada pengujian mekanisme kerja karena aktivitas penghambatannya terhadap enzim tersebut telah dipelajari secara mendalam.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji sitotoksisitas kultur sel: digunakan sebagai kontrol positif pada pengujian viabilitas sel kanker untuk memvalidasi sistem uji sebelum senyawa kandidat baru dievaluasi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset sistem penghantaran obat: dimanfaatkan sebagai model obat hidrofobik pada pengembangan nanopartikel, misel polimer, dan liposom pembawa obat antikanker.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis prodrug dan turunan: gugus hidroksil fenolik menjadi titik modifikasi untuk membuat turunan dengan kelarutan atau profil pelepasan yang dirancang ulang secara sengaja.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 86639-52-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Pharmaceutical Development and Drug Discovery Research Reagents \u003e Antibody-Drug Conjugates (ADC) Preparation Research Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100 mg dan 1 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan pada suhu rendah, kering, dan terlindung cahaya; untuk penggunaan penelitian laboratorium\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan dalam wadah asli yang tertutup rapat pada tempat dingin, kering, dan terlindung dari cahaya, mengingat kerangka kamptotesin peka terhadap cahaya serta kondisi basa yang dapat membuka cincin laktonnya. Larutan induk sebaiknya dibuat dalam pelarut organik kering, dibagi menjadi alikuot kecil, dan disimpan beku untuk menghindari siklus beku-cair berulang. Karena senyawa ini bersifat sitotoksik, seluruh penimbangan dan pelarutan wajib dilakukan di lemari asam atau kabinet keamanan hayati dengan sarung tangan ganda, jas laboratorium tertutup, kacamata pengaman, dan masker bila menangani serbuk. Semua alat sekali pakai, sisa larutan, dan bahan terkontaminasi dikumpulkan sebagai limbah sitotoksik sesuai prosedur laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI E0748 7-Ethyl-10-hydroxycamptothecin (CAS 86639-52-3), widely known as SN-38, is the active metabolite of irinotecan and a well characterised topoisomerase I inhibitor built on the pentacyclic camptothecin scaffold. Its high cytotoxic potency at low concentrations, combined with a phenolic hydroxyl at the 10-position and a tertiary hydroxyl on the lactone ring, makes it one of the most studied payloads in antibody-drug conjugate research, where both potency and a reliable point of linker attachment are required. The pH-dependent lactone–carboxylate equilibrium of the scaffold is itself a frequent subject of study, and the compound's limited aqueous solubility is usually managed with organic stock solutions. Typical laboratory uses include ADC construction, topoisomerase inhibition assays, cytotoxicity controls in cell culture, nanocarrier drug delivery research and prodrug synthesis. Supplied in 100 mg and 1 g sizes for research use; handle as a cytotoxic material and store cold, dry and protected from light.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086893101274,"sku":"TCI2510E074828515","price":3534000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086893134042,"sku":"TCI2510E074828516","price":24303000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E0748.jpg?v=1767111737"},{"product_id":"tci2510e078128556","title":"TCI E0781 78287-27-1 7-Ethylcamptothecin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI E0781 7-Ethylcamptothecin adalah turunan alkaloid kamptotesin yang membawa gugus etil pada posisi 7 kerangka pentasiklik khasnya. Digolongkan dalam kelompok biokimia dan reagen alkaloid, senyawa ini menjadi bahan penting pada penelitian biologi sel, farmakologi, dan kimia medisinal karena kamptotesin beserta turunannya dikenal sebagai penghambat enzim topoisomerase I. Di laboratorium, bahan ini dipakai baik sebagai senyawa uji pada percobaan biologi molekuler maupun sebagai bahan antara pada sintesis turunan kamptotesin lanjutan, sehingga kehadirannya menjembatani pekerjaan kimia sintesis dengan pengujian aktivitas biologis pada satu alur penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuatnya dipilih adalah kerangka kamptotesin yang utuh dan terdefinisi, disertai substituen etil pada posisi 7 yang menjadi titik masuk penting untuk modifikasi lanjutan. Posisi ini merupakan simpul struktural yang banyak dieksplorasi dalam upaya menyetel sifat kelarutan dan profil aktivitas turunan kamptotesin. Bahan berbentuk padatan dan umumnya dilarutkan dalam pelarut organik polar seperti dimetil sulfoksida untuk pembuatan larutan induk pada uji sel. Kerangka laktonnya perlu diperlakukan hati-hati terhadap kondisi basa dan cahaya agar struktur tetap terjaga. Sebagai produk TCI, tiap lot disertai data analisis yang membantu peneliti memastikan identitas bahan sebelum digunakan pada eksperimen biologis yang mahal dan panjang.