{"title":"Protein Structural Analysis","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eProtein Structural Analysis\u003c\/strong\u003e — mencakup reagen fluoresen reaktif seperti turunan maleimida, kumarin, dan bromobimana yang berikatan selektif dengan gugus tiol atau amina pada protein. Kelompok ini dipakai untuk menandai residu asam amino spesifik guna mempelajari struktur dan konformasi protein.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProtein Structural Analysis reagents digunakan peneliti biokimia dan biologi struktural untuk melabeli residu sistein atau lisin pada protein sebelum dianalisis dengan spektrofluorometri, elektroforesis, atau spektrometri massa. Senyawa seperti N-(1-Pyrenyl)maleimide dan Bromobimane membantu mengamati perubahan lipatan protein serta aksesibilitas gugus tiol dalam kondisi eksperimen berbeda.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eContoh produk dalam koleksi ini: \u003ca href=\"\/products\/tci2510b422010406\"\u003eTCI B4220 71418-44-5 Bromobimane\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510c247917256\"\u003eTCI C2479 92557-80-7 5-Carboxyfluorescein N-Succinimidyl Ester\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510s096050600\"\u003eTCI S0960 96735-88-5 N-Succinimidyl 7-Hydroxy-4-methylcoumarin-3-acetate\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510f002629702\"\u003eTCI F0026 3326-32-7 Fluorescein 5-Isothiocyanate (isomer I)\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510s086750508\"\u003eTCI S0867 150321-92-9 N-Succinimidyl 7-Methoxycoumarin-3-carboxylate\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510f078330747\"\u003eTCI F0783 18861-78-4 Fluorescein 6-Isothiocyanate (isomer II)\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510s086650506\"\u003eTCI S0866 134471-24-2 N-Succinimidyl 7-Hydroxycoumarin-3-carboxylate\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510f081030783\"\u003eTCI F0810 75350-46-8 Fluorescein-5-maleimide (contains 2% N,N-Dimethylformamide at maximum)\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003ePerhatikan spesifisitas gugus reaktif label, misalnya maleimida untuk tiol atau ester NHS untuk amina, serta karakteristik panjang gelombang eksitasi-emisi agar sesuai dengan instrumen deteksi yang tersedia. Seluruh produk merupakan produk asli Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang, dengan kemurnian, kemasan, dan kondisi penyimpanan tercantum pada halaman masing-masing item.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eKategori lain yang sejajar di bawah Fluorescent Labels, sering dipakai bersamaan dalam satu alur kerja laboratorium:\u003c\/p\u003e\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-fluorescent-indicators-and-fluorescent-probes\"\u003eFluorescent Indicators and Fluorescent Probes\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-donors-and-acceptors-for-fret\"\u003eDonors and Acceptors for FRET\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-fluorescence-quenchers\"\u003eFluorescence Quenchers\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003eKembali ke \u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-fluorescent-labels\"\u003eFluorescent Labels\u003c\/a\u003e. Untuk pengadaan volume besar, kemasan khusus, atau grade tertentu, hubungi tim AMI Scientific — distributor resmi TCI Japan di Indonesia — untuk pengecekan ketersediaan dan lead time langsung ke Jepang.\u003c\/p\u003e","products":[{"product_id":"tci2510c247917256","title":"TCI C2479 92557-80-7 5-Carboxyfluorescein N-Succinimidyl Ester","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Carboxyfluorescein N-Succinimidyl Ester (CFSE) adalah senyawa fluoresen yang digunakan secara luas dalam penelitian biomedis dan biologi molekuler. Bahan ini berfungsi sebagai marker untuk melacak proliferasi sel, terutama dalam studi imunologi dan biologi kanker. CFSE memiliki kemampuan untuk memperkaya hasil analisis mikroskopis dan menghasilkan data yang lebih akurat dalam penelitian laboratorium. Dalam lingkungan laboratorium, produk ini sering digunakan untuk mengevaluasi respons seluler terhadap stimulan tertentu, seperti sitokin atau agen imun.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCFSE memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas tinggi terhadap amina pada permukaan sel. Senyawa ini memiliki panjang gelombang emisi yang jelas, sehingga memudahkan deteksi menggunakan alat seperti flow cytometer. Karena sifat fluoresensinya yang kuat dan kestabilannya dalam berbagai kondisi, CFSE menjadi pilihan utama dalam berbagai aplikasi penelitian. Selain itu, kecepatan reaksi dan kemampuannya untuk mempertahankan fluoresensi setelah aktivasi membuatnya sangat praktis untuk penggunaan berulang.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, CFSE digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang biologi molekuler, imunologi, dan farmakologi. Produk ini sangat relevan untuk institusi penelitian, universitas, dan laboratorium klinik yang membutuhkan alat bantu untuk analisis seluler. Dengan kehandalannya, CFSE menjadi bahan yang diminati oleh para peneliti untuk meningkatkan kualitas data penelitian mereka.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePemantauan proliferasi sel dalam studi imunologi untuk mengevaluasi respons sel T dan B\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis aktivasi sel imun dalam penelitian penyakit autoimun dan kanker\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang diferensiasi sel stem dan proses regenerasi jaringan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan efek sitotoksik pada sel target dalam uji obat dan farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam flow cytometry untuk mengklasifikasikan dan menghitung sel berdasarkan ekspresi permukaan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 92557-80-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Antibodies \u003e Antibody Supplementary Products\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 20mg, 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di suhu kamar, menjauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCFSE harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan dihindari dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitas fluoresensinya. Penyimpanan di suhu kamar adalah cukup untuk menjaga kualitas produk dalam periode waktu yang cukup lama. Saat menangani produk ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Pastikan wadah tidak terbuka dan simpan di tempat yang kering serta aman dari kelembapan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Carboxyfluorescein N-Succinimidyl Ester (CFSE) is a fluorescent compound widely used in biomedical and molecular biology research. It serves as a marker for tracking cell proliferation, particularly in immunology and cancer studies. CFSE enhances microscopic analysis and provides accurate data in laboratory research. Its strong fluorescence and stability make it a preferred choice for various applications. In Indonesian laboratories, CFSE is commonly used in immunology, molecular biology, and pharmacology research. It is essential for institutions and researchers aiming to improve the quality of their experimental data.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eFulcher dkk. (1999). Carboxyfluorescein succinimidyl ester‐based proliferative assays for assessment of T cell function in the diagnostic laboratory. \u003cem\u003eImmunology \u0026amp; Cell Biology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1046\/j.1440-1711.1999.00870.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1046\/j.1440-1711.1999.00870.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAngulo dkk. (1998). Measurement of Candida‐specific blastogenesis: Comparison of carboxyfluorescein succinimidyl ester labelling of T cells, thymidine incorporation, and CD69 expression. \u003cem\u003eCytometry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/(sici)1097-0320(19980615)34:3\u003c143::aid-cyto4\u003e3.3.co;2-g\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/(sici)1097-0320(19980615)34:3\u003c143::aid-cyto4\u003e3.3.co;2-g\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAngulo dkk. (1998). Measurement ofCandida-specific blastogenesis: Comparison of carboxyfluorescein succinimidyl ester labelling of T cells, thymidine incorporation, and CD69 expression. \u003cem\u003eCytometry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/(sici)1097-0320(19980615)34:3\u003c143::aid-cyto4\u003e3.0.co;2-i\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/(sici)1097-0320(19980615)34:3\u003c143::aid-cyto4\u003e3.0.co;2-i\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"20mg","offer_id":48086128394458,"sku":"TCI2510C247917256","price":5629000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48086128427226,"sku":"TCI2510C247917257","price":18575000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2479.jpg?v=1767098402"},{"product_id":"tci2510f078330747","title":"TCI F0783 18861-78-4 Fluorescein 6-Isothiocyanate (isomer II)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI F0783 Fluorescein 6-Isothiocyanate (isomer II) adalah reagen penanda fluoresen yang sangat dikenal di laboratorium biologi molekuler dan biokimia, umum disebut FITC. Senyawa ini terdiri atas inti fluoresein yang memancarkan fluoresensi hijau terang ketika dieksitasi cahaya biru, ditambah gugus isotiosianat yang berperan sebagai jangkar reaktif terhadap gugus amina. Peranannya di laboratorium adalah menghubungkan sinyal optik yang mudah dideteksi dengan molekul biologis seperti protein, antibodi, peptida, atau oligosakarida, sehingga keberadaan dan sebaran molekul tersebut dapat diamati secara langsung.