{"title":"Nucleobases and their Analogs","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eNucleobases and their Analogs\u003c\/strong\u003e — mencakup basa nitrogen purin dan pirimidin beserta analog tersubstitusinya, seperti turunan terklorinasi, teraza, atau bentuk garamnya, yang menjadi unit dasar penyusun asam nukleat. Variasi substituen pada cincin heterosiklik memberi ragam sifat kelarutan dan reaktivitas untuk kebutuhan sintesis lanjutan.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eNucleobases and their Analogs dipakai dalam sintesis nukleosida dan nukleotida termodifikasi, riset biologi molekuler, serta pengembangan senyawa acuan untuk riset pada jalur metabolisme purin dan pirimidin. Analog seperti turunan azauracil atau klorpurin umum dipakai sebagai bahan awal reaksi substitusi heterosiklik untuk membangun struktur analog nukleosida yang lebih kompleks.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eContoh produk dalam koleksi ini: \u003ca href=\"\/products\/tci2510a0558779\"\u003eTCI A0558 461-89-2 6-Azauracil\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510c027814308\"\u003eTCI C0278 87-42-3 6-Chloropurine\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510a0151233\"\u003eTCI A0151 6509-19-9 Adenine Sulfate Dihydrate\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510c029314340\"\u003eTCI C0293 85-18-7 8-Chlorotheophylline\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510a0150231\"\u003eTCI A0150 6055-72-7 Adenine Hydrochloride Hemihydrate\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510c052814719\"\u003eTCI C0528 71-30-7 Cytosine\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510a0149229\"\u003eTCI A0149 73-24-5 Adenine\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510c096915321\"\u003eTCI C0969 1820-81-1 5-Chlorouracil\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003ePerhatikan bentuk garam atau hidrat, posisi substitusi pada cincin purin\/pirimidin, serta kemurnian yang sesuai untuk reaksi sintesis atau penggunaan sebagai bahan uji in vitro. Seluruh produk merupakan produk asli Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang, dengan kemurnian, kemasan, dan kondisi penyimpanan tercantum pada halaman masing-masing item.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eKategori lain yang sejajar di bawah Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides, sering dipakai bersamaan dalam satu alur kerja laboratorium:\u003c\/p\u003e\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-nucleoside-analogs\"\u003eNucleoside Analogs\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-nucleosides\"\u003eNucleosides\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-nucleotides\"\u003eNucleotides\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-nucleotide-analogs\"\u003eNucleotide Analogs\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-nad-p-h-and-analogs\"\u003eNAD(P)(H) and Analogs\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-oxidoreductase-coenzymes-nucleosides-nucleotides-oligonucleotides\"\u003eOxidoreductase Coenzymes [Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides]\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003eKembali ke \u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-nucleosides-nucleotides-oligonucleotides\"\u003eNucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides\u003c\/a\u003e. Untuk pengadaan volume besar, kemasan khusus, atau grade tertentu, hubungi tim AMI Scientific — distributor resmi TCI Japan di Indonesia — untuk pengecekan ketersediaan dan lead time langsung ke Jepang.\u003c\/p\u003e","products":[{"product_id":"tci2510c027814308","title":"TCI C0278 87-42-3 6-Chloropurine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Chloropurine adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterociklik, yang memiliki struktur dasar purin dengan substitusi klorin pada posisi 6. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang organik dan farmakologi. Dalam laboratorium, 6-Chloropurine berperan sebagai blok bangunan yang sangat penting untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu. Banyak penelitian terkini mengandalkan senyawa ini sebagai langkah awal dalam pengembangan obat baru atau senyawa kimia dengan sifat khusus.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari 6-Chloropurine adalah struktur molekulnya yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol. Senyawa ini memiliki kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti substitusi, reduksi, dan reaksi nucleofili. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk beradaptasi dengan berbagai kondisi reaksi, sehingga memudahkan peneliti dalam merancang jalur sintesis yang efektif. Selain itu, keberadaannya dalam bentuk padat dan kemudahan dalam pemrosesan membuatnya menjadi pilihan yang praktis di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, 6-Chloropurine digunakan secara luas dalam berbagai institusi penelitian dan industri farmasi. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, farmasi, dan biokimia, terutama di universitas dan lembaga penelitian yang fokus pada pengembangan senyawa baru. Dengan sifat kimia yang unik, senyawa ini menjadi salah satu bahan yang sangat dibutuhkan dalam penelitian terapan di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang aktivitas biologis senyawa heterociklik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian reaktivitas dalam reaksi kimia organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eProduksi bahan baku untuk senyawa antijamur dan antiviral\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan senyawa dengan sifat antioksidan atau antiinflamasi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 87-42-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Chloropurine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat kimianya yang stabil, risiko reaksi berbahaya rendah, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Chloropurine is a heterocyclic compound widely used as a building block in organic chemistry and pharmaceutical research. Its molecular structure, featuring a purine ring with a chlorine substituent at the sixth position, makes it a versatile intermediate for the synthesis of various bioactive compounds. This compound is valued for its stability and reactivity, allowing it to participate in a range of chemical reactions such as substitution, reduction, and nucleophilic attacks. In laboratory settings, it plays a crucial role in the development of new drugs and functional chemicals, particularly in Indonesia where it is commonly used in academic and industrial research. Its application extends to the study of antifungal, antiviral, and antioxidant properties, making it an essential material for modern chemical and pharmaceutical investigations.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eGuo dkk. (2011). ChemInform Abstract: Microwave‐Irradiated C6‐Functionalization of 6‐Chloropurine Nucleosides with Various Mild Nucleophiles under Solvent‐Free Conditions.. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.201114208\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.201114208\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHan dkk. (2018). 2-Amino-6-chloropurine-modified polyamidoamine-mediated p53 gene transfection to achieve anti-tumor efficacy. \u003cem\u003eNew Journal of Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1039\/c8nj01870g\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1039\/c8nj01870g\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2019). Abacavir\/chloropurine. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-019-59176-x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-019-59176-x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48085984608474,"sku":"TCI2510C027814308","price":834000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48085984641242,"sku":"TCI2510C027814309","price":2878000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C0278.jpg?v=1767094944"},{"product_id":"tci2510c029314340","title":"TCI C0293 85-18-7 8-Chlorotheophylline","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003e8-Chlorotheophylline\u003c\/strong\u003e (CAS 85-18-7) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC0293\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C7H7ClN4O2. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(HPLC)(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Alkaloids, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi 8-Chlorotheophylline\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC0293\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e85-18-7\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C7H7ClN4O2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C0293_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C0293\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48085986115802,"sku":"TCI2510C029314340","price":1389000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"250g","offer_id":48085986148570,"sku":"TCI2510C029314341","price":5982000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C0293.jpg?v=1769180306"},{"product_id":"tci2510c052814719","title":"TCI C0528 71-30-7 Cytosine","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eCytosine\u003c\/strong\u003e (CAS 71-30-7) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC0528\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C4H5N3O. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(HPLC)(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Heterocyclic Building Blocks, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Cytosine\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC0528\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e71-30-7\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C4H5N3O\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 5g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C0528_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C0528\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086007447770,"sku":"TCI2510C052814719","price":860000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086007480538,"sku":"TCI2510C052814720","price":2524000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100g","offer_id":48086007513306,"sku":"TCI2510C052814721","price":7295000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C0528.jpg?v=1768816268"},{"product_id":"tci2510c096915321","title":"TCI C0969 1820-81-1 5-Chlorouracil","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003e5-Chlorouracil\u003c\/strong\u003e (CAS 1820-81-1) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC0969\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C4H3ClN2O2. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(T)(HPLC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Heterocyclic Building Blocks, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi 5-Chlorouracil\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC0969\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e1820-81-1\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C4H3ClN2O2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(T)(HPLC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 5g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C0969_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C0969\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086040740058,"sku":"TCI2510C096915321","price":505000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086040772826,"sku":"TCI2510C096915322","price":1616000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C0969.jpg?v=1769144531"},{"product_id":"tci2510c105715450","title":"TCI C1057 18592-13-7 6-Chloromethyluracil","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003e6-Chloromethyluracil\u003c\/strong\u003e (CAS 18592-13-7) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC1057\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C5H5ClN2O2. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(HPLC)(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Heterocyclic Building Blocks, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi 6-Chloromethyluracil\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC1057\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e18592-13-7\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C5H5ClN2O2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 5g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C1057_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C1057\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48276737425626,"sku":"TCI2510C105715450","price":960000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C1057.jpg?v=1767096262"},{"product_id":"tci2510c209316748","title":"TCI C2093 4270-27-3 6-Chlorouracil","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2093 6-Chlorouracil adalah turunan pirimidin yang merupakan hasil substitusi atom klorin pada posisi keenam kerangka urasil. Urasil sendiri merupakan salah satu basa nitrogen penyusun asam ribonukleat, sehingga turunannya menempati posisi penting dalam penelitian biokimia dan kimia nukleosida. Bahan ini dipakai laboratorium sebagai bahan awal untuk menyusun berbagai analog basa pirimidin, nukleosida sintetik, serta senyawa yang dirancang untuk berinteraksi dengan enzim yang terlibat dalam metabolisme asam nukleat. Kehadiran gugus klorin menjadikan kerangka urasil yang biasanya kurang reaktif menjadi jauh lebih mudah dimodifikasi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang menjadikannya bahan pilihan adalah reaktivitas atom klorin pada cincin pirimidin yang miskin elektron. Kedua gugus karbonil pada cincin menarik kerapatan elektron sehingga posisi keenam menjadi rentan terhadap serangan nukleofil, dan atom klorin dapat digantikan oleh amina, alkoksida, tiolat, maupun nukleofil lain pada kondisi reaksi yang terkendali. Selain itu, nitrogen pada posisi pertama dan ketiga dapat dialkilasi secara selektif untuk membangun struktur analog yang lebih rumit. Bahan berbentuk padatan ini juga relatif stabil bila disimpan dengan benar, sehingga nyaman digunakan pada sintesis bertahap yang berlangsung dalam rentang waktu panjang.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eLaboratorium biokimia, farmasi, dan bioteknologi di Indonesia memanfaatkan bahan ini pada penelitian analog nukleosida, kajian penghambatan enzim, serta pengembangan senyawa antivirus dan antikanker berbasis pirimidin di tingkat riset dasar. Kemasan 5 g dan 25 g mengakomodasi baik penelitian skala kecil maupun sintesis berulang. AMI Scientific menghadirkan produk TCI ini untuk mendukung kegiatan riset ilmu hayati di dalam negeri.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis analog nukleosida: dipakai sebagai basa pirimidin termodifikasi yang kemudian digabungkan dengan bagian gula untuk membentuk analog nukleosida sintetik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSubstitusi nukleofilik pada cincin pirimidin: atom klorin mudah digantikan amina atau tiolat sehingga memudahkan pembuatan pustaka senyawa turunan urasil.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian penghambat enzim: turunan urasil banyak diteliti sebagai penghambat enzim jalur metabolisme pirimidin dalam kajian biokimia dan farmakologi dasar.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan senyawa antivirus dan antikanker: kerangka pirimidin merupakan inti struktural pada banyak molekul terapeutik yang sedang dipelajari di tingkat riset.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan awal kimia heterosiklik: dipakai membangun sistem cincin terkondensasi berbasis pirimidin melalui reaksi siklisasi dengan pereaksi binukleofilik yang sesuai.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk C2093\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 4270-27-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5 g dan 25 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan atau serbuk pada suhu ruang\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, dan tertutup rapat\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan bahan dalam wadah asli tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung, karena kelembapan dapat menyebabkan penggumpalan serbuk dan menyulitkan penimbangan. Gunakan spatula bersih dan kering setiap kali mengambil bahan, lalu segera tutup kembali wadahnya. Penimbangan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam atau ruang berventilasi baik dengan mengenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium untuk menghindari terhirupnya partikel halus. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat dan basa kuat. Sisa bahan serta wadah bekas dikumpulkan sebagai limbah kimia berlabel dan dikelola mengikuti prosedur keselamatan laboratorium yang berlaku.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2093 6-Chlorouracil (CAS 4270-27-3) is a chlorinated pyrimidine derivative of uracil, one of the nucleobases of RNA, and serves as a valuable starting material in nucleoside and biochemical research. The electron-poor pyrimidine ring, flanked by two carbonyl groups, makes the 6-chloro position readily susceptible to nucleophilic displacement by amines, alkoxides, and thiolates, while the ring nitrogens can be selectively alkylated to build more elaborate analogues. These features support the synthesis of modified nucleobases, fused heterocyclic systems, enzyme inhibitor candidates, and pyrimidine-based compounds studied in antiviral and anticancer research. Supplied as a stable solid in 5 g and 25 g packs, it should be kept cool, dry, tightly closed, and handled with routine laboratory protection.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eOrtiz dkk. (2014). FT-IR and FT-Raman spectra of 6-chlorouracil: Molecular structure, tautomerism and solid state simulation. A comparison between 5-chlorouracil and 6-chlorouracil. \u003cem\u003eSpectrochimica Acta Part A: Molecular and Biomolecular Spectroscopy\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.saa.2014.04.009\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.saa.2014.04.009\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSommerfeld (2001). Electron-induced Chemistry of 5-Chlorouracil. \u003cem\u003eChemPhysChem\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/1439-7641(20011119)2:11\u003c677::aid-cphc677\u003e3.0.co;2-c\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/1439-7641(20011119)2:11\u003c677::aid-cphc677\u003e3.0.co;2-c\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eNarang dkk. (1998). Synthesis, Characterization and Antitumour Activity of 5-Chlorouracil and 5-Chlorouracil-Histidine Complexes with Some Metal(III) Ions. \u003cem\u003eSynthesis and Reactivity in Inorganic and Metal-Organic Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1080\/00945719809351652\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1080\/00945719809351652\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086102343898,"sku":"TCI2510C209316748","price":884000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086102376666,"sku":"TCI2510C209316749","price":2600000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2093.jpg?v=1769144418"},{"product_id":"tci2510c222116910","title":"TCI C2221 1651-29-2 6-Chloro-2-fluoropurine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Chloro-2-fluoropurine dari TCI dengan kode katalog C2221 adalah turunan purin yang mengandung dua atom halogen berbeda, yaitu klorin pada posisi enam dan fluor pada posisi dua. Senyawa ini tergolong building block terfluorinasi, kelompok bahan awal yang sangat diminati dalam kimia obat modern. Kerangka purin sendiri merupakan inti struktural dari basa nukleat adenin dan guanin, sehingga turunan purin terhalogenasi menjadi pintu masuk utama untuk membangun analog nukleosida, penghambat kinase, dan berbagai senyawa yang menyasar protein pengikat nukleotida di dalam sel.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eNilai sintetiknya bertumpu pada perbedaan reaktivitas dua halogen tersebut. Atom klorin pada posisi enam jauh lebih mudah tersubstitusi oleh nukleofil seperti amina, alkoksida, atau tiolat dibanding atom fluor pada posisi dua. Perbedaan gradasi reaktivitas ini memungkinkan kimiawan melakukan fungsionalisasi berurutan secara terkendali: substituen pertama dipasang di posisi enam pada kondisi ringan, lalu posisi dua diolah pada kondisi yang lebih tegas. Kehadiran fluor juga kerap dipertahankan pada produk akhir karena mampu meningkatkan stabilitas metabolik, mengubah keasaman lingkungan sekitarnya, dan memperbaiki daya tembus membran molekul obat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eLaboratorium di Indonesia yang menggunakan bahan ini umumnya adalah kelompok riset kimia medisinal di perguruan tinggi, pusat penelitian antivirus dan antikanker, serta laboratorium yang mengembangkan analog nukleosida untuk kajian biokimia. Kemasan satu gram memang kecil, tetapi lazim untuk bahan awal bernilai tinggi yang dipakai pada skala milimol saat menyusun rute sintesis atau menyiapkan sejumlah kecil senyawa untuk penapisan aktivitas.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis analog nukleosida antivirus dan antikanker, karena kerangka purin terhalogenasi memberi akses langsung ke turunan yang menyerupai basa nukleat alami.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan penghambat kinase berbasis purin, sebab posisi enam mudah difungsionalisasi dengan amina untuk membentuk interaksi engsel pada kantong pengikat ATP.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSubstitusi nukleofilik aromatik bertahap, mengingat perbedaan reaktivitas klorin dan fluor memungkinkan pemasangan dua substituen berbeda secara berurutan dan terkendali.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenyusunan pustaka senyawa terfluorinasi, karena atom fluor yang dipertahankan sering memperbaiki stabilitas metabolik serta sifat farmakokinetik kandidat obat.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian probe biokimia pengikat nukleotida, sebab turunan purin sintetik dapat dirancang untuk mengenali dan menandai protein target secara cukup selektif.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog C2221\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1651-29-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Fluorinated Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian kemasan: 1 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan berbentuk serbuk atau kristal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, dan gelap dalam wadah tertutup rapat; lindungi dari kelembapan sesuai anjuran label produsen\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan 6-Chloro-2-fluoropurine dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya. Purin terhalogenasi sebaiknya dijauhkan dari kelembapan karena air dapat memicu hidrolisis perlahan pada posisi yang reaktif dan menurunkan mutu bahan. Bila bahan disimpan dingin, biarkan wadah menyesuaikan suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan di dalam kemasan. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta lakukan penimbangan di dalam lemari asam karena serbuk halus dapat mengiritasi mata dan saluran pernapasan. Jauhkan dari basa kuat dan bahan pengoksidasi. Tutup rapat kembali setelah digunakan dan kelola sisa bahan melalui jalur limbah kimia berbahaya.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2221 6-Chloro-2-fluoropurine (CAS 1651-29-2) is a dihalogenated purine building block supplied in a 1 g pack for fluorinated synthesis work. The purine core underlies the natural nucleobases adenine and guanine, making halogenated derivatives key entry points to nucleoside analogues, kinase inhibitors, and other nucleotide-binding-site ligands. Its main synthetic advantage is differential reactivity: the 6-chloro position undergoes nucleophilic aromatic substitution with amines, alkoxides, or thiolates under mild conditions, while the 2-fluoro position requires more forcing conditions, allowing controlled sequential functionalisation. Retained fluorine often improves metabolic stability and membrane permeability in final compounds. Handle with gloves in a fume hood and store cool, dry, tightly closed, and protected from light and moisture.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086112141530,"sku":"TCI2510C222116910","price":1515000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2221.jpg?v=1767097935"},{"product_id":"tci2510c230017028","title":"TCI C2300 4318-56-3 6-Chloro-3-methyluracil","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Chloro-3-methyluracil adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi biokimia dan bioteknologi. Bahan ini termasuk dalam kategori nukleosida dan merupakan komponen penting dalam penelitian DNA dan RNA. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa organik maupun dalam pengembangan obat. Sebagai bagian dari kelompok urasil, senyawa ini memiliki struktur dasar yang mirip dengan nukleotida, sehingga memungkinkan peneliti untuk memodifikasi struktur kimianya sesuai kebutuhan eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e6-Chloro-3-methyluracil memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berinteraksi dengan berbagai reaktan dalam kondisi tertentu. Karena memiliki grup kloro dan metil, senyawa ini memiliki polaritas dan kelarutan yang berbeda dibandingkan senyawa sejenis. Sifat ini membuatnya cocok untuk reaksi kimia yang memerlukan kontrol ketat terhadap reaktivitas dan stabilitas. Selain itu, senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai molekul biologis, sehingga menjadi pilihan yang ideal dalam penelitian biomedis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, 6-Chloro-3-methyluracil sering digunakan dalam penelitian tentang sintesis senyawa farmakologis, pengembangan vaksin, dan analisis biokimia. Bahan ini juga menjadi bagian dari eksperimen yang melibatkan modifikasi DNA dan RNA, terutama dalam institusi penelitian dan perguruan tinggi yang fokus pada bidang bioteknologi dan farmasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam sintesis senyawa organik untuk pengembangan obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCocok untuk reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas dan stabilitas tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat dimanfaatkan dalam penelitian biomedis untuk modifikasi molekul biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBerguna dalam analisis biokimia untuk studi interaksi molekuler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat menjadi bahan baku dalam pembuatan nukleotida sintetik\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 4318-56-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (bentuk kristal atau serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Chloro-3-methyluracil harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin akan meminimalkan risiko degradasi kimia. Bahan ini sebaiknya disimpan di tempat yang tidak terjangkau oleh anak-anak dan hewan. Dalam penggunaan, pastikan untuk memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Chloro-3-methyluracil is a chemical compound widely used in biochemical and biotechnological research. It belongs to the nucleoside family and serves as a building block for DNA and RNA studies. This compound is particularly valuable for synthetic applications, such as the development of pharmaceuticals and the modification of biological molecules. Its structural similarity to uracil allows for versatile chemical interactions, making it suitable for various laboratory experiments. In Indonesian research institutions, it is commonly utilized in drug synthesis, vaccine development, and molecular biology studies. Its stability and reactivity make it a reliable choice for scientific investigations requiring controlled chemical reactions.