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini biasanya digunakan pada penelitian antikanker tahap praklinis, kajian mekanisme kerusakan DNA, dan pengembangan sistem penghantaran obat di fakultas farmasi, kedokteran, serta lembaga riset biomedis. Kemasan 100 mg sangat sesuai untuk uji sel skala kecil yang hanya membutuhkan bahan dalam jumlah mikrogram hingga miligram, sedangkan kemasan 1 g mendukung pekerjaan sintesis turunan yang memerlukan bahan awal lebih banyak.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eKajian penghambatan topoisomerase I: dipakai sebagai senyawa uji untuk menelaah mekanisme kerusakan DNA dan respons perbaikan pada percobaan biokimia serta seluler.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji sitotoksisitas in vitro: digunakan pada pengujian viabilitas sel dan kajian apoptosis sebagai senyawa pembanding pada penelitian antikanker tahap praklinis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan antara sintesis turunan kamptotesin: substituen etil posisi 7 menjadi titik awal modifikasi lanjutan untuk memperoleh analog dengan sifat yang disesuaikan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset penghantaran obat: dimuat ke dalam nanopartikel, liposom, atau konjugat polimer untuk mempelajari peningkatan kelarutan dan pelepasan terkendali senyawa aktif.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan rujukan analitik: berperan sebagai pembanding pada pengembangan metode HPLC dan spektrometri massa untuk identifikasi serta kuantifikasi alkaloid kamptotesin.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 78287-27-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Alkaloids\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100 mg dan 1 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, dan gelap dalam wadah tertutup rapat; penyimpanan dingin dianjurkan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTurunan kamptotesin merupakan senyawa aktif secara biologis dan bersifat sitotoksik, sehingga penanganannya menuntut kehati-hatian tinggi. Lakukan penimbangan di dalam lemari asam atau kabinet penimbangan bertekanan negatif dengan sarung tangan ganda, masker partikulat, pelindung mata, dan jas laboratorium tertutup untuk menghindari terhirup atau tersentuhnya bahan. Simpan wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap; penyimpanan dingin serta terlindung cahaya membantu menjaga kestabilan cincin lakton. Larutan induk sebaiknya dibuat dalam jumlah kecil, diberi label lengkap, dan disimpan dalam alikuot beku untuk menghindari siklus beku–leleh berulang. Kumpulkan seluruh limbah sitotoksik secara terpisah menurut prosedur laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI E0781 7-Ethylcamptothecin (CAS 78287-27-1) is a solid camptothecin alkaloid derivative bearing an ethyl substituent at position 7 of the pentacyclic core. Camptothecin and its analogues are well known as topoisomerase I inhibitors, so this compound is used as a test article in DNA damage and repair mechanism studies, in vitro cytotoxicity and apoptosis assays, and preclinical anticancer research. Its defined structure and the position-7 substituent also make it a valuable synthetic intermediate for preparing further camptothecin analogues with tailored solubility and activity profiles, and it serves in drug delivery studies where the compound is loaded into nanoparticles, liposomes, or polymer conjugates. Stock solutions are typically prepared in polar organic solvents such as DMSO. Cool, dark, dry storage protects the lactone ring. Supplied in 100 mg and 1 g packs. For laboratory research use only.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eLiu dkk. (2018). Binding Performance of Human Intravenous Immunoglobulin and 20(S)-7-Ethylcamptothecin. \u003cem\u003eMolecules\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/molecules23092389\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3390\/molecules23092389\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWang dkk. (2007). New Route for Conversion of Camptothecin to 7‐Ethylcamptothecin and 7‐Propylcamptothecin. \u003cem\u003eSynthetic Communications\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1080\/00397910601038723\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1080\/00397910601038723\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWatanabe dkk. (2012). Practical Synthesis of (20S)‐10‐(3‐Aminopropyloxy)‐7‐ethylcamptothecin, a Water‐Soluble Analogue of Camptothecin. \u003cem\u003eChemistry – An