{"title":"Kinase\/Phosphatase Biology","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eKinase\/Phosphatase Biology\u003c\/strong\u003e — menghimpun senyawa molekul kecil penghambat maupun modulator yang bekerja pada enzim kinase dan fosfatase, mencakup turunan indol, bisindolilmaleimida, hingga senyawa heterosiklik sintetis lain. Golongan ini menjadi senyawa acuan untuk mempelajari jalur fosforilasi protein dalam pensinyalan sel.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eKinase\/Phosphatase Biology dipakai peneliti biologi sel dan farmakologi molekuler sebagai bahan uji in vitro untuk mengevaluasi selektivitas dan potensi modulasi terhadap target kinase tertentu pada uji enzimatik maupun kultur sel. Senyawa seperti SB 216763 dan bisindolilmaleimida I lazim dijadikan pembanding pada studi jalur pensinyalan seperti MAPK dan PI3K, sementara turunan lain digunakan untuk mengeksplorasi hubungan struktur-aktivitas pada pengembangan model eksperimen kinase.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eContoh produk dalam koleksi ini: \u003ca href=\"\/products\/tci2510c230217033\"\u003eTCI C2302 458-37-7 Curcumin (Synthetic)\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510b552012169\"\u003eTCI B5520 714971-09-2 BMS-599626\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510i090636195\"\u003eTCI I0906 152459-95-5 Imatinib\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510b571612436\"\u003eTCI B5716 280744-09-4 SB 216763\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510w002156679\"\u003eTCI W0021 153437-55-9 WHI-P180 Hydrochloride\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510b577612516\"\u003eTCI B5776 356559-20-1 SB-525334\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510w001556673\"\u003eTCI W0015 524-12-9 Wedelolactone\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510b578112521\"\u003eTCI B5781 133052-90-1 Bisindolylmaleimide I\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003ePerhatikan selektivitas target yang dilaporkan pada literatur, kemurnian, serta bentuk garam seperti hidroklorida karena kelarutan dan stabilitas senyawa dapat berbeda antarbentuk pada uji in vitro. Seluruh produk merupakan produk asli Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang, dengan kemurnian, kemasan, dan kondisi penyimpanan tercantum pada halaman masing-masing item.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eKategori lain yang sejajar di bawah Cell Signaling and Neuroscience, sering dipakai bersamaan dalam satu alur kerja laboratorium:\u003c\/p\u003e\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-cytokines-growth-factors-and-hormones\"\u003eCytokines, Growth Factors and Hormones\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-neuroscience\"\u003eNeuroscience\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-oxidative-stress\"\u003eOxidative Stress\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-lipids-in-cell-signaling\"\u003eLipids in Cell Signaling\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-calcium-signaling\"\u003eCalcium Signaling\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003eKembali ke \u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-cell-signaling-and-neuroscience\"\u003eCell Signaling and Neuroscience\u003c\/a\u003e. Untuk pengadaan volume besar, kemasan khusus, atau grade tertentu, hubungi tim AMI Scientific — distributor resmi TCI Japan di Indonesia — untuk pengecekan ketersediaan dan lead time langsung ke Jepang.\u003c\/p\u003e","products":[{"product_id":"tci2510b552012169","title":"TCI B5520 714971-09-2 BMS-599626","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eBMS-599626\u003c\/strong\u003e (CAS 714971-09-2) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eB5520\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C27H27FN8O3. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(HPLC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Cancer Research, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi BMS-599626\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eB5520\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e714971-09-2\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C27H27FN8O3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 10mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKondisi penyimpanan: \u0026lt;0°C\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/B5520_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS B5520\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48085885026522,"sku":"TCI2510B552012169","price":3358000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48085885059290,"sku":"TCI2510B552012170","price":11661000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B5520.jpg?v=1771058686"},{"product_id":"tci2510b571612436","title":"TCI B5716 280744-09-4 SB 216763","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI B5716 280744-09-4 SB 216763 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam bidang biologi sel dan neurosains. Bahan ini sering digunakan sebagai reagen dalam berbagai eksperimen untuk mempelajari mekanisme sinyal seluler dan aktivitas neurologis. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu untuk mengaktifkan atau menghambat jalur sinyal tertentu dalam sel, sehingga memungkinkan peneliti memahami respons biologis yang kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI B5716 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi eksperimen. Senyawa ini dipilih karena kemurniannya yang tinggi dan konsistensi kualitas, yang memastikan hasil eksperimen yang akurat dan dapat diandalkan. Selain itu, senyawa ini memiliki kemampuan untuk berinteraksi secara spesifik dengan protein target, sehingga meminimalkan gangguan dari senyawa lain.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian terkait penyakit neurodegeneratif, pengembangan obat, dan studi tentang mekanisme respons sel terhadap rangsangan eksternal. Bahan ini menjadi alat penting untuk para peneliti yang ingin memahami lebih dalam tentang proses biologis kompleks di tingkat seluler.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian sinyal seluler untuk memahami mekanisme transduksi sinyal dalam sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen neurosains untuk mengidentifikasi senyawa yang memengaruhi aktivitas neuron\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian efek modulator pada jalur sinyal tertentu dalam model sel manusia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian penyakit neurodegeneratif untuk mengeksplorasi peran senyawa dalam proses degenerasi saraf\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat yang menargetkan jalur sinyal tertentu dalam sel\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 280744-09-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cell Signaling and Neuroscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg, 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau kaca. Selama penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI B5716 280744-09-4 SB 216763 is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and neuroscience. It serves as a key reagent in experiments aimed at studying cellular signaling pathways and neuronal activity. This compound is valued for its high purity and stability, making it a reliable choice for laboratory applications. Its ability to specifically interact with target proteins ensures accurate and reproducible results in various experimental setups. In Indonesian laboratories, this compound is commonly used in research related to neurodegenerative diseases, drug development, and the study of cellular responses to external stimuli. Its versatility and effectiveness make it an essential tool for researchers seeking to explore complex biological processes at the cellular level.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eValian dkk. (2025). Insulin and SB-216763, a GSK3β inhibitor, reduce methamphetamine toxicity in human neuroblastoma and rat primary midbrain cells. \u003cem\u003ePhysiology and Pharmacology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.61882\/phypha.29.3.323\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.61882\/phypha.29.3.323\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWickens dkk. (2017). Inhibition of glycogen synthase kinase-3 by SB 216763 affects acquisition at lower doses than expression of amphetamine-conditioned place preference in rats. \u003cem\u003eBehavioural Pharmacology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1097\/fbp.0000000000000283\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1097\/fbp.0000000000000283\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eZhang dkk. (2018). SB‐216763, a GSK‐3β inhibitor, protects against aldosterone‐induced cardiac, and renal injury by activating autophagy. \u003cem\u003eJournal of Cellular Biochemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/jcb.26788\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/jcb.26788\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48085898952922,"sku":"TCI2510B571612436","price":3382000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48085898985690,"sku":"TCI2510B571612437","price":10071000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B5716.jpg?v=1771058785"},{"product_id":"tci2510b577612516","title":"TCI B5776 356559-20-1 SB-525334","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSB-525334 adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori enzim substrat dan inhibitor. Bahan ini digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia untuk mempelajari aktivitas enzim dan mekanisme reaksi katalitik. Dalam laboratorium, SB-525334 sering digunakan sebagai alat untuk mengevaluasi efisiensi enzim tertentu, baik dalam penelitian dasar maupun terapan. Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memungkinkan penggunaan yang akurat dan konsisten.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSB-525334 memiliki karakteristik yang memungkinkan reaksi spesifik dengan enzim target, sehingga sangat berguna dalam studi mekanisme enzim. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, yang memungkinkan interaksi yang tepat dengan situs aktif enzim. Keunggulan lainnya adalah kemampuannya untuk mempertahankan aktivitas kimia dalam jangka waktu tertentu, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai skenario penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, SB-525334 menjadi salah satu bahan penting dalam penelitian biokimia dan farmakologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan aktivitas enzim, pengembangan obat, dan studi metabolisme. Ketersediaan bahan ini juga mendukung kebutuhan penelitian lokal yang semakin berkembang.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian aktivitas enzim dalam studi biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian inhibitor enzim untuk pengembangan obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen terapi enzim dalam bidang farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis mekanisme reaksi katalitik dalam lingkungan laboratorium\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan efisiensi enzim dalam proses bioteknologi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 356559-20-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Enzim, Enzim Inhibitor, Enzim Substrat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg, 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSB-525334 harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi kimia. Bahan ini bersifat sensitif terhadap kelembapan dan suhu tinggi, sehingga penyimpanan dalam suhu kamar dan terlindung dari paparan udara bebas sangat dianjurkan. Dalam laboratorium, penggunaan bahan ini harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSB-525334 is a chemical compound used as an enzyme substrate and inhibitor in biochemical research. It is commonly employed to study enzyme activity and catalytic mechanisms in laboratory settings. This compound is known for its specific interaction with target enzymes, making it a valuable tool in enzyme-related experiments. Its stable chemical properties allow for consistent and accurate results in various research applications. SB-525334 is widely used in biochemistry, pharmacology, and biotechnology studies, supporting both fundamental and applied research in Indonesia. Its availability ensures that researchers can conduct experiments with reliable and reproducible outcomes.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eChen dkk. (2024). SB-525334 ameliorates renal injury in diabetic kidney disease mouse model via suppressing inflammation. \u003cem\u003eThe American Journal of the Medical Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.amjms.2024.06.009\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.amjms.2024.06.009\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48085902229722,"sku":"TCI2510B577612516","price":5527000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48085902262490,"sku":"TCI2510B577612517","price":19938000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B5776.jpg?v=1768815892"},{"product_id":"tci2510b578112521","title":"TCI B5781 133052-90-1 Bisindolylmaleimide I","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBisindolylmaleimide I adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam bidang biologi sel dan neurosains. Senyawa ini berfungsi sebagai inhibitor protein kinase C (PKC), yang merupakan enzim penting dalam berbagai jalur sinyal seluler. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk mengontrol aktivitas PKC dan mempelajari peran enzim tersebut dalam proses seperti diferensiasi sel, apoptosis, dan respons imun.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eBisindolylmaleimide I memiliki sifat kimia yang stabil dan daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Senyawa ini juga memiliki tingkat kekhasan yang tinggi dalam menghambat aktivitas PKC, sehingga menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan presisi tinggi. Karena sifatnya yang spesifik dan efektif, senyawa ini sering dipilih oleh para peneliti untuk memastikan hasil eksperimen yang akurat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium di Indonesia, Bisindolylmaleimide I digunakan dalam berbagai penelitian terkait penyakit neurodegeneratif, pengembangan obat, dan studi tentang mekanisme sinyal seluler. Bahan ini sangat relevan dalam upaya penelitian lokal yang bertujuan memperluas pemahaman tentang penyakit dan mencari solusi medis yang inovatif.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme aktivasi protein kinase C dalam sel manusia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian efek inhibitor PKC pada diferensiasi sel saraf\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang peran PKC dalam proses apoptosis seluler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen untuk mengembangkan obat yang menargetkan jalur sinyal seluler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis respons sel terhadap stimulasi eksternal melalui jalur PKC\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 133052-90-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cell Signaling and Neuroscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5mg, 25mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBisindolylmaleimide I harus disimpan dalam wadah tertutup dan terlindung dari cahaya serta kelembapan. Penyimpanan pada suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Bahan ini bersifat kimia yang harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadah tidak terbuka dan jauh dari bahan kimia lain yang tidak kompatibel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBisindolylmaleimide I is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and neuroscience. It functions as a potent inhibitor of protein kinase C (PKC), a key enzyme in various cellular signaling pathways. This compound is commonly used to control PKC activity and study its role in processes such as cell differentiation, apoptosis, and immune responses. Its chemical stability and solubility in organic solvents make it suitable for a wide range of experimental applications. In Indonesian laboratories, Bisindolylmaleimide I is utilized in research related to neurodegenerative diseases, drug development, and the study of cellular signaling mechanisms. Its specific and effective properties make it an essential tool for researchers aiming to achieve accurate and reliable experimental results.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (1999). Bisindolylmaleimide VIII. \u003cem\u003eInpharma Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128413-199911800-00018\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128413-199911800-00018\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eVillalba (1998). Bisindolylmaleimide prevents cerebellar granule cells apoptosis. \u003cem\u003eNeuroReport\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1097\/00001756-199806010-00008\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1097\/00001756-199806010-00008\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eRoy dkk. (2007). Synthesis of a Novel N‐Nitroalkyl Bisindolylmaleimide (VI).. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.200745115\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.200745115\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5mg","offer_id":48085903147226,"sku":"TCI2510B578112521","price":3963000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25mg","offer_id":48085903179994,"sku":"TCI2510B578112522","price":13880000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B5781.jpg?v=1771057907"},{"product_id":"tci2510b589812669","title":"TCI B5898 193551-21-2 SB 239063","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eSB 239063\u003c\/strong\u003e (CAS 193551-21-2) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eB5898\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C20H21FN4O2. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(HPLC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eCell Biology\u003c\/strong\u003e, kelompok Cell Signaling and Neuroscience, dan umumnya dipakai pada pekerjaan kultur sel, pelabelan, dan uji viabilitas maupun sitotoksisitas. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi SB 239063\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eB5898\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e193551-21-2\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C20H21FN4O2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 5mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKondisi penyimpanan: \u0026lt;0°C\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/B5898_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS B5898\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5mg","offer_id":48085908914394,"sku":"TCI2510B589812669","price":4795000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25mg","offer_id":48085908947162,"sku":"TCI2510B589812670","price":15648000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B5898.jpg?v=1768815920"},{"product_id":"tci2510b605612861","title":"TCI B6056 694433-59-5 SB-505124","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eSB-505124\u003c\/strong\u003e (CAS 694433-59-5) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eB6056\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C20H21N3O2. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(HPLC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eCell Biology\u003c\/strong\u003e, kelompok Cancer Research, dan umumnya dipakai pada pekerjaan kultur sel, pelabelan, dan uji viabilitas maupun sitotoksisitas. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi SB-505124\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eB6056\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e694433-59-5\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C20H21N3O2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 5mg\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/B6056_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS B6056\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5mg","offer_id":48085917139162,"sku":"TCI2510B605612861","price":2474000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25mg","offer_id":48085917171930,"sku":"TCI2510B605612862","price":8834000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B6056.jpg?v=1768815966"},{"product_id":"tci2510b606812876","title":"TCI B6068 119139-23-0 Bisindolylmaleimide IV","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBisindolylmaleimide IV (TCI B6068) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam studi tentang sinyal sel dan neurobiologi. Senyawa ini berperan sebagai inhibitor protein kinase C (PKC), yang merupakan enzim penting dalam transduksi sinyal seluler. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk menghambat aktivitas PKC, sehingga memungkinkan peneliti mempelajari efek dari penghambatan ini pada proses biologis seperti diferensiasi sel, apoptosis, dan respons imun.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eBisindolylmaleimide IV memiliki sifat kimia yang stabil dan daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti DMSO. Karena sifat ini, senyawa ini mudah dilarutkan dan dapat digunakan dalam berbagai aplikasi eksperimental. Selain itu, senyawa ini memiliki daya afinitas tinggi terhadap target enzimnya, sehingga efektivitasnya dalam menghambat PKC sangat baik. Karena karakteristik ini, senyawa ini sering dipilih sebagai bahan baku dalam penelitian yang memerlukan penghambatan spesifik dari aktivitas PKC.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Bisindolylmaleimide IV digunakan dalam berbagai penelitian terkait biomedis, farmakologi, dan neurobiologi. Senyawa ini menjadi alat penting bagi peneliti yang ingin memahami mekanisme regulasi sinyal seluler dan pengaruhnya terhadap fungsi seluler. Dengan adanya senyawa ini, peneliti dapat mengembangkan metode baru dalam studi biomedis dan meningkatkan pemahaman tentang penyakit terkait sinyal seluler.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme regulasi sinyal seluler dalam respons imun\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi efek penghambatan protein kinase C pada diferensiasi sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen untuk mengidentifikasi peran PKC dalam proses apoptosis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat yang menargetkan jalur sinyal seluler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis aktivitas enzim PKC dalam model sel manusia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 119139-23-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cell Signaling and Neuroscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 50mg, 250mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBisindolylmaleimide IV harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya untuk menjaga stabilitasnya. Senyawa ini bersifat kimia yang relatif stabil, namun tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, senyawa ini sebaiknya disimpan dalam lemari pendingin atau tempat yang sejuk dan kering. Penanganan harus dilakukan dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk meminimalkan risiko paparan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBisindolylmaleimide IV (TCI B6068) is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and neuroscience. As a potent inhibitor of protein kinase C (PKC), it plays a crucial role in studying the effects of PKC inhibition on cellular processes such as differentiation, apoptosis, and immune responses. This compound is valued for its stability, solubility in organic solvents, and high affinity for its target enzyme, making it a preferred choice for experimental applications. In Indonesian laboratories, it is utilized in biomedical, pharmacological, and neurobiological studies to investigate the regulation of cellular signaling pathways and their implications in disease mechanisms. Its application supports the development of new therapeutic approaches targeting specific signaling pathways.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (1999). Bisindolylmaleimide VIII. \u003cem\u003eInpharma Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128413-199911800-00018\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128413-199911800-00018\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eVillalba (1998). Bisindolylmaleimide prevents cerebellar granule cells apoptosis. \u003cem\u003eNeuroReport\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1097\/00001756-199806010-00008\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1097\/00001756-199806010-00008\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eRoy dkk. (2007). Synthesis of a Novel N‐Nitroalkyl Bisindolylmaleimide (VI).. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.200745115\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.200745115\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"50mg","offer_id":48085917663450,"sku":"TCI2510B606812876","price":1439000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"250mg","offer_id":48085917696218,"sku":"TCI2510B606812877","price":4947000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B6068.jpg?v=1768815971"},{"product_id":"tci2510b614312963","title":"TCI B6143 113963-68-1 Bisindolylmaleimide V","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBisindolylmaleimide V adalah senyawa organik kecil anggota keluarga bisindolilmaleimida, yaitu golongan molekul yang dibangun dari inti maleimida dengan dua gugus indol yang terikat pada posisi 3 dan 4. Keluarga senyawa ini dikenal luas dalam penelitian biologi sel, khususnya pada kajian jalur pensinyalan yang melibatkan protein kinase C. Di laboratorium biologi molekuler dan farmakologi, senyawa dalam kelompok ini digunakan sebagai perkakas kimia untuk menelaah bagaimana sel meneruskan sinyal dari permukaan menuju inti, dan Bisindolylmaleimide V secara khusus banyak dipakai sebagai senyawa pembanding struktural dalam rangkaian percobaan tersebut.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuatnya dipilih peneliti adalah kemiripan strukturnya yang sangat dekat dengan anggota lain dalam seri bisindolilmaleimida, sehingga dapat dipasangkan dalam satu rancangan percobaan untuk membedakan efek yang benar-benar berasal dari penghambatan kinase dengan efek yang berasal dari sifat fisikokimia kerangka molekulnya. Sebagai molekul kecil yang bersifat relatif lipofilik, senyawa ini umumnya dilarutkan dalam dimetil sulfoksida sebelum diencerkan ke dalam media kultur, sebuah pola kerja yang sudah sangat akrab bagi laboratorium kultur sel. Kemasan kecil yang tersedia juga sesuai dengan kebutuhan percobaan berbasis konsentrasi mikromolar.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, bahan ini banyak diperlukan oleh laboratorium biologi sel, laboratorium farmakologi dan toksikologi, serta pusat penelitian biomedis di universitas maupun lembaga riset pemerintah. Kemasan 10 mg dan 50 mg membantu laboratorium menyesuaikan pembelian dengan rencana percobaan, terutama karena senyawa uji seperti ini biasanya dipakai dalam jumlah sangat kecil per percobaan namun membutuhkan penyimpanan yang terjaga dalam jangka panjang.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eKajian jalur pensinyalan protein kinase C pada kultur sel, karena senyawa golongan bisindolilmaleimida merupakan perkakas kimia standar yang dirujuk luas dalam literatur bidang ini.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan sebagai senyawa pembanding struktural berdampingan dengan inhibitor seri sejenis, sehingga peneliti dapat memisahkan efek spesifik target dari efek yang bersifat umum.