{"title":"Reagents for Inflammation and Immunity Disorder Models","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eReagents for Inflammation and Immunity Disorder Models\u003c\/strong\u003e — menghimpun senyawa kimia dan glikoprotein—turunan adenina, aminoetanatiol, imidazokuinolin, hingga glikopeptida makrosiklik—yang dipakai untuk menginduksi maupun memodulasi kondisi tertentu pada model hewan penelitian penyakit. Beragam mekanisme kerja senyawa-senyawa ini mencerminkan jalur biologis berbeda yang direkayasa peneliti pada pembentukan model penyakit spesifik.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eReagents for Inflammation and Immunity Disorder Models pada kategori ini dipakai peneliti biologi dan farmakologi untuk membangun model hewan penelitian terkait kondisi peradangan maupun gangguan imun, misalnya melalui pemberian senyawa turunan adenina atau imikuimod pada protokol standar laboratorium. Senyawa seperti bleomisin sulfat dan aminoetanatiol hidroklorida turut dipakai pada persiapan model penyakit organ tertentu yang menjadi dasar studi mekanisme dan penapisan kandidat riset lebih lanjut.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eContoh produk dalam koleksi ini: \u003ca href=\"\/products\/tci2510a0296428\"\u003eTCI A0296 156-57-0 2-Aminoethanethiol Hydrochloride\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510c016214130\"\u003eTCI C0162 97-00-7 1-Chloro-2,4-dinitrobenzene\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510i074735995\"\u003eTCI I0747 99011-02-6 Imiquimod\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510c037014450\"\u003eTCI C0370 106-22-9 beta-Citronellol\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510a0151233\"\u003eTCI A0151 6509-19-9 Adenine Sulfate Dihydrate\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510c042114536\"\u003eTCI C0421 8001-28-3 Croton Oil\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510a0150231\"\u003eTCI A0150 6055-72-7 Adenine Hydrochloride Hemihydrate\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510c059614799\"\u003eTCI C0596 51-83-2 Carbamylcholine Chloride\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003ePerhatikan bentuk garam senyawa (sulfat, hidroklorida, hemihidrat) serta kemurniannya, karena keduanya memengaruhi kelarutan dan konsistensi hasil saat dipakai dalam protokol pembentukan model hewan penelitian yang direncanakan. Seluruh produk merupakan produk asli Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang, dengan kemurnian, kemasan, dan kondisi penyimpanan tercantum pada halaman masing-masing item.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eKategori lain yang sejajar di bawah Animal Disease Models Preparation, sering dipakai bersamaan dalam satu alur kerja laboratorium:\u003c\/p\u003e\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-reagents-for-pain-and-itch-models\"\u003eReagents for Pain and Itch Models\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-reagents-for-life-style-related-disease-models\"\u003eReagents for Life-style related Disease Models\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-reagents-for-central-nervous-system-disease-models\"\u003eReagents for Central Nervous System Disease Models\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-reagents-for-carcinogenic-models\"\u003eReagents for Carcinogenic Models\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l4-reagents-for-disease-models-other\"\u003eReagents for Disease Models (Other)\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003eKembali ke \u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-animal-disease-models-preparation\"\u003eAnimal Disease Models Preparation\u003c\/a\u003e. Untuk pengadaan volume besar, kemasan khusus, atau grade tertentu, hubungi tim AMI Scientific — distributor resmi TCI Japan di Indonesia — untuk pengecekan ketersediaan dan lead time langsung ke Jepang.\u003c\/p\u003e","products":[{"product_id":"tci2510c016214130","title":"TCI C0162 97-00-7 1-Chloro-2,4-dinitrobenzene","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003e1-Chloro-2,4-dinitrobenzene\u003c\/strong\u003e (CAS 97-00-7) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC0162\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C6H3ClN2O4. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;99.0%(GC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Animal Disease Models Preparation, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi 1-Chloro-2,4-dinitrobenzene\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC0162\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e97-00-7\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C6H3ClN2O4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;99.0%(GC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C0162_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C0162\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":50506864066778,"sku":"TCI2510C016214130","price":607000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C0162.jpg?v=1767094795"},{"product_id":"tci2510c037014450","title":"TCI C0370 106-22-9 beta-Citronellol","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003ebeta-Citronellol\u003c\/strong\u003e (CAS 106-22-9) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC0370\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C10H20O. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;95.0%(GC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Animal Disease Models Preparation, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi beta-Citronellol\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC0370\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e106-22-9\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C10H20O\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;95.0%(GC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 25mL\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C0370_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C0370\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mL","offer_id":48085994373338,"sku":"TCI2510C037014450","price":505000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mL","offer_id":48085994406106,"sku":"TCI2510C037014451","price":1237000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500mL","offer_id":48085994438874,"sku":"TCI2510C037014452","price":3257000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C0370.jpg?v=1768816223"},{"product_id":"tci2510c042114536","title":"TCI C0421 8001-28-3 Croton Oil","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eCroton Oil\u003c\/strong\u003e (CAS 8001-28-3) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC0421\u003c\/strong\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Animal Disease Models Preparation, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Croton Oil\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC0421\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e8001-28-3\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 5mL\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C0421_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C0421\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5mL","offer_id":48085997912282,"sku":"TCI2510C042114536","price":1642000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25mL","offer_id":48085997945050,"sku":"TCI2510C042114537","price":5300000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}]},{"product_id":"tci2510c059814804","title":"TCI C0598 2436-73-9 Methyl 4-Chloro-2-methylphenoxyacetate","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eMethyl 4-Chloro-2-methylphenoxyacetate\u003c\/strong\u003e (CAS 2436-73-9) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC0598\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C10H11ClO3. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;94.0%(GC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Animal Disease Models Preparation, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Methyl 4-Chloro-2-methylphenoxyacetate\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC0598\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e2436-73-9\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C10H11ClO3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;94.0%(GC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C0598_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C0598\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086012559578,"sku":"TCI2510C059814804","price":455000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086012592346,"sku":"TCI2510C059814805","price":3079000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C0598.jpg?v=1767095552"},{"product_id":"tci2510c194916560","title":"TCI C1949 77-92-9 Citric Acid","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCitric acid (asam sitrat) adalah senyawa organik yang umum digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium. Sebagai salah satu bahan dasar kimia, asam sitrat memiliki peran penting dalam sintesis senyawa lain, serta digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan pH rendah. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai proses seperti pembuatan senyawa organik, pengaturan pH larutan, dan sebagai bahan pengawet alami dalam beberapa eksperimen. Karena sifatnya yang mudah larut dalam air dan memiliki rasa asam, asam sitrat menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCitric acid memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah terdegradasi, sehingga cocok untuk penggunaan jangka panjang. Selain itu, senyawa ini tidak beracun dan relatif aman dalam penggunaan yang sesuai, menjadikannya pilihan yang ramah lingkungan. Dalam laboratorium, asam sitrat juga digunakan untuk mengatur pH larutan, memberikan asam dalam reaksi kimia, dan sebagai bahan bantu dalam proses kristalisasi. Karena karakteristik tersebut, asam sitrat menjadi bahan yang sangat populer dalam berbagai bidang ilmu kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, asam sitrat digunakan secara luas dalam laboratorium penelitian, industri farmasi, dan pendidikan. Banyak institusi pendidikan tinggi serta perusahaan riset menggunakan asam sitrat sebagai bahan dasar dalam eksperimen kimia, pengujian kualitas produk, dan penelitian terapan. Ketersediaan asam sitrat dalam bentuk kemasan yang praktis juga memudahkan penggunaan dan penyimpanan di laboratorium lokal.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eAsam sitrat digunakan untuk mengatur pH larutan dalam eksperimen kimia karena sifatnya yang dapat menurunkan pH secara efektif.\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBahan ini sering dipakai dalam proses sintesis senyawa organik sebagai reaktan atau katalis dalam reaksi kimia tertentu.\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAsam sitrat digunakan dalam pengujian kualitas air untuk menentukan tingkat keasaman atau kebasaan dalam sampel.\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSenyawa ini juga digunakan dalam pembuatan senyawa kompleks seperti asam sitrat natrium, yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia.\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAsam sitrat dapat digunakan sebagai bahan bantu dalam proses kristalisasi dan pengendapan senyawa kimia.\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eNomor CAS: 77-92-9\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u0026gt; Building Blocks \u0026gt; Non-Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 500g\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari panas dan kelembapan\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eAsam sitrat harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari paparan langsung sinar matahari. Simpan di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kelembapan yang dapat mengurangi kualitas bahan. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Karena sifatnya yang tidak beracun, asam sitrat relatif aman, tetapi tetap harus dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Gunakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk menjaga keamanan di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCitric acid, also known as TCI C1949, is a widely used organic compound in laboratory settings. It serves as a fundamental building block in various chemical reactions and is commonly employed for pH regulation, synthesis of organic compounds, and as a natural preservative in certain experiments. Its solubility in water and acidic taste make it a versatile choice for numerous laboratory applications. This compound is stable, non-toxic, and environmentally friendly, making it a preferred option in both academic and industrial research. In Indonesia, citric acid is extensively used in research laboratories, pharmaceutical industries, and educational institutions for pH adjustment, chemical synthesis, and quality testing. Its availability in convenient packaging facilitates easy handling and storage in local laboratories.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2021). Sodium citric acid and peptone in typhus. Bryukhonenko (Mosk. Med. J., 1921). \u003cem\u003eKazan medical journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.17816\/kazmj78674\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.17816\/kazmj78674\u003c\/a\u003e\n\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2025). Citric-acid. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-025-79613-z\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-025-79613-z\u003c\/a\u003e\n\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKurbanoglu (2004). Enhancement of citric acid production with ram horn hydrolysate by Aspergillus niger. \u003cem\u003eBioresource Technology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.biortech.2003.08.002\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.biortech.2003.08.002\u003c\/a\u003e\n\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"500g","offer_id":48086092546266,"sku":"TCI2510C194916560","price":455000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C1949.jpg?v=1767097565"},{"product_id":"tci2510c223616934","title":"TCI C2236 6055-19-2 Cyclophosphamide Monohydrate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2236 Cyclophosphamide Monohydrate adalah senyawa oksazafosforin dalam bentuk monohidrat yang dikenal luas sebagai agen pengalkilasi dan digunakan sebagai reagen riset dalam pengembangan farmasi serta kajian sistem penghantaran obat. Senyawa ini merupakan prodrug klasik: molekulnya baru menjadi aktif setelah mengalami transformasi metabolik, dan justru sifat inilah yang menjadikannya model yang sangat berharga di laboratorium. Peneliti memakainya untuk mempelajari aktivasi prodrug, mekanisme kerusakan DNA oleh agen pengalkilasi, serta perilaku senyawa aktif ketika diformulasikan ke dalam sistem pembawa.