Asian Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/asia.201200904\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/asia.201200904\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086895788250,"sku":"TCI2510E078128556","price":1263000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086895821018,"sku":"TCI2510E078128557","price":7874000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E0781.jpg?v=1767111794"},{"product_id":"tci2510e080528595","title":"TCI E0805 67-42-5 Ethylene Glycol Bis(2-aminoethyl Ether)-N,N,N',N'-tetraacetic Acid [for Biochemical Research]","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEthylene Glycol Bis(2-aminoethyl Ether)-N,N,N',N'-tetraacetic Acid (EGTA) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian biokimia dan biologi molekuler. Bahan ini berfungsi sebagai agen pengikat logam, terutama untuk mengikat ion kalsium secara spesifik. EGTA sering digunakan dalam penelitian yang memerlukan pengendalian konsentrasi ion kalsium di dalam larutan, seperti dalam eksperimen seluler dan penelitian tentang sinyal sel. Dalam laboratorium, EGTA digunakan untuk menciptakan lingkungan yang terkontrol untuk mempelajari aktivitas enzim, respons sel, dan proses fisiologis lainnya yang terkait dengan ion kalsium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eEGTA memiliki sifat kimia yang sangat stabil dan memiliki afinitas tinggi terhadap ion kalsium. Senyawa ini tidak bereaksi dengan ion logam lain seperti magnesium atau besi, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam lingkungan yang memerlukan spesifisitas tinggi. EGTA juga memiliki daya larut yang baik dalam air, sehingga mudah digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium. Karena sifat ini, EGTA menjadi pilihan utama dalam penelitian yang membutuhkan pengendalian ion kalsium secara presisi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, EGTA digunakan secara luas dalam penelitian biomedis, bioteknologi, dan pendidikan. Bahan ini sangat relevan dalam penelitian yang berkaitan dengan fisiologi sel, terutama dalam studi tentang sinyal seluler dan aktivitas enzim. EGTA juga sering digunakan dalam pengembangan metode analitik dan dalam eksperimen yang melibatkan modifikasi lingkungan kultur sel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang respons sel terhadap ion kalsium dalam lingkungan kultur sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengendalian konsentrasi ion kalsium dalam larutan untuk eksperimen biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan larutan pengikat logam untuk studi enzim dan reaksi biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam penelitian fisiologi sel dan sinyal seluler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAplikasi dalam pengembangan metode analitik untuk deteksi ion kalsium\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 67-42-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Culture \u003e Reagents and Supplements\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEGTA harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan udara dan cahaya langsung. Karena sifatnya yang tidak beracun namun sensitif terhadap kelembapan, bahan ini harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. EGTA tidak beracun secara akut, tetapi tetap perlu dihandle dengan hati-hati untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEthylene Glycol Bis(2-aminoethyl Ether)-N,N,N',N'-tetraacetic Acid (EGTA) is a versatile chelating agent widely used in biochemical and biological research. It is specifically designed to bind calcium ions with high affinity, making it essential in experiments where precise control of calcium concentration is required. EGTA is commonly used in cell culture studies, enzyme activity assays, and signal transduction research. Its stability in aqueous solutions and specificity for calcium make it a preferred choice in laboratory settings. This product is suitable for various applications, including the study of cellular responses, enzyme kinetics, and the development of analytical methods. Its reliability and effectiveness in maintaining controlled environments make it an important tool for researchers in Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2006). EGTA (Ethylene glycol-bis[β-aminoethyl ether]-N,N,N′,N′-tetraacetic acid) (1 M). \u003cem\u003eCold Spring Harbor Protocols\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1101\/pdb.rec8062\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1101\/pdb.rec8062\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWatson dkk. (1995). Ethylene glycol bis(beta-aminoethyl ether)-N,N,N',N'-tetraacetic acid (EGTA) and the tyrphostin ST271 inhibit phospholipase C in human platelets by preventing Ca2+ entry.. \u003cem\u003eMolecular Pharmacology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0026-895x(25)08631-6\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0026-895x(25)08631-6\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLUO dkk. (2015). Determination of ethylene glycol bis(2-aminoethyl) ether- N,N,N,N -tetraacetic acid in medicine using high performance liquid chromatography. \u003cem\u003eChinese Journal of Chromatography\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3724\/sp.j.1123.2014.11014\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3724\/sp.j.1123.2014.11014\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086897721562,"sku":"TCI2510E080528595","price":1112000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086897754330,"sku":"TCI2510E080528596","price":3458000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E0805.jpg?v=1768818736"},{"product_id":"tci2510e084028635","title":"TCI E0840 56390-09-1 Epirubicin Hydrochloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI E0840 Epirubicin Hydrochloride adalah bentuk garam hidroklorida dari epirubisin, sebuah antibiotik antrasiklin yang merupakan epimer pada posisi 4' dari doksorubisin. Molekulnya terdiri atas inti aglikon antrasiklinon terkonjugasi yang terhubung pada gula amino melalui ikatan glikosidik, sehingga senyawa ini juga relevan bagi bidang glikosains. Di laboratorium, bahan ini dipakai sebagai reagen dan senyawa acuan untuk penelitian, bukan untuk penggunaan terapeutik. Peneliti memanfaatkannya pada studi mekanisme kerja obat antikanker, uji sitotoksisitas pada kultur sel, pengembangan sistem penghantaran obat, serta sebagai standar pada pengembangan metode analisis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuat senyawa ini penting bagi penelitian adalah cara kerjanya yang sudah terdokumentasi luas. Epirubisin menyisip di antara pasangan basa DNA dan mengganggu kerja enzim topoisomerase II, sehingga menghambat replikasi serta transkripsi sel yang membelah cepat. Inti antrasiklinnya juga bersifat kromofor dan berfluoresensi, sebuah keuntungan praktis karena distribusi senyawa di dalam sel dapat diamati dengan mikroskopi fluoresensi tanpa perlu pelabelan tambahan. Bentuk garam hidroklorida meningkatkan kelarutannya dalam media berair sehingga penyiapan larutan induk untuk percobaan biologi menjadi lebih mudah dan lebih terulang antar percobaan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, bahan ini dipakai pada laboratorium riset farmasi, bioteknologi, dan onkologi di universitas serta lembaga penelitian, terutama sebagai kontrol positif pada uji sitotoksisitas dan sebagai pembanding pada pengujian senyawa antikanker baru dari bahan alam maupun sintesis. Kemasan 10 mg dan 50 mg sesuai dengan kebutuhan percobaan skala laboratorium yang umumnya bekerja pada konsentrasi mikromolar, sekaligus membatasi jumlah bahan sitotoksik yang perlu disimpan di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eKontrol positif pada uji sitotoksisitas kultur sel, karena aktivitas penghambatan pertumbuhan selnya sudah terdokumentasi luas sehingga hasil percobaan mudah dibandingkan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi mekanisme interaksi obat dengan DNA, sebab senyawa ini merupakan model klasik untuk penyisipan antar basa dan penghambatan enzim topoisomerase II.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian sistem penghantaran obat berbasis nanopartikel atau liposom, karena kelarutan garam hidroklorida memudahkan proses pemuatan dan pengukuran efisiensi enkapsulasi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStandar pembanding pada pengembangan metode analisis kromatografi, sebab kromofor antrasiklinnya memberikan respons detektor yang kuat dan mudah dipantau.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi pencitraan sel dengan mikroskopi fluoresensi, karena inti antrasiklin berfluoresensi sendiri sehingga distribusi senyawa di dalam sel dapat diamati langsung.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 56390-09-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Chemical Biology \u003e Glycoscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10 mg dan 50 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan tertutup rapat, terlindung cahaya, pada kondisi suhu yang tercantum di label produk dan lembar data keselamatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penggunaan: untuk keperluan penelitian laboratorium, bukan untuk penggunaan diagnostik maupun terapeutik pada manusia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini bersifat sitotoksik, sehingga penanganannya harus mengikuti prosedur kerja untuk bahan berbahaya. Simpan wadah tertutup rapat dan terlindung dari cahaya pada kondisi suhu yang dianjurkan label, karena antrasiklin peka terhadap cahaya dan dapat terdegradasi. Penimbangan dan penyiapan larutan sebaiknya dilakukan di dalam biological safety cabinet atau lemari khusus bahan sitotoksik, menggunakan