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuatnya dipilih adalah kombinasi hasil fluoresensi yang kuat dan reaktivitas penandaan yang selektif. Gugus isotiosianat bereaksi dengan amina primer, terutama gugus amino bebas pada ujung rantai maupun rantai samping lisina, membentuk ikatan tiourea yang stabil secara kovalen dan tidak mudah terlepas selama pencucian. Penawaran produk ini sebagai isomer tunggal, yaitu isomer II, merupakan keunggulan penting karena penandaan dengan campuran isomer dapat menghasilkan konjugat yang heterogen dan menyulitkan reproduksibilitas antar batch. Isomer tunggal memberikan hasil yang lebih seragam serta perilaku kromatografi yang lebih mudah diprediksi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, FITC banyak dipakai pada pengujian imunofluoresensi, sitometri alir, mikroskopi fluoresensi, dan penelitian glikosains yang terus berkembang di berbagai perguruan tinggi serta lembaga riset kesehatan. Kemasan seratus miligram sesuai dengan pola pemakaian reagen penandaan yang umumnya hanya menggunakan jumlah sangat kecil untuk setiap reaksi konjugasi, sehingga satu kemasan dapat menunjang banyak percobaan penandaan selama disimpan dengan benar.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenandaan antibodi untuk imunofluoresensi, karena gugus isotiosianat membentuk ikatan tiourea stabil dengan gugus amina lisina tanpa merusak daerah pengikatan antigen.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis sitometri alir, sebab fluoresensi hijau fluoresein terbaca sangat baik pada kanal deteksi baku instrumen yang menggunakan sumber eksitasi laser biru.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenandaan oligosakarida dan glikokonjugat, karena penambahan gugus fluoresen memungkinkan deteksi sensitif karbohidrat yang tidak menyerap cahaya secara alami.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi pelacakan protein dan pengambilan seluler, sebab konjugat fluoresein memungkinkan pengamatan langsung sebaran molekul di dalam sel menggunakan mikroskop fluoresensi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan uji berbasis polarisasi fluoresensi, karena label fluoresein berukuran kecil peka terhadap perubahan laju rotasi molekul saat berikatan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 18861-78-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Chemical Biology \u003e Glycoscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan berwarna\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan dalam keadaan dingin, kering, dan terlindung penuh dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan reagen dalam wadah asli yang tertutup rapat, terlindung penuh dari cahaya, dan dalam keadaan dingin sesuai anjuran pabrikan, karena fluoresein bersifat peka cahaya dan gugus isotiosianat mudah terhidrolisis oleh kelembapan. Gunakan botol gelap atau bungkus wadah dengan aluminium foil, dan biarkan mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan di dalam botol. Siapkan larutan induk dalam pelarut anhidrat tepat sebelum digunakan dan hindari penyimpanan larutan dalam jangka panjang. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta tangani di dalam lemari asam.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI F0783 is fluorescein 6-isothiocyanate, isomer II, widely known as FITC, a classic green-emitting fluorescent labeling reagent. Its isothiocyanate group reacts selectively with primary amines, particularly lysine side chains and N-terminal amino groups, forming stable covalent thiourea linkages that survive extensive washing steps. Supplied as a single isomer rather than an isomeric mixture, it delivers more homogeneous conjugates and more reproducible chromatographic behaviour between batches. Researchers use it for antibody labeling in immunofluorescence, flow cytometry, fluorescence microscopy, glycoconjugate and oligosaccharide detection, protein tracking studies, and fluorescence polarization assays. The reagent is light sensitive and moisture sensitive, requiring cold, dark, dry storage.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eZarski dkk. (2018). Super Stable Fluorescein Isothiocyanate Isomer I Monolayer for Total Internal Reflection Fluorescence Microscopy. \u003cem\u003eLangmuir\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/acs.langmuir.8b02509\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/acs.langmuir.8b02509\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCole dkk. (1990). Internalisation of fluorescein isothiocyanate and fluorescein isothiocyanate-dextran by suspension-cultured plant cells. \u003cem\u003eJournal of Cell Science\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1242\/jcs.96.4.721\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1242\/jcs.96.4.721\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMaeda dkk. (2008). Identification of chemical species of fluorescein isothiocyanate isomer–I (FITC) monolayers on platinum by doubly resonant sum‐frequency generation spectroscopy. \u003cem\u003eJournal of Raman Spectroscopy\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/jrs.2131\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/jrs.2131\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087031578842,"sku":"TCI2510F078330747","price":8203000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F0783.jpg?v=1767113860"},{"product_id":"tci2510f081030783","title":"TCI F0810 75350-46-8 Fluorescein-5-maleimide (contains 2% N,N-Dimethylformamide at maximum)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI F0810 Fluorescein-5-maleimide adalah reagen pelabelan berpendar yang dirancang khusus untuk menandai gugus tiol pada protein, peptida, dan biomolekul lain. Molekul ini menggabungkan fluoresein, salah satu fluorofor paling klasik dan paling banyak digunakan dalam ilmu hayati, dengan gugus maleimida yang bereaksi secara selektif terhadap gugus sulfhidril bebas. Reaksi adisi Michael antara maleimida dan tiol berlangsung cepat pada kondisi mendekati netral dan menghasilkan ikatan tioeter yang stabil, sehingga peneliti dapat menempelkan penanda fluoresen pada residu sistein tertentu tanpa mengganggu gugus amina atau gugus fungsi lain pada biomolekul.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKeunggulan yang membuat reagen ini banyak dipilih adalah selektivitas reaksinya dan kecerahan fluorofornya. Selektivitas terhadap tiol memungkinkan pelabelan pada posisi yang terdefinisi, suatu syarat penting dalam studi struktur protein, pengukuran jarak antarresidu, maupun pemantauan perubahan konformasi. Fluoresein sendiri memiliki koefisien serapan tinggi dan pendaran hijau yang kuat pada rentang eksitasi yang tersedia di hampir semua mikroskop fluoresen, pembaca mikroplat, dan sitometer aliran, sehingga instrumentasi khusus jarang diperlukan. Produk ini dinyatakan mengandung N,N-dimetilformamida maksimal dua persen sebagai sisa proses, yang perlu diperhatikan pada aplikasi yang sangat sensitif terhadap pelarut. Kemasan 25 miligram memadai untuk banyak percobaan pelabelan karena reagen ini dipakai dalam jumlah sangat kecil.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, reagen semacam ini digunakan pada riset biokimia, biologi molekuler, imunologi, dan bioteknologi di perguruan tinggi serta lembaga penelitian. Aplikasinya mencakup pelabelan antibodi dan protein rekombinan untuk keperluan deteksi, mikroskopi fluoresensi, dan pengembangan uji berbasis pendaran. Kemasan kecil membantu laboratorium menjaga mutu reagen karena bahan tidak tersimpan terlalu lama setelah botol pertama kali dibuka.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePelabelan protein dan antibodi pada residu sistein, karena maleimida bereaksi selektif dengan gugus tiol bebas sehingga posisi penanda dapat dikendalikan dengan baik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eMikroskopi fluoresensi untuk pelacakan protein, sebab pendaran hijau fluoresein cukup terang dan sesuai dengan filter standar yang tersedia pada hampir semua mikroskop.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji berbasis anisotropi atau polarisasi fluoresensi, karena penanda berukuran kecil relatif tidak mengubah perilaku rotasi biomolekul yang sedang diamati.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi perubahan konformasi protein, mengingat pelabelan pada posisi sistein tertentu memungkinkan pemantauan pergeseran struktur melalui perubahan sinyal pendaran secara real time.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePersiapan konjugat untuk sitometri aliran dan uji mikroplat, sebab konjugat berfluoresein mudah dideteksi instrumen rutin tanpa memerlukan sumber eksitasi khusus.