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuatnya dipilih adalah karakternya yang telah sangat terdokumentasi dalam literatur ilmiah, sehingga hasil percobaan dapat dibandingkan dengan banyak rujukan sebelumnya. Bentuk monohidratnya memberikan padatan kristalin yang lebih mudah ditangani dan ditimbang secara konsisten dibandingkan bentuk anhidrat yang lebih peka. Kelarutannya dalam air memudahkan penyiapan larutan uji, sementara sifat prodrug-nya menjadikan senyawa ini pembanding standar dalam riset formulasi, khususnya ketika peneliti ingin menilai apakah suatu sistem pembawa berhasil mengubah pola pelepasan obat. Kemasan 1 g, 5 g, dan 25 g memberi keleluasaan menyesuaikan skala percobaan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, bahan ini umumnya digunakan pada riset teknologi farmasi di fakultas farmasi, laboratorium formulasi dan sistem penghantaran obat, serta kelompok riset onkologi eksperimental di lembaga penelitian. Karena tergolong senyawa sitotoksik, penggunaannya menuntut prosedur penanganan yang ketat, ruang kerja terkendali, dan pengelolaan limbah yang tertib sesuai kebijakan keselamatan laboratorium masing-masing institusi. Bahan ini juga dipakai sebagai kontrol pembanding dalam penelitian pascasarjana yang menguji formulasi nanopartikel atau liposom.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian sistem penghantaran obat, karena senyawa ini menjadi model muatan aktif yang mapan untuk menilai efisiensi enkapsulasi dan profil pelepasan dari pembawa.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi mekanisme agen pengalkilasi, sebab interaksinya dengan DNA telah banyak diteliti sehingga menjadi rujukan pembanding yang kokoh bagi senyawa baru.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKontrol positif pada uji sitotoksisitas in vitro, mengingat responsnya pada berbagai lini sel telah terdokumentasi luas dalam literatur ilmiah internasional.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset aktivasi prodrug dan metabolisme obat, karena senyawa ini memerlukan transformasi metabolik sehingga cocok untuk mengkaji peran enzim pengaktif.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan dan validasi metode analisis seperti HPLC, sebab bahan mutu reagen dibutuhkan sebagai standar kerja dalam penetapan kadar dan uji stabilitas.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 6055-19-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Pharmaceutical Development and Drug Discovery Research Reagents \u003e Drug Delivery Systems (DDS)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1 g, 5 g, dan 25 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan kristalin berwarna putih\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenyimpanan: tempat sejuk dan kering sesuai anjuran label; hindari panas dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini tergolong sitotoksik sehingga penanganannya menuntut kehati-hatian tinggi. Simpan dalam wadah asli tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya, dalam lemari terkunci yang khusus diperuntukkan bagi bahan berbahaya. Lakukan penimbangan dan penyiapan larutan di dalam lemari asam atau kabinet keselamatan biologi dengan sarung tangan ganda, jas laboratorium tertutup, kacamata pelindung, dan masker yang sesuai. Hindari terbentuknya debu, bersihkan area kerja setelah selesai, dan kumpulkan seluruh limbah serta alat sekali pakai dalam wadah limbah sitotoksik tersendiri. Produk ini hanya untuk penggunaan penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2236 Cyclophosphamide Monohydrate (CAS 6055-19-2) is a well-characterised oxazaphosphorine alkylating agent supplied as a research reagent for pharmaceutical development and drug delivery system studies. As a classic prodrug requiring metabolic activation, it is widely used as a model compound for investigating prodrug activation, DNA alkylation mechanisms, and carrier-mediated release behaviour. The monohydrate form provides a stable, easily weighed crystalline solid, and its water solubility simplifies test solution preparation. Typical applications include encapsulation and release studies in nanoparticle or liposomal formulations, positive controls in in vitro cytotoxicity assays, and analytical method development. This is a cytotoxic material requiring strict handling controls and dedicated waste disposal; for research use only.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eAhammad dkk. (2024). Development of a Stable Lyophilized Cyclophosphamide Monohydrate Formulation Using Non-Aqueous Solvents. \u003cem\u003eAAPS PharmSciTech\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1208\/s12249-024-02920-9\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1208\/s12249-024-02920-9\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMunjal dkk. (2019). Crystallization of Cyclophosphamide Monohydrate During Lyophilization. \u003cem\u003eJournal of Pharmaceutical Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.xphs.2018.10.020\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.xphs.2018.10.020\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAhammad dkk. (2025). A QbD approach for optimizing the lyophilization parameters of cyclophosphamide monohydrate. \u003cem\u003eDrug Development and Industrial Pharmacy\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1080\/03639045.2025.2487615\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1080\/03639045.2025.2487615\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086113452250,"sku":"TCI2510C223616934","price":3508000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086113485018,"sku":"TCI2510C223616935","price":11787000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086113517786,"sku":"TCI2604C2236100","price":1137000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2236.jpg?v=1767097973"},{"product_id":"tci2510d083520476","title":"TCI D0835 70-34-8 2,4-Dinitrofluorobenzene","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,4-Dinitrofluorobenzene adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang mengandung gugus nitro dan fluor, yang membuatnya sangat reaktif dan berguna dalam berbagai reaksi kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai prekursor dalam pembuatan senyawa aromatik dan bahan kimia lainnya yang memiliki aplikasi luas dalam bidang farmasi, material, dan industri.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarena sifat reaktivitasnya yang tinggi, 2,4-Dinitrofluorobenzene memiliki kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia seperti substitusi elektrofilik dan reaksi nucleofilik. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa dengan struktur kompleks dan spesifik. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas tertentu dalam kondisi tertentu, sehingga memungkinkan penggunaan yang aman dan efisien dalam berbagai aplikasi laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 2,4-Dinitrofluorobenzene digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Bahan ini juga sering dimanfaatkan dalam pendidikan untuk melatih kemampuan praktis mahasiswa dan peneliti dalam proses sintesis kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa aromatik kompleks yang membutuhkan reaktivitas tinggi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan kimia untuk industri farmasi dan material\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang reaksi kimia organik dan mekanisme reaksi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan senyawa intermediat dalam proses produksi obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa fluorinasi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 70-34-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Fluorinated Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 500g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk kristal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan suhu tinggi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,4-Dinitrofluorobenzene harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber panas serta cahaya matahari langsung. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti gelas atau plastik khusus. Bahan ini bersifat reaktif, sehingga harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kestabilan dan kualitas bahan selama penggunaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,4-Dinitrofluorobenzene is a chemical compound widely used as a building block in organic synthesis due to its reactive nature and unique molecular structure. This compound contains nitro and fluorine groups, making it highly versatile in various chemical reactions such as electrophilic substitution and nucleophilic reactions. It is commonly utilized in laboratory settings for the development of complex aromatic compounds and pharmaceutical intermediates. Its stability under controlled conditions ensures safe and efficient use in both research and educational environments. The compound is essential for advancing chemical research in Indonesia, particularly in the fields of medicinal chemistry and material science.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eNagano dkk. (2018). Impact of soymilk consumption on 2,4-dinitrofluorobenzene-induced contact hypersensitivity and gut microbiota in mice. \u003cem\u003eInternational Journal of Food Sciences and Nutrition\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1080\/09637486.2018.1547689\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1080\/09637486.2018.1547689\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2006). 2,4-Dinitrofluorobenzene (DNFB). \u003cem\u003eCold Spring Harbor Protocols\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1101\/pdb.caut342\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1101\/pdb.caut342\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePerez dkk. (2004). Occupational contact dermatitis from 2,4‐dinitrofluorobenzene. \u003cem\u003eContact Dermatitis\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/j.0105-1873.2004.0459e.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/j.0105-1873.2004.0459e.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086408790234,"sku":"TCI2510D083520476","price":1036000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48086408823002,"sku":"TCI2510D083520477","price":7547000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D0835.jpg?v=1769144137"},{"product_id":"tci2510d337123627","title":"TCI D3371 15663-27-1 cis-Diammineplatinum(II) Dichloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ecis-Diammineplatinum(II) Dichloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi katalitik dan sintesis organik. Bahan ini merupakan kompleks logam transisi yang memiliki struktur kiral dan sifat reaktif yang unik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai katalis dalam reaksi kimia yang memerlukan aktivasi elektronik atau perubahan struktur molekuler. Karena sifatnya yang stabil dan reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia anorganik dan katalisis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki sifat kimia yang sangat spesifik, termasuk kemampuan untuk membentuk kompleks logam dengan berbagai ligan. Karena struktur kiralnya, senyawa ini juga digunakan dalam studi tentang reaktivitas dan mekanisme reaksi kimia. Sifat ini menjadikannya sangat relevan dalam penelitian tentang reaksi asimetris dan sintesis molekul kompleks. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas tertentu dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan untuk penelitian di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Banyak peneliti tertarik untuk mempelajari sifat dan aplikasi senyawa ini dalam bidang kimia anorganik, katalisis, dan sintesis organik. Karena ketersediaannya yang cukup dan kegunaannya yang luas, senyawa ini menjadi salah satu bahan yang sering dicari oleh para peneliti.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam reaksi katalitik untuk mempercepat proses kimia tanpa mengalami perubahan kimia sendiri\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCocok untuk sintesis senyawa kompleks yang memerlukan aktivasi logam transisi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat digunakan dalam studi mekanisme reaksi kimia untuk memahami jalur reaksi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eMemiliki potensi dalam pengembangan bahan katalis berbasis logam transisi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBerguna dalam penelitian tentang struktur kiral dan reaktivitas molekul\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 15663-27-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Catalysis and Inorganic Chemistry \u003e Transition Elements\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk kristal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan terhadap korosi, seperti plastik atau gelas. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi atau kebocoran.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ecis-Diammineplatinum(II) Dichloride is a chemical compound widely used in catalytic reactions and organic synthesis. As a transition metal complex, it exhibits unique reactivity and structural properties, making it a valuable tool in inorganic chemistry and catalysis research. Its chiral structure and stability under controlled conditions enable its application in asymmetric reactions and the synthesis of complex molecules. This compound is commonly sought after by researchers in Indonesian academic and research institutions for its versatility and effectiveness in various chemical processes. Its use in laboratory settings highlights its importance in advancing chemical knowledge and innovation.