sarung tangan ganda, jas laboratorium tertutup, pelindung mata, serta masker sesuai penilaian risiko. Hindari pembentukan debu maupun aerosol. Larutan induk dibagi menjadi porsi kecil agar tidak dibuka berulang, dan seluruh limbah beserta bahan sekali pakai dibuang sebagai limbah sitotoksik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI E0840 Epirubicin Hydrochloride (CAS 56390-09-1) is the hydrochloride salt of epirubicin, an anthracycline glycoside and the 4'-epimer of doxorubicin, supplied for laboratory research use only. The molecule combines a conjugated anthracyclinone aglycone with an amino sugar, and its well-characterised mode of action — DNA intercalation and topoisomerase II inhibition — makes it a standard reference compound in oncology and pharmacology research. The salt form improves aqueous solubility for reliable stock solution preparation, while the intrinsically fluorescent anthracycline core allows direct cellular uptake imaging without additional labelling. Offered in 10 mg and 50 mg sizes, it serves as a cytotoxicity positive control, an analytical standard, and a model drug in delivery system studies.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e---\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSepuluh produk sudah selesai ditulis lengkap dengan lima bagian sesuai format. Dua catatan kecil supaya tim Anda tidak salah paham saat memakainya:\u003c\/p\u003e\n\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2002). NEW PROPRIETARY BRANDS: Epirubicin hydrochloride. \u003cem\u003eAustralian Prescriber\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.18773\/austprescr.2002.159\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.18773\/austprescr.2002.159\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eREN dkk. (2011). GC-FID quantitative determination of six residual solvents in epirubicin hydrochloride. \u003cem\u003eAcademic Journal of Second Military Medical University\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3724\/sp.j.1008.2010.01386\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3724\/sp.j.1008.2010.01386\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eZHOU dkk. (2011). Study on the Loading and Releasing Behavior of Epirubicin Hydrochloride from Mesoporous Bioactive Glasses (MBGs). \u003cem\u003eJournal of Inorganic Materials\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3724\/sp.j.1077.2011.00068\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3724\/sp.j.1077.2011.00068\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48086899917018,"sku":"TCI2510E084028635","price":3584000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48086899949786,"sku":"TCI2510E084028636","price":12316000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E0840.jpg?v=1767111851"},{"product_id":"tci2510e085828658","title":"TCI E0858 41340-25-4 Etodolac","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEtodolac adalah senyawa golongan obat antiinflamasi nonsteroid dengan kerangka asam asetat pirano-indol yang digunakan luas sebagai bahan penelitian di laboratorium farmasi dan biomedis. Dalam konteks riset, senyawa ini dipakai sebagai bahan pembanding untuk kajian penghambatan enzim siklooksigenase, sebagai bahan uji dalam pengembangan formulasi sediaan, serta sebagai objek penelitian analisis farmasi. Karena mekanisme kerjanya sudah dipelajari secara mendalam, etodolac kerap dijadikan senyawa acuan ketika peneliti mengevaluasi kandidat baru yang menargetkan jalur biosintesis prostaglandin.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuat senyawa ini menarik secara ilmiah adalah kecenderungan selektivitasnya terhadap isoform siklooksigenase-2 dibandingkan siklooksigenase-1, suatu sifat yang menjadikannya rujukan penting dalam pembahasan hubungan struktur–aktivitas inhibitor COX. Molekulnya bersifat kiral dan memiliki gugus asam karboksilat, sehingga banyak dipakai pula sebagai model dalam pengembangan metode pemisahan enansiomer menggunakan kromatografi kolom kiral. Sifat asam lemah dan kelarutannya yang bergantung pH menjadikannya substrat yang informatif dalam studi disolusi, permeabilitas, dan perancangan sistem penghantaran obat yang bertujuan memperbaiki profil pelepasan zat aktif.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, senyawa ini banyak dimanfaatkan oleh fakultas farmasi, laboratorium teknologi sediaan, dan laboratorium analisis obat yang menjalankan penelitian formulasi maupun validasi metode kromatografi. Kemasan 5 g dan 25 g memberi pilihan antara kebutuhan uji analitik skala kecil dan penelitian formulasi yang memerlukan jumlah bahan lebih besar. Perlu ditegaskan bahwa produk ini ditujukan untuk keperluan penelitian dan pengujian laboratorium, bukan untuk penggunaan terapeutik pada manusia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eStudi penghambatan enzim siklooksigenase, karena senyawa ini merupakan inhibitor yang telah terkarakterisasi baik dan sering dipakai sebagai pembanding dalam uji enzimatik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian hubungan struktur dan aktivitas inhibitor COX, sebab kecenderungan selektivitasnya terhadap isoform COX-2 memberi rujukan berharga bagi perancangan molekul baru.