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086118170842,"sku":"TCI2510C230017028","price":1036000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086118203610,"sku":"TCI2510C230017029","price":3332000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2300.jpg?v=1768816828"},{"product_id":"tci2510c230617039","title":"TCI C2306 3680-69-1 6-Chloro-7-deazapurine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Chloro-7-deazapurine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur yang mirip dengan purin, tetapi dengan modifikasi pada atom nitrogen dan klorin. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik untuk menghasilkan senyawa yang memiliki aktivitas biologis tertentu. Dalam laboratorium, 6-Chloro-7-deazapurine berperan sebagai bahan pembangun yang fleksibel, memungkinkan para peneliti untuk mengembangkan senyawa baru dengan berbagai fungsi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan sinar UV. Struktur kimianya yang kompleks membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk reaksi kimia yang memerlukan keakuratan dan presisi. Sifat ini memungkinkan para ilmuwan untuk mengontrol reaksi secara efektif dan menghasilkan produk yang diinginkan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian farmakologi, kimia medis, dan biokimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk mengembangkan obat baru, senyawa antikanker, atau bahan aktif dalam produk farmasi. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDalam sintesis senyawa antikanker, 6-Chloro-7-deazapurine digunakan sebagai bahan dasar untuk menghasilkan senyawa yang memiliki aktivitas terhadap sel kanker.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini cocok untuk penelitian dalam bidang farmakologi karena dapat menjadi bagian dari senyawa yang memengaruhi reseptor biologis tertentu.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSenyawa ini sering digunakan dalam pengembangan obat baru, karena struktur kimianya memungkinkan modifikasi untuk meningkatkan efektivitas dan keamanan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam laboratorium kimia organik, bahan ini digunakan sebagai bahan pembangun untuk reaksi yang memerlukan keakuratan dan presisi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini juga digunakan dalam penelitian biokimia untuk memahami mekanisme reaksi enzimatik dan interaksi molekuler.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 3680-69-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Chloro-7-deazapurine harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang tepat adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam laboratorium, bahan ini harus dikelola dengan hati-hati, karena bersifat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kestabilan dan kualitas bahan selama periode penggunaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Chloro-7-deazapurine is a chemical compound used as a building block in the synthesis of heterocyclic compounds. Its structure resembles purine but with modifications to nitrogen and chlorine atoms, making it a versatile material for organic chemistry research. This compound is commonly employed in the development of bioactive molecules, particularly in pharmaceutical and medicinal chemistry. Its stability under controlled conditions allows for precise chemical reactions, enabling researchers to create new compounds with specific biological activities. The compound is widely used in Indonesian laboratories for drug discovery, cancer research, and biochemical studies, supporting innovation in various scientific fields.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086119088346,"sku":"TCI2510C230617039","price":505000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086119121114,"sku":"TCI2510C230617040","price":1970000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2306.jpg?v=1767098108"},{"product_id":"tci2510c247017244","title":"TCI C2470 55052-28-3 4-Chloro-1H-pyrrolo[2,3-b]pyridine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2470 4-Chloro-1H-pyrrolo[2,3-b]pyridine adalah bahan baku heterosiklik yang dikenal luas sebagai turunan 7-azaindol, yakni kerangka indol yang salah satu atom karbon cincin benzenanya digantikan oleh nitrogen. Pada senyawa ini terdapat atom klor di posisi empat yang menjadi titik reaksi utama. Kerangka azaindol sangat dihargai dalam kimia medisinal karena kombinasi nitrogen pirol yang bersifat donor ikatan hidrogen dan nitrogen piridin yang bersifat akseptor, sehingga mampu meniru pola pengikatan yang sering dijumpai pada daerah pengikatan nukleotida dalam protein target.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eAlasan bahan ini banyak dipilih terletak pada reaktivitas posisi empat yang terarah. Atom klor pada cincin piridin yang miskin elektron dapat digantikan melalui substitusi nukleofilik aromatik atau dimanfaatkan dalam reaksi penggandengan silang berkatalis paladium seperti Suzuki, Stille, Sonogashira, maupun aminasi Buchwald-Hartwig. Nitrogen pirol dapat dilindungi terlebih dahulu dengan gugus pelindung yang lazim agar reaksi berjalan bersih, kemudian dibuka kembali pada tahap akhir. Posisi tiga pada cincin pirol tetap tersedia untuk halogenasi atau asilasi, sehingga kerangka ini memungkinkan fungsionalisasi berurutan pada beberapa titik yang berbeda dengan kendali yang baik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, bahan ini umumnya digunakan oleh kelompok penelitian kimia medisinal dan sintesis organik di perguruan tinggi serta lembaga riset yang menelusuri kerangka penghambat enzim. Karena senyawa azaindol tersubstitusi tergolong bahan bernilai tinggi dan dipakai pada skala kecil, kemasan dua ratus miligram sangat sesuai untuk percobaan awal dan penapisan kondisi reaksi, sedangkan kemasan satu gram mencukupi untuk tahap sintesis lanjutan maupun pengulangan percobaan yang membutuhkan konsistensi bahan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenggandengan silang Suzuki pada posisi empat, karena ikatan karbon-klor pada cincin piridin cukup reaktif untuk memasang gugus aril dan heteroaril.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset penghambat kinase, sebab kerangka azaindol dikenal sebagai motif pengikat daerah engsel yang banyak dibahas dalam literatur kimia medisinal.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAminasi Buchwald-Hartwig untuk membentuk ikatan karbon-nitrogen, mengingat posisi empat dapat ditautkan dengan berbagai amina primer maupun sekunder.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eFungsionalisasi berurutan kerangka heterosiklik, karena nitrogen pirol, posisi tiga, dan posisi empat dapat digarap satu per satu dengan strategi perlindungan yang tepat.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan pustaka senyawa bernitrogen, karena satu kerangka inti ini dapat menghasilkan banyak analog untuk keperluan penapisan aktivitas biologis di laboratorium.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 55052-28-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian kemasan: 200 mg dan 1 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan berwarna putih hingga agak kecoklatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: tempat sejuk, kering, terlindung dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan bahan pada tempat sejuk, kering, dan gelap dengan wadah asli yang tertutup rapat, karena senyawa azaindol dapat menggelap perlahan bila terpapar udara dan cahaya dalam waktu lama. Penyimpanan di lemari pendingin bahan kimia membantu menjaga mutu, namun wadah harus dibiarkan mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan. Karena kemasannya kecil, gunakan neraca analitik dan spatula kering agar tidak ada bahan terbuang. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta tangani di dalam lemari asam.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2470, 4-chloro-1H-pyrrolo[2,3-b]pyridine (CAS 55052-28-3), is a 7-azaindole building block widely valued in medicinal chemistry. The scaffold combines a hydrogen-bond-donating pyrrole nitrogen with a hydrogen-bond-accepting pyridine nitrogen, a pattern frequently exploited in nucleotide-binding pockets of protein targets. The chlorine at position four provides a well-defined reactive handle for nucleophilic aromatic substitution and for palladium-catalysed cross-coupling including Suzuki, Stille, Sonogashira and Buchwald-Hartwig amination. The pyrrole nitrogen can be protected and later deprotected, while position three remains available for halogenation or acylation, enabling controlled sequential functionalisation. Typical applications include kinase inhibitor research and nitrogen heterocycle library synthesis. Supplied in 200 mg and 1 g packs.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48086127870170,"sku":"TCI2510C247017244","price":633000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086127902938,"sku":"TCI2510C247017245","price":2171000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2470.jpg?v=1767098381"},{"product_id":"tci2510c257517381","title":"TCI C2575 1839-18-5 2-Chloroadenine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2-Chloroadenine adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik, dan digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Senyawa ini memiliki struktur yang mengandung atom nitrogen dan karbon, sehingga menjadi bahan penting dalam reaksi kimia yang melibatkan pembentukan ikatan heterosiklik. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu, seperti obat atau bahan kimia industri.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e2-Chloroadenine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan sinar UV. Karena sifat ini, senyawa ini memerlukan penanganan yang hati-hati untuk mempertahankan kualitasnya. Ketersediaannya dalam bentuk padat memudahkan proses penggunaan dan penyimpanan, serta meminimalkan risiko kontaminasi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 2-Chloroadenine digunakan dalam penelitian kimia organik dan farmakologi. Bahan ini menjadi bagian dari eksperimen yang bertujuan mengembangkan senyawa baru dengan aktivitas tertentu. Karena kebutuhan akan senyawa heterosiklik yang spesifik, bahan ini sering dicari oleh peneliti yang bekerja di bidang kimia dan farmasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi kimia organik dalam pembuatan senyawa kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi untuk mengidentifikasi senyawa dengan aktivitas biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian katalis dalam reaksi kimia tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan bahan kimia industri yang membutuhkan struktur heterosiklik\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1839-18-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2-Chloroadenine harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, serta jauh dari paparan cahaya matahari langsung dan kelembapan tinggi. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penyimpanan, bahan ini harus ditempatkan di suhu kamar dan tidak terkena bahan kimia lain yang bersifat korosif. Penanganan harus dilakukan dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2-Chloroadenine is a heterocyclic compound widely used in organic chemistry and pharmaceutical research. It serves as a building block for the synthesis of complex molecules with specific biological activities. The compound is available in two packaging sizes, 1g and 5g, making it suitable for both small-scale experiments and larger research projects. Its chemical stability and structural versatility make it a preferred choice for laboratory applications in Indonesia, particularly in the development of new drugs and industrial chemicals. The compound requires careful handling and storage to maintain its integrity and effectiveness in various experimental settings.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eHentosh dkk. (1991). Effects of 2-chloroadenine substitution in DNA on restriction endonuclease cleavage reactions. \u003cem\u003eNucleic Acids Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1093\/nar\/19.11.3143\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1093\/nar\/19.11.3143\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eERDOĞAN dkk. (2000). A CHLOROADENINE RIBOSIDE-TYPE NUCLEOSIDE FROM the MARINE SPONGE THEONELLA CUPOLA : DENİZ SÜNGERİ THEONELLA CUPOLA'DAN KLOROADENİN RİBOZİT TİPİ BİR NÜKLEOZİT. \u003cem\u003eAnkara Universitesi Eczacilik Fakultesi Dergisi\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1501\/eczfak_0000000344\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1501\/eczfak_0000000344\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHentosh dkk. (1995). A human factor that recognizes DNA substituted with 2‐chloroadenine, an antileukemic purine analog. \u003cem\u003eMolecular Carcinogenesis\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/mc.2940130407\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/mc.2940130407\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086133473498,"sku":"TCI2510C257517381","price":1010000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086133506266,"sku":"TCI2510C257517382","price":3307000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2575.jpg?v=1767098518"},{"product_id":"tci2510c292917828","title":"TCI C2929 34654-81-4 6-[(3-Chloropropyl)amino]-1,3-dimethyluracil","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-[(3-Chloropropyl)amino]-1,3-dimethyluracil adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi biokimia dan penelitian molekuler. Bahan ini termasuk dalam kategori nukleosida dan merupakan komponen penting dalam sintesis senyawa yang memiliki aktivitas biologis. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan obat, modifikasi DNA, atau penelitian terkait genetik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari senyawa ini adalah struktur kimianya yang kompleks, yang memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini juga stabil dalam kondisi tertentu dan memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik. Sifat-sifat ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian yang memerlukan presisi dan konsistensi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian biomedis, farmakologi, dan bioteknologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan modifikasi molekuler dan pengembangan terapi medis.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam sintesis senyawa obat untuk pengembangan terapi baru karena struktur kimianya yang kompleks.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCocok untuk penelitian tentang modifikasi DNA karena kemampuannya dalam reaksi kimia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat dimanfaatkan dalam uji aktivitas biologis untuk mengevaluasi efek senyawa pada sel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBerguna dalam penelitian genetik untuk memahami interaksi molekuler dalam sistem biologis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat digunakan dalam pembuatan reagen khusus untuk reaksi biokimia tertentu.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 34654-81-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan kelembapan untuk menjaga stabilitasnya. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini. Pastikan area penyimpanan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain yang tidak kompatibel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-[(3-Chloropropyl)amino]-1,3-dimethyluracil is a chemical compound widely used in biochemical and molecular research applications. It belongs to the nucleoside category and serves as a key component in the synthesis of bioactive compounds. Its complex molecular structure allows for high reactivity in various chemical reactions, making it a preferred choice for research requiring precision and consistency. This compound is commonly utilized in pharmaceutical development, genetic studies, and molecular biology experiments. Its stability under controlled conditions and solubility in organic solvents further enhance its applicability in laboratory settings. The compound is essential for researchers aiming to explore molecular interactions and develop new therapeutic approaches.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086203465946,"sku":"TCI2510C292917828","price":1692000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2929.jpg?v=1768816965"},{"product_id":"tci2510c313018091","title":"TCI C3130 123148-78-7 6-Chloro-7-iodo-7-deazapurine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C3130 6-Chloro-7-iodo-7-deazapurine adalah senyawa heterosiklik terfungsionalisasi ganda yang berperan sebagai kerangka dasar (scaffold) dalam sintesis analog nukleosida dan senyawa bioaktif berbasis purin. Secara struktural, senyawa ini merupakan inti pirolo[2,3-d]pirimidina, yaitu purin yang atom nitrogen posisi tujuh digantikan oleh karbon, sehingga dikenal luas sebagai 7-deazapurin. Di laboratorium kimia medisinal dan kimia organik sintetik, bahan ini menjadi titik awal yang sangat berharga karena menyediakan dua situs reaktif berbeda yang dapat dimodifikasi secara berurutan dan terkendali, memungkinkan peneliti membangun pustaka senyawa turunan secara sistematis dari satu bahan awal yang sama.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuat senyawa ini banyak dipilih adalah adanya diferensiasi reaktivitas antara gugus kloro pada posisi enam dan gugus iodo pada posisi tujuh. Gugus kloro pada cincin pirimidina bersifat elektrofilik dan mudah digantikan melalui reaksi substitusi nukleofilik aromatik oleh amina, alkoksida, maupun tiol, sedangkan gugus iodo pada cincin pirol merupakan pasangan ideal untuk reaksi kopling silang terkatalisis paladium seperti Suzuki, Sonogashira, Stille, dan Heck. Kombinasi dua gugus fungsi ortogonal ini memberikan fleksibilitas sintetik yang tinggi, sementara inti deazapurin yang stabil dan mirip basa nukleat alami membuat produk turunannya relevan secara biologis. Bentuknya sebagai padatan juga memudahkan penimbangan akurat pada skala miligram hingga gram.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini umum dimanfaatkan oleh kelompok riset kimia organik, kimia medisinal, dan farmasi di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian yang menekuni pengembangan kandidat antivirus dan antikanker. Kemasan satu gram sangat sesuai untuk penelitian tesis, disertasi, dan optimasi kondisi reaksi skala kecil, sedangkan kemasan lima gram mendukung sintesis multi-tahap atau pembuatan pustaka senyawa. AMI Scientific menyediakan produk TCI ini untuk mendukung kebutuhan riset sintesis tingkat lanjut di dalam negeri.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis analog nukleosida 7-deazapurin, karena kerangka intinya menyerupai basa purin alami sehingga turunannya berpotensi berinteraksi dengan enzim polimerase dan target biologis terkait asam nukleat.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi kopling silang Sonogashira pada posisi tujuh, sebab ikatan karbon–iodin bersifat sangat reaktif terhadap katalis paladium dan memungkinkan pemasangan gugus alkuna secara efisien pada suhu ringan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSubstitusi nukleofilik aromatik pada posisi enam, karena gugus kloro yang teraktivasi cincin pirimidina mudah digantikan amina primer maupun sekunder untuk menghasilkan turunan aminopurin bervariasi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan pustaka senyawa kimia medisinal, sebab dua situs reaktif ortogonal memungkinkan diversifikasi bertahap dan menghasilkan banyak turunan struktural dari satu bahan awal tunggal.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis inhibitor kinase berbasis pirolopirimidina, karena kerangka deazapurin merupakan motif pengikat daerah adenina yang sering dieksplorasi dalam perancangan obat molekul kecil modern.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (kode produk C3130)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 123148-78-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian kemasan: 1 g dan 5 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan\/serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, terlindung cahaya, dan wadah tertutup rapat\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan senyawa ini dalam wadah asli yang tertutup rapat, diletakkan di ruang penyimpanan bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik serta terlindung dari sinar matahari langsung karena senyawa beriodin umumnya peka terhadap cahaya. Hindari kontak dengan oksidator kuat dan sumber panas. Penimbangan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam menggunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan pelindung mata untuk mencegah kontak kulit maupun terhirupnya debu halus. Tutup kembali wadah segera setelah digunakan, beri label tanggal pembukaan, dan buang limbah padat maupun pelarut bekas melalui jalur limbah kimia laboratorium yang berlaku.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C3130 6-Chloro-7-iodo-7-deazapurine (CAS 123148-78-7) is a doubly functionalised pyrrolo[2,3-d]pyrimidine building block widely used as a starting scaffold in medicinal chemistry and nucleoside analogue synthesis. Its principal advantage lies in the orthogonal reactivity of its two halogen sites: the C-6 chlorine readily undergoes nucleophilic aromatic substitution with amines, alkoxides and thiols, while the C-7 iodine is an excellent partner for palladium-catalysed cross-couplings such as Suzuki, Sonogashira and Stille reactions. This allows chemists to introduce structural diversity in a stepwise, controlled manner. Supplied as a solid in 1 g and 5 g pack sizes, it should be stored cool, dry, tightly closed and protected from light.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086215229658,"sku":"TCI2510C313018091","price":1062000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086215262426,"sku":"TCI2510C313018092","price":4065000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C3130.jpg?v=1767099253"},{"product_id":"tci2510d113620852","title":"TCI D1136 26305-13-5 5,6-Dimethyluracil","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5,6-Dimethyluracil adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterociklik, yang sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Senyawa ini memiliki struktur dasar uracil dengan dua gugus metil yang ditambahkan pada posisi 5 dan 6. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bangunan (building block) yang sangat penting dalam pembuatan senyawa organik, terutama dalam bidang farmakologi dan kimia organik. Karena struktur kimianya yang sederhana namun fleksibel, senyawa ini sering dipilih untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e5,6-Dimethyluracil memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen kimia. Karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional, senyawa ini sangat diminati dalam reaksi substitusi dan reaksi siklis. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa yang memiliki struktur kompleks. Selain itu, senyawa ini tidak bersifat toksik dalam kadar yang biasa digunakan, sehingga memudahkan penggunaan dalam laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium di Indonesia, 5,6-Dimethyluracil digunakan secara luas dalam penelitian kimia dan farmasi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen sintesis senyawa baru, pengembangan obat, serta studi tentang aktivitas biologis senyawa organik. Ketersediaannya yang relatif mudah dan harga yang terjangkau juga memperkuat penggunaannya di berbagai laboratorium lokal.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan struktur heterociklik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat dengan aktivitas farmakologis spesifik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi aktivitas biologis senyawa baru dalam bidang farmasi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan senyawa intermediet untuk produksi senyawa akhir\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 26305-13-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat, berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5,6-Dimethyluracil harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena senyawa ini tidak bersifat korosif, penggunaannya dalam laboratorium tidak memerlukan perlakuan khusus. Namun, tetaplah memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat mengambil atau mengolah bahan ini.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5,6-Dimethyluracil is a heterocyclic compound widely used as a building block in organic chemistry. It serves as a versatile intermediate in the synthesis of complex organic molecules, particularly in pharmaceutical and medicinal chemistry research. The compound's stable structure and reactivity make it a preferred choice for various chemical reactions. Its non-toxic nature and ease of handling further enhance its utility in laboratory settings. This compound is commonly employed in the development of new drugs and the study of biological activities of organic compounds. Its availability and cost-effectiveness make it a valuable resource for researchers in Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eYoun (2005). C—C Bond Formation at C‐5 Position of Dimethyluracil Derivatives Using SmI2.. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.200513171\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.200513171\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSaladino dkk. (1999). ChemInform Abstract: Reactivity of Dimethylphenylsilyllithium Toward 5‐ and 6‐Substituted 1,3‐Dimethyluracil Derivatives.. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.199913182\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.199913182\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSINGH dkk. (1997). ChemInform Abstract: A Facile Single Pot Synthesis of 5‐Vinyl‐1,3‐dimethyluracil from 5‐ Formyl‐1,3‐dimethyluracil.. