{"title":"Fluorescence\/Luminescence Spectroscopy Reagents","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eFluorescence\/Luminescence Spectroscopy Reagents\u003c\/strong\u003e — mencakup senyawa pewarna dan probe fluoresen atau luminesen yang memancarkan cahaya pada panjang gelombang khas setelah eksitasi, dipakai sebagai penanda spektroskopi. Kelompok ini menghimpun probe berbasis fluorescein, kumarin, sianin, dan senyawa penanda potensial membran.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eFluorescence\/Luminescence Spectroscopy Reagents digunakan peneliti biokimia dan biologi sel untuk pencitraan sel, penentuan kadar ion kalsium secara fluorometrik dengan calcein, serta pemantauan potensial membran mitokondria menggunakan JC-1. Pewarna kumarin dan turunan sianin juga dipakai sebagai zat warna laser dan label pada berbagai uji spektroskopi fluoresensi di laboratorium.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eContoh produk dalam koleksi ini: \u003ca href=\"\/products\/tci2510a0306452\"\u003eTCI A0306 3326-34-9 5-Aminofluorescein (isomer I)\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510c000313910\"\u003eTCI C0003 Calcein Sodium Salt (mixture of isomers) [for Fluorometric Determination of Ca]\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510i084036121\"\u003eTCI I0840 540-38-5 4-Iodophenol [for Biochemical Research]\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510c000413911\"\u003eTCI C0004 154071-48-4 Calcein (mixture of isomers) [for Fluorometric Determination of Ca]\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510u018656391\"\u003eTCI U0186 449175-58-0 Sulfo-cyanine 5 Carboxylic Acid Potassium Salt\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510c226716982\"\u003eTCI C2267 41267-76-9 Coumarin 102\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510t430056051\"\u003eTCI T4300 3520-43-2 JC-1\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510c226816983\"\u003eTCI C2268 55804-66-5 Coumarin 314\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003ePerhatikan panjang gelombang eksitasi dan emisi yang sesuai dengan instrumen, kelarutan dalam pelarut air atau organik, serta bentuk isomer atau garam yang tersedia pada produk. Seluruh produk merupakan produk asli Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang, dengan kemurnian, kemasan, dan kondisi penyimpanan tercantum pada halaman masing-masing item.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eKategori lain yang sejajar di bawah Spectroscopy Reagents, sering dipakai bersamaan dalam satu alur kerja laboratorium:\u003c\/p\u003e\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-uv-vis-measuring-reagents\"\u003eUV\/VIS Measuring Reagents\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-nmr\"\u003eNMR\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-mass-spectrometry-ms-reagents\"\u003eMass Spectrometry (MS) Reagents\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-optical-purity-measuring-reagents\"\u003eOptical Purity Measuring Reagents\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-electron-spin-resonance-esr-epr-spectroscopy\"\u003eElectron Spin Resonance (ESR\/EPR) Spectroscopy\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003eKembali ke \u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-spectroscopy-reagents\"\u003eSpectroscopy Reagents\u003c\/a\u003e. Untuk pengadaan volume besar, kemasan khusus, atau grade tertentu, hubungi tim AMI Scientific — distributor resmi TCI Japan di Indonesia — untuk pengecekan ketersediaan dan lead time langsung ke Jepang.\u003c\/p\u003e","products":[{"product_id":"tci2510c000313910","title":"TCI C0003 Calcein Sodium Salt (mixture of isomers) [for Fluorometric Determination of Ca]","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eCalcein Sodium Salt (mixture of isomers) [for Fluorometric Determination of Ca]\u003c\/strong\u003e adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC0003\u003c\/strong\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eAnalytical Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Spectroscopy Reagents, dan umumnya dipakai sebagai standar maupun pereaksi pada analisis kuantitatif dan kromatografi. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Analytical Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Calcein Sodium Salt (mixture of isomers) [for Fluorometric Determination of Ca]\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC0003\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 5g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C0003_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C0003\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48085965373658,"sku":"TCI2510C000313910","price":5352000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}]},{"product_id":"tci2510c000413911","title":"TCI C0004 154071-48-4 Calcein (mixture of isomers) [for Fluorometric Determination of Ca]","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eCalcein (mixture of isomers) [for Fluorometric Determination of Ca]\u003c\/strong\u003e (CAS 154071-48-4) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC0004\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C30H26N2O13.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eAnalytical Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Cell and Tissue Imaging, dan umumnya dipakai sebagai standar maupun pereaksi pada analisis kuantitatif dan kromatografi. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Analytical Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Calcein (mixture of isomers) [for Fluorometric Determination of Ca]\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC0004\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e154071-48-4\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C30H26N2O13\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C0004_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C0004\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48085965406426,"sku":"TCI2510C000413911","price":1591000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48085965439194,"sku":"TCI2510C000413912","price":5200000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}]},{"product_id":"tci2510c226716982","title":"TCI C2267 41267-76-9 Coumarin 102","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCoumarin 102 adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam bidang ilmu material dan optik. Bahan ini memiliki struktur kimia yang unik, yang membuatnya sangat efektif dalam aplikasi pemancaran cahaya. Dalam laboratorium, Coumarin 102 sering digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan material optik, seperti dyes untuk sensor optik, lapisan fluoresensi, dan komponen dalam perangkat optik. Karena sifat fluoresensinya yang kuat, bahan ini juga digunakan dalam penelitian tentang fotokimia dan fotofisika.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCoumarin 102 memiliki karakteristik fluoresensi yang sangat baik, dengan panjang gelombang emisi yang jelas dan stabilitas kimia yang tinggi. Senyawa ini memiliki daya tahan terhadap lingkungan kimia yang beragam, sehingga cocok untuk berbagai kondisi eksperimen. Selain itu, Coumarin 102 memiliki sifat non-toxis yang relatif rendah, menjadikannya aman untuk digunakan dalam penelitian laboratorium. Karena sifat-sifat ini, Coumarin 102 menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen ilmiah.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Coumarin 102 digunakan dalam berbagai penelitian terkait material optik dan fotokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam proyek penelitian yang terkait dengan pengembangan sensor optik, perangkat pemancar cahaya, dan studi tentang respons material terhadap cahaya. Dengan sifat fluoresensinya yang kuat, Coumarin 102 menjadi alat penting dalam memperluas pemahaman ilmiah di bidang material dan optik di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengembangan sensor optik untuk deteksi konsentrasi zat kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang sifat fluoresensi material dalam bidang fotokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan lapisan fluoresensi untuk perangkat optik dan display\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang respons material terhadap cahaya dalam penelitian material\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam eksperimen fotofisika untuk memahami interaksi cahaya dan materi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 41267-76-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Materials Science \u003e Photonic Materials and Optical Materials \u003e Coumarin Dyes\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCoumarin 102 harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya langsung dan kelembapan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil dan kering sangat disarankan. Saat mengambil atau menggunakan bahan ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihandle dengan hati-hati untuk memastikan keamanan dan presisi dalam eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCoumarin 102 is an organic compound widely used in material and optical sciences. It is known for its strong fluorescence properties, making it a key material in the development of optical devices and sensors. Its unique chemical structure allows it to be used as a dye in various applications, including photonic materials and optical coatings. This compound is highly stable in different chemical environments and has relatively low toxicity, making it safe for laboratory use. In Indonesia, Coumarin 102 is commonly applied in research related to optical sensing, photonic materials, and fluorescence studies. Its versatility and reliable performance make it an essential tool for scientists and researchers in the field of material science and optics.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eDobek dkk. (2014). Temperature effects on excitation and deactivation processes of coumarin 102. A comparison with coumarin 153. \u003cem\u003eDyes and Pigments\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.dyepig.2013.09.008\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.dyepig.2013.09.008\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSayed dkk. (2023). A comparative photophysical study on the structurally related coumarin 102 and coumarin 153 dyes. \u003cem\u003eJournal of Photochemistry and Photobiology A: Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.jphotochem.2022.114265\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.jphotochem.2022.114265\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eYip dkk. (1993). Decay associated fluorescence spectra of coumarin 1 and coumarin 102: evidence for a two-state solvation kinetics in organic solvents. \u003cem\u003eThe Journal of Physical Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/j100142a032\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/j100142a032\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086116237530,"sku":"TCI2510C226716982","price":4923000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2267.jpg?v=1769144409"},{"product_id":"tci2510c226816983","title":"TCI C2268 55804-66-5 Coumarin 314","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCoumarin 314 adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai aplikasi ilmiah dan teknis, terutama dalam bidang fotokimia dan optik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, yang memungkinkan absorpsi dan emisi cahaya pada panjang gelombang tertentu. Dalam laboratorium, Coumarin 314 sering digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan dyes, sensor optik, dan material fungsional yang memanfaatkan sifat optiknya.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama Coumarin 314 termasuk stabilitas kimia, kemampuan untuk menyerap cahaya tampak, serta kemampuan untuk memancarkan cahaya dengan efisiensi yang baik. Sifat-sifat ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk penelitian dalam bidang optik dan material. Selain itu, senyawa ini memiliki kestabilan termal yang cukup baik, sehingga dapat digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan kondisi tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, Coumarin 314 digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang kimia, fisika, dan teknologi material. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian yang berkaitan dengan sensor optik, pengembangan material baru, dan aplikasi dalam bidang medis dan lingkungan. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh peneliti dan institusi pendidikan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengembangan sensor optik untuk deteksi konsentrasi zat kimia tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang sifat fluoresensi material untuk aplikasi dalam teknologi display\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan dyes untuk penggunaan dalam analisis spektroskopi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kinerja material fungsional dalam lingkungan cahaya tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang respons optik senyawa kimia dalam kondisi reaksi kimia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 55804-66-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Materials Science \u003e Photonic Materials and Optical Materials \u003e Coumarin Dyes\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCoumarin 314 harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung, seperti sinar matahari atau lampu UV. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Saat memanjangkannya, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area penyimpanan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain yang dapat bereaksi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCoumarin 314 is an organic compound widely used in scientific and technical applications, particularly in the fields of photophysics and optoelectronics. Its unique molecular structure allows it to absorb and emit light at specific wavelengths, making it a valuable material for various research purposes. This compound is commonly used in the development of optical sensors, fluorescent dyes, and functional materials that rely on optical properties. Its chemical stability and efficient light emission characteristics make it an ideal choice for laboratory applications. In Indonesian research institutions, Coumarin 314 is frequently utilized in studies related to optical materials, sensor development, and analytical chemistry. Its availability in the local market ensures accessibility for researchers and educational institutions.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eChandrasekaran dkk. (2014). Interaction of Coumarin 7 and Coumarin 314 with C-hexylpyrogallol[4]arene. \u003cem\u003eJournal of Solution Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s10953-014-0134-y\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s10953-014-0134-y\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eReddy dkk. (1993). Optical phase conjugation in polycarbonate resin doped with Coumarin 314 dye. \u003cem\u003eApplied Optics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1364\/ao.32.003966\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1364\/ao.32.003966\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eChoi dkk. (2003). Optical properties of Coumarin 314 doped sol-gel silica rods. \u003cem\u003eOptik\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1078\/0030-4026-00277\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1078\/0030-4026-00277\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086116303066,"sku":"TCI2510C226816983","price":3863000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2268.jpg?v=1769144407"},{"product_id":"tci2510c247717254","title":"TCI C2477 76823-03-5 5-Carboxyfluorescein","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Carboxyfluorescein (CF) adalah senyawa fluoresen yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen biokimia dan biologi molekuler. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian yang melibatkan analisis protein, sel, atau struktur biologis. Dalam laboratorium, CF digunakan sebagai indikator fluoresensi untuk mengamati aktivitas enzim, proses translokasi protein, atau perubahan konformasi molekul. Karena kemampuannya untuk memancarkan cahaya dalam kondisi tertentu, CF sangat berguna dalam teknik seperti flow cytometry dan fluorescence microscopy.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCF memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, sehingga cocok untuk penggunaan dalam berbagai kondisi eksperimental. Senyawa ini juga memiliki tingkat kelarutan yang baik dalam pelarut organik, memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia. Keberadaan CF dalam bentuk padat memungkinkan penyimpanan yang lebih aman dan memudahkan proses pengenceran saat digunakan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 5-Carboxyfluorescein digunakan dalam penelitian terkait biologi sel, imunologi, dan farmakologi. Bahan ini sangat relevan untuk peneliti yang membutuhkan alat bantu fluoresensi dalam eksperimen yang memerlukan pengamatan visual atau analisis kuantitatif. Ketersediaan produk ini mendukung kebutuhan penelitian lokal yang berkembang di bidang ilmu hayat.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis aktivitas enzim melalui perubahan fluoresensi yang terukur\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian translokasi protein dalam sel untuk memahami mekanisme transport\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan perubahan konformasi molekul dalam reaksi biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam flow cytometry untuk mengidentifikasi sel berdasarkan sifat fluoresensi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang respons sel terhadap stimulus eksternal menggunakan teknik mikroskopi fluoresensi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 76823-03-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Antibodies \u003e Antibody Supplementary Products\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Carboxyfluorescein harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Bahan ini sensitif terhadap cahaya dan sebaiknya disimpan dalam ruangan gelap. Saat mengambil atau menggunakan produk, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari paparan langsung dan simpan di tempat yang tidak terjangkau oleh anak-anak dan hewan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Carboxyfluorescein (CF) is a fluorescent compound widely used in biochemical and molecular biology research. It serves as a fluorescent marker for observing enzyme activity, protein translocation, and molecular conformation changes. Its stable chemical properties and controlled reactivity make it suitable for various experimental conditions. CF is available in solid form, allowing safe storage and easy dilution during use. In Indonesian laboratories, this compound is essential for studies in cell biology, immunology, and pharmacology. Its application in flow cytometry and fluorescence microscopy supports accurate and visual analysis of biological processes. The product is ideal for researchers seeking reliable fluorescent indicators in their experiments.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMassou dkk. (2000). Carboxyfluorescein fluorescence experiments. \u003cem\u003eBiochemical Education\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/j.1539-3429.2000.tb00059.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/j.1539-3429.2000.tb00059.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHoefel dkk. (2003). A comparative study of carboxyfluorescein diacetate and carboxyfluorescein diacetate succinimidyl ester as indicators of bacterial activity. \u003cem\u003eJournal of Microbiological Methods\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0167-7012(02)00207-5\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0167-7012(02)00207-5\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMassou dkk. (2000). Carboxyfluorescein fluorescence experiments. \u003cem\u003eBiochemical Education\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0307-4412(00)00002-9\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0307-4412(00)00002-9\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086128296154,"sku":"TCI2510C247717254","price":3055000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2477.jpg?v=1767098393"},{"product_id":"tci2510c247817255","title":"TCI C2478 3301-79-9 6-Carboxyfluorescein","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Carboxyfluorescein (CF) adalah senyawa fluoresen yang sering digunakan dalam berbagai aplikasi biomedis dan penelitian. Bahan ini memiliki kemampuan untuk memancarkan cahaya biru ketika terpapar cahaya hijau, sehingga sangat berguna dalam teknik pemetaan sel dan analisis molekuler. Dalam laboratorium, CF sering digunakan sebagai marker fluoresen untuk mengidentifikasi dan memantau sel atau molekul tertentu. Bahan ini juga digunakan dalam proses konjugasi untuk menghasilkan antibodi yang terlabel, yang memungkinkan deteksi yang lebih sensitif dan spesifik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCF memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak beracun dalam kondisi laboratorium yang terkendali. Senyawa ini memiliki daya tahan yang baik terhadap variasi pH dan suhu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan dalam berbagai kondisi. Selain itu, CF memiliki kemampuan untuk memperkuat sinyal fluoresen tanpa mengganggu aktivitas biologis dari molekul yang dicirikan. Karena sifat ini, CF menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, bahan ini digunakan secara luas dalam laboratorium penelitian biomedis, klinik, dan akademik. Banyak institusi penelitian menggunakan CF untuk mempercepat proses analisis sel dan molekul, serta dalam pengembangan produk farmasi. Ketersediaan dan kualitas bahan ini memastikan keakuratan dan konsistensi hasil penelitian di berbagai institusi di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis sel menggunakan teknik flow cytometry untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan sel berdasarkan ciri fluoresen.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan aktivitas enzim dalam reaksi biokimia dengan memanfaatkan sifat fluoresen untuk mengukur perubahan konsentrasi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan antibodi terlabel untuk deteksi spesifik protein dalam sampel biologis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang dinamika sel dalam lingkungan in vitro untuk memahami proses fisiologis dan patologis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang translokasi molekul dalam membran sel untuk mengamati mekanisme transport dan interaksi molekuler.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 3301-79-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Antibodies \u003e Antibody Supplementary Products\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di suhu kamar, menjauh dari cahaya langsung.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Saat mengambil atau menggunakan bahan ini, pastikan tangan dan alat yang digunakan bersih dan bebas kontaminasi. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, dan gunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Selalu pastikan bahwa area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kecelakaan atau kerusakan bahan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Carboxyfluorescein (CF) is a fluorescent compound widely used in biomedical and research laboratories. It emits blue light when exposed to green light, making it ideal for cell tracking and molecular analysis. CF is commonly used as a fluorescent marker in flow cytometry and antibody conjugation, enabling precise detection and monitoring of specific cells or molecules. Its stability under various pH and temperature conditions ensures reliable performance in experimental settings. In Indonesia, this compound is essential for research institutions, clinical labs, and academic settings, supporting advancements in biotechnology and pharmaceutical development. CF’s fluorescent properties make it a versatile tool for a wide range of scientific applications, contributing to accurate and reproducible results in laboratory research.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMassou dkk. (2000). Carboxyfluorescein fluorescence experiments. \u003cem\u003eBiochemical Education\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/j.1539-3429.2000.tb00059.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/j.1539-3429.2000.tb00059.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHoefel dkk. (2003). A comparative study of carboxyfluorescein diacetate and carboxyfluorescein diacetate succinimidyl ester as indicators of bacterial activity. \u003cem\u003eJournal of Microbiological Methods\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0167-7012(02)00207-5\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0167-7012(02)00207-5\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMassou dkk. (2000). Carboxyfluorescein fluorescence experiments. \u003cem\u003eBiochemical Education\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0307-4412(00)00002-9\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0307-4412(00)00002-9\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086128361690,"sku":"TCI2510C247817255","price":4392000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2478.jpg?v=1768816864"},{"product_id":"tci2510c247917256","title":"TCI C2479 92557-80-7 5-Carboxyfluorescein N-Succinimidyl Ester","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Carboxyfluorescein N-Succinimidyl Ester (CFSE) adalah senyawa fluoresen yang digunakan secara luas dalam penelitian biomedis dan biologi molekuler. Bahan ini berfungsi sebagai marker untuk melacak proliferasi sel, terutama dalam studi imunologi dan biologi kanker. CFSE memiliki kemampuan untuk memperkaya hasil analisis mikroskopis dan menghasilkan data yang lebih akurat dalam penelitian laboratorium. Dalam lingkungan laboratorium, produk ini sering digunakan untuk mengevaluasi respons seluler terhadap stimulan tertentu, seperti sitokin atau agen imun.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCFSE memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas tinggi terhadap amina pada permukaan sel. Senyawa ini memiliki panjang gelombang emisi yang jelas, sehingga memudahkan deteksi menggunakan alat seperti flow cytometer. Karena sifat fluoresensinya yang kuat dan kestabilannya dalam berbagai kondisi, CFSE menjadi pilihan utama dalam berbagai aplikasi penelitian. Selain itu, kecepatan reaksi dan kemampuannya untuk mempertahankan fluoresensi setelah aktivasi membuatnya sangat praktis untuk penggunaan berulang.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, CFSE digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang biologi molekuler, imunologi, dan farmakologi. Produk ini sangat relevan untuk institusi penelitian, universitas, dan laboratorium klinik yang membutuhkan alat bantu untuk analisis seluler. Dengan kehandalannya, CFSE menjadi bahan yang diminati oleh para peneliti untuk meningkatkan kualitas data penelitian mereka.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePemantauan proliferasi sel dalam studi imunologi untuk mengevaluasi respons sel T dan B\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis aktivasi sel imun dalam penelitian penyakit autoimun dan kanker\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang diferensiasi sel stem dan proses regenerasi jaringan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan efek sitotoksik pada sel target dalam uji obat dan farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam flow cytometry untuk mengklasifikasikan dan menghitung sel berdasarkan ekspresi permukaan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 92557-80-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Antibodies \u003e Antibody Supplementary Products\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 20mg, 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di suhu kamar, menjauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCFSE harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan dihindari dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitas fluoresensinya. Penyimpanan di suhu kamar adalah cukup untuk menjaga kualitas produk dalam periode waktu yang cukup lama. Saat menangani produk ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Pastikan wadah tidak terbuka dan simpan di tempat yang kering serta aman dari kelembapan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Carboxyfluorescein N-Succinimidyl Ester (CFSE) is a fluorescent compound widely used in biomedical and molecular biology research. It serves as a marker for tracking cell proliferation, particularly in immunology and cancer studies. CFSE enhances microscopic analysis and provides accurate data in laboratory research. Its strong fluorescence and stability make it a preferred choice for various applications. In Indonesian laboratories, CFSE is commonly used in immunology, molecular biology, and pharmacology research. It is essential for institutions and researchers aiming to improve the quality of their experimental data.