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian mekanisme proliferasi dan diferensiasi sel, mengingat jalur pensinyalan yang dipelajari memakai senyawa ini berkaitan erat dengan pengaturan pertumbuhan dan nasib sel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePercobaan neurosains sel, karena penelusuran jalur transduksi sinyal pada sel saraf kerap memerlukan modulator kimia berukuran kecil yang dapat menembus membran sel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenyusunan kurva respons konsentrasi pada uji berbasis kultur sel, sebab senyawa ini mudah diseri-encerkan dari larutan induk dalam dimetil sulfoksida dengan hasil yang terulangkan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (kode katalog B6143)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 113963-68-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cell Signaling and Neuroscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10 mg dan 50 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan\/serbuk; rincian tercantum pada lembar data produk dan CoA lot\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan beku, terlindung cahaya, dan dalam keadaan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan produk dalam wadah aslinya di dalam lemari pembeku, terlindung dari cahaya, dan jauh dari kelembapan. Sebelum wadah dibuka, biarkan mencapai suhu ruang agar uap air tidak mengembun pada serbuk dan menurunkan mutunya. Larutan induk sebaiknya dibuat dalam dimetil sulfoksida berkadar sesuai kebutuhan, lalu dibagi menjadi alikuot kecil untuk menghindari siklus beku-cair berulang yang dapat merusak senyawa. Gunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan pelindung mata, serta tangani sebagai bahan aktif secara biologis dengan kehati-hatian penuh. Buang limbah sesuai prosedur laboratorium yang berlaku.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBisindolylmaleimide V, CAS 113963-68-1, belongs to the bisindolylmaleimide family of small molecules built around a maleimide core bearing two indole substituents. This chemical class is a well-established toolkit in cell signalling research, particularly for studies involving protein kinase C pathways, and this member is widely employed as a closely related structural comparator alongside other compounds in the series. Its relatively lipophilic character means it is typically dissolved in DMSO to prepare stock solutions before dilution into culture medium, a routine workflow in cell biology laboratories. Typical uses include signal transduction studies, proliferation and differentiation experiments, neuroscience applications, and concentration-response profiling. Supplied in 10 mg and 50 mg packs, it fits micromolar-scale cell-based assays.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (1999). Bisindolylmaleimide VIII. \u003cem\u003eInpharma Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128413-199911800-00018\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128413-199911800-00018\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eRoberts dkk. (2004). Specificity of action of bisindolylmaleimide protein kinase C inhibitors: do they inhibit the 70kDa ribosomal S6 kinase in cardiac myocytes?. \u003cem\u003eBiochemical Pharmacology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.bcp.2004.07.040\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.bcp.2004.07.040\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eVillalba (1998). Bisindolylmaleimide prevents cerebellar granule cells apoptosis. \u003cem\u003eNeuroReport\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1097\/00001756-199806010-00008\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1097\/00001756-199806010-00008\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48085921792218,"sku":"TCI2510B614312963","price":733000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48085921824986,"sku":"TCI2510B614312964","price":2524000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B6143.jpg?v=1768815994"},{"product_id":"tci2510b672813655","title":"TCI B6728 606143-89-9 MEK 162","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eMEK 162 adalah inhibitor molekul kecil yang menargetkan MEK1 dan MEK2, yaitu kinase kunci di dalam jalur pensinyalan RAS–RAF–MEK–ERK. Di laboratorium biologi sel dan farmakologi molekuler, senyawa ini digunakan sebagai alat penelitian untuk menghambat jalur tersebut secara selektif, sehingga peneliti dapat mengamati konsekuensi biologis ketika transmisi sinyal proliferasi diputus pada titik tertentu. Jalur MAPK ini merupakan salah satu kaskade pensinyalan paling banyak dipelajari karena perannya dalam pengaturan pertumbuhan, diferensiasi, dan kelangsungan hidup sel.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuat senyawa ini banyak dipilih adalah selektivitasnya terhadap MEK1\/2 serta kemampuannya bekerja pada konsentrasi rendah dalam kultur sel, sehingga efek yang teramati dapat dikaitkan secara lebih meyakinkan dengan penghambatan jalur sasaran. Penghambatan MEK menekan fosforilasi ERK di hilir, dan pembacaan ini mudah dipantau melalui teknik imunoblot standar menggunakan antibodi fosfo-ERK. Senyawa ini juga larut dalam dimetil sulfoksida sehingga mudah disiapkan sebagai larutan induk terkonsentrasi dan diencerkan ke dalam medium kultur pada rentang konsentrasi yang diinginkan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, senyawa ini dimanfaatkan laboratorium biologi molekuler, biologi sel, farmasi, serta pusat riset biomedis yang menelaah mekanisme pensinyalan sel, resistensi obat, dan kombinasi terapi pada model sel. Kemasan 100 miligram menyediakan bahan yang memadai untuk banyak rangkaian percobaan kultur sel, karena kebutuhan per percobaan umumnya berada pada skala mikrogram hingga miligram.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenghambatan jalur MAPK pada kultur sel, memungkinkan peneliti mengkaji peran pensinyalan MEK–ERK terhadap proliferasi, diferensiasi, dan kelangsungan hidup sel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji viabilitas dan proliferasi sel, karena penghambatan jalur pertumbuhan menghasilkan respons dosis yang dapat diukur menggunakan metode kolorimetri maupun luminesensi standar.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis imunoblot fosfo-ERK, sebab penurunan fosforilasi ERK di hilir merupakan pembacaan langsung dan andal atas efektivitas penghambatan MEK dalam sistem uji.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi kombinasi dan resistensi obat, di mana penghambatan MEK dipadukan dengan penghambat jalur lain untuk menelaah mekanisme jalur pintas pensinyalan sel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian neurosains dan pensinyalan sel, karena kaskade MAPK turut mengatur plastisitas sinaptik serta respons sel saraf terhadap rangsangan faktor pertumbuhan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 606143-89-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cell Signaling and Neuroscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan; rujuk Certificate of Analysis lot untuk penampilan dan kemurnian\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan dingin dan terlindung cahaya sesuai anjuran label produsen\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan padatan dalam wadah tertutup rapat di tempat dingin, kering, dan terlindung dari cahaya sesuai anjuran pada label produsen. Larutan induk dalam dimetil sulfoksida sebaiknya dibagi ke dalam alikuot kecil dan disimpan beku agar terhindar dari siklus beku–cair berulang yang dapat menurunkan aktivitas senyawa. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka untuk mencegah pengembunan uap air. Senyawa ini ditujukan khusus untuk penelitian, bukan untuk penggunaan diagnostik maupun terapeutik. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, tangani di dalam lemari asam atau biosafety cabinet, serta ikuti Lembar Data Keselamatan Bahan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eMEK 162 is a small-molecule inhibitor of MEK1 and MEK2, the dual-specificity kinases that sit at the centre of the RAS–RAF–MEK–ERK signalling cascade. As a research tool it allows selective interruption of MAPK pathway signalling in cultured cells, producing a clear, easily monitored readout through reduced downstream ERK phosphorylation detected by immunoblotting. Because it is soluble in DMSO, concentrated stock solutions are simple to prepare and dilute into culture media across a range of working concentrations. Common applications include cell proliferation and viability assays, drug-combination and resistance studies, and investigations of growth factor signalling in cell biology and neuroscience. For research use only; store cold and protected from light.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eZhang dkk. (2015). Combination treatment with perifosine and MEK-162 demonstrates synergism against lung cancer cells in vitro and in vivo. \u003cem\u003eTumor Biology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s13277-015-3244-2\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s13277-015-3244-2\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eFung dkk. (2021). A phase I study of binimetinib (MEK 162), a MEK inhibitor, plus carboplatin and pemetrexed chemotherapy in non-squamous non-small cell lung cancer. \u003cem\u003eLung Cancer\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.lungcan.2021.05.021\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.lungcan.2021.05.021\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePal dkk. (2015). Abstract 706: Inflammatory and stem-like colorectal cell lines show differential response to MEK-162 and neratinib in combination. \u003cem\u003eCancer Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1158\/1538-7445.am2015-706\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1158\/1538-7445.am2015-706\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48085954035930,"sku":"TCI2510B672813655","price":6840000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B6728.jpg?v=1768816096"},{"product_id":"tci2510b680313719","title":"TCI B6803 501437-28-1 BI-D 1870","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eBI-D 1870\u003c\/strong\u003e (CAS 501437-28-1) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eB6803\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C19H23F2N5O2. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;93.0%(HPLC)(qN.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eCell Biology\u003c\/strong\u003e, kelompok Cell Signaling and Neuroscience, dan umumnya dipakai pada pekerjaan kultur sel, pelabelan, dan uji viabilitas maupun sitotoksisitas. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi BI-D 1870\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eB6803\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e501437-28-1\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C19H23F2N5O2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;93.0%(HPLC)(qN\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 5mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKondisi penyimpanan: 0-10°C\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/B6803_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS B6803\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5mg","offer_id":50506866262234,"sku":"TCI2510B680313719","price":2297000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B6803.jpg?v=1768816104"},{"product_id":"tci2510c043414550","title":"TCI C0434 458-37-7 Curcumin (Natural)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCurcumin (Natural) TCI C0434 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen ilmiah, terutama dalam bidang kimia dan biologi. Bahan ini merupakan pigmen alami yang diperoleh dari akar tanaman kurkuma, dan sering digunakan sebagai bahan pewarna dalam penelitian. Dalam laboratorium, curcumin berperan sebagai bahan dasar untuk membuat larutan pewarna yang digunakan dalam proses analisis kimia, seperti uji warna, identifikasi senyawa, atau dalam studi tentang sifat kimia dan biologis senyawa tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCurcumin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap cahaya dan oksidasi. Karena sifat ini, bahan ini harus disimpan dengan hati-hati untuk mempertahankan kualitasnya. Keberadaan curcumin dalam bentuk murni memungkinkan peneliti untuk mengontrol konsentrasi dan reaksi kimia secara akurat. Selain itu, curcumin juga memiliki aktivitas antioksidan yang membuatnya menarik untuk penelitian di bidang farmakologi dan nutrisi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, curcumin sering digunakan dalam penelitian yang berkaitan dengan bioaktivitas senyawa alami, termasuk studi tentang efek anti-inflamasi dan antioksidan. Bahan ini juga menjadi pilihan utama dalam penelitian tentang senyawa yang dapat digunakan sebagai bahan baku dalam industri farmasi atau kosmetik. Karena keberadaannya yang relatif mudah diperoleh dan biaya yang terjangkau, curcumin menjadi bahan yang sangat populer di berbagai institusi penelitian di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian warna untuk identifikasi senyawa dalam analisis kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang aktivitas antioksidan senyawa alami\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan larutan pewarna untuk eksperimen biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji sifat kimia senyawa dalam studi reaksi kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang efek biologis senyawa kurkuma\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 458-37-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Basic Dyes (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan oksidasi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCurcumin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Karena sifatnya yang sensitif terhadap oksidasi, bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan jauh dari sumber panas. Saat menangani curcumin, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Selain itu, bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel, karena bisa menyebabkan reaksi kimia yang tidak terduga.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCurcumin (Natural) TCI C0434 is a chemical compound derived from the root of the turmeric plant, commonly used in scientific research. It serves as a natural dye and is widely applied in chemical and biological experiments. This compound is valued for its stability and sensitivity to light and oxidation, making it suitable for various laboratory applications. Its antioxidant properties also make it a popular choice in studies related to natural compounds and their biological activities. In Indonesian laboratories, curcumin is frequently used in research on the bioactive properties of natural substances, particularly in the fields of pharmacology and nutrition. Its availability and cost-effectiveness make it a preferred material for researchers in various academic and industrial settings.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48085998436570,"sku":"TCI2510C043414550","price":607000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48085998469338,"sku":"TCI2510C043414551","price":2550000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C0434.jpg?v=1767095223"},{"product_id":"tci2510c230217033","title":"TCI C2302 458-37-7 Curcumin (Synthetic)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCurcumin (Synthetic) TCI C2302 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen ilmiah terutama dalam bidang biofarmaka dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian tentang aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan efek farmakologis lainnya. Curcumin merupakan salah satu komponen utama dari kurkuma, yang digunakan dalam penelitian untuk memahami mekanisme biologis tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai reagen dalam analisis kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCurcumin memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena sifat ini, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan analisis. Selain itu, curcumin memiliki daya reaksi yang baik terhadap berbagai substrat, sehingga memudahkan peneliti dalam pengujian aktivitas biologis. Karena kemurniannya yang tinggi, senyawa ini juga cocok untuk eksperimen yang membutuhkan presisi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, curcumin sering digunakan dalam penelitian terkait kesehatan, farmakologi, dan nutrisi. Bahan ini menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan senyawa alami dengan aktivitas biologis yang terukur. Karena ketersediaannya yang cukup dan kualitasnya yang baik, curcumin sangat diminati oleh peneliti di berbagai institusi penelitian di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian aktivitas antioksidan untuk memahami mekanisme perlindungan sel terhadap radikal bebas\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen farmakologis untuk mengevaluasi efek curcumin pada sistem imun dan peradangan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kimia untuk menentukan kandungan senyawa aktif dalam bahan alami\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa turunan curcumin untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji toksisitas untuk menilai dampak jangka panjang senyawa pada organ tubuh\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 458-37-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCurcumin sebaiknya disimpan dalam wadah yang kedap udara dan tidak terpapar sinar matahari langsung untuk menjaga kualitasnya. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan tangan dan peralatan tetap bersih untuk mencegah kontaminasi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan kimia ini.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCurcumin (Synthetic) TCI C2302 is a chemical compound widely used in scientific research, particularly in biochemistry and pharmacology. This compound is commonly found in studies related to antioxidant, anti-inflammatory, and pharmacological effects. In the laboratory, curcumin serves as a key ingredient for the synthesis of other compounds or as a reagent in chemical analysis. Its chemical properties make it stable and soluble in organic solvents, facilitating various chemical reactions and biological assays. Due to its high purity, curcumin is suitable for experiments requiring precision. In Indonesian laboratories, curcumin is frequently used in research related to health, pharmacology, and nutrition. It is a preferred choice for studies that require natural compounds with measurable biological activity. The availability and quality of curcumin make it a popular option among researchers in various institutions across Indonesia.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086118367450,"sku":"TCI2510C230217033","price":1137000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086118400218,"sku":"TCI2510C230217034","price":3711000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2302.jpg?v=1767098099"},{"product_id":"tci2510c240817175","title":"TCI C2408 59865-13-3 Cyclosporin A","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCyclosporin A adalah senyawa biokimia yang digunakan secara luas dalam penelitian bidang kehidupan ilmu pengetahuan. Produk ini merupakan bahan aktif yang memiliki aktivitas imunosupresif kuat, sehingga sering digunakan dalam studi terkait sistem imun, inflamasi, dan penyakit autoimun. Cyclosporin A juga menjadi bahan penting dalam pengembangan obat dan penelitian farmakologis, terutama dalam bidang kesehatan dan biomedis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCyclosporin A memiliki struktur kompleks dan sifat kimia yang stabil, membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi laboratorium. Senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik dan memerlukan kondisi penyimpanan yang tepat untuk mempertahankan kualitasnya. Karena sifatnya yang tidak beracun secara langsung, Cyclosporin A menjadi pilihan yang aman untuk digunakan dalam penelitian ilmiah di lingkungan laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, Cyclosporin A digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah di institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Bahan ini sangat relevan dalam studi tentang mekanisme kerja imun, pengembangan obat, serta penelitian terapi imunosupresif. Dengan sifatnya yang spesifik, Cyclosporin A menjadi alat penting dalam laboratorium yang fokus pada bidang kehidupan ilmu pengetahuan dan kesehatan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja sistem imun manusia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat imunosupresif untuk penyakit autoimun\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang efek farmakologis senyawa biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kuantitatif dan kualitatif senyawa aktif dalam sampel biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan konsentrasi Cyclosporin A dalam penelitian farmakodinamika\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 59865-13-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, dalam kondisi kering dan sejuk\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCyclosporin A harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di lingkungan yang kering dan sejuk, menjauh dari paparan cahaya langsung. Bahan ini tidak beracun secara langsung, tetapi tetap perlu dihindari kontak dengan kulit dan mata. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi diri. Pastikan wadah penyimpanan tidak bocor dan selalu ditempatkan di area yang aman dan terkunci.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCyclosporin A is a biochemical compound widely used in life science research, particularly in immunology and pharmacology. It is known for its potent immunosuppressive properties, making it a valuable tool in studying immune responses and inflammatory processes. This compound is available in two common packaging sizes: 100mg and 1g, ensuring flexibility for various experimental needs. Cyclosporin A is a white crystalline powder that requires careful handling and storage to maintain its integrity. Its application spans from drug development to immunological research, offering significant utility in both academic and industrial laboratories.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003ePotier (1998). Comparative study of cyclosporin A, cyclosporin G, and the novel cyclosporin derivative IMM 125 in isolated glomeruli and cultured rat mesangial cells: a morphometric analysis. \u003cem\u003eNephrology Dialysis Transplantation\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1093\/ndt\/13.6.1406\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1093\/ndt\/13.6.1406\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eGuella (1998). Uneventful re-treatment with cyclosporin in two cases of cyclosporin-induced haemolytic uraemic syndrome. \u003cem\u003eNephrology Dialysis Transplantation\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1093\/ndt\/13.7.1864\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1093\/ndt\/13.7.1864\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBolin dkk. (1991). Cyclosporin-Associated Thrombotic Microangiopathy: Successful Retreatment with Cyclosporin. \u003cem\u003eRenal Failure\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3109\/08860229109022164\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3109\/08860229109022164\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086125117658,"sku":"TCI2510C240817175","price":1237000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086125150426,"sku":"TCI2510C240817176","price":6285000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2408.jpg?v=1767098303"},{"product_id":"tci2510c294317845","title":"TCI C2943 252917-06-9 CHIR 99021","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2943 adalah CHIR 99021, sebuah senyawa molekul kecil yang dikenal luas sebagai inhibitor glycogen synthase kinase-3 (GSK-3) dan banyak dipakai untuk mengaktifkan jalur pensinyalan Wnt\/β-catenin secara kimiawi. Di laboratorium biologi sel, senyawa ini berperan sebagai komponen suplemen media kultur yang menjaga sel punca dan sel progenitor tetap berada dalam kondisi belum berdiferensiasi, sekaligus mendorong pembentukan dan perbanyakan struktur organoid tiga dimensi. Kehadirannya memungkinkan peneliti mengatur nasib sel tanpa perlu melakukan modifikasi genetik, sehingga sistem kultur menjadi lebih sederhana, lebih mudah direproduksi, dan lebih mudah dibandingkan antar laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama yang membuat CHIR 99021 dipilih adalah selektivitasnya yang tinggi terhadap GSK-3 dibandingkan banyak kinase lain, sehingga efek yang teramati pada kultur lebih mudah ditafsirkan sebagai konsekuensi aktivasi jalur Wnt. Senyawa ini juga bekerja pada konsentrasi kerja yang rendah, larut baik dalam pelarut organik seperti dimetil sulfoksida sehingga mudah disiapkan sebagai larutan stok pekat, dan bersifat reversibel sehingga peneliti dapat menarik stimulus kapan pun protokol menghendaki. Kombinasi selektivitas, potensi, dan kemudahan formulasi inilah yang menjadikannya bahan rutin pada banyak resep media organoid dan media pemeliharaan sel punca berpotensi majemuk terinduksi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, CHIR 99021 semakin sering dijumpai pada fasilitas riset biomedis universitas, rumah sakit pendidikan, dan pusat riset bioteknologi yang mulai mengembangkan model organoid usus, hati, maupun ginjal. Kemasan 25 mg dan 100 mg memberi keleluasaan bagi laboratorium yang baru merintis kultur organoid maupun bagi kelompok riset yang sudah menjalankan produksi rutin. Ketersediaan dalam ukuran kecil membantu menekan risiko senyawa terbuang karena penyimpanan terlalu lama.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eKultur organoid: dipakai sebagai aktivator jalur Wnt pada media ekspansi sehingga sel punca dalam organoid tetap terjaga dan struktur tiga dimensi dapat diperbanyak lintas pasase.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemeliharaan sel punca berpotensi majemuk: membantu mempertahankan keadaan belum berdiferensiasi tanpa lapisan pengumpan, sehingga protokol kultur menjadi lebih ringkas dan hasil antar ulangan lebih konsisten.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eProtokol reprogramming dan konversi nasib sel: digunakan bersama molekul kecil lain untuk menurunkan hambatan epigenetik, sehingga efisiensi pembentukan koloni terinduksi dapat ditingkatkan secara terukur.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi jalur pensinyalan Wnt\/β-catenin: berfungsi sebagai stimulus kimiawi yang terkendali untuk menelaah stabilisasi β-catenin dan ekspresi gen target hilir pada berbagai jenis sel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDiferensiasi terarah menuju garis keturunan tertentu: dipakai pada tahap awal protokol bertahap untuk mengarahkan sel menuju mesoderm atau endoderm sebelum faktor pertumbuhan lanjutan diberikan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (kode produk C2943)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 252917-06-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Culture \u003e Organoid Culture\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25 mg dan 100 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan\/serbuk; rujuk label kemasan dan Certificate of Analysis dari TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan pada suhu dingin sesuai anjuran pemasok, terlindung dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan wadah asli dalam keadaan tertutup rapat di lemari pendingin atau pembeku sesuai anjuran pada label, terlindung dari cahaya langsung dan kelembapan. Biarkan botol mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun pada serbuk. Larutan stok sebaiknya dibuat dalam dimetil sulfoksida bermutu kultur sel, kemudian dibagi menjadi alikuot kecil untuk menghindari siklus beku-cair berulang yang dapat menurunkan aktivitas. Gunakan sarung tangan, jas laboratorium, dan pelindung mata, serta lakukan penimbangan di area berventilasi baik. Perlakukan senyawa ini sebagai bahan aktif secara biologis dan buang limbahnya melalui jalur limbah kimia laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2943 is CHIR 99021 (CAS 252917-06-9), a widely used small-molecule inhibitor of glycogen synthase kinase-3 that activates canonical Wnt\/β-catenin signalling in cultured cells. It is valued for its high selectivity toward GSK-3, its activity at low working concentrations, its good solubility in organic solvents such as DMSO for convenient stock preparation, and the reversibility of its effect. These properties make it a routine supplement in organoid expansion media, in feeder-free maintenance of pluripotent stem cells, in reprogramming and lineage-conversion protocols, and in mechanistic studies of Wnt pathway signalling. Supplied in 25 mg and 100 mg pack sizes, it suits both pilot-scale work and established organoid programmes, and should be stored cold, protected from light and moisture, with stock solutions aliquoted to avoid repeated freeze-thaw cycles.