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 75350-46-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Antibodies \u003e Antibody Supplementary Products\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan berwarna; mengandung N,N-dimetilformamida maksimal 2%\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan dingin, kering, dan terlindung dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan reagen pada kondisi dingin sesuai petunjuk pada label, di dalam wadah aslinya yang tertutup rapat dan terlindung dari cahaya karena fluoresein peka terhadap paparan sinar. Gunakan botol gelap atau bungkus aluminium foil, dan tempatkan dalam desikator untuk menghindari kelembapan yang dapat menghidrolisis cincin maleimida. Sebelum membuka, biarkan wadah menghangat sampai suhu ruang agar uap air tidak mengembun pada padatan. Siapkan larutan induk dalam pelarut organik kering seperti dimetil sulfoksida secara segar, bagi menjadi alikuot kecil, dan hindari siklus beku–cair berulang. Kenakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pelindung saat menimbang.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI F0810 Fluorescein-5-maleimide (CAS 75350-46-8) is a thiol-reactive fluorescent labelling reagent that couples the classic fluorescein fluorophore to a maleimide group. The maleimide reacts selectively with free sulfhydryl groups under near-neutral conditions via Michael addition, forming a stable thioether linkage and allowing site-specific labelling of cysteine residues in proteins, peptides, and other biomolecules. Its bright green emission is compatible with standard fluorescence microscopes, microplate readers, and flow cytometers, making it useful for protein tracking, conformational studies, fluorescence polarisation assays, and conjugate preparation. The product contains up to 2% N,N-dimethylformamide. Supplied in a 25 mg pack, it should be kept cold, dry, tightly closed, and protected from light.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003ePalmer dkk. (1997). Cysteine-Specific Radioiodination of Proteins with Fluorescein Maleimide. \u003cem\u003eAnalytical Biochemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1006\/abio.1997.2364\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1006\/abio.1997.2364\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eVivès dkk. (2003). One-pot labeling and purification of peptides and proteins with fluorescein maleimide. \u003cem\u003eTetrahedron Letters\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0040-4039(03)01304-2\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0040-4039(03)01304-2\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eStefanucci dkk. (2017). Fluorescent-Labeled Bioconjugates of the Opioid Peptides Biphalin and Dpdpe Incorporating Fluorescein–Maleimide Linkers. \u003cem\u003eFuture Medicinal Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.4155\/fmc-2016-0232\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.4155\/fmc-2016-0232\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48087033610458,"sku":"TCI2510F081030783","price":5250000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F0810.jpg?v=1767113868"},{"product_id":"tci2510p036445688","title":"TCI P0364 5624-13-5 Phenylthiohydantoin-aspartic Acid","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-aspartic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur heterosiklik yang memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai kondisi reaksi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa-senyawa biologis atau farmakologis. Karena sifatnya yang stabil dan reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-aspartic Acid memiliki sifat kimia yang unik, yaitu kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi lain. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemisahan dan pemanenan. Daya reaktif dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia membuatnya sangat diminati oleh para peneliti.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan untuk penelitian dalam bidang farmasi, kimia organik, dan biokimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk pengembangan obat baru dan studi struktur molekuler. Ketersediaan dan keandalan produk ini mendukung kegiatan penelitian ilmiah di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDalam sintesis senyawa biologis, senyawa ini digunakan sebagai bahan baku untuk membangun struktur molekul kompleks.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam penelitian farmakologi, senyawa ini berperan dalam pengembangan obat baru melalui reaksi kimia yang spesifik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam analisis kimia, senyawa ini digunakan sebagai standar untuk memastikan akurasi dan presisi dalam proses identifikasi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam penelitian biokimia, senyawa ini berperan dalam studi interaksi molekuler dan reaksi enzimatik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam pengembangan senyawa baru, senyawa ini digunakan sebagai komponen utama dalam reaksi pembentukan senyawa heterosiklik.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 5624-13-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus tahan terhadap reaksi kimia dan tidak menyerap kelembapan. Dalam proses penanganan, harus diperhatikan kehati-hatian karena senyawa ini mungkin bersifat reaktif terhadap bahan tertentu. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat mengolah senyawa ini.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-aspartic Acid is a chemical compound widely used in organic chemistry for the synthesis of complex molecules. Its heterocyclic structure provides high reactivity in various reaction conditions, making it a valuable building block in laboratory settings. This compound is commonly utilized in pharmaceutical and biochemical research due to its stability and reactivity. It is suitable for applications such as the development of new drugs and the study of molecular interactions. Its solubility in organic solvents further enhances its utility in analytical and synthetic processes. The compound is an essential component in the creation of heterocyclic compounds, supporting scientific research in Indonesia.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087961534682,"sku":"TCI2510P036445688","price":481000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48087961567450,"sku":"TCI2510P036445689","price":1868000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P0364.jpg?v=1767133058"},{"product_id":"tci2510p036645690","title":"TCI P0366 4370-90-5 Phenylthiohydantoin-methionine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-methionine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks, yang merupakan komponen dasar untuk pembentukan senyawa kompleks. Fenilthiohidantoin-metionin memiliki struktur kimia yang unik, yang memungkinkannya berperan sebagai donor grup fungsi dalam reaksi substitusi dan reaksi kimia lainnya. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pengembangan senyawa baru, termasuk dalam bidang farmakologi dan biokimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia dengan efisiensi tinggi. Struktur molekulnya yang kompleks memungkinkan reaktivitas yang baik terhadap berbagai kondisi reaksi. Selain itu, senyawa ini memiliki keunggulan dalam kemampuannya untuk berikatan dengan molekul lain, sehingga menjadi pilihan yang ideal dalam sintesis senyawa heterosiklik. Karakteristik ini membuatnya sangat diminati oleh para peneliti yang bekerja dalam bidang kimia organik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi medis atau industri. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia menggunakan senyawa ini sebagai bahan baku dalam eksperimen yang bertujuan menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu. Ketersediaan senyawa ini juga mendukung kegiatan penelitian yang berorientasi pada inovasi dan pengembangan teknologi kimia di tanah air.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDalam sintesis senyawa heterosiklik, senyawa ini berfungsi sebagai bahan baku utama untuk membangun struktur kompleks.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam penelitian farmakologi, senyawa ini digunakan untuk mengembangkan senyawa yang memiliki aktivitas biologis tertentu.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam bidang biokimia, senyawa ini berperan dalam reaksi kimia yang melibatkan modifikasi molekul protein.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam pengembangan obat, senyawa ini menjadi komponen penting dalam sintesis senyawa dengan efek farmakologis yang diinginkan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam penelitian kimia organik, senyawa ini digunakan untuk mempelajari reaktivitas dan sifat kimia senyawa kompleks.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 4370-90-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung dan kelembapan tinggi.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil dan terhindar dari kelembapan sangat dianjurkan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan yang tidak bereaksi dengan senyawa ini, seperti plastik atau gelas. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi atau kebocoran.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-methionine is a chemical compound widely used in organic chemistry for its role as a building block in the synthesis of complex heterocyclic structures. Its unique molecular structure allows it to participate effectively in various chemical reactions, particularly substitution and functional group modification. This compound is highly valued for its reactivity and ability to form stable bonds with other molecules, making it a preferred choice in laboratory settings. In Indonesia, it is commonly used in research related to pharmaceutical development and biochemical studies, supporting the advancement of new compounds with specific biological activities. Its availability supports scientific innovation and technological development in the field of chemistry.