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eNose dkk. (2008). T1883 CIS-Diammineplatinum(II)Dichloride Up-Regulates Amino Acid Transport in Human Intestinal Epithelial Cells. \u003cem\u003eGastroenterology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0016-5085(08)62724-9\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0016-5085(08)62724-9\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eDewi (2013). Benzene-Poly-Carboxylic Acids Complex with Cis-Diammineplatinum (II) Dichloride in the Treatment of Stage IV Breast Cancer Patients. \u003cem\u003eThe Open Breast Cancer Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2174\/1876817220130613001\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2174\/1876817220130613001\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eNose dkk. (2008). P400 CIS-DIAMMINEPLATINUM(II) DICHLORIDE UP-REGULATES AMINO ACID TRANSPORT IN HUMAN INTESTINAL EPITHELIAL CELLS. \u003cem\u003eClinical Nutrition Supplements\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s1744-1161(08)70462-9\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s1744-1161(08)70462-9\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086610837722,"sku":"TCI2510D337123627","price":1415000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086610870490,"sku":"TCI2510D337123628","price":6563000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D3371.jpg?v=1767106003"},{"product_id":"tci2510d419324714","title":"TCI D4193 25316-40-9 Doxorubicin Hydrochloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4193 Doxorubicin Hydrochloride dengan nomor CAS 25316-40-9 adalah senyawa antrasiklin berbentuk garam hidroklorida yang dikategorikan dalam bidang kimia biologi, khususnya glikosains, karena strukturnya mengandung bagian gula amino yang terikat pada inti aglikon poliketida. Senyawa ini merupakan salah satu reagen paling dikenal dalam penelitian biologi sel dan onkologi eksperimental, dipakai sebagai perlakuan pembanding pada uji viabilitas sel, kajian kerusakan DNA, dan penelitian resistensi obat. Perannya sebagai senyawa acuan menjadikannya bagian penting dari perangkat kerja laboratorium riset biomedis modern.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuat doxorubicin banyak dipilih meliputi kemampuannya menyisip di antara pasangan basa DNA serta pengaruhnya terhadap kerja enzim topoisomerase II, dua sifat yang menghasilkan respons seluler jelas dan mudah diamati. Molekul ini juga bersifat berpendar sehingga penyerapannya ke dalam sel dapat dipantau langsung melalui mikroskop fluoresensi atau flow cytometry tanpa perlu penandaan tambahan. Bagian gula daunosamin meningkatkan kelarutan dalam air, dan bentuk garam hidroklorida membuat penyiapan larutan induk berair menjadi praktis. Warna khasnya yang merah membantu operator memverifikasi pelarutan secara visual selama proses penyiapan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eLaboratorium riset kanker, bioteknologi, dan farmasi di Indonesia memanfaatkan reagen ini sebagai kontrol positif standar pada uji sitotoksisitas berbasis kultur sel, termasuk pada penelitian bahan alam yang berkembang pesat di berbagai perguruan tinggi. Pilihan kemasan 25 mg dan 100 mg memberi keleluasaan menyesuaikan kebutuhan, mulai dari kelompok riset kecil hingga fasilitas dengan volume pengujian tinggi. Kemasan kecil juga membantu menjaga mutu bahan karena masa penggunaan menjadi lebih singkat.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eKontrol positif uji sitotoksisitas, karena respons penghambatan pertumbuhan selnya sangat mapan sehingga menjadi tolok ukur validitas pada pengujian bahan aktif baru.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian kerusakan dan perbaikan DNA, sebab interaksinya dengan untai ganda DNA dan enzim topoisomerase menghasilkan model kerusakan yang terukur dan berulang.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi resistensi obat multipel, mengingat senyawa ini merupakan substrat klasik pompa efluks sehingga cocok untuk menelaah mekanisme pengeluaran obat dari sel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePelacakan penyerapan seluler secara fluoresensi, karena sifat berpendar intrinsiknya memungkinkan pemantauan distribusi intraseluler tanpa penambahan label fluoresen eksternal.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan sistem penghantaran obat, sebab senyawa ini kerap dijadikan model muatan pada penelitian nanopartikel, liposom, dan pembawa polimerik di laboratorium farmasetika.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 25316-40-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Chemical Biology \u003e Glycoscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian kemasan: 25 mg dan 100 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan berwarna merah hingga jingga; rujuk sertifikat analisis produsen\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan dingin, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran pada label\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan doxorubicin hydrochloride dalam wadah tertutup rapat dan terlindung cahaya, pada kondisi dingin sesuai anjuran produsen, karena senyawa antrasiklin peka terhadap cahaya dan kelembapan. Gunakan vial gelap atau bungkus wadah dengan aluminium foil, dan biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan di dalamnya. Senyawa ini bersifat sitotoksik, sehingga seluruh penanganan sebaiknya dilakukan di dalam biological safety cabinet atau lemari asam dengan sarung tangan ganda, jas laboratorium tertutup, dan pelindung mata. Hindari pembentukan aerosol saat melarutkan serbuk. Kumpulkan seluruh limbah padat maupun cair sebagai limbah sitotoksik dan tangani sesuai prosedur keselamatan yang berlaku di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4193 Doxorubicin Hydrochloride (CAS 25316-40-9) is an anthracycline glycoside supplied as its hydrochloride salt and classified under chemical biology and glycoscience because of its amino sugar moiety attached to a polyketide aglycone. It is one of the most widely used reference compounds in cell biology and experimental oncology, valued for DNA intercalation, interference with topoisomerase II activity, and intrinsic red fluorescence that allows cellular uptake to be tracked without additional labelling. The hydrochloride salt gives convenient aqueous solubility for stock preparation. Typical uses include cytotoxicity assay positive controls, DNA damage studies, multidrug resistance research, and drug delivery model work. Available in 25 mg and 100 mg packs; this cytotoxic material must be handled with appropriate protective equipment and stored cold and protected from light.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eLU (2018). Evaluation of Cancer Treatment by using DOXORUBICIN HYDROCHLORIDE LIPOSOMES. \u003cem\u003eCancer Research and Cellular Therapeutics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.31579\/2640-1053\/028\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.31579\/2640-1053\/028\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAbdulwahd dkk. (2026). SPECTROPHOTOMETRIC DETERMINATION OF DOXORUBICIN HYDROCHLORIDE USING CHARGE TRANSFER COMPLEXES REACTION. \u003cem\u003eChemical Problems\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.65382\/2221-8688-2026-4-660-669\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.65382\/2221-8688-2026-4-660-669\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCase Medical Research (2019). Summary of opinion: Doxolipad,doxorubicin hydrochloride. \u003cem\u003eCase Medical Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.31525\/cmr-a2e183\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.31525\/cmr-a2e183\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086677881050,"sku":"TCI2510D419324714","price":5755000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48086677913818,"sku":"TCI2510D419324715","price":17212000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4193.jpg?v=1767107201"},{"product_id":"tci2510f015129860","title":"TCI F0151 51-21-8 5-Fluorouracil","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Fluorouracil (5-FU) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam bidang kimia organik dan farmasi. Bahan ini berperan sebagai bahan dasar (building block) dalam sintesis senyawa kompleks, terutama yang mengandung struktur fluorin. Dalam laboratorium, 5-FU sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan obat-obatan, bahan bantu diagnostik, dan senyawa kimia lain yang memiliki aktivitas biologis. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 5-FU menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e5-Fluorouracil memiliki struktur molekul yang khas, terdiri dari rantai karbon dan atom fluorin. Senyawa ini bersifat tidak berwarna dan berbentuk padat, dengan titik leleh yang tinggi, sehingga mudah dalam penyimpanan dan penggunaan. Karena kemurniannya tinggi dan konsistensi sifat kimia, 5-FU sangat cocok untuk digunakan dalam penelitian ilmiah yang membutuhkan presisi dan akurasi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium di Indonesia, 5-Fluorouracil digunakan dalam berbagai penelitian terkait farmakologi, kimia organik, dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, farmasi, dan penelitian kesehatan masyarakat. Dengan kehandalannya dalam reaksi kimia, 5-FU menjadi bahan yang sangat penting untuk pengembangan senyawa baru dan penelitian medis.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat-obatan baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang aktivitas biologis senyawa fluorinasi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemrosesan bahan baku dalam produksi bahan kimia industri\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen kimia organik untuk studi struktur molekul\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kualitas bahan kimia dalam laboratorium kualifikasi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 51-21-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Fluorinated Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat, tidak berwarna\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Fluorouracil harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena sifat kimianya yang stabil, bahan ini tidak mudah terdegradasi, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan air atau bahan kimia berreaksi. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan alat pelindung diri untuk meminimalkan risiko paparan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-Fluorouracil (5-FU), with CAS number 51-21-8, is a versatile chemical compound widely used in organic chemistry and pharmaceutical research. As a fluorinated building block, it serves as a key reagent in the synthesis of complex molecules, particularly those with biological activity. Its stable molecular structure and controlled reactivity make it a preferred choice in laboratory settings. In Indonesia, 5-FU is commonly utilized in pharmaceutical and biochemical research, supporting the development of new drugs and diagnostic agents. The compound's reliability and consistency in chemical reactions make it an essential component in various scientific investigations.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2012). Fluorouracil. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-012-0070-9\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-012-0070-9\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSchilsky (2002). Inhibiting 5-Fluorouracil Breakdown: A Broken Down Approach to 5-Fluorouracil Modulation. \u003cem\u003eClinical Colorectal Cancer\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s1533-0028(11)70502-3\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s1533-0028(11)70502-3\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2013). Fluorouracil. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-013-6451-x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-013-6451-x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48086982164698,"sku":"TCI2510F015129860","price":860000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48086982197466,"sku":"TCI2510F015129861","price":2524000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F0151.jpg?v=1767113413"},{"product_id":"tci2510g000731571","title":"TCI G0007 1772-03-8 D-(+)-Galactosamine Hydrochloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eD-(+)-Galactosamine Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian terkait biologi kimia dan glikosains. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik dan berperan penting dalam studi metabolisme karbohidrat serta interaksi molekuler dalam tubuh. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai substrat atau modulator dalam reaksi kimia yang melibatkan glikoprotein atau glikolipid. D-(+)-Galactosamine Hydrochloride juga digunakan untuk mempelajari efek kimiawi terhadap sel dan jaringan, terutama dalam penelitian penyakit seperti hepatitis atau gangguan metabolisme.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan di laboratorium. D-(+)-Galactosamine Hydrochloride bersifat larut dalam air dan memiliki daya reaktivitas yang tinggi, yang membuatnya cocok untuk berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam penelitian yang membutuhkan reaktivitas tinggi dan kestabilan kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, D-(+)-Galactosamine Hydrochloride digunakan secara luas dalam penelitian biokimia, farmakologi, dan glikosains. Bahan ini menjadi alat penting untuk memahami mekanisme biologis dan mengembangkan obat baru. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia sering memanfaatkan bahan ini untuk eksperimen yang berfokus pada interaksi molekuler dan efek fisiologis.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam studi metabolisme karbohidrat untuk memahami proses biokimia dalam tubuh.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCocok untuk penelitian penyakit hati karena kemampuannya memengaruhi fungsi hati.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat dimanfaatkan dalam sintesis senyawa kompleks untuk pengembangan obat.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBerguna dalam eksperimen biokimia untuk menguji reaktivitas dan stabilitas senyawa.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDiterapkan dalam penelitian glikosains untuk mempelajari struktur dan fungsi glikoprotein.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1772-03-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Chemical Biology \u003e Glycoscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eD-(+)-Galactosamine Hydrochloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kualitas dan stabilitasnya. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan tidak terpapar kelembapan berlebihan. Penggunaan bahan ini harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol, dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selain itu, bahan ini harus dihindari dari kontak langsung dengan kulit dan mata untuk mencegah risiko iritasi atau reaksi kimia yang tidak diinginkan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eD-(+)-Galactosamine Hydrochloride is a chemical compound widely used in laboratory research, particularly in the fields of chemical biology and glycoscience. This compound is known for its unique molecular structure and its role in studying carbohydrate metabolism and molecular interactions within biological systems. It serves as a substrate or modulator in various chemical reactions and is essential for experiments involving glycoproteins and glycolipids. Its high reactivity and solubility in water make it a preferred choice for biochemical and pharmacological studies. In Indonesia, this compound is commonly used in research related to liver diseases and the development of new pharmaceuticals, supporting scientific advancements in both academic and industrial settings.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eWang dkk. (2013). Synergistic effects of antibodies against high‐mobility group box 1 and tumor necrosis factor‐α antibodies on d‐(+)‐galactosamine hydrochloride\/lipopolysaccharide‐induced acute liver failure. \u003cem\u003eThe FEBS Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/febs.12132\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/febs.12132\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKato dkk. (1998). Serum DNA polymerase β as an indicator for fatal liver injury of rat induced by d-galactosamine hydrochloride and lipopolysaccharide. \u003cem\u003eBiochimica et Biophysica Acta (BBA) - General Subjects\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0304-4165(98)00008-7\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0304-4165(98)00008-7\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eJiao dkk. (1999). Effects of d‐Galactosamine Hydrochloride and Partial Hepatectomy on Spontaneous Hepatic Injury and Hepatocarcinogenesis in Long‐Evans Cinnamon Rats. \u003cem\u003eJapanese Journal of Cancer Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/j.1349-7006.1999.tb00775.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/j.1349-7006.1999.tb00775.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087083778266,"sku":"TCI2510G000731571","price":1768000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48087083811034,"sku":"TCI2510G000731572","price":5352000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510G0007.jpg?v=1767114435"},{"product_id":"tci2510h014632550","title":"TCI H0146 56-92-8 Histamine Dihydrochloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eHistamine Dihydrochloride adalah bentuk garam dihidroklorida dari histamin, suatu amina biogenik bercincin imidazol yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh, respons alergi, dan pengaturan sekresi asam lambung. Produk ini dipasok TCI dengan kode katalog H0146. Dalam bentuk garamnya, histamin menjadi padatan yang stabil, mudah ditimbang, dan larut baik dalam air, jauh lebih praktis dibanding basa bebasnya. Di laboratorium, bahan ini dipakai sebagai senyawa acuan analisis, agonis pada penelitian farmakologi reseptor, serta kontrol positif pada pengujian yang berkaitan dengan reaksi alergi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang menjadikannya banyak dipilih adalah kestabilan bentuk garam, kelarutan air yang tinggi sehingga larutan stok mudah disiapkan, serta aktivitas biologis yang sudah sangat terkarakterisasi pada berbagai subtipe reseptor histamin. Cincin imidazol pada strukturnya juga membuat senyawa ini menjadi contoh penting golongan blok bangun heterosiklik bernitrogen. Ketersediaan kemasan 1 g, 5 g, dan 25 g memberi keleluasaan bagi laboratorium yang hanya memerlukan bahan acuan dalam jumlah kecil maupun yang menjalankan pengujian berulang secara rutin.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, histamin dihidroklorida banyak dipakai laboratorium pengujian mutu dan keamanan pangan, terutama pada analisis kadar histamin dalam produk perikanan yang menjadi parameter penting bagi ekspor hasil laut. Selain itu, laboratorium farmakologi perguruan tinggi memanfaatkannya pada percobaan organ terisolasi dan kajian reseptor, sementara laboratorium klinik menggunakannya sebagai kontrol pada pengujian kulit. Ketersediaan bahan acuan yang jelas identitasnya sangat membantu laboratorium menjaga keandalan hasil.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eStandar analisis histamin pada produk perikanan, karena kadar senyawa ini merupakan parameter mutu dan keamanan pangan yang diuji secara rutin pada ikan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAgonis reseptor pada penelitian farmakologi, sebab aktivitasnya terhadap reseptor histamin telah terkarakterisasi baik sehingga cocok sebagai pembanding percobaan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKontrol positif uji kulit alergi, karena respons yang ditimbulkannya konsisten sehingga dapat memastikan pengujian berjalan dengan benar sebelum hasil dibaca.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBlok bangun heterosiklik bernitrogen, sebab cincin imidazol pada strukturnya dapat dimodifikasi lebih lanjut untuk menyusun turunan senyawa bioaktif baru.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan kalibrasi metode HPLC dan ELISA, karena larutan standarnya diperlukan untuk membangun kurva kalibrasi serta memverifikasi ketelitian metode analisis.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (kode katalog H0146)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 56-92-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian kemasan: 1 g, 5 g, dan 25 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan kristalin yang larut dalam air\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya, dalam wadah tertutup rapat\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan Histamine Dihydrochloride dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena bahan ini cenderung menyerap uap air sehingga dapat menggumpal dan menurunkan ketepatan penimbangan. Biarkan wadah dingin mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan. Senyawa ini aktif secara biologis, maka hindari menghirup debunya serta kontak dengan kulit dan mata; gunakan sarung tangan, masker, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, dan timbang di area berventilasi baik. Larutan stok diberi label tanggal, disimpan dingin, dan sisa bahan dikelola sebagai limbah kimia berlabel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eHistamine Dihydrochloride (CAS 56-92-8), TCI catalogue H0146, is the stable, water-soluble salt form of the imidazole-containing biogenic amine histamine, supplied in 1 g, 5 g, and 25 g sizes. The dihydrochloride salt is far easier to weigh, store, and dissolve than the free base, making stock solution preparation straightforward. Because histamine's activity at its receptor subtypes is thoroughly characterised, the compound serves as a standard pharmacological agonist in receptor and isolated-organ studies, and as a positive control in allergy skin testing. It is equally important as a calibration standard for HPLC and ELISA determination of histamine in fishery products, a key food safety parameter. Store cool, dry, protected from light.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eReview Editor (2006). Ceplene (histamine dihydrochloride). \u003cem\u003ePharmaDeals Review\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3833\/pdr.v2006i74.470\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3833\/pdr.v2006i74.470\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (2008). Histamine dihydrochloride approved in the EU.. \u003cem\u003eInpharma Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128413-200816600-00063\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128413-200816600-00063\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (2008). Negative opinion for histamine dihydrochloride in Europe.. \u003cem\u003eInpharma Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128413-200816320-00072\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128413-200816320-00072\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087159275738,"sku":"TCI2510H014632550","price":481000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48087159308506,"sku":"TCI2510H014632551","price":1112000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48087159341274,"sku":"TCI2510H014632552","price":3408000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510H0146.jpg?v=1767115766"},{"product_id":"tci2510h014732553","title":"TCI H0147 51-74-1 Histamine Diphosphate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eHistamine Diphosphate (51-74-1) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekuler. Sebagai salah satu komponen penting dalam senyawa heterosiklik, senyawa ini sering ditemukan dalam penelitian kimia organik dan analitik. Bahan ini memiliki struktur kimia yang unik dan dapat berperan sebagai donor proton atau sebagai pengatur pH dalam berbagai proses kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk mempercepat reaksi kimia tertentu, terutama dalam sintesis senyawa kompleks yang membutuhkan kontrol pH yang tepat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eHistamine Diphosphate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan dapat larut dalam air. Karena sifat ini, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia tanpa mengalami degradasi yang signifikan. Selain itu, senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan ion logam, sehingga sering digunakan dalam reaksi kompleks dan analisis kuantitatif. Karena sifatnya yang unik dan kestabilannya, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku dalam banyak eksperimen kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, analisis senyawa biologis, serta dalam pengembangan produk farmasi dan kosmetik. Para peneliti dan ilmuwan di Indonesia sering memanfaatkan senyawa ini untuk memperoleh hasil yang akurat dan konsisten dalam eksperimen mereka. Karena kehandalannya, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai aplikasi laboratorium yang membutuhkan kontrol pH dan reaktivitas tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDalam sintesis senyawa heterosiklik, senyawa ini berfungsi sebagai donor proton yang efektif.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam analisis kuantitatif, senyawa ini digunakan sebagai standar untuk menentukan konsentrasi ion logam.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSebagai bahan baku dalam produksi obat, senyawa ini membantu dalam pengembangan senyawa aktif.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam penelitian biokimia, senyawa ini digunakan untuk mengatur lingkungan reaksi biologis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDalam proses pengendapan logam, senyawa ini berperan dalam pembentukan kompleks logam yang stabil.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 51-74-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung dan kelembapan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang higroskopis, wadah harus dilengkapi dengan penutup yang rapat untuk mencegah penyerapan kelembapan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selain itu, jauhkan dari bahan kimia yang bersifat basa atau reaktif untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eHistamine Diphosphate (51-74-1) is a chemical compound widely used in organic and analytical chemistry. It serves as a key building block in the synthesis of heterocyclic compounds and is known for its ability to act as a proton donor. This compound is commonly employed in laboratory settings to regulate pH levels and facilitate chemical reactions. Its stability and solubility in water make it a reliable choice for various applications. In Indonesia, it is extensively used in pharmaceutical research, biochemical studies, and the development of cosmetic products. Due to its unique properties and versatility, Histamine Diphosphate remains a valuable tool for scientists and researchers.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48275633602778,"sku":"TCI2510H014732553","price":960000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510H0147.jpg?v=1767115770"},{"product_id":"tci2510h019032613","title":"TCI H0190 103-90-2 4'-Hydroxyacetanilide","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e4'-Hydroxyacetanilide adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan substitusi dan reaksi substitusi elektrofilik. Sebagai salah satu komponen penting dalam senyawa heterosiklik, 4'-Hydroxyacetanilide memiliki peran kritis dalam pengembangan obat, bahan kimia industri, dan penelitian material. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa yang lebih kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat kimia dan struktur molekul 4'-Hydroxyacetanilide membuatnya sangat diminati dalam berbagai aplikasi kimia. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam reaksi kimia. Selain itu, struktur molekulnya yang stabil memungkinkan senyawa ini untuk bertahan dalam kondisi reaksi yang beragam. Karena sifat tersebut, 4'-Hydroxyacetanilide menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia yang memerlukan kestabilan dan keterjangkauan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 4'-Hydroxyacetanilide digunakan secara luas dalam penelitian kimia dan farmasi. Banyak institusi pendidikan dan penelitian mengandalkan senyawa ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif biologis. Bahan ini juga sering dipakai dalam penelitian tentang obat dan bahan kimia industri. Ketersediaan dan kualitas senyawa ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk kebutuhan laboratorium lokal.