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eFulcher dkk. (1999). Carboxyfluorescein succinimidyl ester‐based proliferative assays for assessment of T cell function in the diagnostic laboratory. \u003cem\u003eImmunology \u0026amp; Cell Biology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1046\/j.1440-1711.1999.00870.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1046\/j.1440-1711.1999.00870.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAngulo dkk. (1998). Measurement of Candida‐specific blastogenesis: Comparison of carboxyfluorescein succinimidyl ester labelling of T cells, thymidine incorporation, and CD69 expression. \u003cem\u003eCytometry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/(sici)1097-0320(19980615)34:3\u003c143::aid-cyto4\u003e3.3.co;2-g\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/(sici)1097-0320(19980615)34:3\u003c143::aid-cyto4\u003e3.3.co;2-g\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAngulo dkk. (1998). Measurement ofCandida-specific blastogenesis: Comparison of carboxyfluorescein succinimidyl ester labelling of T cells, thymidine incorporation, and CD69 expression. \u003cem\u003eCytometry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/(sici)1097-0320(19980615)34:3\u003c143::aid-cyto4\u003e3.0.co;2-i\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/(sici)1097-0320(19980615)34:3\u003c143::aid-cyto4\u003e3.0.co;2-i\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"20mg","offer_id":48086128394458,"sku":"TCI2510C247917256","price":5629000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48086128427226,"sku":"TCI2510C247917257","price":18575000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2479.jpg?v=1767098402"},{"product_id":"tci2510c268617532","title":"TCI C2686 91809-66-4 5-TAMRA","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-TAMRA adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai pewarna atau marker dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori pewarna dan digunakan untuk menandai molekul tertentu dalam reaksi kimia atau proses analisis. Dalam penelitian, 5-TAMRA sering diterapkan untuk memudahkan pengamatan dan identifikasi senyawa melalui teknik spektroskopi atau mikroskopi. Sebagai bahan kimia yang memiliki sifat fluoresensi, 5-TAMRA memungkinkan peneliti untuk melacak pergerakan molekul dalam lingkungan tertentu, seperti dalam reaksi enzimatik atau proses biokimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSalah satu keunggulan utama dari 5-TAMRA adalah kemampuannya untuk memancarkan cahaya dalam rentang panjang gelombang tertentu ketika terpapar cahaya tertentu. Sifat ini membuatnya sangat efektif dalam aplikasi yang memerlukan visualisasi molekuler. Selain itu, 5-TAMRA memiliki stabilitas yang baik dalam berbagai kondisi kimia, sehingga cocok untuk penggunaan jangka panjang. Bahan ini juga memiliki tingkat keamanan yang relatif tinggi, sehingga dapat digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memenuhi standar keselamatan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 5-TAMRA sering digunakan dalam penelitian ilmu kimia, biologi, dan farmasi. Bahan ini menjadi alat penting dalam proses analisis molekuler, terutama dalam penelitian yang memerlukan pengamatan visual atau pengukuran fluoresensi. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri. Dengan demikian, 5-TAMRA menjadi pilihan yang praktis dan efisien untuk berbagai aplikasi laboratorium di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis molekuler untuk mengidentifikasi senyawa melalui fluoresensi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian biokimia dalam proses enzimatik dan metabolisme\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kualitatif dalam reaksi kimia untuk menandai produk reaksi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVisualisasi struktur molekuler dalam mikroskopi fluoresensi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan teknik pemantauan biologis dalam penelitian medis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 91809-66-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-TAMRA harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Penyimpanan dalam suhu ruangan yang sejuk dan kering sangat disarankan. Saat menangani bahan ini, gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kontaminasi atau kebocoran.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-TAMRA is a fluorescent dye widely used in laboratory research for its ability to emit light when exposed to specific wavelengths. This compound is commonly applied in molecular visualization, biochemical studies, and analytical chemistry. Its stability and fluorescence properties make it an essential tool for tracking molecular interactions and reactions. In Indonesia, 5-TAMRA is utilized in various scientific fields, including chemistry, biology, and pharmacology, supporting both academic and industrial research. Its availability in local markets ensures accessibility for researchers, making it a practical choice for laboratory applications.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eShiba dkk. (2017). TAMRA\/TAMRA Fluorescence Quenching Systems for the Activity Assay of Alkaline Phosphatase. \u003cem\u003eSensors\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/s17081877\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3390\/s17081877\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e박동욱 (2011). A Study on Tamra Japyeong(Songs of Tamra) of Jo Jeong-cheol. \u003cem\u003eDongyang studies in Korean Classics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.35374\/dyha.32.32.201102.009\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.35374\/dyha.32.32.201102.009\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eR (2023). Preparation Physicochemical Evaluation and Characterization of Tamra Bhasma. \u003cem\u003eInternational Journal of Pharmacognosy \u0026amp; Chinese Medicine\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.23880\/ipcm-16000250\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.23880\/ipcm-16000250\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086191735002,"sku":"TCI2510C268617532","price":4721000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2686.jpg?v=1767098652"},{"product_id":"tci2510c280617679","title":"TCI C2806 1611477-45-2 Cesium Green","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCesium Green adalah senyawa fluoresen yang digunakan dalam berbagai aplikasi biokimia dan penelitian molekuler. Bahan ini memiliki kemampuan untuk memancarkan cahaya dalam spektrum hijau ketika terpapar cahaya tertentu, sehingga sangat berguna dalam proses deteksi dan analisis molekul. Cesium Green sering digunakan sebagai label fluoresen untuk mempermudah pengamatan dan analisis struktur molekuler dalam mikroskop fluorescence.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCesium Green memiliki sifat fluoresensi yang stabil dan tingkat kecerahan yang baik, sehingga memungkinkan penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium. Senyawa ini juga memiliki tingkat kekhasan yang tinggi, sehingga meminimalkan gangguan dari senyawa lain dalam sampel. Karena sifat ini, Cesium Green menjadi pilihan yang sangat baik untuk aplikasi yang membutuhkan kejelasan dan akurasi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Cesium Green digunakan dalam penelitian biomedis, kimia organik, dan bioteknologi. Bahan ini sangat relevan untuk institusi penelitian dan universitas yang sedang mengembangkan teknik deteksi molekuler dan analisis biologis. Dengan ketersediaan yang baik, Cesium Green menjadi alat yang sangat bermanfaat bagi para peneliti di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDeteksi molekul dalam sampel biologis karena kemampuan fluoresensinya yang tinggi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis struktur protein dan asam nukleat dalam penelitian biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan reaksi kimia dalam proses sintesis molekul organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam mikroskop fluorescence untuk pengamatan sel dan jaringan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang interaksi molekuler dalam lingkungan biologis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1611477-45-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 50mg, 250mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCesium Green harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari cahaya matahari langsung serta kelembapan. Penyimpanan pada suhu kamar yang stabil adalah pilihan yang paling umum. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan yang tidak bereaksi dengan senyawa ini, seperti plastik atau kaca. Dalam penggunaan, perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCesium Green is a fluorescent compound widely used in biochemical and molecular research applications. It emits a bright green fluorescence when exposed to specific wavelengths of light, making it ideal for molecular detection and analysis. This compound is commonly used as a fluorescent label for observing and analyzing molecular structures under fluorescence microscopy. Cesium Green is known for its stable fluorescence and high brightness, which ensures accurate and clear results in various laboratory settings. Its high specificity minimizes interference from other compounds in samples, making it a preferred choice for precise and reliable experiments. In Indonesian laboratories, Cesium Green is applied in biomedical, organic chemistry, and biotechnology research, supporting advanced molecular studies and analytical techniques. Its availability and performance make it a valuable tool for researchers in Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eAkamatsu dkk. (2014). Intracellular Imaging of Cesium Distribution in Arabidopsis Using Cesium Green. \u003cem\u003eACS Applied Materials \u0026amp; Interfaces\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/am5009453\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/am5009453\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"50mg","offer_id":48086197764314,"sku":"TCI2510C280617679","price":4645000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"250mg","offer_id":48086197797082,"sku":"TCI2510C280617680","price":13351000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2806.jpg?v=1768816940"},{"product_id":"tci2510c283617713","title":"TCI C2836 58336-35-9 Coumarin 6H","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCoumarin 6H adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan, terutama dalam kimia dan fisika. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, yang memungkinkannya untuk menyerap dan memancarkan cahaya dalam berbagai panjang gelombang. Dalam laboratorium, Coumarin 6H sering digunakan sebagai bahan dasar untuk memproduksi pigmen fluoresen, yang memiliki aplikasi dalam analisis spektroskopi dan penelitian optik. Karena sifat fluoresensinya yang kuat, senyawa ini menjadi alat penting dalam pengembangan material optik dan fotonic.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCoumarin 6H memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah terurai dalam kondisi normal. Ia juga memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan berbagai substrat, sehingga memudahkan proses sintesis dan modifikasi molekuler. Karakteristik ini menjadikannya pilihan ideal untuk penelitian yang membutuhkan konsistensi dan presisi. Selain itu, Coumarin 6H memiliki daya tahan terhadap suhu dan pH tertentu, sehingga memperpanjang masa pakai dalam berbagai kondisi eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Coumarin 6H digunakan dalam berbagai penelitian terkait optik, kimia analitik, dan material baru. Bahan ini sering ditemukan dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan pengembangan sensor fluoresen, material fotonic, dan analisis kualitatif. Karena kehandalannya dan keberagaman aplikasinya, Coumarin 6H menjadi bahan yang diminati oleh para peneliti dan ilmuwan di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis spektroskopi untuk mengukur sifat fluoresensi bahan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan material optik untuk aplikasi dalam teknologi cahaya\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis pigmen fluoresen untuk penelitian dalam bidang kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan kualitas bahan melalui teknik fluoresensi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian dalam bidang fotokimia dan fotoinisiasi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 58336-35-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Materials Science \u003e Photonic Materials and Optical Materials \u003e Coumarin Dyes\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCoumarin 6H harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selama penyimpanan, pastikan suhu ruangan tetap sejuk dan kering. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani produk ini.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCoumarin 6H is an organic compound widely used in various scientific fields, particularly in chemistry and physics. It is known for its unique molecular structure, which allows it to absorb and emit light across different wavelengths. In the laboratory, Coumarin 6H is commonly used as a base material for producing fluorescent pigments, which are essential in spectroscopic analysis and optical research. Due to its strong fluorescence properties, this compound is a vital tool in the development of optical and photonic materials. Its chemical stability and ability to interact with various substrates make it an ideal choice for synthesis and molecular modification processes. Coumarin 6H is also resistant to certain temperature and pH conditions, extending its usability in diverse experimental settings. In Indonesian laboratories, this compound is frequently used in research related to optical materials, analytical chemistry, and new material development. Its reliability and versatility make it a popular choice among researchers and scientists in educational and research institutions across Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eChen dkk. (2012). ChemInform Abstract: Synthesis of 6H‐Dibenzo[b,d]pyran‐6‐one Derivatives via Coumarin‐Fused Cyclohexa‐1,3‐diene Intermediates.. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.201247132\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.201247132\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eUsta dkk. (2022). Coumarin 6H-fused fluorescent probe for highly sensitive detection of coralyne using oligonucleotide-modified silver nanoparticles. \u003cem\u003eAnalytical and Bioanalytical Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s00216-022-04282-2\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s00216-022-04282-2\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHuang dkk. (2012). Synthesis of 6H-Dibenzo[b,d]pyran-6-one Derivatives via Coumarin-Fused Cyclohexa-1,3-diene Intermediates. \u003cem\u003eSynthesis\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1055\/s-0031-1289810\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1055\/s-0031-1289810\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48086199075034,"sku":"TCI2510C283617713","price":2626000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2836.jpg?v=1769144349"},{"product_id":"tci2510c283717714","title":"TCI C2837 41044-12-6 7-(Diethylamino)-3-(1-methyl-2-benzimidazolyl)coumarin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e7-(Diethylamino)-3-(1-methyl-2-benzimidazolyl)coumarin adalah senyawa organik yang digunakan dalam penelitian material optik dan elektrolitik. Bahan ini sering ditemukan dalam aplikasi OLED (Organic Light-Emitting Diode) karena kemampuannya untuk memancarkan cahaya dalam kondisi tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan aktif dalam pengembangan perangkat optik yang efisien dan berkelanjutan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama senyawa ini termasuk stabilitas kimia dan kemampuan untuk menghasilkan cahaya dengan panjang gelombang tertentu. Kombinasi struktur coumarin dan benzimidazol memberikan sifat optik yang unik, yang memungkinkan penggunaan dalam berbagai aplikasi teknologi canggih. Sifat ini menjadikannya pilihan ideal untuk penelitian material yang memerlukan kinerja cahaya tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan untuk penelitian dan pengembangan material OLED, terutama di institusi penelitian dan universitas yang fokus pada teknologi canggih. Bahan ini juga menjadi bagian dari proyek penelitian yang memerlukan material dengan sifat optik spesifik untuk aplikasi industri dan akademik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengembangan perangkat OLED untuk aplikasi display dan pencahayaan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian sifat optik dan elektronik senyawa organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kinerja material dalam lingkungan tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang efisiensi dan stabilitas material cahaya\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan material baru untuk aplikasi teknologi canggih\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 41044-12-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Materials Science \u003e Electronic Materials \u003e Organic Light-Emitting Diode (OLED) Materials\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari dan sumber panas. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan sejuk sangat dianjurkan untuk menjaga stabilitas kimia. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung. Wadah yang digunakan harus tahan terhadap bahan kimia dan tidak menyerap kelembapan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e7-(Diethylamino)-3-(1-methyl-2-benzimidazolyl)coumarin is an organic compound widely used in the development of OLED materials. Its unique optical properties make it suitable for applications requiring efficient light emission. This compound is commonly used in research and development for advanced electronic devices and optical technologies. Its chemical stability and ability to emit light at specific wavelengths make it a valuable material in scientific studies. It is particularly relevant in Indonesian laboratories working on innovative material science projects. The compound is ideal for applications involving light-emitting materials, offering potential for use in display technologies and energy-efficient lighting systems.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48086199107802,"sku":"TCI2510C283717714","price":2273000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086199140570,"sku":"TCI2510C283717715","price":7798000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2837.jpg?v=1768816946"},{"product_id":"tci2510c285817734","title":"TCI C2858 53518-18-6 Coumarin 153","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCoumarin 153 adalah senyawa organik yang sering digunakan dalam penelitian bidang ilmu material, terutama dalam pengembangan material untuk perangkat optoelektronik. Bahan ini memiliki struktur kimia yang unik yang memungkinkan emisi cahaya pada panjang gelombang tertentu, sehingga sangat relevan dalam penelitian OLED (Organic Light-Emitting Diode). Di laboratorium, Coumarin 153 sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis atau karakterisasi material yang membutuhkan sifat luminesensi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCoumarin 153 memiliki sifat kimia stabil dan kemampuan untuk menyerap serta memancarkan cahaya dengan efisiensi tinggi. Senyawa ini juga memiliki tingkat kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai proses kimia. Keunggulan lainnya adalah kemampuannya untuk beradaptasi dengan berbagai kondisi reaksi, menjadikannya pilihan ideal untuk penelitian yang membutuhkan fleksibilitas dan presisi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Coumarin 153 digunakan dalam berbagai penelitian terkait material optoelektronik, termasuk pengembangan OLED, sensor cahaya, dan material untuk perangkat display. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian kimia organik dan analisis spektral, karena kemampuannya dalam menghasilkan emisi cahaya yang dapat diukur secara akurat.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian pengembangan OLED untuk perangkat display berbasis cahaya organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis material dengan sifat luminesensi yang dapat dikontrol secara presisi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis spektral untuk memahami sifat emisi cahaya senyawa organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian karakteristik optik material dalam lingkungan laboratorium\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian kimia organik terkait reaksi dan stabilitas senyawa fluoresen\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 53518-18-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Materials Science \u003e Electronic Materials \u003e Organic Light-Emitting Diode (OLED) Materials\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCoumarin 153 harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat sensitif terhadap kelembapan, sehingga wadah penyimpanannya harus kedap udara. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini mungkin menyebabkan iritasi jika terkena kulit atau mata. Selalu gunakan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol dan hindari kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCoumarin 153 is an organic compound widely used in material research, particularly in the development of optoelectronic devices. It is known for its unique chemical structure that allows for light emission at specific wavelengths, making it highly relevant in OLED (Organic Light-Emitting Diode) research. In the laboratory, it serves as a key component in the synthesis and characterization of luminescent materials. Its chemical stability and high efficiency in light absorption and emission make it a preferred choice for various experimental applications. Coumarin 153 is commonly used in Indonesia for OLED development, optical sensor testing, and spectroscopic analysis due to its ability to produce measurable light emission. Its versatility and reliability make it an essential material for researchers in the field of organic electronics and material science.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eSeth dkk. (2006). Interaction of Ionic Liquid with Water in Ternary Microemulsions (Triton X-100\/Water\/1-Butyl-3-methylimidazolium Hexafluorophosphate) Probed by Solvent and Rotational Relaxation of Coumarin 153 and Coumarin 151. \u003cem\u003eLangmuir\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/la061356c\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/la061356c\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMondal dkk. (2016). Solvent organization around the perfluoro group of coumarin 153 governs its photophysical properties: An experimental and simulation study of coumarin dyes in ethanol as well as fluorinated ethanol solvents. \u003cem\u003eThe Journal of Chemical Physics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1063\/1.4948704\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1063\/1.4948704\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKarmakar dkk. (2002). Solvation Dynamics of Coumarin-153 in a Room-Temperature Ionic Liquid. \u003cem\u003eThe Journal of Physical Chemistry A\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/jp011498+\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/jp011498+\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48086199894234,"sku":"TCI2510C285817734","price":2273000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086199927002,"sku":"TCI2510C285817735","price":7926000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2858.jpg?v=1768816948"},{"product_id":"tci2510c299017903","title":"TCI C2990 5496-32-2 2-(4-Chlorophenyl)-4,5-diphenylimidazole","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2-(4-Klorofenil)-4,5-diphenylimidazole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi penelitian di bidang ilmu hayat. Senyawa ini sering ditemukan dalam proses deteksi dan hibridisasi asam nukleat, terutama dalam studi tentang interaksi molekuler dan pengembangan teknik diagnostik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu yang memungkinkan pengamatan lebih akurat terhadap struktur dan fungsi molekul biologis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama senyawa ini adalah kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai jenis molekul, terutama molekul yang memiliki struktur fenil dan imidazol. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan spesifisitas tinggi. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi laboratorium yang terkontrol, sehingga memudahkan penggunaan dan penyimpanan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian terkait genetika, biokimia, dan diagnostik molekuler. Karena keberadaannya yang relatif langka di pasar lokal, senyawa ini sering diimpor dan digunakan oleh institusi penelitian dan universitas untuk keperluan penelitian yang membutuhkan bahan kimia spesifik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDeteksi asam nukleat untuk mempercepat analisis genetik dan diagnosis penyakit\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eHibridisasi molekul untuk memahami interaksi protein dan asam nukleat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan reagen untuk teknik PCR dan hybridisasi DNA\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian interaksi molekuler dalam studi obat dan farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis struktur molekuler untuk studi kimia organik dan biokimia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 5496-32-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Molecular Biology \u003e Nucleic Acid Detection and Hybridization\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Simpan di suhu kamar dan jauh dari bahan kimia yang bersifat reaktif. Dalam penggunaan, pastikan lingkungan laboratorium tetap bersih dan terkontrol. Gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2-(4-Chlorophenyl)-4,5-diphenylimidazole is a chemical compound widely used in molecular biology research, particularly in nucleic acid detection and hybridization applications. This compound is valued for its ability to interact with various molecular structures, making it a key reagent in genetic and diagnostic studies. Its stability and specificity make it suitable for use in PCR, hybridization techniques, and molecular interaction analysis. In Indonesian laboratories, it is commonly utilized in research related to genetics, biochemistry, and molecular diagnostics, supporting advanced scientific investigations. Its application extends to pharmaceutical research and the development of new diagnostic tools, contributing significantly to scientific innovation in the region.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48086206349530,"sku":"TCI2510C299017903","price":1415000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2990.jpg?v=1768816981"},{"product_id":"tci2510c364018730","title":"TCI C3640 53518-18-6 Coumarin 153 (purified by sublimation)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCoumarin 153 adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai aplikasi ilmiah dan teknologi, terutama dalam bidang material optik dan elektrolitik. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian terkait OLED (Organic Light-Emitting Diode), karena memiliki kemampuan untuk memancarkan cahaya ketika terpapar listrik. Dalam laboratorium, Coumarin 153 digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan lapisan aktif OLED, yang berperan penting dalam pengembangan perangkat display canggih.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama Coumarin 153 termasuk stabilitas kimia yang baik, kemurnian tinggi, dan kemampuan untuk menyerap dan memancarkan cahaya dengan efisiensi tinggi. Senyawa ini juga memiliki struktur molekuler yang khas, yang memungkinkan penyesuaian sifat optik sesuai kebutuhan aplikasi tertentu. Karena kemurniannya yang tinggi, Coumarin 153 sangat cocok untuk penggunaan dalam penelitian yang membutuhkan presisi dan konsistensi hasil.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Coumarin 153 digunakan dalam penelitian material optik, terutama dalam pengembangan OLED dan perangkat display. Bahan ini juga sering dipakai dalam studi kimia organik dan analisis spektral, karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai jenis radiasi. Peneliti di Indonesia secara aktif menggunakan Coumarin 153 sebagai komponen utama dalam eksperimen yang bertujuan meningkatkan kualitas dan efisiensi perangkat optik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian dan pengembangan OLED untuk perangkat display canggih\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis spektral untuk menentukan sifat optik senyawa organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan lapisan aktif dalam perangkat elektrolitik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang interaksi cahaya dan material organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kinerja material dalam lingkungan tertentu\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 53518-18-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Materials Science \u003e Electronic Materials \u003e Organic Light-Emitting Diode (OLED) Materials\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCoumarin 153 sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia stabil, tetapi tetap harus ditangani dengan hati-hati, terutama dalam penggunaan yang melibatkan pemanasan atau reaksi kimia. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan yang tidak bereaksi dengan senyawa ini, seperti plastik atau kaca. Dalam laboratorium, selalu pastikan bahwa prosedur keselamatan dan protokol penanganan bahan kimia berlaku.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCoumarin 153 is an organic compound widely used in scientific and technological research, particularly in the field of optical and electronic materials. This compound is commonly found in OLED (Organic Light-Emitting Diode) research due to its ability to emit light when exposed to electricity. In the laboratory, Coumarin 153 serves as a key component in the development of active layers for OLED devices, playing a crucial role in the advancement of advanced display technologies. Its high purity and stable chemical properties make it a preferred choice for applications requiring precision and consistency. In Indonesia, this compound is extensively used in optical material research, especially in the development of OLEDs and display devices. It is also commonly employed in spectroscopic analysis and organic chemistry studies due to its unique optical interaction properties.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eSeth dkk. (2006). Interaction of Ionic Liquid with Water in Ternary Microemulsions (Triton X-100\/Water\/1-Butyl-3-methylimidazolium Hexafluorophosphate) Probed by Solvent and Rotational Relaxation of Coumarin 153 and Coumarin 151. \u003cem\u003eLangmuir\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/la061356c\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/la061356c\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMondal dkk. (2016). Solvent organization around the perfluoro group of coumarin 153 governs its photophysical properties: An experimental and simulation study of coumarin dyes in ethanol as well as fluorinated ethanol solvents. \u003cem\u003eThe Journal of Chemical Physics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1063\/1.4948704\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1063\/1.4948704\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKarmakar dkk. (2002). Solvation Dynamics of Coumarin-153 in a Room-Temperature Ionic Liquid. \u003cem\u003eThe Journal of Physical Chemistry A\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/jp011498+\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/jp011498+\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48086272311514,"sku":"TCI2510C364018730","price":4847000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3640.jpg?v=1771058665"},{"product_id":"tci2510d007319373","title":"TCI D0073 1811-28-5 Proflavine Hemisulfate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eProflavine Hemisulfate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium terkait biokimia dan analisis. Bahan ini termasuk dalam kategori fluorescent probes dan dikenal karena kemampuannya untuk memancarkan cahaya dalam kondisi tertentu. Proflavine Hemisulfate sering digunakan sebagai bahan pewarna fluoresen yang dapat mendeteksi dan mengidentifikasi berbagai molekul dalam sampel biologis. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai alat bantu untuk mengamati reaksi kimia atau proses biologis secara visual.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama Proflavine Hemisulfate adalah kemampuannya untuk menyerap cahaya dan memancarkannya kembali dalam panjang gelombang tertentu. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk penggunaan dalam teknik fluorescence. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas yang cukup baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama. Karena sifat fluoresensinya, Proflavine Hemisulfate dapat digunakan untuk menandai molekul tertentu dalam sampel, memudahkan analisis dan pengamatan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Proflavine Hemisulfate digunakan dalam berbagai penelitian terkait biokimia, mikrobiologi, dan analisis biomedis. Bahan ini menjadi pilihan karena kemudahan penggunaannya dan kemampuannya untuk memberikan hasil yang akurat dan dapat diandalkan. Dengan adanya bahan ini, para peneliti dapat melakukan eksperimen yang lebih efisien dan mendapatkan data yang lebih jelas.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis biokimia untuk mendeteksi molekul tertentu dalam sampel biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam teknik fluorescence untuk mengamati reaksi kimia secara visual\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian mikrobiologi untuk mengidentifikasi bakteri atau fungi tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan metode pemisahan dan identifikasi senyawa dalam campuran kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan proses biologis dalam lingkungan kontrol laboratorium\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1811-28-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Fluorescent Probes, Fluorescent Labels, Fluorescent Stains\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eProflavine Hemisulfate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Penyimpanan pada suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Saat mengambil atau menggunakan bahan ini, pastikan untuk memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihandle dengan hati-hati sesuai prosedur keselamatan laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eProflavine Hemisulfate is a chemical compound widely used in laboratory applications, particularly in biochemical and analytical research. It belongs to the category of fluorescent probes and is known for its ability to emit light under specific conditions. This compound serves as a fluorescent dye that can detect and identify various molecules in biological samples. Its fluorescent properties make it an essential tool for visual observation of chemical reactions or biological processes. In laboratory settings, Proflavine Hemisulfate is commonly used for fluorescence-based techniques, enabling researchers to monitor and analyze complex samples with high accuracy. Its stability and ease of use make it a preferred choice in both academic and industrial research environments.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003ePatil dkk. (2012). Micellar‐mediated binding interaction between proflavine hemisulfate and salicylic acid: Spectroscopic insights and its analytical application. \u003cem\u003eLuminescence\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/bio.2437\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/bio.2437\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePridgeon dkk. (2013). Attempt to develop live attenuated bacterial vaccines by selecting resistance to gossypol, proflavine hemisulfate, novobiocin, or ciprofloxacin. \u003cem\u003eVaccine\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.vaccine.2013.03.004\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.vaccine.2013.03.004\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLiang dkk. (2022). Acriflavine and proflavine hemisulfate as potential antivirals by targeting Mpro. \u003cem\u003eBioorganic Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.bioorg.2022.106185\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.bioorg.2022.106185\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086338437338,"sku":"TCI2510D007319373","price":1187000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086338470106,"sku":"TCI2510D007319374","price":3029000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D0073.jpg?v=1767100759"},{"product_id":"tci2510d007719379","title":"TCI D0077 91-95-2 3,3'-Diaminobenzidine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e3,3'-Diaminobenzidine (DAB) adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Sebagai bahan dasar (building block), DAB memiliki kegunaan luas dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam reaksi oksidasi dan reduksi. Bahan ini juga sering dimanfaatkan dalam proses pengendapan dan pembentukan kompleks logam. Dalam laboratorium, DAB digunakan untuk menghasilkan senyawa dengan struktur tertentu, seperti pigmen, obat, atau bahan kimia industri.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDAB memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki struktur aromatik yang memungkinkan reaksi substitusi dan kondensasi. Karena sifat ini, DAB sering dipilih sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik. Selain itu, DAB juga memiliki kemampuan untuk berikatan dengan logam, sehingga menjadi bahan yang sangat berguna dalam sintesis kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, DAB digunakan dalam berbagai bidang ilmu seperti kimia organik, farmasi, dan material. Bahan ini menjadi bagian penting dalam penelitian dan pengembangan senyawa baru, terutama dalam industri farmasi dan kimia. Ketersediaan DAB dalam berbagai varian kemasan memudahkan penggunaan dan pemanfaatan bahan ini dalam berbagai skala eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDalam sintesis pigmen, DAB digunakan sebagai bahan dasar untuk menghasilkan senyawa berwarna.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam reaksi oksidasi, DAB berperan sebagai agen pengoksidasi yang efektif.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam pembuatan senyawa kompleks logam, DAB membantu dalam pembentukan kompleks yang stabil.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam penelitian farmasi, DAB digunakan untuk sintesis senyawa obat yang memiliki aktivitas biologis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam proses pengendapan, DAB membantu dalam pembentukan kristal dengan struktur tertentu.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 91-95-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Non-Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDAB harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Karena sifat kimia yang reaktif, DAB harus disimpan dalam suhu ruangan dan dihindari dari paparan bahan kimia lain yang tidak kompatibel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e3,3'-Diaminobenzidine (DAB) is a versatile chemical compound widely used in laboratory settings for its role as a building block in organic synthesis. With a stable chemical structure and high reactivity, DAB is commonly employed in oxidation and reduction reactions, as well as in the formation of metal complexes. Its aromatic nature allows for various substitution and condensation reactions, making it a valuable reagent in pharmaceutical and industrial research. DAB is particularly useful in the synthesis of pigments, dyes, and active pharmaceutical ingredients. Due to its broad applications, DAB is an essential compound in both academic and industrial laboratories in Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(1992). Platinum-Diaminobenzidine Reaction and Its Contribution to the Quantitation of Cytochrome Oxidase Activity. \u003cem\u003eJournal of Electron Microscopy\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1093\/oxfordjournals.jmicro.a050940\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1093\/oxfordjournals.jmicro.a050940\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLunn dkk. (1992). Safe disposal of diaminobenzidine. \u003cem\u003eTrends in Genetics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0168-9525(92)90006-p\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0168-9525(92)90006-p\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2023). 3,3′Diaminobenzidine (DAB) Staining Solution. \u003cem\u003eCold Spring Harbor Protocols\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1101\/pdb.rec108253\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1101\/pdb.rec108253\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086339092698,"sku":"TCI2510D007719379","price":1944000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086339125466,"sku":"TCI2510D007719380","price":5805000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D0077.jpg?v=1767100771"},{"product_id":"tci2510d036919775","title":"TCI D0369 630-88-6 Fluorescein Chloride [Reagent for Amines]","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFluorescein Chloride TCI D0369 adalah reagen kimia yang digunakan dalam berbagai analisis kimia, terutama dalam bidang spektroskopi dan analisis kuantitatif. Bahan ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan amina, sehingga digunakan sebagai indikator atau reagen dalam reaksi kimia tertentu. Dalam laboratorium, Fluorescein Chloride sering diaplikasikan untuk mengidentifikasi keberadaan amina dalam sampel, baik dalam bentuk padat maupun cair.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eFluorescein Chloride memiliki sifat fluoresensi yang membuatnya sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan kimia. Sifat ini memungkinkan penggunaan bahan ini dalam teknik spektroskopi seperti fluoresensi, yang digunakan untuk analisis kualitatif dan kuantitatif. Karena sifatnya yang stabil dan reaktif, bahan ini dipilih karena dapat memberikan hasil yang akurat dan dapat diandalkan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Fluorescein Chloride digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, termasuk dalam bidang farmasi, kimia analitik, dan lingkungan. Bahan ini juga sering ditemukan dalam laboratorium pendidikan tinggi dan lembaga penelitian, karena kemampuannya dalam menghasilkan data yang relevan untuk analisis kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis kualitatif dan kuantitatif amina dalam sampel organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian fluoresensi untuk deteksi senyawa tertentu dalam larutan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi kimia untuk sintesis senyawa fluoresensi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam teknik spektroskopi untuk identifikasi senyawa\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan konsentrasi amina dalam larutan kimia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 630-88-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Analytical Reagents \u003e Spectroscopy Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFluorescein Chloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung. Bahan ini bersifat sensitif terhadap kelembapan dan suhu tinggi, sehingga perlu dihindari kontak dengan air atau uap. Selama penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFluorescein Chloride TCI D0369 is a chemical reagent widely used in analytical chemistry, particularly in spectroscopy and qualitative analysis. It is known for its ability to react with amines, making it a valuable tool in identifying and quantifying these compounds in various samples. The compound exhibits fluorescence properties, which enhance its sensitivity in detecting chemical changes. This reagent is commonly used in laboratory settings across Indonesia for research and educational purposes, contributing to the accuracy and reliability of analytical results. Its stability and reactivity make it a preferred choice in both academic and industrial laboratories.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086377726170,"sku":"TCI2510D036919775","price":1213000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086377758938,"sku":"TCI2510D036919776","price":8279000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D0369.jpg?v=1768817259"},{"product_id":"tci2510d037119777","title":"TCI D0371 76-54-0 2',7'-Dichlorofluorescein [for Fluorescent indicator]","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2',7'-Dichlorofluorescein adalah senyawa fluoresen yang digunakan sebagai indikator fluoresen dalam berbagai eksperimen kimia dan biologi. Bahan ini memiliki kemampuan untuk memancarkan cahaya dalam kondisi tertentu, sehingga sangat berguna dalam analisis kuantitatif dan kualitatif. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk mendeteksi ion logam tertentu, seperti logam berat, atau sebagai indikator dalam reaksi kimia yang memerlukan perubahan warna atau emisi cahaya.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari 2',7'-Dichlorofluorescein adalah sensitivitas tinggi terhadap perubahan lingkungan kimia, serta kemampuannya untuk memancarkan cahaya dalam spektrum tertentu. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam teknik fluoresensi, seperti fluorescence microscopy dan flow cytometry. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 2',7'-Dichlorofluorescein digunakan secara luas dalam penelitian biokimia, kimia analitik, dan ilmu lingkungan. Bahan ini sangat relevan untuk institusi pendidikan tinggi, pusat penelitian, dan laboratorium industri yang memerlukan alat bahan dengan akurasi tinggi dan keandalan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis kualitatif dan kuantitatif ion logam berat dalam sampel lingkungan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDeteksi konsentrasi ion hidroksida dalam larutan kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam mikroskop fluoresensi untuk mengamati struktur sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan reaksi kimia yang memerlukan perubahan warna atau emisi cahaya\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme reaksi kimia dalam sistem biologis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 76-54-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padatan kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2',7'-Dichlorofluorescein harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak dengan bahan kimia berbahaya seperti asam kuat atau bahan reduktor. Penggunaan harus dilakukan di bawah pengawasan laboratorium dan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2',7'-Dichlorofluorescein is a fluorescent compound widely used as a fluorescent indicator in laboratory settings. Its ability to emit light under specific conditions makes it an essential tool for analytical and qualitative experiments. This reagent is particularly effective in detecting heavy metal ions and is commonly used in fluorescence microscopy and flow cytometry. Its high sensitivity and stability make it a reliable choice for various biochemical and environmental research applications. The compound is available in two packaging options: 1g and 25g, ensuring flexibility for different experimental needs. Proper storage in a sealed container away from light is crucial to maintain its effectiveness.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086377791706,"sku":"TCI2510D037119777","price":910000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086377824474,"sku":"TCI2510D037119778","price":6385000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D0371.jpg?v=1771058004"},{"product_id":"tci2510d042419851","title":"TCI D0424 80471-69-8 2',7'-Dichlorofluorescein Sodium Salt","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2',7'-Dichlorofluorescein Sodium Salt adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen ilmiah terutama dalam bidang material optik dan fotokimia. Bahan ini termasuk dalam kategori xantena dye, yang memiliki sifat fluoresensi kuat dan sensitif terhadap lingkungan kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai indikator kualitatif untuk mengidentifikasi keberadaan ion tertentu, seperti ion klorida atau ion hidroksida.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari 2',7'-Dichlorofluorescein Sodium Salt adalah kemampuannya untuk memancarkan cahaya dalam bentuk fluoresensi ketika terpapar cahaya tertentu. Senyawa ini memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu dan dapat berubah warna tergantung pada lingkungan kimia sekitarnya. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang sangat baik untuk aplikasi yang membutuhkan sensitivitas tinggi dan akurasi dalam pengukuran.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sangat relevan untuk penelitian di bidang material optik, kimia analitik, dan ilmu lingkungan. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan analisis kualitatif dan kuantitatif, serta pengembangan material baru yang memiliki sifat optik unik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis kualitatif ion klorida dalam larutan kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian sensitivitas fluoresensi dalam eksperimen optik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan indikator kimia untuk reaksi kimia tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang sifat optik dari material xantena\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan kualitas air dalam studi lingkungan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 80471-69-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Materials Science \u003e Photonic Materials and Optical Materials \u003e Xanthene Dyes\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan. Dalam laboratorium, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2',7'-Dichlorofluorescein Sodium Salt is a fluorescent compound widely used in optical and photonic material research. Its strong fluorescence and sensitivity to chemical environments make it valuable for qualitative analysis and optical experiments. This compound is commonly applied in detecting specific ions and studying optical properties of materials. Its stability and reactivity under controlled conditions make it a preferred choice in various scientific applications, particularly in Indonesian laboratories focused on material science and environmental studies.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086383755482,"sku":"TCI2510D042419851","price":1086000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086383788250,"sku":"TCI2510D042419852","price":10071000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D0424.jpg?v=1769144178"},{"product_id":"tci2510d104520753","title":"TCI D1045 771-97-1 2,3-Diaminonaphthalene","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,3-Diaminonaphthalene adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi ilmiah dan industri, terutama dalam bidang kimia organik dan kimia koordinasi. Bahan ini sering ditemukan sebagai komponen penting dalam pembuatan kompleks logam fungsi, yang memainkan peran kritis dalam reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk membangun struktur kimia yang kompleks, seperti ligand dalam kompleks logam transisi, yang memiliki aplikasi luas dalam katalisis dan material inovatif.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e2,3-Diaminonaphthalene memiliki struktur aromatik yang stabil, dengan dua grup amino yang memberikan sifat reaktif dan fungsi kimia yang sangat spesifik. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang ideal dalam sintesis molekul yang memerlukan reaktivitas tinggi dan presisi dalam pengaturan struktur. Senyawa ini juga memiliki kemampuan untuk berikatan dengan logam, menjadikannya bahan yang sangat diminati dalam penelitian kimia koordinasi dan kimia material.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmiah dan pendidikan, terutama di institusi penelitian dan universitas. Bahan ini menjadi bagian penting dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan kimia organik, kimia koordinasi, dan pengembangan material baru. Dengan sifatnya yang unik, 2,3-Diaminonaphthalene menjadi alat yang sangat berharga dalam eksperimen ilmiah yang memerlukan presisi dan kualitas tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis kompleks logam fungsi untuk penelitian katalisis dan kimia koordinasi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan ligand dalam senyawa organometalik untuk aplikasi material inovatif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan senyawa baru dalam bidang kimia organik dan farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang reaktivitas kimia dan struktur molekul kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam eksperimen kimia untuk pendidikan tingkat universitas\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 771-97-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Materials Science \u003e Material Building Blocks \u003e Ligands for Functional Metal Complexes\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,3-Diaminonaphthalene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari sumber cahaya langsung. Bahan ini bersifat kimia yang cukup stabil, tetapi perlu dihindari kontak dengan air atau bahan kimia lain yang dapat bereaksi. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung. Penyimpanan yang tepat memastikan kualitas dan keamanan bahan selama penggunaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,3-Diaminonaphthalene is a chemical compound widely used in scientific and industrial applications, particularly in organic chemistry and coordination chemistry. This compound serves as a key building block for the synthesis of functional metal complexes, playing a critical role in catalytic reactions and the development of advanced materials. Its aromatic structure, combined with two amino groups, provides high reactivity and specificity, making it an ideal choice for complex molecular synthesis. In Indonesian laboratories, this compound is essential for research and educational purposes, especially in universities and research institutions. Its unique properties make it a valuable tool in experiments requiring precision and high-quality chemical compounds.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eBASARAN dkk. (1993). ChemInform Abstract: Bond Distances and Bond Angles of the C10 Skeleton in Naphthalene Derivatives as Hard Bond Parameters: 35Cl NQR and Structure of 1,8‐ Diaminonaphthalene×Cl2HCCOOH, 1,8‐Diaminonaphthalene× Cl3CCOOH, 1‐Aminonaphthalene×Cl3CCOOH, and 1,8‐ Diaminonaphthalene.. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.199350054\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.199350054\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBasaran dkk. (1993). Bond distances and bond angles of the C10 skeleton in naphthalene derivatives as hard bond parameters:35Cl NQR and structure of 1,8-diaminonaphthalene � Cl2HCCOOH, 1,8-diaminonaphthalene � Cl3CCOOH, 1-aminonaphthalene � Cl3CCOOH, and 1,8-diaminonaphthalene. \u003cem\u003eStructural Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/bf00673697\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/bf00673697\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2006). Electrocatalytic Reduction of Molecular Oxygen at Poly(1,8-diaminonaphthalene) and Poly(Co(II)-(1,8-diaminonaphthalene)) Coated Electrodes. \u003cem\u003eBulletin of the Korean Chemical Society\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.5012\/bkcs.2006.27.11.1763\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.5012\/bkcs.2006.27.11.1763\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086420062426,"sku":"TCI2510D104520753","price":3282000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086420095194,"sku":"TCI2510D104520754","price":11458000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D1045.jpg?v=1769144123"},{"product_id":"tci2510d181521736","title":"TCI D1815 518-67-2 Dimidium Bromide","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDimidium Bromide (518-67-2) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam bidang biokimia dan biologi molekuler. Sebagai salah satu senyawa fluoresen, Dimidium Bromide memiliki kemampuan untuk memancarkan cahaya berwarna ketika terpapar oleh cahaya tertentu, sehingga sangat berguna dalam proses deteksi dan analisis molekul. Bahan ini sering digunakan sebagai label fluoresen untuk mengidentifikasi dan memantau molekul tertentu dalam reaksi kimia atau proses biologis. Dalam laboratorium, senyawa ini menjadi alat penting untuk penelitian yang berkaitan dengan protein, DNA, RNA, dan senyawa lainnya yang memerlukan visualisasi atau analisis secara spesifik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSalah satu keunggulan utama Dimidium Bromide adalah sifat fluoresensinya yang stabil dan responsif terhadap berbagai kondisi lingkungan. Senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai substrat biologis, sehingga memungkinkan penggunaan fleksibel dalam berbagai aplikasi. Selain itu, Dimidium Bromide memiliki daya tahan yang baik terhadap kondisi kimia dan fisik, sehingga tetap efektif dalam berbagai prosedur laboratorium. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam berbagai eksperimen yang memerlukan akurasi dan konsistensi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Dimidium Bromide digunakan secara luas dalam penelitian biomedis, bioteknologi, dan kimia analitik. Bahan ini menjadi bagian integral dari proses pengujian dan analisis molekuler, terutama dalam institusi penelitian dan universitas yang fokus pada bidang biologi molekuler dan biokimia. Ketersediaan produk ini mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi di sektor penelitian lokal.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDeteksi molekul biologis dengan visualisasi fluoresen untuk analisis spesifik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenandaan protein dalam proses elektrophoresis untuk identifikasi molekuler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas enzim dengan pengamatan perubahan fluoresensi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis struktur DNA dan RNA dalam eksperimen biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan proses reaksi kimia dalam lingkungan biologis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 518-67-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat, berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDimidium Bromide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitas fluoresensinya. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, bahan ini harus dianggap sebagai bahan kimia yang sensitif dan memerlukan perlakuan hati-hati, terutama dalam prosedur yang melibatkan penggunaan cairan atau reaksi kimia. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk meminimalkan risiko kontak langsung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDimidium Bromide (518-67-2) is a fluorescent chemical widely used in biochemical and molecular biology research. It serves as a fluorescent probe for detecting and analyzing specific molecules, making it essential in experiments involving proteins, DNA, RNA, and other biomolecules. Its stable fluorescence and ability to bind to various biological substrates make it a versatile tool in laboratory applications. In Indonesian laboratories, this compound is commonly used in biomedical research, biotechnology, and analytical chemistry. Its availability supports scientific innovation and research development in the local scientific community. The compound is typically stored in a sealed container away from direct light to maintain its effectiveness. Proper handling and storage are crucial to ensure its performance and safety in laboratory settings.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eIchikawa dkk. (2025). Fluorescence staining of the nucleus in living plant cells using dimidium bromide. \u003cem\u003ePlant Biotechnology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.5511\/plantbiotechnology.25.0508a\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.5511\/plantbiotechnology.25.0508a\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086477209818,"sku":"TCI2510D181521736","price":5402000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086477242586,"sku":"TCI2510D181521737","price":17868000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D1815.jpg?v=1767103747"},{"product_id":"tci2510d394324381","title":"TCI D3943 4808-48-4 2,3-Diphenylmaleic Anhydride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,3-Diphenylmaleic Anhydride adalah senyawa anhidrida siklik lima anggota yang kedua posisi ikatan rangkapnya tersubstitusi cincin fenil, sehingga membentuk sistem terkonjugasi yang luas dan responsif terhadap cahaya. Di laboratorium, bahan ini banyak digunakan sebagai pereaksi spektroskopi dan probe fotokimia, karena kerangka difenilmaleat mampu menyerap radiasi ultraviolet dan memancarkan fluoresensi pada rentang tampak. Selain itu, gugus anhidrida yang reaktif menjadikannya bahan awal yang praktis untuk membentuk turunan maleimida, diester, maupun diamida yang membawa sifat optik serupa ke dalam molekul yang lebih besar.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuatnya dipilih adalah kombinasi antara kromofor terkonjugasi yang stabil dan gugus fungsi anhidrida yang mudah dibuka oleh amina maupun alkohol. Konjugasi silang antara dua cincin fenil dan inti maleat menghasilkan sifat emisi yang jelas sehingga senyawa ini nyaman dipakai sebagai standar pembanding maupun penanda dalam pengukuran fluoresensi. Cincin fenil yang saling berdekatan juga memberi geometri terpuntir yang khas, sebuah ciri struktur yang menarik dalam studi fotokimia, fotokromisme, dan perilaku emisi yang dipengaruhi keadaan agregasi. Bentuknya sebagai padatan memudahkan penimbangan presisi untuk pembuatan larutan stok berkonsentrasi tepat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, bahan ini umumnya dijumpai pada laboratorium kimia analitik instrumen, laboratorium fotokimia, dan kelompok riset material optik di universitas maupun lembaga penelitian. Ketersediaan kemasan 1 g dan 5 g memberi keleluasaan: ukuran kecil cocok untuk keperluan analisis dan pembuatan larutan standar, sedangkan ukuran lebih besar sesuai bagi laboratorium yang menjalankan sintesis turunan secara berkelanjutan sepanjang periode penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePereaksi spektroskopi fluoresensi, karena sistem terkonjugasi difenilmaleat memberikan serapan ultraviolet dan emisi yang jelas sehingga cocok sebagai pembanding pada pengukuran instrumen.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis turunan maleimida bergugus fungsi, sebab cincin anhidrida mudah dibuka amina primer lalu ditutup kembali menjadi imida yang stabil.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi fotokimia dan fotoisomerisasi, mengingat kerangka alkena terkonjugasi bersubstituen aril kerap dipakai sebagai model reaksi teraktivasi cahaya di bangku laboratorium.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan awal pewarna dan pigmen organik skala riset, karena kromofor bawaannya dapat dimodifikasi menjadi struktur berwarna dengan panjang gelombang serapan yang dapat diatur.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eModifikasi permukaan dan polimer fungsional, karena gugus anhidrida bereaksi dengan amina atau hidroksil pada rantai polimer untuk menyisipkan unit optik aktif.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 4808-48-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Analytical Chemistry \u003e Analytical Reagents \u003e Spectroscopy Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1 g dan 5 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan organik terkonjugasi; penampakan lot mengikuti keterangan label dan Certificate of Analysis produsen\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, terlindung cahaya, dan terhindar dari kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eGugus anhidrida bersifat peka terhadap air, karena itu wadah harus selalu tertutup rapat dan disimpan di tempat kering, sejuk, serta terlindung dari cahaya langsung. Penggunaan desikator atau lemari penyimpanan berpengering sangat dianjurkan untuk laboratorium di daerah dengan kelembapan tinggi. Timbang bahan secara cepat, sebaiknya di dalam lemari asam atau kotak kering, dan segera tutup kembali wadah induk. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium karena anhidrida dapat mengiritasi kulit, mata, dan saluran pernapasan. Jauhkan dari amina, alkohol, basa kuat, dan sumber uap air.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,3-Diphenylmaleic Anhydride (CAS 4808-48-4) is a conjugated cyclic anhydride bearing two phenyl substituents on the maleic double bond, giving an extended chromophore with clear ultraviolet absorption and visible fluorescence. These optical characteristics make it a useful spectroscopy reagent and photochemical probe, while the reactive anhydride ring allows straightforward conversion into maleimides, diesters, and diamides that carry the same optical unit into larger molecular architectures. Typical laboratory uses include fluorescence measurements and standard preparation, photochemistry and photoisomerisation studies, research-scale dye and pigment synthesis, and the functionalisation of polymers or surfaces with optically active groups. Supplied as a solid in 1 g and 5 g packs, it should be kept dry, cool, and protected from light.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eYoon dkk. (1995). 2,3-Diphenylmaleic Anhydride, an Analogue of cis-Stilbene. \u003cem\u003eActa Crystallographica Section C Crystal Structure Communications\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1107\/s0108270194013892\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1107\/s0108270194013892\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWang dkk. (2022). Development of a new type of multi-functional mechanochromic luminescence material by infusing a phenyl rotator into the structure of 3,4-diphenylmaleic anhydride. \u003cem\u003eNew Journal of Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1039\/d2nj00033d\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1039\/d2nj00033d\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086646882522,"sku":"TCI2510D394324381","price":5250000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086646915290,"sku":"TCI2510D394324382","price":17565000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D3943.jpg?v=1768817978"},{"product_id":"tci2510d410124587","title":"TCI D4101 771-97-1 2,3-Diaminonaphthalene [for Biochemical Research]","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4101 2,3-Diaminonaphthalene [for Biochemical Research] dengan nomor CAS 771-97-1 adalah senyawa aromatik bicincin yang membawa dua gugus amino bertetangga pada kerangka naftalena. Di laboratorium, bahan ini dikenal luas sebagai reagen derivatisasi berbasis fluoresensi: gugus orto-diamina bereaksi secara spesifik dengan analit tertentu membentuk produk siklik yang berpendar kuat. Karena itu, senyawa ini menjadi alat penting pada analisis jejak, terutama untuk penentuan nitrit, oksida nitrat, dan selenium dalam sampel biologis maupun lingkungan yang kadarnya sangat rendah dan sulit dideteksi dengan metode kolorimetri biasa.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuatnya dipilih adalah pembentukan senyawa turunan berpendar dengan intensitas tinggi sehingga batas deteksi metode dapat ditekan jauh di bawah kemampuan pengukuran serapan biasa. Selektivitas reaksi orto-diamina terhadap analit sasaran juga mengurangi gangguan matriks yang umum ditemui pada sampel biologis. Senyawa ini berupa padatan yang dapat dilarutkan dalam pelarut organik atau larutan asam encer untuk menyiapkan larutan kerja. Kelemahan utamanya adalah kepekaan terhadap cahaya dan oksidasi udara, yang dapat menyebabkan perubahan warna dan meningkatkan latar belakang fluoresensi bila reagen tidak disimpan dengan benar.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, reagen berlabel [for Biochemical Research] ini banyak digunakan pada laboratorium biokimia, farmakologi, toksikologi, serta laboratorium lingkungan dan pangan yang menganalisis kandungan nitrit dan selenium. Kemasan 100 mg sangat sesuai untuk metode fluorometri karena kebutuhan reagen per pengujian umumnya kecil, sehingga satu kemasan mencukupi banyak seri pengukuran. Penyimpanan dingin dan terlindung cahaya menjadi perhatian utama pada kondisi laboratorium beriklim tropis.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenentuan nitrit secara fluorometri: gugus orto-diamina bereaksi dengan nitrit membentuk turunan triazol berpendar sehingga kadar sangat rendah dapat terukur dengan baik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengukuran oksida nitrat pada sampel biologis: metabolit oksida nitrat dideteksi melalui derivatisasi yang sama, mendukung riset fisiologi vaskular dan peradangan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis selenium renik: reagen ini membentuk senyawa kompleks berpendar dengan selenium sehingga cocok untuk pengujian sampel pangan, air, dan bahan biologis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan probe dan pelabelan fluoresen: kerangka naftalena diaminanya menjadi dasar sintesis molekul penanda baru untuk kajian pencitraan sel dan jaringan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis heterosiklik terkondensasi: dua gugus amino bertetangga memungkinkan pembentukan cincin imidazol, kuinoksalin, dan sistem terkait untuk riset kimia material.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog D4101\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 771-97-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Fluorescent Probes, Fluorescent Labels, Fluorescent Stains\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan; kualitas untuk keperluan riset biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan dingin, dalam wadah tertutup rapat dan terlindung dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan reagen dalam lemari pendingin bahan kimia, di dalam wadah aslinya yang tertutup rapat dan terlindung dari cahaya, misalnya dengan botol gelap atau pembungkus aluminium foil. Hindari paparan udara berkepanjangan karena senyawa diamina aromatik mudah teroksidasi dan menimbulkan latar belakang fluoresensi yang mengganggu pengukuran. Larutan kerja sebaiknya dibuat segar sebelum analisis dan tidak disimpan terlalu lama. Lakukan penimbangan di lemari asam menggunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari menghirup serbuk atau kontak langsung dengan kulit. Bersihkan area kerja setelah penimbangan dan kelola limbah sesuai prosedur laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4101 2,3-Diaminonaphthalene (CAS 771-97-1), graded for biochemical research and supplied in a 100 mg pack, is a classic fluorogenic derivatising reagent. Its adjacent aromatic amino groups react selectively with target analytes to form rigid, strongly fluorescent cyclic products, which is why the compound is widely used for the trace determination of nitrite, nitric oxide metabolites, and selenium in biological, food, and environmental samples. The resulting fluorescence enables detection limits far below those of conventional colorimetric methods, while the selective ortho-diamine chemistry helps minimise matrix interference. The reagent is also a convenient precursor for fused heterocycles and new fluorescent labels. Store cold, tightly closed, and protected from light, and prepare working solutions fresh.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086655533274,"sku":"TCI2510D410124587","price":1036000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4101.jpg?v=1769141950"},{"product_id":"tci2510d417824692","title":"TCI D4178 1752-94-9 4-(4,5-Diphenyl-1H-imidazol-2-yl)phenol [for Biochemical Research]","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4178 adalah 4-(4,5-Diphenyl-1H-imidazol-2-yl)phenol dengan penandaan [for Biochemical Research], yaitu turunan lofin (2,4,5-trifenilimidazol) yang gugus fenil pada posisi 2 diganti dengan gugus 4-hidroksifenil. Senyawa ini termasuk kelompok luminescent compounds dan reagen deteksi untuk riset ilmu hayati. Di laboratorium, bahan ini dipakai sebagai senyawa aktif-luminesensi dan sebagai substrat atau penguat pada sistem deteksi berbasis reaksi oksidatif, khususnya yang melibatkan hidrogen peroksida dan enzim peroksidase, sehingga relevan untuk pengembangan metode analisis biokimia yang peka.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang menjadikannya menarik adalah inti imidazol tersubstitusi trifenil yang bersifat sangat terkonjugasi dan dikenal luas sebagai kerangka kimiluminesens klasik. Kerangka lofin mampu menghasilkan pancaran cahaya ketika mengalami oksidasi dalam kondisi tertentu, dan penambahan gugus hidroksil fenolik pada posisi para memberi dua keuntungan sekaligus: meningkatkan kemudahan oksidasi molekul sekaligus menyediakan gugus fungsi yang dapat diturunkan lebih lanjut atau berinteraksi melalui ikatan hidrogen. Sistem aromatik yang luas juga membuat senyawa ini bersifat fluoresens, sehingga dapat dimanfaatkan dalam pengukuran berbasis pendaran maupun sebagai unit pelapor pada rancangan probe molekuler.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, bahan ini umumnya dipakai pada riset biokimia analitik, kimia analitik, dan bioteknologi yang mengembangkan metode deteksi peroksida, aktivitas enzim, maupun sensor berbasis luminesensi. Kemasan 100 mg sesuai dengan sifat penggunaannya sebagai reagen deteksi, karena umumnya hanya diperlukan dalam jumlah kecil untuk pembuatan larutan induk yang kemudian diencerkan sesuai protokol pengukuran.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eReagen sistem deteksi kimiluminesensi: kerangka lofin yang terkonjugasi mampu memancarkan cahaya saat teroksidasi sehingga cocok untuk metode analisis dengan latar belakang sinyal rendah.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenentuan hidrogen peroksida dan aktivitas peroksidase: senyawa ini dipakai sebagai substrat atau penguat pada reaksi oksidatif terkatalisis enzim dalam pengujian biokimia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eProbe dan pelapor fluoresens: sistem aromatik luas dari inti trifenilimidazol memberikan sifat pendaran yang dapat diukur dengan spektrofluorometer maupun pembaca mikroplat.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan sensor molekuler: gugus hidroksil fenolik menyediakan titik modifikasi kimia untuk merancang probe yang responsif terhadap analit tertentu.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi fotokimia dan mekanisme oksidasi: senyawa ini menjadi model untuk mempelajari jalur reaksi pembentukan spesi tereksitasi pada sistem kimiluminesens organik.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1752-94-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Luminescent Compounds\/Detection\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan (rincian lot merujuk pada Certificate of Analysis)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya; peruntukan untuk riset biokimia, bukan penggunaan diagnostik atau terapeutik\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan reagen dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena senyawa luminesens umumnya rentan terhadap paparan cahaya serta oksidasi berkepanjangan. Wadah kaca gelap atau pembungkus aluminium foil sangat dianjurkan, demikian pula penyimpanan di dalam desikator agar tidak menyerap uap air. Jauhkan dari oksidator kuat. Karena kemasan berukuran kecil, timbanglah dengan neraca analitik menggunakan spatula bersih dan kering agar tidak ada bahan yang terbuang. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium selama penanganan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4178, 4-(4,5-Diphenyl-1H-imidazol-2-yl)phenol, is a lophine (2,4,5-triphenylimidazole) derivative supplied for biochemical research and classified as a luminescent detection compound. The highly conjugated triaryl imidazole core is a classic chemiluminescent scaffold that emits light upon oxidation, while the para-hydroxyphenyl group both facilitates oxidation and provides a functional handle for further derivatisation or hydrogen bonding. The extended aromatic system also gives the molecule useful fluorescence properties. Typical laboratory applications include chemiluminescent detection systems, determination of hydrogen peroxide and peroxidase activity, fluorescent probe and reporter development, molecular sensor design, and mechanistic photochemical studies. Supplied in a 100 mg package intended for research use only, not for diagnostic or therapeutic purposes.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086674899162,"sku":"TCI2510D417824692","price":1718000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4178.jpg?v=1767107168"},{"product_id":"tci2510d434124916","title":"TCI D4341 121207-31-6 [[(3,5-Dimethyl-1H-pyrrol-2-yl)(3,5-dimethyl-2H-pyrrol-2-ylidene)methyl]methane](difluoroborane)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eProduk TCI dengan kode katalog D4341 adalah pewarna dipirometena berbasis boron difluorida, yang dikenal luas dalam literatur sebagai kelompok senyawa BODIPY. Struktur intinya terdiri atas dua cincin pirol yang dijembatani satu atom karbon dan dikunci oleh unit borondifluorida, membentuk sistem terkonjugasi yang kaku dan hampir datar. Gugus metil pada beberapa posisi cincin pirol menyempurnakan kekakuan tersebut. Di laboratorium, bahan ini digunakan sebagai pewarna fluoresen serba guna untuk pelabelan, pencitraan, penginderaan molekuler, dan pengembangan material fotonik maupun optik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuat pewarna golongan ini sangat dihargai adalah profil fotofisiknya yang unggul. Kerangka BODIPY umumnya menunjukkan pita serapan yang tajam dengan koefisien absorpsi molar tinggi, pita emisi yang sempit, serta pergeseran Stokes yang kecil, sehingga menghasilkan warna fluoresensi yang bersih dan mudah dipisahkan dari saluran deteksi lain. Rendemen kuantum fluoresensi yang tinggi membuat sinyal tetap terang meskipun konsentrasi pewarna sangat rendah. Selain itu, senyawa golongan ini relatif tidak bermuatan dan cukup tahan terhadap perubahan pH maupun polaritas pelarut, sehingga perilakunya lebih mudah diprediksi dibandingkan banyak pewarna fluoresen konvensional yang sensitif terhadap lingkungan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, pewarna fluoresen seperti ini digunakan pada riset biologi sel, mikroskopi fluoresensi, pengembangan sensor kimia, serta penelitian material optik di perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Karena kebutuhan pewarna umumnya sangat kecil dan larutan induk dapat diencerkan berkali-kali, kemasan 1 g sudah sangat memadai untuk banyak rangkaian percobaan pencitraan maupun karakterisasi optik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePelabelan fluoresen pada mikroskopi sel, karena kecerahan tinggi dan pita emisi sempit menghasilkan citra kontras baik dengan gangguan saluran deteksi minimal.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan sensor molekuler, sebab kerangka BODIPY mudah dimodifikasi menjadi probe yang mengubah intensitas fluoresensi ketika berinteraksi dengan analit sasaran.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian material fotonik dan optik, karena serapan kuat pada daerah tampak menjadikannya kandidat menarik untuk pemanen cahaya dan medium penguat optik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi transfer energi resonansi fluoresensi, sebab spektrum serapan dan emisi yang tajam memudahkan pemasangan pasangan donor dan akseptor yang saling tumpang tindih.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenanda hidrofobik pada studi membran dan lipid, karena sifat molekul yang netral dan lipofilik mendukung distribusi ke lingkungan nonpolar di dalam sel.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (kode katalog D4341)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 121207-31-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Materials Science \u003e Photonic Materials and Optical Materials \u003e Dipyrromethene Dyes\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: umumnya padatan berwarna; rujuk label kemasan dan Certificate of Analysis lot\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan sejuk, kering, tertutup rapat, dan terlindung dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePewarna fluoresen sebaiknya disimpan dalam wadah asli yang tertutup rapat, terlindung dari cahaya, di tempat sejuk dan kering. Gunakan botol gelap atau bungkus wadah dengan aluminium foil untuk mengurangi risiko fotodegradasi selama penyimpanan maupun penanganan. Larutan induk sebaiknya dibuat dalam pelarut organik bermutu analitik, disimpan dalam alikuot kecil pada wadah tertutup, dan dilindungi dari cahaya agar tidak mengalami penurunan intensitas fluoresensi. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta hindari menghirup atau menyentuh serbuk karena pewarna dapat mengotori permukaan kerja. Rujuk Safety Data Sheet resmi sebelum bekerja.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4341 (CAS 121207-31-6) is a boron-difluoride dipyrromethene dye of the widely used BODIPY class, built on two methyl-substituted pyrrole rings locked together by a BF₂ unit into a rigid, near-planar conjugated system. Dyes of this family are prized for their excellent photophysical behaviour: sharp absorption bands with high molar absorptivity, narrow emission profiles, small Stokes shifts, and high fluorescence quantum yields that keep signals bright even at very low concentrations. Being essentially neutral, they are comparatively insensitive to pH and solvent polarity, giving predictable performance across experimental conditions. Typical applications include fluorescence microscopy labelling, molecular sensor development, FRET studies, membrane and lipid probes, and photonic or optical materials research. Store cool, dry, and protected from light.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2021). Effect of the structure, immersion time and temperature on the corrosion inhibition of 4-pyrrol-1-yl-N-(2,5-dimethyl-pyrrol-1-yl)benzoylamine in 1.0 M HCl solution. \u003cem\u003eInternational Journal of Corrosion and Scale Inhibition\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.17675\/2305-6894-2021-10-2-14\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.17675\/2305-6894-2021-10-2-14\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086687940826,"sku":"TCI2510D434124916","price":5729000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4341.jpg?v=1768818079"},{"product_id":"tci2510d445325047","title":"TCI D4453 905-96-4 3,3'-Diethyloxacarbocyanine Iodide","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e3,3'-Diethyloxacarbocyanine Iodide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi optik dan fotokimia di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori karbokianin, yang dikenal karena kemampuannya untuk menyerap dan memancarkan cahaya dalam rentang tertentu. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian terkait material optik, sensor, dan teknologi pemrosesan cahaya. Karena sifat optiknya yang unik, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam pengembangan perangkat optik dan sistem pemantauan cahaya.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e3,3'-Diethyloxacarbocyanine Iodide memiliki struktur molekuler yang kompleks, yang memberikan sifat fluoresensi yang kuat. Senyawa ini stabil dalam kondisi tertentu dan memiliki daya tahan terhadap reaksi kimia yang tidak diinginkan. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk penggunaan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan presisi tinggi. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam berbagai eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian terkait material optik, sensor cahaya, dan aplikasi biomedis. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia memanfaatkan senyawa ini untuk pengembangan teknologi optik dan pemrosesan cahaya. Karena keandalannya dan kestabilannya, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam eksperimen yang memerlukan kualitas tinggi dan presisi optik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang material optik untuk pengembangan perangkat cahaya\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian fluoresensi dalam analisis kimia dan biologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan sensor cahaya untuk aplikasi industri dan medis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang perubahan struktur molekuler dalam lingkungan tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam teknologi pemrosesan cahaya untuk aplikasi komunikasi optik\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 905-96-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Materials Science \u003e Photonic Materials and Optical Materials \u003e Cyanine Dyes, Squarylium Dyes\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Penyimpanan dalam suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kecelakaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e3,3'-Diethyloxacarbocyanine Iodide is a cyanine dye widely used in optical and photonic research. This compound is known for its strong fluorescence properties and stability under controlled conditions. It is commonly employed in the development of optical devices, sensors, and light processing technologies. Its solubility in organic solvents makes it suitable for various laboratory applications requiring precise optical performance. Due to its unique optical characteristics, this dye is a preferred choice in both academic and industrial research settings, particularly in Indonesia where it supports advancements in materials science and optical engineering.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eBasu dkk. (2010). 3,3′-Diethyloxacarbocyanine iodide: A new microviscosity probe for micelles and microemulsions. \u003cem\u003eColloids and Surfaces A: Physicochemical and Engineering Aspects\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.colsurfa.2010.04.011\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.colsurfa.2010.04.011\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086692561114,"sku":"TCI2510D445325047","price":2953000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086692593882,"sku":"TCI2510D445325048","price":9338000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4453.jpg?v=1769141996"},{"product_id":"tci2510d445425049","title":"TCI D4454 905-97-5 3,3'-Diethylthiacarbocyanine Iodide","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e3,3'-Diethylthiacarbocyanine Iodide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam bidang ilmu material dan optik. Bahan ini memiliki struktur khusus yang memungkinkan absorbsi dan emisi cahaya pada panjang gelombang tertentu, menjadikannya penting dalam penelitian material optik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk memproduksi dyes yang digunakan dalam berbagai aplikasi optik seperti sensor, laser, dan perangkat optik lainnya. Karena sifat optiknya yang unik, senyawa ini juga menjadi bahan utama dalam penelitian tentang pemrosesan cahaya dan pengembangan material baru.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, serta kemampuan untuk menghasilkan warna yang tajam dan konsisten. Struktur molekulnya yang kompleks memberikan keunggulan dalam menyerap dan memancarkan cahaya, sehingga sangat cocok untuk aplikasi yang membutuhkan kualitas optik tinggi. Karena daya tahan dan konsistensinya, senyawa ini dipilih sebagai bahan utama dalam penelitian dan pengembangan material optik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmu material dan optik, terutama dalam pengembangan perangkat optik dan sensor. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan pemrosesan cahaya dan karakterisasi material. Ketersediaannya di pasar lokal membuat senyawa ini mudah diakses oleh peneliti yang membutuhkan bahan ini untuk keperluan penelitian mereka.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang material optik untuk pengembangan sensor cahaya yang sensitif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian karakteristik optik untuk memahami sifat penyerapan dan emisi cahaya\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan perangkat optik seperti laser dan filter cahaya\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang pemrosesan cahaya dalam bidang ilmu material\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam studi tentang warna dan struktur molekul untuk aplikasi industri\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 905-97-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Materials Science \u003e Photonic Materials and Optical Materials \u003e Cyanine Dyes, Squarylium Dyes\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, mengingat kemungkinan reaktivitasnya terhadap bahan kimia lain. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani senyawa ini.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e3,3'-Diethylthiacarbocyanine Iodide is a chemical compound widely used in material and optical research. This dye exhibits unique optical properties, making it suitable for applications such as sensors, lasers, and optical devices. Its ability to absorb and emit light at specific wavelengths makes it a valuable material in the study of photonic and optical materials. The compound is commonly used in laboratory settings for experiments involving light processing and material characterization. Due to its stability and consistent optical performance, it is a preferred choice for researchers in Indonesia working on advanced optical technologies. Its availability in local markets ensures accessibility for scientific studies and industrial applications.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eAnikovsky dkk. (1999). Complex formation between 3;3´‐diethylthiacarbocyanine iodide and DNA and its investigation in aqueous solution. \u003cem\u003eInternational Journal of Photoenergy\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1155\/s1110662x99000070\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1155\/s1110662x99000070\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePetrov dkk. (2009). The effect of cucurbit[7]uril on photophysical properties of aqueous solution of 3,3′-diethylthiacarbocyanine iodide dye. \u003cem\u003eChemical Physics Letters\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.cplett.2009.08.058\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.cplett.2009.08.058\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAnikovsky dkk. (2001). Photochemical investigation of the triplet state of 3,3\"-diethylthiacarbocyanine iodide in the presence of DNA. \u003cem\u003eRussian Chemical Bulletin\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1023\/a:1014038319204\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1023\/a:1014038319204\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086692626650,"sku":"TCI2510D445425049","price":3761000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4454.jpg?v=1768818100"},{"product_id":"tci2510d445625050","title":"TCI D4456 53213-94-8 3,3'-Dipropylthiadicarbocyanine Iodide","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e3,3’-Dipropylthiadicarbocyanine Iodide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam bidang ilmu material dan optik. Senyawa ini termasuk dalam kategori dye (warna) yang memiliki sifat optik unik, seperti kemampuan menyerap dan memancarkan cahaya pada panjang gelombang tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk pengembangan material optik, termasuk dalam penelitian tentang laser, sensor optik, dan perangkat optoelektronik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki struktur kimia yang kompleks, terdiri dari dua rantai propil yang terhubung melalui ikatan tia dan ion iodida. Struktur ini memberikan sifat fluoresensi yang kuat, serta sensitivitas terhadap variasi lingkungan seperti pH dan suhu. Karakteristik ini menjadikannya pilihan ideal untuk aplikasi yang membutuhkan respons optik yang presisi dan stabil.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmu material, terutama dalam bidang optik dan fotonic. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen terkait pengembangan material baru, analisis spektral, dan pengujian kinerja perangkat optik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengembangan material optik untuk perangkat laser dan sensor optik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang sifat fluoresensi dan respons cahaya pada berbagai kondisi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan kualitas dan stabilitas material dalam lingkungan tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis spektral untuk identifikasi dan karakterisasi senyawa kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kinerja perangkat optoelektronik dalam lingkungan laboratorium\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 53213-94-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Materials Science \u003e Photonic Materials and Optical Materials \u003e Cyanine Dyes, Squarylium Dyes\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat, berupa serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil juga dianjurkan. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap rapat untuk mencegah kontaminasi dan kehilangan kualitas. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk meminimalkan risiko paparan langsung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e3,3’-Dipropylthiadicarbocyanine Iodide is a cyanine dye with unique optical properties, making it a valuable material in photonic and optical research. This compound exhibits strong fluorescence and sensitivity to environmental factors, which makes it ideal for applications in laser development, optical sensors, and optoelectronic devices. Its molecular structure, consisting of two propyl chains connected via a thiadicarbocyanine core and an iodide ion, contributes to its optical response and stability. In laboratory settings, it is used for spectral analysis, material characterization, and the development of advanced optical components. Its versatility and performance make it a preferred choice for researchers in materials science and photonics.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48086692659418,"sku":"TCI2510D445625050","price":2474000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086692692186,"sku":"TCI2510D445625051","price":7850000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4456.jpg?v=1768818100"},{"product_id":"tci2510d446425058","title":"TCI D4464 120724-84-7 3,3,3',3'-Tetramethyl-1,1'-bis(4-sulfobutyl)indocarbocyanine Sodium Salt","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e3,3,3',3'-Tetramethyl-1,1'-bis(4-sulfobutyl)indocarbocyanine Sodium Salt adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi optik dan fotokimia di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori dyes (zat pewarna) yang memiliki sifat fluoresensi unik, sehingga sangat berguna untuk pengujian spektroskopi dan analisis material optik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk mengembangkan teknologi sensor optik, mempelajari sifat material transparan, atau dalam penelitian bidang fotonik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, dengan gugus sulfonat yang memberikan stabilitas dan kelarutan yang baik dalam berbagai pelarut. Sifat fluoresensi tinggi dan kemampuan untuk menyerap cahaya tertentu membuatnya menjadi pilihan ideal untuk aplikasi yang membutuhkan respons cahaya yang presisi. Selain itu, senyawa ini juga memiliki daya tahan terhadap kondisi lingkungan yang berubah, sehingga dapat digunakan dalam berbagai kondisi eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Karena sifatnya yang unik, senyawa ini sering dipakai dalam penelitian terkait fotonik, material optik, dan pengembangan teknologi sensor cahaya. Peneliti di Indonesia terus mengembangkan aplikasi baru untuk senyawa ini, baik dalam bidang ilmu material maupun ilmu kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian spektroskopi untuk analisis material optik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan sensor cahaya berbasis dyes fluoresensi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian bidang fotonik dan optik material\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kinerja material transparan dalam lingkungan tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kualitas cahaya dalam aplikasi industri\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 120724-84-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Materials Science \u003e Photonic Materials and Optical Materials \u003e Cyanine Dyes, Squarylium Dyes\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari paparan cahaya langsung. Karena sifatnya yang sensitif terhadap cahaya, penggunaan wadah gelap atau gelas tebal sangat dianjurkan. Dalam laboratorium, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menghindari kontaminasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e3,3,3',3'-Tetramethyl-1,1'-bis(4-sulfobutyl)indocarbocyanine Sodium Salt is a fluorescent dye with unique optical properties, widely used in laboratory research. This compound is known for its high fluorescence efficiency and stability in various solvents, making it suitable for applications in photonic materials and optical sensing. Its ability to absorb and emit light at specific wavelengths makes it ideal for spectroscopic analysis and material characterization. In Indonesia, this dye is commonly used in academic and research institutions for advancing studies in materials science and photonics. Its versatile nature allows for multiple applications, including sensor development and optical material testing, contributing to scientific innovation in the region.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003ePop dkk. (2016). Enantiopure Radical Cation Salt Based on Tetramethyl-Bis(ethylenedithio)-Tetrathiafulvalene and Hexanuclear Rhenium Cluster. \u003cem\u003eCrystals\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/cryst6010008\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3390\/cryst6010008\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAbrosimov dkk. (2007). Differentiating influence of alkanol isomerization on the solvation of tetramethyl-bis-urea (the drug mebicarum). \u003cem\u003eDoklady Physical Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1134\/s0012501607040033\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1134\/s0012501607040033\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086692888794,"sku":"TCI2510D446425058","price":2020000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4464.jpg?v=1769141997"},{"product_id":"tci2510d448625093","title":"TCI D4486 977-96-8 1,1'-Diethyl-2,2'-cyanine Iodide","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e1,1'-Diethyl-2,2'-cyanine Iodide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai analisis spektroskopi, terutama dalam studi fluoresensi dan absorpsi. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, yang memungkinkan interaksi dengan berbagai senyawa organik dan anorganik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai reagen untuk mengamati perubahan spektral atau sebagai bahan bantu dalam pengembangan metode analitik baru. Karena sifatnya yang stabil dan reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia analitik dan ilmu material.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki sifat kimia yang sangat spesifik, yang memungkinkannya untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia yang membutuhkan sensitivitas tinggi. Struktur molekulnya yang kompleks memungkinkan interaksi dengan berbagai substrat, sehingga sangat cocok untuk aplikasi dalam analisis spektral. Selain itu, senyawa ini memiliki daya tahan terhadap kondisi lingkungan tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian kimia dan ilmu material, terutama di institusi pendidikan tinggi dan pusat penelitian. Karena kebutuhan akan reagen berkualitas tinggi dalam analisis spektroskopi, senyawa ini menjadi bahan yang sering dicari dan digunakan oleh para peneliti dan mahasiswa.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam studi fluoresensi untuk mengamati perubahan spektral pada senyawa organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCocok untuk pengembangan metode analitik dalam kimia analitik dan ilmu material\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBermanfaat dalam analisis kuantitatif menggunakan teknik spektroskopi UV-Vis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat digunakan sebagai bahan bantu dalam penelitian tentang interaksi molekuler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eMemperkaya data spektral dalam penelitian senyawa kompleks\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 977-96-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Analytical Chemistry \u003e Analytical Reagents \u003e Spectroscopy Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan perubahan sifat. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari atau suhu tinggi. Karena sifatnya yang reaktif, pastikan penggunaan dilakukan dalam lingkungan yang terkontrol dan dengan alat pelindung yang sesuai. Selalu gunakan sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini untuk meminimalkan risiko kontak langsung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e1,1'-Diethyl-2,2'-cyanine Iodide is a chemical compound widely used in spectroscopy applications, particularly in fluorescence and absorption studies. Its unique molecular structure allows for interactions with various organic and inorganic compounds, making it a valuable reagent in analytical chemistry. This compound is commonly used in research settings to observe spectral changes or as a tool in developing new analytical methods. Its stability and reactivity make it a preferred choice for high-sensitivity analyses. In Indonesian laboratories, this compound is utilized in chemical and material science research, especially in higher education institutions and research centers. Its application in spectroscopic studies supports the development of advanced analytical techniques and contributes to scientific innovation.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48086694101210,"sku":"TCI2510D448625093","price":1642000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086694133978,"sku":"TCI2510D448625094","price":5579000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4486.jpg?v=1768818110"},{"product_id":"tci2510d449225101","title":"TCI D4492 655-86-7 Phenazine-2,3-diamine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenazine-2,3-diamine (TCI D4492) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur heterosiklik yang terdiri dari dua nitrogen dalam lingkaran aromatik, sehingga memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai kondisi kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk sintesis senyawa kompleks, termasuk pigmen, obat, dan bahan kimia industri. Fungsi utamanya adalah sebagai prekursor dalam reaksi substitusi, reduksi, dan reaksi coupling.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003ePhenazine-2,3-diamine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap berbagai reagen seperti asam, basa, dan pelarut organik. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan ideal dalam sintesis senyawa heterosiklik yang memerlukan reaktivitas tinggi. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut seperti etil amina dan dimetil sulfoxide, sehingga memudahkan proses pencampuran dan reaksi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, Phenazine-2,3-diamine sering digunakan oleh peneliti kimia, farmasi, dan teknologi material. Bahan ini menjadi bagian penting dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru, pengembangan obat, serta studi tentang sifat kimia senyawa heterosiklik. Ketersediaannya di pasar lokal membantu peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen secara efisien.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi substitusi dalam sintesis pigmen organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang reaktivitas senyawa nitrogen dalam lingkaran aromatik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan bahan kimia industri yang memerlukan struktur kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang sifat kimia senyawa dengan dua nitrogen dalam lingkaran aromatik\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 655-86-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk kristal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenazine-2,3-diamine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik tahan kimia yang tidak menyerap kelembapan. Dalam penanganan, perlu memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak beracun dalam bentuk murni, tetapi tetap perlu dihindari kontak berlebihan untuk menjaga keselamatan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenazine-2,3-diamine (TCI D4492) is a heterocyclic compound widely used in organic synthesis due to its reactive nitrogen atoms within an aromatic ring. This compound serves as a building block for the synthesis of various complex molecules, including dyes, pharmaceuticals, and industrial chemicals. Its high reactivity and solubility in organic solvents make it a versatile reagent in laboratory settings. Phenazine-2,3-diamine is commonly utilized in research related to heterocyclic chemistry, drug development, and material science. Its availability in different package sizes ensures flexibility for both small-scale experiments and larger research projects.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086694396122,"sku":"TCI2510D449225101","price":2247000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086694428890,"sku":"TCI2510D449225102","price":7874000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4492.jpg?v=1767107643"},{"product_id":"tci2510d465525312","title":"TCI D4655 29898-72-4 4-(4,5-Diphenyl-1H-imidazol-2-yl)benzonitrile","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4655 4-(4,5-Diphenyl-1H-imidazol-2-yl)benzonitrile adalah bahan antara heterosiklik yang menggabungkan inti imidazol tersubstitusi dua gugus fenil dengan cincin benzonitril pada posisi 2. Struktur ini termasuk keluarga turunan trifenilimidazol atau lofin, kelompok senyawa yang dikenal luas dalam kajian kemiluminesensi dan material fluoresen. Di laboratorium, senyawa ini berfungsi sebagai balok penyusun molekul untuk sintesis lanjutan sekaligus sebagai kromofor yang dapat dipelajari langsung sifat optiknya pada penelitian sensor dan material fungsional.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eBeberapa sifat membuatnya menarik untuk dipilih. Inti imidazol menyediakan atom nitrogen donor dan proton N–H yang dapat berpartisipasi dalam ikatan hidrogen serta pengikatan ion logam, sedangkan dua gugus fenil memperluas sistem terkonjugasi sehingga mendukung perilaku pemancaran cahaya. Gugus nitril pada cincin fenil bertindak sebagai gugus penarik elektron sekaligus pegangan sintetis yang dapat diubah menjadi amida, asam karboksilat, amina, tetrazol, atau heterosiklik lain. Kombinasi donor–akseptor semacam ini banyak dimanfaatkan peneliti untuk menyetel sifat elektronik dan respons optik molekul.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKelompok riset di Indonesia yang menggarap kimia heterosiklik, sensor fluoresen, kimia medisinal, serta material optoelektronik biasanya memerlukan senyawa dengan kerangka spesifik seperti ini dalam jumlah kecil untuk sintesis tahap awal maupun karakterisasi. Kemasan 200 mg sesuai dengan pola pemakaian tersebut, terutama pada percobaan skala milimol yang lazim pada penelitian tesis dan disertasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis material fluoresen: kerangka trifenilimidazol terkonjugasi menjadikannya kromofor yang layak dikembangkan menjadi pewarna atau probe pemancar cahaya.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan sensor kimia: atom nitrogen imidazol dan gugus nitril dapat berinteraksi dengan analit sehingga cocok dirancang menjadi kemosensor berbasis perubahan emisi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan antara kimia medisinal: cincin imidazol merupakan farmakofor umum, sedangkan gugus nitril memberi jalur transformasi menuju amida, amina, atau tetrazol.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset material optoelektronik: struktur donor–akseptor memungkinkan penyetelan tingkat energi untuk pengujian sebagai komponen lapisan divais pemancar cahaya.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian kemiluminesensi turunan lofin: kelompok senyawa ini dikenal dalam penelitian pemancaran cahaya kimia sehingga berguna sebagai bahan pembanding struktur.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor katalog: D4655\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 29898-72-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan pada suhu ruang; rujuk label kemasan dan dokumen mutu produsen\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terhindar dari cahaya langsung serta kelembapan tinggi, sesuai keterangan pada label dan lembar data keselamatan produsen. Karena kemasan berukuran kecil, kehilangan bahan akibat penimbangan berulang perlu dihindari; gunakan spatula bersih dan kering serta timbang sekali sesuai kebutuhan percobaan. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, lalu lakukan pekerjaan di lemari asam agar partikel halus tidak terhirup. Tutup rapat kembali wadah, simpan pada rak bahan organik, dan buang sisa bahan melalui jalur limbah kimia yang berlaku.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4655, 4-(4,5-diphenyl-1H-imidazol-2-yl)benzonitrile (CAS 29898-72-4), is a heterocyclic building block belonging to the triphenylimidazole (lophine) family, in which a 4,5-diphenylimidazole core is linked to a benzonitrile ring at the 2-position. The imidazole ring supplies nitrogen donor atoms and an N–H proton capable of hydrogen bonding and metal coordination, the two phenyl groups extend conjugation to support light-emitting behaviour, and the nitrile acts both as an electron-withdrawing group and as a synthetic handle convertible to amides, acids, amines or tetrazoles. This donor–acceptor arrangement suits fluorescent dye and chemosensor development, optoelectronic material research, chemiluminescence studies and early-stage medicinal chemistry. Supplied in a 200 mg pack size appropriate for millimole-scale synthesis and characterisation work.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48086701539546,"sku":"TCI2510D465525312","price":3534000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4655.jpg?v=1767107802"},{"product_id":"tci2510d572426700","title":"TCI D5724 121207-31-6 [[(3,5-Dimethyl-1H-pyrrol-2-yl)(3,5-dimethyl-2H-pyrrol-2-ylidene)methyl]methane](difluoroborane) (purified by sublimation)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan kimia ini adalah senyawa kompleks yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah dan aplikasi teknologi tinggi. Dengan struktur molekuler yang unik, senyawa ini memiliki potensi dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan kestabilan dan reaktivitas tertentu. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium yang berfokus pada penelitian material, kimia organik, dan ilmu material. Karena sifatnya yang kompleks, senyawa ini digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa lain yang memiliki aplikasi luas dalam bidang teknologi dan farmasi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki karakteristik yang membuatnya sangat diminati dalam penelitian ilmiah. Pertama, senyawa ini telah dipurifikasi melalui sublimasi, sehingga memiliki tingkat kemurnian yang tinggi. Kedua, struktur molekulnya memungkinkan reaktivitas yang dapat dikontrol, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia. Ketiga, senyawa ini stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam berbagai eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian yang berkaitan dengan material inovatif dan reaksi kimia kompleks. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan teknologi baru, terutama dalam bidang material dan kimia organik. Karena keunikan dan kestabilannya, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan bahan dengan sifat spesifik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eReaksi kimia kompleks dalam sintesis senyawa organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan material inovatif dengan sifat tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang interaksi molekuler dalam lingkungan tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa dengan struktur kompleks untuk aplikasi farmasi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian sifat fisik dan kimia senyawa baru dalam bidang material\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 121207-31-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Materials Science \u003e High Purity Compounds \u003e Compounds Purified by Sublimation\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan udara dan sinar matahari langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin akan memperpanjang masa simpan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau kaca. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eThis compound, known as [(3,5-Dimethyl-1H-pyrrol-2-yl)(3,5-dimethyl-2H-pyrrol-2-ylidene)methyl]methane difluoroborane, is a high-purity organic compound purified by sublimation. It is widely used in laboratory research for its unique molecular structure and chemical reactivity. Its stability and controlled reactivity make it suitable for complex chemical reactions and material synthesis. This compound is essential in various scientific fields, including organic chemistry and materials science, where precise chemical interactions are required. Its application extends to pharmaceutical research and the development of advanced materials with specific properties. Due to its high purity and structural complexity, it is a preferred choice for researchers in Indonesia seeking reliable and high-quality chemical compounds for their experiments.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2021). Effect of the structure, immersion time and temperature on the corrosion inhibition of 4-pyrrol-1-yl-N-(2,5-dimethyl-pyrrol-1-yl)benzoylamine in 1.0 M HCl solution. \u003cem\u003eInternational Journal of Corrosion and Scale Inhibition\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.17675\/2305-6894-2021-10-2-14\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.17675\/2305-6894-2021-10-2-14\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48086776447194,"sku":"TCI2510D572426700","price":2424000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086776479962,"sku":"TCI2510D572426701","price":8303000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D5724.jpg?v=1769180709"},{"product_id":"tci2510d597126973","title":"TCI D5971 58293-56-4 9-(2,2-Dicyanovinyl)julolidine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D5971 9-(2,2-Dicyanovinyl)julolidine, yang di kalangan peneliti lebih dikenal dengan singkatan DCVJ, adalah probe fluoresen jenis rotor molekuler. Strukturnya menggabungkan inti julolidin yang sangat kaya elektron dengan gugus disianovinil sebagai penarik elektron kuat, dihubungkan oleh ikatan tunggal yang dapat berputar. Susunan donor–akseptor ini membentuk sistem transfer muatan intramolekul yang khas. Di laboratorium, DCVJ dipakai untuk mengukur viskositas mikro dan kekakuan lingkungan di sekitar molekul, sebuah besaran yang sulit diperoleh dengan metode konvensional pada skala mikroskopis maupun di dalam sel hidup.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKeistimewaan DCVJ terletak pada mekanisme kerjanya. Di dalam medium yang encer, ikatan antara inti julolidin dan gugus disianovinil berputar bebas setelah molekul tereksitasi, dan rotasi itu membuang energi eksitasi tanpa memancarkan cahaya sehingga fluoresensi sangat lemah. Ketika molekul berada di lingkungan yang kental, kaku, atau terkurung, rotasi tersebut terhambat dan jalur peluruhan non-radiatif tertutup, sehingga intensitas fluoresensi meningkat tajam. Dengan demikian kecerahan emisi berfungsi sebagai pelapor langsung bagi kekentalan mikro. Sensitivitas ini bekerja tanpa memerlukan reaksi kimia, tanpa perubahan struktur permanen, dan dapat diamati memakai mikroskop maupun pembaca lempeng fluoresensi biasa.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, probe ini dimanfaatkan laboratorium biofisika, biokimia protein, dan ilmu material yang mengkaji agregasi protein, polimerisasi, kekentalan membran, serta proses pengerasan resin dan polimer. DCVJ juga berguna pada pengembangan formulasi karena dapat memantau perubahan kekentalan setempat secara langsung. Kemasan 10 mg sudah sangat memadai, sebab probe fluoresen dipakai dalam konsentrasi mikromolar sehingga satu vial kecil mencukupi banyak rangkaian percobaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengukuran viskositas mikro larutan dan media kompleks, karena intensitas fluoresensinya meningkat seiring terhambatnya rotasi internal molekul pada medium kental.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan agregasi dan penggumpalan protein, sebab pengikatan probe pada agregat membatasi gerak rotasi sehingga memberikan kenaikan sinyal yang mudah terbaca.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian polimerisasi tubulin dan aktin, mengingat DCVJ telah lama dipakai untuk melaporkan pembentukan struktur protein sitoskeleton secara waktu nyata.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenilaian kekentalan membran sel dan lingkungan intraseluler, karena probe ini dapat masuk ke sel dan melaporkan kekakuan mikro lingkungan sekitarnya.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan proses pengerasan polimer dan resin, sebab kenaikan viskositas selama polimerisasi tercermin langsung sebagai kenaikan intensitas fluoresensi.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 58293-56-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Fluorescent Probes, Fluorescent Labels, Fluorescent Stains\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan berwarna\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eLindungi probe dari cahaya sepanjang waktu, baik dalam bentuk padatan maupun larutan, karena paparan sinar mempercepat pemudaran fotokimia. Simpan vial tertutup rapat di lemari pendingin, dibungkus aluminium foil atau ditempatkan dalam kotak gelap, dan biarkan mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan. Larutan induk umumnya dibuat dalam DMSO, dibagi menjadi alikuot kecil untuk menghindari siklus beku-cair berulang, lalu disimpan beku terlindung cahaya. Gunakan vial kaca amber dan pipet bersih agar tidak terjadi kontaminasi silang. Kenakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pelindung saat menangani serbuk halus, serta kumpulkan limbah pada wadah limbah kimia organik yang sesuai.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D5971 9-(2,2-Dicyanovinyl)julolidine (DCVJ) is a molecular-rotor fluorescent probe supplied in a 10 mg size. It couples an electron-rich julolidine donor to a strongly electron-withdrawing dicyanovinyl acceptor through a rotatable single bond, creating an intramolecular charge-transfer system whose emission depends directly on its surroundings. In fluid media, free rotation after excitation dissipates energy non-radiatively and fluorescence remains weak; in viscous, rigid, or crowded environments that rotation is restricted, the non-radiative pathway closes, and emission intensity rises sharply. This makes brightness a direct reporter of microviscosity without any chemical reaction or permanent structural change. DCVJ is widely used to monitor protein aggregation, tubulin and actin polymerisation, membrane and intracellular viscosity, polymer and resin curing, and local rigidity in formulation studies.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eGutkowski dkk. (2006). Fluorescence of dicyanovinyl julolidine in a room-temperature ionic liquid. \u003cem\u003eChemical Physics Letters\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.cplett.2006.06.027\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.cplett.2006.06.027\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eIio dkk. (1991). 9-(Dicyanovinyl)Julolidine Binding to Bovine Brain Calmodulin. \u003cem\u003eThe Journal of Biochemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1093\/oxfordjournals.jbchem.a123410\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1093\/oxfordjournals.jbchem.a123410\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWang dkk. (2023). Tracking twisted intramolecular charge transfer and isomerization dynamics in 9-(2,2-dicyanovinyl) julolidine using femtosecond stimulated Raman spectroscopy. \u003cem\u003eChinese Journal of Chemical Physics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1063\/1674-0068\/cjcp2203046\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1063\/1674-0068\/cjcp2203046\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48086785982682,"sku":"TCI2510D597126973","price":1844000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D5971.jpg?v=1768818538"},{"product_id":"tci2510d667227624","title":"TCI D6672 14806-50-9 3,3'-Diethyloxadicarbocyanine Iodide","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e3,3’-Diethyloxadicarbocyanine Iodide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi optik dan fotokimia di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori dyes, khususnya cyanine dyes, yang memiliki sifat fluoresensi unik. Senyawa ini sering digunakan sebagai indikator atau bahan aktif dalam pengembangan material optik, seperti sensor optik, perangkat pemrosesan cahaya, dan sistem pemantauan. Dalam konteks penelitian, senyawa ini juga berperan dalam studi interaksi cahaya dengan material, serta dalam pengembangan teknologi pemrosesan informasi optik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarena sifat fluoresensinya yang kuat dan kemampuannya untuk menyerap dan memancarkan cahaya dalam spektrum tertentu, senyawa ini dipilih untuk aplikasi yang membutuhkan respons cahaya yang sensitif. Daya tahan terhadap lingkungan kimia dan stabilitasnya dalam kondisi tertentu membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk penggunaan jangka panjang. Selain itu, struktur kimianya yang kompleks juga memungkinkan modifikasi untuk menyesuaikan sifat optik sesuai kebutuhan spesifik penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian terkait material optik, sensor, dan perangkat optik. Peneliti di berbagai institusi seperti universitas dan lembaga riset menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan sifat fluoresensi dan respons cahaya yang presisi. Bahan ini juga menjadi bagian dari proyek pengembangan teknologi baru yang relevan dengan kebutuhan industri dan pendidikan di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang sensor optik yang sensitif terhadap perubahan lingkungan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan material fluoresensi untuk perangkat pemrosesan cahaya\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen dalam studi interaksi cahaya dengan material optik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan kualitas cahaya dalam sistem optik tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian dalam bidang fotokimia untuk aplikasi industri\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 14806-50-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Materials Science \u003e Photonic Materials and Optical Materials \u003e Cyanine Dyes, Squarylium Dyes\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Karena sifat kimianya yang reaktif, sebaiknya dihindari kontak langsung dengan bahan kimia berbahaya seperti asam atau basa kuat. Penyimpanan di suhu kamar dan kelembapan rendah disarankan. Selama penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk meminimalkan risiko paparan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e3,3’-Diethyloxadicarbocyanine Iodide is a cyanine dye known for its strong fluorescence properties, making it a valuable material in optical and photonic research. This compound is widely used in the development of optical sensors, photonic devices, and light-responsive materials. Its ability to absorb and emit light in specific wavelengths makes it suitable for applications requiring precise optical responses. In laboratory settings, it plays a crucial role in studies related to light-material interactions and the creation of advanced optical technologies. The compound’s stability and chemical resistance further enhance its applicability in various scientific investigations, particularly in Indonesia’s growing field of materials science and photonics.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003ePal dkk. (1998). Photoisomerisation of diethyloxadicarbocyanine iodide in micelles. \u003cem\u003eChemical Physics Letters\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0009-2614(98)00353-4\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0009-2614(98)00353-4\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eGangamallaiah dkk. (2011). Photoisomerization dynamics of 3,3′-diethyloxadicarbocyanine iodide in ionic liquids: Breakdown of hydrodynamic Kramers model. \u003cem\u003eThe Journal of Chemical Physics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1063\/1.3656694\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1063\/1.3656694\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMandal dkk. (1999). Photoisomerization of Diethyloxadicarbocyanine Iodide in Dna and Protein#. \u003cem\u003eResearch on Chemical Intermediates\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1163\/156856799x00239\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1163\/156856799x00239\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48086812524762,"sku":"TCI2510D667227624","price":1263000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D6672.jpg?v=1767110444"},{"product_id":"tci2510e037028116","title":"TCI E0370 1239-45-8 Ethidium Bromide","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI E0370 Ethidium Bromide adalah pewarna interkalator asam nukleat yang selama puluhan tahun menjadi reagen andalan pada visualisasi DNA dan RNA di laboratorium biologi molekuler. Molekul ini menyisip di antara pasangan basa untai ganda, dan ketika terikat pada asam nukleat, intensitas fluoresensinya meningkat tajam di bawah penyinaran ultraviolet. Peran praktisnya sangat jelas: setelah sampel dielektroforesis pada gel agarosa, pewarna ini mengubah pita DNA yang semula tidak kasatmata menjadi pita berpendar yang dapat difoto, diukur, dan dibandingkan terhadap penanda ukuran molekul.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuat bahan ini terus dipilih adalah sensitivitas deteksinya yang tinggi pada jumlah DNA yang sangat kecil, prosedur pemakaian yang sederhana, serta kompatibilitasnya dengan hampir semua sistem elektroforesis gel agarosa yang beredar. Pewarna ini dapat dicampurkan langsung ke dalam gel sebelum pemadatan maupun digunakan sebagai larutan perendam pasca-elektroforesis, sehingga alur kerja dapat disesuaikan dengan kebiasaan masing-masing laboratorium. Sinyal yang dihasilkan stabil, mudah dibaca oleh transiluminator UV maupun sistem dokumentasi gel digital, dan hasilnya konsisten antar pengulangan bila konsentrasi larutan kerja dijaga seragam.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, reagen ini umum ditemukan pada laboratorium biologi molekuler perguruan tinggi, laboratorium diagnostik, pusat penelitian bioteknologi, serta laboratorium pemuliaan tanaman dan pengujian pangan. Kegiatan seperti verifikasi hasil PCR, pengecekan integritas DNA genom hasil isolasi, dan praktikum mahasiswa hampir selalu melibatkan pewarna ini. Karena sifatnya yang mutagenik, banyak institusi kini menerapkan prosedur penanganan limbah khusus dan area kerja terbatas untuk penggunaannya.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eElektroforesis gel agarosa DNA: pewarna menyisip pada untai ganda sehingga pita DNA berpendar kuat di bawah UV dan mudah didokumentasikan secara kuantitatif maupun kualitatif.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVerifikasi produk PCR: membantu memastikan ukuran amplikon sesuai target dan mendeteksi keberadaan produk nonspesifik atau dimer primer sebelum sampel dilanjutkan ke tahap sekuensing.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemeriksaan integritas DNA genom: pola pita utuh atau terdegradasi dapat dinilai cepat sehingga kualitas hasil isolasi diketahui sebelum sampel dipakai pada eksperimen hilir yang mahal.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePewarnaan inti sel pada studi mikroskopi fluoresensi: afinitasnya terhadap asam nukleat memungkinkan visualisasi material inti pada preparat tertentu dengan perangkat filter yang sesuai.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengajaran dan praktikum biologi molekuler: memberi mahasiswa pengalaman langsung membaca hasil elektroforesis dengan reagen klasik yang prosedurnya terdokumentasi sangat baik di literatur.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1239-45-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Culture \u003e Cell Staining\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1 g dan 5 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan kristalin berwarna merah tua hingga keunguan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan terlindung dari cahaya, wadah tertutup rapat; ikuti anjuran suhu pada label pabrikan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEthidium bromide bersifat mutagenik dan iritan, sehingga penanganannya wajib dilakukan di area kerja yang ditetapkan khusus, menggunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan pelindung mata. Penimbangan serbuk sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam untuk menghindari terhirupnya partikel halus. Simpan wadah dalam keadaan tertutup rapat, terlindung dari cahaya, dan jauh dari bahan pangan maupun area lalu lintas umum laboratorium. Semua limbah cair, gel bekas, sarung tangan, dan ujung pipet terkontaminasi harus dikumpulkan dalam wadah limbah berlabel khusus dan tidak boleh dibuang ke saluran air. Bersihkan tumpahan segera sesuai prosedur institusi, dan lakukan pemaparan UV hanya dengan pelindung wajah yang memadai.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI E0370 Ethidium Bromide (CAS 1239-45-8) is a classic nucleic acid intercalating dye used to visualise DNA and RNA in agarose gel electrophoresis. Because its fluorescence intensity rises markedly upon binding double-stranded nucleic acids, even small quantities of DNA become clearly visible under ultraviolet illumination, allowing bands to be photographed, sized against a ladder, and compared between lanes. The reagent can be cast directly into the gel or applied as a post-run staining solution, making it adaptable to most laboratory workflows. Typical applications include PCR product verification, assessment of genomic DNA integrity, restriction digest analysis, fluorescence staining of nuclear material, and undergraduate molecular biology teaching. As the compound is mutagenic, it must be handled with gloves in a designated area, stored protected from light in a tightly closed container, and disposed of through dedicated chemical waste channels.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eFakhri (2014). Assessment of Ethidium bromide and Ethidium monoazide bromide removal from aqueous matrices by adsorption on cupric oxide nanoparticles. \u003cem\u003eEcotoxicology and Environmental Safety\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.ecoenv.2013.12.017\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.ecoenv.2013.12.017\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eFukushima (2001). Preparation and characterization of a new polyamide containing ethidium bromide. \u003cem\u003ePolymer Bulletin\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s002890170099\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s002890170099\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSivolob dkk. (2000). Nucleosome dynamics.V. ethidium bromide versus histone tails in modulating ethidium bromide-driven tetrasome chiral transition. A fluorescence study of tetrasomes on DNA minicircles. \u003cem\u003eJournal of Molecular Biology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1006\/jmbi.1999.3301\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1006\/jmbi.1999.3301\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086840738010,"sku":"TCI2510E037028116","price":1363000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086840770778,"sku":"TCI2510E037028117","price":4518000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E0370.jpg?v=1767111122"},{"product_id":"tci2510e106528944","title":"TCI E1065 131083-16-4 [[(4-Ethyl-3,5-dimethyl-1H-pyrrol-2-yl)(4-ethyl-3,5-dimethyl-2H-pyrrol-2-ylidene)methyl]methane](difluoroborane)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI E1065 adalah senyawa kimia kompleks yang termasuk dalam kategori dipyrromethene dyes. Bahan ini digunakan dalam penelitian ilmu material, terutama dalam pengembangan bahan optik dan fotonic. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang unik, yang memungkinkan interaksi cahaya yang sangat spesifik. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat pigmen atau material yang sensitif terhadap cahaya. Karena sifatnya yang unik, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian terkait optik dan material canggih.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI E1065 memiliki karakteristik kimia yang stabil dan reaktivitas yang terkendali. Struktur molekulnya yang kompleks memungkinkan pengaturan sifat optik yang sangat presisi. Bahan ini juga memiliki kemampuan untuk menyerap dan memantulkan cahaya dalam berbagai panjang gelombang. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk aplikasi yang memerlukan kontrol cahaya yang tinggi. Selain itu, senyawa ini memiliki daya tahan terhadap kondisi lingkungan yang beragam, sehingga memudahkan dalam penggunaannya di berbagai kondisi laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan untuk penelitian ilmu material, terutama dalam bidang optik dan fotonic. Peneliti di Indonesia sering memanfaatkan senyawa ini untuk pengembangan bahan baru yang memiliki sifat optik unik. Bahan ini juga digunakan dalam penelitian terkait sensor cahaya, perangkat optik, dan material untuk aplikasi medis. Karena sifatnya yang spesifik, senyawa ini menjadi bagian penting dalam penelitian ilmiah yang berkembang di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengembangan pigmen optik untuk aplikasi display dan layar canggih\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang material sensitif cahaya untuk sensor optik dan detektor\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam penelitian material untuk perangkat optik dan laser\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang sifat optik untuk aplikasi dalam bidang medis dan industri\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan baru untuk aplikasi dalam bidang fotonic dan material canggih\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 131083-16-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Materials Science \u003e Photonic Materials and Optical Materials \u003e Dipyrromethene Dyes\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga stabilitas kimia senyawa. Selama penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kebocoran atau kontaminasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI E1065 is a complex chemical compound belonging to the category of dipyrromethene dyes. This compound is widely used in material science research, particularly in the development of optical and photonic materials. Its unique molecular structure allows for specific interactions with light, making it an essential component in the creation of pigments and optically sensitive materials. The compound is known for its stability and controlled reactivity, enabling precise optical property tuning. Its ability to absorb and reflect light across various wavelengths makes it suitable for applications requiring high light sensitivity. In Indonesian laboratories, this compound is utilized for research in optical materials, sensor development, and advanced photonic applications, contributing to the growth of scientific innovation in the region.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48086920888538,"sku":"TCI2510E106528944","price":2323000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E1065.jpg?v=1768818777"},{"product_id":"tci2510f009529801","title":"TCI F0095 2321-07-5 Fluorescein","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFluorescein TCI F0095 adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai pewarna fluoresensi dalam berbagai eksperimen ilmiah dan penelitian. Bahan ini memiliki kemampuan untuk menyerap cahaya dan memancarkannya kembali dalam bentuk cahaya yang berbeda, sehingga sangat berguna dalam analisis visual dan deteksi berbagai senyawa. Dalam laboratorium, fluorescein sering digunakan untuk mengidentifikasi dan memvisualisasikan struktur molekuler atau komponen dalam sampel.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eFluorescein memiliki sifat kimia yang stabil dan kemampuan fluoresensi tinggi, sehingga sangat cocok untuk berbagai aplikasi di bidang kimia, biologi, dan medis. Senyawa ini juga memiliki daya tahan terhadap beberapa kondisi kimia, yang memungkinkan penggunaannya dalam berbagai lingkungan eksperimen. Karena sifatnya yang tidak beracun dalam dosis kecil, fluorescein menjadi pilihan yang aman untuk penggunaan di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, fluorescein TCI F0095 digunakan secara luas dalam penelitian kimia, diagnostik medis, dan pendidikan. Banyak institusi penelitian dan universitas mengandalkan bahan ini untuk eksperimen yang membutuhkan visualisasi molekuler atau deteksi senyawa tertentu. Ketersediaan dalam berbagai kemasan juga memudahkan penggunaan di berbagai jenis laboratorium, baik skala kecil maupun besar.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003e\u003cstrong\u003eAnalisis Kimia\u003c\/strong\u003e untuk mengidentifikasi senyawa melalui fluoresensi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003e\u003cstrong\u003ePengujian Biologis\u003c\/strong\u003e sebagai indikator dalam reaksi kimia biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003e\u003cstrong\u003eEksperimen Edukasi\u003c\/strong\u003e dalam laboratorium universitas untuk demonstrasi fluoresensi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003e\u003cstrong\u003eDiagnostik Medis\u003c\/strong\u003e dalam proses pemantauan dan pengujian sampel biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003e\u003cstrong\u003ePengembangan Material\u003c\/strong\u003e untuk studi sifat optik dan kimia material baru\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 2321-07-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Acid Dyes (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 100g, 500g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFluorescein TCI F0095 harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap terkunci dan tidak terbuka secara tidak sengaja. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk memastikan keselamatan di lingkungan laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFluorescein TCI F0095 is a chemical compound widely used as a fluorescent dye in scientific research and experimental settings. It has the unique property of absorbing light and emitting it in a different wavelength, making it highly useful for visualization and detection in various laboratory applications. This compound is commonly employed in chemistry, biology, and medical diagnostics for its stability and high fluorescence efficiency. Its non-toxic nature in small doses makes it a safe choice for laboratory use. Available in multiple packaging sizes, it is suitable for both small and large-scale experiments, supporting educational, research, and diagnostic activities in Indonesian laboratories.