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087961665754,"sku":"TCI2510P036645690","price":581000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48087961698522,"sku":"TCI2510P036645691","price":2197000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P0366.jpg?v=1767133062"},{"product_id":"tci2510p036745692","title":"TCI P0367 4332-97-2 Phenylthiohydantoin-phenylalanine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-phenylalanine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa heterosiklik dan peptida. Senyawa ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan reaksi kimia spesifik, seperti reaksi dengan asam amin dan senyawa lainnya. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks, termasuk dalam penelitian obat dan bahan kimia industri.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-phenylalanine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini memerlukan pengendalian yang tepat dalam proses sintesis. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemampuannya untuk bereaksi dengan berbagai substrat membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk penelitian lanjutan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik dan farmasi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen sintesis senyawa baru. Karena kebutuhan akan bahan kimia berkualitas tinggi, senyawa ini sering dicari oleh para peneliti yang ingin memperluas pengetahuan dan pengalaman dalam bidang kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam sintesis senyawa heterosiklik untuk penelitian farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCocok untuk reaksi kimia yang memerlukan substrat dengan struktur kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat diaplikasikan dalam pembuatan senyawa peptida untuk studi biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eMemiliki potensi dalam penelitian obat baru melalui modifikasi struktur molekul\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBerguna dalam analisis kimia untuk identifikasi senyawa kompleks\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 4332-97-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Karena sifatnya yang sensitif, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan peralatan pelindung seperti sarung tangan dan masker. Selalu pastikan wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia yang tidak diinginkan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-phenylalanine is a chemical compound widely used in organic chemistry and pharmaceutical research. This compound is characterized by its complex structure, which allows for specific chemical reactions, particularly in the synthesis of heterocyclic compounds and peptides. Its stability under controlled conditions makes it a valuable building block for advanced chemical studies. In Indonesian laboratories, it is commonly used in research related to drug development and organic synthesis. Due to its versatility and reactivity, this compound is essential for researchers aiming to explore new chemical pathways and molecular structures.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087961764058,"sku":"TCI2510P036745692","price":481000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48087961796826,"sku":"TCI2510P036745693","price":1792000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P0367.jpg?v=1767133066"},{"product_id":"tci2510p036845694","title":"TCI P0368 4332-95-0 Phenylthiohydantoin-tyrosine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-tyrosine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur heterosiklik yang memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai kondisi kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa bioaktif, terutama dalam penelitian farmakologi dan biokimia. Karena sifat kimianya yang unik, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti yang membutuhkan bahan dengan reaktivitas dan stabilitas tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-tyrosine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai reagen dan kondisi reaksi. Struktur molekulnya yang kompleks memungkinkan pembentukan ikatan baru dengan berbagai substrat. Senyawa ini juga memiliki daya tarik karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi dan reaksi hidrolisis. Karena karakteristik tersebut, senyawa ini sering dipilih dalam penelitian yang memerlukan keakuratan dan presisi dalam sintesis senyawa kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, Phenylthiohydantoin-tyrosine digunakan untuk penelitian ilmiah di berbagai institusi seperti universitas, lembaga penelitian, dan industri farmasi. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Dengan ketersediaan dan kehandalannya, senyawa ini mendukung kegiatan penelitian yang berorientasi pada inovasi dan peningkatan kualitas ilmu pengetahuan di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi untuk sintesis senyawa bioaktif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan senyawa kimia kompleks dalam reaksi heterosiklik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan baku untuk senyawa obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian biokimia dalam studi interaksi molekuler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa dengan struktur tertentu untuk aplikasi medis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 4332-95-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-tyrosine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya matahari langsung dan kelembapan. Bahan ini sangat sensitif terhadap kelembapan, sehingga wadah penyimpanan harus kedap udara. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat reaktifnya, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati dan hanya dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-tyrosine is a chemical compound widely used in laboratory research for the synthesis of complex molecules. Its heterocyclic structure provides high reactivity under various chemical conditions, making it a valuable building block in pharmaceutical and biochemical studies. This compound is commonly employed in the development of bioactive substances, particularly in pharmacological and biotechnological research. Its unique chemical properties allow it to participate in substitution and hydrolysis reactions, making it a preferred choice for scientists seeking precise and reliable results. Due to its stability and reactivity, Phenylthiohydantoin-tyrosine supports a wide range of applications in both academic and industrial research settings, contributing to the advancement of scientific knowledge in Indonesia.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087961829594,"sku":"TCI2510P036845694","price":481000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48087961862362,"sku":"TCI2510P036845695","price":1894000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P0368.jpg?v=1767133070"},{"product_id":"tci2510p037645702","title":"TCI P0376 2010-15-3 Phenylthiohydantoin-glycine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-glycine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan pembangun (building block) untuk membangun struktur molekuler yang lebih besar. Sebagai bagian dari keluarga heterosiklik, senyawa ini memiliki struktur yang unik dan sangat stabil, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia yang memerlukan kestabilan tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-glycine memiliki sifat kimia yang sangat spesifik, termasuk kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk reaksi substitusi dan reaksi pembentukan ikatan baru. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, senyawa ini juga memiliki daya tahan yang baik terhadap kondisi laboratorium yang beragam.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia dan farmasi untuk pengembangan senyawa baru. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini sebagai alat bantu utama dalam eksperimen kimia yang kompleks. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh para peneliti dan mahasiswa yang membutuhkan bahan kimia kualitas tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam sintesis senyawa heterosiklik untuk penelitian farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCocok untuk reaksi substitusi dalam pembentukan senyawa kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat dimanfaatkan dalam pengembangan obat baru melalui modifikasi struktur molekul\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBerguna dalam analisis kimia untuk identifikasi komponen aktif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSering diterapkan dalam penelitian kimia organik untuk eksperimen reaksi kimia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 2010-15-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-glycine harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Bahan ini tidak mudah terurai, tetapi sebaiknya dihindari kontak langsung dengan air atau bahan kimia lain yang tidak kompatibel. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditempatkan di area yang terkendali dan hanya digunakan oleh personel yang terlatih.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-glycine is a chemical compound commonly used in laboratory settings for the synthesis of complex molecules. Belonging to the heterocyclic building blocks category, it serves as a key component in various organic reactions. Its unique structure and stability make it a preferred choice for researchers aiming to develop new compounds. This compound is widely utilized in pharmaceutical and chemical research, particularly in the development of new drugs and analytical studies. Its availability in a 100mg form ensures ease of use in small-scale experiments. Due to its chemical stability and versatility, Phenylthiohydantoin-glycine remains a valuable tool for scientists in Indonesia and beyond.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087962157274,"sku":"TCI2510P037645702","price":1062000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P0376.jpg?v=1767133077"},{"product_id":"tci2510p037845704","title":"TCI P0378 5789-24-2 Phenylthiohydantoin-tryptophan","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-tryptophan adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks. Bahan ini memiliki struktur heterosiklik yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi kimia lainnya, sehingga menjadi bahan penting dalam penelitian kimia organik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa aktif biologis, termasuk dalam penelitian farmakologi dan biokimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-tryptophan memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan cahaya. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, sehingga memudahkan proses pemisahan dan sintesis. Karena sifat tersebut, senyawa ini sering dipilih dalam reaksi kimia yang memerlukan kontrol tinggi terhadap kondisi reaksi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmiah yang berkaitan dengan sintesis senyawa biomedis, analisis struktur molekul, dan pengembangan obat baru. Bahan ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang menekankan inovasi dan penerapan teknologi kimia modern.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa aktif biologis untuk penelitian farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat baru melalui modifikasi struktur molekul\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis senyawa kompleks dalam bidang kimia organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme reaksi kimia heterosiklik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas biologis senyawa baru dalam bidang biokimia\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 5789-24-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-tryptophan harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini juga harus disimpan dalam suhu kamar dan dihindari dari kelembapan berlebihan. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung. Pastikan wadah tidak terbuka selama tidak digunakan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-tryptophan is a chemical compound used in various organic chemistry reactions and synthesis of complex molecules. Its heterocyclic structure allows for substitution and other chemical reactions, making it a key material in chemical research. This compound is commonly used as a building block for synthesizing bioactive compounds, particularly in pharmacology and biochemical studies. It has good solubility in organic solvents like ethyl acetate and ethanol, which facilitates separation and synthesis processes. Due to its stability under controlled conditions, it is often chosen for reactions requiring precise control. In Indonesian laboratories, this compound is utilized in research related to the development of new drugs, molecular structure analysis, and the advancement of biomedical technologies. Its application supports scientific innovation and the application of modern chemical technologies in the field of health and pharmaceutical sciences.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087962255578,"sku":"TCI2510P037845704","price":1086000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48087962288346,"sku":"TCI2510P037845705","price":4366000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P0378.jpg?v=1767133082"},{"product_id":"tci2510p037945706","title":"TCI P0379 4333-20-4 Phenylthiohydantoin-valine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-valine (TCI P0379 4333-20-4) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur kompleks yang terdiri dari hidantoin dan valin, yang membuatnya menjadi bahan penting dalam pembuatan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian farmakologi dan kimia organik untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-valine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Karena struktur kimianya yang unik, senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi lainnya, sehingga sangat cocok untuk reaksi substitusi dan pembentukan ikatan baru. Keunikan struktur ini menjadikannya pilihan utama dalam penelitian senyawa dengan aktivitas tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik dan farmakologi. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia menggunakan bahan ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi dalam bidang kesehatan dan industri. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan peneliti dalam memperoleh bahan yang diperlukan untuk eksperimen mereka.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam sintesis senyawa heterosiklik untuk membangun struktur kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCocok untuk reaksi substitusi dalam kimia organik karena sifat kimianya yang stabil\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan utama dalam penelitian farmakologi untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat digunakan dalam karakterisasi senyawa melalui teknik spektroskopi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBerguna dalam studi aktivitas biologis senyawa kimia kompleks\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 4333-20-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-valine harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber kelembapan untuk mencegah degradasi. Bahan ini sensitif terhadap udara dan kelembapan, sehingga perlu dibungkus rapat dan disimpan di tempat sejuk. Penggunaan harus dilakukan dalam lingkungan yang terkontrol untuk menghindari kontaminasi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-valine (TCI P0379, CAS 4333-20-4) is a chemical compound used in organic synthesis, particularly in the construction of heterocyclic structures. It consists of a hydantoin core linked to valine, making it a valuable building block in pharmaceutical and chemical research. Its unique structure allows for versatile chemical reactivity, enabling it to participate in various substitution and bond-forming reactions. This compound is widely used in laboratory settings for the development of bioactive molecules and the study of complex chemical interactions. Its stability under controlled conditions makes it a reliable choice for researchers aiming to create new compounds with specific biological activities.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087962419418,"sku":"TCI2510P037945706","price":607000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P0379.jpg?v=1767133086"},{"product_id":"tci2510p062546020","title":"TCI P0625 29635-94-7 Phenylthiohydantoin-(Nepsilon-phenylthiocarbamyl)-lysine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-(Nε-phenylthiocarbamyl)-lysine dari TCI adalah turunan asam amino lisin dalam bentuk feniltiohidantoin (PTH). Rantai sampingnya, yaitu gugus amina epsilon, telah bereaksi membentuk gugus feniltiokarbamil. Senyawa seperti ini terbentuk ketika residu lisin diurai dari ujung N peptida dalam metode degradasi Edman, yang memakai fenil isotiosianat. Di laboratorium biokimia dan analisis protein, senyawa ini berperan sebagai standar acuan untuk mengidentifikasi residu lisin dalam penentuan urutan asam amino.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini dipilih karena bentuknya sama dengan derivat yang benar-benar dihasilkan dari lisin selama sekuensing Edman. Pada lisin, gugus amina rantai sampingnya ikut bereaksi dengan fenil isotiosianat, sehingga derivat yang terbentuk berbeda dari derivat PTH asam amino lain. Dengan standar murni ini, analis dapat mencocokkan waktu retensi dan profil serapan pada kromatografi cair dengan tepat. Struktur cincin hidantoin yang membawa gugus fenil juga memberi serapan ultraviolet yang memadai untuk deteksi spektrofotometri.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, bahan ini relevan bagi laboratorium biokimia, bioteknologi, dan proteomik di universitas maupun lembaga riset yang meneliti struktur protein dan peptida. Bahan ini juga bermanfaat bagi laboratorium yang mengembangkan atau memvalidasi metode kromatografi untuk derivat asam amino. Kemasan 100mg sudah memadai untuk menyiapkan larutan standar dalam banyak analisis, karena kebutuhan standar biasanya sangat kecil. Kemasan 1g cocok untuk laboratorium dengan frekuensi analisis tinggi atau kebutuhan pengembangan metode.