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan dan validasi metode kromatografi cair kinerja tinggi, karena sifat kromoforik dan keasamannya menghasilkan puncak yang jelas serta perilaku retensi yang informatif.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian pemisahan enansiomer pada kolom kiral, sebab molekulnya memiliki pusat kiral sehingga menjadi model yang tepat untuk mengevaluasi kinerja fase diam kiral.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi formulasi dan sistem penghantaran obat, karena kelarutannya yang bergantung pH menjadikannya substrat menarik untuk mengevaluasi strategi peningkatan disolusi.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 41340-25-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5 g dan 25 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan (penampakan sesuai Certificate of Analysis tiap lot)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenyimpanan: tempat sejuk, kering, tertutup rapat, dan terlindung dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan bahan ini dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung. Hindari kelembapan tinggi serta kontak dengan basa kuat dan oksidator kuat. Karena merupakan senyawa aktif secara farmakologis, penimbangan sebaiknya dilakukan dengan hati-hati untuk mencegah terhirupnya debu, idealnya di dalam lemari asam atau timbangan berpenutup, dengan sarung tangan, masker, dan kacamata pelindung. Bersihkan area kerja setelah penimbangan dan kelola limbah sesuai prosedur bahan farmasi laboratorium. Produk ini hanya untuk penelitian dan pengujian, bukan untuk konsumsi. Rujuk Safety Data Sheet resmi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEtodolac is a well-characterized pyranoindole acetic acid nonsteroidal anti-inflammatory compound supplied for laboratory research and testing. It is widely used as a reference inhibitor in cyclooxygenase enzyme assays and in structure–activity studies, where its preferential inhibition of the COX-2 isoform provides a valuable benchmark for evaluating new candidates. The molecule contains a chiral center and a weakly acidic carboxylic acid group, making it a useful model substrate for chiral chromatographic separation, HPLC method development and validation, and pH-dependent dissolution and formulation research. Store it cool, dry, tightly closed, and protected from light, and handle it as a pharmacologically active powder. For research use only.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eStrickmann dkk. (2001). Isolation of an unknown metabolite of the non-steroidal anti-inflammatory drug etodolac and its identification as 5-hydroxy etodolac. \u003cem\u003eJournal of Pharmaceutical and Biomedical Analysis\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0731-7085(01)00358-2\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0731-7085(01)00358-2\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWilcox dkk. (1997). Acute Colitis Associated with Etodolac. \u003cem\u003eJournal of Clinical Gastroenterology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1097\/00004836-199707000-00017\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1097\/00004836-199707000-00017\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eGulabrao Bhamare dkk. (2020). DETERMINATION OF ETODOLAC BY RP-HPLC METHOD. \u003cem\u003eInternational Research Journal Of Pharmacy\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.7897\/2230-8407.110980\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.7897\/2230-8407.110980\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086902046938,"sku":"TCI2510E085828658","price":1491000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086902079706,"sku":"TCI2510E085828659","price":4871000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E0858.jpg?v=1768205241"},{"product_id":"tci2510e089928717","title":"TCI E0899 209216-23-9 Entecavir Monohydrate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEntecavir Monohydrate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian terkait bidang farmakologi dan virologi. Bahan ini merupakan bentuk monohidrat dari entecavir, sebuah obat antiviral yang digunakan untuk mengobati infeksi hepatitis B kronis. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pengembangan obat, penelitian efek farmakologis, serta uji klinis. Karena sifatnya yang stabil dan memiliki aktivitas biologis yang terukur, entecavir monohidrat menjadi pilihan utama dalam penelitian terapan medis dan farmasi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eEntecavir monohidrat memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi normal, serta kemampuan untuk larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam air, sehingga memudahkan proses penyiapan larutan untuk eksperimen. Karena kemurniannya tinggi dan konsistensi sifat fisik dan kimia, entecavir monohidrat sangat cocok untuk penggunaan dalam penelitian yang membutuhkan presisi dan akurasi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, entecavir monohidrat sering digunakan dalam penelitian terkait kesehatan masyarakat, terutama dalam studi mengenai pengendalian penyakit hepatitis B. Bahan ini juga menjadi bagian dari program penelitian di institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset yang fokus pada bidang farmakologi dan kesehatan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian pengembangan obat antiviral untuk pengobatan hepatitis B\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas biologis senyawa antiviral dalam lingkungan laboratorium\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian efek farmakologis pada sel dan jaringan manusia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja obat antiviral dalam tubuh\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam penelitian klinis dan uji coba obat baru\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 209216-23-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 50mg, 200mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di suhu kamar\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEntecavir monohidrat harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Bahan ini sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari paparan sinar matahari langsung. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau saluran pernapasan. Selalu pastikan prosedur kerja sesuai dengan standar keselamatan laboratorium untuk menghindari risiko kesehatan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEntecavir Monohydrate is a chemical compound widely used in pharmaceutical and virology research. It is the monohydrate form of entecavir, an antiviral drug used to treat chronic hepatitis B. In the laboratory, this compound serves as a key ingredient for drug development, pharmacological studies, and clinical trials. Its stability and measurable biological activity make it a preferred choice for precise and accurate research. With high purity and consistent physical and chemical properties, entecavir monohydrate is ideal for applications requiring precision. In Indonesia, it is commonly used in public health research, particularly in studies related to hepatitis B control. This compound is also part of academic and research institutions' efforts in pharmaceutical and health sciences.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2020). Entecavir Monohydrate: Layered Crystal Structural Entecavir Monohydrate: Prepared in Pure Water and Calculated by DFT (Crystal Research and Technology 7\/2020). \u003cem\u003eCrystal Research and Technology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/crat.202070023\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/crat.202070023\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKang dkk. (2020). Layered Crystal Structural Entecavir Monohydrate: Prepared in Pure Water and Calculated by DFT. \u003cem\u003eCrystal Research and Technology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/crat.202000007\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/crat.202000007\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eRamana Kumari Avirneni dkk. (2023). Exploration of melt granulation technique for the development of entecavir monohydrate tablets using 32 factorial designs. \u003cem\u003eWorld Journal of Biology Pharmacy and Health Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.30574\/wjbphs.2023.14.1.0191\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.30574\/wjbphs.2023.14.1.0191\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"50mg","offer_id":48086905979098,"sku":"TCI2510E089928717","price":3787000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"200mg","offer_id":48086906011866,"sku":"TCI2510E089928718","price":11408000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E0899.jpg?v=1767111940"},{"product_id":"tci2510e094628785","title":"TCI E0946 60940-34-3 Ebselen","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEbselen (TCI E0946) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian bidang kehidupan ilmu pengetahuan. Bahan ini termasuk dalam kategori bioaktif dan sering digunakan sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia dan analisis biologis. Ebselen memiliki kemampuan untuk berfungsi sebagai penghambat enzim dan juga sebagai agen antioksidan, menjadikannya relevan dalam penelitian terkait mekanisme reaksi enzimatik dan proses oksidatif dalam tubuh. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan untuk mempelajari efek senyawa tertentu terhadap aktivitas enzim dan proses biokimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eEbselen memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berfungsi sebagai pengganti selenium dalam reaksi tertentu. Bahan ini memiliki struktur kimia yang memungkinkannya berinteraksi dengan berbagai substrat dan enzim, sehingga menjadi alat yang sangat berguna dalam penelitian biokimia. Karena sifatnya yang tidak beracun dan relatif aman dalam penggunaan yang tepat, Ebselen menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan bahan kimia yang efektif dan aman.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Ebselen digunakan secara luas dalam penelitian terkait penyakit degeneratif, metabolisme oksidatif, dan pengembangan obat. Bahan ini juga menjadi bagian dari penelitian yang mengeksplorasi peran senyawa kimia dalam proses biologis, terutama dalam bidang farmakologi dan biokimia. Karena kehandalannya, Ebselen sering dipilih oleh peneliti untuk mempercepat proses analisis dan eksperimen di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme reaksi enzimatik dalam proses biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat yang menargetkan jalur oksidatif dalam sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis aktivitas antioksidan pada berbagai sampel biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang efek senyawa kimia terhadap aktivitas enzim tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang peran Ebselen dalam proses metabolisme dan penyakit degeneratif\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 60940-34-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg, 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEbselen sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat dan ditempatkan di area yang tidak terkena sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang kimia, bahan ini harus disimpan di suhu kamar dan jauh dari bahan kimia lain yang bersifat oksidatif. Penggunaan Ebselen harus dilakukan dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, serta dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEbselen (TCI E0946) is a chemical compound widely used in life science research, particularly in biochemical and enzymatic studies. It functions as an enzyme inhibitor and antioxidant, making it valuable for investigating oxidative processes and enzymatic reactions. This compound is commonly used in laboratories for analyzing the effects of chemical substances on enzyme activity and biological processes. Its stable chemical properties and non-toxic nature make it a preferred choice in various research applications. Ebselen is suitable for studies related to oxidative stress, metabolic pathways, and the development of therapeutic agents. Its versatility and reliability make it an essential tool in both academic and industrial research settings.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003ePearson dkk. (2007). Density Functional Theory Study of the Reaction Mechanism and Energetics of the Reduction of Hydrogen Peroxide by Ebselen, Ebselen Diselenide, and Ebselen Selenol. \u003cem\u003eThe Journal of Physical Chemistry A\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/jp071499n\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/jp071499n\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eImai dkk. (2003). Antioxidant ebselen reduces oxidative damage in focal cerebral ischemia. \u003cem\u003eFree Radical Biology and Medicine\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0891-5849(02)01180-2\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0891-5849(02)01180-2\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLapchak dkk. (2003). Ebselen, a Seleno-Organic Antioxidant, Is Neuroprotective After Embolic Strokes in Rabbits. \u003cem\u003eStroke\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1161\/01.str.0000081223.74129.04\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1161\/01.str.0000081223.74129.04\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086911779034,"sku":"TCI2510E094628785","price":1742000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48086911811802,"sku":"TCI2510E094628786","price":5124000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E0946.jpg?v=1771058451"}],"url":"https:\/\/amiscientific.com\/collections\/tci-l4-enzyme-inhibitors-biochemicals-and-reagents.oembed?page=16","provider":"AMI Scientific","version":"1.0","type":"link"}