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMasanori dkk. (2023). Pretreatment with CHIR-99021, a GSK-3 inhibitor, attenuates morphine-induced Straub tail reaction and withdrawal.. \u003cem\u003eProceedings for Annual Meeting of The Japanese Pharmacological Society\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1254\/jpssuppl.97.0_3-b-p-105\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1254\/jpssuppl.97.0_3-b-p-105\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eGovarthanan dkk. (2020). Glycogen synthase kinase 3β inhibitor- CHIR 99021 augments the differentiation potential of mesenchymal stem cells. \u003cem\u003eCytotherapy\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.jcyt.2019.12.007\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.jcyt.2019.12.007\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMa dkk. (2019). CHIR-99021 regulates mitochondrial remodelling via β-catenin signalling and miRNA expression during endodermal differentiation. \u003cem\u003eJournal of Cell Science\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1242\/jcs.229948\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1242\/jcs.229948\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086204088538,"sku":"TCI2510C294317845","price":8177000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48086204121306,"sku":"TCI2510C294317846","price":22033000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2943.jpg?v=1768204717"},{"product_id":"tci2510c336318400","title":"TCI C3363 35825-57-1 Cryptotanshinone","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCryptotanshinone adalah senyawa alami yang berasal dari tanaman *Salvia miltiorrhiza*, yang dikenal sebagai *Danshen* dalam tradisi Tiongkok. Senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian ilmu hayat untuk mempelajari aktivitas biologisnya, seperti antioksidan, anti-inflamasi, dan potensi pengobatan penyakit kronis. Dalam laboratorium, Cryptotanshinone sering digunakan sebagai bahan baku untuk eksperimen yang berkaitan dengan efek farmakologis dan mekanisme biologis. Karena sifatnya yang stabil dan mudah diperoleh, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian klinis dan farmakologi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCryptotanshinone memiliki struktur molekuler kompleks yang memungkinkan interaksi dengan berbagai target biologis, seperti enzim dan reseptor sel. Senyawa ini juga memiliki sifat kimia yang memungkinkan peneliti untuk menguji kestabilannya dalam berbagai kondisi eksperimental. Karena kemurniannya yang tinggi dan konsistensinya, Cryptotanshinone sangat cocok untuk eksperimen yang membutuhkan presisi dan akurasi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Cryptotanshinone digunakan dalam berbagai penelitian terkait kesehatan dan farmakologi. Banyak institusi penelitian lokal menggunakan senyawa ini untuk mempelajari efeknya terhadap sel dan jaringan, serta untuk pengembangan obat baru. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan peneliti dalam mengakses bahan baku yang berkualitas tinggi untuk eksperimen ilmiah.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas antioksidan pada sel manusia untuk memahami mekanisme perlindungan terhadap radikal bebas.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian efek anti-inflamasi Cryptotanshinone pada model penyakit radang kronis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen farmakologis untuk mengevaluasi potensi pengobatan penyakit jantung dan diabetes.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis struktur molekuler Cryptotanshinone menggunakan teknik spektroskopi untuk penelitian kimia organik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan formulasi obat baru berbasis senyawa alami dengan aktivitas terapeutik yang terukur.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 35825-57-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg, 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (kristal atau serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari cahaya langsung.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCryptotanshinone harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari paparan cahaya matahari langsung untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil dan lembap rendah sangat dianjurkan. Saat mengambil atau menangani bahan ini, peneliti harus memakai sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selain itu, bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia lain yang bersifat reaktif atau korosif untuk mencegah reaksi yang tidak diinginkan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCryptotanshinone is a naturally occurring compound derived from *Salvia miltiorrhiza*, widely used in life science research for its biological activities such as antioxidant, anti-inflammatory, and therapeutic potential. This compound is commonly employed in laboratory experiments to study its effects on cellular and molecular mechanisms. Its stable chemical properties and high purity make it a preferred choice for precise and accurate research applications. In Indonesian laboratories, Cryptotanshinone is utilized in various studies related to health and pharmacology, supporting research on new drug development and therapeutic applications. Its availability in different quantities ensures flexibility for experimental needs, making it an essential reagent for scientific exploration.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eKaur dkk. (2025). Cryptotanshinone attenuates rotenone-induced Parkinsonism in zebrafish via neurotransmitter restoration and Nrf2 activation. \u003cem\u003eNeurophysiology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s11062-026-10013-5\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s11062-026-10013-5\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eYılmaz dkk. (2023). Cryptotanshinone Protects Against Acute Pulmonary Edema. \u003cem\u003eExperimed\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.26650\/experimed.1308908\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.26650\/experimed.1308908\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLo dkk. (2017). Cryptotanshinone Inhibits STAT3 Signaling to Alleviate Cardiac Fibrosis in Type 1-like Diabetic Rats. \u003cem\u003ePhytotherapy Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/ptr.5777\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/ptr.5777\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086237708506,"sku":"TCI2510C336318400","price":2071000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48086237741274,"sku":"TCI2510C336318401","price":5831000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3363.jpg?v=1767099508"},{"product_id":"tci2510c357518663","title":"TCI C3575 194423-06-8 CL-387785","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C3575 194423-06-8 CL-387785 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi penelitian di bidang ilmu hayat. Bahan ini termasuk dalam kategori enzim dan substrat enzim, yang memiliki peran penting dalam proses katalitik dalam reaksi biokimia. Senyawa ini sering digunakan dalam eksperimen yang memerlukan aktivitas enzimatik, seperti analisis aktivitas enzim, pengujian substrat, dan penelitian metabolisme. Dalam laboratorium, bahan ini menjadi alat penting untuk mempercepat dan memperjelas hasil eksperimen biokimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI C3575 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi eksperimen. Keunggulan utamanya adalah kemurnian tinggi dan konsistensi dalam setiap batch, sehingga memastikan hasil yang akurat dan dapat diandalkan. Senyawa ini juga memiliki daya tahan terhadap kondisi lingkungan tertentu, seperti suhu dan pH, yang menjadikannya cocok untuk berbagai jenis reaksi. Karena sifat-sifat ini, senyawa ini sering dipilih oleh peneliti untuk aplikasi yang memerlukan presisi dan keandalan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, produk ini sangat relevan untuk penelitian di bidang bioteknologi, farmasi, dan kedokteran. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan substrat enzim. Ketersediaan bahan ini juga mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi di sektor kesehatan dan bioteknologi di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis aktivitas enzim untuk mengevaluasi efisiensi katalitik dalam reaksi biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian substrat enzim untuk menentukan spesifisitas dan afinitas enzim\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian metabolisme dalam studi biokimia dan fisiologi sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan reagen untuk eksperimen biokimia dan analisis sampel biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan produk farmasi berbasis enzim untuk aplikasi medis dan industri\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 194423-06-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg, 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Penggunaan bahan ini harus dilakukan di area laboratorium yang terkontrol dan mematuhi protokol keselamatan kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C3575 194423-06-8 CL-387785 is a chemical compound used in various research applications within the field of life sciences. It belongs to the category of enzymes and enzyme substrates, playing a crucial role in catalytic processes in biochemical reactions. This compound is commonly used in experiments requiring enzymatic activity, such as enzyme activity analysis, substrate testing, and metabolic studies. In the laboratory, this compound serves as an essential tool to accelerate and clarify biochemical experiment results. Its high purity and consistency across batches ensure accurate and reliable outcomes, making it a preferred choice for researchers. The compound's stability under various experimental conditions further enhances its applicability. In the context of Indonesian laboratories, this product is highly relevant for research in biotechnology, pharmacy, and medicine. Many research institutions and universities in Indonesia use this compound for experiments requiring enzymatic substrates, supporting scientific development and innovation in health and biotechnology sectors.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eWang dkk. (2023). EGFR Inhibitor CL-387785 Suppresses the Progression of Lung Adenocarcinoma. \u003cem\u003eCurrent Molecular Pharmacology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2174\/1874467215666220329212300\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2174\/1874467215666220329212300\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086265004250,"sku":"TCI2510C357518663","price":6663000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48086265037018,"sku":"TCI2510C357518664","price":19104000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3575.jpg?v=1768817122"},{"product_id":"tci2510c358418676","title":"TCI C3584 3895-92-9 Chelerythrine Chloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eChelerythrine Chloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian ilmiah, terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Bahan ini merupakan salah satu komponen aktif dari tanaman Chelidonium majus, yang dikenal memiliki aktivitas farmakologis yang signifikan. Dalam laboratorium, Chelerythrine Chloride sering digunakan sebagai bahan baku untuk pengembangan obat, penelitian tentang mekanisme aktivitas biologis, serta uji aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eChelerythrine Chloride memiliki struktur kimia yang kompleks dan memiliki sifat polar yang memungkinkannya larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan metanol. Sifat ini membuatnya mudah untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses ekstraksi. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Chelerythrine Chloride digunakan sebagai bahan penelitian untuk studi tentang efek biologis senyawa alami. Bahan ini juga menjadi bahan bantu dalam pengembangan produk farmasi dan penelitian biomedis yang berfokus pada pengobatan penyakit kronis. Karena sifatnya yang aktif dan potensial, senyawa ini sering dipilih oleh peneliti yang ingin memperluas pemahaman tentang mekanisme kerja senyawa alami.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang aktivitas anti-inflamasi senyawa alami\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas antioksidan pada berbagai substrat biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat baru berbasis senyawa alami\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi mekanisme kerja senyawa aktif pada sel manusia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kandungan senyawa bioaktif dalam tanaman obat\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 3895-92-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg, 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padatan kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eChelerythrine Chloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan. Penyimpanan pada suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penggunaan harus dilakukan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol, dengan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eChelerythrine Chloride is a chemical compound widely used in scientific research, particularly in biochemistry and pharmacology. Derived from the plant Chelidonium majus, it is known for its bioactive properties and is commonly used in the development of pharmaceuticals and the study of biological mechanisms. This compound is polar in nature, allowing it to dissolve in organic solvents such as ethyl acetate and methanol, making it suitable for various chemical reactions and extraction processes. In Indonesian laboratories, it serves as a key research material for studying the biological effects of natural compounds and is often used in the development of new drugs and biomedical research. Its stability and active properties make it a preferred choice for researchers aiming to explore the potential of natural substances in therapeutic applications.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eHeng dkk. (2020). Chelerythrine Chloride Downregulates β-Catenin and Inhibits Stem Cell Properties of Non-Small Cell Lung Carcinoma. \u003cem\u003eMolecules\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/molecules25010224\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3390\/molecules25010224\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eZhang dkk. (2007). A Spectral Study of the Interaction Between Chelerythrine Chloride and Adenosine. \u003cem\u003eSpectroscopy Letters\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1080\/00387010701301097\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1080\/00387010701301097\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSweeney dkk. (1999). CHELERYTHRINE CHLORIDE INDUCES RAPID PMN APOPTOSIS THROUGH ACTIVATION OF CASPASE-3. \u003cem\u003eShock\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1097\/00024382-199906001-00036\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1097\/00024382-199906001-00036\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086267527386,"sku":"TCI2510C358418676","price":7295000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48086267560154,"sku":"TCI2510C358418677","price":20165000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3584.jpg?v=1767099809"},{"product_id":"tci2510c381818913","title":"TCI C3818 267243-28-7 Canertinib","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCanertinib adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian biokimia dan farmakologi. Produk ini termasuk dalam kategori inhibitor enzim, yang memiliki peran penting dalam studi mekanisme kerja enzim dan penghambatan aktivitasnya. Canertinib dikenal sebagai inhibitor EGFR (Epidermal Growth Factor Receptor), sehingga sering digunakan dalam penelitian terkait kanker dan respons terapi. Bahan ini sangat berguna dalam laboratorium yang melakukan eksperimen untuk memahami proses proliferasi sel dan pengembangan obat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCanertinib memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, yang memungkinkannya untuk berinteraksi secara spesifik dengan target protein tertentu. Daya hambat yang tinggi terhadap enzim membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk penelitian yang memerlukan presisi tinggi. Dengan kualitas yang terjamin, Canertinib bisa digunakan dalam berbagai aplikasi seperti uji aktivitas enzim, studi interaksi molekuler, dan pengembangan obat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Canertinib digunakan dalam penelitian biomedis dan farmasi. Banyak institusi riset dan universitas menggunakan bahan ini untuk memperluas pemahaman tentang mekanisme penyakit dan pengembangan terapi. Produk ini juga menjadi bagian dari studi yang terkait dengan penelitian kanker dan pengobatan target spesifik. Ketersediaannya di pasar lokal membantu peneliti dalam mendapatkan bahan yang diperlukan untuk eksperimen mereka.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian terapi kanker dengan fokus pada EGFR\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas inhibitor enzim dalam reaksi biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi interaksi molekuler untuk pengembangan obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis respons sel terhadap penghambatan pertumbuhan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen untuk memahami mekanisme proliferasi sel\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 267243-28-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCanertinib harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di lingkungan yang sejuk dan kering. Hindari paparan sinar matahari langsung dan kelembapan untuk menjaga kualitas produk. Dalam penanganan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini harus dihindari dari paparan berlebihan dan disimpan terpisah dari bahan kimia lain yang tidak kompatibel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCanertinib is a chemical compound widely used in biochemical and pharmacological research. It belongs to the category of enzyme inhibitors and is particularly known for its ability to inhibit the EGFR (Epidermal Growth Factor Receptor). This makes it a valuable tool in studies related to cancer and therapeutic responses. The compound is stable and suitable for various laboratory applications, including enzyme activity testing and molecular interaction studies. Its high inhibitory activity and precise molecular structure make it an ideal choice for research requiring accuracy. In Indonesian laboratories, Canertinib is commonly used in biomedical and pharmaceutical research, contributing to the understanding of disease mechanisms and drug development. Its availability supports researchers in conducting experiments essential for scientific advancement.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (2006). Canertinib\/cetuximab\/gefitinib. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128415-200611170-00020\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128415-200611170-00020\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMcIntyre, J.A. dkk. (2005). Canertinib Dihydrochloride. \u003cem\u003eDrugs of the Future\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1358\/dof.2005.030.08.927254\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1358\/dof.2005.030.08.927254\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePrasasya dkk. (2011). A multivariate model of ErbB network composition predicts ovarian cancer cell response to canertinib. \u003cem\u003eBiotechnology and Bioengineering\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/bit.23297\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/bit.23297\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086292725978,"sku":"TCI2510C381818913","price":4140000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3818.jpg?v=1769180462"},{"product_id":"tci2510c391819035","title":"TCI C3918 288383-20-0 Cediranib","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C3918 288383-20-0 Cediranib adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian kanker untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Cediranib merupakan inhibitor tyrosine kinase yang bekerja dengan menghambat aktivitas protein yang terlibat dalam proliferasi dan metastasis sel kanker. Produk ini sangat relevan dalam laboratorium yang fokus pada penelitian biologi sel dan terapi kanker.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCediranib memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi penelitian. Senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai eksperimen seperti pengujian efek biologis, penelitian mekanisme penyakit, dan uji klinis. Karena sifatnya yang spesifik dan efektif, Cediranib menjadi pilihan utama para peneliti yang membutuhkan senyawa dengan aktivitas biologis tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks pemakaian di laboratorium Indonesia, Cediranib sering digunakan oleh peneliti di bidang kanker dan biologi sel. Produk ini mendukung penelitian yang bertujuan untuk memahami mekanisme penyakit dan pengembangan terapi baru. Dengan dukungan dari AMI Scientific, peneliti dapat memperoleh bahan berkualitas untuk eksperimen yang akurat dan terpercaya.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian penghambatan pertumbuhan sel kanker dengan mekanisme tyrosine kinase\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas biologis senyawa pada model sel kanker di laboratorium\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan terapi kanker berbasis inhibitor protein kinase\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen penelitian mekanisme metastasis dan proliferasi sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi efek senyawa pada jalur sinyal sel yang terlibat dalam penyakit kanker\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 288383-20-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cancer Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCediranib harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari cahaya serta kelembapan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Peneliti harus memakai sarung tangan dan masker saat menangani produk ini untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau saluran napas. Selain itu, produk ini harus disimpan dalam suhu kamar dan tidak boleh disimpan di tempat yang terbuka atau terpapar udara bebas.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCediranib (TCI C3918, CAS No. 288383-20-0) is a potent tyrosine kinase inhibitor widely used in cancer research. This compound is designed to inhibit the activity of specific proteins involved in cancer cell proliferation and metastasis. Its chemical stability and solubility make it suitable for various laboratory applications, including cell-based assays and mechanistic studies. Cediranib is a valuable tool for researchers in Indonesia, supporting both academic and industrial studies aimed at understanding cancer biology and developing new therapeutic strategies. Its use in controlled laboratory environments ensures accurate and reliable experimental results.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (2007). Cediranib\/doxorubicin. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128415-200711590-00025\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128415-200711590-00025\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2013). Cediranib improves survival in ovarian cancer, data suggest. \u003cem\u003eClinical Pharmacist\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1211\/pj.2013.11128508\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1211\/pj.2013.11128508\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePasquali dkk. (2019). Cediranib for alveolar soft part sarcoma: a randomised study in relation to clinical practice. \u003cem\u003eThe Lancet Oncology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s1470-2045(19)30324-9\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s1470-2045(19)30324-9\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5mg","offer_id":48086302785754,"sku":"TCI2510C391819035","price":2297000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3918.jpg?v=1769180464"},{"product_id":"tci2510d191621896","title":"TCI D1916 38183-03-8 7,8-Dihydroxyflavone","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e7,8-Dihydroxyflavone adalah senyawa flavonoid yang memiliki aktivitas biologis tinggi dan digunakan secara luas dalam penelitian bidang kehidupan ilmu pengetahuan. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi biokimia dan farmakologi karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai jalur biologis. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai agen pengujian dalam penelitian terkait aktivitas antioksidan, antidepresan, dan antiinflamasi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari 7,8-Dihydroxyflavone adalah struktur kimianya yang kompleks dan kemampuannya untuk menembus membran sel. Bahan ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, sehingga memudahkan proses pemisahan dan analisis. Karena sifat tersebut, 7,8-Dihydroxyflavone menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan presisi dan konsistensi dalam penggunaan bahan kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 7,8-Dihydroxyflavone sering digunakan dalam penelitian terapan seperti farmakologi, biokimia, dan neurosains. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang berkaitan dengan efek biologis senyawa flavonoid, terutama dalam konteks pengembangan obat dan penelitian kesehatan masyarakat.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian aktivitas antioksidan pada senyawa flavonoid\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian efek neuroprotektif pada model sel otak\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa turunan flavonoid untuk pengembangan obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kandungan flavonoid dalam bahan alami seperti tanaman obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas antidepresan pada model hewan dan sel\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 38183-03-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Phenylpropanoids, Aromatic Polyketides\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e7,8-Dihydroxyflavone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kelembapan dan kontaminasi. Bahan ini bersifat sensitif terhadap cahaya dan udara, sehingga sebaiknya disimpan dalam lingkungan yang gelap dan terkondisi. Selama penanganan, gunakan peralatan pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung. Pastikan prosedur kerja sesuai dengan standar keselamatan laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e7,8-Dihydroxyflavone is a flavonoid compound widely used in life science research due to its biological activity and structural versatility. This compound is commonly employed in biochemical and pharmacological studies for its antioxidant, neuroprotective, and antidepressant properties. Its solubility in organic solvents makes it suitable for various analytical and synthetic applications. In Indonesian laboratories, it is a key reagent for investigating the effects of flavonoids on cellular and molecular processes, supporting research in pharmacology, biotechnology, and health sciences. Its stability and reactivity make it an essential component in experimental protocols requiring precision and reproducibility.