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eStandar identifikasi sekuensing Edman: senyawa ini menjadi acuan untuk mengenali residu lisin yang terlepas dari ujung N peptida selama siklus degradasi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKalibrasi kromatografi cair: larutan standarnya dipakai untuk menetapkan waktu retensi dan respons detektor saat memisahkan campuran derivat PTH asam amino.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eValidasi metode analisis asam amino: standar murni membantu menguji selektivitas, linearitas, dan keterulangan metode kromatografi yang dikembangkan di laboratorium.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian kimia derivatisasi protein: senyawa ini menjadi model untuk mempelajari reaksi fenil isotiosianat dengan gugus amina alfa dan epsilon pada lisin.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengajaran biokimia analitik: bahan ini membantu mahasiswa memahami prinsip penentuan urutan protein melalui praktikum identifikasi derivat asam amino dengan kromatografi.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 29635-94-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: umumnya berupa padatan atau serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan tertutup rapat, kering, terlindung dari cahaya; sebaiknya di tempat dingin\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSebagai standar analitik, senyawa ini perlu dijaga mutunya. Simpan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, kering, dan terlindung dari cahaya, sebaiknya di lemari pendingin sesuai anjuran produsen. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan. Siapkan larutan standar secukupnya, simpan dalam vial kaca berlabel, dan perhatikan masa pakainya. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, hindari debunya, lalu baca SDS produsen.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI Phenylthiohydantoin-(Nepsilon-phenylthiocarbamyl)-lysine (CAS 29635-94-7) is the phenylthiohydantoin (PTH) derivative of lysine whose side-chain epsilon-amino group also carries a phenylthiocarbamyl group. This is the form produced when lysine is cleaved from a peptide during Edman degradation with phenyl isothiocyanate. As a pure reference standard, it lets analysts match retention times and UV response in liquid chromatography, which supports confident identification of lysine residues during protein sequencing. It is also useful for method validation, derivatization studies, and teaching analytical biochemistry. Store it dry, cool, and protected from light. It is available in 100mg and 1g packs.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087979688154,"sku":"TCI2510P062546020","price":708000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48087979720922,"sku":"TCI2510P062546021","price":2778000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P0625.jpg?v=1767133498"},{"product_id":"tci2510p072946153","title":"TCI P0729 4333-21-5 Phenylthiohydantoin-proline","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-proline adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering diaplikasikan dalam bidang organik dan farmakologi, terutama dalam pembuatan senyawa yang memiliki aktivitas biologis. Sebagai salah satu komponen dalam struktur heterosiklik, senyawa ini memiliki potensi dalam pengembangan obat dan bahan kimia lainnya.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-proline memiliki struktur molekuler yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia seperti substitusi, penggabungan, dan modifikasi struktur. Sifat kimia dan fisika dari senyawa ini memungkinkan penggunaannya dalam berbagai kondisi laboratorium, baik dalam reaksi berbasis pelarut maupun reaksi kering.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmiah dan pengembangan bahan kimia. Karena sifatnya yang spesifik dan aplikasi yang luas, senyawa ini sering dipilih oleh peneliti untuk keperluan sintesis senyawa aktif biologis atau komponen kimia berbasis heterosiklik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDalam sintesis senyawa aktif biologis, senyawa ini digunakan sebagai bahan dasar untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas farmakologis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam penelitian kimia organik, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun struktur heterosiklik yang kompleks.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam pengembangan obat, senyawa ini digunakan untuk memodifikasi struktur molekul agar meningkatkan efektivitas dan keamanan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam analisis kimia, senyawa ini dapat digunakan sebagai standar untuk identifikasi dan kuantifikasi senyawa terkait.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam penelitian tentang mekanisme reaksi kimia, senyawa ini menjadi bahan utama untuk mempelajari reaktivitas dan stabilitas molekul.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 4333-21-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-proline harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk menjaga stabilitasnya. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan tidak terpapar kelembapan berlebihan. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung. Selain itu, pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan terkunci untuk mencegah akses yang tidak diperlukan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-proline is a chemical compound widely used in organic synthesis and pharmaceutical research. It serves as a building block for creating complex heterocyclic structures, which are essential in the development of bioactive compounds. This compound is known for its stability and reactivity, making it suitable for various chemical reactions under different experimental conditions. Its applications extend to drug development, where it contributes to the synthesis of molecules with therapeutic potential. Due to its specific properties, it is a preferred choice for researchers in Indonesia, supporting both academic and industrial chemical studies.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087989289178,"sku":"TCI2510P072946153","price":557000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P0729.jpg?v=1767133651"},{"product_id":"tci2510p073146154","title":"TCI P0731 182153-75-9 Phenylthiohydantoin-arginine Hydrochloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-arginine Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering digunakan dalam bidang kimia organik dan biokimia sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa yang memiliki struktur heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai reaktan dalam reaksi substitusi dan pembentukan ikatan baru.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-arginine Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang tinggi, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi sintesis. Struktur heterosikliknya memungkinkan senyawa ini berinteraksi dengan berbagai molekul lain dalam reaksi kimia. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian yang memerlukan reaktan dengan struktur kompleks dan presisi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan oleh peneliti di bidang kimia organik, farmasi, dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa farmakologis atau pengembangan obat baru. Ketersediaannya memudahkan para peneliti dalam menjalankan eksperimen yang memerlukan bahan dengan struktur spesifik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam sintesis senyawa heterosiklik untuk penelitian farmakologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCocok untuk reaksi substitusi dalam pembuatan senyawa kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBerperan dalam pengembangan obat baru melalui sintesis molekul aktif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam analisis kimia untuk identifikasi senyawa tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat dimanfaatkan dalam penelitian biokimia untuk studi interaksi molekuler\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 182153-75-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-arginine Hydrochloride harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari paparan cahaya matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, namun tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditempatkan di area yang terkendali dan hanya digunakan oleh personel yang terlatih.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-arginine Hydrochloride is a chemical compound widely used in organic and biochemical research for the synthesis of complex molecules. Its heterocyclic structure makes it a valuable building block in various chemical reactions, particularly in substitution and bond formation processes. This compound is commonly utilized in the development of pharmaceuticals and in the study of molecular interactions. Its stability and reactivity make it a preferred choice for researchers in Indonesia, supporting advancements in drug discovery and chemical synthesis. The compound is available in a powdered form and should be stored in a sealed container away from light to maintain its integrity and effectiveness.