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eSoinov dkk. (2025). Abstract P5-07-07: USING FLUORESCEIN FOR DETECTION OF SENTINEL LYMPH NODES IN COMBINATION WITH TARGETED AXILLARY LYMPH NODE DISSECTION IN BREAST CANCER: PRELIMINARY RESULTS OF EFFICACY AND SAFETY STUDY. \u003cem\u003eClinical Cancer Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1158\/1557-3265.sabcs24-p5-07-07\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1158\/1557-3265.sabcs24-p5-07-07\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(1993). Fluorescein and Fluorescein Glucuronide in Plasma. \u003cem\u003eActa Ophthalmologica\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/j.1755-3768.1993.tb03114.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/j.1755-3768.1993.tb03114.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAraie dkk. (1991). The loss of fluorescein, fluorescein glucuronide and fluorescein isothiocyanate dextran from the vitreous by the anterior and retinal pathways. \u003cem\u003eExperimental Eye Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0014-4835(91)90125-x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0014-4835(91)90125-x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":50506771300570,"sku":"TCI2510F009529801","price":834000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F0095.jpg?v=1767113376"},{"product_id":"tci2510f009629804","title":"TCI F0096 518-47-8 Uranine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eUranine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai pewarna dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori pewarna dan bahan tambahan untuk penelitian, dan sering digunakan dalam proses pemrosesan sampel, seperti dalam analisis kimia dan studi mikrobiologi. Uranine memiliki kemampuan untuk menyerap dan menunjukkan sifat tertentu dari sampel yang dianalisis, sehingga memudahkan pengamatan secara visual. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan untuk menandai atau memisahkan komponen dalam larutan atau campuran.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eUranine memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah terurai dalam kondisi normal. Bahan ini juga memiliki daya tahan terhadap berbagai jenis pelarut dan suhu tertentu, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam berbagai kondisi eksperimen. Selain itu, Uranine memiliki warna yang jelas dan kontras, sehingga memudahkan pengamatan dan analisis dalam mikroskop. Karena sifat tersebut, bahan ini dipilih sebagai alternatif yang efektif untuk berbagai keperluan penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, Uranine digunakan secara luas dalam berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering diaplikasikan dalam bidang kimia, biologi, dan teknologi lingkungan. Dengan ketersediaan yang cukup dan kehandalannya, Uranine menjadi pilihan yang populer untuk keperluan penelitian dan pengajaran di laboratorium lokal.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePewarna untuk mengidentifikasi struktur molekuler dalam analisis kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan untuk menandai sampel dalam proses isolasi komponen kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAlat bantu dalam pengamatan mikroskopis untuk membedakan partikel mikroskopis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan tambahan dalam eksperimen biokimia untuk menunjukkan reaksi tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKomponen dalam proses pemurnian dan pemisahan senyawa kimia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 518-47-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 100g, 500g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk atau kristal)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eUranine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam ruangan yang kering dan sejuk, serta terhindar dari kelembapan berlebihan. Saat menangani Uranine, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selain itu, bahan ini harus dihindari dari paparan langsung dan tidak boleh digunakan dalam lingkungan yang tidak terkontrol.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eUranine is a chemical compound widely used as a dye in various laboratory experiments. It belongs to the category of stains and dyes for research and experimental purposes, commonly applied in chemical analysis and microbiological studies. This substance is used to highlight or differentiate components within solutions or mixtures, making it easier for visual observation. Uranine has stable chemical properties and is resistant to various solvents and temperatures, making it suitable for a wide range of experimental conditions. Its distinct and contrasting color enhances the clarity of microscopic observations. In Indonesian laboratories, Uranine is frequently used in educational institutions and research centers, particularly in chemistry, biology, and environmental science. Its availability and reliability make it a popular choice for both research and teaching purposes.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2022). Evans Blue–Uranine (EBU) Agar Plates. \u003cem\u003eCold Spring Harbor Protocols\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1101\/pdb.rec107995\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1101\/pdb.rec107995\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKim dkk. (2026). Polyelectrolyte Microcapsules: An Efficient and Rapid Adsorbent for Uranine. \u003cem\u003eGels\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/gels12080743\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3390\/gels12080743\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eGerke dkk. (2008). Sorption of Uranine on Forest Soils. \u003cem\u003eHydrological Research Letters\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3178\/hrl.2.32\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3178\/hrl.2.32\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086979510490,"sku":"TCI2510F009629804","price":607000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100g","offer_id":48086979543258,"sku":"TCI2510F009629805","price":1591000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48086979576026,"sku":"TCI2510F009629806","price":4821000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F0096.jpg?v=1767113380"},{"product_id":"tci2510f024029992","title":"TCI F0240 596-09-8 Fluorescein Diacetate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFluorescein Diacetate (FDA) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium terutama dalam bidang biologi dan kimia. Bahan ini berfungsi sebagai indikator fluoresensi yang sangat sensitif dan sering digunakan untuk mengidentifikasi keberadaan enzim tertentu seperti lipase. FDA memiliki kemampuan untuk mempercepat proses hidrolisis dan menghasilkan fluorescein yang terlihat jelas di bawah mikroskop. Dalam penelitian biomedis, FDA digunakan untuk menguji aktivitas enzim dan memantau proses biologis dalam sel atau jaringan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama FDA adalah kemampuannya untuk berfluoresensi pada panjang gelombang tertentu setelah mengalami hidrolisis. Bahan ini tidak beracun dan mudah digunakan, sehingga menjadi pilihan utama dalam laboratorium. FDA juga memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu dan tidak mudah terdegradasi, sehingga memperpanjang masa pakai. Sifat ini membuat FDA menjadi bahan yang sangat andal dalam berbagai eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, FDA digunakan secara luas dalam penelitian biomedis, mikrobiologi, dan bioteknologi. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang berkaitan dengan aktivitas enzim, pengujian kualitas air, dan analisis sampel biologis. Karena kehandalannya dan keamanannya, FDA menjadi pilihan utama para peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas lipase dalam sampel biologis untuk menilai fungsi enzim pencernaan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kualitas air dengan mengukur keberadaan mikroorganisme yang mengandung enzim tertentu.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan proses hidrolisis dalam penelitian biokimia untuk memahami mekanisme reaksi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji kualitas sampel makanan untuk menilai adanya kontaminasi mikrobiologis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian biomedis untuk mengembangkan metode diagnostik berbasis fluoresensi.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 596-09-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Fluorescent Probes, Fluorescent Labels, Fluorescent Stains\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFluorescein Diacetate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk menjaga kualitasnya. Hindari paparan langsung sinar matahari dan kelembapan berlebihan. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Gunakan sarung tangan dan kacamata pelindung saat mengambil dan menangani bahan ini. Pastikan wadah tidak terbuka selama penyimpanan untuk mencegah kontaminasi dan kehilangan konsentrasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFluorescein Diacetate (FDA) is a versatile fluorescent probe widely used in laboratory settings, particularly in life sciences and biochemical research. This compound serves as a sensitive indicator for enzyme activity, especially lipase, and is commonly used to detect hydrolysis processes. FDA is known for its ability to fluoresce under specific wavelengths after undergoing hydrolysis, making it an essential tool in various analytical techniques. Its stability and non-toxic nature make it a preferred choice in both academic and industrial laboratories. In Indonesia, FDA is extensively utilized in biomedical research, microbiology, and biotechnology for applications such as enzyme activity testing, water quality analysis, and sample monitoring. Its reliability and safety profile ensure its continued relevance in scientific investigations.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eProsperi (1990). Intracellular turnover of Fluorescein diacetate. Influence of membrane ionic gradients on Fluorescein efflux. \u003cem\u003eThe Histochemical Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/bf02386009\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/bf02386009\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2008). Fluorescein diacetate (FDA) staining solution. \u003cem\u003eCold Spring Harbor Protocols\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1101\/pdb.rec11277\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1101\/pdb.rec11277\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eDe Rosa dkk. (1998). Biofilm amount estimation by fluorescein diacetate. \u003cem\u003eWater Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0043-1354(98)00019-0\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0043-1354(98)00019-0\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086989144282,"sku":"TCI2510F024029992","price":1415000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F0240.jpg?v=1767113481"},{"product_id":"tci2510f078330747","title":"TCI F0783 18861-78-4 Fluorescein 6-Isothiocyanate (isomer II)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI F0783 Fluorescein 6-Isothiocyanate (isomer II) adalah reagen penanda fluoresen yang sangat dikenal di laboratorium biologi molekuler dan biokimia, umum disebut FITC. Senyawa ini terdiri atas inti fluoresein yang memancarkan fluoresensi hijau terang ketika dieksitasi cahaya biru, ditambah gugus isotiosianat yang berperan sebagai jangkar reaktif terhadap gugus amina. Peranannya di laboratorium adalah menghubungkan sinyal optik yang mudah dideteksi dengan molekul biologis seperti protein, antibodi, peptida, atau oligosakarida, sehingga keberadaan dan sebaran molekul tersebut dapat diamati secara langsung.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuatnya dipilih adalah kombinasi hasil fluoresensi yang kuat dan reaktivitas penandaan yang selektif. Gugus isotiosianat bereaksi dengan amina primer, terutama gugus amino bebas pada ujung rantai maupun rantai samping lisina, membentuk ikatan tiourea yang stabil secara kovalen dan tidak mudah terlepas selama pencucian. Penawaran produk ini sebagai isomer tunggal, yaitu isomer II, merupakan keunggulan penting karena penandaan dengan campuran isomer dapat menghasilkan konjugat yang heterogen dan menyulitkan reproduksibilitas antar batch. Isomer tunggal memberikan hasil yang lebih seragam serta perilaku kromatografi yang lebih mudah diprediksi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, FITC banyak dipakai pada pengujian imunofluoresensi, sitometri alir, mikroskopi fluoresensi, dan penelitian glikosains yang terus berkembang di berbagai perguruan tinggi serta lembaga riset kesehatan. Kemasan seratus miligram sesuai dengan pola pemakaian reagen penandaan yang umumnya hanya menggunakan jumlah sangat kecil untuk setiap reaksi konjugasi, sehingga satu kemasan dapat menunjang banyak percobaan penandaan selama disimpan dengan benar.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenandaan antibodi untuk imunofluoresensi, karena gugus isotiosianat membentuk ikatan tiourea stabil dengan gugus amina lisina tanpa merusak daerah pengikatan antigen.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis sitometri alir, sebab fluoresensi hijau fluoresein terbaca sangat baik pada kanal deteksi baku instrumen yang menggunakan sumber eksitasi laser biru.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenandaan oligosakarida dan glikokonjugat, karena penambahan gugus fluoresen memungkinkan deteksi sensitif karbohidrat yang tidak menyerap cahaya secara alami.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi pelacakan protein dan pengambilan seluler, sebab konjugat fluoresein memungkinkan pengamatan langsung sebaran molekul di dalam sel menggunakan mikroskop fluoresensi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan uji berbasis polarisasi fluoresensi, karena label fluoresein berukuran kecil peka terhadap perubahan laju rotasi molekul saat berikatan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 18861-78-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Chemical Biology \u003e Glycoscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan berwarna\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan dalam keadaan dingin, kering, dan terlindung penuh dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan reagen dalam wadah asli yang tertutup rapat, terlindung penuh dari cahaya, dan dalam keadaan dingin sesuai anjuran pabrikan, karena fluoresein bersifat peka cahaya dan gugus isotiosianat mudah terhidrolisis oleh kelembapan. Gunakan botol gelap atau bungkus wadah dengan aluminium foil, dan biarkan mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan di dalam botol. Siapkan larutan induk dalam pelarut anhidrat tepat sebelum digunakan dan hindari penyimpanan larutan dalam jangka panjang. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta tangani di dalam lemari asam.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI F0783 is fluorescein 6-isothiocyanate, isomer II, widely known as FITC, a classic green-emitting fluorescent labeling reagent. Its isothiocyanate group reacts selectively with primary amines, particularly lysine side chains and N-terminal amino groups, forming stable covalent thiourea linkages that survive extensive washing steps. Supplied as a single isomer rather than an isomeric mixture, it delivers more homogeneous conjugates and more reproducible chromatographic behaviour between batches. Researchers use it for antibody labeling in immunofluorescence, flow cytometry, fluorescence microscopy, glycoconjugate and oligosaccharide detection, protein tracking studies, and fluorescence polarization assays. The reagent is light sensitive and moisture sensitive, requiring cold, dark, dry storage.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eZarski dkk. (2018). Super Stable Fluorescein Isothiocyanate Isomer I Monolayer for Total Internal Reflection Fluorescence Microscopy. \u003cem\u003eLangmuir\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/acs.langmuir.8b02509\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/acs.langmuir.8b02509\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCole dkk. (1990). Internalisation of fluorescein isothiocyanate and fluorescein isothiocyanate-dextran by suspension-cultured plant cells. \u003cem\u003eJournal of Cell Science\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1242\/jcs.96.4.721\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1242\/jcs.96.4.721\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMaeda dkk. (2008). Identification of chemical species of fluorescein isothiocyanate isomer–I (FITC) monolayers on platinum by doubly resonant sum‐frequency generation spectroscopy. \u003cem\u003eJournal of Raman Spectroscopy\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/jrs.2131\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/jrs.2131\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087031578842,"sku":"TCI2510F078330747","price":8203000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F0783.jpg?v=1767113860"},{"product_id":"tci2510f081030783","title":"TCI F0810 75350-46-8 Fluorescein-5-maleimide (contains 2% N,N-Dimethylformamide at maximum)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI F0810 Fluorescein-5-maleimide adalah reagen pelabelan berpendar yang dirancang khusus untuk menandai gugus tiol pada protein, peptida, dan biomolekul lain. Molekul ini menggabungkan fluoresein, salah satu fluorofor paling klasik dan paling banyak digunakan dalam ilmu hayati, dengan gugus maleimida yang bereaksi secara selektif terhadap gugus sulfhidril bebas. Reaksi adisi Michael antara maleimida dan tiol berlangsung cepat pada kondisi mendekati netral dan menghasilkan ikatan tioeter yang stabil, sehingga peneliti dapat menempelkan penanda fluoresen pada residu sistein tertentu tanpa mengganggu gugus amina atau gugus fungsi lain pada biomolekul.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKeunggulan yang membuat reagen ini banyak dipilih adalah selektivitas reaksinya dan kecerahan fluorofornya. Selektivitas terhadap tiol memungkinkan pelabelan pada posisi yang terdefinisi, suatu syarat penting dalam studi struktur protein, pengukuran jarak antarresidu, maupun pemantauan perubahan konformasi. Fluoresein sendiri memiliki koefisien serapan tinggi dan pendaran hijau yang kuat pada rentang eksitasi yang tersedia di hampir semua mikroskop fluoresen, pembaca mikroplat, dan sitometer aliran, sehingga instrumentasi khusus jarang diperlukan. Produk ini dinyatakan mengandung N,N-dimetilformamida maksimal dua persen sebagai sisa proses, yang perlu diperhatikan pada aplikasi yang sangat sensitif terhadap pelarut. Kemasan 25 miligram memadai untuk banyak percobaan pelabelan karena reagen ini dipakai dalam jumlah sangat kecil.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, reagen semacam ini digunakan pada riset biokimia, biologi molekuler, imunologi, dan bioteknologi di perguruan tinggi serta lembaga penelitian. Aplikasinya mencakup pelabelan antibodi dan protein rekombinan untuk keperluan deteksi, mikroskopi fluoresensi, dan pengembangan uji berbasis pendaran. Kemasan kecil membantu laboratorium menjaga mutu reagen karena bahan tidak tersimpan terlalu lama setelah botol pertama kali dibuka.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePelabelan protein dan antibodi pada residu sistein, karena maleimida bereaksi selektif dengan gugus tiol bebas sehingga posisi penanda dapat dikendalikan dengan baik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eMikroskopi fluoresensi untuk pelacakan protein, sebab pendaran hijau fluoresein cukup terang dan sesuai dengan filter standar yang tersedia pada hampir semua mikroskop.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji berbasis anisotropi atau polarisasi fluoresensi, karena penanda berukuran kecil relatif tidak mengubah perilaku rotasi biomolekul yang sedang diamati.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi perubahan konformasi protein, mengingat pelabelan pada posisi sistein tertentu memungkinkan pemantauan pergeseran struktur melalui perubahan sinyal pendaran secara real time.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePersiapan konjugat untuk sitometri aliran dan uji mikroplat, sebab konjugat berfluoresein mudah dideteksi instrumen rutin tanpa memerlukan sumber eksitasi khusus.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 75350-46-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Antibodies \u003e Antibody Supplementary Products\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan berwarna; mengandung N,N-dimetilformamida maksimal 2%\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan dingin, kering, dan terlindung dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan reagen pada kondisi dingin sesuai petunjuk pada label, di dalam wadah aslinya yang tertutup rapat dan terlindung dari cahaya karena fluoresein peka terhadap paparan sinar. Gunakan botol gelap atau bungkus aluminium foil, dan tempatkan dalam desikator untuk menghindari kelembapan yang dapat menghidrolisis cincin maleimida. Sebelum membuka, biarkan wadah menghangat sampai suhu ruang agar uap air tidak mengembun pada padatan. Siapkan larutan induk dalam pelarut organik kering seperti dimetil sulfoksida secara segar, bagi menjadi alikuot kecil, dan hindari siklus beku–cair berulang. Kenakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pelindung saat menimbang.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI F0810 Fluorescein-5-maleimide (CAS 75350-46-8) is a thiol-reactive fluorescent labelling reagent that couples the classic fluorescein fluorophore to a maleimide group. The maleimide reacts selectively with free sulfhydryl groups under near-neutral conditions via Michael addition, forming a stable thioether linkage and allowing site-specific labelling of cysteine residues in proteins, peptides, and other biomolecules. Its bright green emission is compatible with standard fluorescence microscopes, microplate readers, and flow cytometers, making it useful for protein tracking, conformational studies, fluorescence polarisation assays, and conjugate preparation. The product contains up to 2% N,N-dimethylformamide. Supplied in a 25 mg pack, it should be kept cold, dry, tightly closed, and protected from light.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003ePalmer dkk. (1997). Cysteine-Specific Radioiodination of Proteins with Fluorescein Maleimide. \u003cem\u003eAnalytical Biochemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1006\/abio.1997.2364\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1006\/abio.1997.2364\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eVivès dkk. (2003). One-pot labeling and purification of peptides and proteins with fluorescein maleimide. \u003cem\u003eTetrahedron Letters\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0040-4039(03)01304-2\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0040-4039(03)01304-2\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eStefanucci dkk. (2017). Fluorescent-Labeled Bioconjugates of the Opioid Peptides Biphalin and Dpdpe Incorporating Fluorescein–Maleimide Linkers. \u003cem\u003eFuture Medicinal Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.4155\/fmc-2016-0232\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.4155\/fmc-2016-0232\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48087033610458,"sku":"TCI2510F081030783","price":5250000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F0810.jpg?v=1767113868"},{"product_id":"tci2510f096831001","title":"TCI F0968 2284-96-0 2-(4-Fluorophenyl)-4,5-diphenylimidazole","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2-(4-Fluorophenyl)-4,5-diphenylimidazole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi penelitian di bidang kehidupan. Bahan ini termasuk dalam kategori senyawa organik yang memiliki struktur kompleks, terdiri dari imidazol dan dua gugus fenil yang terikat pada posisi tertentu. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian molekuler untuk mempelajari interaksi antar molekul, terutama dalam konteks deteksi dan hibridisasi asam nukleat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama senyawa ini adalah kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai molekul biologis, termasuk DNA dan RNA. Struktur kimianya yang kompleks memberikan sifat reaktivitas yang tinggi, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam reaksi kimia tertentu. Sifat ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian yang membutuhkan senyawa dengan afinitas tinggi terhadap molekul target.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian terkait biologi molekuler, termasuk pengembangan metode deteksi asam nukleat. Banyak peneliti di Indonesia memanfaatkan senyawa ini untuk mempercepat proses analisis dan pengujian molekuler, terutama dalam bidang kesehatan dan bioteknologi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDeteksi asam nukleat dalam uji diagnostik untuk penyakit menular\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eHibridisasi DNA dan RNA dalam analisis ekspresi gen\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan reagen untuk tes molekuler berbasis imidazol\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian interaksi molekuler dalam studi struktur protein\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas biologis senyawa kimia dalam penelitian farmakologi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 2284-96-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Molecular Biology \u003e Nucleic Acid Detection and Hybridization\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Penggunaan harus dilakukan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol, dengan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terpapar udara bebas.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2-(4-Fluorophenyl)-4,5-diphenylimidazole is a complex organic compound widely used in molecular biology research, particularly in nucleic acid detection and hybridization studies. Its chemical structure, consisting of an imidazole ring with two phenyl groups, allows for high reactivity and specificity in molecular interactions. This compound is valuable for applications such as DNA and RNA hybridization, diagnostic testing, and pharmaceutical research. Its versatility and stability make it a preferred choice for researchers in Indonesia, supporting advancements in biotechnology and life sciences.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48087048650970,"sku":"TCI2510F096831001","price":2878000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F0968.jpg?v=1769142436"},{"product_id":"tci2510h138034217","title":"TCI H1380 13599-84-3 6-Hydroxybenzothiazole","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI H1380 6-Hydroxybenzothiazole adalah senyawa heterosiklik aromatik yang menggabungkan cincin benzotiazol dengan gugus hidroksil pada posisi enam. Di laboratorium sintesis organik, senyawa ini berperan sebagai building block, yaitu kerangka awal yang sudah membawa dua titik reaktif sekaligus: gugus hidroksil fenolik yang mudah dialkilasi atau diasilasi, serta cincin tiazol yang menyediakan atom nitrogen dan sulfur untuk koordinasi maupun substitusi lanjutan. Peranannya menghemat langkah sintesis karena peneliti tidak perlu membangun cincin benzotiazol dari bahan yang lebih sederhana.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuat senyawa ini dipilih adalah kombinasi kestabilan cincin aromatik dengan reaktivitas terarah dari gugus fenol. Kerangka benzotiazol dikenal luas sebagai inti farmakofor pada banyak molekul aktif, sekaligus sebagai bagian struktur dari sistem pemancar cahaya seperti luciferin. Posisi hidroksil pada nomor enam memberikan pola elektronik yang khas sehingga turunan yang dihasilkan memiliki sifat serapan dan emisi yang menarik bagi peneliti bahan berpendar. Senyawa ini juga tersedia dalam kemurnian reagen sehingga cocok untuk reaksi berskala miligram yang menuntut hasil bersih dan mudah dimurnikan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, produk ini umumnya dipakai kelompok riset kimia organik dan kimia medisinal pada perguruan tinggi serta lembaga penelitian yang mengembangkan senyawa kandidat obat maupun probe fluoresen. Kemasan kecil satu gram dan lima gram sesuai dengan pola kerja riset skala laboratorium yang menekankan efisiensi bahan. AMI Scientific menyediakan produk TCI ini untuk mendukung kebutuhan sintesis yang menuntut kualitas reagen konsisten.