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi substitusi elektrofilik dalam kimia organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas biologis senyawa baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang struktur dan sifat senyawa kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan bahan kimia industri untuk aplikasi tertentu\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 103-90-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Non-Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 500g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e4'-Hydroxyacetanilide harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap harus dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e4'-Hydroxyacetanilide is a chemical compound widely used as a building block in organic synthesis. Its stable molecular structure and solubility in organic solvents make it a preferred choice for various laboratory applications. This compound is commonly employed in the synthesis of heterocyclic compounds, drug development, and industrial chemical research. Due to its versatility and reliability, it is a valuable resource for both academic and industrial laboratories in Indonesia. Its role in creating complex chemical structures and its compatibility with different reaction conditions make it an essential material in chemical experimentation.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eBOLDYREV (1997). Etch pits morphology on p-hydroxyacetanilide single crystals. \u003cem\u003eSolid State Ionics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0167-2738(97)00223-3\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0167-2738(97)00223-3\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMatthews (1997). Comparison of covalent binding of acetaminophen and the regioisomer 3′-hydroxyacetanilide to mouse liver protein. \u003cem\u003eToxicology Letters\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0378-4274(96)03831-3\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0378-4274(96)03831-3\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eN Gupta (2016). Polarographic Study of Meta-Hydroxyacetanilide and its Determination. \u003cem\u003eMedicinal Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.4172\/2161-0444.1000325\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.4172\/2161-0444.1000325\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48087165927642,"sku":"TCI2510H019032613","price":733000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48087165960410,"sku":"TCI2510H019032614","price":2576000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510H0190.jpg?v=1767115849"},{"product_id":"tci2510i065535867","title":"TCI I0655 53-86-1 Indomethacin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIndomethacin adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian ilmu kehidupan, terutama dalam pembuatan model penyakit pada hewan. Bahan ini memiliki aktivitas anti-inflamasi, antipiretik, dan analgesik yang kuat, sehingga menjadi bahan penting dalam studi penyakit inflamasi dan respons imun. Dalam laboratorium, Indomethacin sering digunakan untuk mengeksplorasi mekanisme penyakit dan pengaruh obat pada sistem biologis. Karena sifatnya yang stabil dan mudah tersedia, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen terkait penyakit kronis dan peradangan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eIndomethacin memiliki struktur kimia yang khas, dengan kemampuan untuk menghambat enzim siklooksigenase (COX), yang berperan penting dalam sintesis prostaglandin. Sifat ini menjadikannya sangat relevan dalam penelitian obat dan terapi inflamasi. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai dan memiliki konsistensi tinggi, Indomethacin cocok untuk penggunaan jangka panjang dalam eksperimen laboratorium. Selain itu, senyawa ini memiliki daya tahan terhadap kondisi lingkungan tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Indomethacin digunakan dalam berbagai penelitian terkait penyakit inflamasi, seperti arthritis dan penyakit autoimun. Bahan ini juga sering ditemukan dalam studi farmakologi dan pengembangan obat baru. Karena kehandalannya dalam eksperimen, Indomethacin menjadi bahan yang sangat diminati oleh peneliti di berbagai institusi riset di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian model penyakit inflamasi untuk memahami mekanisme penyakit\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian efek anti-inflamasi obat pada hewan percobaan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan terapi obat untuk penyakit kronis seperti arthritis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen farmakologi untuk mengevaluasi aktivitas obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi respons imun terhadap peradangan dan inflamasi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 53-86-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 100g, 500g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIndomethacin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Selain itu, pastikan bahwa area penyimpanan tetap kering dan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIndomethacin is a chemical compound widely used in life science research, particularly in the preparation of animal disease models. It is known for its strong anti-inflammatory, antipyretic, and analgesic properties, making it a key component in studies related to inflammation and immune responses. Its stability and availability make it a preferred choice for long-term experiments in laboratory settings. The compound is effective in inhibiting cyclooxygenase (COX) enzymes, which play a crucial role in the synthesis of prostaglandins. This characteristic makes it highly relevant in pharmaceutical research and the development of new therapeutic agents. In Indonesia, Indomethacin is commonly used in studies on chronic diseases such as arthritis and autoimmune disorders. Its reliability in experimental settings has made it a popular choice among researchers in various institutions.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eROSENFELD (1990). Why Use Indomethacin?. \u003cem\u003ePediatrics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1542\/peds.86.1.146a\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1542\/peds.86.1.146a\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eYamamiya dkk. (2020). Usefulness of post-endoscopic retrograde cholangiopancreatography pancreatitis prevention by high dose rectal indomethacin. \u003cem\u003eDigestive Medicine Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.21037\/dmr-20-80\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.21037\/dmr-20-80\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePornsopone dkk. (2006). Electrospun Methacrylate-Based Copolymer\/Indomethacin Fibers and Their Release Characteristics of Indomethacin. \u003cem\u003eJournal of Polymer Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s10965-006-9080-8\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s10965-006-9080-8\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48087403069658,"sku":"TCI2510I065535867","price":1465000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100g","offer_id":48087403102426,"sku":"TCI2510I065535868","price":4115000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48087403135194,"sku":"TCI2510I065535869","price":11130000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I0655.jpg?v=1767120081"},{"product_id":"tci2510l025037178","title":"TCI L0250 75706-12-6 Leflunomide","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eLeflunomide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian terkait penyakit autoimun dan model penyakit hewan. Sebagai salah satu bahan kimia penting dalam bidang biokimia, leflunomide sering digunakan untuk mempersiapkan model penyakit yang relevan dengan kondisi manusia. Bahan ini memiliki aktivitas imunosupresif yang kuat, sehingga menjadi alat penting dalam studi mekanisme penyakit dan pengembangan terapi. Dalam laboratorium, leflunomide digunakan untuk menginduksi atau mempercepat perkembangan penyakit tertentu, seperti lupus atau penyakit Crohn, sehingga memungkinkan peneliti untuk menguji efektivitas obat atau terapi baru.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eLeflunomide memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat disimpan dalam kondisi tertentu. Senyawa ini bersifat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, sehingga mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia atau eksperimen biologis. Daya larut dan reaktivitasnya membuat leflunomide menjadi pilihan yang tepat untuk berbagai aplikasi laboratorium. Selain itu, leflunomide memiliki kestabilan termal yang baik, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, leflunomide sering digunakan dalam penelitian kesehatan masyarakat dan farmakologi. Peneliti di berbagai institusi seperti universitas dan lembaga riset menggunakan leflunomide untuk memahami lebih dalam mekanisme penyakit dan pengembangan terapi. Bahan ini juga menjadi bagian dari penelitian yang terkait dengan pengobatan penyakit autoimun, yang merupakan fokus utama dalam bidang kedokteran dan farmasi di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian penyakit autoimun untuk memahami mekanisme patogenesis dan pengembangan terapi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan model hewan untuk uji klinis obat baru dengan efek imunosupresif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi efek farmakologis leflunomide pada sistem imun manusia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen biokimia untuk mengevaluasi aktivitas anti-inflamasi dan anti-rematik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian terkait pengaruh leflunomide pada perkembangan penyakit inflamasi kronis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 75706-12-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 200mg, 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eLeflunomide harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan tinggi. Penyimpanan dalam suhu ruangan yang stabil (sekitar 20-25°C) sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Selama penggunaan, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk mencegah kontak langsung. Karena sifat kimianya, leflunomide harus dipisahkan dari bahan kimia lain yang tidak kompatibel untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eLeflunomide is a chemical compound widely used in laboratory research related to autoimmune diseases and animal disease models. As a key reagent in biochemistry, it plays a crucial role in preparing models that mimic human conditions. Its strong immunosuppressive activity makes it an essential tool for studying disease mechanisms and developing new therapies. In laboratory settings, leflunomide is commonly used to induce or accelerate the development of specific diseases, such as lupus or Crohn’s disease, enabling researchers to test the efficacy of new drugs or treatments. The compound is stable in certain conditions and dissolves well in organic solvents, making it versatile for various biochemical and biological experiments. Its thermal stability further enhances its usability in long-term studies. Leflunomide is an important component in research on autoimmune diseases, which is a major focus in medicine and pharmacology in Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eAlcorn dkk. (2009). Benefit-Risk Assessment of Leflunomide. \u003cem\u003eDrug Safety\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/11316650-000000000-00000\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/11316650-000000000-00000\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (2006). Leflunomide. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128415-200611100-00037\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128415-200611100-00037\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (2003). Leflunomide\/methotrexate. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128415-200309460-00042\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128415-200309460-00042\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48087490789594,"sku":"TCI2510L025037178","price":1944000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48087490822362,"sku":"TCI2510L025037179","price":6032000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510L0250.jpg?v=1767121613"},{"product_id":"tci2510m090038791","title":"TCI M0900 2444-46-4 N-Vanillylnonanamide [=Capsaicin (Synthetic)]","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eN-Vanillylnonanamide, dengan nomor CAS 2444-46-4, adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian biokimia dan farmakologi. Bahan ini sering ditemukan dalam studi tentang senyawa alkaloid yang memiliki aktivitas biologis tertentu. Sebagai analog sintetik dari capsaicin, N-Vanillylnonanamide memiliki struktur kimia yang mirip dengan capsaicin, sehingga digunakan sebagai bahan bantu dalam penelitian tentang reseptor TRPV1 dan mekanisme penghambatan nyeri. Produk ini sangat relevan dalam laboratorium yang fokus pada pengembangan obat dan studi biokimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari N-Vanillylnonanamide adalah kemurniannya dan stabilitasnya dalam kondisi tertentu. Bahan ini memiliki sifat kimia yang memungkinkan reaksi dengan berbagai substrat dalam proses sintesis dan analisis. Karena kestabilan dan kemampuannya dalam berbagai reaksi kimia, N-Vanillylnonanamide menjadi pilihan utama dalam penelitian yang membutuhkan senyawa dengan struktur kompleks dan reaktivitas tinggi. Ketersediaan dalam bentuk padat juga memudahkan dalam penggunaan dan penyimpanan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium di Indonesia, N-Vanillylnonanamide digunakan dalam berbagai penelitian terkait farmakologi dan biokimia. Bahan ini sangat relevan untuk institusi penelitian yang fokus pada pengembangan obat, analisis senyawa bioaktif, dan studi tentang mekanisme kerja senyawa alkaloid. Dengan kehandalannya dalam berbagai aplikasi, produk ini menjadi pilihan yang tepat untuk peneliti yang membutuhkan senyawa dengan struktur dan aktivitas spesifik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDigunakan dalam penelitian farmakologi untuk menguji aktivitas reseptor TRPV1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCocok untuk sintesis senyawa alkaloid dengan struktur kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBerguna dalam analisis senyawa bioaktif dalam sampel biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDapat digunakan dalam pengembangan obat untuk penghambatan nyeri\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRelevan dalam studi mekanisme kerja senyawa kimia dalam tubuh\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 2444-46-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Alkaloids\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eN-Vanillylnonanamide harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya untuk menjaga stabilitasnya. Penyimpanan dalam suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Saat memanfaatkan bahan ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat kimianya, produk ini harus dihindari dari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kecelakaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eN-Vanillylnonanamide, with CAS number 2444-46-4, is a synthetic compound widely used in biochemical and pharmacological research. It serves as an analog of capsaicin and is particularly relevant in studies involving TRPV1 receptors and pain mechanisms. This compound is valued for its chemical stability and reactivity, making it a preferred choice in laboratory settings where complex molecular structures are required. Its solid form facilitates easy handling and storage, making it suitable for various applications in Indonesian research institutions. The compound is commonly used in drug development, bioactive compound analysis, and pharmacological studies, contributing significantly to scientific advancements in the field of life sciences.