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087989354714,"sku":"TCI2510P073146154","price":1213000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P0731.jpg?v=1767133655"},{"product_id":"tci2510p075646184","title":"TCI P0756 4333-22-6 Phenylthiohydantoin-norleucine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-norleucine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini termasuk dalam kategori heterosiklik building blocks, yang merupakan bahan dasar penting dalam pembuatan senyawa dengan struktur kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu dalam reaksi substitusi atau reaksi pembentukan ikatan baru.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-norleucine memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berfungsi sebagai substrat dalam reaksi enzimatis atau reaksi kimia lainnya. Struktur molekulnya yang kompleks memungkinkan senyawa ini untuk berperan dalam reaksi yang memerlukan spesifisitas tinggi. Karena sifat tersebut, senyawa ini dipilih dalam penelitian yang memerlukan presisi dan kontrol terhadap reaksi kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian farmakologi dan biokimia, karena kemampuannya dalam berinteraksi dengan protein atau enzim.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDalam sintesis senyawa heterosiklik, senyawa ini berfungsi sebagai bahan bantu untuk membangun struktur kompleks.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini digunakan dalam penelitian enzimatis untuk mempelajari mekanisme reaksi biokimia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSenyawa ini cocok untuk reaksi substitusi yang memerlukan presisi tinggi dalam struktur molekul.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam bidang farmakologi, senyawa ini digunakan untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki aktivitas biologis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini juga diterapkan dalam studi interaksi molekuler untuk memahami reaksi kimia yang kompleks.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 4333-22-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya serta kelembapan. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin akan memperpanjang masa simpan. Saat penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePhenylthiohydantoin-norleucine is a chemical compound widely used in organic synthesis as a building block for creating complex molecular structures. Its heterocyclic nature makes it suitable for various chemical reactions, particularly those requiring high specificity. This compound is commonly applied in enzymatic studies, pharmaceutical research, and molecular interaction analysis. Its stability and reactivity make it an essential tool in laboratory settings, especially in Indonesia where it supports advanced chemical and biochemical investigations.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087990993114,"sku":"TCI2510P075646184","price":657000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P0756.jpg?v=1767133687"},{"product_id":"tci2510p121446847","title":"TCI P1214 42189-56-0 N-(1-Pyrenyl)maleimide","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eN-(1-Pyrenyl)maleimide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk membangun struktur molekuler kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan molekul organik. Sebagai building block, senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional, sehingga menjadi bahan utama dalam pengembangan senyawa baru.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eN-(1-Pyrenyl)maleimide memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang tinggi, membuatnya menjadi pilihan utama dalam reaksi kimia tertentu. Pyrenyl adalah gugus aromatik yang memberikan sifat optik dan elektronik unik, sedangkan maleimide memiliki kemampuan untuk berikatan dengan gugus amina. Kombinasi ini menjadikannya sangat berguna dalam sintesis senyawa kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru untuk aplikasi medis dan industri. Karena kehandalannya dalam reaksi kimia, senyawa ini sering dipilih oleh peneliti yang ingin menghasilkan senyawa dengan sifat spesifik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan molekul organik dengan sifat optik unik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi kimia untuk modifikasi gugus fungsional\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang interaksi molekuler dalam sistem biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 42189-56-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Non-Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 250mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eN-(1-Pyrenyl)maleimide harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Bahan ini bersifat kimia yang sensitif, sehingga perlu ditangani dengan hati-hati menggunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya. Pastikan area penyimpanan terhindar dari paparan udara bebas dan bahan kimia lain yang tidak kompatibel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eN-(1-Pyrenyl)maleimide is a chemical compound widely used in organic synthesis as a building block for constructing complex molecular structures. This compound is known for its high reactivity and stability, making it a preferred choice in various chemical reactions. Its unique combination of a pyrenyl group and a maleimide moiety provides it with distinct optical and electronic properties, which are valuable in the development of new compounds. In laboratory settings, especially in Indonesia, this compound is utilized for research in pharmaceutical and industrial applications, contributing to the advancement of chemical science.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eHuang dkk. (2012). N‐(1‐Pyrenyl) maleimide induces apoptosis through mitochondrial pathway. \u003cem\u003eThe FASEB Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1096\/fasebj.26.1_supplement.797.5\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1096\/fasebj.26.1_supplement.797.5\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eInternational (2021). Retracted: N‐(1‐Pyrenyl) Maleimide Induces Bak Oligomerization and Mitochondrial Dysfunction in Jurkat Cells. \u003cem\u003eBioMed Research International\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1155\/2021\/9835474\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1155\/2021\/9835474\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWang dkk. (2014). N‐(1‐pyrenyl) maleimide induces Bak oligomerization and mitochondrial dysfunction in Jurkat cells (1010.4). \u003cem\u003eThe FASEB Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1096\/fasebj.28.1_supplement.1010.4\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1096\/fasebj.28.1_supplement.1010.4\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"250mg","offer_id":48088036212954,"sku":"TCI2510P121446847","price":2676000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P1214.jpg?v=1767134492"},{"product_id":"tci2510s050350326","title":"TCI S0503 1858255-08-9 Succinimidyl 6-[[7-(N,N-Dimethylaminosulfonyl)-2,1,3-benzoxadiazol-4-yl]amino]hexanoate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSuccinimidyl 6-[[7-(N,N-Dimethylaminosulfonyl)-2,1,3-benzoxadiazol-4-yl]amino]hexanoate adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai label fluoresen dalam berbagai eksperimen biokimia. Bahan ini memiliki kemampuan untuk memperkuat visualisasi molekul dalam sampel biologis melalui emisi cahaya yang terlihat oleh instrumen seperti mikroskop fluorescence. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk memetakan struktur protein, mengidentifikasi interaksi molekuler, dan memantau aktivitas enzim.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki sifat fluoresen yang sangat stabil dan spesifik, sehingga meminimalkan gangguan dari latar belakang cahaya. Karena memiliki reaktivitas tinggi, senyawa ini mudah berikatan dengan berbagai substrat biologis seperti protein, lipid, dan asam nukleat. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam pengembangan teknik labeling yang akurat dan efisien.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian biomedis, farmakologi, dan bioteknologi. Peneliti lokal sering menggunakannya untuk mengembangkan metode deteksi molekuler, mempelajari mekanisme penyakit, dan menganalisis respons sel terhadap obat. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen yang memerlukan teknik labeling fluoresen.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis interaksi protein dalam studi struktur dan fungsionalitas molekul\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDeteksi dan pemetaan molekul biologis dalam sampel jaringan atau sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan teknik labeling fluoresen untuk mikroskopis dan analisis spektroskopi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan aktivitas enzim dalam reaksi biokimia menggunakan teknik fluorescence\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme penyakit dan respons terapi obat di bidang farmakologi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1858255-08-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Fluorescent Probes, Fluorescent Labels, Fluorescent Stains\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di suhu kamar, menjauh dari cahaya matahari langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara untuk mencegah pengaruh lingkungan. Simpan di suhu kamar dan hindari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitas fluoresen. Saat menangani, gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSuccinimidyl 6-[[7-(N,N-Dimethylaminosulfonyl)-2,1,3-benzoxadiazol-4-yl]amino]hexanoate is a fluorescent labeling reagent widely used in life science research. This compound is designed to attach to biomolecules such as proteins, lipids, and nucleic acids, enabling their visualization under fluorescence microscopy. Its high reactivity and stable fluorescent properties make it ideal for applications requiring precise molecular labeling. The compound is commonly used in biochemical and biotechnological studies in Indonesia, supporting research on molecular interactions, disease mechanisms, and drug responses. Its availability in local markets facilitates scientific investigations that rely on fluorescent labeling techniques.