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.199703203\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.199703203\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086426157274,"sku":"TCI2510D113620852","price":1137000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086426190042,"sku":"TCI2510D113620853","price":4292000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D1136.jpg?v=1767102573"},{"product_id":"tci2510d162521445","title":"TCI D1625 402846-48-4 2,6-Diaminopurine Monohydrate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,6-Diaminopurine Monohydrate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia di laboratorium. Sebagai salah satu senyawa heterosiklik, senyawa ini memiliki struktur dasar purin yang mirip dengan adenin dan guanin, dua nukleotida penting dalam DNA dan RNA. Karena struktur ini, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa kompleks dan dalam penelitian tentang struktur molekuler.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Karena sifat ini, senyawa ini biasanya disimpan dalam wadah kedap udara dan dalam suhu dingin. Keberadaan molekul air dalam bentuk monohidrat membuatnya memiliki titik leleh dan kelarutan tertentu yang memudahkan penggunaan dalam berbagai reaksi kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian terkait biokimia, sintesis organik, dan pengembangan obat. Karena keberadaannya yang relatif mudah ditemukan dan harganya yang terjangkau, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti yang membutuhkan bahan baku untuk eksperimen skala kecil hingga menengah.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian struktur molekul dalam bidang biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan bahan baku untuk reaksi kimia organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas biologis senyawa purin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 402846-48-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat dalam bentuk kristal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah kedap udara dan dalam suhu dingin\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan udara bebas. Penyimpanan dalam suhu rendah akan meminimalkan reaksi kimia yang tidak diinginkan. Saat menangani senyawa ini, penting untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selain itu, senyawa ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif untuk mencegah reaksi berbahaya.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,6-Diaminopurine Monohydrate is a chemical compound widely used in laboratory experiments, particularly in organic and biochemical research. As a heterocyclic building block, it serves as a precursor in the synthesis of various complex molecules and is essential in studies related to nucleotide structures. The compound is known for its stability under controlled conditions, though it is sensitive to moisture and air exposure. It is commonly used in Indonesia for drug development, molecular structure analysis, and chemical reaction studies. Its monohydrate form makes it suitable for a variety of laboratory applications, providing a reliable and cost-effective solution for researchers. The compound requires careful handling and storage to maintain its integrity and ensure safe usage in laboratory settings.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086451355866,"sku":"TCI2510D162521445","price":960000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086451388634,"sku":"TCI2510D162521446","price":3332000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D1625.jpg?v=1767103360"},{"product_id":"tci2510d247022694","title":"TCI D2470 5451-40-1 2,6-Dichloropurine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,6-Dichloropurine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan pembentukan struktur purin, yang merupakan bagian penting dari banyak molekul biologis seperti DNA dan RNA. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk membangun senyawa kompleks yang memiliki aktivitas farmakologis atau fungsi biokimia tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e2,6-Dichloropurine memiliki struktur kimia yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga cocok untuk berbagai reaksi substitusi dan reaksi kimia lainnya. Karena sifat kimianya yang spesifik, senyawa ini sering dipilih sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa obat, pestisida, dan bahan kimia industri. Ketersediaannya dalam berbagai kemasan juga memudahkan penggunaan dalam skala kecil hingga menengah.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian bidang farmasi, kimia organik, dan biokimia. Peneliti lokal sering memanfaatkan 2,6-Dichloropurine untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi terapi medis atau aplikasi industri. Bahan ini menjadi bagian penting dalam proses penelitian yang bertujuan untuk inovasi dan pengembangan produk lokal.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa obat dengan struktur purin yang kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan pestisida dan bahan kimia pertanian\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme reaksi kimia heterosiklik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan bahan aktif farmakologis dalam penelitian obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang aktivitas biologis senyawa purin derivatif\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 5451-40-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,6-Dichloropurine harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari sumber cahaya dan kelembapan untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, senyawa ini sebaiknya ditangani dengan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker, serta dihindari penggunaan di area terbuka.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,6-Dichloropurine is a chemical compound widely used as a building block in the synthesis of heterocyclic compounds. With its stable structure and high reactivity, it is a valuable material in organic chemistry and pharmaceutical research. This compound is commonly used in the development of new drugs and agrochemicals, making it an essential reagent for researchers in Indonesia. Its availability in various packaging options allows for flexible use in both small-scale and medium-scale laboratory applications. The compound is known for its ability to participate in substitution reactions and other chemical processes, contributing to the creation of complex molecules with specific biological activities. Its applications span across multiple fields, including medicinal chemistry and industrial chemistry, making it a versatile and important reagent in modern laboratory settings.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eTumma dkk. (2010). N-Alkylation of 2,6-Dichloropurine Hydrochloride with a Variety of Alcohols over Alumina Catalyst. \u003cem\u003eSynthetic Communications\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1080\/00397910903162791\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1080\/00397910903162791\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eVittori dkk. (1999). ChemInform Abstract: Coupling of 2,6‐Dichloropurine and 2,6‐Dichlorodeazapurines with Ribose and Ribose Modified Sugars. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.199941217\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.199941217\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eTumma dkk. (2010). ChemInform Abstract: N‐Alkylation of 2,6‐Dichloropurine Hydrochloride with a Variety of Alcohols over Alumina Catalyst.. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.201046163\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.201046163\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086543368410,"sku":"TCI2510D247022694","price":481000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086543401178,"sku":"TCI2510D247022695","price":1363000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086543433946,"sku":"TCI2510D247022696","price":4013000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D2470.jpg?v=1767104856"},{"product_id":"tci2510d360423937","title":"TCI D3604 3056-33-5 N2,9-Diacetylguanine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eN2,9-Diacetylguanine adalah turunan guanina terlindungi yang membawa gugus asetil pada nitrogen eksosiklik posisi dua dan pada nitrogen posisi sembilan cincin purin. Senyawa ini dikelompokkan sebagai building block heterosiklik dan berperan penting dalam kimia nukleosida serta nukleotida. Di laboratorium, guanina murni terkenal sulit ditangani karena kelarutannya sangat rendah dan gugus amino bebasnya reaktif; pemasangan gugus asetil mengatasi kedua persoalan itu sekaligus, sehingga kerangka purin menjadi jauh lebih praktis untuk dipakai dalam sintesis bertahap.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuatnya banyak dipilih adalah peran ganda gugus asetil sebagai pelindung dan sebagai pengaktif. Asetilasi pada gugus amino mencegah reaksi samping selama alkilasi maupun glikosilasi, sementara asetilasi pada N9 memudahkan pertukaran gugus melalui reaksi transglikosilasi yang dikatalisis asam Lewis. Selain itu, kelarutan yang lebih baik dalam pelarut organik seperti asetonitril dan dimetilformamida memungkinkan reaksi berjalan homogen, sehingga hasil dan reprodusibilitasnya meningkat. Gugus asetil sendiri mudah dilepas kembali pada tahap akhir menggunakan amonia dalam metanol atau basa lemah, tanpa merusak kerangka purin yang telah dibangun.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eLaboratorium di Indonesia menggunakan bahan ini pada penelitian sintesis nukleosida, pengembangan senyawa antivirus, serta kajian biologi molekuler di fakultas farmasi, kimia, dan bioteknologi. Bahan seperti ini juga dipakai unit riset dan pengembangan industri farmasi yang menelusuri rute sintesis analog nukleosida. Kemasan 25 g mendukung sintesis multi-tahap yang biasanya memerlukan bahan awal dalam jumlah cukup besar karena adanya kehilangan pada setiap langkah.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis analog nukleosida: kerangka guanina terlindungi memudahkan penggandengan dengan gula terasetilasi maupun rantai asiklik pada penelitian senyawa antivirus.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi transglikosilasi: gugus asetil pada posisi N9 dapat digantikan oleh gugus glikosil dengan bantuan asam Lewis sehingga pembentukan ikatan nukleosida berlangsung selektif.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAlkilasi selektif cincin purin: perlindungan pada nitrogen eksosiklik menekan reaksi samping sehingga peneliti dapat mengarahkan alkilasi ke posisi yang diinginkan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenyiapan bahan oligonukleotida: turunan guanina terlindungi menjadi bahan awal pembuatan monomer terproteksi untuk sintesis rantai asam nukleat di laboratorium.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian strategi proteksi heterosiklik: senyawa ini menjadi contoh nyata bagaimana asetilasi memperbaiki kelarutan dan mengendalikan reaktivitas basa purin yang sukar diolah.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (kode produk D3604)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 3056-33-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian kemasan: 25 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan\/serbuk; penampilan rinci mengacu pada CoA dan lembar data TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan senyawa ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, sebab gugus asetil pada nitrogen dapat terhidrolisis perlahan bila bahan menyerap uap air. Penyimpanan di dalam desikator dengan silika gel merupakan praktik yang lazim, terutama di iklim tropis Indonesia. Hindari kontak dengan asam kuat, basa kuat, maupun uap amonia yang dapat memicu deasetilasi dini. Gunakan spatula kering dan bersih, lalu tutup wadah segera setelah pengambilan. Kenakan sarung tangan, masker debu, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta baca SDS resmi TCI sebelum bekerja dan buang limbah sesuai prosedur institusi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eN2,9-Diacetylguanine (CAS 3056-33-5) from TCI is a protected guanine derivative bearing acetyl groups on both the exocyclic N2 amino nitrogen and the N9 ring nitrogen, supplied in a 25 g pack. Free guanine is notoriously poorly soluble and its amino group is reactive, and acetylation addresses both problems at once: the compound dissolves far better in organic solvents such as acetonitrile and dimethylformamide, and unwanted side reactions during alkylation or glycosylation are suppressed. The N9 acetyl group also acts as a leaving group in Lewis-acid-promoted transglycosylation, making it a practical entry point for nucleoside analogue and antiviral research, protected oligonucleotide monomer preparation, and selective purine alkylation. Acetyl groups are readily removed later under mild basic conditions. Store cool and dry.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086629155034,"sku":"TCI2510D360423937","price":1616000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D3604.jpg?v=1767106286"},{"product_id":"tci2510d389424314","title":"TCI D3894 938-55-6 6-(Dimethylamino)purine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-(Dimethylamino)purine adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik, digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan pembentukan struktur purin, yang merupakan bagian dari banyak molekul biologis seperti DNA dan RNA. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu untuk membangun molekul baru, terutama dalam penelitian sintesis organik dan farmakologi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari 6-(Dimethylamino)purine adalah struktur kimianya yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, memungkinkan reaksi kimia yang beragam. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia. Kelebihan ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk para peneliti yang membutuhkan bahan dengan sifat kimia yang fleksibel dan dapat diandalkan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian ilmu kimia, farmasi, dan biokimia. Banyak institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia memanfaatkan bahan ini untuk mengembangkan penelitian terkait sintesis senyawa aktif biologis dan pengembangan obat baru.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa purin yang digunakan dalam penelitian farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan senyawa penghambat enzim untuk studi mekanisme biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan molekul aktif biologis untuk penelitian obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi kimia dalam sintesis senyawa heterosiklik kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang struktur dan fungsi molekul biologis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 938-55-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat, kristal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan untuk menjaga stabilitasnya. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, perlakukan dengan hati-hati karena senyawa ini bisa bersifat reaktif terhadap bahan tertentu. Pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kontaminasi atau reaksi yang tidak diinginkan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-(Dimethylamino)purine is a heterocyclic compound widely used as a building block in organic synthesis. Its structure allows for versatile chemical reactions, making it valuable in pharmaceutical and biochemical research. This compound is commonly utilized in the synthesis of purine derivatives, which are essential in the development of new drugs and biological studies. Its solubility in organic solvents and stability under controlled conditions make it a reliable choice for laboratory applications. The compound is suitable for use in academic and industrial research settings, contributing to advancements in medicinal chemistry and molecular biology.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eFaizan dkk. (2021). FTIR and FT-Raman spectra of 6-(dimethylamino)purine and its theoretical studies of anharmonic vibrational analysis using quantum chemical calculations. \u003cem\u003eVibrational Spectroscopy\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.vibspec.2021.103224\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.vibspec.2021.103224\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHirao dkk. (2001). Synthesis of DNA Templates Containing the Fifth Base, 2-Amino-6-(dimethylamino)purine, for Specific Transcription Involving Unnatural Base Pairs. \u003cem\u003eChemistry Letters\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1246\/cl.2001.914\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1246\/cl.2001.914\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHirao dkk. (2002). ChemInform Abstract: Synthesis of DNA Templates Containing the Fifth Base, 2‐Amino‐6‐(dimethylamino)purine, for Specific Transcription Involving Unnatural Base Pairs.. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.200206250\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.200206250\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086643900634,"sku":"TCI2510D389424314","price":2449000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086643933402,"sku":"TCI2510D389424315","price":8177000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D3894.jpg?v=1767106742"},{"product_id":"tci2510d428424836","title":"TCI D4284 90213-66-4 2,6-Dichloro-7-deazapurine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,6-Dichloro-7-deazapurine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik, terutama dalam pembentukan senyawa heterosiklik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian farmakologi, kimia organik, dan biokimia karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi dan reaksi ring-opening. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar dalam pembuatan senyawa aktif farmakologis atau sebagai komponen dalam sintesis senyawa dengan aktivitas biologis tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki struktur dasar purin yang dimodifikasi dengan dua klor pada posisi 2 dan 6, yang memberikan sifat reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi lain. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat dalam reaksi kimia yang membutuhkan kelarutan dan stabilitas tertentu. Karena sifat kimianya yang unik, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian yang memerlukan sintesis senyawa dengan struktur kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 2,6-Dichloro-7-deazapurine digunakan oleh peneliti di berbagai institusi, termasuk universitas dan lembaga penelitian, untuk keperluan penelitian ilmiah dan pengembangan produk baru. Bahan ini menjadi bagian penting dalam proses penelitian yang berfokus pada bidang farmakologi dan kimia organik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa heterosiklik kompleks untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi substitusi klor pada struktur purin untuk modifikasi senyawa aktif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi untuk mengeksplorasi aktivitas biologis senyawa kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan senyawa dengan aktivitas antioksidan atau antitumor\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian struktur kimia untuk aplikasi dalam bidang biokimia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 90213-66-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan di tempat yang sejuk serta kering. Hindari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan terhindar dari bahan kimia yang bersifat reaktif.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,6-Dichloro-7-deazapurine is a versatile organic compound widely used in laboratory research, particularly in the synthesis of complex heterocyclic structures. Its unique chemical structure, featuring two chlorine atoms at positions 2 and 6, makes it a valuable building block in pharmaceutical and biochemical studies. This compound is commonly employed in the development of new drugs and in the investigation of biological activities. Its reactivity and solubility characteristics make it suitable for various synthetic reactions, making it an essential material for researchers in Indonesia.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086682697946,"sku":"TCI2510D428424836","price":4065000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086682730714,"sku":"TCI2510D428424837","price":14183000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4284.jpg?v=1767107368"},{"product_id":"tci2510d429524854","title":"TCI D4295 1087737-96-9 5,6-Dichlorobenzimidazole Hydrochloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5,6-Dichlorobenzimidazole Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur heterosiklik yang kompleks, terdiri dari cincin imidazol yang diperlengkapi dengan dua klorin di posisi 5 dan 6. Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa farmakologis, bahan kimia industri, dan bahan bantu dalam penelitian ilmiah. Dalam laboratorium, senyawa ini memiliki peran penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aktivitas biologis tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e5,6-Dichlorobenzimidazole Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, membuatnya menjadi pilihan yang baik dalam reaksi substitusi dan reaksi siklik. Karena struktur kimianya yang kompleks, senyawa ini juga memungkinkan modifikasi yang fleksibel untuk berbagai aplikasi. Ketersediaan dalam bentuk kristal dan kemampuannya untuk larut dalam pelarut organik menjadikannya mudah digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, farmakologi, dan biokimia. Banyak institusi penelitian dan universitas mengandalkan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi terapi medis atau aplikasi industri. Karena ketersediaannya yang relatif luas dan keandalan sifat kimianya, senyawa ini menjadi bahan yang sangat diminati di berbagai bidang ilmu pengetahuan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan bahan bantu dalam reaksi kimia kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan kimia industri dengan sifat tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang struktur dan reaktivitas senyawa heterosiklik\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1087737-96-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Kristal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat dianjurkan. Saat mengambil atau memanjangkannya, pastikan menggunakan peralatan pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat kimianya yang reaktif, hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Pastikan area penyimpanan terjaga dan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain yang tidak kompatibel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5,6-Dichlorobenzimidazole Hydrochloride is a versatile chemical compound widely used in organic synthesis and pharmaceutical research. Its heterocyclic structure, featuring a benzimidazole ring with two chlorine atoms at positions 5 and 6, makes it a valuable building block for creating complex molecules. This compound is commonly employed in the development of new drugs and industrial chemicals due to its reactivity and stability. Available in 1g and 5g pack sizes, it is suitable for both small-scale experiments and larger research projects. Its crystalline form and solubility in organic solvents make it easy to handle in laboratory settings. In Indonesia, this compound is frequently used in academic and industrial research to advance chemical and pharmaceutical applications.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086683353306,"sku":"TCI2510D429524854","price":1515000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086683386074,"sku":"TCI2510D429524855","price":5023000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4295.jpg?v=1767107385"},{"product_id":"tci2510d432424889","title":"TCI D4324 3680-71-5 7-Deazahypoxanthine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4324 7-Deazahypoxanthine adalah analog hipoksantin yang atom nitrogen pada posisi 7 cincin purinanya digantikan oleh atom karbon, menghasilkan kerangka pirolo[2,3-d]pirimidinon. Senyawa ini merupakan balok pembangun heterosiklik penting pada kimia nukleosida dan nukleotida, karena mempertahankan bentuk keseluruhan basa purina alami sekaligus menghilangkan satu titik akseptor ikatan hidrogen. Di laboratorium, bahan ini menjadi bahan awal untuk sintesis nukleosida 7-deazapurina, probe oligonukleotida termodifikasi, serta senyawa uji pada riset enzim yang memanfaatkan basa purina.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuatnya banyak dipilih adalah kemiripan struktur yang sangat dekat dengan hipoksantin, disertai perubahan elektronik yang bermakna. Penggantian N7 dengan CH memperkuat karakter aromatik cincin lima, mengubah kebasaan dan pola tautomeri, serta membuka posisi 7 untuk difungsionalisasi lewat halogenasi maupun reaksi kopling silang — sesuatu yang tidak mungkin dilakukan pada purina alami. Nukleosida yang dibangun darinya juga umumnya lebih tahan terhadap hidrolisis ikatan glikosidat, sehingga cocok untuk probe dan analog yang membutuhkan kestabilan lebih tinggi dalam medium berair.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, bahan ini digunakan pada laboratorium bioteknologi molekuler, kimia medisinal, dan riset biologi kimia di universitas serta lembaga penelitian nasional. Peneliti memanfaatkannya untuk menyiapkan analog nukleosida, mempelajari pengenalan basa oleh enzim polimerase, atau membangun senyawa pembanding pada kajian jalur metabolisme purina. Karena kebutuhan riset semacam ini umumnya berskala miligram, kemasan 1 g memberi jumlah yang memadai untuk beberapa tahap sintesis dan karakterisasi tanpa membuat bahan mahal tersimpan menganggur terlalu lama di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis analog nukleosida: kerangka 7-deazapurina dipakai untuk membangun nukleosida termodifikasi yang lebih tahan hidrolisis ikatan glikosidat dibandingkan purina alami.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eModifikasi oligonukleotida: posisi C7 yang bebas memungkinkan pemasangan penanda fluoresen atau rantai samping melalui reaksi kopling silang terkatalisis paladium.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset enzimologi purina: senyawa ini menjadi substrat atau inhibitor pembanding untuk menguji selektivitas enzim yang mengenali hipoksantin dan turunannya.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKimia medisinal antivirus dan antikanker: kerangka pirolopirimidinon merupakan inti banyak senyawa bioaktif, sehingga berguna sebagai titik awal sintesis analog eksperimental.