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eSong dkk. (2019). 7,8-Dihydroxyflavone Protects PC12 Cells against MPP+-Induced Cytotoxicity by Heme Oxygenase-1. \u003cem\u003eInternational Journal of Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.18483\/ijsci.1932\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.18483\/ijsci.1932\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKarakaya dkk. (2023). Investigation of the Pharmacokinetic Properties and Theoretical Chemical Activities of 7,8-Dihydroxyflavone and 4'-Dimethylamino-7,8-Dihydroxyflavone. \u003cem\u003eCurrent Pharmaceutical Analysis\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2174\/1573412919666230313143549\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2174\/1573412919666230313143549\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eEngelmann dkk. (2005). Stability of Ferric Complexes with 3-Hydroxyflavone (Flavonol), 5,7-Dihydroxyflavone (Chrysin), and 3‘,4‘-Dihydroxyflavone. \u003cem\u003eJournal of Agricultural and Food Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/jf048298q\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/jf048298q\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086483206362,"sku":"TCI2510D191621896","price":1566000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086483239130,"sku":"TCI2510D191621897","price":4923000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D1916.jpg?v=1771058115"},{"product_id":"tci2510d460125237","title":"TCI D4601 146535-11-7 AG-1296","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4601 146535-11-7 AG-1296 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian kanker, khususnya dalam studi tentang mekanisme pertumbuhan sel kanker dan respons terapi. Bahan ini sering ditemukan dalam lingkungan laboratorium yang fokus pada biologi sel dan penelitian kanker. Sebagai bahan aktif, senyawa ini berperan dalam pengujian efektivitas obat atau senyawa lain yang digunakan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4601 memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memungkinkan penggunaan dalam berbagai eksperimen. Bahan ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam prosedur laboratorium seperti sintesis, pengujian aktivitas biologis, atau analisis kuantitatif. Karena sifatnya yang spesifik dan keandalan, senyawa ini dipilih sebagai bahan utama dalam penelitian ilmiah yang memerlukan presisi dan akurasi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sangat relevan dalam penelitian kanker yang sedang berkembang. Banyak institusi penelitian di Indonesia menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan terapi baru atau memahami mekanisme penyakit kanker. Dengan adanya bahan ini, peneliti dapat melakukan eksperimen yang mendukung inovasi dalam bidang kesehatan dan biomedis.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme pertumbuhan sel kanker di laboratorium Indonesia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian efektivitas senyawa penghambat pertumbuhan sel kanker\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis aktivitas biologis senyawa dalam lingkungan seluler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan model kanker untuk uji coba terapi baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang respons sel kanker terhadap berbagai pengaruh lingkungan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 146535-11-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cancer Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5mg, 25mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, serta jauh dari sumber cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Karena merupakan senyawa kimia, penggunaan harus dilakukan dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan yang tepat dan penggunaan yang mematuhi protokol keselamatan laboratorium sangat penting untuk mencegah risiko kontaminasi atau kecelakaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4601 146535-11-7 AG-1296 is a chemical compound widely used in cancer research, particularly in the study of cell growth mechanisms and therapeutic responses. This compound is commonly found in laboratory environments focused on cell biology and cancer studies. As an active ingredient, it plays a crucial role in testing the effectiveness of drugs or other compounds used to inhibit cancer cell growth. Its chemical properties make it suitable for various laboratory procedures, including synthesis, biological activity testing, and quantitative analysis. In the context of Indonesian laboratories, this compound is highly relevant in ongoing cancer research, supporting the development of new therapies and a deeper understanding of cancer mechanisms. Its stability and solubility in organic solvents make it a reliable choice for scientific investigations requiring precision and accuracy.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eLI dkk. (2015). Tyrphostin AG 1296 induces glioblastoma cell apoptosis in vitro and in vivo. \u003cem\u003eOncology Letters\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3892\/ol.2015.3781\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3892\/ol.2015.3781\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5mg","offer_id":48086699049178,"sku":"TCI2510D460125237","price":3105000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25mg","offer_id":48086699081946,"sku":"TCI2510D460125238","price":11358000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4601.jpg?v=1771058645"},{"product_id":"tci2510d527526155","title":"TCI D5275 301305-73-7 TCS 359","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D5275 301305-73-7 TCS 359 adalah bahan kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi biokimia dan laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori enzim dan substrat enzim, yang memainkan peran penting dalam reaksi katalitik dalam proses biologis. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian yang berkaitan dengan metabolisme, biosintesis, dan reaksi enzimatik. Sebagai substrat enzim, TCS 359 berfungsi sebagai molekul yang diubah oleh enzim tertentu, sehingga memungkinkan peneliti untuk mempelajari mekanisme kerja enzim secara langsung.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI D5275 301305-73-7 TCS 359 memiliki sifat kimia yang stabil dan konsisten, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam berbagai kondisi laboratorium. Bahan ini juga memiliki tingkat kemurnian yang tinggi, yang memastikan hasil eksperimen yang akurat dan dapat diandalkan. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, bahan ini cocok untuk digunakan dalam berbagai jenis reaksi kimia dan biokimia. Selain itu, TCS 359 memiliki daya reaksi yang baik, sehingga mempercepat proses reaksi yang diperlukan dalam penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, TCI D5275 301305-73-7 TCS 359 digunakan oleh peneliti di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang berkaitan dengan biokimia, genetika, dan farmakologi. Karena kehandalannya dan ketersediaannya, bahan ini menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan substrat enzim yang stabil dan akurat.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian enzim untuk memahami mekanisme reaksi katalitik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas enzim dalam kondisi tertentu untuk mengevaluasi efisiensi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis substrat enzim dalam proses metabolisme biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan metode analitik untuk deteksi substrat enzim secara spesifik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang penghambatan enzim untuk pengembangan obat\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 301305-73-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg, 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan dalam lingkungan yang kering dan sejuk sangat disarankan untuk menjaga stabilitas bahan. Saat menggunakan bahan ini, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia lain yang bersifat reaktif atau korosif.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D5275 301305-73-7 TCS 359 is a biochemical compound widely used in laboratory research, particularly in enzyme-related studies. As a substrate for enzymatic reactions, it plays a crucial role in understanding metabolic processes and biochemical pathways. Its stable chemical properties and high purity make it a reliable choice for various experimental applications. This compound is commonly used in academic and research institutions in Indonesia for studying enzyme activity, inhibition, and substrate specificity. Its versatility and reliability ensure accurate and reproducible results in laboratory settings.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086752723162,"sku":"TCI2510D527526155","price":3231000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48086752755930,"sku":"TCI2510D527526156","price":9616000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D5275.jpg?v=1769142100"},{"product_id":"tci2510d539426285","title":"TCI D5394 866405-64-3 Dorsomorphin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D5394 Dorsomorphin adalah senyawa organik berbobot molekul kecil yang banyak digunakan sebagai penghambat jalur pensinyalan dalam penelitian biologi sel. Senyawa ini dikenal luas di kalangan peneliti sebagai inhibitor protein kinase teraktivasi AMP sekaligus penghambat pensinyalan jalur protein morfogenetik tulang. Di laboratorium, perannya adalah sebagai alat molekuler, yaitu bahan yang sengaja ditambahkan pada kultur sel untuk mematikan satu jalur biokimia tertentu sehingga peneliti dapat mengamati akibatnya terhadap pertumbuhan, diferensiasi, atau kelangsungan hidup sel yang diteliti.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuat senyawa ini dipilih adalah sifatnya sebagai molekul kecil yang dapat menembus membran sel, sehingga peneliti cukup menambahkannya ke dalam medium kultur tanpa perlu teknik transfeksi yang rumit dan mahal. Efeknya bersifat cepat dan dapat diatur melalui pengaturan konsentrasi serta durasi paparan, berbeda dengan pendekatan genetik yang umumnya permanen. Senyawa ini lazim dilarutkan terlebih dahulu dalam dimetil sulfoksida untuk membentuk larutan induk pekat, yang kemudian diencerkan ke dalam medium. Karena memengaruhi lebih dari satu jalur, peneliti biasanya melengkapi percobaan dengan kontrol pelarut dan verifikasi menggunakan metode independen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini banyak digunakan pada riset kanker, biologi sel punca, serta kajian metabolisme sel di fakultas kedokteran, farmasi, dan biologi. Kemasan 10 mg dan 50 mg sesuai dengan pola pemakaian riset kultur sel yang hanya memerlukan bahan dalam jumlah sangat kecil per percobaan namun menuntut ketersediaan yang konsisten sepanjang rangkaian penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian kanker: senyawa ini dipakai untuk menghambat jalur pensinyalan tertentu pada sel kanker terkultur guna mengamati pengaruhnya terhadap proliferasi, kelangsungan hidup, dan respons terapi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian metabolisme sel: sebagai penghambat protein kinase teraktivasi AMP, senyawa ini membantu peneliti menelaah peran jalur sensor energi dalam pengaturan metabolisme sel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset sel punca dan diferensiasi: penghambatan jalur protein morfogenetik tulang banyak digunakan untuk mengarahkan atau menahan jalur diferensiasi pada protokol kultur sel punca.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi autofagi: gangguan pada jalur sensor energi sel menjadikan senyawa ini alat yang berguna untuk menelaah mekanisme daur ulang komponen sel di bawah tekanan metabolik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePercobaan penapisan dosis: sifatnya sebagai penghambat molekul kecil memungkinkan peneliti menyusun deret konsentrasi untuk menentukan hubungan dosis dengan respons biologis yang diamati.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 866405-64-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cancer Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10 mg dan 50 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan pada suhu rendah di tempat kering dan gelap, sesuai anjuran pada label kemasan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan senyawa ini pada suhu rendah di dalam wadah aslinya yang tertutup rapat dan terlindung dari cahaya, sebab reagen penghambat molekul kecil umumnya sensitif terhadap panas dan kelembapan. Sebelum membuka wadah dingin, biarkan mencapai suhu ruang agar uap air tidak mengembun di dalam kemasan. Larutan induk biasanya dibuat dalam dimetil sulfoksida, lalu dibagi menjadi alikuot kecil dan disimpan beku untuk menghindari siklus beku–cair berulang yang merusak bahan. Tangani menggunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pelindung di dalam lemari asam atau lemari keselamatan hayati. Bahan ini ditujukan untuk penelitian, bukan untuk penggunaan pada manusia maupun diagnostik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D5394 Dorsomorphin is a small-molecule inhibitor widely used as a chemical tool in cell biology research. It is best known as an inhibitor of AMP-activated protein kinase and of bone morphogenetic protein signalling, allowing researchers to switch off a defined biochemical pathway in cultured cells simply by adding it to the medium. Being cell-permeable, it avoids the need for transfection, and its effects are dose- and time-dependent rather than permanent, which suits pathway-perturbation experiments. Typical applications include cancer cell proliferation and survival studies, cellular energy metabolism research, stem cell differentiation protocols, and autophagy investigations. It is normally dissolved in DMSO and is intended strictly for research use.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eKudo dkk. (2011). Dorsomorphin stimulates neurite outgrowth in PC12 cells via activation of a protein kinase A-dependent MEK-ERK1\/2 signaling pathway. \u003cem\u003eGenes to Cells\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/j.1365-2443.2011.01556.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/j.1365-2443.2011.01556.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eNovikova dkk. (2025). Adaptation of the Mitsunobu Reaction for Facile Synthesis of Dorsomorphin-Based Library. \u003cem\u003eMolecules\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/molecules30112258\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3390\/molecules30112258\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWong dkk. (2013). Dorsomorphin Promotes Survival and Germline Competence of Zebrafish Spermatogonial Stem Cells in Culture. \u003cem\u003ePLoS ONE\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1371\/journal.pone.0071332\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1371\/journal.pone.0071332\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48086757441754,"sku":"TCI2510D539426285","price":2878000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48086757474522,"sku":"TCI2510D539426286","price":10019000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D5394.jpg?v=1768818400"},{"product_id":"tci2510d573726715","title":"TCI D5737 1206711-16-1 DMH-1","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDMH-1 adalah senyawa molekul kecil yang digunakan sebagai penghambat selektif jalur pensinyalan bone morphogenetic protein (BMP). Senyawa ini merupakan turunan dari kelompok dorsomorfin dan dikenal karena selektivitasnya terhadap reseptor tipe I jalur BMP, khususnya ALK2, dengan aktivitas silang yang relatif rendah terhadap jalur lain. Di laboratorium biologi sel dan riset sel punca, bahan seperti ini berperan sebagai alat farmakologi untuk mematikan satu jalur pensinyalan secara terarah, sehingga peneliti dapat mengamati peran jalur tersebut dalam diferensiasi, pertumbuhan, maupun perkembangan sel tanpa perlu melakukan manipulasi genetik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eAlasan utama senyawa ini dipilih adalah selektivitasnya. Penghambat jalur BMP generasi awal sering juga menghambat reseptor kinase lain, sehingga hasil eksperimen menjadi sulit ditafsirkan. Profil selektivitas DMH-1 yang lebih terarah membuat data yang diperoleh lebih bersih dan lebih mudah dihubungkan dengan jalur BMP secara khusus. Sebagai molekul kecil, senyawa ini juga bekerja cepat, dosisnya dapat diatur, dan efeknya bersifat reversibel apabila senyawa dihilangkan dari medium kultur, keunggulan yang sulit ditandingi oleh pendekatan berbasis pembungkaman gen. Bahan ini umumnya dilarutkan dalam DMSO untuk membuat larutan induk yang kemudian diencerkan ke dalam medium kultur pada konsentrasi kerja yang telah dioptimasi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini biasanya dipakai pada riset sel punca, biologi perkembangan, neurosains, rekayasa jaringan, dan onkologi molekular di fakultas kedokteran, farmasi, biologi, serta lembaga penelitian bioteknologi. Kemasan 10 mg dan 50 mg sesuai dengan kebutuhan kultur sel yang bekerja pada skala mikromolar, di mana satu kemasan kecil dapat mencakup banyak rangkaian percobaan. Ukuran kemasan ini juga membantu laboratorium menjaga mutu senyawa karena larutan induk sebaiknya dibuat dalam jumlah terbatas dan disimpan sebagai alikuot.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengarahan diferensiasi sel punca: penghambatan jalur BMP secara selektif dipakai untuk mendorong sel punca menuju garis keturunan tertentu dalam protokol kultur terarah.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi induksi neural: peneliti memanfaatkan senyawa ini untuk menekan sinyal BMP yang menghambat pembentukan jaringan saraf pada model kultur berlapis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian biologi perkembangan: penghambatan terarah membantu memetakan peran jalur BMP pada pembentukan pola jaringan tanpa memerlukan rekayasa genetik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset rekayasa jaringan dan pengerasan jaringan: jalur BMP terkait pembentukan tulang, sehingga penghambatnya berguna dalam model osifikasi dan kalsifikasi abnormal.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenapisan mekanisme pada onkologi molekular: senyawa ini dipakai untuk menguji ketergantungan sel kanker terhadap sinyal BMP dalam eksperimen kultur terkendali.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1206711-16-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cell Signaling and Neuroscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10 mg dan 50 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan (bubuk); umumnya dilarutkan dalam DMSO untuk larutan induk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan pada kondisi dingin dan terlindung dari cahaya sesuai anjuran penyimpanan pada label produsen\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan bubuk dalam wadah asli yang tertutup rapat, pada kondisi dingin dan kering serta terlindung dari cahaya, mengikuti anjuran pada label produsen. Sebelum membuka wadah dingin, biarkan mencapai suhu ruang agar uap air tidak mengembun di dalam botol. Larutan induk dalam DMSO sebaiknya dibagi menjadi alikuot kecil dalam tabung mikro bertutup rapat dan disimpan beku untuk menghindari siklus beku–lumer berulang yang dapat menurunkan aktivitas. Karena senyawa ini aktif secara biologis, gunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan pelindung mata, tangani bubuk di dalam kabinet keselamatan biologis atau lemari asam, dan hindari terhirup. Kelola limbah beserta wadah kultur terkontaminasi mengikuti prosedur limbah laboratorium biologi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDMH-1 (CAS 1206711-16-1) is a small-molecule, selective inhibitor of bone morphogenetic protein (BMP) signalling derived from the dorsomorphin family, acting on BMP type I receptors with notably high selectivity for ALK2 and limited cross-activity toward other kinase pathways. This cleaner selectivity profile makes experimental results easier to attribute specifically to BMP signalling than with earlier, less discriminating inhibitors. As a small molecule it offers rapid, dose-tunable and reversible pathway inhibition without genetic manipulation, and is typically dissolved in DMSO as a stock solution before dilution into culture medium. Common applications include directed stem cell differentiation, neural induction protocols, developmental biology studies, tissue engineering and ectopic ossification models, and mechanistic cancer research. Supplied in 10 mg and 50 mg packs, it should be stored cold, protected from light, and aliquoted to avoid repeated freeze–thaw cycles.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eU dkk. (2024). Proteomics of MIH and DMH Affected Permanent and Primary Molars. \u003cem\u003eActa Scientific Dental Scienecs\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.31080\/asds.2024.08.1837\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.31080\/asds.2024.08.1837\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBeritich dkk. (2026). Trend-Cycle Estimation: An Exhaustive Revision Analysis for DMH and DMH-D Methods Using Nondefault Henderson Filters. \u003cem\u003eJournal of Time Series Econometrics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1515\/jtse-2025-0031\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1515\/jtse-2025-0031\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eChristudoss dkk. (2008). Unsymmetrical DMH – An isomer of 1,2 DMH – Is it potent to induce gastrointestinal carcinoma in rats?. \u003cem\u003eExperimental and Toxicologic Pathology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.etp.2007.11.003\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.etp.2007.11.003\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48086776938714,"sku":"TCI2510D573726715","price":4594000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48086776971482,"sku":"TCI2510D573726716","price":16757000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D5737.jpg?v=1768818498"},{"product_id":"tci2510d611527158","title":"TCI D6115 285983-48-4 Doramapimod","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDoramapimod adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam bidang biologi sel dan neurosains. Bahan ini memiliki peran penting dalam studi sinyal seluler, khususnya dalam proses transduksi sinyal yang melibatkan reseptor G-protein. Doramapimod sering digunakan sebagai modulator untuk menghambat aktivitas reseptor, sehingga memungkinkan peneliti mengamati efek perubahan sinyal pada sel. Karena sifatnya yang spesifik, bahan ini menjadi alat penting dalam eksperimen yang memerlukan manipulasi sinyal seluler secara terkendali.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDoramapimod memiliki karakteristik yang membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian laboratorium. Senyawa ini memiliki afinitas tinggi terhadap reseptor tertentu, sehingga memungkinkan efisiensi dalam penggunaan. Selain itu, Doramapimod memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi laboratorium yang umum, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan berulang. Sifat kimia dan fisiologisnya yang terdokumentasi juga memastikan akurasi hasil eksperimen, menjadikannya bahan yang andal dan terpercaya.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Doramapimod digunakan secara luas dalam penelitian terkait neurosains dan biologi sel. Bahan ini menjadi bagian penting dalam studi tentang penyakit neurodegeneratif, respons sel terhadap obat, serta mekanisme transduksi sinyal. Peneliti di Indonesia, terutama di institusi riset dan universitas, sering memanfaatkan Doramapimod untuk eksperimen yang memerlukan penghambatan spesifik pada reseptor seluler.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang transduksi sinyal seluler untuk memahami mekanisme komunikasi dalam sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian efek modulator pada reseptor G-protein untuk studi farmakologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen terkait penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi respons sel terhadap obat dan terapi farmakologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat baru dengan mekanisme aksi yang spesifik terhadap reseptor tertentu\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 285983-48-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cell Signaling and Neuroscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDoramapimod harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, dalam kondisi kering dan sejuk, serta jauh dari paparan cahaya langsung. Penyimpanan dalam lemari pendingin tidak diperlukan, tetapi harus dihindari paparan udara bebas. Saat mengambil atau memanfaatkan bahan ini, pastikan untuk menggunakan peralatan pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selalu pastikan wadah tidak bocor dan tidak terkontaminasi oleh bahan lain.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDoramapimod is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and neuroscience. It functions as a modulator that inhibits specific receptor activities, making it essential for studying cellular signaling pathways. This compound is known for its high affinity towards G-protein coupled receptors, enabling precise manipulation of signaling processes in experimental settings. Its stability and well-documented chemical properties make it a reliable tool for researchers. In Indonesia, Doramapimod is commonly used in studies related to neurodegenerative diseases, drug response mechanisms, and pharmacological research. Its application supports both academic and industrial research in the field of life sciences.