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48088254677210,"sku":"TCI2510S050350326","price":9288000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510S0503.jpg?v=1768206279"},{"product_id":"tci2510s086650506","title":"TCI S0866 134471-24-2 N-Succinimidyl 7-Hydroxycoumarin-3-carboxylate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eN-Succinimidyl 7-Hydroxycoumarin-3-carboxylate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi biokimia dan biologi molekuler. Senyawa ini memiliki struktur yang memungkinkan ikatan kovalen dengan protein atau molekul biologis lainnya, sehingga menjadi alat penting dalam penelitian biomedis. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai reagen untuk aktivasi dan pengikatan molekul seperti antigen atau antibodi. Fungsi utamanya adalah membantu dalam proses labeling dan deteksi molekul biologis yang kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan dapat berfungsi sebagai ligan kovalen yang efisien. Karena kemampuannya untuk membentuk ikatan kovalen dengan berbagai substrat, senyawa ini dipilih karena kemampuannya untuk memberikan hasil yang akurat dan konsisten dalam berbagai eksperimen. Selain itu, senyawa ini memiliki tingkat reaktivitas yang dapat diatur, sehingga memungkinkan peneliti untuk mengontrol proses aktivasi secara efektif.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian terkait biologi molekuler, imunologi, dan biomedis. Karena keandalannya dan kemampuannya untuk memberikan hasil yang presisi, senyawa ini menjadi pilihan utama di berbagai institusi penelitian dan universitas yang fokus pada bidang tersebut.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian biologi molekuler untuk aktivasi dan deteksi protein\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan reagen untuk labeling molekul biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis interaksi antara antibodi dan antigen dalam eksperimen imunologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam teknik Western blot untuk deteksi spesifik protein\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan ekspresi gen melalui proses aktivasi kovalen\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 134471-24-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Antibodies \u003e Antibody Supplementary Products\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Penyimpanan dalam suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Saat mengambil atau memanfaatkan senyawa ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, dan pastikan area kerja tetap bersih untuk mencegah kontaminasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eN-Succinimidyl 7-Hydroxycoumarin-3-carboxylate is a chemical compound widely used in biochemical and molecular biology research. This compound is known for its ability to form covalent bonds with proteins and other biomolecules, making it a valuable tool in biomedical studies. Its structure allows it to act as a versatile linker, enabling precise labeling and detection of complex molecules. Due to its stability and controlled reactivity, it is preferred for applications requiring accurate and consistent results. In Indonesian laboratories, this compound is commonly used in molecular biology, immunology, and biomedical research, supporting various experimental techniques such as Western blot and antigen-antibody interaction studies. Its reliability and effectiveness make it a key reagent in advanced scientific investigations.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48088266604762,"sku":"TCI2510S086650506","price":5452000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48088266637530,"sku":"TCI2510S086650507","price":17010000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510S0866.jpg?v=1767139086"},{"product_id":"tci2510s086750508","title":"TCI S0867 150321-92-9 N-Succinimidyl 7-Methoxycoumarin-3-carboxylate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eN-Succinimidyl 7-Methoxycoumarin-3-carboxylate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi biokimia dan bioteknologi. Bahan ini berfungsi sebagai ligan fluoresen yang digunakan untuk memperkaya struktur protein atau molekul biologis. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk memperoleh informasi tentang interaksi protein-protein atau protein-ligan, serta untuk mempelajari struktur dan fungsi molekul biologis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki sifat fluoresen yang kuat, sehingga memungkinkan deteksi molekul dengan sensitivitas tinggi. Sifat ini menjadikannya pilihan utama dalam teknik seperti Western blot, ELISA, dan studi interaksi protein. Selain itu, senyawa ini stabil dalam kondisi laboratorium yang umum, sehingga memudahkan penggunaan dan penyimpanan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian biomedis, farmakologi, dan bioteknologi. Peneliti lokal sering memanfaatkan senyawa ini untuk studi interaksi molekuler dan pengembangan teknik deteksi molekuler yang lebih akurat.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePemetaan interaksi protein-protein dalam sistem biologis kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis struktur molekul biologis menggunakan teknik fluoresensi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan teknik deteksi molekuler untuk penelitian klinis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang mekanisme aksi obat dalam sistem biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan dinamika protein dalam lingkungan in vitro\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 150321-92-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Antibodies \u003e Antibody Supplementary Products\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung. Penggunaan harus dilakukan di bawah alat pelindung diri yang sesuai, seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Pastikan wadah tidak terbuka selama penggunaan untuk mencegah kontaminasi atau penurunan kualitas.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eN-Succinimidyl 7-Methoxycoumarin-3-carboxylate is a fluorescent labeling reagent widely used in biochemical and biotechnological research. This compound serves as a fluorescent ligand for labeling proteins or biomolecules, enabling detailed structural and functional analysis. Its strong fluorescence properties make it ideal for applications such as Western blot, ELISA, and protein interaction studies. The compound is stable under standard laboratory conditions, making it convenient for use and storage. In Indonesia, it is commonly used in biomedical, pharmacological, and biotechnology research to investigate molecular interactions and develop more accurate detection techniques.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48088266735834,"sku":"TCI2510S086750508","price":2550000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48088266768602,"sku":"TCI2510S086750509","price":12140000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510S0867.jpg?v=1767139090"},{"product_id":"tci2510b422010406","title":"TCI B4220 71418-44-5 Bromobimane","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eBromobimane\u003c\/strong\u003e (CAS 71418-44-5) adalah produk kimia berkualitas tinggi dari TCI dengan grade \u003cstrong\u003eHPLC Grade\u003c\/strong\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eAplikasi:\u003c\/strong\u003e Reagen sintesis untuk berbagai transformasi kimia organik di laboratorium dan industri.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eSpesifikasi:\u003c\/strong\u003e\u003c\/p\u003e\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eRumus Molekul: C10H11BrN2O2\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCAS Number: 71418-44-5\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKode Produk TCI: B4220\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eNama lain:\u003c\/strong\u003e Monobromobimane; 3-(Bromomethyl)-2,5,6-trimethylpyrazolo[1,2-a]pyrazole-1,7-dione\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eTersedia di \u003cstrong\u003eAMI Scientific\u003c\/strong\u003e, distributor resmi TCI di Indonesia. \u003cstrong\u003eHubungi kami untuk penawaran harga dan ketersediaan stok\u003c\/strong\u003e — pengiriman ke seluruh Indonesia.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"20mg","offer_id":48085776007386,"sku":"TCI2510B422010406","price":4494000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48085776040154,"sku":"TCI2510B422010407","price":15622000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B4220.jpg?v=1768204297"}],"url":"https:\/\/amiscientific.com\/collections\/tci-l4-protein-structural-analysis.oembed?page=2","provider":"AMI Scientific","version":"1.0","type":"link"}