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi pengenalan basa asam nukleat: hilangnya akseptor ikatan hidrogen pada N7 membantu peneliti memetakan kontribusi posisi tersebut pada stabilitas untai ganda.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog D4324\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 3680-71-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan kristalin; periksa penampilan pada label dan sertifikat analisis produk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenyimpanan: tempat sejuk, kering, terlindung cahaya, dengan wadah tertutup rapat\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan senyawa dalam botol asli yang tertutup rapat di lemari reagen sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung. Basa heterosiklik semacam ini bersifat higroskopis ringan, sehingga sebaiknya botol tidak dibiarkan terbuka dan dibiarkan menyesuaikan suhu ruang lebih dahulu bila disimpan pada kondisi dingin. Timbang dengan spatula kering dan bersih di ruang berventilasi baik atau lemari asam, dan gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, serta jas laboratorium. Hindari menghirup debu halus dan cegah kontak dengan kulit maupun mata. Karena kemasan berukuran kecil, catat setiap pengambilan agar sisa bahan mudah dipantau dan buang limbah sesuai prosedur B3.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4324 7-Deazahypoxanthine (CAS 3680-71-5) is a pyrrolo[2,3-d]pyrimidinone building block in which the N7 nitrogen of hypoxanthine is replaced by carbon. This single-atom change preserves the overall purine shape while removing a hydrogen-bond acceptor, altering tautomeric behaviour and basicity, and, importantly, freeing the C7 position for halogenation and palladium-catalysed cross-coupling. Nucleosides derived from this scaffold generally show improved glycosidic bond stability, making them attractive for modified oligonucleotide probes, fluorescent labelling, and enzyme-recognition studies. It is also a common starting material in antiviral and anticancer medicinal chemistry programmes based on the 7-deazapurine core. Supplied as a crystalline solid in a 1 g pack suited to milligram-scale research synthesis.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eGáliková dkk. (2014). Effect of different reaction conditions on the structural diversity of zinc(II) complexes with 9-deazahypoxanthine. \u003cem\u003ePolyhedron\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.poly.2014.05.008\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.poly.2014.05.008\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBereiter dkk. (2022). A new route for the synthesis of 1-deazaguanine and 1-deazahypoxanthine. \u003cem\u003eBeilstein Journal of Organic Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3762\/bjoc.18.172\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3762\/bjoc.18.172\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eGáliková dkk. (2015). Structural Diversity of Copper(II) Complexes with 9-Deazahypoxanthine and Their in Vitro SOD-Like Activity. \u003cem\u003eInternational Journal of Molecular Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/ijms160715954\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3390\/ijms160715954\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086687023322,"sku":"TCI2510D432424889","price":1062000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4324.jpg?v=1767107418"},{"product_id":"tci2510d514625997","title":"TCI D5146 6478-73-5 5,6-Dichlorobenzimidazole","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5,6-Dichlorobenzimidazole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen ilmiah, terutama dalam bidang biokimia dan bioteknologi. Bahan ini sering ditemukan dalam reagen laboratorium yang digunakan untuk penelitian terkait DNA, RNA, dan proses transkripsi genetik. Sebagai salah satu senyawa dalam kategori nukleosida dan nukleotida, senyawa ini memiliki peran penting dalam pengembangan obat dan analisis molekuler.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari 5,6-Dichlorobenzimidazole adalah sifat kimianya yang stabil dan kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai molekul biologis. Bahan ini memiliki struktur kimia yang kompleks, sehingga memungkinkan aplikasi dalam berbagai reaksi kimia dan proses biologis. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, senyawa ini cocok untuk digunakan dalam kondisi laboratorium yang memerlukan kestabilan tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti di berbagai institusi seperti universitas, pusat penelitian, dan industri farmasi. Bahan ini menjadi bagian dari alat dan bahan yang diperlukan untuk eksperimen yang berkaitan dengan genetik dan biokimia. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para ilmuwan untuk melakukan penelitian tanpa harus mengimpor bahan secara langsung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eBahan ini digunakan dalam sintesis senyawa biokimia untuk penelitian obat.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSenyawa ini cocok untuk studi interaksi molekuler dalam proses transkripsi gen.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini menjadi komponen penting dalam reagen untuk analisis DNA dan RNA.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003e5,6-Dichlorobenzimidazole digunakan dalam pengembangan inhibitor enzim untuk penelitian farmakologi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSenyawa ini sering dimanfaatkan dalam eksperimen untuk menguji aktivitas biologis molekul tertentu.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 6478-73-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5,6-Dichlorobenzimidazole harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari paparan cahaya matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, pastikan penggunaan dilakukan di bawah alat pelindung seperti sarung tangan dan kacamata. Simpan di suhu ruangan yang sejuk dan kering untuk mempertahankan kualitas bahan. Selalu gunakan alat pelindung yang sesuai saat menangani bahan kimia ini.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5,6-Dichlorobenzimidazole is a chemical compound widely used in biochemical and biotechnological research. It belongs to the category of nucleosides, nucleotides, and oligonucleotides, making it essential for DNA and RNA analysis. This compound is valued for its stability and ability to interact with various biological molecules, making it suitable for molecular studies and drug development. In Indonesian laboratories, it is commonly used in genetic and biochemical experiments, supporting research in pharmaceutical and biotechnology fields. Its availability in local markets ensures accessibility for scientists conducting advanced research. The compound is typically stored in airtight containers to maintain its integrity and effectiveness.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(1994). 21 Nucleoside derivatives of 2-mercapto-5,6-dichlorobenzimidazole: Synthesis and antiviral evaluation. \u003cem\u003eAntiviral Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0166-3542(94)90145-7\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0166-3542(94)90145-7\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(1990). Synthesis and antiviral evaluation of novel 5,6-dichlorobenzimidazole D-pentofuranonucleosides. \u003cem\u003eAntiviral Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0166-3542(90)90124-p\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0166-3542(90)90124-p\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eFarin dkk. (1992). Inhibition of germinal vesicle breakdown by 5,6-dichlorobenzimidazole riboside in bovine oocytes matured in vitro. \u003cem\u003eTheriogenology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0093-691x(92)90277-x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0093-691x(92)90277-x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086746857690,"sku":"TCI2510D514625997","price":2929000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086746890458,"sku":"TCI2510D514625998","price":9995000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D5146.jpg?v=1769142086"},{"product_id":"tci2510d633627379","title":"TCI D6336 523-87-5 Dimenhydrinate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDimenhydrinate (523-87-5) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terutama dalam bidang biofarmaka dan kimia organik. Bahan ini merupakan alkaloid yang berasal dari tanaman tertentu dan memiliki aktivitas antihistamin. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa lain atau dalam uji aktivitas biologis. Karena sifatnya yang stabil dan mudah tersedia, Dimenhydrinate menjadi pilihan yang populer untuk berbagai penelitian ilmiah.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDimenhydrinate memiliki sifat kimia yang relatif stabil dalam kondisi normal dan memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Senyawa ini juga memiliki struktur molekuler yang jelas dan mudah dianalisis menggunakan teknik seperti spektroskopi UV-Vis atau kromatografi. Karena karakteristik tersebut, Dimenhydrinate mudah diidentifikasi dan digunakan dalam berbagai analisis kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Dimenhydrinate sering digunakan dalam penelitian terkait farmakologi, farmasi, dan kimia organik. Bahan ini juga menjadi bahan bantu dalam pengembangan obat dan uji klinis di berbagai institusi penelitian. Karena kehandalannya dan ketersediaannya, senyawa ini sangat diminati oleh para peneliti dan mahasiswa di bidang ilmu kimia dan farmasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam uji aktivitas antihistamin untuk mengevaluasi efek senyawa pada sistem saraf.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat dimanfaatkan dalam sintesis senyawa alkaloid lain sebagai bahan baku.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCocok untuk analisis kuantitatif dalam laboratorium kimia organik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBerguna dalam penelitian farmakologi untuk menguji efek farmakologis senyawa tertentu.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat digunakan dalam uji toksisitas untuk menilai dampak jangka panjang pada organisme.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 523-87-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDimenhydrinate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan dalam kondisi kering serta jauh dari paparan cahaya langsung. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu ruangan yang stabil, tidak terlalu panas atau dingin. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Selama penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDimenhydrinate (523-87-5) is a chemical compound widely used in laboratory settings, particularly in biochemistry and pharmaceutical research. It is an alkaloid with antihistaminic properties, making it suitable for various experimental applications. This compound is commonly used as a starting material in the synthesis of other alkaloids and in the study of pharmacological effects. Its stability and solubility in organic solvents make it a reliable choice for analytical and synthetic purposes. In Indonesian laboratories, Dimenhydrinate is frequently employed in pharmacological studies, drug development, and chemical analysis. Its availability and versatility contribute to its popularity among researchers and students in the fields of chemistry and pharmacy.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003ePaine dkk. (2002). Cocaine-induced anxiety: alleviation by diazepam, but not buspirone, dimenhydrinate or diphenhydramine. \u003cem\u003eBehavioural Pharmacology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1097\/00008877-200211000-00001\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1097\/00008877-200211000-00001\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAPILIOGULLARI dkk. (2007). 388: Prophylactic dimenhydrinate (dramamine) is effective in the treatment of nausea-vomiting with intrathecal morphine. \u003cem\u003eRegional Anesthesia and Pain Medicine\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.rapm.2007.06.148\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.rapm.2007.06.148\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (1991). Dimenhydrinate. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128415-199103770-00028\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128415-199103770-00028\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086802792666,"sku":"TCI2510D633627379","price":1742000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086802825434,"sku":"TCI2510D633627380","price":6082000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D6336.jpg?v=1768205182"},{"product_id":"tci2510e080728598","title":"TCI E0807 4212-49-1 5-Ethyluracil","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Ethyluracil adalah analog basa pirimidin yang merupakan turunan urasil dengan gugus etil tersubstitusi pada posisi kelima cincin. Urasil sendiri adalah salah satu basa penyusun RNA, sehingga modifikasi pada posisi lima menghasilkan senyawa yang tetap dikenali sistem biologis namun membawa sifat sterik dan elektronik yang berbeda. Di laboratorium, senyawa ini berfungsi sebagai bahan baku sintesis nukleosida termodifikasi, sebagai senyawa pembanding dalam kajian metabolisme pirimidin, dan sebagai bahan uji dalam penelitian enzim yang bekerja pada basa pirimidin.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuatnya penting adalah posisi substitusi yang strategis. Posisi lima pada cincin pirimidin adalah titik modifikasi yang paling banyak dieksplorasi dalam kimia nukleosida, karena substituen di sana relatif dapat ditoleransi oleh banyak enzim sekaligus mampu mengubah sifat pasangan basa, kelarutan, dan stabilitas metabolik. Gugus etil memberikan tambahan hidrofobisitas yang moderat, lebih besar daripada gugus metil pada timin namun tetap ringkas. Cincin pirimidinnya juga memiliki gugus NH dan karbonil yang siap digunakan untuk glikosilasi, alkilasi terarah, maupun pembentukan ikatan hidrogen yang khas.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eLaboratorium kimia medisinal, biokimia, dan bioteknologi di Indonesia memerlukan senyawa seperti ini pada penelitian sintesis analog nukleosida serta kajian enzim jalur pirimidin. Kemasan 1 g dan 5 g sangat sesuai untuk pekerjaan riset skala kecil yang menuntut ketelitian tinggi, misalnya penyiapan seri senyawa uji atau pembuatan larutan standar untuk analisis HPLC dan spektroskopi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eBahan baku sintesis analog nukleosida, karena posisi nitrogen cincinnya siap diglikosilasi untuk membentuk turunan nukleosida termodifikasi yang bernilai dalam riset antivirus.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian enzim jalur metabolisme pirimidin, sebab substitusi pada posisi lima memungkinkan penelusuran toleransi sisi aktif enzim terhadap gugus tambahan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSenyawa pembanding analisis HPLC dan spektroskopi UV, karena cincin pirimidin memberikan serapan khas yang memudahkan kuantifikasi dan identifikasi sampel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian kimia medisinal berbasis basa nukleat, mengingat analog urasif tersubstitusi kerap menjadi titik awal perancangan senyawa aktif pada penelitian tahap awal.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi hubungan struktur dan pasangan basa, karena gugus etil mengubah profil sterik tanpa menghilangkan gugus donor dan akseptor ikatan hidrogen pada cincin.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 4212-49-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1 g dan 5 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan kristalin atau serbuk pada suhu ruang\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran label pabrikan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan bahan dalam botol aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan serta cahaya langsung, karena serbuk yang menyerap uap air akan menyulitkan penimbangan akurat dan berpotensi menggumpal. Gunakan spatula bersih dan kering setiap kali mengambil bahan agar tidak terjadi kontaminasi silang pada stok yang jumlahnya terbatas. Biarkan botol yang disimpan dingin mencapai suhu ruang sebelum dibuka untuk mencegah pengembunan. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, jas laboratorium, dan bila perlu masker debu saat menimbang, serta lakukan pekerjaan di area berventilasi baik atau di dalam lemari asam.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Ethyluracil (CAS 4212-49-1) from TCI is a modified pyrimidine base in which an ethyl group occupies the 5-position of the uracil ring, supplied as a crystalline solid or powder in 1 g and 5 g research packs. Position 5 is the most extensively explored modification site in nucleoside chemistry because substituents there are often tolerated by enzymes while altering base-pairing behaviour, hydrophobicity, and metabolic stability; the ethyl group provides moderately more bulk than the methyl group of thymine. The ring retains its characteristic NH and carbonyl functionalities for glycosylation, selective alkylation, and hydrogen bonding. Laboratories use it in modified nucleoside synthesis, pyrimidine metabolism enzyme studies, HPLC and UV reference work, and early-stage medicinal chemistry research.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eCui dkk. (1999). Effect of 1-(2-deoxy-2-fluoro-β-d-arabinofuranosyl)-5-ethyluracil on mitochondrial functions in HepG2 cells. \u003cem\u003eAntiviral Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0166-3542(99)00050-9\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0166-3542(99)00050-9\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eNi dkk. (1995). Pharmacokinetics and toxicity of the human immunodeficiency virus inhibitor 1-ethoxymethyl-6-phenylselenenyl-5-ethyluracil in rodents. \u003cem\u003eAntiviral Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0166-3542(94)00078-m\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0166-3542(94)00078-m\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eRoselló dkk. (2021). 1-Ethyluracil, a New Scaffold for Preparing Multicomponent Forms: Synthesis, Characterization, and Computational Studies. \u003cem\u003eCrystal Growth \u0026amp; Design\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/acs.cgd.1c00175\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/acs.cgd.1c00175\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086897885402,"sku":"TCI2510E080728598","price":455000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086897918170,"sku":"TCI2510E080728599","price":986000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E0807.jpg?v=1768818738"},{"product_id":"tci2510e109628983","title":"TCI E1096 59989-18-3 5-Ethynyluracil","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Ethynyluracil adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi penelitian di bidang kimia biologis dan kimia klik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, yang memungkinkan reaksi kimia spesifik dengan berbagai molekul lain seperti amina atau alkohol. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai komponen dalam pembuatan konjugat biologis, termasuk dalam penelitian terkait biomedis dan farmakologi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e5-Ethynyluracil memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, sehingga memudahkan proses sintesis dan modifikasi molekuler. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, menjadikannya mudah untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia. Karena sifat tersebut, 5-Ethynyluracil menjadi pilihan yang populer dalam penelitian yang membutuhkan presisi dan keandalan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 5-Ethynyluracil digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang kimia biologis dan farmasi. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang berkaitan dengan pengembangan obat, modifikasi molekul biologis, dan penelitian tentang interaksi molekuler. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh para peneliti dan institusi pendidikan tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian kimia klik untuk pembuatan konjugat biologis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat dengan metode sintesis molekuler.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eModifikasi senyawa biologis untuk penelitian farmakologi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen biokimia untuk studi interaksi molekuler.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam lingkungan laboratorium.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 59989-18-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Chemical Biology \u003e Conjugation Chemistry\/Click Chemistry\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Ethynyluracil harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam ruangan dengan suhu kamar dan kelembapan rendah. Saat mengambil atau menggunakan bahan ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, dan pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk keselamatan laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Ethynyluracil is a chemical compound widely used in research applications within chemical biology and click chemistry. It is known for its unique molecular structure, which allows for specific chemical reactions with various molecules such as amines and alcohols. This compound is commonly utilized in the development of biological conjugates, particularly in biomedical and pharmaceutical research. Its stability and controlled reactivity make it a preferred choice for molecular synthesis and modification. In Indonesian laboratories, 5-Ethynyluracil is frequently employed in studies related to drug development, molecular modification, and interaction analysis. Its availability in local markets ensures accessibility for researchers and academic institutions. The compound is typically stored in airtight containers, away from light and moisture, to maintain its integrity and effectiveness.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eLai dkk. (1995). Characterization of a Novel, Stable Norcaradiene Adduct Resulting from the Inactivation of Thymine Hydroxylase by 5-Ethynyluracil. \u003cem\u003eJournal of the American Chemical Society\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/ja00123a003\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/ja00123a003\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePorter (1994). Reaction of 5-ethynyluracil with rat liver xanthine oxidase.. \u003cem\u003eJournal of Biological Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0021-9258(18)46877-9\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0021-9258(18)46877-9\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSpector dkk. (1993). 5-ethynyluracil (776C85): Inactivation of dihydropyrimidine dehydrogenase in vivo. \u003cem\u003eBiochemical Pharmacology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0006-2952(93)90615-4\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0006-2952(93)90615-4\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48086923509978,"sku":"TCI2510E109628983","price":4266000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086923542746,"sku":"TCI2510E109628984","price":14991000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E1096.jpg?v=1767112332"},{"product_id":"tci2510f015129860","title":"TCI F0151 51-21-8 5-Fluorouracil","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Fluorouracil (5-FU) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam bidang kimia organik dan farmasi. Bahan ini berperan sebagai bahan dasar (building block) dalam sintesis senyawa kompleks, terutama yang mengandung struktur fluorin. Dalam laboratorium, 5-FU sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan obat-obatan, bahan bantu diagnostik, dan senyawa kimia lain yang memiliki aktivitas biologis. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 5-FU menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e5-Fluorouracil memiliki struktur molekul yang khas, terdiri dari rantai karbon dan atom fluorin. Senyawa ini bersifat tidak berwarna dan berbentuk padat, dengan titik leleh yang tinggi, sehingga mudah dalam penyimpanan dan penggunaan. Karena kemurniannya tinggi dan konsistensi sifat kimia, 5-FU sangat cocok untuk digunakan dalam penelitian ilmiah yang membutuhkan presisi dan akurasi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium di Indonesia, 5-Fluorouracil digunakan dalam berbagai penelitian terkait farmakologi, kimia organik, dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, farmasi, dan penelitian kesehatan masyarakat. Dengan kehandalannya dalam reaksi kimia, 5-FU menjadi bahan yang sangat penting untuk pengembangan senyawa baru dan penelitian medis.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat-obatan baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang aktivitas biologis senyawa fluorinasi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemrosesan bahan baku dalam produksi bahan kimia industri\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen kimia organik untuk studi struktur molekul\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kualitas bahan kimia dalam laboratorium kualifikasi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 51-21-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Fluorinated Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat, tidak berwarna\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Fluorouracil harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena sifat kimianya yang stabil, bahan ini tidak mudah terdegradasi, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan air atau bahan kimia berreaksi. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan alat pelindung diri untuk meminimalkan risiko paparan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Fluorouracil (5-FU), with CAS number 51-21-8, is a versatile chemical compound widely used in organic chemistry and pharmaceutical research. As a fluorinated building block, it serves as a key reagent in the synthesis of complex molecules, particularly those with biological activity. Its stable molecular structure and controlled reactivity make it a preferred choice in laboratory settings. In Indonesia, 5-FU is commonly utilized in pharmaceutical and biochemical research, supporting the development of new drugs and diagnostic agents. The compound's reliability and consistency in chemical reactions make it an essential component in various scientific investigations.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2012). Fluorouracil. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-012-0070-9\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-012-0070-9\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSchilsky (2002). Inhibiting 5-Fluorouracil Breakdown: A Broken Down Approach to 5-Fluorouracil Modulation. \u003cem\u003eClinical Colorectal Cancer\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s1533-0028(11)70502-3\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s1533-0028(11)70502-3\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2013). Fluorouracil. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-013-6451-x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-013-6451-x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086982164698,"sku":"TCI2510F015129860","price":860000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086982197466,"sku":"TCI2510F015129861","price":2524000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F0151.jpg?v=1767113413"},{"product_id":"tci2510f032130103","title":"TCI F0321 2022-85-7 5-Fluorocytosine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Fluorocytosine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia, terutama dalam sintesis senyawa fluorinasi. Bahan ini sering ditemukan dalam kategori bahan pembangun (building blocks), karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi lain. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar untuk membangun molekul kompleks yang membutuhkan keberadaan atom fluor. Karena sifatnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam eksperimen sintesis organik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e5-Fluorocytosine memiliki struktur kimia yang khas, dengan atom fluor yang terikat pada posisi tertentu dalam molekulnya. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok untuk reaksi substitusi dan reaksi kimia lainnya yang memerlukan penggunaan fluor. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat kimia yang relatif aman dalam kondisi laboratorium yang terkendali, sehingga meminimalkan risiko reaksi tidak terduga.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 5-Fluorocytosine digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering dimanfaatkan dalam proyek yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru atau modifikasi molekul. Karena kehandalannya dan ketersediaannya, senyawa ini menjadi bagian dari persediaan bahan kimia yang penting dalam banyak laboratorium di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa fluorinasi untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen kimia organik dalam penelitian material baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi substitusi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan senyawa intermediet untuk sintesis kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang efek fluorinasi terhadap sifat kimia molekul\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 2022-85-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Fluorinated Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Fluorocytosine harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari sinar matahari langsung. Tempat penyimpanan yang ideal adalah di ruangan dengan suhu kamar dan kelembapan rendah. Karena sifat kimia yang stabil, bahan ini tidak memerlukan kondisi penyimpanan ekstrem. Namun, tetap perlu dihindari kontak langsung dengan air atau bahan kimia berreaksi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk memastikan keselamatan di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Fluorocytosine is a chemical compound widely used in organic synthesis and laboratory research, particularly in the development of fluorinated compounds. Its unique structure allows it to serve as a building block for creating complex molecules with controlled fluorine incorporation. This compound is valued for its stability and predictable reactivity, making it a reliable choice for various chemical experiments. In Indonesian laboratories, 5-Fluorocytosine is commonly used in academic and research settings to explore new synthetic pathways and molecular modifications. Its versatility and availability make it an essential component in the chemical inventory of many laboratories across the country.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eWang dkk. (2014). 2 : 1 5-Fluorocytosine–acesulfame CAB cocrystal and 1 : 1 5-fluorocytosine–acesulfame salt hydrate with enhanced stability against hydration. \u003cem\u003eCrystEngComm\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1039\/c4ce01150c\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1039\/c4ce01150c\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKim dkk. (2002). ChemInform Abstract: Synthesis and Biological Activity of the New 5‐Fluorocytosine Derivatives, 5′‐Deoxy‐N‐alkyloxycarbonyl‐5‐fluorocytosine‐5′‐carboxylic Acid.. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.200225203\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.200225203\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLi dkk. (2022). The discovery of new cocrystals of 5-fluorocytosine using amine–carboxylate supramolecular synthon. \u003cem\u003eJournal of Drug Delivery Science and Technology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.jddst.2022.103934\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.jddst.2022.103934\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086994747610,"sku":"TCI2510F032130103","price":455000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086994780378,"sku":"TCI2510F032130104","price":733000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086994813146,"sku":"TCI2510F032130105","price":2399000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F0321.jpg?v=1767113534"},{"product_id":"tci2510f038230192","title":"TCI F0382 220141-70-8 5-Fluoroorotic Acid Monohydrate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Fluoroorotic Acid Monohydrate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan penelitian ilmiah. Bahan ini merupakan salah satu dari banyak senyawa fluorinasi yang memiliki peran penting dalam sintesis senyawa kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa lain yang memiliki struktur fluorinasi. Karena sifat kimianya yang unik, senyawa ini juga digunakan dalam penelitian biokimia dan farmakologi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e5-Fluoroorotic Acid Monohydrate memiliki sifat kimia stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil amina. Karena struktur fluorinasi yang khas, senyawa ini memiliki keunggulan dalam reaksi kimia tertentu yang membutuhkan substitusi fluorin. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan keakuratan dan presisi dalam sintesis senyawa.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang kimia organik dan biokimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif biologis. Ketersediaannya yang cukup memudahkan para peneliti dalam melakukan eksperimen yang membutuhkan bahan baku fluorinasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eBahan baku sintesis senyawa fluorinasi untuk penelitian farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKomponen utama dalam pembuatan senyawa aktif biologis untuk uji toksisitas\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan untuk reaksi kimia dalam pembuatan senyawa organik kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKomponen dalam penelitian biokimia untuk studi interaksi molekuler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan dalam uji aktivitas biologis untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 220141-70-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Fluorinated Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Kristal atau serbuk padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Fluoroorotic Acid Monohydrate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kelembapan dan kontaminasi. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup untuk menghindari penguapan. Gunakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk menjaga keselamatan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Fluoroorotic Acid Monohydrate is a chemical compound widely used in laboratory research, particularly in organic chemistry and biochemical studies. It serves as a key building block for synthesizing complex fluorinated compounds, offering unique reactivity and stability in chemical reactions. This compound is commonly applied in pharmaceutical research for the development of bioactive molecules and in toxicity testing. Its availability and chemical properties make it a valuable resource for scientists in Indonesia, supporting various research initiatives in both academic and industrial settings.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2016). 5-Fluoroorotic Acid (5-FOA) Plates. \u003cem\u003eCold Spring Harbor Protocols\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1101\/pdb.rec086637\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1101\/pdb.rec086637\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2016). Glucose − His 5-Fluoroorotic Acid (5-FOA) Agar Plates. \u003cem\u003eCold Spring Harbor Protocols\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1101\/pdb.rec087510\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1101\/pdb.rec087510\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2016). Yeast Extract with Supplements (YES) and 5-Fluoroorotic Acid (5-FOA). \u003cem\u003eCold Spring Harbor Protocols\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1101\/pdb.rec091405\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1101\/pdb.rec091405\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086999171290,"sku":"TCI2510F038230192","price":708000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086999204058,"sku":"TCI2510F038230193","price":2903000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F0382.jpg?v=1769056018"},{"product_id":"tci2510f064730566","title":"TCI F0647 700-49-2 2-Fluoroadenine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2-Fluoroadenine dengan kode katalog TCI F0647 adalah analog purin yang merupakan turunan adenina dengan atom fluor terikat pada posisi dua cincin purin. Senyawa ini menempati posisi penting dalam kimia nukleosida dan kimia medisinal karena adenina sendiri merupakan basa nitrogen penyusun asam nukleat. Dengan mengganti satu atom hidrogen pada cincin purin dengan fluor, peneliti memperoleh basa termodifikasi yang dapat digunakan untuk membangun nukleosida dan nukleotida analog. Bahan ini banyak dimanfaatkan sebagai blok bangun awal dalam penelitian sintesis senyawa aktif berbasis purin serta studi biokimia asam nukleat di laboratorium riset.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuat senyawa ini bernilai tinggi adalah pengaruh atom fluor terhadap perilaku cincin purin. Fluor pada posisi dua memberikan efek penarik elektron yang mengubah kebasaan cincin dan pola ikatan hidrogen basa tersebut, sekaligus memberikan ketahanan terhadap jalur degradasi enzimatik yang biasanya menyerang adenina. Ukuran atom fluor yang hampir menyerupai hidrogen membuat perubahan bentuk molekul sangat kecil, sehingga analog yang dihasilkan tetap dikenali oleh sistem biologis meskipun perilaku kimianya sudah berbeda. Prinsip inilah yang mendasari pemanfaatan purin terfluorinasi dalam perancangan analog nukleosida. Secara fisik, senyawa purin umumnya berupa padatan dengan titik leleh tinggi dan kelarutan terbatas dalam pelarut organik nonpolar.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eLaboratorium di Indonesia yang bergerak di bidang bioteknologi, kimia medisinal, dan biokimia asam nukleat merupakan pengguna utama bahan semacam ini. Kemasan 200 miligram sangat sesuai untuk penelitian skala kecil, uji kelayakan reaksi glikosilasi, atau penyiapan sampel karakterisasi, sedangkan kemasan 1 gram memberi ruang bagi kelompok riset yang menjalankan rangkaian sintesis bertahap maupun pengulangan percobaan untuk memastikan hasilnya konsisten.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis analog nukleosida terfluorinasi, karena basa purin ini dapat diglikosilasi dengan gula terlindungi untuk membentuk kerangka nukleosida termodifikasi yang stabil.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian kimia medisinal berbasis purin, sebab atom fluor pada cincin memodulasi kebasaan dan ketahanan enzimatik senyawa turunan yang dikembangkan sebagai kandidat aktif.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSubstitusi nukleofilik pada cincin purin, mengingat atom fluor di posisi dua dapat digantikan oleh nukleofil amina atau alkoksida untuk menghasilkan pustaka turunan purin.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi biokimia asam nukleat, karena basa termodifikasi berguna sebagai penanda struktural dalam penelitian pengenalan molekuler antara asam nukleat dan protein pengikatnya.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan senyawa pembanding dan standar penelitian, sebab kemurnian bahan tingkat riset mendukung karakterisasi spektroskopi dan pengembangan metode analisis yang dapat diandalkan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 700-49-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Fluorinated Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian kemasan: 200 mg, 1 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan serbuk pada suhu ruang\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan dingin, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran pada label produsen\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan bahan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada kondisi dingin dan kering sesuai anjuran produsen, terlindung dari cahaya dan kelembapan. Karena tersedia dalam kemasan miligram, biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun pada bahan dan menyebabkan penggumpalan atau penurunan mutu. Gunakan spatula mikro yang bersih dan kering, serta timbang pada neraca analitik di ruang yang bebas aliran udara kencang. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium selama penanganan, dan hindari terhirupnya debu halus. Perlakukan analog purin sebagai bahan yang aktif secara biologis, dan buang limbahnya melalui jalur limbah kimia laboratorium yang sesuai.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2-Fluoroadenine (TCI F0647, CAS 700-49-2) is a fluorinated purine base in which a fluorine atom replaces hydrogen at the 2-position of adenine. Because fluorine is close in size to hydrogen yet strongly electron-withdrawing, the modification alters ring basicity, hydrogen-bonding behaviour, and resistance to enzymatic degradation while leaving the overall shape of the base essentially unchanged. This makes it a valuable starting material for fluorinated nucleoside and nucleotide analogues, for nucleophilic displacement chemistry on the purine ring, and for biochemical studies of nucleic acid recognition. Supplied as a research-grade solid in 200 mg and 1 g packs, it requires cool, dry, light-protected storage.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2021). Synthesis of the 2-Fluoroadenine Nucleobase of Islatravir. \u003cem\u003eSynfacts\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1055\/s-0040-1719735\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1055\/s-0040-1719735\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2019). One-Step Synthesis of 2-Fluoroadenine in a Continuous Flow Operation. \u003cem\u003eSynfacts\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1055\/s-0039-1691016\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1055\/s-0039-1691016\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHuang dkk. (1991). Action of 9-beta-D-arabinofuranosyl-2-fluoroadenine on RNA metabolism.. \u003cem\u003eMolecular Pharmacology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0026-895x(25)10999-1\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0026-895x(25)10999-1\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48087021453530,"sku":"TCI2510F064730566","price":934000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48087021486298,"sku":"TCI2510F064730567","price":3155000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F0647.jpg?v=1767113763"},{"product_id":"tci2510f132231467","title":"TCI F1322 1195-08-0 5-Formyluracil","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Formyluracil adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks yang memiliki struktur cincin heterosiklik. Dalam aplikasi laboratorium, senyawa ini berperan sebagai molekul dasar yang dapat bereaksi dengan berbagai reagen untuk menghasilkan senyawa baru dengan sifat kimia yang berbeda. 5-Formyluracil memiliki struktur kimia yang stabil dan reaktivitas yang cukup baik, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang terkendali. Senyawa ini juga memiliki sifat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton, yang memudahkan proses pemrosesan dan pemanfaatan di laboratorium. Karena sifat tersebut, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku yang andal dan mudah dioperasikan. Di laboratorium di Indonesia, 5-Formyluracil sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini juga relevan dalam pendidikan kimia tingkat tinggi, di mana mahasiswa belajar tentang reaksi kimia dan struktur molekul. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh peneliti dan institusi pendidikan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa heterosiklik untuk penelitian farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan senyawa intermediat dalam produksi obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi kimia organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang struktur molekul dan sifat kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam pendidikan kimia tingkat universitas untuk praktikum\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1195-08-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat, berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Formyluracil harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk memastikan keselamatan. Penyimpanan yang tepat memastikan kualitas bahan tetap terjaga selama penggunaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Formyluracil is a chemical compound commonly used in organic chemistry laboratories as a building block for the synthesis of heterocyclic compounds. It is a solid powder with a stable molecular structure and moderate reactivity, making it suitable for controlled chemical reactions. This compound is widely applied in pharmaceutical research, drug development, and educational settings in Indonesia. Its availability and ease of handling make it a reliable choice for both academic and industrial applications. The compound is best stored in a sealed container away from light and moisture to maintain its integrity and effectiveness.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMatsubara dkk. (2003). Mammalian 5-Formyluracil−DNA Glycosylase. 1. Identification and Characterization of a Novel Activity That Releases 5-Formyluracil from DNA. \u003cem\u003eBiochemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/bi027322v\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/bi027322v\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMiyabe (2002). Identification of 5-formyluracil DNA glycosylase activity of human hNTH1 protein. \u003cem\u003eNucleic Acids Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1093\/nar\/gkf460\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1093\/nar\/gkf460\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMasaoka dkk. (2003). Mammalian 5-Formyluracil−DNA Glycosylase. 2. Role of SMUG1 Uracil−DNA Glycosylase in Repair of 5-Formyluracil and Other Oxidized and Deaminated Base Lesions. \u003cem\u003eBiochemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/bi0273213\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/bi0273213\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48087076667610,"sku":"TCI2510F132231467","price":2071000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48087076700378,"sku":"TCI2510F132231468","price":7219000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F1322.jpg?v=1768360406"},{"product_id":"tci2510g016831776","title":"TCI G0168 10333-92-3 Guanine Sulfate Dihydrate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eGuanine Sulfate Dihydrate adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori nukleotida dan merupakan salah satu komponen penting dalam struktur DNA dan RNA. Bahan ini sering digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia dan laboratorium untuk mempelajari mekanisme metabolisme nukleotida, sintesis DNA, atau pengujian aktivitas enzim yang terkait dengan proses biologis. Dalam konteks penelitian, senyawa ini juga digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan reagen atau bahan aktif dalam proses analisis kualitatif dan kuantitatif.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eGuanine Sulfate Dihydrate memiliki sifat kimia stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penggunaan dan penyimpanan dalam jangka waktu yang relatif lama. Senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam air, sehingga mudah dilarutkan untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia atau eksperimen. Karena sifat tersebut, bahan ini menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan bahan aktif yang dapat diakses dengan mudah dan memiliki konsistensi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Guanine Sulfate Dihydrate digunakan secara luas dalam penelitian biokimia, farmakologi, dan genetika. Bahan ini sangat relevan dalam studi tentang metabolisme nukleotida, pengembangan obat, serta analisis komponen biologis. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen secara efisien tanpa harus mengimpor bahan dari luar negeri.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas enzim terkait metabolisme nukleotida karena kemampuannya sebagai substrat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa bioaktif yang terkait dengan DNA dan RNA dalam penelitian farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis komponen kimia dalam sampel biologis untuk memahami proses metabolisme\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan reagen untuk uji fungsi genetik dalam penelitian bioteknologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme penyakit genetik yang terkait dengan gangguan metabolisme nukleotida\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 10333-92-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Nukleosida, Nukleotida, Oligonukleotida\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padatan kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eGuanine Sulfate Dihydrate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari atau kelembapan tinggi karena dapat memengaruhi stabilitas dan kualitas bahan. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau saluran pernapasan. Selalu pastikan bahwa proses penanganan dilakukan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol dan aman.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eGuanine Sulfate Dihydrate is a chemical compound commonly used in biochemical and molecular biology research. It serves as a key component in DNA and RNA structures, making it essential for studies related to nucleotide metabolism, enzyme activity, and genetic analysis. This compound is known for its high solubility in water and chemical stability, which makes it a reliable reagent for various laboratory applications. In Indonesia, it is widely used in academic and industrial research settings, supporting advancements in biotechnology, pharmacology, and genetic studies. Its availability and ease of use make it a valuable resource for researchers seeking to explore the biochemical mechanisms underlying biological processes.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087095312602,"sku":"TCI2510G016831776","price":1263000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510G0168.jpg?v=1771057922"},{"product_id":"tci2510g016931777","title":"TCI G0169 73-40-5 Guanine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eGuanine (73-40-5) adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterociklik dan merupakan salah satu dari empat basa nitrogen yang terdapat dalam DNA dan RNA. Sebagai bahan dasar (building block), Guanine digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks, termasuk obat-obatan, pestisida, dan bahan kimia industri. Dalam laboratorium, Guanine sering digunakan sebagai bahan bantu dalam reaksi sintesis organik, terutama dalam pembuatan senyawa heterosiklik yang memiliki struktur kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eGuanine memiliki struktur molekuler yang stabil dan bersifat aromatik, sehingga memungkinkan reaktivitas yang baik dalam berbagai kondisi kimia. Senyawa ini juga memiliki sifat solubilitas yang baik dalam pelarut organik seperti etil amina dan aseton. Dengan sifat tersebut, Guanine sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan tingkat presisi tinggi dan stabilitas molekuler.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Guanine sering ditemukan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa heterosiklik dan pengembangan bahan farmasi. Bahan ini juga digunakan dalam penelitian biokimia untuk studi struktur dan fungsi molekul biologis. Karena keberadaannya yang penting dalam berbagai proses kimia, Guanine menjadi salah satu bahan yang sering dicari oleh para peneliti dan praktisi laboratorium di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi kimia organik dalam pembuatan bahan kimia industri\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian biokimia terkait struktur molekul DNA dan RNA\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kualitas bahan kimia dalam proses analisis kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eProduksi bahan bantu dalam pembuatan senyawa kompleks\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 73-40-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 25g, 250g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (kristal atau serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eGuanine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan di tempat yang sejuk serta kering. Hindari paparan langsung terhadap cahaya matahari dan udara terbuka untuk mencegah degradasi. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Saat menangani Guanine, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Jangan menyimpannya bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reaktif untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eGuanine (73-40-5) is a nitrogenous heterocyclic compound commonly used as a building block in organic chemistry. It plays a crucial role in the synthesis of complex molecules, including pharmaceuticals and industrial chemicals. Its aromatic structure and solubility in organic solvents make it a versatile reagent in laboratory settings. Guanine is widely utilized in research related to DNA and RNA structure, as well as in the development of new chemical compounds. Due to its stability and reactivity, Guanine is a valuable material for scientists and researchers in Indonesia, supporting various chemical and biochemical studies.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003ePenázová dkk. (1997). Guanine tetraplex formation by short DNA fragments containing runs of guanine and cytosine. \u003cem\u003eBiophysical Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0006-3495(97)78235-3\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0006-3495(97)78235-3\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMurray dkk. (2013). Abstract LB-40: Guanine nucleotide exchange factors Dock7 and Ect2 mediate HGF\/c-MET-induced glioblastoma cell invasion.. \u003cem\u003eCancer Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1158\/1538-7445.am2013-lb-40\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1158\/1538-7445.am2013-lb-40\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eChoi dkk. (2001). A Platinum(IV) Complex Oxidizes Guanine to 8-Oxo-Guanine in DNA and RNA. \u003cem\u003eInorganic Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/ic015549t\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/ic015549t\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087095378138,"sku":"TCI2510G016931777","price":531000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48087095410906,"sku":"TCI2510G016931778","price":1339000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"250g","offer_id":48087095443674,"sku":"TCI2510G016931779","price":6008000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510G0169.jpg?v=1767114754"},{"product_id":"tci2510g017031780","title":"TCI G0170 635-39-2 Guanine Hydrochloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eGuanine Hydrochloride TCI G0170 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium, khususnya dalam sintesis senyawa heterosiklik. Sebagai salah satu komponen dasar dalam kimia organik, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan obat, bahan kimia industri, dan senyawa biologis lainnya. Dalam laboratorium, Guanine Hydrochloride memiliki peran penting dalam reaksi kimia yang memerlukan struktur heterosiklik, seperti dalam sintesis nukleotida atau senyawa terkait DNA dan RNA.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah terurai dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses reaksi kimia. Karena sifatnya yang tidak beracun dan mudah tersedia, Guanine Hydrochloride menjadi pilihan yang populer di berbagai penelitian. Selain itu, senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam air, yang memudahkan proses pencampuran dan penggunaan dalam berbagai reaksi kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Guanine Hydrochloride digunakan secara luas dalam penelitian kimia, farmasi, dan bioteknologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan baku kimia berkualitas tinggi. Dengan ketersediaan yang cukup dan harga yang terjangkau, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai proyek penelitian di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBerperan dalam eksperimen biokimia terkait DNA dan RNA\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDiperlukan dalam proses pembuatan bahan kimia industri\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam penelitian farmakologi untuk uji aktivitas molekuler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCocok untuk reaksi kimia yang memerlukan bahan baku yang stabil dan mudah tersedia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 635-39-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eGuanine Hydrochloride sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan udara lembap untuk mencegah penguraian. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup dan jauh dari bahan kimia yang bersifat korosif. Gunakan sarung tangan dan masker saat menangani senyawa ini untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eGuanine Hydrochloride TCI G0170 is a chemical compound widely used in laboratory experiments, particularly in the synthesis of heterocyclic compounds. As a fundamental building block in organic chemistry, it plays a crucial role in the development of pharmaceuticals, industrial chemicals, and biological compounds. Its stability and solubility in water make it a preferred choice for various chemical reactions. In Indonesian laboratories, this compound is commonly used in research related to DNA and RNA, as well as in pharmaceutical and biotechnology studies. Its availability and cost-effectiveness make it a popular choice for academic and industrial research.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eKang dkk. (2003). Electronic g-factor measurement from ENDOR-induced EPR patterns: malonic acid and guanine hydrochloride dihydrate. \u003cem\u003eJournal of Magnetic Resonance\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s1090-7807(03)00256-8\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s1090-7807(03)00256-8\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePanwar dkk. (2025). Synthesis, characterization, and biological evaluation of a β-amino carbonyl and its metal complexes using guanine hydrochloride catalyst. \u003cem\u003eJournal of Chemical Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s12039-024-02342-x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s12039-024-02342-x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHerak dkk. (1999). An EPR Study of the Transfer and Trapping of Holes Produced by Radiation in Guanine (Thioguanine) Hydrochloride Single Crystals. \u003cem\u003eRadiation Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2307\/3579944\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2307\/3579944\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48087095541978,"sku":"TCI2510G017031780","price":1289000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510G0170.jpg?v=1767114758"},{"product_id":"tci2510h031132829","title":"TCI H0311 68-94-0 Hypoxanthine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eHypoxanthine adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori nukleotida dan merupakan salah satu komponen penting dalam metabolisme nukleotida. Bahan ini digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen biokimia dan penelitian genetika, terutama dalam studi metabolisme purin dan sintesis RNA. Hypoxanthine sering digunakan sebagai substrat dalam reaksi enzimatik atau sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa kompleks lainnya. Dalam laboratorium, Hypoxanthine juga digunakan untuk menguji aktivitas enzim seperti xanthine oxidase, yang berperan dalam proses oksidasi purin.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eHypoxanthine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan mudah larut dalam air, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia. Bahan ini juga memiliki kemurnian tinggi dan konsistensi yang baik, sehingga cocok untuk eksperimen yang membutuhkan akurasi dan presisi. Keunggulan lainnya adalah kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia yang kompleks tanpa mengganggu reaksi utama.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Hypoxanthine digunakan dalam berbagai penelitian biokimia dan genetika, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian dari peralatan laboratorium yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang biomedis dan farmasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDalam penelitian metabolisme purin, Hypoxanthine digunakan sebagai substrat untuk menguji aktivitas enzim xanthine oxidase.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eHypoxanthine sering digunakan dalam sintesis senyawa purin yang lebih kompleks, seperti adenin dan guanin.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini digunakan dalam eksperimen biokimia untuk mengevaluasi efek inhibitor enzim pada jalur metabolisme nukleotida.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eHypoxanthine juga diterapkan dalam penelitian tentang penyakit terkait metabolisme purin, seperti gout dan penyakit genetik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam studi genetika, Hypoxanthine berperan sebagai bahan baku dalam pembuatan oligonukleotida dan DNA sintetik.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 68-94-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eHypoxanthine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan penguraian. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari dari paparan cahaya langsung dan kelembapan berlebihan. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan alat pelindung diri sesuai standar laboratorium untuk meminimalkan risiko kontak langsung. Pastikan wadah penyimpanan tidak terbuka selama tidak digunakan, dan simpan jauh dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eHypoxanthine is a chemical compound belonging to the nucleotide category and plays a crucial role in purine metabolism. It is widely used in biochemical and genetic research, particularly in studies involving nucleotide synthesis and enzyme activity. This compound is commonly employed as a substrate in enzymatic reactions or as a building block for more complex molecules. Its high purity and stability make it suitable for experiments requiring accuracy and precision. In Indonesian laboratories, Hypoxanthine supports research in biotechnology, pharmacology, and medical sciences, contributing to scientific advancements and innovation. Its applications range from enzyme activity testing to the development of synthetic nucleic acids, making it an essential reagent in modern laboratory practices.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eDowns (1993). Purine control of mouse oocyte maturation: Evidence that nonmetabolized hypoxanthine maintains meiotic arrest. \u003cem\u003eMolecular Reproduction and Development\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/mrd.1080350114\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/mrd.1080350114\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMao dkk. (2001). Miniaturized Amperometric Biosensor Based on Xanthine Oxidase for Monitoring Hypoxanthine in Cell Culture Media. \u003cem\u003eAnalytical Biochemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1006\/abio.2001.5067\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1006\/abio.2001.5067\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eDing dkk. (2001). Increase in hypoxanthine-guanine phosphoribosyl transferase gene mutations by exposure to electric field. \u003cem\u003eLife Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0024-3205(00)01007-9\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0024-3205(00)01007-9\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48087187652826,"sku":"TCI2510H031132829","price":708000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48087187685594,"sku":"TCI2510H031132830","price":1995000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510H0311.jpg?v=1769056287"},{"product_id":"tci2510h129034088","title":"TCI H1290 707-99-3 9-(2-Hydroxyethyl)adenine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e9-(2-Hydroxyethyl)adenine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terkait biokimia dan biologi molekuler. Senyawa ini termasuk dalam kategori nukleosida dan merupakan komponen penting dalam penelitian tentang DNA, RNA, serta proses transkripsi dan translasi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai reagen dalam reaksi kimia tertentu yang memerlukan struktur nukleosida.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari 9-(2-Hydroxyethyl)adenine adalah struktur molekulnya yang kompleks dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai molekul biologis. Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan di laboratorium. Selain itu, kemurnian tinggi dari senyawa ini menjadikannya pilihan utama untuk eksperimen yang membutuhkan akurasi dan presisi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian terkait genetika, farmakologi, dan bioteknologi. Peneliti lokal menggunakan senyawa ini untuk pengembangan obat, studi tentang mekanisme penyakit, serta eksperimen terkait modifikasi DNA. Ketersediaan senyawa ini di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen tanpa harus mengimpor bahan dari luar negeri.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme transkripsi dan translasi pada sel manusia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat yang berbasis senyawa nukleosida\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen sintesis senyawa biologis yang memiliki aktivitas farmakologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang efek toksik senyawa kimia pada sistem genetik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian terkait modifikasi DNA dan RNA untuk aplikasi bioteknologi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 707-99-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat, berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan kelembapan tinggi untuk mencegah degradasi. Saat mengambil atau menggunakan senyawa ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Jangan menyimpannya di area yang terbuka atau dekat sumber panas.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e9-(2-Hydroxyethyl)adenine is a nucleoside compound widely used in biochemical and molecular biology research. It plays a crucial role in DNA and RNA studies, as well as in the synthesis of other bioactive compounds. Its stable chemical structure and high purity make it a preferred choice for precise and accurate experiments. This compound is commonly applied in genetic research, pharmaceutical development, and biotechnology applications in Indonesia. Its availability supports local researchers in conducting advanced experiments without the need for international imports.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eBelmont-Sánchez dkk. (2020). Novel Cd (II) Coordination Polymers Afforded with EDTA or Trans-1,2-Cdta Chelators and Imidazole, Adenine, or 9-(2-Hydroxyethyl) Adenine Coligands. \u003cem\u003eCrystals\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/cryst10050391\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3390\/cryst10050391\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSAITO dkk. (1994). ChemInform Abstract: Purines. Part 54. Intramolecular Cyclization of 9‐Ethyl‐1‐(2‐ hydroxyethyl)adenine Caused by Nucleophiles: Formation of N6,1‐ Ethanoadenine Derivatives.. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.199407193\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.199407193\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKitade dkk. (1997). Inhibitory effect on HT-1080 tumor cell invasion in vitro using 9-(2′-hydroxyethyl)adenine 2′-phosphates. \u003cem\u003eBioorganic \u0026amp; Medicinal Chemistry Letters\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0960-894x(97)00116-9\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0960-894x(97)00116-9\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48087269179610,"sku":"TCI2510H129034088","price":1666000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48087269212378,"sku":"TCI2510H129034089","price":4795000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510H1290.jpg?v=1769180904"},{"product_id":"tci2510i021935248","title":"TCI I0219 696-07-1 5-Iodouracil","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Iodouracil adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini merupakan bagian dari keluarga senyawa uracil yang memiliki struktur dasar pirimidin, namun dengan substitusi iod pada posisi ke-5. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain yang memiliki aktivitas biologis. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 5-Iodouracil menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan substrat dengan substitusi halogen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e5-Iodouracil memiliki sifat kimia yang unik, yaitu kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Iodin pada posisi ke-5 memberikan kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemisahan dan reaksi kimia. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas termal yang cukup baik, sehingga dapat digunakan dalam kondisi reaksi yang beragam. Karakteristik ini menjadikannya sangat cocok untuk penggunaan dalam laboratorium yang membutuhkan keakuratan dan konsistensi hasil eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 5-Iodouracil sering digunakan dalam penelitian bidang kimia organik, biokimia, dan farmakologi. Bahan ini menjadi alat penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi terapi medis atau aplikasi industri. Dengan sifat kimia yang terkendali, senyawa ini sangat relevan untuk penelitian di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia, terutama dalam bidang ilmu kimia dan farmasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi substitusi halogen dalam senyawa pirimidin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas biologis senyawa kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme reaksi kimia organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan bahan baku untuk senyawa farmakologis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 696-07-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Iodouracil harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung serta kelembapan. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, sebaiknya menggunakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak bersifat beracun, tetapi tetap perlu dihindari konsumsi atau inhalasi. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan kestabilan senyawa dalam jangka waktu yang lebih lama.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Iodouracil is a chemical compound widely used in organic and biochemical research as a building block for the synthesis of heterocyclic compounds. It is a derivative of uracil with an iodine atom at the 5th position, making it a versatile reagent in various chemical reactions. This compound is valued for its stability and controlled reactivity, which allows it to be used in a wide range of experimental conditions. Its solubility in organic solvents and thermal stability make it a preferred choice in laboratory settings. In Indonesia, 5-Iodouracil is commonly used in pharmaceutical and chemical research, contributing to the development of new compounds with potential therapeutic applications. Its role in academic and industrial research highlights its importance in advancing scientific knowledge and innovation.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eSingh dkk. (2008). Aluminium(III), chromium(III) and iron(III) complexes with 5-iodouracil and 5-iodouracil-histidine and their antitumour activity. \u003cem\u003eJournal of Enzyme Inhibition and Medicinal Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1080\/14756360801915435\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1080\/14756360801915435\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eRahn dkk. (1998). Iodouracil as a Personal Dosimeter for Solar UVB. \u003cem\u003ePhotochemistry and Photobiology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1562\/0031-8655(1998)068\u003c0173:iaapdf\u003e2.3.co;2\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1562\/0031-8655(1998)068\u003c0173:iaapdf\u003e2.3.co;2\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSingh (1991). Synthesis, characterization, and antitumor activity of 5-iodouracil complexes. \u003cem\u003eJournal of Inorganic Biochemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0162-0134(91)84033-6\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0162-0134(91)84033-6\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48087362076890,"sku":"TCI2510I021935248","price":910000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48087362109658,"sku":"TCI2510I021935249","price":2878000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I0219.jpg?v=1767119256"},{"product_id":"tci2510i037035470","title":"TCI I0370 3373-53-3 Isoguanine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIsoguanine adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterociklik, memiliki struktur yang mirip dengan guanin, salah satu basa nitrogen dalam DNA dan RNA. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks yang memerlukan struktur heterociklik sebagai blok pembangun. Di laboratorium, Isoguanine berperan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa farmakologis, bahan kimia organik, dan komponen dalam penelitian biokimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eIsoguanine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan memiliki reaktivitas yang tinggi terhadap berbagai reaksi kimia seperti reaksi substitusi, kondensasi, dan reaksi katalitik. Karakteristik ini menjadikannya pilihan ideal dalam sintesis senyawa kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kestabilan struktur. Selain itu, senyawa ini juga mudah diisolasi dan dapat disimpan dalam kondisi tertentu tanpa mengalami degradasi signifikan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi lingkungan laboratorium Indonesia, Isoguanine digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang kimia organik, farmakologi, dan biokimia. Bahan ini sering dimanfaatkan oleh peneliti dan institusi pendidikan untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan akses bagi para peneliti yang membutuhkan bahan ini untuk eksperimen mereka.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa farmakologis yang memerlukan struktur heterociklik untuk aktivitas biologis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan kimia organik dalam penelitian material dan polimer.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian biokimia untuk memahami mekanisme reaksi dan interaksi molekuler.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan senyawa intermediet dalam proses sintesis kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen kimia untuk studi struktur dan sifat senyawa heterociklik dalam berbagai kondisi reaksi.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 3373-53-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIsoguanine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan untuk mempertahankan kualitasnya. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan untuk memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta jauhkan dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif. Penanganan yang tepat akan memastikan keamanan dan kualitas senyawa dalam eksperimen laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIsoguanine is a heterocyclic compound commonly used as a building block in organic chemistry and pharmaceutical research. It is a derivative of guanine and possesses a stable yet reactive molecular structure, making it suitable for various synthetic applications. This compound is widely utilized in the synthesis of complex molecules, including pharmaceuticals and bioactive compounds. Its chemical properties allow it to participate in multiple reaction types, such as substitution and condensation reactions, which are essential in the development of new materials and drugs. Isoguanine is an important reagent for researchers in Indonesia, particularly in academic and industrial laboratories, where it supports advancements in chemical and biological sciences. Its availability and reliability make it a preferred choice for experimental work in the field of chemistry and related disciplines.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eZhang dkk. (2021). 5‐Aza‐7‐deazaguanine–Isoguanine and Guanine–Isoguanine Base Pairs in Watson–Crick DNA: The Impact of Purine Tracts, Clickable Dendritic Side Chains, and Pyrene Adducts. \u003cem\u003eChemistry – A European Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chem.202005199\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chem.202005199\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eGu dkk. (2007). Isoguanine octamer: From bowl to ball. \u003cem\u003eChemical Physics Letters\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.cplett.2007.07.085\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.cplett.2007.07.085\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eQUINN dkk. (1992). ChemInform Abstract: Pyrazolo(3,4‐d)pyrimidine Analogues of Isoguanine.. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.199228185\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.199228185\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087370924250,"sku":"TCI2510I037035470","price":1616000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I0370.jpg?v=1767119515"},{"product_id":"tci2510i053135715","title":"TCI I0531 52522-99-3 5-Iodo-2,4-dimethoxypyrimidine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI I0531 5-Iodo-2,4-dimethoxypyrimidine adalah blok bangunan heterosiklik berbasis cincin pirimidina yang membawa dua gugus metoksi pada posisi dua dan empat serta atom iodium pada posisi lima. Pirimidina merupakan inti nukleobasa yang menjadi kerangka dasar sitosina, timina, dan urasil, sehingga turunannya sangat dicari pada riset nukleosida, antivirus, dan senyawa antikanker. Bahan ini menyediakan inti tersebut dalam keadaan telah terfungsionalisasi dan siap disambungkan, menghemat banyak tahap sintesis yang jika dikerjakan sendiri menuntut kondisi reaksi keras dan pemurnian berulang yang memakan waktu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKeunggulan yang membuatnya sering dipilih terletak pada perpaduan dua jenis situs reaktif yang saling melengkapi. Atom iodium pada posisi lima merupakan titik masuk ideal untuk reaksi kopling silang berkatalis paladium karena ikatan C–I mudah mengalami adisi oksidatif, sedangkan kedua gugus metoksi berperan ganda sebagai pelindung gugus karbonil laten sekaligus penyumbang elektron yang menstabilkan cincin. Gugus metoksi ini dapat dihidrolisis di tahap akhir untuk mengungkap struktur pirimidinadion yang menyerupai nukleobasa alami. Perbedaan reaktivitas yang jelas antara kedua situs memungkinkan peneliti merancang sintesis bertahap dengan selektivitas yang tinggi dan terprediksi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan kelompok riset kimia medisinal, kimia bahan obat, dan biokimia sintetik yang mengembangkan analog nukleosida maupun inhibitor enzim. Kemasan 1 g dan 5 g sangat sesuai untuk penelitian skala miligram yang lazim pada tahap penapisan awal dan penyusunan pustaka senyawa. Ukuran kecil juga membantu institusi dengan anggaran bahan terbatas tetap dapat menjalankan proyek sintesis multitahap secara utuh.