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eBauquier dkk. (2020). Effect of the p38 MAPK inhibitor doramapimod on the systemic inflammatory response to intravenous lipopolysaccharide in horses. \u003cem\u003eJournal of Veterinary Internal Medicine\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/jvim.15847\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/jvim.15847\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eZhang dkk. (2025). DORAMAPIMOD ALLEVIATES CHEMOTHERAPEUTIC-INDUCED GRANULOSA CELL SENESCENCE AND OVARIAN INJURY IN MICE BY INHIBITING THE P38 MAPK\/CDKN1A PATHWAY. \u003cem\u003eFertility and Sterility\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.fertnstert.2025.07.085\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.fertnstert.2025.07.085\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eNasiri dkk. (2016). Biophysical investigation and conformational analysis of p38α kinase inhibitor doramapimod and its analogues. \u003cem\u003eMedChemComm\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1039\/c6md00262e\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1039\/c6md00262e\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"50mg","offer_id":48086792437978,"sku":"TCI2510D611527158","price":6437000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D6115.jpg?v=1768205167"},{"product_id":"tci2510e050028292","title":"TCI E0500 518-82-1 Emodin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEmodin adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori senyawa fenolik, yang sering digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah. Bahan ini memiliki struktur kimia kompleks dan digunakan sebagai bahan baku dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia. Emodin memiliki aktivitas biologis yang menarik, seperti antioksidan dan anti-inflamasi, sehingga menjadi bahan penting dalam penelitian terkait penyakit kronis dan pengembangan obat. Dalam laboratorium, Emodin digunakan untuk mempelajari mekanisme reaksi kimia dan aktivitas biologis senyawa fenolik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eEmodin memiliki sifat stabil dalam kondisi tertentu dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Karena sifat tersebut, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses ekstraksi. Selain itu, Emodin memiliki daya reaktivitas yang tinggi, sehingga cocok untuk eksperimen yang membutuhkan interaksi kimia aktif. Karena karakteristik ini, Emodin sering dipilih oleh peneliti yang ingin menguji reaktivitas senyawa fenolik dalam berbagai kondisi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Emodin digunakan dalam penelitian bidang farmakologi, biokimia, dan lingkungan. Bahan ini menjadi alat penting dalam studi tentang efek senyawa alami terhadap sel dan jaringan. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia sering menggunakannya untuk eksperimen yang memerlukan senyawa dengan aktivitas biologis yang spesifik. Emodin juga digunakan dalam penelitian yang berkaitan dengan pengembangan bahan aktif farmasi dan senyawa alami.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eEmodin digunakan dalam studi aktivitas antioksidan untuk mengevaluasi efek senyawa fenolik terhadap radikal bebas.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini cocok untuk eksperimen biokimia yang memerlukan senyawa dengan reaktivitas tinggi dalam reaksi kimia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEmodin sering dipakai dalam penelitian farmakologi untuk menguji efek farmakologis senyawa alami pada sel dan jaringan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini digunakan dalam analisis kandungan senyawa fenolik dalam bahan alami untuk penelitian lingkungan dan pertanian.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEmodin menjadi alat penting dalam pengembangan obat baru dengan mekanisme kerja yang didasarkan pada aktivitas biologis senyawa fenolik.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 518-82-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Crude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat, berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEmodin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil dan kering sangat disarankan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Emodin bersifat kimia yang aktif, sehingga perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selalu pastikan prosedur kerja sesuai dengan standar keselamatan laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eEmodin is a chemical compound belonging to the class of phenolic compounds, widely used in life science research. It is commonly employed as a starting material in various chemical and biochemical experiments due to its complex molecular structure and biological activity. Emodin exhibits antioxidant and anti-inflammatory properties, making it a valuable tool in the study of chronic diseases and drug development. In the laboratory, it is used to investigate the chemical reactivity and biological effects of phenolic compounds. Its high reactivity and solubility in organic solvents make it a preferred choice for researchers needing active chemical interactions. In Indonesia, Emodin is utilized in pharmacological, biochemical, and environmental studies, serving as a key reagent in experiments involving natural compounds and their biological effects. Its application in the development of new drugs and the analysis of natural products highlights its importance in scientific research.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eLi dkk. (2024). Emodin relieves morphine-stimulated BV2 microglial activation and inflammation through the TLR4\/NF-κB\/NLRP3 pathway. \u003cem\u003eNeuroReport\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1097\/wnr.0000000000002034\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1097\/wnr.0000000000002034\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eGao dkk. (2024). Emodin is a Potential Drug Targeting CD44-positive Hepatocellular Cancer. \u003cem\u003eCurrent Cancer Drug Targets\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2174\/0115680096256913231101103719\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2174\/0115680096256913231101103719\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eGiuliani dkk. (2014). Remote Loading of Aloe Emodin in Gemini-Based Cationic Liposomes. \u003cem\u003eLangmuir\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/la5038074\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/la5038074\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086869311706,"sku":"TCI2510E050028292","price":2778000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086869344474,"sku":"TCI2510E050028293","price":14361000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E0500.jpg?v=1767111414"},{"product_id":"tci2510e142829450","title":"TCI E1428 1366002-50-7 Senexin A","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI E1428 dengan nomor CAS 1366002-50-7 adalah Senexin A, sebuah reagen riset bermolekul kecil yang dikenal sebagai penghambat kinase bergantung siklin CDK8 beserta parolognya CDK19. Berbeda dengan bahan baku sintesis pada umumnya, senyawa ini disiapkan untuk keperluan penelitian biologi molekuler dan farmakologi, yaitu sebagai alat untuk mengganggu satu jalur pengaturan tertentu di dalam sel dan kemudian mengamati akibatnya. Peranannya di laboratorium adalah menyediakan sarana intervensi kimiawi yang dapat ditambahkan langsung ke kultur sel, sehingga peneliti dapat menguji keterlibatan sumbu CDK8\/CDK19 pada proses transkripsi tanpa harus melakukan rekayasa genetik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuat Senexin A dipilih adalah sasarannya yang terarah pada modul kinase kompleks Mediator, yaitu simpul pengatur yang menghubungkan faktor transkripsi dengan mesin RNA polimerase II. Dengan demikian, efek yang teramati dapat ditafsirkan dalam kerangka pengaturan transkripsi, bukan sekadar penghambatan siklus sel secara umum. Senyawa ini juga banyak dirujuk pada literatur sebagai pembanding untuk generasi penghambat CDK8 berikutnya, sehingga hasil percobaan lebih mudah dibandingkan dengan data yang telah terbit. Sifatnya sebagai molekul kecil memungkinkan penetrasi ke dalam sel dan pengaturan dosis secara bertahap dalam rentang waktu percobaan yang pendek.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, bahan ini umumnya digunakan pada fasilitas riset biomedis di universitas, laboratorium kanker dan biologi sel, serta lembaga penelitian yang menjalankan penapisan senyawa berbasis kultur sel. Kemasan 5 mg dan 25 mg sesuai dengan kebutuhan riset yang menggunakan larutan induk berkonsentrasi tinggi dalam jumlah kecil, sehingga bahan tidak terbuang percuma pada laboratorium dengan agenda percobaan yang terjadwal.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eStudi fungsi CDK8 dan CDK19 pada kultur sel, karena senyawa ini menghambat aktivitas modul kinase kompleks Mediator secara langsung tanpa rekayasa genetik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian pengaturan transkripsi, sebab penghambatan sumbu CDK8\/CDK19 memungkinkan peneliti melacak perubahan pola ekspresi gen yang bergantung pada modul kinase tersebut.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset onkologi berbasis sel, karena jalur yang disasar senyawa ini banyak dikaitkan dengan pengaturan pertumbuhan dan respons sel terhadap sinyal pertumbuhan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePercobaan kombinasi dengan senyawa lain, sebab penghambatan satu simpul pengaturan sering dipakai untuk menguji efek sinergis maupun mekanisme resistensi obat.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eValidasi senyawa penghambat CDK8 baru, karena Senexin A telah banyak dirujuk di literatur sehingga berguna sebagai pembanding rujukan dalam percobaan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1366002-50-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5 mg dan 25 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan\/serbuk; pemerian rinci mengikuti sertifikat analisis bawaan produk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan dalam lemari pendingin, terlindung cahaya, dan dalam wadah tertutup rapat\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan botol dalam keadaan tertutup rapat di lemari pendingin sesuai anjuran pada label pemasok, terlindung dari cahaya dan kelembapan. Karena kemasannya kecil, biarkan wadah menghangat hingga suhu ruang sebelum dibuka agar embun tidak mencemari isinya. Larutan induk sebaiknya dibuat sekali lalu dibagi ke dalam beberapa tabung sekali pakai untuk menghindari siklus beku-cair berulang yang dapat menurunkan mutu. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta perlakukan bahan sebagai senyawa aktif secara biologis yang penanganannya dilakukan di dalam lemari asam atau biosafety cabinet.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI E1428 (CAS 1366002-50-7), Senexin A, is a small-molecule research reagent widely used as an inhibitor of the cyclin-dependent kinases CDK8 and CDK19, the kinase module of the Mediator complex. Because this module links transcription factors to the RNA polymerase II machinery, the compound offers a convenient chemical route to probe transcriptional regulation in living cells without genetic manipulation. Typical applications include cell-based oncology research, gene expression studies, combination experiments exploring synergy or resistance, and benchmarking of newer CDK8-directed inhibitors, for which Senexin A is a frequently cited reference compound. It is supplied in 5 mg and 25 mg pack sizes. Store refrigerated, tightly closed and protected from light, and prepare single-use aliquots of stock solutions to avoid repeated freeze-thaw cycles.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMazur dkk. (2025). Combined Effects of Senexin B and Antitumor Agents on Neuroblastoma and Glioblastoma Cell Lines. \u003cem\u003eRussian Journal of Bioorganic Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1134\/s1068162024607080\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1134\/s1068162024607080\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5mg","offer_id":48086959718618,"sku":"TCI2510E142829450","price":4140000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25mg","offer_id":48086959751386,"sku":"TCI2510E142829451","price":14335000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E1428.jpg?v=1767112847"},{"product_id":"tci2510e149429540","title":"TCI E1494 204005-46-9 SU 5416","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI E1494 204005-46-9 SU 5416 adalah bahan kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan, terutama dalam persiapan model penyakit pada hewan. Bahan ini memiliki peran penting dalam pengembangan dan uji coba model penyakit yang relevan dengan kondisi klinis manusia. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan untuk memproduksi simulasi penyakit yang dapat digunakan dalam penelitian obat, diagnostik, dan pengembangan vaksin.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Karena sifatnya yang konsisten dan keandalan, bahan ini dipilih sebagai bahan baku utama dalam penelitian biomedis. Ketersediaan dalam bentuk kecil seperti 100mg juga memudahkan penggunaan dan pengaturan dosis yang tepat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang berkaitan dengan penyakit menular dan non-menular. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia menggunakan bahan ini untuk mempercepat proses pengembangan model penyakit yang akurat dan dapat diandalkan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian penyakit menular untuk pengembangan vaksin dan terapi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji coba model penyakit pada hewan untuk simulasi kondisi klinis manusia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan metode diagnostik baru berbasis biomarker\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi untuk mengevaluasi efektivitas obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eProduksi bahan baku untuk penelitian biomedis dan bioteknologi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 204005-46-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Animal Disease Models Preparation\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan panas\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung serta suhu tinggi. Simpan di tempat yang kering dan sejuk untuk menjaga kualitas bahan. Saat penggunaan, pastikan alat yang digunakan bersih dan tidak terkontaminasi. Gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI E1494 204005-46-9 SU 5416 is a chemical compound widely used in life science research, particularly in the preparation of animal disease models. This reagent plays a crucial role in simulating various pathological conditions for experimental purposes. Its stability and consistent properties make it a reliable choice for researchers aiming to replicate clinical scenarios in a controlled environment. The 100mg formulation allows for precise dosing and easy handling in laboratory settings. This product is essential for studies involving infectious and non-infectious diseases, supporting advancements in diagnostics, drug development, and biotechnology. Its application aligns with the growing demand for accurate and reproducible disease models in both academic and industrial research in Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003ePapathanassiu dkk. (2013). Abstract 5416: Metabolic control of the prometastatic protein CD147.. \u003cem\u003eCancer Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1158\/1538-7445.am2013-5416\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1158\/1538-7445.am2013-5416\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eGhimeray dkk. (2024). Abstract 5416: Purinergic P2Y6 receptor antagonists as potential anti tumor agents. \u003cem\u003eCancer Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1158\/1538-7445.am2024-5416\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1158\/1538-7445.am2024-5416\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eGoodyear (2014). Abstract 5416: Development of a nanoparticle platform for the targeted delivery of siRNA to HER2-positive breast cancers. \u003cem\u003eCancer Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1158\/1538-7445.am2014-5416\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1158\/1538-7445.am2014-5416\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086964961498,"sku":"TCI2510E149429540","price":5352000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E1494.jpg?v=1767112950"},{"product_id":"tci2510e152929579","title":"TCI E1529 183321-74-6 Erlotinib","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eErlotinib adalah senyawa penghambat tirosin kinase yang menyasar reseptor faktor pertumbuhan epidermal atau EGFR. Sebagai reagen penelitian, senyawa ini banyak dipakai di laboratorium biologi sel dan onkologi molekuler untuk menelaah peran jalur sinyal EGFR dalam pertumbuhan, pembelahan, dan ketahanan hidup sel. Perannya adalah menyediakan penghambat terkarakterisasi baik yang memungkinkan peneliti mematikan jalur sinyal tertentu secara terkendali, lalu mengamati perubahan yang terjadi pada perilaku sel, ekspresi protein, maupun respons terhadap perlakuan lain.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuatnya dipilih adalah selektivitas kerjanya pada domain kinase EGFR serta kekayaan data pembanding dalam literatur, sehingga hasil percobaan dapat ditafsirkan dengan rujukan yang kuat. Senyawa ini bekerja dengan bersaing pada situs pengikatan ATP di domain kinase, sehingga fosforilasi hilir terhenti. Secara fisikokimia, erlotinib berbentuk padatan dengan kelarutan air yang rendah, sehingga larutan stok umumnya dibuat menggunakan dimetil sulfoksida sebelum diencerkan ke media kultur. Kemasan 1 g memberi cukup bahan untuk rangkaian panjang percobaan berbasis sel maupun penyiapan larutan standar pada pengembangan metode analisis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eLaboratorium di Indonesia memanfaatkan senyawa ini pada riset kanker di perguruan tinggi dan lembaga penelitian, pengembangan metode analisis sediaan farmasi, serta kajian resistensi terapi bertarget. Pemakaiannya berdampingan dengan fasilitas kultur sel steril, pembaca mikroplat, analisis western blot, dan instrumen kromatografi. Ketersediaan bahan rujukan yang jelas identitasnya sangat membantu menjaga keterulangan hasil antarlaboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenghambatan jalur sinyal EGFR pada kultur sel, karena senyawa ini bersaing pada situs ATP sehingga fosforilasi protein hilir dapat dihentikan secara terkendali.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian resistensi terapi bertarget, sebab pola respons sel terhadap penghambat EGFR menjadi model utama untuk mempelajari munculnya mutasi penyebab kegagalan terapi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji viabilitas dan proliferasi sel kanker, karena penghambatan jalur pertumbuhan menghasilkan efek terukur yang mudah diamati dengan pembaca mikroplat.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan dan validasi metode analisis farmasi, mengingat diperlukan bahan rujukan bermutu untuk penetapan kadar serta pemeriksaan cemaran sediaan obat.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian kombinasi senyawa dan sinergi obat, karena penghambat EGFR sering dipasangkan dengan senyawa lain untuk menilai efek gabungan pada sel target.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 183321-74-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan (rujuk label dan lembar data produsen)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran label\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan erlotinib dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya sesuai anjuran produsen. Sebagai senyawa aktif farmasi dengan aktivitas biologis kuat, bahan ini wajib ditangani personel terlatih menggunakan sarung tangan, jas laboratorium, pelindung mata, dan bila perlu pelindung pernapasan saat menimbang serbuk. Lakukan penimbangan di kabinet berventilasi untuk mencegah penyebaran partikel halus. Larutan stok sebaiknya dibagi menjadi alikuot kecil dan disimpan beku agar aktivitasnya terjaga. Catat setiap penggunaan, beri label yang jelas, dan buang sisa bahan melalui jalur limbah farmasi laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eErlotinib is a selective small-molecule inhibitor of the epidermal growth factor receptor (EGFR) tyrosine kinase, supplied as a research reagent. It competes at the ATP-binding site of the kinase domain, shutting down downstream phosphorylation and allowing researchers to switch off EGFR signalling in a controlled, reversible manner. The compound is a solid with limited aqueous solubility, so stock solutions are typically prepared in DMSO before dilution into culture media. Its extensive literature record makes it a dependable comparator. Common applications include cell signalling and proliferation studies, targeted-therapy resistance research, drug combination and synergy testing, and reference standard use in pharmaceutical analytical method development.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2016). Erlotinib. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-016-20304-2\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-016-20304-2\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2021). Bevacizumab\/erlotinib\/pembrolizumab. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-021-04558-8\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-021-04558-8\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2017). Bevacizumab\/erlotinib\/gefitinib. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-017-30502-2\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-017-30502-2\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086967353562,"sku":"TCI2510E152929579","price":1616000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E1529.jpg?v=1769142313"},{"product_id":"tci2510f083930828","title":"TCI F0839 105628-07-7 Fasudil Hydrochloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFasudil Hydrochloride adalah reagen riset farmasi berbentuk garam hidroklorida dari fasudil, yaitu senyawa isokuinolin sulfonamida yang dikenal sebagai penghambat Rho-associated protein kinase atau ROCK. Di laboratorium, bahan dari TCI ini dipakai sebagai alat molekuler untuk mematikan sementara jalur pensinyalan Rho\/ROCK sehingga peneliti dapat mengamati akibatnya terhadap sitoskeleton, bentuk sel, pergerakan sel, dan kelangsungan hidup sel. Produk ini ditujukan semata untuk penggunaan eksperimental di ruang riset, bukan untuk pemakaian pada manusia maupun hewan di luar protokol penelitian yang telah disetujui.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuat fasudil hidroklorida banyak dipilih adalah bentuk garamnya yang jauh lebih mudah larut dalam air dan larutan dapar dibandingkan basa bebasnya, sehingga larutan induk dapat disiapkan tanpa pelarut organik yang berpotensi mengganggu kultur sel. Penghambatannya terhadap ROCK bersifat reversibel dan bergantung dosis, sehingga cocok untuk percobaan berjangka pendek maupun perlakuan berulang. Dalam praktik kultur sel, senyawa golongan ini dikenal membantu mengurangi kematian sel akibat pelepasan dari cawan pada kultur sel punca. Kemasan 100 mg sesuai untuk penyiapan banyak alikuot larutan induk berkonsentrasi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, kebutuhan reagen semacam ini tumbuh bersama berkembangnya laboratorium kultur sel, pusat riset sel punca, serta kelompok penelitian neurosains dan kardiovaskular di universitas dan rumah sakit pendidikan. Karena kemasannya kecil dan larutannya dapat dialikuot lalu dibekukan, satu botol dapat menopang serangkaian percobaan selama beberapa bulan. Hal ini membantu laboratorium mengelola anggaran riset sekaligus menjaga kesinambungan proyek yang bergantung pada reagen impor.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenghambatan jalur Rho\/ROCK pada kultur sel, karena fasudil hidroklorida memungkinkan peneliti mengamati perubahan sitoskeleton aktin dan morfologi sel secara terkendali dan reversibel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKultur dan pemulihan sel punca berpelat tunggal, sebab penghambat ROCK dikenal menekan kematian sel yang terjadi setelah disosiasi enzimatik maupun pencairan kembali sel beku.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian migrasi dan invasi sel, mengingat jalur ROCK mengatur kontraktilitas aktomiosin sehingga penghambatannya memberi pembanding mekanistik pada uji luka gores dan ruang Boyden.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian neurosains tentang pertumbuhan akson, karena penghambatan ROCK mendorong perpanjangan neurit sehingga senyawa ini berguna pada model cedera dan regenerasi saraf.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset kardiovaskular dan otot polos pembuluh, sebab jalur Rho\/ROCK berperan pada tonus pembuluh sehingga senyawa ini menjadi alat penelaah mekanisme vasodilatasi di tingkat sel.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 105628-07-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan atau serbuk garam hidroklorida (rujuk label dan SDS lot untuk penampilan pastinya)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan pada suhu dingin, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran suhu pada label produsen\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIkuti anjuran suhu penyimpanan yang tercetak pada label botol, sebab reagen biokimia seperti ini umumnya diminta disimpan dingin, kering, dan terlindung cahaya. Biarkan botol mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun pada serbuk yang bersifat higroskopis. Siapkan larutan induk dalam air bebas ion atau dapar steril, bagi menjadi alikuot kecil di dalam tabung mikro bertutup rapat, lalu bekukan untuk menghindari siklus cair-beku berulang yang merusak mutu reagen. Timbang menggunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan pelindung mata, hindari terhirupnya serbuk, dan tangani sisa bahan sebagai limbah kimia laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFasudil Hydrochloride from TCI is a research-use isoquinoline sulfonamide that inhibits Rho-associated protein kinase (ROCK), providing a practical chemical tool for switching off Rho\/ROCK signalling in experimental systems. The hydrochloride salt dissolves readily in water and aqueous buffers, so stock solutions can be prepared without organic co-solvents that might perturb cell culture. Inhibition is reversible and dose dependent, suiting both short treatments and repeated dosing. Common uses include actin cytoskeleton and cell morphology studies, improved survival of dissociated or thawed stem cells, migration and invasion assays, neurite outgrowth research, and vascular smooth muscle mechanistic work. The 100 mg pack yields many aliquoted stock solutions for laboratory use only.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eZHAO dkk. (2006). Effect of Fasudil Hydrochloride, a Protein Kinase Inhibitor, on Cerebral Vasospasm and Delayed Cerebral Ischemic Symptoms After Aneurysmal Subarachnoid Hemorrhage-Results of a Randomized Trial of Fasudil Hydrochloride Versus Nimodipine-. \u003cem\u003eNeurologia medico-chirurgica\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2176\/nmc.46.421\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2176\/nmc.46.421\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSONE (1997). ChemInform Abstract: Development of Fasudil Hydrochloride (Eril): A New Protein Kinase Inhibitor. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.199710244\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.199710244\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSarica (2011). Continuous intravertebral artery injection of fasudil hydrochloride in the treatment of cerebral vasospasm. \u003cem\u003eNeurology India\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.4103\/0028-3886.79121\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.4103\/0028-3886.79121\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087039213786,"sku":"TCI2510F083930828","price":4745000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F0839.jpg?v=1771057857"},{"product_id":"tci2510f121431328","title":"TCI F1214 865362-74-9 FR 180204","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI F1214 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam bidang biologi sel dan neurosains. Bahan ini memiliki peran penting dalam studi sinyal seluler dan proses fisiologis yang terkait dengan aktivitas saraf. Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu dalam eksperimen untuk mengaktivasi atau menghambat jalur sinyal tertentu dalam sel. Karena sifatnya yang spesifik, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti yang ingin memahami mekanisme kerja protein atau reseptor yang terlibat dalam proses biologis kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI F1214 memiliki karakteristik kimia yang stabil dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang memungkinkan interaksi spesifik dengan target biologis, sehingga sangat cocok untuk aplikasi yang memerlukan presisi tinggi. Karena kemurniannya yang tinggi dan konsistensi dalam hasil eksperimen, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku utama dalam penelitian ilmiah yang membutuhkan akurasi dan keandalan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian terkait biologi sel dan neurosains. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk memperluas pemahaman tentang mekanisme penyakit dan pengembangan terapi. Ketersediaan senyawa ini mendukung kegiatan penelitian yang berorientasi pada solusi inovatif untuk masalah kesehatan dan biomedis di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePemantauan aktivitas reseptor seluler dalam studi sinyal biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian efek modulator pada jalur transduksi sinyal dalam sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme penyakit neurodegeneratif dan peradangan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat yang menargetkan jalur sinyal tertentu dalam sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen untuk memahami respons sel terhadap stimulasi eksternal\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 865362-74-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cell Signaling and Neuroscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5mg, 25mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitas dan kemurniannya. Penyimpanan pada suhu kamar yang sejuk dan kering sangat dianjurkan. Saat mengambil dan menggunakan senyawa ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Selalu pastikan bahwa area kerja tetap bersih dan bebas dari kontaminasi untuk menjaga kualitas eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI F1214 is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and neuroscience. It plays a crucial role in studying cellular signaling pathways and neurophysiological processes. The compound is commonly used as a tool to activate or inhibit specific signaling pathways within cells, making it an essential component for researchers aiming to understand complex biological mechanisms. Its stable chemical properties and high purity ensure reliable results in experimental settings. In Indonesian laboratories, this compound is utilized in various studies related to cellular signaling and neurodegenerative diseases, supporting advancements in biomedical research and therapeutic development.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5mg","offer_id":48087067558106,"sku":"TCI2510F121431328","price":4795000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25mg","offer_id":48087067590874,"sku":"TCI2510F121431329","price":17162000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F1214.jpg?v=1768360381"},{"product_id":"tci2510f138131539","title":"TCI F1381 865362-74-9 FR 180204 [Optimized for Cell Culture]","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI F1381 adalah bahan kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam bidang biologi sel dan neurosains. Bahan ini memiliki peran penting dalam mempercepat proses penelitian terkait sinyal seluler dan aktivitas neurologis. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan sebagai reagen untuk mengaktifkan atau memblokir jalur sinyal tertentu dalam sel, sehingga memungkinkan peneliti memahami mekanisme biologis yang kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI F1381 memiliki sifat kimia yang stabil dan kompatibel dengan berbagai metode penelitian modern, seperti eksperimen sel kultur dan analisis molekuler. Bahan ini dipilih karena kemurniannya yang tinggi dan konsistensi kualitas yang dapat diandalkan. Selain itu, bahan ini dirancang untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan tingkat keamanan dan akurasi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, TCI F1381 digunakan secara luas dalam penelitian biomedis, farmakologi, dan neurosains. Bahan ini sangat relevan dalam upaya peningkatan kualitas penelitian lokal, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian yang fokus pada bidang kehidupan ilmiah.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian sinyal seluler untuk memahami mekanisme respon sel terhadap lingkungan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen sel kultur untuk mengamati aktivitas biologis seluler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat baru dengan fokus pada jalur sinyal terapeutik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis neurosains untuk mempelajari fungsi dan gangguan sistem saraf\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi untuk mengevaluasi efek bahan kimia pada sel target\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 865362-74-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cell Signaling and Neuroscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini sebaiknya disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk menjaga kualitasnya. Penyimpanan di suhu ruangan yang stabil dan kering sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kehilangan konsentrasi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk meminimalkan risiko paparan langsung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI F1381 is a chemical compound specifically optimized for use in cell culture research, particularly in the fields of cell biology and neuroscience. This product is designed to support studies on cellular signaling pathways and neuroscientific applications. Its high purity and consistent quality make it a reliable choice for laboratory experiments. The compound is commonly used in experiments involving cell culture, molecular analysis, and drug development. Its stability and compatibility with various experimental methods ensure accurate and reproducible results. TCI F1381 is an essential tool for researchers aiming to explore complex biological mechanisms and advance scientific understanding in Indonesia.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1mg","offer_id":48087081124058,"sku":"TCI2510F138131539","price":2626000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F1381.jpg?v=1769142479"},{"product_id":"tci2510g009731699","title":"TCI G0097 13408-09-8 Disodium beta-Glycerophosphate Pentahydrate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDisodium beta-Glycerophosphate Pentahydrate adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian biologi sel dan neurosains. Bahan ini berfungsi sebagai donor fosfat yang penting dalam berbagai reaksi biokimia, terutama dalam proses aktivasi sinyal seluler dan transduksi sinyal. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk memperkaya medium kultur sel atau sebagai komponen dalam larutan buffer yang mendukung aktivitas enzim tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari Disodium beta-Glycerophosphate Pentahydrate adalah kemampuannya untuk larut dalam air dan memiliki stabilitas kimia yang baik dalam kondisi laboratorium. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat non-toxis yang membuatnya aman untuk digunakan dalam aplikasi biomedis dan penelitian. Keberagaman aplikasinya membuat senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti yang membutuhkan bahan dengan sifat kimia yang stabil dan dapat diandalkan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Disodium beta-Glycerophosphate Pentahydrate digunakan dalam berbagai penelitian terkait biologi sel, neurosains, dan farmakologi. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat dan studi mekanisme penyakit. Keberadaannya di pasar lokal menunjukkan tingginya kebutuhan akan bahan kimia yang berkualitas dan sesuai dengan standar internasional.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian aktivasi sinyal seluler dalam studi biologi sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan medium kultur sel untuk mendukung pertumbuhan sel tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan larutan buffer untuk stabilisasi enzim dalam reaksi biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi neurosains untuk memahami mekanisme transduksi sinyal saraf\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi untuk mengevaluasi efek obat pada sel target\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 13408-09-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cell Signaling and Neuroscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 500g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Kristal atau serbuk putih\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDisodium beta-Glycerophosphate Pentahydrate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penyerapan kelembapan. Bahan ini sangat stabil secara kimia dan tidak mudah terurai, sehingga tidak memerlukan kondisi penyimpanan khusus. Namun, dalam penggunaan, penting untuk menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat mengolah bahan ini.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDisodium beta-Glycerophosphate Pentahydrate is a chemical compound widely used in cell biology and neuroscience research. It functions as a phosphate donor in various biochemical reactions, particularly in cellular signaling and signal transduction processes. This compound is commonly used in cell culture media and buffer solutions to support enzyme activity and maintain stable experimental conditions. Its solubility in water and chemical stability make it a reliable choice for laboratory applications. In Indonesia, this compound is essential for research in cell biology, neuroscience, and pharmacology, contributing to the development of new drugs and the understanding of disease mechanisms. Its availability in local markets highlights the demand for high-quality chemical reagents that meet international standards.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48087090659546,"sku":"TCI2510G009731699","price":1541000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48087090692314,"sku":"TCI2510G009731700","price":13199000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510G0097.jpg?v=1769180860"},{"product_id":"tci2510g027231903","title":"TCI G0272 446-72-0 Genistein","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eGenistein adalah isoflavon alami yang paling banyak dipelajari, terutama karena keberadaannya yang melimpah pada kedelai dan produk turunannya. Senyawa ini memiliki kerangka isoflavon dengan beberapa gugus hidroksil fenolik yang menentukan hampir seluruh perilaku biologisnya. Di laboratorium riset, genistein berfungsi sebagai senyawa uji standar untuk kajian fitoestrogen, penghambatan protein tirosin kinase, aktivitas antioksidan, serta berbagai penelitian jalur sinyal seluler. Statusnya sebagai senyawa rujukan membuatnya hampir selalu hadir dalam penelitian bahan alam yang berkaitan dengan kedelai.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang menjadikannya pilihan peneliti adalah struktur fenolik yang mampu menangkap radikal bebas, kemiripan bentuk dengan estradiol yang memungkinkan interaksi dengan reseptor estrogen, serta kemampuannya menghambat enzim tertentu pada konsentrasi yang dapat dikendalikan di laboratorium. Wujudnya berupa serbuk kristalin dengan kelarutan yang terbatas dalam air, sehingga larutan stok umumnya disiapkan menggunakan dimetil sulfoksida atau etanol sebelum diencerkan ke media uji. Keterulangan hasil yang baik dan tersedianya banyak pustaka rujukan membuat data yang diperoleh mudah dibandingkan antar-penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, genistein sangat relevan mengingat kedelai merupakan bahan pangan sehari-hari dan menjadi objek penelitian gizi, pangan fungsional, serta farmasi bahan alam. Laboratorium kerap memakainya sebagai standar analitik untuk mengukur kadar isoflavon dalam tempe, tahu, dan produk fermentasi kedelai lain, sekaligus sebagai kontrol positif pada berbagai uji aktivitas biologis.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eStandar analitik isoflavon: dipakai membuat kurva kalibrasi pada analisis kadar genistein dalam kedelai, tempe, dan produk pangan fermentasi lainnya.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian fitoestrogen: menjadi senyawa model untuk mempelajari interaksi ligan nonsteroid dengan reseptor estrogen pada sistem kultur sel terkendali.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji penghambatan enzim: digunakan sebagai penghambat rujukan dalam penelitian protein tirosin kinase serta jalur sinyal proliferasi sel terkait.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEvaluasi aktivitas antioksidan: berperan sebagai pembanding fenolik pada metode penangkapan radikal bebas untuk mengkalibrasi respons sistem pengujian.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset pangan fungsional: dijadikan bahan uji saat menelaah stabilitas isoflavon terhadap pemanasan, fermentasi, dan proses pengolahan pangan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 446-72-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Crude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya dalam wadah tertutup rapat\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan serbuk dalam wadah asli yang tertutup rapat dan terlindung dari cahaya, karena senyawa fenolik dapat mengalami perubahan warna serta penurunan mutu bila terpapar sinar dan udara dalam waktu lama. Banyak laboratorium memilih menyimpannya di lemari pendingin dan membiarkan botol mencapai suhu ruang sebelum dibuka untuk mencegah pengembunan. Larutan stok dalam dimetil sulfoksida sebaiknya dibagi menjadi alikuot kecil dan disimpan beku agar tidak mengalami siklus beku-cair berulang. Gunakan sarung tangan, masker, dan kacamata pelindung saat menimbang, serta hindari terbentuknya debu halus di area kerja.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eGenistein is the best-studied soy isoflavone and a staple reference compound in natural product and life science laboratories. Its isoflavone scaffold bearing several phenolic hydroxyl groups underpins its radical-scavenging capacity, its structural resemblance to estradiol, and its well-documented inhibition of protein tyrosine kinases. Supplied as a crystalline powder with limited aqueous solubility, it is normally dissolved in DMSO or ethanol before dilution into assay media. Researchers use it as an analytical standard for quantifying isoflavones in soybean, tempeh, and other fermented soy foods, as a positive control in antioxidant and enzyme inhibition assays, and as a model ligand in phytoestrogen and cell signalling studies.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eTategu dkk. (2008). Puma is a novel target of soy isoflavone genistein but is dispensable for genistein‐induced cell fate determination. \u003cem\u003eMolecular Nutrition \u0026amp; Food Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/mnfr.200700218\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/mnfr.200700218\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eTelrandhe dkk. (2026). Mechanism and Prospects of Genistein in Cancer Treatment. \u003cem\u003eCurrent Drug Therapy\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2174\/0115748855343254250314080138\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2174\/0115748855343254250314080138\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eROMAN (2024). GENISTEIN AND QUERCETIN TRIGGER CYTOTOXICITY, APOPTOSIS, AND OXIDATIVE STRESS IN SK-MEL-28 CUTANEOUS MELANOMA CELLS. \u003cem\u003eFARMACIA\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.31925\/farmacia.2024.3.16\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.31925\/farmacia.2024.3.16\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087102161114,"sku":"TCI2510G027231903","price":1566000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48087102193882,"sku":"TCI2510G027231904","price":5477000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510G0272.jpg?v=1767114948"},{"product_id":"tci2510g050432146","title":"TCI G0504 870483-87-7 GW 2580","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI G0504 870483-87-7 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terutama dalam bidang biokimia dan enzimologi. Bahan ini memiliki peran penting dalam reaksi katalitik yang melibatkan enzim, baik sebagai substrat maupun inhibitor. Dalam penelitian terkait metabolisme biologis, senyawa ini sering digunakan untuk mempelajari mekanisme kerja enzim dan interaksi antara substrat dengan katalis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari senyawa ini adalah kemurniannya yang tinggi dan stabilitasnya dalam kondisi tertentu. Senyawa ini juga memiliki sifat kimia yang memungkinkan reaksi yang dapat diprediksi dan diukur secara akurat. Karena sifat ini, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku dalam pembuatan reagen laboratorium yang membutuhkan presisi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, baik di universitas maupun institusi penelitian. Karena keandalannya dan ketersediaan yang baik, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam eksperimen yang memerlukan bahan kimia berkualitas tinggi dan stabil.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis aktivitas enzim dalam reaksi biokimia untuk mengevaluasi efisiensi katalis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian substrat enzim untuk memahami mekanisme reaksi dan afinitas enzim\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang penghambatan enzim dalam pengembangan obat dan terapi biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan reagen khusus untuk eksperimen laboratorium yang membutuhkan presisi tinggi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang metabolisme substrat dalam konteks fisiologi dan patologi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 870483-87-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 50mg, 250mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Penyimpanan di suhu ruangan yang sejuk dan kering sangat disarankan. Selama penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mengurangi risiko kontaminasi atau kecelakaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI G0504 870483-87-7 is a chemical compound widely used in biochemical and enzymological experiments. It serves as a substrate or inhibitor in enzymatic reactions, playing a crucial role in studying enzyme mechanisms and metabolic processes. This compound is known for its high purity and stability, making it a reliable choice for precise laboratory applications. In Indonesian research settings, it is commonly used in academic and industrial laboratories for enzyme activity analysis, drug development, and metabolic studies. Its versatility and reliability make it an essential reagent in both basic and applied research.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"50mg","offer_id":48087125131482,"sku":"TCI2510G050432146","price":2903000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"250mg","offer_id":48087125164250,"sku":"TCI2510G050432147","price":10071000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}]},{"product_id":"tci2510g054632190","title":"TCI G0546 184475-35-2 Gefitinib","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eGefitinib (TCI G0546, nomor CAS 184475-35-2) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan biokimia. Bahan ini berperan sebagai inhibitor EGFR (Epidermal Growth Factor Receptor), yang merupakan protein penting dalam proses pertumbuhan sel. Dalam laboratorium, Gefitinib sering digunakan untuk mengeksplorasi mekanisme aktivasi reseptor EGFR dan dampaknya terhadap proliferasi sel. Sebagai reagen penelitian, bahan ini membantu ilmuwan dalam pengembangan terapi kanker yang lebih efektif.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eGefitinib memiliki sifat kimia stabil dan dapat dilarutkan dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Karena sifat ini, bahan ini mudah digunakan dalam berbagai eksperimen, seperti uji aktivitas enzim, uji toksisitas, atau pengujian respons sel terhadap obat. Ketersediaan dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan peneliti dalam penggunaan sesuai kebutuhan eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Gefitinib digunakan dalam penelitian bidang kesehatan masyarakat, farmasi, dan biomedis. Bahan ini menjadi alat penting dalam studi kanker dan pengembangan obat yang lebih spesifik. Karena keakuratannya dan kehandalannya, Gefitinib sering dipilih oleh peneliti untuk eksperimen yang memerlukan tingkat presisi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eGefitinib digunakan dalam uji aktivitas inhibitor EGFR untuk mengevaluasi efektivitas obat kanker.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini cocok untuk eksperimen biokimia yang memerlukan penghambatan reseptor seluler.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eGefitinib sering digunakan dalam penelitian farmakologi untuk menguji respons sel terhadap obat.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini menjadi alat utama dalam pengembangan terapi kanker yang bersifat target spesifik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eGefitinib juga digunakan dalam uji toksisitas untuk menilai dampak jangka panjang pada sel manusia.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 184475-35-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Pharmaceutical Research Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eGefitinib harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan suhu tinggi. Sebaiknya disimpan dalam lemari penyimpanan bahan kimia yang terkunci untuk mencegah akses yang tidak diinginkan. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan alat pelindung diri untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan proses pengambilan dan penambahan bahan dilakukan dalam lingkungan terkontrol untuk meminimalkan risiko kontaminasi atau kebocoran.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eGefitinib (TCI G0546, CAS No. 184475-35-2) is a chemical compound widely used in pharmaceutical and biochemical research. It functions as an EGFR inhibitor, playing a crucial role in studying cell proliferation and cancer mechanisms. Its stability and solubility in organic solvents make it suitable for various experimental applications, including enzyme activity assays and toxicity testing. Gefitinib is commonly utilized in Indonesian laboratories for cancer research and drug development, offering precision and reliability in experimental settings. Its versatility and effectiveness make it an essential tool for researchers in the fields of pharmacology and biomedicine.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eIsmael (2024). 700P Survival and efficacy of gefitinib plus chemotherapy versus gefitinib monotherapy on EGFR-mutant advanced non-small cell lung cancer: A systematic review and meta-analysis. \u003cem\u003eAnnals of Oncology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.annonc.2024.10.733\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.annonc.2024.10.733\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePark dkk. (2021). Root Extract of Scutellaria Baicalensis Increases Gefitinib Sensitivity in H1975 Human Non-small Cell Lung Cancer Cells. \u003cem\u003eJournal of Physiology \u0026amp; Pathology in Korean Medicine\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.15188\/kjopp.2021.08.35.4.117\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.15188\/kjopp.2021.08.35.4.117\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2019). Gefitinib. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-019-63039-4\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-019-63039-4\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087129260250,"sku":"TCI2510G054632190","price":1995000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48087129293018,"sku":"TCI2510G054632191","price":6790000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510G0546.jpg?v=1768205497"},{"product_id":"tci2510g060932258","title":"TCI G0609 220904-83-6 GW-5074","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI G0609 220904-83-6 GW-5074 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen di bidang biologi sel dan neurosains. Bahan ini memiliki peran penting dalam penelitian terkait sinyal seluler dan interaksi molekuler. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai agen penghambat atau pemicu dalam reaksi biokimia tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI G0609 220904-83-6 GW-5074 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik tertentu, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Bahan ini juga memiliki tingkat keamanan yang relatif tinggi dalam penggunaan yang sesuai, menjadikannya pilihan yang baik untuk peneliti yang membutuhkan bahan kimia yang dapat diandalkan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian terapan seperti pengembangan obat, studi efek neurotoksik, dan analisis sinyal seluler. Ketersediaannya dan kualitasnya menjadikannya pilihan utama di berbagai institusi penelitian dan universitas yang fokus pada bidang biomedis dan bioteknologi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePemantauan aktivitas enzim dalam reaksi biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian efek neurotoksik pada sel saraf\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa kompleks untuk penelitian farmakologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis mekanisme transduksi sinyal seluler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan model penyakit neurodegeneratif\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 220904-83-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cell Signaling and Neuroscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Penyimpanan dalam suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mengurangi risiko kebocoran atau kontaminasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI G0609 220904-83-6 GW-5074 is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and neuroscience. This compound plays a crucial role in studying cellular signaling pathways and neuroscientific applications. Its stability and solubility in organic solvents make it a versatile reagent for various biochemical experiments. In Indonesian laboratories, it is commonly utilized for drug development, neurotoxicity testing, and signal transduction studies. Its availability and reliability make it a preferred choice for researchers in biomedical and biotechnology fields.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eJaggi dkk. (2012). Analgesic potential of intrathecal farnesyl thiosalicylic acid and GW 5074 in vincristine-induced neuropathic pain in rats. \u003cem\u003eFood and Chemical Toxicology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.fct.2012.01.038\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.fct.2012.01.038\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eJaggi dkk. (2012). Intrathecal delivery of farnesyl thiosalicylic acid and GW 5074 attenuates hyperalgesia and allodynia in chronic constriction injury-induced neuropathic pain in rats. \u003cem\u003eNeurological Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s10072-012-0991-3\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s10072-012-0991-3\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKaiserman dkk. (2023). The Oxindole GW-5074 Inhibits JC Polyomavirus Infection and Spread by Antagonizing the MAPK-ERK Signaling Pathway. \u003cem\u003emBio\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1128\/mbio.03583-22\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1128\/mbio.03583-22\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087134830810,"sku":"TCI2510G060932258","price":5729000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}]},{"product_id":"tci2510g064932290","title":"TCI G0649 220904-83-6 GW-5074 [Optimized for Cell Culture]","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI G0649 220904-83-6 GW-5074 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah, khususnya dalam bidang biologi sel dan neurosains. Senyawa ini berperan sebagai agonis atau antagonis pada jalur sinyal seluler, yang sangat penting dalam memahami mekanisme komunikasi antar sel. Bahan ini sering digunakan untuk memicu atau menghambat respons sel terhadap berbagai stimulus, sehingga menjadi alat utama dalam eksperimen penelitian sel.