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10g","offer_id":48087573004506,"sku":"TCI2510M090038791","price":4947000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M0900-struktur.jpg?v=1791525106"},{"product_id":"tci2510m114939114","title":"TCI M1149 404-86-4 Capsaicin (Natural)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCapsaicin adalah senyawa kimia alami yang terdapat dalam buah paprika dan cabai. Dalam laboratorium, capsaicin digunakan sebagai bahan baku untuk berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Bahan ini memiliki aktivitas reseptor TRPV1 yang memicu respons sensorik pada manusia, sehingga menjadi bahan penting dalam studi tentang perasaan panas dan nyeri. Selain itu, capsaicin juga digunakan dalam pengembangan obat dan produk kosmetik yang memiliki efek terapi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eCapsaicin memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Karakteristik ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan formulasi. Selain itu, capsaicin memiliki daya tarik karena sifat biologisnya yang kuat, sehingga menjadi pilihan utama dalam penelitian ilmiah yang memerlukan senyawa dengan aktivitas biologis tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, capsaicin sering digunakan dalam penelitian tentang neurofarmakologi, analgesik, dan pengembangan produk pangan. Bahan ini juga menjadi bagian dari proyek penelitian yang menggali potensi senyawa alami dalam bidang kesehatan dan farmasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme reseptor TRPV1 dalam respons nyeri dan panas\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat analgesik dan anti-inflamasi berbasis senyawa alami\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas biologis senyawa alami dalam bidang farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang efek capsaicin pada sistem saraf dan respons fisiologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eFormulasi produk kosmetik dan pangan yang mengandung senyawa alami\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 404-86-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Alkaloids\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCapsaicin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung. Karena sifatnya yang iritatif, penanganan harus dilakukan dengan menggunakan sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif. Pastikan wadah penyimpanan tidak terbuka untuk mencegah kontaminasi dan kehilangan kualitas.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCapsaicin, a naturally occurring alkaloid, is widely used in scientific research, particularly in biochemistry and pharmacology. It is known for its ability to activate the TRPV1 receptor, which is responsible for the sensation of heat and pain. This compound is commonly used in studies related to pain management, neuropharmacology, and the development of natural-based pharmaceuticals. Its stability in organic solvents and strong biological activity make it a preferred choice for various laboratory applications. In Indonesia, capsaicin is utilized in research projects focused on natural compounds, including the development of therapeutic products and food ingredients. Its versatility and effectiveness have made it an essential component in the scientific community.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087588831450,"sku":"TCI2510M114939114","price":1591000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M1149.jpg?v=1767124417"},{"product_id":"tci2510s037050192","title":"TCI S0370 153-98-0 Serotonin Hydrochloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSerotonin Hydrochloride TCI S0370 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen ilmiah terutama di bidang biokimia dan farmakologi. Bahan ini merupakan garam klorida dari serotonin, sebuah neurotransmiter penting yang terlibat dalam regulasi berbagai fungsi fisiologis seperti mood, pencernaan, dan respons terhadap rasa sakit. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk mengeksplorasi mekanisme penyakit neurologis dan psikologis serta untuk pengujian obat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSerotonin Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam air, sehingga memudahkan proses pembuatan larutan untuk eksperimen. Ketersediaannya dalam bentuk padat juga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam skala kecil. Karena sifatnya yang aktif secara biologis, senyawa ini dipilih karena kemampuannya untuk memicu respons fisiologis yang dapat diukur secara akurat dalam penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Serotonin Hydrochloride digunakan dalam penelitian terkait penyakit neurologis, pengembangan obat, dan studi tentang efek psikologis. Bahan ini juga relevan dalam penelitian tentang model penyakit hewan, yang menjadi bagian dari upaya untuk memahami dan mengatasi berbagai kondisi medis yang kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian efek serotonin pada model penyakit neurologis untuk memahami mekanisme penyakit.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan larutan standar untuk analisis kuantitatif dalam uji biokimia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang respons fisiologis hewan dalam pengembangan model penyakit.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam eksperimen farmakologis untuk mengevaluasi efek obat pada sistem saraf.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang peran serotonin dalam regulasi emosi dan perilaku manusia.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 153-98-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSerotonin Hydrochloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari paparan cahaya matahari langsung. Karena sifatnya yang aktif secara biologis, bahan ini perlu ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadah tidak terbuka selama penyimpanan untuk mencegah kontaminasi atau penurunan kualitas.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSerotonin Hydrochloride TCI S0370 is a chemical compound widely used in scientific research, particularly in biochemistry and pharmacology. As a hydrochloride salt of serotonin, this substance plays a crucial role in studying physiological functions and neurological disorders. Its stability and solubility in water make it ideal for preparing solutions for various experiments. In Indonesian laboratories, it is commonly applied in neurology research, drug development, and behavioral studies, contributing to the understanding of complex medical conditions. The compound's biological activity ensures accurate and reliable results in experimental settings, making it a valuable tool for scientific inquiry.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMahmoudi dkk. (2020). Influences of Serotonin Hydrochloride on Adiponectin, Ghrelin and KiSS1 Genes Expression. \u003cem\u003eGalen Medical Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.31661\/gmj.v9i.1767\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.31661\/gmj.v9i.1767\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMahmoudi dkk. (2020). Influences of Serotonin Hydrochloride on Adiponectin, Ghrelin and KiSS1 Genes Expression. \u003cem\u003eGalen Medical Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.31661\/gmj.v9i0.1767\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.31661\/gmj.v9i0.1767\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eDas dkk. (2018). Development and Optimization of Orodispersible Tablets of Serotonin Hydrochloride. \u003cem\u003eResearch Journal of Pharmaceutical Dosage Forms and Technology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.5958\/0975-4377.2018.00003.4\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.5958\/0975-4377.2018.00003.4\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48088246976730,"sku":"TCI2510S037050192","price":8808000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510S0370.jpg?v=1768819427"},{"product_id":"tci2510s054250365","title":"TCI S0542 1310-73-2 Sodium Hydroxide (1mol\/L in Water)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSodium Hydroxide (NaOH) adalah bahan kimia padat berbentuk kristal yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini memiliki sifat basa kuat yang membuatnya sangat penting dalam proses neutralisasi, pembuatan larutan, dan reaksi kimia lainnya. Dalam bentuk larutan 1mol\/L, NaOH sangat berguna untuk analisis kuantitatif dan kualitatif, serta dalam reaksi yang memerlukan pH tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSodium Hydroxide memiliki sifat kimia yang sangat reaktif, terutama terhadap asam dan bahan organik. Larutan NaOH ini memiliki pH tinggi, sehingga sangat efektif dalam mengubah pH larutan atau menghidrolisis senyawa tertentu. Karena sifatnya yang kuat, bahan ini harus digunakan dengan hati-hati, tetapi sangat diminati karena keandalannya dalam berbagai aplikasi laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Sodium Hydroxide 1mol\/L sering digunakan dalam berbagai penelitian kimia, termasuk dalam analisis kimia, pembuatan larutan standar, dan reaksi kimia dasar. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya dan kehandalannya dalam berbagai eksperimen ilmiah.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenyediaan larutan standar untuk analisis titrasi asam-basa\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam reaksi hidrolisis senyawa organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan larutan untuk proses pembersihan dan dekontaminasi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam sintesis senyawa kimia yang memerlukan lingkungan basa\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan pH dalam reaksi kimia dan proses fermentasi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1310-73-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Catalysis and Inorganic Chemistry \u003e Main-group Elements\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 500mL\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Larutan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari bahan asam\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSodium Hydroxide 1mol\/L harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang tahan korosi, dan ditempatkan di area yang kering serta sejuk. Bahan ini bersifat korosif, sehingga harus dihindari kontak langsung dengan kulit, mata, atau peralatan lab. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak bocor dan jauh dari sumber panas atau bahan asam.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSodium Hydroxide (NaOH) 1mol\/L in Water is a versatile chemical solution widely used in laboratory settings. This strong base is essential for neutralization reactions, pH adjustment, and various chemical analyses. Its high reactivity makes it suitable for hydrolysis processes and titration experiments. The 500mL solution is ideal for educational and research purposes in Indonesian laboratories, offering reliability and consistency in chemical experiments. Its application spans from basic chemistry to advanced analytical procedures, making it a fundamental reagent in the field of inorganic chemistry.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMalanova dkk. (2014). The Application of Ammonium Hydroxide and Sodium Hydroxide for Reagent Softening of Water. \u003cem\u003eProcedia Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.proche.2014.10.028\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.proche.2014.10.028\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHill (2000). Carbonate Effects on Sodium Hydroxide Dosage. \u003cem\u003eProceedings of the Water Environment Federation\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2175\/193864700785303105\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2175\/193864700785303105\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSalavera dkk. (2005). Vapor—Liquid Equilibria of Ammonium + Water + Potassium Hydroxide and Ammonium + Water + Sodium Hydroxide Solutions at Temperatures from (293.15 to 353.15) K.. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.200524021\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.200524021\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"500mL","offer_id":48088257069274,"sku":"TCI2510S054250365","price":505000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510S0542.jpg?v=1767138896"},{"product_id":"tci2510s054350366","title":"TCI S0543 1310-73-2 Sodium Hydroxide (2mol\/L in Water)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSodium Hydroxide (NaOH) dengan konsentrasi 2 mol\/L dalam air adalah bahan kimia yang sangat penting dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk reaksi kimia, proses pengendapan, dan pembuatan larutan standar. Sodium Hydroxide memiliki sifat basa kuat yang membuatnya sangat efektif dalam reaksi neutralisasi dan dalam proses hidrolisis. Dalam laboratorium, bahan ini juga digunakan untuk menetralkan larutan asam atau mengatur pH dalam berbagai eksperimen kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSodium Hydroxide 2 mol\/L memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap bahan kimia lainnya. Bahan ini bersifat korosif dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit, mata, dan saluran pernapasan. Karena sifatnya yang kuat, sodium hydroxide harus ditangani dengan hati-hati dan dalam wadah yang sesuai. Keberadaan bahan ini dalam bentuk larutan memudahkan penggunaan dan penerapannya dalam berbagai eksperimen kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, sodium hydroxide 2 mol\/L sering digunakan dalam pendidikan dan penelitian. Bahan ini menjadi bagian dari kurikulum kimia di berbagai institusi pendidikan tinggi dan sekolah menengah. Selain itu, bahan ini juga digunakan dalam industri kimia lokal untuk produksi berbagai produk kimia dasar.