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eReaksi kopling silang Suzuki, Sonogashira, dan Stille pada posisi lima, karena ikatan karbon–iodium heteroaromatik sangat responsif terhadap katalis paladium pada kondisi ringan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis analog nukleosida dan nukleotida, sebab inti pirimidina yang terlindungi metoksi dapat diubah menjadi kerangka nukleobasa alami setelah tahap sambung selesai dikerjakan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan senyawa antivirus dan antikanker, mengingat pirimidina tersubstitusi posisi lima merupakan motif berulang pada banyak kandidat obat yang menargetkan sintesis asam nukleat.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenyusunan pustaka senyawa untuk penapisan aktivitas, karena satu inti yang sama dapat diragamkan cepat melalui berbagai mitra kopling pada posisi iodium.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset kimia heterosiklik dan metodologi, sebab senyawa ini menjadi substrat uji yang baik untuk menilai kinerja sistem katalis baru terhadap substrat kaya elektron.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 52522-99-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1 g dan 5 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, tertutup rapat, terlindung dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan bahan ini dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya langsung karena senyawa heteroaromatik beriodium dapat berubah warna bila terpapar sinar dalam waktu lama. Lemari bahan kimia bersuhu terkendali atau lemari pendingin merupakan pilihan yang baik, terutama di ruangan yang lembap. Biarkan wadah menyesuaikan suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan pada padatan. Gunakan spatula kering dan bersih, kenakan sarung tangan serta pelindung mata, dan hindari menghirup debu halus saat menimbang. Tangani di lemari asam dan buang sisa bahan melalui jalur limbah kimia institusi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI I0531 5-Iodo-2,4-dimethoxypyrimidine is a functionalised heterocyclic building block based on the pyrimidine nucleobase core, carrying methoxy groups at the two and four positions and an iodine atom at position five. The aryl iodide site is an excellent handle for palladium-catalysed cross-coupling, undergoing oxidative addition readily under mild conditions, while the two methoxy groups both stabilise the electron-rich ring and serve as masked carbonyls that can be revealed by later hydrolysis to give a natural nucleobase-like scaffold. This clear reactivity difference supports selective, stepwise synthesis. It is widely used in nucleoside analogue preparation, antiviral and anticancer discovery, compound library construction, and heterocyclic methodology research.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087392256218,"sku":"TCI2510I053135715","price":2247000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48087392288986,"sku":"TCI2510I053135716","price":6866000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I0531.jpg?v=1767119855"},{"product_id":"tci2510i081436085","title":"TCI I0814 108-53-2 Isocytosine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIsocytosine adalah senyawa pirimidin yang dikenal sebagai isomer dari sitosin, salah satu basa nukleat penyusun asam nukleat. Di laboratorium, bahan ini dipakai sebagai molekul model dan blok pembangun untuk mempelajari perilaku basa nitrogen di luar konteks DNA maupun RNA alami. Kerangkanya menghadirkan kombinasi gugus amino dan karbonil pada cincin pirimidin, sehingga peneliti dapat menelusuri bagaimana penataan ulang posisi gugus fungsi mengubah pola pengenalan molekuler. Produk ini banyak dijumpai pada riset biokimia dasar, kimia medisinal, dan pengembangan analog nukleosida.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuat isocytosine banyak dipilih adalah kemampuannya membentuk ikatan hidrogen dengan pola donor dan akseptor yang berbeda dari basa kanonik. Sifat ini menjadikannya bahan favorit dalam kimia supramolekul, perakitan mandiri molekul, dan rancangan pasangan basa non-alami. Bentuk fisiknya berupa padatan yang relatif mudah ditimbang dan ditangani pada skala miligram hingga gram, sehingga cocok untuk reaksi skala kecil. Kestabilan kerangka pirimidin juga memudahkan penyimpanan jangka menengah tanpa penanganan khusus yang rumit, selama terlindung dari kelembapan dan cahaya berlebih.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eBagi laboratorium di Indonesia, isocytosine umumnya digunakan pada penelitian pascasarjana dan laboratorium riset kimia organik serta bioteknologi di perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Kemasan 5 g sangat sesuai untuk kebutuhan riset yang bersifat eksploratif, karena memberi cukup ruang untuk optimasi reaksi tanpa menyisakan bahan berlebih. Ketersediaan bahan dari merek TCI membantu menjaga konsistensi hasil antar batch penelitian yang berlangsung beberapa semester.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis analog nukleobasa, karena kerangka pirimidinnya dapat dimodifikasi lebih lanjut untuk menghasilkan turunan baru yang diuji aktivitas biologisnya.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi pasangan basa non-kanonik, sebab pola ikatan hidrogennya berbeda dari sitosin sehingga cocok menguji selektivitas pengenalan antar molekul.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset kimia supramolekul, karena senyawa ini mampu menyusun rakitan molekul melalui ikatan hidrogen yang terarah dan dapat diprediksi polanya.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan awal kimia medisinal, mengingat inti pirimidin merupakan gugus farmakofor yang sering muncul pada rancangan kandidat senyawa aktif.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan acuan pembelajaran biokimia lanjut, karena membantu mahasiswa memahami pengaruh posisi gugus fungsi terhadap sifat pengenalan basa nukleat.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 108-53-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran pada label produsen\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan isocytosine dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan jauh dari sinar matahari langsung. Wadah kaca atau plastik kimia bertutup ulir dengan segel yang baik sangat dianjurkan agar bahan tidak menyerap uap air dari udara lembap. Lakukan penimbangan di area berventilasi baik atau lemari asam, gunakan sarung tangan, jas laboratorium, dan pelindung mata. Hindari pembentukan debu saat memindahkan bahan, dan selalu tutup kembali wadah segera setelah digunakan. Ikuti lembar data keselamatan bahan dari produsen sebelum penanganan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIsocytosine is a pyrimidine compound and a structural isomer of the nucleobase cytosine, supplied here in a 5 g research package. Its arrangement of amino and carbonyl groups on the pyrimidine ring creates a hydrogen-bonding pattern distinct from canonical nucleobases, making it a valuable model compound for molecular recognition studies. Researchers commonly apply it in supramolecular chemistry, self-assembly experiments, the design of non-natural base pairs, and as a heterocyclic building block in medicinal chemistry programs. The solid material is straightforward to weigh and handle at small scale, supporting reproducible exploratory synthesis in academic and institutional research laboratories.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eÜngören dkk. (2021). The Motifs from Isocytosine and Fused Isocytosine with Quinazoline: Organocatalytic Cascade Reaction of β‐Ketoamides. \u003cem\u003eChemistrySelect\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/slct.202100203\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/slct.202100203\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eYan dkk. (1999). Theoretical studies of force fields and IR spectra of isocytosine. \u003cem\u003eInternational Journal of Quantum Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/(sici)1097-461x(1999)72:1\u003c53::aid-qua5\u003e3.0.co;2-w\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/(sici)1097-461x(1999)72:1\u003c53::aid-qua5\u003e3.0.co;2-w\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2022). Synthesis of Isocytosine Analogues via Palladium-Catalyzed Ring-Opening\/Arylation\/Cyclization Cascade. \u003cem\u003eSynfacts\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1055\/s-0042-1753021\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1055\/s-0042-1753021\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48087418601690,"sku":"TCI2510I081436085","price":6361000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I0814.jpg?v=1768361035"},{"product_id":"tci2510i094136237","title":"TCI I0941 151266-23-8 3-Iodo-1H-pyrazolo[3,4-d]pyrimidin-4-amine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e3-Iodo-1H-pyrazolo[3,4-d]pyrimidin-4-amine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik kompleks. Bahan ini memiliki struktur kimia yang unik, terdiri dari gabungan pyrazol dan pyrimidin, yang membuatnya sangat relevan dalam bidang kimia organik. Senyawa ini sering digunakan sebagai komponen dalam reaksi substitusi, reaksi coupling, dan modifikasi struktur molekul. Dalam laboratorium, senyawa ini menjadi alat penting untuk pengembangan senyawa baru, terutama dalam bidang farmakologi dan bahan kimia industri.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDengan grup iodo yang terikat pada atom nitrogen, senyawa ini memiliki reaktivitas tinggi yang memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis. Sifat ini menjadikannya pilihan ideal untuk reaksi substitusi nukleofilik dan reaksi coupling. Selain itu, struktur kimianya yang stabil memungkinkan senyawa ini digunakan dalam berbagai kondisi reaksi tanpa mudah terdegradasi. Karena sifat tersebut, senyawa ini sering dipilih oleh para peneliti yang membutuhkan bahan dengan reaktivitas dan stabilitas yang seimbang.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian dari kebutuhan dasar dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi medis, farmakologis, atau industri. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan yang diperlukan dalam proses penelitian ilmiah.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa heterosiklik kompleks untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi coupling dalam pembuatan senyawa dengan struktur kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eModifikasi struktur molekul untuk meningkatkan aktivitas biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi untuk mengeksplorasi potensi senyawa baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan kimia industri dengan aplikasi spesifik\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 151266-23-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan suhu tinggi. Karena sifat kimianya yang reaktif, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Dalam laboratorium, senyawa ini ditempatkan di area yang terpisah dari bahan kimia lainnya untuk menghindari risiko reaksi tidak terduga. Penyimpanan yang tepat memastikan kestabilan senyawa dan keselamatan kerja.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e3-Iodo-1H-pyrazolo[3,4-d]pyrimidin-4-amine is a versatile organic building block widely used in the synthesis of complex heterocyclic compounds. Its unique structure, combining pyrazole and pyrimidine rings, makes it a valuable reagent in various chemical reactions. The presence of an iodine atom enhances its reactivity, making it suitable for nucleophilic substitution and coupling reactions. This compound is commonly utilized in pharmaceutical research and industrial chemistry for developing new compounds with specific applications. Its stability and reactivity make it an essential tool for researchers in Indonesia, supporting advancements in medicinal chemistry and chemical innovation.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087428759770,"sku":"TCI2510I094136237","price":808000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48087428792538,"sku":"TCI2510I094136238","price":2752000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I0941.jpg?v=1767120554"},{"product_id":"tci2510i116136540","title":"TCI I1161 163622-50-2 5-Iodo-7H-pyrrolo[2,3-d]pyrimidin-4-amine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Iodo-7H-pyrrolo[2,3-d]pyrimidin-4-amine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi kimia seperti pengembangan obat, senyawa pestisida, dan bahan kimia industri. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai blok pembangun yang sangat penting untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki struktur kimia yang unik, dengan ikatan iod dan siklik yang memberikan sifat reaktivitas tinggi. Struktur ini memungkinkan senyawa ini berinteraksi dengan berbagai reaktan lainnya dalam kondisi tertentu, sehingga sangat cocok untuk reaksi substitusi dan reaksi kondensasi. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam penelitian kimia organik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian farmakologi, sintesis senyawa baru, serta pengembangan bahan kimia yang memiliki aplikasi luas. Karena sifat reaktivitasnya, senyawa ini sering dipakai dalam penelitian yang memerlukan reaksi kimia yang presisi dan spesifik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDalam sintesis senyawa obat, senyawa ini digunakan sebagai bahan dasar untuk membangun struktur molekul aktif.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam penelitian farmakologi, senyawa ini berperan dalam pengembangan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSenyawa ini digunakan untuk memperoleh senyawa heterosiklik yang memiliki sifat kimia unik dan stabil.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam laboratorium kimia organik, senyawa ini digunakan sebagai bahan baku untuk reaksi kimia yang kompleks.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSenyawa ini juga digunakan dalam penelitian bahan kimia industri yang memerlukan struktur molekul spesifik.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 163622-50-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Karena sifat reaktivitasnya, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Simpan di tempat yang kering dan sejuk, serta hindari kontak langsung dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kestabilan dan kualitas senyawa selama penggunaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Iodo-7H-pyrrolo[2,3-d]pyrimidin-4-amine is a chemical compound commonly used as a building block in the synthesis of complex heterocyclic structures. Its unique molecular structure, featuring an iodine atom and a pyrrolopyrimidine ring, makes it highly reactive and suitable for various organic reactions. This compound is widely utilized in pharmaceutical research, medicinal chemistry, and industrial chemical development. Its versatility and reactivity make it an essential reagent in laboratories across Indonesia, particularly in the fields of drug discovery and advanced chemical synthesis. The compound is available in two packaging options: 1g and 5g, ensuring flexibility for different experimental needs. Proper storage and handling are crucial to maintain its chemical integrity and effectiveness in laboratory applications.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087447306458,"sku":"TCI2510I116136540","price":2121000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48087447339226,"sku":"TCI2510I116136541","price":6158000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I1161.jpg?v=1767120854"},{"product_id":"tci2510k000936767","title":"TCI K0009 525-79-1 Kinetin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eKinetin adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori nukleosida dan merupakan salah satu komponen penting dalam sintesis DNA dan RNA. Sebagai bahan kimia laboratorium, kinetin sering digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia, terutama dalam penelitian tentang pertumbuhan sel, diferensiasi sel, dan aktivitas enzim. Produk ini memiliki struktur kimia yang kompleks, sehingga memerlukan proses pemrosesan yang tepat untuk memastikan keakuratan hasil eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKinetin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap paparan sinar UV dan suhu tinggi. Karena sifat ini, kinetin sering dipilih dalam penelitian yang membutuhkan presisi tinggi, seperti dalam analisis molekuler atau sintesis senyawa biologis. Keberadaannya dalam bentuk murni memungkinkan peneliti untuk mengontrol konsentrasi secara akurat, sehingga meningkatkan kualitas data yang dihasilkan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, kinetin digunakan secara luas dalam berbagai bidang ilmu seperti bioteknologi, farmakologi, dan biologi molekuler. Produk ini sangat relevan untuk penelitian yang berkaitan dengan pertumbuhan tanaman, pengembangan obat, serta studi tentang mekanisme sel. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen mereka tanpa harus mengimpor dari luar negeri.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eKinetin digunakan dalam penelitian pertumbuhan tanaman untuk mempelajari efeknya terhadap diferensiasi sel dan pembentukan akar.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini cocok untuk sintesis senyawa biologis karena struktur kimianya yang kompleks dan kemampuannya untuk berikatan dengan nukleotida.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKinetin sering dimanfaatkan dalam analisis molekuler untuk mempelajari interaksi antara DNA dan protein.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eProduk ini digunakan dalam pengembangan obat karena kemampuannya untuk memengaruhi aktivitas enzim tertentu.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKinetin juga relevan dalam penelitian tentang mekanisme sel karena kemampuannya untuk memengaruhi proses mitosis dan apoptosis.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 525-79-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Nukleosida, Nukleotida, Oligonukleotida\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eKinetin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar UV dan suhu tinggi. Sebaiknya disimpan dalam lemari penyimpanan kimia yang terpisah dari bahan kimia lain yang bersifat reaktif atau korosif. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan terhindar dari kelembapan. Dalam penggunaan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu pastikan prosedur kerja mengikuti standar keselamatan laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eKinetin is a chemical compound belonging to the nucleoside category and plays a crucial role in DNA and RNA synthesis. It is widely used in biochemical research, particularly in studies related to cell growth, differentiation, and enzyme activity. Its complex molecular structure makes it a valuable tool for precise experimental applications. Kinetin is suitable for molecular analysis and the synthesis of biological compounds due to its stability and reactivity. In Indonesian laboratories, this product is essential for research in biotechnology, pharmacology, and molecular biology, supporting studies on plant growth, drug development, and cellular mechanisms. Its availability in the local market facilitates research without the need for imports. Kinetin is a reliable and versatile reagent that enhances the accuracy and reliability of experimental results in various scientific fields.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eRabie (2004). Influence of Arbuscular Mycorrhizal Fungus and Kinetin on the Response of Mungbean Plants to Irrigation by Seawater. \u003cem\u003eMycobiology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.4489\/myco.2004.32.2.079\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.4489\/myco.2004.32.2.079\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKaźmierczak dkk. (2018). Fate of nuclear material during subsequent steps of the kinetin-induced PCD in apical parts of Vicia faba ssp. minor seedling roots. \u003cem\u003eMicron\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.micron.2018.04.009\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.micron.2018.04.009\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePandey Rai dkk. (2000). Induced mutation to monocotyledony in periwinkle,Catharanthus roseus, and suppression of mutant phenotype by kinetin. \u003cem\u003eJournal of Genetics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/bf02715857\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/bf02715857\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087461200090,"sku":"TCI2510K000936767","price":910000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48087461232858,"sku":"TCI2510K000936768","price":2600000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510K0009.jpg?v=1769056596"},{"product_id":"tci2510l008636982","title":"TCI L0086 487-21-8 Lumazine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eLumazine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur dasar yang sederhana namun sangat penting dalam pembentukan senyawa kompleks seperti vitamin B2 (riboflavin) dan senyawa lain yang memiliki aktivitas biologis. Dalam laboratorium, Lumazine sering digunakan sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia untuk mempercepat proses pembentukan senyawa target.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eLumazine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap oksidasi dan cahaya. Karakteristik ini membuatnya menjadi bahan yang perlu diperlakukan dengan hati-hati, terutama dalam penyimpanan dan penggunaan. Dengan struktur molekul yang spesifik, Lumazine dapat berperan sebagai prekursor dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan keakuratan dan kestabilan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, Lumazine digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen secara efisien dan akurat.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa heterosiklik seperti riboflavin dan derivatnya\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi kimia dalam pembuatan senyawa biokimia untuk penelitian farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan aktif dalam industri kosmetik dan pangan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemrosesan bahan baku untuk produksi senyawa farmakologis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 487-21-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan oksidator\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eLumazine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan oksidator. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan sejuk sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas bahan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta jauhkan dari makanan dan minuman.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eLumazine, with CAS number 487-21-8, is a chemical compound widely used as a building block in organic chemistry, particularly in the synthesis of heterocyclic compounds. Its simple molecular structure makes it a versatile precursor for various chemical reactions, especially those involving the formation of bioactive molecules. This compound is commonly utilized in laboratory settings for research in pharmaceuticals, biochemistry, and industrial chemistry. Due to its sensitivity to oxidation and light, it requires careful handling and storage. Lumazine is an essential material for scientists and researchers in Indonesia, supporting numerous experiments and innovations in the field of chemistry.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eScheuring dkk. (1994). (Trifluoromethyl)lumazine Derivatives as 19F NMR Probes for Lumazine protein. \u003cem\u003eBiochemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/bi00190a017\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/bi00190a017\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCushman dkk. (1992). Fluorine-19 NMR studies on the mechanism of riboflavin synthase. Synthesis of 6-(trifluoromethyl)-7-oxo-8-(D-ribityl)lumazine and 6-(trifluoromethyl)-7-methyl-8-(D-ribityl)lumazine. \u003cem\u003eThe Journal of Organic Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/jo00047a015\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/jo00047a015\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMAEBA dkk. (1990). ChemInform Abstract: C‐Nucleosides. Part 10. Synthesis of 1,3‐Dimethyl‐7‐(β‐D‐ribofuranosyl)lumazine (I).. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.199003289\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.199003289\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087471030490,"sku":"TCI2510L008636982","price":2147000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48087471063258,"sku":"TCI2510L008636983","price":5781000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510L0086.jpg?v=1767121384"},{"product_id":"tci2510m006337568","title":"TCI M0063 6112-76-1 6-Mercaptopurine Monohydrate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Mercaptopurine Monohydrate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur yang kompleks dan merupakan bagian dari kelompok senyawa purin, yang sering ditemukan dalam molekul biologis seperti DNA dan RNA. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain yang memiliki aktivitas farmakologis atau biokimia tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 6-Mercaptopurine Monohydrate menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi kimia lainnya. Senyawa ini juga memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai ligan, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa kompleks yang memiliki aplikasi luas dalam bidang farmasi dan kimia organik. Ketersediaannya dalam bentuk monohidrat memudahkan proses penggunaan dan penyimpanan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian ilmiah, terutama dalam bidang farmasi, kimia organik, dan biokimia. Peneliti dan ilmuwan lokal sering memanfaatkan bahan ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi terapi medis atau aplikasi industri. Karena kepentingannya dalam penelitian, produk ini menjadi bagian penting dari persediaan bahan kimia di laboratorium-laboratorium riset di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi substitusi dalam sintesis senyawa organik kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme aktivitas farmakologis senyawa purin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas biologis senyawa kimia dalam bidang farmasi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian kimia makanan untuk pengembangan bahan tambahan pangan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 6112-76-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat, berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Mercaptopurine Monohydrate harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan air atau bahan kimia lain yang tidak kompatibel. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya disimpan di lemari penyimpanan bahan kimia yang sejuk dan kering. Selama penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Mercaptopurine Monohydrate is a chemical compound widely used in laboratory settings, particularly in the synthesis of heterocyclic compounds. As a purine derivative, it plays a crucial role in organic chemistry and pharmaceutical research. Its molecular structure allows it to participate in various chemical reactions, making it a valuable building block for the development of new drugs and chemical compounds. The monohydrate form ensures stability and ease of handling, making it a preferred choice for researchers in Indonesia. This compound is commonly used in academic and industrial laboratories for its versatility and potential applications in medicinal chemistry and biochemistry. Its availability in small quantities (1g and 5g) facilitates experimentation and research activities, supporting scientific innovation in the field of chemistry.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eSütçü dkk. (2018). Electron spin resonance identification of gamma irradiated 2,4′-dichlorodiphenyl dichloroethane and 6-mercaptopurine monohydrate in the solid state. \u003cem\u003eJournal of Molecular Structure\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.molstruc.2018.02.048\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.molstruc.2018.02.048\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eRani dkk. (2021). Reactions of MoO2Cl2 and MoOCl4 with 2-Mercaptopyridine, 4-Phenylimidazole-2-thiol and 6-Mercaptopurine Monohydrate. \u003cem\u003eOriental Journal Of Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.13005\/ojc\/370105\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.13005\/ojc\/370105\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087508910298,"sku":"TCI2510M006337568","price":455000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48087508943066,"sku":"TCI2510M006337569","price":1439000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M0063.jpg?v=1767122141"},{"product_id":"tci2510m020437804","title":"TCI M0204 58366-64-6 5-Methylcytosine Hydrochloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Methylcytosine Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia dan biologi molekuler. Bahan ini merupakan derivat dari sitosin, salah satu nukleotida penting dalam DNA dan RNA. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks, pengujian reaktivitas kimia, serta penelitian tentang mekanisme modifikasi DNA. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian terkait epigenetik dan modifikasi nukleotida.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e5-Methylcytosine Hydrochloride memiliki sifat kimia yang sangat spesifik, yang memungkinkannya untuk berinteraksi dengan berbagai enzim dan protein dalam lingkungan laboratorium. Senyawa ini juga memiliki tingkat kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemisahan dan analisis. Karena karakteristik ini, senyawa ini sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi kimia yang membutuhkan presisi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian terkait biologi molekuler, terutama dalam studi tentang modifikasi DNA dan ekspresi gen. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan keakuratan dan konsistensi tinggi. Ketersediaan senyawa ini di pasar lokal memudahkan para peneliti dalam mengakses bahan baku yang diperlukan untuk eksperimen mereka.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian reaktivitas kimia dalam sintesis senyawa organik kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang modifikasi DNA dan epigenetik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam reaksi enzimatik untuk analisis biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis nukleotida dan oligonukleotida untuk eksperimen DNA\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kualitatif dan kuantitatif dalam laboratorium kimia dan biologi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 58366-64-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg, 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Methylcytosine Hydrochloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan suhu tinggi. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penggunaan, pastikan wadah tidak terbuka dan selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan bahan dalam jangka waktu penggunaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Methylcytosine Hydrochloride is a chemical compound widely used in biochemical and molecular biology research. As a derivative of cytosine, it plays a crucial role in DNA and RNA studies, particularly in the investigation of DNA modifications and epigenetic mechanisms. Its chemical properties, including solubility and reactivity, make it a preferred choice for various laboratory applications. This compound is commonly used in organic synthesis, enzymatic reactions, and analytical procedures. Its availability in different packaging options ensures flexibility for researchers in Indonesia, supporting a wide range of scientific investigations. The compound's stability and specificity contribute to its effectiveness in laboratory settings, making it an essential reagent for advanced research in biotechnology and molecular biology.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087520084186,"sku":"TCI2510M020437804","price":557000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48087520116954,"sku":"TCI2510M020437805","price":3508000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48087520149722,"sku":"TCI2510M020437806","price":11887000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M0204.jpg?v=1768361289"},{"product_id":"tci2510m044338135","title":"TCI M0443 56-04-2 6-Methyl-2-thiouracil","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Methyl-2-thiouracil adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar untuk pembuatan senyawa dengan struktur kompleks. Sebagai bagian dari keluarga senyawa thiouracil, senyawa ini memiliki struktur yang mengandung atom sulfur, sehingga memiliki sifat reaktif yang unik. Dalam konteks penelitian, bahan ini dapat digunakan untuk menghasilkan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, atau kimia organik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki karakteristik reaktivitas tinggi karena adanya atom sulfur dan grup metil yang memberikan kemungkinan reaksi substitusi dan reaksi ring-opening. Karena sifat tersebut, senyawa ini dipilih untuk reaksi kimia yang membutuhkan modifikasi struktur heterosiklik. Selain itu, senyawa ini stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini juga menjadi bahan baku untuk pengembangan obat dan senyawa kimia lainnya yang memiliki potensi aplikasi luas. Karena kehandalannya, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai proyek penelitian di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi kimia organik yang memerlukan modifikasi struktur sulfur\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan bahan baku untuk senyawa farmakologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang reaktivitas senyawa dengan atom sulfur\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan material kimia dengan struktur kompleks\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 56-04-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 500g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaktif kimia. Dalam penanganan, perlu memakai sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihindari konsumsi atau inhalasi. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan penggunaan senyawa ini di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Methyl-2-thiouracil is a chemical compound commonly used in laboratory settings for the synthesis of heterocyclic compounds. It belongs to the thiouracil family and contains sulfur atoms, making it highly reactive. This compound is widely utilized in organic chemistry research for its ability to undergo various chemical reactions, including substitution and ring-opening reactions. Its stability under controlled conditions makes it a reliable choice for laboratory applications. In Indonesia, this compound is frequently used in pharmaceutical research and the development of new chemical materials. Its versatility and reactivity make it an essential building block for advanced chemical synthesis.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48087539089626,"sku":"TCI2510M044338135","price":708000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48087539122394,"sku":"TCI2510M044338136","price":5805000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M0443.jpg?v=1769056677"},{"product_id":"tci2510m045438155","title":"TCI M0454 626-48-2 6-Methyluracil","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Methyluracil adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik, yang memiliki struktur dasar uracil dengan modifikasi pada atom karbon ke-6. Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik kompleks, terutama dalam bidang farmakologi dan kimia organik. Dalam laboratorium, 6-Methyluracil berperan sebagai komponen penting dalam pembuatan senyawa-senyawa yang memiliki aktivitas biologis, seperti obat-obatan atau senyawa antikanker. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terukur, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e6-Methyluracil memiliki sifat kimia yang sangat menarik, yaitu kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya melalui reaksi substitusi atau adisi. Senyawa ini juga memiliki tingkat kestabilan yang baik dalam kondisi laboratorium yang terkontrol. Karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, 6-Methyluracil sering dipilih oleh ilmuwan untuk membangun senyawa-senyawa baru yang memiliki aplikasi medis atau industri.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 6-Methyluracil digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dalam proyek-proyek yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif biologis, serta dalam pengembangan obat baru. Ketersediaannya dalam bentuk kemasan yang praktis juga memudahkan penggunaan dan penyimpanan di lingkungan laboratorium lokal.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa antikanker yang memerlukan struktur heterosiklik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat baru dengan mekanisme kerja berbasis senyawa organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen kimia organik untuk memahami reaktivitas senyawa heterosiklik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang modifikasi senyawa uracil untuk aplikasi farmakologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan bahan aktif biologis dalam bidang biokimia dan farmasi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 626-48-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Methyluracil harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau wadah plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini bisa menyebabkan iritasi jika terkena kulit atau mata. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Methyluracil is a heterocyclic compound derived from uracil, featuring a methyl group at the sixth carbon position. It serves as a fundamental building block in organic chemistry, particularly in the synthesis of bioactive compounds. Its stability and reactivity make it a preferred choice for researchers in pharmaceutical and medicinal chemistry. Widely used in laboratory settings, this compound is essential for the development of new drugs and the study of complex organic reactions. Its availability in a convenient 25g package makes it accessible for both academic and industrial research in Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eRUSH dkk. (1996). ChemInform Abstract: Ab initio Transform Calculation of Resonance Raman Spectra of Uracil, 1‐Methyluracil, and 5‐Methyluracil.. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.199605027\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.199605027\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eTolstikov dkk. (1991). Synthesis of 5-hydroxy-6-methyluracil 3-?-D-ribofuranoside. \u003cem\u003eChemistry of Heterocyclic Compounds\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/bf00472512\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/bf00472512\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eRibeiro da Silva dkk. (2011). Thermochemical study of 5-methyluracil, 6-methyluracil, and 5-nitrouracil. \u003cem\u003eThe Journal of Chemical Thermodynamics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.jct.2011.06.023\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.jct.2011.06.023\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48087539843290,"sku":"TCI2510M045438155","price":1363000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M0454.jpg?v=1767122973"},{"product_id":"tci2510m099438909","title":"TCI M0994 636-26-0 5-Methyl-2-thiouracil","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI M0994 5-Methyl-2-thiouracil adalah analog basa nukleat pirimidin yang atom oksigen pada posisi 2 telah digantikan oleh atom belerang, sekaligus membawa gugus metil pada posisi 5 seperti yang dijumpai pada timin. Substitusi belerang ini bukan perubahan kecil karena ia mengubah sifat elektronik, kemampuan membentuk ikatan hidrogen, serta perilaku serapan cahaya dari kerangka pirimidin. Di laboratorium biokimia dan kimia medisinal, senyawa ini digunakan sebagai analog basa untuk mempelajari pengenalan molekuler pada asam nukleat maupun sebagai blok bangunan untuk sintesis turunan heterosiklik yang lebih kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang menonjol dari senyawa ini adalah keberadaan gugus tiokarbonil yang jauh lebih nukleofilik dan lebih mudah terpolarisasi dibanding gugus karbonil pada urasil biasa. Akibatnya, atom belerang menjadi titik reaksi yang disukai untuk alkilasi selektif, sekaligus menjadi donor yang baik dalam pembentukan kompleks dengan ion logam. Pergeseran serapan ultraviolet akibat substitusi belerang juga membuat senyawa ini bermanfaat sebagai penanda fotoreaktif dalam kajian struktur asam nukleat. Bentuknya yang berupa padatan stabil memudahkan penimbangan dan penyimpanan jangka menengah di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003ePengguna khas di Indonesia mencakup laboratorium biokimia, kimia bahan alam, kimia medisinal, serta kelompok riset bioteknologi di perguruan tinggi dan lembaga penelitian nasional. Kemasan 10g dan 25g memberi pilihan antara kebutuhan penelitian eksploratif berskala kecil dan program riset berkelanjutan yang menuntut pasokan bahan lebih besar untuk rangkaian sintesis maupun pengujian berulang.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalog basa nukleat untuk kajian biokimia, karena penggantian oksigen dengan belerang mengubah pola ikatan hidrogen sehingga pengenalan molekuler dapat dipelajari secara terarah.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBlok bangunan sintesis heterosiklik, sebab gugus tiokarbonil menyediakan titik reaksi selektif untuk membangun kerangka pirimidin terfungsionalisasi yang lebih kompleks.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset kimia medisinal, mengingat kelas senyawa tiourasil telah lama diteliti aktivitas biologisnya dan tetap menjadi kerangka menarik bagi pengembangan senyawa baru.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembentukan kompleks logam, karena atom belerang pada gugus tiokarbonil merupakan donor lunak yang berikatan baik dengan berbagai ion logam transisi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi fotokimia asam nukleat, sebab pergeseran serapan ultraviolet akibat substitusi belerang memungkinkan eksitasi selektif tanpa mengganggu basa nukleat alami lainnya.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 636-26-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10g dan 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan atau serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, gelap, dan tertutup rapat\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan serbuk dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya karena gugus tiokarbonil dapat mengalami oksidasi perlahan bila terpapar udara dan sinar dalam waktu lama. Gunakan spatula kering dan bersih setiap kali menimbang untuk mencegah kontaminasi silang antar bahan. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, jas laboratorium, dan masker debu agar partikel halus tidak terhirup. Hindari kontak dengan oksidator kuat, dan tangani limbah sesuai prosedur pengelolaan limbah kimia laboratorium yang berlaku.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI M0994 5-Methyl-2-thiouracil (CAS 636-26-0) is a sulfur-substituted pyrimidine nucleobase analogue supplied as a solid in 10g and 25g pack sizes. Replacing the 2-position carbonyl oxygen of thymine-like pyrimidine with sulfur changes the electronic character, hydrogen-bonding pattern, and ultraviolet absorption of the ring, which is precisely why the compound is useful. The thiocarbonyl sulfur is a soft, polarisable nucleophile that undergoes selective S-alkylation and coordinates readily to transition metal ions, while the red-shifted absorption enables selective photoexcitation in nucleic acid photochemistry studies. Researchers therefore apply it as a base analogue in biochemical recognition experiments and as a versatile heterocyclic building block in medicinal chemistry synthesis.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10g","offer_id":48087579099354,"sku":"TCI2510M099438909","price":1818000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48087579132122,"sku":"TCI2510M099438910","price":3508000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M0994.jpg?v=1769142878"},{"product_id":"tci2510m192540003","title":"TCI M1925 1074-89-1 6-Methoxypurine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Methoxypurine adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterociklik dan sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur dasar purin yang diperkaya dengan grup metoksil, sehingga memberikan sifat reaktif yang unik. Dalam laboratorium, 6-Methoxypurine digunakan sebagai bahan pembangun untuk menghasilkan senyawa-senyawa farmakologis, biokimia, dan material organik. Karena sifatnya yang stabil dan reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan substrat heterociklik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e6-Methoxypurine memiliki sifat kimia yang sangat menarik, termasuk kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi substitusi, kondensasi, dan reaksi elektrofilik. Struktur heterocikliknya memungkinkan senyawa ini berinteraksi dengan berbagai reaktan dan katalis, sehingga sangat cocok untuk sintesis senyawa kompleks. Karakteristik ini membuatnya menjadi bahan yang sangat diminati dalam penelitian kimia organik dan farmakologi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 6-Methoxypurine digunakan secara luas dalam penelitian ilmiah dan pendidikan, terutama di bidang kimia organik dan biokimia. Bahan ini sering diaplikasikan dalam penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat, analisis senyawa biologis, serta studi struktur molekuler. Ketersediaannya dan keandalan kualitasnya menjadikannya pilihan utama para peneliti dan mahasiswa.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa farmakologis yang memerlukan struktur heterociklik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat baru melalui modifikasi struktur molekul\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang reaktivitas senyawa heterociklik dalam reaksi kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis senyawa biologis yang memiliki struktur purin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1074-89-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Methoxypurine harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan cahaya langsung dan kelembapan untuk menjaga kualitas bahan. Saat menangani, gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung dengan kulit. Bahan ini tidak bersifat beracun, tetapi tetap harus dianggap sebagai bahan kimia yang memerlukan kehati-hatian dalam penggunaan dan penyimpanan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e6-Methoxypurine is a chemical compound belonging to the heterocyclic building blocks category, widely used in organic chemistry and pharmaceutical research. Its structure, based on a purine ring with a methoxy group, makes it a versatile reagent for synthesizing complex molecules. This compound is ideal for applications requiring heterocyclic substrates due to its reactivity and stability. In Indonesian laboratories, it is commonly used in drug development, biochemical analysis, and molecular structure studies. Its availability and reliability make it a preferred choice for researchers and students in the field of chemistry and pharmacology.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003ePrus dkk. (1991). Transport of the anti-varicella zoster agent, 6-methoxypurine arabinoside and its 2′-O-valerate prodrug human erythrocytes. \u003cem\u003eAntiviral Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0166-3542(91)90276-w\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0166-3542(91)90276-w\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMegger dkk. (2012). ChemInform Abstract: Efficient Synthesis of 1‐Deaza‐6‐methoxypurine‐N9‐β‐2′‐deoxyribonucleoside and Related DNA Building Blocks.. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.201229219\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.201229219\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ede Miranda dkk. (1991). Anabolism of 6-methoxypurine arabinoside in varicella-zoster virus (VZV) infected human fibroblasts. \u003cem\u003eAntiviral Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0166-3542(91)90279-z\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0166-3542(91)90279-z\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":50506729291994,"sku":"TCI2510M192540003","price":2247000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M1925.jpg?v=1767125768"},{"product_id":"tci2510m207340202","title":"TCI M2073 1076-22-8 3-Methylxanthine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e3-Methylxanthine adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik dan sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur dasar yang mirip dengan kafein dan theobromin, sehingga menjadi bahan penting dalam penelitian farmakologi dan kimia organik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan senyawa-senyawa yang memiliki aktivitas biologis tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e3-Methylxanthine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan. Senyawa ini juga dapat bereaksi dengan berbagai reaktan kimia untuk membentuk senyawa baru dengan struktur kompleks. Keistimewaan utamanya adalah kemampuannya untuk berfungsi sebagai donor elektron dalam reaksi kimia tertentu, yang membuatnya sangat diminati dalam penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi lingkungan laboratorium Indonesia, 3-Methylxanthine digunakan secara luas dalam penelitian ilmu farmasi, kimia organik, dan biokimia. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya, kualitasnya, dan kemampuannya untuk digunakan dalam berbagai eksperimen yang memerlukan bahan baku kimia yang stabil dan dapat diandalkan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eBahan baku sintesis senyawa farmakologis yang memerlukan struktur heterosiklik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKomponen utama dalam penelitian tentang efek biologis senyawa xantin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan untuk uji aktivitas antioksidan dalam lingkungan kimia organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAlat bantu dalam reaksi kimia yang memerlukan donor elektron stabil\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKomponen dalam studi interaksi senyawa dengan enzim tertentu\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1076-22-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e3-Methylxanthine harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari sumber cahaya langsung dan kelembapan tinggi. Bahan ini bersifat kimia stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Penanganan yang tepat akan memastikan keamanan dan kualitas bahan selama proses eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e3-Methylxanthine is a chemical compound belonging to the heterocyclic category, commonly used as a building block in organic chemistry for the synthesis of complex compounds. Its structure resembles that of caffeine and theobromine, making it a valuable material in pharmaceutical and biochemical research. This compound is known for its stability under certain conditions, which facilitates storage and usage in laboratory settings. It acts as an electron donor in specific chemical reactions, making it a preferred choice for researchers. In Indonesian laboratories, 3-Methylxanthine is widely used in the study of biological effects of xanthine compounds and in organic synthesis experiments. Its availability and reliability make it a reliable choice for various scientific applications.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eLesser dkk. (1999). Modification of Subcutaneous Adipose Tissue by a Methylxanthine Formulation: A Double-Blind Controlled Study. \u003cem\u003eDermatologic Surgery\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1046\/j.1524-4725.1999.08243.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1046\/j.1524-4725.1999.08243.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (1993). Quinolone and methylxanthine interactions may be predicted. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128415-199304760-00005\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128415-199304760-00005\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eTrier (2015). 5. 7‐methylxanthine treatment. \u003cem\u003eActa Ophthalmologica\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/j.1755-3768.2015.0079\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/j.1755-3768.2015.0079\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48087646273754,"sku":"TCI2510M207340202","price":934000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48087646306522,"sku":"TCI2510M207340203","price":2979000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M2073.jpg?v=1767125999"}],"url":"https:\/\/amiscientific.com\/collections\/tci-l4-nucleobases-and-their-analogs.oembed?page=6","provider":"AMI Scientific","version":"1.0","type":"link"}