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI G0649 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Karakteristik ini memungkinkan senyawa ini untuk digunakan secara efektif dalam berbagai kondisi eksperimen, termasuk dalam media kultur sel. Ketersediaan dalam bentuk kecil (1 mg) juga memudahkan peneliti dalam penggunaan presisi dan pengendalian dosis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian biomedis, farmakologi, dan neurosains. Banyak institusi riset dan universitas memanfaatkan bahan ini untuk studi tentang aktivasi jalur sinyal seluler, efek neurotoksis, serta pengembangan obat baru. Karena sifatnya yang spesifik dan keandalan, produk ini menjadi pilihan utama para peneliti di berbagai bidang ilmu kehidupan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian aktivasi jalur sinyal seluler untuk memahami mekanisme respons sel terhadap rangsangan eksternal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian efek neurotoksis pada sel saraf untuk pengembangan obat dan terapi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen diferensiasi sel stem dalam lingkungan kultur sel yang terkontrol\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang peran protein kinase dalam regulasi pertumbuhan dan proliferasi sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis interaksi molekuler dalam jalur sinyal yang terlibat dalam penyakit neurodegeneratif\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 220904-83-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cell Signaling and Neuroscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari paparan cahaya matahari langsung. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia sangat disarankan. Selama penanganan, perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI G0649 220904-83-6 GW-5074 is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and neuroscience. This compound serves as an agonist or antagonist in cellular signaling pathways, playing a crucial role in understanding how cells respond to external stimuli. Its stability and solubility in organic solvents make it suitable for various experimental conditions, including cell culture media. The 1 mg formulation allows for precise dosing and controlled experimentation. In Indonesian laboratories, this compound is essential for studies on cell signaling, neurotoxicity, and the development of new therapeutic agents. Its specific properties and reliability make it a preferred choice for researchers in biomedical and pharmaceutical fields.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1mg","offer_id":48087137222874,"sku":"TCI2510G064932290","price":1844000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510G0649.jpg?v=1771058359"},{"product_id":"tci2510h155234444","title":"TCI H1552 844499-71-4 A 769662","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI H1552 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian kanker dan biologi sel. Bahan ini merupakan salah satu komponen penting dalam studi mekanisme pertumbuhan sel kanker serta pengembangan obat yang efektif. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk menguji respons sel terhadap berbagai perlakuan eksperimental, seperti pengaruh faktor pertumbuhan atau obat anti-kanker. Sebagai bahan kimia yang spesifik, TCI H1552 memiliki peran kritis dalam penelitian yang bertujuan memahami proses patofisiologi kanker.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI H1552 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi eksperimental. Senyawa ini memiliki kemurnian tinggi dan konsistensi yang baik, sehingga cocok untuk penggunaan dalam penelitian ilmiah yang membutuhkan akurasi dan presisi. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, senyawa ini dapat disimpan dalam kondisi tertentu tanpa mengalami degradasi yang signifikan. Selain itu, TCI H1552 juga memiliki keunggulan dalam kepatuhan terhadap standar kualitas kimia laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks penelitian di Indonesia, TCI H1552 digunakan oleh berbagai institusi riset dan universitas untuk studi kanker dan biologi sel. Bahan ini sangat relevan dalam upaya meningkatkan pemahaman tentang penyakit onkologi dan pengembangan terapi yang lebih efektif. Peneliti di Indonesia sering memanfaatkan senyawa ini untuk eksperimen yang berdampak pada penelitian medis dan farmakologi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme pertumbuhan sel kanker di laboratorium Indonesia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji respons sel terhadap obat anti-kanker dalam eksperimen in vitro\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan model kanker untuk studi terapi target\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis efek senyawa pada jalur sinyal sel yang terlibat dalam kanker\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang aktivitas biologis senyawa kimia dalam penelitian farmakologi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 844499-71-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cancer Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg, 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan dalam kondisi kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI H1552 harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu ruangan yang stabil, tidak terlalu panas atau dingin. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia sangat dianjurkan. Selama penanganan, perlu diperhatikan kehati-hatian dalam penggunaan untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI H1552 is a chemical compound widely used in cancer research and cell biology. It plays a crucial role in studying the mechanisms of cancer cell growth and the development of effective treatments. This compound is commonly used in laboratory experiments to test the response of cells to various treatments, such as growth factors or anti-cancer drugs. Its stable chemical properties and high purity make it a reliable choice for scientific research. In Indonesia, TCI H1552 is utilized by research institutions and universities to advance understanding of oncology and develop more effective therapies. Its application in pharmacological and biological studies contributes significantly to the progress of medical research in the country.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eGuma dkk. (2015). AMPK Activation by A-769662 Controls IL-6 Expression in Inflammatory Arthritis. \u003cem\u003ePLOS ONE\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1371\/journal.pone.0140452\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1371\/journal.pone.0140452\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eZhu dkk. (2014). A-769662 Protects Osteoblasts from Hydrogen Dioxide-Induced Apoptosis through Activating of AMP-Activated Protein Kinase (AMPK). \u003cem\u003eInternational Journal of Molecular Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/ijms150611190\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3390\/ijms150611190\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eViollet dkk. (2008). O43 Quels outils pharmacologiques utiliser pour activer l’AMPK ? AICAR, metformine ou A-769662, un nouvel activateur de l’AMPK. \u003cem\u003eDiabetes \u0026amp; Metabolism\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s1262-3636(08)72853-2\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s1262-3636(08)72853-2\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48087299915994,"sku":"TCI2510H155234444","price":4468000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48087299948762,"sku":"TCI2510H155234445","price":15117000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510H1552.jpg?v=1769142621"},{"product_id":"tci2510h157134472","title":"TCI H1571 3420-72-2 Flavokawain A","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFlavokawain A adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam ekstrak tanaman tertentu dan memiliki aktivitas biologis yang menarik, seperti sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Sebagai reagen penelitian, Flavokawain A berperan dalam pengujian efek senyawa pada sel dan jaringan, serta dalam pengembangan obat baru. Bahan ini sangat relevan dalam studi tentang mekanisme aksi senyawa alami dan sintetis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eFlavokawain A memiliki struktur molekuler kompleks yang memungkinkan interaksi dengan berbagai target biologis. Sifat ini menjadikannya pilihan ideal untuk penelitian yang memerlukan senyawa dengan aktivitas spesifik. Karena kemurniannya tinggi dan konsistensi dalam produksi, bahan ini cocok untuk eksperimen yang membutuhkan presisi dan akurasi. Ketersediaan dalam berbagai kemasan juga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium di Indonesia, Flavokawain A digunakan dalam berbagai bidang seperti farmakologi, biokimia, dan ilmu kesehatan. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian tentang efek senyawa alami terhadap penyakit kronis dan gangguan metabolisme. Dengan dukungan infrastruktur penelitian yang berkembang, penggunaan Flavokawain A semakin luas untuk memperluas pemahaman tentang senyawa aktif dalam bidang kesehatan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang efek anti-inflamasi senyawa alami\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas antioksidan pada berbagai substrat biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis struktur molekuler untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi mekanisme aksi senyawa pada sel dan jaringan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen farmakologis untuk mengevaluasi potensi senyawa dalam pengobatan penyakit\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 3420-72-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Pharmaceutical Research Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFlavokawain A harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, terutama saat mengambil atau memproses bahan ini. Karena sifat kimia tertentu, bahan ini harus dihindari dari kontak langsung dengan kulit dan mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFlavokawain A is a chemical compound widely used in pharmaceutical and biochemical research. It is commonly found in extracts of certain plants and exhibits promising biological activities, such as antioxidant and anti-inflammatory properties. As a research reagent, it plays a crucial role in testing the effects of compounds on cells and tissues, as well as in the development of new drugs. Its high purity and consistency make it an ideal choice for experiments requiring precision and accuracy. The availability in various packaging options facilitates its use in different research scales. This compound is particularly relevant in studies exploring the mechanisms of action of natural and synthetic compounds, contributing to advancements in health sciences. Its applications extend to pharmacological studies, biochemical analyses, and the evaluation of potential therapeutic agents for chronic diseases and metabolic disorders.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eXu dkk. (2012). Abstract 620: Chemoprevention of hydroxybutyl(butyl)nitrosamine (OH-BBN)-induced mouse urinary bladder cancer by the kava chalcone flavokawain A. \u003cem\u003eCancer Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1158\/1538-7445.am2012-620\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1158\/1538-7445.am2012-620\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2025). Formulation and Development of HA BSA Coated NLC Containing Fisetin and Flavokawain A for the Treatment of Lung Carcinoma. \u003cem\u003eJournal of Carcinogenesis\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.64149\/j.carcinog.24.8s.553-562\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.64149\/j.carcinog.24.8s.553-562\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAbu dkk. (2015). In vitro Toxicity and in vivo Immunomodulatory Effects of Flavokawain A and Flavokawain B in Balb\/C Mice. \u003cem\u003eNatural Product Communications\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1177\/1934578x1501000716\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1177\/1934578x1501000716\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087301587162,"sku":"TCI2510H157134472","price":1541000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48087301619930,"sku":"TCI2510H157134473","price":5452000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510H1571.jpg?v=1767118221"},{"product_id":"tci2510h166034574","title":"TCI H1660 127243-85-0 H-89","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI H1660 127243-85-0 H-89 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan dan ilmu sel. Bahan ini memiliki peran penting dalam studi sinyal seluler dan neurosains, terutama dalam pengembangan obat serta pemahaman mekanisme penyakit. Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam eksperimen yang memerlukan aktivasi atau modulasi jalur sinyal seluler. Karena sifat kimianya yang stabil dan kemurniannya tinggi, TCI H1660 sangat diminati dalam laboratorium ilmu hayat. Bahan ini memiliki daya reaktivitas yang baik, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia yang memerlukan presisi tinggi. Ketersediaannya dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan peneliti dalam penggunaannya sesuai dengan kebutuhan eksperimen. Di laboratorium Indonesia, produk ini digunakan dalam penelitian terapan seperti pengembangan obat, studi penyakit neurodegeneratif, dan analisis respons sel terhadap rangsangan eksternal. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaan dan kualitas yang memenuhi standar internasional.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas sinyal seluler dalam penelitian kanker untuk memahami mekanisme pertumbuhan sel abnormal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian neurosains untuk mengidentifikasi peran senyawa dalam fungsi saraf dan penyakit neurodegeneratif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat baru dengan fokus pada modulasi jalur sinyal seluler untuk efek terapi yang lebih efektif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen farmakologi untuk mengevaluasi efek senyawa pada respons sel terhadap obat tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis biokimia untuk mempelajari interaksi molekuler dalam sistem biologis kompleks\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 127243-85-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cell Signaling and Neuroscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg, 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eProduk ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Selama penggunaan, pastikan bahwa wadah tetap tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Selalu gunakan sarung tangan dan alat pelindung diri saat menangani bahan kimia ini untuk memastikan keselamatan di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI H1660 127243-85-0 H-89 is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and neuroscience. This compound plays a crucial role in studying cellular signaling pathways and neurodegenerative diseases. Its stability and high purity make it a preferred choice for experiments requiring precision and consistency. Available in 10mg and 50mg variants, it is suitable for various laboratory applications, including drug development, pharmacological studies, and biochemical analyses. Researchers in Indonesia frequently use this compound due to its reliability and alignment with international standards. Its application extends to understanding the mechanisms of disease progression and developing targeted therapeutic strategies.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48087312269530,"sku":"TCI2510H166034574","price":2752000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48087312302298,"sku":"TCI2510H166034575","price":9642000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510H1660.jpg?v=1769142629"},{"product_id":"tci2510h170834629","title":"TCI H1708 422513-13-1 Hesperadin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eHesperadin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah, khususnya dalam bidang biologi sel dan neurosains. Bahan ini berperan sebagai modulator jalur sinyal seluler yang berpengaruh pada respons sel terhadap berbagai stimulus eksternal. Dalam laboratorium, Hesperadin sering digunakan untuk mengeksplorasi mekanisme aktivasi protein kinase dan pengaruhnya terhadap proses fisiologis sel. Karena sifatnya yang spesifik, bahan ini menjadi alat penting dalam penelitian terkait diferensiasi sel, apoptosis, dan respons inflamasi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eHesperadin memiliki karakteristik yang membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian ilmiah. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang stabil dan kemampuan untuk berikatan dengan reseptor seluler secara selektif. Sifat ini memungkinkan peneliti untuk mengontrol aktivitas jalur sinyal secara presisi tanpa mengganggu proses biologis lainnya. Selain itu, Hesperadin memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses penyiapan larutan untuk eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, Hesperadin digunakan oleh peneliti di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian untuk mendukung studi tentang peran molekul dalam proses biologis. Bahan ini juga menjadi bagian dari penelitian yang terkait dengan pengembangan obat dan terapi medis berbasis molekul. Dengan adanya Hesperadin, peneliti Indonesia dapat mengakses bahan berkualitas tinggi yang mendukung inovasi ilmiah nasional.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang aktivasi jalur sinyal seluler untuk memahami respons sel terhadap lingkungan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksplorasi mekanisme diferensiasi sel dalam bidang biologi regeneratif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang peran Hesperadin dalam pengaturan proses inflamasi dan imunologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan model eksperimental untuk penelitian neurodegeneratif dan penyakit neurologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis efek Hesperadin terhadap aktivasi protein kinase dalam penelitian farmakologi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 422513-13-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cell Signaling and Neuroscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg, 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eHesperadin harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar, dalam kondisi kering dan terlindung dari udara lembap. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka untuk mencegah kontaminasi atau penguapan. Dalam penggunaan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung. Selalu pastikan prosedur kerja sesuai dengan standar keselamatan laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eHesperadin is a chemical compound widely used in life science research, particularly in the fields of cell biology and neuroscience. It functions as a modulator of cellular signaling pathways, influencing how cells respond to external stimuli. In laboratory settings, Hesperadin is employed to investigate the activation of protein kinases and their impact on physiological processes within cells. Its selective binding properties make it a valuable tool for precise control of signaling pathways without disrupting other biological processes. Hesperadin is commonly used in studies related to cell differentiation, apoptosis, and inflammatory responses. Its solubility in organic solvents facilitates the preparation of solutions for various experimental applications, making it an essential component in both academic and industrial research.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eZhu dkk. (2025). Hesperadin sensitizes gastric cancer cells to cisplatin via NOX1‑dependent oxidative stress. \u003cem\u003eBiomedical Reports\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3892\/br.2025.2076\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3892\/br.2025.2076\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBararjanian dkk. (2011). Palladium catalyzed stereoselective synthesis of 3-(anilinoarylmethylene)-2-oxindoles as Hesperadin analogoues. \u003cem\u003eTetrahedron\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.tet.2011.02.005\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.tet.2011.02.005\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBararjanian dkk. (2011). ChemInform Abstract: Palladium‐Catalyzed Stereoselective Synthesis of 3‐(Anilinoarylmethylene)‐2‐oxindoles as Hesperadin Analogues.. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.201133097\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.201133097\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48087315546330,"sku":"TCI2510H170834629","price":4998000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48087315579098,"sku":"TCI2510H170834630","price":17388000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510H1708.jpg?v=1769142633"},{"product_id":"tci2510h174534668","title":"TCI H1745 155558-32-0 Hydroxyfasudil Hydrochloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eHydroxyfasudil Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam bidang biologi sel dan neurosains. Bahan ini berperan sebagai modulator jalur sinyal seluler, khususnya dalam pengaturan aktivitas protein kinase dan efeknya terhadap fungsi sel. Senyawa ini sering digunakan untuk mengeksplorasi mekanisme penyakit neurologis, seperti gangguan memori dan penyakit neurodegeneratif. Dalam laboratorium, Hydroxyfasudil Hydrochloride digunakan sebagai bahan baku untuk pengembangan obat dan penelitian terapi target.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eHydroxyfasudil Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dan kemurnian tinggi, yang memungkinkan penggunaannya dalam eksperimen yang membutuhkan presisi tinggi. Bahan ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai metode analisis seperti kromatografi dan spektroskopi. Karena sifatnya yang tidak beracun dan aman dalam penggunaan yang tepat, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Hydroxyfasudil Hydrochloride digunakan secara luas dalam penelitian yang berkaitan dengan penyakit neurologis dan pengembangan terapi seluler. Bahan ini menjadi alat penting bagi para peneliti yang ingin memahami mekanisme penyakit dan mencari solusi terapi inovatif. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para ilmuwan untuk melakukan eksperimen yang relevan dengan kebutuhan penelitian nasional.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang efek modulator jalur sinyal seluler pada neurodegeneratif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas farmakologis senyawa pada model sel manusia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis mekanisme penghambatan protein kinase dalam sel saraf\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat untuk gangguan memori dan kognitif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi klinis awal untuk terapi target pada penyakit neurologis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 155558-32-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cell Signaling and Neuroscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg, 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eHydroxyfasudil Hydrochloride harus disimpan dalam wadah tertutup, dalam kondisi kering dan sejuk, serta jauh dari paparan cahaya langsung. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penggunaan, pastikan wadahnya tetap tertutup untuk mencegah penyerapan kelembapan yang dapat mengurangi kualitas bahan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eHydroxyfasudil Hydrochloride is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and neuroscience. It functions as a modulator of cellular signaling pathways, especially in the regulation of protein kinase activity and its effects on cell function. This compound is commonly employed in the study of neurodegenerative diseases, memory disorders, and the development of targeted therapies. Its high purity and stability make it a reliable choice for precise experimental applications. In Indonesian laboratories, Hydroxyfasudil Hydrochloride is essential for investigating the mechanisms of neurological diseases and advancing therapeutic research. Its availability supports local scientific efforts in creating innovative treatment solutions.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48087319347418,"sku":"TCI2510H174534668","price":3913000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48087319380186,"sku":"TCI2510H174534669","price":12745000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510H1745.jpg?v=1768360838"},{"product_id":"tci2510h184534784","title":"TCI H1845 548-04-9 Hypericin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eHypericin adalah senyawa aktif yang terdapat dalam tanaman Hypericum perforatum, yang dikenal sebagai St. John's Wort. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian bidang kanker dan biologi sel karena memiliki aktivitas antioksidan dan kemampuan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Dalam laboratorium, Hypericin digunakan sebagai bahan aktif untuk mengeksplorasi mekanisme respons sel terhadap stres oksidatif dan efeknya terhadap proliferasi sel. Produk ini sangat relevan dalam penelitian yang terkait dengan pengembangan terapi alternatif atau suplemen untuk penyakit kronis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eHypericin memiliki struktur kimia kompleks yang memungkinkan interaksi spesifik dengan protein dan enzim dalam sel. Sifat ini membuatnya menjadi bahan yang ideal untuk studi mekanisme biologis dan efek farmakologis. Karena kemurniannya tinggi, produk ini memastikan hasil yang konsisten dan akurat dalam eksperimen laboratorium. Ketersediaan dalam bentuk padat juga memudahkan proses penggunaan dan penyimpanan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Hypericin digunakan dalam berbagai penelitian terkait kanker, terutama untuk menguji efektivitas senyawa alami dalam penghambatan pertumbuhan sel kanker. Bahan ini juga sering digunakan dalam studi tentang efek antioksidan dan peran senyawa ini dalam pencegahan penyakit degeneratif. Peneliti di Indonesia mengapresiasi kualitas dan keandalan produk ini untuk mendukung penelitian ilmiah yang relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian kanker untuk menguji efek hambatan pertumbuhan sel kanker\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi aktivitas antioksidan dalam lingkungan seluler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat alternatif dari bahan alami\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen biokimia untuk mengevaluasi interaksi molekuler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis senyawa bioaktif dalam tanaman obat tradisional\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 548-04-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cancer Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eHypericin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk menjaga stabilitas kimianya. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihandle dengan hati-hati untuk mencegah kontaminasi dan memastikan keselamatan dalam lingkungan laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eHypericin, a naturally occurring compound derived from Hypericum perforatum, is widely used in laboratory research, particularly in the fields of cancer biology and cell studies. It is valued for its antioxidant properties and ability to inhibit the proliferation of cancer cells. This compound is commonly used in experiments to investigate the mechanisms of cellular response to oxidative stress and the potential therapeutic applications of natural compounds. Its high purity and stable physical form make it a reliable choice for scientific studies. In Indonesian laboratories, Hypericin is employed in various research projects aimed at exploring alternative treatments and understanding the biological effects of natural substances. Its application in both basic and applied research underscores its importance in advancing scientific knowledge and contributing to health-related innovations.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(1992). The synthesis and evaluation of hypericin and analogs of hypericin. \u003cem\u003eAntiviral Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0166-3542(92)90123-m\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0166-3542(92)90123-m\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBoiy dkk. (2007). Photosensitizing activity of hypericin and hypericin acetate after topical application on normal mouse skin. \u003cem\u003eBritish Journal of Dermatology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/j.1365-2133.2007.08329.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/j.1365-2133.2007.08329.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eButterweck dkk. (1998). Solubilized Hypericin and Pseudohypericin fromHypericum perforatumExert Antidepressant Activity in the Forced Swimming Test3. \u003cem\u003ePlanta Medica\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1055\/s-2006-957437\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1055\/s-2006-957437\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48087329603802,"sku":"TCI2510H184534784","price":8379000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510H1845.jpg?v=1768360847"},{"product_id":"tci2510i086836161","title":"TCI I0868 479-41-4 Indirubin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIndirubin adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori alkaloid, dan digunakan secara luas dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah. Bahan ini memiliki struktur kimia kompleks yang membuatnya menjadi bahan penting dalam berbagai eksperimen kimia dan biologis. Dalam laboratorium, Indirubin sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai reagen dalam reaksi kimia tertentu. Karena sifatnya yang stabil dan reaktif, Indirubin juga digunakan dalam studi tentang aktivitas biologis, seperti pengujian efek farmakologis pada sel atau organisme.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eIndirubin memiliki sifat kimia yang unik, termasuk kemampuan untuk berikatan dengan berbagai molekul organik dan anorganik. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan kestabilan dan reaktivitas tertentu. Selain itu, Indirubin memiliki tingkat kemurnian tinggi, yang memastikan hasil eksperimen tetap akurat dan dapat diandalkan. Karena sifat tersebut, Indirubin sering dipilih oleh para peneliti yang membutuhkan bahan berkualitas tinggi untuk eksperimen yang memerlukan presisi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium di Indonesia, Indirubin digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang biokimia, farmakologi, dan kimia organik. Bahan ini menjadi bagian dari proses pengembangan obat, studi tentang aktivitas antioksidan, serta eksperimen yang melibatkan interaksi molekuler. Ketersediaan Indirubin di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen yang memerlukan bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas antioksidan pada senyawa organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa alkaloid lain dalam proses farmakologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang efek biologis pada sel dan jaringan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen kimia untuk memahami reaktivitas molekul\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat baru melalui studi struktur-aktivitas\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 479-41-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIndirubin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan, dan jauhkan dari paparan cahaya langsung. Dalam laboratorium, Indirubin harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker, karena sifatnya yang kimia. Pastikan wadahnya tidak terbuka selama tidak digunakan untuk menjaga kualitas dan keamanan bahan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIndirubin is a chemical compound classified as an alkaloid, widely used in life science research. It is commonly employed as a reagent in biochemical experiments and synthetic processes due to its stable and reactive nature. This compound is valued for its high purity and ability to interact with various organic and inorganic molecules, making it essential in pharmaceutical and biological studies. In Indonesian laboratories, Indirubin is utilized in research related to antioxidant activity, drug development, and molecular interactions. Its availability locally supports scientific endeavors by providing a reliable and accessible source for critical experiments.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eYoo dkk. (2017). The Effects of Indigotin and Indirubin Pigments on the Dyeability and the Color of Silk Dyed with Indigo and Indirubin Mixed Dye. \u003cem\u003eJournal of the Korean Society of Clothing and Textiles\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.5850\/jksct.2017.41.5.914\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.5850\/jksct.2017.41.5.914\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLo dkk. (2013). An Indirubin Derivative, Indirubin-3′-Monoxime Suppresses Oral Cancer Tumorigenesis through the Downregulation of Survivin. \u003cem\u003ePLoS ONE\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1371\/journal.pone.0070198\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1371\/journal.pone.0070198\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBlažević dkk. (2015). Indirubin and Indirubin Derivatives for Counteracting Proliferative Diseases. \u003cem\u003eEvidence-Based Complementary and Alternative Medicine\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1155\/2015\/654098\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1155\/2015\/654098\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48087422042330,"sku":"TCI2510I086836161","price":6714000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I0868.jpg?v=1767120463"},{"product_id":"tci2510i093636232","title":"TCI I0936 220127-57-1 Imatinib Mesylate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eImatinib Mesylate adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian biokimia dan farmakologi. Sebagai inhibitor enzim, senyawa ini memiliki peran penting dalam menghambat aktivitas protein kinase, terutama dalam proses proliferasi sel. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk studi terapi target dan penelitian kanker, karena kemampuannya untuk menghambat jalur sinyal yang terlibat dalam pertumbuhan sel kanker. Karena sifatnya yang spesifik, Imatinib Mesylate menjadi alat penting dalam pengembangan obat dan uji laboratorium yang memerlukan penghambatan enzim tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eImatinib Mesylate memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Senyawa ini juga memiliki daya reaktivitas yang tinggi, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang presisi dalam berbagai eksperimen. Karena kemurniannya yang tinggi dan konsistensi kualitas, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku utama dalam penelitian ilmiah. Keunggulan ini menjadikannya pilihan utama untuk laboratorium yang membutuhkan bahan baku berkualitas tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Imatinib Mesylate digunakan dalam berbagai penelitian terkait kanker dan penyakit genetik. Bahan ini menjadi bagian dari eksperimen yang memerlukan penghambatan enzim spesifik, baik dalam uji laboratorium maupun pengembangan obat. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, senyawa ini sangat diminati oleh peneliti di berbagai institusi riset di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian terapi target dalam penelitian kanker karena kemampuannya menghambat jalur sinyal sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi enzim kinase untuk memahami mekanisme pertumbuhan sel abnormal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas inhibitor dalam pengembangan obat baru untuk penyakit genetik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen farmakologi untuk mengevaluasi efek senyawa pada sel target\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian biokimia untuk mengetahui interaksi molekuler dalam proses metabolisme\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 220127-57-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eImatinib Mesylate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan inert seperti plastik atau kaca untuk mencegah reaksi kimia. Dalam penanganan, perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Senyawa ini bersifat sangat reaktif, sehingga harus ditangani dengan hati-hati dan dihindari dari paparan udara berlebihan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eImatinib Mesylate is a chemical compound widely used in biochemical and pharmacological research. As an enzyme inhibitor, it plays a crucial role in blocking the activity of specific protein kinases, particularly in the proliferation of cells. In laboratories, this compound is commonly used for studies on targeted therapy and cancer research due to its ability to inhibit signaling pathways involved in abnormal cell growth. Its specificity makes it an essential tool in the development of drugs and experiments requiring precise enzyme inhibition. Imatinib Mesylate is available in two forms: 100mg and 1g. It is a crystalline powder that requires storage in a sealed container in a cool and dry place. This compound is ideal for applications such as cancer therapy research, enzyme activity studies, and drug development. Its high purity and consistent quality make it a preferred choice for scientific research in Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eDennis dkk. (2009). Evaluating and Reporting Gastrointestinal Stromal Tumors after Imatinib Mesylate Treatment. \u003cem\u003eThe Open Pathology Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2174\/1874375700903020053\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2174\/1874375700903020053\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eNadal dkk. (2004). Imatinib mesylate (Gleevec\/Glivec) a molecular-targeted therapy for chronic myeloid leukaemia and other malignancies. \u003cem\u003eInternational Journal of Clinical Practice\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/j.1368-5031.2004.00173.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/j.1368-5031.2004.00173.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (2002). Imatinib mesylate. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128415-200208920-00025\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128415-200208920-00025\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087428595930,"sku":"TCI2510I093636232","price":2020000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48087428628698,"sku":"TCI2510I093636233","price":12090000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I0936.jpg?v=1769056542"},{"product_id":"tci2510i100536333","title":"TCI I1005 870281-82-6 Idelalisib","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIdelalisib adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologis dan biokimia, khususnya dalam pengembangan obat untuk pengobatan penyakit autoimun dan kanker. Bahan ini berperan sebagai modulator kinase, yang berfungsi menghambat jalur sinyal intraseluler yang terlibat dalam proliferasi sel dan inflamasi. Dalam laboratorium, Idelalisib sering digunakan sebagai reagen untuk eksperimen yang melibatkan penelitian mekanisme aksi obat dan pengujian efektivitas terapi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eIdelalisib memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat dilarutkan dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Karakteristik ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai metode analisis dan sintesis kimia. Selain itu, Idelalisib memiliki kestabilan termal yang baik, sehingga memungkinkan penyimpanan jangka panjang tanpa mengalami degradasi signifikan. Karena sifat-sifat ini, Idelalisib menjadi pilihan yang tepat untuk penelitian yang membutuhkan konsistensi dan akurasi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, Idelalisib digunakan oleh peneliti di berbagai institusi seperti universitas dan pusat penelitian untuk memperluas pemahaman tentang mekanisme penyakit dan pengembangan terapi baru. Bahan ini juga mendukung penelitian terkait penyakit seperti leukemia dan penyakit autoimun, yang merupakan fokus utama di beberapa laboratorium di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian penghambatan jalur sinyal sel dalam penyakit autoimun\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas biologis obat untuk pengobatan kanker\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan model eksperimental untuk uji klinis awal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis mekanisme aksi obat dalam lingkungan in vitro\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen farmakokinetik untuk menilai distribusi obat\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 870281-82-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Pharmaceutical Research Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIdelalisib harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan kelembapan untuk menjaga stabilitas bahan. Saat menangani bahan ini, gunakan sarung tangan dan alat pelindung diri yang sesuai untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menghindari kontaminasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIdelalisib is a chemical compound used in pharmaceutical and biochemical research, particularly in the development of drugs for the treatment of autoimmune diseases and cancer. It functions as a kinase inhibitor, modulating intracellular signaling pathways involved in cell proliferation and inflammation. This compound is widely used in laboratory experiments to study drug mechanisms and therapeutic efficacy. Its chemical stability and solubility in organic solvents make it suitable for various analytical and synthetic methods. Idelalisib is commonly applied in research focusing on autoimmune disorders and cancer, supporting the development of new therapeutic approaches in Indonesian laboratories.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2024). Idelalisib. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-024-63693-5\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-024-63693-5\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2015). NICE recommends idelalisib for chronic lymphocytic leukaemia. \u003cem\u003eThe Pharmaceutical Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1211\/pj.2015.20069657\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1211\/pj.2015.20069657\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2016). Antibiotics should be prescribed during idelalisib treatment, concludes review. \u003cem\u003eThe Pharmaceutical Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1211\/pj.2016.20201418\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1211\/pj.2016.20201418\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48087433216218,"sku":"TCI2510I100536333","price":6134000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I1005.jpg?v=1767120655"},{"product_id":"tci2510i107736430","title":"TCI I1077 186611-52-9 IC 261","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIC 261 (N-(4-aminobutyl)-N-ethyl-3,4-dimethoxybenzamide) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam bidang biologi sel dan neurosains. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian yang berkaitan dengan transduksi sinyal seluler, terutama dalam studi tentang aktivasi protein kinase dan regulasi jalur sinyal. Sebagai agonis atau modulator, IC 261 berperan dalam menginduksi respons biologis tertentu, seperti perubahan ekspresi gen atau aktivasi enzim.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eIC 261 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Karena sifat ini, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai teknik laboratorium seperti ELISA, Western blot, dan eksperimen kultur sel. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan konsentrasi yang tepat membuatnya cocok untuk penggunaan dalam skala laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, IC 261 digunakan dalam penelitian terapan seperti studi penyakit neurodegeneratif, pengembangan obat, dan analisis respons sel terhadap stimulan eksternal. Bahan ini menjadi pilihan utama karena keandalan dan ketersediaan yang memadai, serta kemampuannya untuk memberikan hasil yang akurat dan konsisten dalam eksperimen ilmiah.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang jalur sinyal seluler dalam studi penyakit neurodegeneratif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen kultur sel untuk mengevaluasi respons biologis terhadap stimulan tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat dengan fokus pada aktivasi protein kinase dan regulasi gen\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis ekspresi gen menggunakan teknik seperti RT-PCR dan Western blot\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang mekanisme aktivasi enzim dalam proses metabolisme seluler\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 186611-52-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cell Signaling and Neuroscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg, 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIC 261 harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari cahaya matahari langsung. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil dan kering sangat dianjurkan. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Penggunaan harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol, serta menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIC 261, also known as N-(4-aminobutyl)-N-ethyl-3,4-dimethoxybenzamide, is a chemical compound widely used in cell biology and neuroscience research. It functions as a signaling molecule that modulates intracellular pathways, particularly those involving protein kinase activation and gene expression. Due to its stability and solubility in organic solvents, IC 261 is suitable for various laboratory techniques such as ELISA, Western blot, and cell culture experiments. Its application is crucial in studies related to neurodegenerative diseases, drug development, and cellular response analysis. This compound is an essential tool for researchers in Indonesia, offering reliable and consistent results in experimental investigations.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48087439016154,"sku":"TCI2510I107736430","price":3787000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48087439048922,"sku":"TCI2510I107736431","price":13124000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I1077.jpg?v=1768361098"},{"product_id":"tci2510i112536490","title":"TCI I1125 23146-22-7 IQ-1","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI I1125 23146-22-7 IQ-1 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan, terutama dalam studi tentang sinyal sel dan neurosains. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian untuk memahami mekanisme transduksi sinyal seluler, yang merupakan proses penting dalam respons sel terhadap lingkungan sekitarnya. Sebagai bahan aktif dalam eksperimen, IQ-1 memiliki peran kunci dalam mengaktifkan atau menghambat jalur sinyal tertentu, sehingga memungkinkan peneliti mengamati perubahan fisiologis yang terjadi di dalam sel.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI I1125 23146-22-7 IQ-1 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik tertentu, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai metode analisis laboratorium. Keunggulan lainnya adalah kemampuannya untuk berinteraksi secara spesifik dengan reseptor atau enzim tertentu, yang memungkinkan peneliti mengontrol reaksi kimia secara presisi. Karena sifat ini, bahan ini sangat diminati dalam penelitian yang membutuhkan akurasi dan keandalan hasil.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium di Indonesia, TCI I1125 23146-22-7 IQ-1 sering digunakan dalam penelitian biomedis, farmakologi, dan neurosains. Bahan ini menjadi alat penting bagi para peneliti yang ingin memahami mekanisme penyakit dan mencari solusi terapi baru. Dengan adanya bahan ini, penelitian di Indonesia dapat berkembang lebih cepat dan lebih efektif dalam bidang ilmu kehidupan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian sinyal seluler untuk memahami respons sel terhadap lingkungan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat yang menargetkan jalur sinyal tertentu dalam tubuh\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis aktivitas enzim dalam proses metabolisme sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi neurosains untuk mempelajari mekanisme penyakit neurodegeneratif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji efek bahan aktif pada sel dalam eksperimen farmakologi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 23146-22-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cell Signaling and Neuroscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg, 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena bersifat kimia, wadah harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia, seperti plastik atau kaca. Selama penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Selain itu, bahan ini harus dihindari dari kontak dengan air atau bahan kimia lain yang tidak kompatibel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI I1125 23146-22-7 IQ-1 is a chemical compound widely used in life science research, particularly in the fields of cell biology and neuroscience. This compound plays a crucial role in studying cellular signaling pathways, which are essential for understanding how cells respond to external stimuli. Its ability to interact with specific receptors or enzymes makes it a valuable tool for precise experimental control. In laboratory settings, especially in Indonesia, it is commonly used in biomedical research, pharmacology, and neurosciences to investigate disease mechanisms and develop new therapeutic approaches. Its stability and solubility in organic solvents further enhance its utility in various analytical methods, making it an essential component for researchers aiming for accurate and reliable results.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48087441834202,"sku":"TCI2510I112536490","price":3231000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48087441866970,"sku":"TCI2510I112536491","price":10575000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I1125.jpg?v=1769056565"},{"product_id":"tci2510i115636534","title":"TCI I1156 24386-93-4 5-Iodotubercidin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Iodotubercidin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia dan biologi molekuler. Sebagai analog nukleotida, senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan enzim seperti ATPase dan berperan dalam studi mekanisme aktivitas enzim. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk mengamati efek modifikasi pada struktur nukleotida dan aktivitasnya. Selain itu, 5-Iodotubercidin juga digunakan dalam penelitian tentang interaksi molekuler dan pengembangan obat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari 5-Iodotubercidin adalah struktur kimianya yang kompleks dan kemampuannya untuk berikatan dengan protein tertentu. Senyawa ini memiliki sifat stabil dalam kondisi tertentu dan dapat larut dalam pelarut organik. Karena sifat ini, senyawa ini sangat cocok untuk eksperimen yang memerlukan presisi tinggi dan konsistensi hasil. Selain itu, senyawa ini juga memiliki keunggulan dalam hal daya reaktivitas dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia berbagai jenis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, 5-Iodotubercidin digunakan dalam berbagai penelitian di bidang biologi molekuler, farmakologi, dan kimia organik. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk studi lanjutan, terutama dalam bidang biokimia dan pengembangan obat. Senyawa ini menjadi bagian penting dalam penelitian yang memerlukan senyawa kimia dengan sifat reaktif dan spesifik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam studi mekanisme aktivitas ATPase untuk memahami proses biokimia sel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCocok untuk eksperimen interaksi protein dan nukleotida dalam sistem biologis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat dimanfaatkan dalam penelitian pengembangan obat yang menargetkan enzim tertentu.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBerguna dalam analisis struktur nukleotida dan modifikasi kimia pada molekul biologis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat digunakan untuk uji aktivitas enzim dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 24386-93-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Chemical Biology \u003e Nucleic Acid Chemistry\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Iodotubercidin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan tidak terkontaminasi. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, dan gunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Iodotubercidin is a chemical compound widely used in biochemical and molecular biology research. As a nucleotide analog, it is capable of binding to enzymes such as ATPase and is utilized in the study of enzyme mechanisms. In the laboratory, this compound is commonly used to observe the effects of modifications on nucleotide structure and activity. Its unique chemical structure and reactivity make it a valuable tool for experiments requiring precision and consistency. This compound is particularly useful in research related to protein-nucleotide interactions, drug development, and enzyme activity analysis. It is an essential component in various studies conducted in Indonesian laboratories, especially in molecular biology and pharmacology.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eGarcı́a-Villafranca dkk. (2002). Effects of 5-iodotubercidin on hepatic fatty acid metabolism mediated by the inhibition of acetyl-CoA carboxylase. \u003cem\u003eBiochemical Pharmacology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0006-2952(02)01013-4\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0006-2952(02)01013-4\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eFlückiger-Isler dkk. (1993). Stimulation of rat liver glycogen synthesis by the adenosine kinase inhibitor 5-iodotubercidin. \u003cem\u003eBiochemical Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1042\/bj2920085\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1042\/bj2920085\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePhillis dkk. (1993). The adenosine kinase inhibitor, 5-iodotubercidin, is not protective against cerebral ischemic injury in the gerbil. \u003cem\u003eLife Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0024-3205(93)90701-4\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0024-3205(93)90701-4\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48087447011546,"sku":"TCI2510I115636534","price":4140000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I1156.jpg?v=1769142782"}],"url":"https:\/\/amiscientific.com\/collections\/tci-l4-kinase-phosphatase-biology.oembed?page=9","provider":"AMI Scientific","version":"1.0","type":"link"}