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenetrasi dan pengendapan dalam analisis kimia untuk memisahkan komponen dalam campuran.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan larutan standar untuk analisis titrasi asam-basa dalam laboratorium kimia.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi hidrolisis dalam sintesis senyawa organik dan anorganik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenetrasi pada proses pembersihan dan pengolahan bahan kimia dalam laboratorium.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengaturan pH dalam reaksi kimia yang membutuhkan lingkungan basa stabil.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1310-73-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Catalysis and Inorganic Chemistry \u003e Main-group Elements\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 500mL\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Larutan berwarna jernih\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari bahan kimia lain\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSodium hydroxide 2 mol\/L harus disimpan dalam wadah tertutup yang terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau logam. Bahan ini sangat reaktif dan harus dihindari dari paparan udara dan kelembapan. Penyimpanan harus dilakukan dalam ruangan yang sejuk dan kering, serta jauh dari sumber panas. Selama penggunaan, bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSodium Hydroxide (NaOH) with a concentration of 2 mol\/L in water is a fundamental chemical reagent widely used in laboratory settings. This strong base is essential for various chemical reactions, including neutralization processes and pH regulation. Its aqueous solution is commonly employed in titration experiments, synthesis reactions, and analytical procedures. Due to its corrosive nature, it requires careful handling and storage in appropriate containers. In Indonesian laboratories, this reagent is a key component in both educational and research activities, supporting a wide range of chemical investigations and industrial applications.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMalanova dkk. (2014). The Application of Ammonium Hydroxide and Sodium Hydroxide for Reagent Softening of Water. \u003cem\u003eProcedia Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.proche.2014.10.028\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.proche.2014.10.028\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHill (2000). Carbonate Effects on Sodium Hydroxide Dosage. \u003cem\u003eProceedings of the Water Environment Federation\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2175\/193864700785303105\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2175\/193864700785303105\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSalavera dkk. (2005). Vapor—Liquid Equilibria of Ammonium + Water + Potassium Hydroxide and Ammonium + Water + Sodium Hydroxide Solutions at Temperatures from (293.15 to 353.15) K.. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.200524021\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.200524021\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"500mL","offer_id":48088257134810,"sku":"TCI2510S054350366","price":455000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510S0543.jpg?v=1767138900"},{"product_id":"tci2510t014950877","title":"TCI T0149 1921-70-6 2,6,10,14-Tetramethylpentadecane","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2,6,10,14-Tetramethylpentadecane dari TCI lebih dikenal dengan nama pristana. Senyawa ini adalah hidrokarbon jenuh bercabang golongan isoprenoid, dengan empat gugus metil yang tersusun teratur di sepanjang rantai pentadekana. Pristana dijumpai secara alami, antara lain dalam minyak hati hiu, dan merupakan produk degradasi rantai fitol dari klorofil. Di laboratorium, bahan ini punya dua peran utama yang berbeda: sebagai agen imunologi pada hewan percobaan dan sebagai senyawa standar atau biomarker dalam analisis geokimia dan lingkungan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003ePristana dipilih karena sifatnya sebagai hidrokarbon jenuh: hampir inert secara kimia, tidak larut dalam air, tetapi mampu memicu respons inflamasi kronis bila disuntikkan ke rongga peritoneum mencit. Sifat ini dimanfaatkan untuk memicu pembentukan cairan asites dalam produksi antibodi monoklonal, juga sebagai model penyakit autoimun seperti lupus dan artritis. Dalam geokimia, struktur isoprenoidnya yang khas membuat pristana mudah dikenali dengan kromatografi gas. Rasio pristana terhadap fitana digunakan sebagai indikator kondisi pengendapan bahan organik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, pristana relevan bagi laboratorium imunologi dan bioteknologi yang mengembangkan antibodi, serta pusat riset biomedis yang mempelajari penyakit autoimun. Bahan ini juga relevan bagi laboratorium geokimia minyak bumi dan pemantauan tumpahan minyak di perairan, mengingat peran sektor migas dan luasnya wilayah laut Indonesia. Kemasan 5 mL praktis untuk pemakaian dalam jumlah kecil dan terukur, baik untuk injeksi hewan percobaan maupun pembuatan larutan standar kromatografi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eProduksi antibodi monoklonal: injeksi intraperitoneal pristana memicu peradangan yang mendukung pertumbuhan sel hibridoma dan pembentukan cairan asites kaya antibodi pada mencit.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eModel penyakit autoimun: pristana dipakai untuk menginduksi model lupus dan artritis pada hewan percobaan, membantu studi mekanisme penyakit dan pengujian kandidat terapi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBiomarker geokimia: rasio pristana\/fitana dalam minyak bumi dan sedimen dianalisis untuk menafsirkan asal bahan organik dan kondisi oksigen saat pengendapan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStandar kromatografi gas: sebagai isoprenoid murni, pristana berguna untuk identifikasi puncak dan kalibrasi dalam analisis hidrokarbon minyak bumi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eForensik tumpahan minyak: pola isoprenoid, termasuk pristana, dipakai untuk menelusuri sumber dan tingkat pelapukan minyak di sampel lingkungan perairan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (kode produk T0149)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1921-70-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Non-Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5mL\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: cairan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenyimpanan: wadah tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering, jauh dari oksidator dan sumber api\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan pristana dalam botol kaca aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, berventilasi, dan jauh dari oksidator kuat maupun sumber panas atau api. Untuk penggunaan biologis, ambil bahan secara aseptik dengan alat steril, dan ikuti protokol etik hewan percobaan yang berlaku di institusi. Pristana dapat menimbulkan peradangan, jadi hindari kontak dengan kulit dan mata, serta waspadai risiko tertusuk jarum saat injeksi. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI 2,6,10,14-Tetramethylpentadecane, commonly known as pristane (CAS 1921-70-6), is a saturated, branched isoprenoid hydrocarbon derived in nature from the phytol chain of chlorophyll. In biomedical research, intraperitoneal pristane is used to promote ascites formation for monoclonal antibody production and to induce lupus- and arthritis-like autoimmune models in mice. In geochemistry and environmental analysis, it is a well-known biomarker: the pristane\/phytane ratio indicates depositional conditions, and pristane serves as a GC reference compound for petroleum and oil-spill studies. It is supplied as a liquid in a convenient 5 mL package.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eWahlström dkk. (1997). The solubility of HFC125, HFC134a, HFC143a and HFC152a in n‐eicosane, n‐hexadecane, n‐tridecane and 2, 6, 10, 14‐tetramethylpentadecane. \u003cem\u003eThe Canadian Journal of Chemical Engineering\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/cjce.5450750308\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/cjce.5450750308\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBigazzi (2005). Murine lupus induced by tetramethylpentadecane: an animal model of systemic human autoimmunity. \u003cem\u003eClinical Immunology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.clim.2004.09.009\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.clim.2004.09.009\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eFelix dkk. (1997). In vitro mutagenicity of the plasmacytomagenic agent pristane (2,6,10,14-tetramethylpentadecane). \u003cem\u003eCancer Letters\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0304-3835(97)04597-7\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0304-3835(97)04597-7\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5mL","offer_id":48088293114074,"sku":"TCI2510T014950877","price":1894000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510T0149.jpg?v=1767139475"},{"product_id":"tci2510t026451042","title":"TCI T0264 26471-62-5 Tolylene Diisocyanate (2,4- ca. 80%, 2,6- ca. 20%)","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTolylene Diisocyanate (TDI) adalah bahan kimia yang digunakan secara luas dalam bidang ilmu material dan kimia polimer. Sebagai monomer, TDI berperan penting dalam sintesis poliuretan, yang merupakan bahan yang sangat populer dalam industri manufaktur, konstruksi, dan produk konsumen. Dalam laboratorium, TDI sering digunakan untuk meneliti sifat-sifat polimer, termasuk viskositas, reaktivitas, dan stabilitas termal. Bahan ini juga menjadi bahan baku untuk pembuatan bahan karet, busa, dan pelapis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTDI memiliki struktur kimia yang kompleks, terdiri dari dua grup isosianat yang aktif secara kimia. Sifat reaktif ini membuatnya sangat efektif dalam reaksi polimerisasi dan crosslinking. Dalam bentuknya yang murni, TDI berbentuk cair dan memiliki aroma yang tajam, yang memerlukan penanganan yang hati-hati. Karena sifat reaktifnya, TDI harus disimpan dengan benar untuk mencegah degradasi dan reaksi yang tidak diinginkan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, TDI digunakan dalam penelitian dan pengembangan bahan polimer, terutama dalam bidang teknik kimia, material, dan lingkungan. Banyak institusi pendidikan dan perusahaan riset menggunakan TDI untuk menguji sifat-sifat bahan baru atau memperbaiki proses produksi yang ada. Ketersediaan TDI dalam bentuk kemasan yang sesuai memudahkan penggunaannya dalam berbagai skala eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis poliuretan untuk uji sifat mekanik bahan polimer\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan karet dan busa dengan sifat elastis tinggi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang reaktivitas dan stabilitas termal bahan kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji kinerja bahan pelapis dalam lingkungan industri\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan bahan komposit untuk aplikasi konstruksi dan manufaktur\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 26471-62-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Materials Science \u003e Polymer\/Macromolecule Reagents \u003e Monomers\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 500g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Cair\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Disimpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan udara dan sinar matahari langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTDI harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Wadah harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia, seperti plastik atau logam. Penanganan TDI harus dilakukan dengan peralatan pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena bahan ini bersifat iritatif dan beracun jika tertelan atau terhirup. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan tidak terbuka untuk menghindari risiko kebocoran atau kontaminasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTolylene Diisocyanate (TDI) is a key chemical used in polymer science and materials research. As a monomer, it plays a crucial role in the synthesis of polyurethanes, which are widely used in manufacturing, construction, and consumer products. In the laboratory, TDI is essential for studying polymer properties, including viscosity, reactivity, and thermal stability. Its reactive isocyanate groups enable it to participate in crosslinking and polymerization reactions. TDI is available in two isomeric forms, 2,4- and 2,6-, with the former being more prevalent. Due to its chemical reactivity, TDI requires careful handling and storage. It is commonly used in research and development of new materials, particularly in chemical engineering, material science, and environmental studies. Its availability in various packaging sizes makes it suitable for both small-scale experiments and larger research projects.