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa kandidat obat, karena kerangka benzotiazol merupakan inti farmakofor yang sering dijumpai pada molekul bioaktif dan memudahkan pengembangan seri turunan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan prekursor luciferin dan analognya, sebab inti 6-hidroksibenzotiazol adalah bagian struktur utama sistem pemancar cahaya yang dipakai pada uji bioluminesensi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis pewarna dan probe fluoresen, mengingat gugus hidroksil fenolik dapat dimodifikasi untuk mengatur panjang gelombang serapan maupun emisi molekul hasil.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi eterifikasi dan esterifikasi terarah, karena gugus hidroksil bersifat nukleofilik dan bereaksi selektif tanpa mengganggu keutuhan cincin tiazol yang stabil.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian hubungan struktur dan aktivitas, sebab senyawa ini memberi titik awal seragam sehingga peneliti dapat membandingkan pengaruh tiap modifikasi substituen secara sistematis.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 13599-84-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian kemasan: 1 g dan 5 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan pada suhu ruang\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya; ikuti keterangan pada label dan sertifikat analisis produk\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan wadah dalam keadaan tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sinar matahari langsung serta sumber panas. Gunakan wadah kaca gelap atau wadah asli dari pabrikan untuk membatasi paparan cahaya dan udara lembap yang dapat menurunkan mutu senyawa fenolik. Penimbangan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam dengan sendok bersih dan kering agar tidak terjadi kontaminasi silang. Kenakan jas laboratorium, sarung tangan nitril, dan kacamata pelindung selama penanganan. Hindari menghirup debu halus, dan tutup kembali wadah segera setelah pengambilan agar bahan tetap dalam kondisi baik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Hydroxybenzothiazole (CAS 13599-84-3) is a heterocyclic building block that combines a fused benzothiazole ring system with a phenolic hydroxyl group at the six position. This arrangement gives chemists two complementary reactive handles: a nucleophilic hydroxyl suitable for alkylation, acylation, or etherification, and a stable aromatic thiazole core bearing both nitrogen and sulfur atoms. The compound is widely valued in medicinal chemistry because the benzothiazole motif appears in numerous bioactive molecules, and it also serves as a key structural fragment in luciferin chemistry and related bioluminescent probes. Researchers commonly employ it to prepare fluorescent dyes, pharmaceutical intermediates, and systematic analogue series for structure–activity relationship studies. Supplied in convenient one gram and five gram research quantities.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eKaur dkk. (2022). AIE+ESIPT Active Hydroxybenzothiazole for Intracellular Detection of Cu2+: Anticancer and Anticounterfeiting Applications. \u003cem\u003eMolecules\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/molecules27227678\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3390\/molecules27227678\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eStolcova dkk. (1996). Catalyzed oxidation of 2‐mercaptobenzothiazole to 2‐hydroxybenzothiazole. \u003cem\u003eRecueil des Travaux Chimiques des Pays-Bas\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/recl.19961150406\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/recl.19961150406\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBegeç (2024). The syntheses of 2-hydroxybenzothiazole substituted cyclotriphosphazenes: Spectroscopic characterizations. \u003cem\u003ePhosphorus, Sulfur, and Silicon and the Related Elements\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1080\/10426507.2024.2318600\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1080\/10426507.2024.2318600\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":50506755440858,"sku":"TCI2510H138034217","price":2676000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510H1380.jpg?v=1767117924"},{"product_id":"tci2510m042338094","title":"TCI M0423 6268-49-1 4-Dimethylaminoazobenzene-4'-carboxylic Acid","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e4-Dimethylaminoazobenzene-4'-carboxylic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks. Bahan ini memiliki struktur azobenzene yang memberikan sifat reaktif dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia, seperti reaksi substitusi, kondensasi, dan reaksi redoks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan analisis kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap sinar UV dan suhu tinggi. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk reaksi yang memerlukan kontrol ketat terhadap kondisi lingkungan. Selain itu, kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional menjadikannya sangat fleksibel dalam desain molekul.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan oleh peneliti dan institusi riset untuk keperluan sintesis senyawa organik, pengembangan obat, serta penelitian material baru. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh para ilmuwan dan mahasiswa yang membutuhkan bahan kimia berkualitas.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas azobenzene\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat baru melalui modifikasi struktur molekul\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian material organik dengan sifat optik atau elektronik tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kimia untuk identifikasi dan karakterisasi senyawa kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan pigmen atau bahan warna dalam bidang kimia dan industri\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 6268-49-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Non-Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Penyimpanan dalam suhu ruangan yang stabil sangat dianjurkan. Karena sifatnya yang sensitif terhadap cahaya, sebaiknya wadahnya dibuat dari bahan gelap atau di tempat gelap. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e4-Dimethylaminoazobenzene-4'-carboxylic Acid is a chemical compound widely used in organic synthesis and molecular design. Its azobenzene structure provides reactivity and versatility in various chemical reactions, such as substitution, condensation, and redox processes. This compound is commonly employed as a building block for the synthesis of complex organic molecules, pharmaceuticals, and functional materials. Its stability under controlled conditions and sensitivity to UV light make it a valuable reagent in laboratory settings. The compound is available in two pack sizes, 5g and 25g, and is typically stored in airtight containers away from light. It is an essential material for researchers and students in Indonesia, supporting both academic and industrial chemical applications.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eLee dkk. (2009). Solvent dependent photo-isomerization of 4-dimethylaminoazobenzene carboxylic acid. \u003cem\u003eChemical Physics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.chemphys.2009.05.021\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.chemphys.2009.05.021\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48087537582298,"sku":"TCI2510M042338094","price":3079000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48087537615066,"sku":"TCI2510M042338095","price":8279000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M0423.jpg?v=1767122901"},{"product_id":"tci2510m088138758","title":"TCI M0881 97744-90-6 6,7-Methylenedioxy-4-methyl-3-maleimidocoumarin [for HPLC Labeling]","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI M0881 97744-90-6 6,7-Methylenedioxy-4-methyl-3-maleimidocoumarin adalah senyawa kimia fluoresen yang digunakan dalam berbagai aplikasi biokimia dan analisis laboratorium. Bahan ini sering diterapkan dalam proses labeling molekuler untuk memudahkan deteksi dan analisis senyawa tertentu melalui teknik HPLC. Sebagai fluorescent probe, bahan ini memungkinkan peneliti untuk memvisualisasi dan memantau pergerakan molekul dalam sistem biologis secara akurat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari senyawa ini adalah kemampuannya untuk memancarkan cahaya dalam rentang panjang gelombang tertentu ketika terpapar cahaya eksitasi. Sifat fluoresensi ini menjadikannya sangat efektif untuk digunakan dalam proses labeling dan deteksi molekuler. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas kimia yang baik, sehingga meminimalkan degradasi selama penyimpanan dan penggunaan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, bahan ini sangat relevan dalam penelitian biomedis, farmakologi, dan biokimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk studi tentang interaksi molekuler, pengembangan obat, dan analisis komponen biologis. Ketersediaan bahan ini mendukung peningkatan kualitas penelitian di sektor ilmu pengetahuan dan teknologi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam analisis HPLC untuk labeling molekul biologis karena kemampuannya memancarkan cahaya.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCocok untuk penelitian biomedis dalam memantau interaksi protein dan senyawa kimia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eMemudahkan deteksi senyawa dalam sampel biologis melalui teknik spektroskopi fluoresensi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDiterapkan dalam pengembangan obat untuk memantau distribusi obat dalam sistem tubuh.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBerguna dalam studi struktur molekuler untuk memahami mekanisme reaksi kimia.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 97744-90-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Fluorescent Probes, Fluorescent Labels, Fluorescent Stains\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Karena bersifat kimia, sebaiknya dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat mengambil dan mengolah bahan ini. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kontaminasi atau kebocoran.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI M0881 97744-90-6 6,7-Methylenedioxy-4-methyl-3-maleimidocoumarin is a fluorescent compound widely used in biochemical and analytical laboratory applications. As a fluorescent probe, it is particularly useful for molecular labeling and detection in high-performance liquid chromatography (HPLC) and fluorescence spectroscopy. Its ability to emit light upon excitation makes it ideal for tracking molecular interactions and monitoring biological processes. This compound is commonly applied in biomedical research, pharmaceutical development, and molecular structure studies. Its stability and fluorescence properties ensure reliable results in various experimental setups, making it a valuable tool for scientists in Indonesia and globally.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087571497178,"sku":"TCI2510M088138758","price":8909000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M0881.jpg?v=1769142871"},{"product_id":"tci2510m097138882","title":"TCI M0971 15071-04-2 4-Methyl-6,7-methylenedioxycoumarin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e4-Methyl-6,7-methylenedioxycoumarin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintetik untuk menghasilkan senyawa kompleks dengan struktur heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pembuatan senyawa yang memiliki aktivitas biologis. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar atau building block yang memungkinkan peneliti mengembangkan senyawa baru dengan sifat tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat kimia dan struktur molekul dari 4-Methyl-6,7-methylenedioxycoumarin membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk reaksi substitusi dan reaksi siklik. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai metode sintesis. Selain itu, kelarutan dan stabilitasnya dalam kondisi tertentu juga memudahkan proses manipulasi dan penggunaan di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian ilmu kimia dan farmasi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini sebagai bahan dasar untuk eksperimen yang bertujuan mengembangkan senyawa baru dengan aktivitas farmakologis. Karena kehandalannya dalam reaksi kimia, senyawa ini menjadi andalan para peneliti di berbagai bidang ilmu.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian aktivitas biologis senyawa organik kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan senyawa dengan struktur terkonjugasi untuk studi spektral\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi substitusi pada posisi karbon untuk modifikasi molekul\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian reaktivitas senyawa dalam berbagai kondisi kimia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 15071-04-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari paparan cahaya dan kelembapan untuk menjaga stabilitasnya. Penyimpanan pada suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Saat mengambil atau menggunakan bahan ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk keamanan laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e4-Methyl-6,7-methylenedioxycoumarin is a chemical compound widely used in organic synthesis as a building block for creating complex molecules with heterocyclic structures. Its chemical properties and molecular structure make it an ideal choice for substitution and cyclic reactions. This compound is commonly used in laboratory research, especially in the development of new compounds with biological activities. Due to its solubility in organic solvents and stability under various conditions, it is a reliable material for chemical experiments. In Indonesian laboratories, it plays a crucial role in pharmaceutical and chemical research, supporting the creation of new compounds with potential therapeutic applications. Its versatility and reactivity make it a valuable tool for scientists working in various fields of chemistry and pharmacology.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087577723098,"sku":"TCI2510M097138882","price":2424000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M0971.jpg?v=1767124083"},{"product_id":"tci2510m232540565","title":"TCI M2325 30686-73-8 4-(2-Methyl-4-thiazolyl)phenol [for Biochemical Research]","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI M2325 4-(2-Methyl-4-thiazolyl)phenol [for Biochemical Research] adalah senyawa dengan kerangka gabungan cincin tiazol dan cincin fenol, yaitu inti tiazol bermetil pada posisi 2 yang terhubung langsung ke gugus 4-hidroksifenil. Produk ini disediakan dengan penanda khusus \"for Biochemical Research\", menandakan bahwa peruntukannya memang untuk keperluan penelitian biokimia dan bukan penggunaan umum. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan antara dan kerangka dasar dalam pengembangan senyawa luminesen, pereaksi deteksi, serta molekul probe yang memanfaatkan sifat optik inti tiazol–fenol.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuatnya menarik adalah sistem terkonjugasi antara cincin aromatik fenol dan cincin tiazol yang kaya heteroatom. Konjugasi tersebut menghasilkan sifat penyerapan dan emisi cahaya yang khas dan responsif terhadap lingkungan kimianya, sebuah dasar penting bagi perancangan probe optik. Gugus hidroksil fenolik menyediakan titik sambung yang sangat berguna: gugus ini dapat dieterifikasi, diesterifikasi, difosforilasi, atau dipasangi gugus gula sehingga sifat optik senyawa dapat \"dimatikan\" lalu dipulihkan kembali ketika enzim tertentu memutus gugus penutup tersebut. Sifat fenolik juga membuat senyawa ini peka terhadap perubahan pH dan terhadap oksidasi dalam kondisi basa berkepanjangan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, bahan ini relevan bagi kelompok riset biokimia, bioanalisis, dan kimia medisinal yang mengembangkan metode deteksi berbasis fluoresensi atau luminesensi, termasuk di fakultas farmasi, MIPA, dan lembaga penelitian bioteknologi. Kemasan 100 mg dan 1 g cocok dengan pola pemakaian riset semacam itu, karena pereaksi probe umumnya digunakan dalam jumlah kecil namun menuntut mutu dan identitas bahan yang jelas dan konsisten antar percobaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis substrat probe enzimatik, karena gugus hidroksil fenolik dapat ditutup dengan gugus yang hanya terlepas oleh aktivitas enzim sasaran tertentu.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan senyawa fluoresen dan luminesen, sebab konjugasi antara cincin tiazol dan fenol menghasilkan sifat emisi yang berguna untuk pendeteksian analitis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan antara sintesis analog luciferin dan turunan tiazol lain, mengingat inti 2-metiltiazol merupakan motif yang lazim pada kimia luminesensi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian sensor pH dan lingkungan mikro, karena kesetimbangan fenol–fenolat mengubah sifat serapan dan emisi senyawa secara terukur pada rentang pH tertentu.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset kimia medisinal berbasis kerangka hidroksifenil-tiazol, yang memberikan titik awal terstruktur untuk membuat pustaka turunan dan menelaah hubungan struktur–aktivitas.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk M2325, grade for Biochemical Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 30686-73-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Luminescent Compounds\/Detection\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian kemasan: 100 mg dan 1 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan; konfirmasikan deskripsi wujud pada label dan Certificate of Analysis batch\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran label\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa fenolik dengan sifat optik sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan benar-benar terlindung dari cahaya karena paparan cahaya berkepanjangan dapat memengaruhi mutu bahan. Gunakan vial kaca amber atau bungkus wadah dengan aluminium foil bila bahan dibagi, dan catat tanggal pembukaan pada label. Karena kemasan tersedia dalam jumlah kecil, timbanglah dengan spatula bersih dan kering pada timbangan analitik berpelindung angin untuk menghindari kehilangan bahan. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium; hindari kontak dengan kulit dan mata serta jauhkan dari oksidator dan basa kuat. Baca Safety Data Sheet sebelum penggunaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI M2325 4-(2-Methyl-4-thiazolyl)phenol (CAS 30686-73-8), supplied for biochemical research, combines a 2-methylthiazole ring with a 4-hydroxyphenyl group in a single conjugated scaffold. That conjugation gives the molecule characteristic absorption and emission behaviour, which is why the framework is valued in luminescent compound and detection reagent development. The phenolic hydroxyl is a particularly useful handle: it can be etherified, esterified, phosphorylated or glycosylated to mask the compound's optical response, which is then restored when a target enzyme cleaves the masking group — the standard design principle behind enzymatic probe substrates. The same phenol–phenolate equilibrium makes derivatives responsive to pH, supporting sensor work, and the hydroxyphenyl-thiazole core serves as a starting point for medicinal chemistry libraries. Supplied as a solid in 100 mg and 1 g packs; store cool, dry and protected from light.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087673798874,"sku":"TCI2510M232540565","price":1162000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48087673831642,"sku":"TCI2510M232540566","price":6814000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M2325.jpg?v=1767126460"},{"product_id":"tci2510n129444208","title":"TCI N1294 938-25-0 Naphthalene-1,2-diamine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eNaphthalene-1,2-diamine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi ilmiah dan industri. Bahan ini termasuk dalam kategori reaktif kimia yang memiliki struktur aromatik dan dua gugus amina. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam pembuatan polimer seperti polyimide. Naphthalene-1,2-diamine memiliki sifat reaktivitas tinggi yang memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis, seperti reaksi kondensasi dan reaksi substitusi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarena struktur molekulnya yang kompleks dan reaktivitas tinggi, Naphthalene-1,2-diamine menjadi pilihan yang tepat dalam penelitian material dan kimia organik. Senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa dengan sifat unik. Karena sifat ini, senyawa ini sangat diminati dalam penelitian yang berkaitan dengan pengembangan bahan baru, seperti bahan elektronik atau bahan konstruksi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Naphthalene-1,2-diamine digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik dan material. Senyawa ini sering ditemukan dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan sintesis polimer, modifikasi material, atau pengembangan bahan baru. Karena kehandalannya dalam reaksi kimia, senyawa ini menjadi bagian penting dalam proses penelitian ilmiah di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis polimer seperti polyimide yang memerlukan bahan baku dengan reaktivitas tinggi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan elektronik dengan sifat isolator yang baik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang modifikasi material untuk meningkatkan sifat mekanik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan senyawa kompleks melalui reaksi kondensasi dan substitusi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian reaktivitas senyawa aromatik dalam reaksi kimia organik\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 938-25-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Materials Science \u003e Polymer\/Macromolecule Reagents \u003e Polyimide Raw Materials\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 250mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eNaphthalene-1,2-diamine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia yang tidak diinginkan. Bahan ini bersifat reaktif, sehingga harus dihindari dari paparan air, panas berlebih, dan bahan kimia lain yang dapat memicu reaksi. Penggunaan harus dilakukan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol, dengan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan dan masker.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eNaphthalene-1,2-diamine is a chemical compound widely used in scientific and industrial applications. It is a reactive organic compound with a complex aromatic structure and two amine groups, making it suitable for various chemical reactions. This compound is commonly used as a raw material in the synthesis of polymers such as polyimide, where its high reactivity allows for the formation of complex molecular structures. Due to its unique chemical properties, it is a valuable reagent in research related to material science and organic chemistry. In Indonesian laboratories, it plays a crucial role in the development of new materials and the study of chemical reactions. Its versatility and reactivity make it an essential component in many research projects, particularly those involving polymer synthesis and material modification.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eBoghaei dkk. (2002). Non-symmetrical tetradentate vanadyl Schiff base complexes derived from 1,2-phenylene diamine and 1,3-naphthalene diamine as catalysts for the oxidation of cyclohexene. \u003cem\u003eTetrahedron\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0040-4020(02)00481-7\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0040-4020(02)00481-7\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eOmidi-Dargahi dkk. (2025). Enhancing electrochemical energy storage performance of graphene oxide with 1,5-naphthalene diamine in supercapacitors application. \u003cem\u003eSynthetic Metals\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.synthmet.2025.117855\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.synthmet.2025.117855\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"250mg","offer_id":48087875256538,"sku":"TCI2510N129444208","price":8127000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510N1294.jpg?v=1768819278"},{"product_id":"tci2510o023644601","title":"TCI O0236 30431-54-0 Bis[3,4,6-trichloro-2-(pentyloxycarbonyl)phenyl] Oxalate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBis[3,4,6-trichloro-2-(pentyloxycarbonyl)phenyl] Oxalate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori bahan pembangun kimia (building blocks) yang sering digunakan untuk sintesis senyawa kompleks. Dalam proses sintesis, senyawa ini berperan sebagai reaktan yang dapat berikatan dengan berbagai grup fungsional untuk membentuk senyawa baru. Karena struktur kimianya yang kompleks, senyawa ini sering dipilih untuk aplikasi yang memerlukan presisi tinggi dalam reaksi kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eBis[3,4,6-trichloro-2-(pentyloxycarbonyl)phenyl] Oxalate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Senyawa ini memiliki struktur yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya yang relevan dalam sintesis organik. Keberadaan klorin dan grup karboksilat dalam molekulnya memberikan keunikan yang membuatnya menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan senyawa dengan reaktivitas tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam proyek yang terkait dengan sintesis senyawa farmakologis dan bahan kimia industri. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini sebagai bahan dasar dalam eksperimen yang memerlukan reaktivitas dan kestabilan tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa farmakologis yang memerlukan substitusi klorin dan grup karboksilat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi kimia organik untuk pembentukan senyawa kompleks dengan struktur tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang reaktivitas senyawa dengan grup fungsional yang kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan kimia industri yang memerlukan presisi tinggi dalam sintesis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen kimia untuk mempelajari mekanisme reaksi dan struktur molekuler\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 30431-54-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Non-Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBis[3,4,6-trichloro-2-(pentyloxycarbonyl)phenyl] Oxalate harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung. Bahan ini sangat sensitif terhadap kelembapan, sehingga harus disimpan dalam lingkungan kering dan sejuk. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terpapar udara bebas. Dalam penggunaan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBis[3,4,6-trichloro-2-(pentyloxycarbonyl)phenyl] Oxalate is a chemical compound widely used in organic synthesis for its reactivity and structural versatility. This compound belongs to the category of non-heterocyclic building blocks and is commonly employed in laboratory settings for the synthesis of complex organic molecules. Its molecular structure, containing chlorine atoms and a pentyloxycarbonyl group, makes it suitable for substitution reactions and other organic transformations. Due to its stability under controlled conditions, it is a preferred choice in research applications that require precise chemical reactions. The compound is often used in pharmaceutical and industrial chemical research in Indonesia, where it plays a crucial role in developing new compounds and understanding chemical mechanisms.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48087895736538,"sku":"TCI2510O023644601","price":2095000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48087895769306,"sku":"TCI2510O023644602","price":6108000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510O0236.jpg?v=1767131634"}],"url":"https:\/\/amiscientific.com\/collections\/tci-l4-fluorescence-luminescence-spectroscopy-reagents.oembed?page=6","provider":"AMI Scientific","version":"1.0","type":"link"}