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eSojecki✠ dkk. (2000). The synergetic effect of catalytic systems in 2,4-tolylene diisocyanate reactions with macrodiols. \u003cem\u003eEuropean Polymer Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0014-3057(99)00214-1\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0014-3057(99)00214-1\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWOLINSKA-GRABCZYK dkk. (1997). Thermothropic liquid crystalline poly(urethane-urea)s from 4,4'-diaminobiphenyl, 2,4-tolylene diisocyanate and poly(oxytetramethylene)diol. \u003cem\u003ePolimery\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.14314\/polimery.1997.055\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.14314\/polimery.1997.055\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePeng dkk. (1991). TERPOLYMERIZATION OF CO2,PROPYLENE OXIDE AND TOLYLENE DIISOCYANATE. \u003cem\u003eChinese Journal of Applied Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3724\/j.issn.1000-0518.1991.1.78\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3724\/j.issn.1000-0518.1991.1.78\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48088302223578,"sku":"TCI2510T026451042","price":683000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48088302256346,"sku":"TCI2510T026451043","price":1491000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}]},{"product_id":"tci2510a07811027","title":"TCI A0781 506-32-1 Arachidonic Acid","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eArachidonic Acid\u003c\/strong\u003e (CAS 506-32-1) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eA0781\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C20H32O2. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(GC)(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Animal Disease Models Preparation, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Arachidonic Acid\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eA0781\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e506-32-1\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C20H32O2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(GC)(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKondisi penyimpanan: \u0026lt;0°C\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/A0781_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS A0781\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48085315813594,"sku":"TCI2510A07811027","price":2221000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500mg","offer_id":48085315846362,"sku":"TCI2510A07811028","price":6008000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510A0781.jpg?v=1767080105"},{"product_id":"tci2510a20352590","title":"TCI A2035 64-19-7 Acetic Acid","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eAcetic Acid\u003c\/strong\u003e (CAS 64-19-7) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eA2035\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C2H4O2. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;99.5%(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eAnalytical Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Acids, dan umumnya dipakai sebagai standar maupun pereaksi pada analisis kuantitatif dan kromatografi. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Analytical Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Acetic Acid\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eA2035\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e64-19-7\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C2H4O2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;99.5%(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 300mL\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/A2035_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS A2035\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"300mL","offer_id":48085390328026,"sku":"TCI2510A20352590","price":455000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510A2035.jpg?v=1767082194"},{"product_id":"tci2510a22622851","title":"TCI A2262 50-78-2 Acetylsalicylic Acid","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eAcetylsalicylic Acid\u003c\/strong\u003e (CAS 50-78-2) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eA2262\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C9H8O4. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(GC)(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Animal Disease Models Preparation, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Acetylsalicylic Acid\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eA2262\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e50-78-2\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C9H8O4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(GC)(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 25g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/A2262_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS A2262\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48085400781018,"sku":"TCI2510A22622851","price":455000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48085400813786,"sku":"TCI2510A22622852","price":1213000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510A2262.jpg?v=1767082588"},{"product_id":"tci2510a25303198","title":"TCI A2530 19774-82-4 Amiodarone Hydrochloride","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eAmiodarone Hydrochloride\u003c\/strong\u003e (CAS 19774-82-4) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eA2530\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C25H29I2NO3.HCl. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(HPLC)(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Animal Disease Models Preparation, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Amiodarone Hydrochloride\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eA2530\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e19774-82-4\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C25H29I2NO3.HCl\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKondisi penyimpanan: 0-10°C\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/A2530_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS A2530\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48085418836186,"sku":"TCI2510A25303198","price":1415000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48085418868954,"sku":"TCI2510A25303199","price":4266000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510A2530.jpg?v=1767083018"},{"product_id":"tci2510a37444573","title":"TCI A3744 62952-06-1 DL-Lysine Acetylsalicylate","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eDL-Lysine Acetylsalicylate\u003c\/strong\u003e (CAS 62952-06-1) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eA3744\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C9H8O4.C6H14N2O2. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(HPLC)(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Animal Disease Models Preparation, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi DL-Lysine Acetylsalicylate\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eA3744\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e62952-06-1\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C9H8O4.C6H14N2O2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 5g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKondisi penyimpanan: 0-10°C\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/A3744_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS A3744\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48085483880666,"sku":"TCI2510A37444573","price":2273000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48085483913434,"sku":"TCI2510A37444574","price":7926000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510A3744.jpg?v=1767084755"},{"product_id":"tci2510b397210093","title":"TCI B3972 9041-93-4 Bleomycin Sulfate (mixture)","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eBleomycin Sulfate (mixture)\u003c\/strong\u003e (CAS 9041-93-4) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eB3972\u003c\/strong\u003e. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;85.0%(HPLC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Animal Disease Models Preparation, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Bleomycin Sulfate (mixture)\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eB3972\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e9041-93-4\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;85.0%(HPLC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 10mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKondisi penyimpanan: 0-10°C\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/B3972_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS B3972\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48085761163482,"sku":"TCI2510B397210093","price":4089000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48085761196250,"sku":"TCI2510B397210094","price":18373000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B3972_18c8560c-b79f-49e6-b473-eb1df780ef72.jpg?v=1767434860"},{"product_id":"tci2510a0149229","title":"TCI A0149 73-24-5 Adenine","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eAdenine\u003c\/strong\u003e (CAS 73-24-5) adalah produk kimia berkualitas tinggi dari TCI dengan grade \u003cstrong\u003eHPLC Grade\u003c\/strong\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eAplikasi:\u003c\/strong\u003e Reagen sintesis untuk berbagai transformasi kimia organik di laboratorium dan industri.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eSpesifikasi:\u003c\/strong\u003e\u003c\/p\u003e\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eRumus Molekul: C5H5N5\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCAS Number: 73-24-5\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;99.0%(HPLC)(T)\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKode Produk TCI: A0149\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eNama lain:\u003c\/strong\u003e 6-Aminopurine\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eTersedia di \u003cstrong\u003eAMI Scientific\u003c\/strong\u003e, distributor resmi TCI di Indonesia. \u003cstrong\u003eHubungi kami untuk penawaran harga dan ketersediaan stok\u003c\/strong\u003e — pengiriman ke seluruh Indonesia.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48085281374426,"sku":"TCI2510A0149229","price":1616000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"250g","offer_id":48085281407194,"sku":"TCI2510A0149230","price":8253000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510A0149.jpg?v=1768814858"},{"product_id":"tci2510a0150231","title":"TCI A0150 6055-72-7 Adenine Hydrochloride Hemihydrate","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eAdenine Hydrochloride Hemihydrate\u003c\/strong\u003e (CAS 6055-72-7) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eA0150\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C5H5N5.HCl.1\/2H2O. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;98.0%(T).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Animal Disease Models Preparation, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Chemistry.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Adenine Hydrochloride Hemihydrate\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eA0150\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e6055-72-7\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C5H5N5.HCl.1\/2H2O\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(T)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 5g\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/A0150_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS A0150\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48085281472730,"sku":"TCI2510A0150231","price":633000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48085281505498,"sku":"TCI2510A0150232","price":1868000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510A0150.jpg?v=1768358250"},{"product_id":"tci2510a0151233","title":"TCI A0151 6509-19-9 Adenine Sulfate Dihydrate","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eAdenine Sulfate Dihydrate\u003c\/strong\u003e (CAS 6509-19-9) adalah produk kimia berkualitas tinggi dari TCI dengan grade \u003cstrong\u003eHPLC Grade\u003c\/strong\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eAplikasi:\u003c\/strong\u003e Reagen sintesis untuk berbagai transformasi kimia organik di laboratorium dan industri.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eSpesifikasi:\u003c\/strong\u003e\u003c\/p\u003e\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eRumus Molekul: (C5H5N5)2.H2SO4.2H2O\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCAS Number: 6509-19-9\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)(T)\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKode Produk TCI: A0151\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eNama lain:\u003c\/strong\u003e 6-Aminopurine Sulfate Dihydrate\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eTersedia di \u003cstrong\u003eAMI Scientific\u003c\/strong\u003e, distributor resmi TCI di Indonesia. \u003cstrong\u003eHubungi kami untuk penawaran harga dan ketersediaan stok\u003c\/strong\u003e — pengiriman ke seluruh Indonesia.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48085281538266,"sku":"TCI2510A0151233","price":2878000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100g","offer_id":48085281571034,"sku":"TCI2510A0151234","price":7798000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510A0151.jpg?v=1768814858"},{"product_id":"tci2510i074735995","title":"TCI I0747 99011-02-6 Imiquimod","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eImiquimod\u003c\/strong\u003e (CAS 99011-02-6) adalah produk kimia berkualitas tinggi dari TCI dengan grade \u003cstrong\u003eHPLC Grade\u003c\/strong\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eAplikasi:\u003c\/strong\u003e Reagen sintesis untuk berbagai transformasi kimia organik di laboratorium dan industri.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eSpesifikasi:\u003c\/strong\u003e\u003c\/p\u003e\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eRumus Molekul: C14H16N4\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCAS Number: 99011-02-6\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;98.0%(HPLC)(T)\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKode Produk TCI: I0747\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eNama lain:\u003c\/strong\u003e 1-Isobutyl-1H-imidazo[4,5-c]quinolin-4-amine; 4-Amino-1-isobutyl-1H-imidazo[4,5-c]quinoline\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eTersedia di \u003cstrong\u003eAMI Scientific\u003c\/strong\u003e, distributor resmi TCI di Indonesia. \u003cstrong\u003eHubungi kami untuk penawaran harga dan ketersediaan stok\u003c\/strong\u003e — pengiriman ke seluruh Indonesia.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":50506747248858,"sku":"TCI2510I074735995","price":1995000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I0747.jpg?v=1769142712"}],"url":"https:\/\/amiscientific.com\/collections\/tci-l4-reagents-for-inflammation-and-immunity-disorder-models.oembed?page=3","provider":"AMI Scientific","version":"1.0","type":"link"}