{"title":"Regenerative Medicine Research Reagents","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eRegenerative Medicine Research Reagents\u003c\/strong\u003e — mencakup beragam senyawa kecil, asam lemak, dan reagen biokimia yang dipakai dalam riset diferensiasi dan pemeliharaan sel punca, termasuk inhibitor jalur pensinyalan seperti GSK-3 dan protein kinase C. Kategori ini juga memuat komponen media kultur seperti asam askorbat dan garam gliserofosfat.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eRegenerative Medicine Research Reagents dipakai peneliti biologi sel punca sebagai komponen media kultur atau modulator jalur pensinyalan untuk mengarahkan diferensiasi sel menjadi lini sel tertentu dalam riset kedokteran regeneratif. Senyawa seperti SB 216763 dan bisindolilmaleimide dipakai sebagai model eksperimen untuk menghambat jalur pensinyalan spesifik, sementara asam askorbat dan beta-gliserofosfat mendukung pematangan sel pada kultur jangka panjang.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eContoh produk dalam koleksi ini: \u003ca href=\"\/products\/tci2510l005036931\"\u003eTCI L0050 463-40-1 Linolenic Acid\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510b571612436\"\u003eTCI B5716 280744-09-4 SB 216763\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510d396424404\"\u003eTCI D3964 13408-09-8 Disodium beta-Glycerophosphate Pentahydrate [for Biochemical Research]\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510b578112521\"\u003eTCI B5781 133052-90-1 Bisindolylmaleimide I\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510a0537757\"\u003eTCI A0537 50-81-7 L-Ascorbic Acid\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510b645913351\"\u003eTCI B6459 54143-56-5 Flecainide Acetate\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510t311254652\"\u003eTCI T3112 433695-36-4 N,N,2-Trimethyl-5-nitrobenzenesulfonamide\u003c\/a\u003e, \u003ca href=\"\/products\/tci2510b649013393\"\u003eTCI B6490 2821068-04-4 LSD Inhibitor S1024\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian tingkat riset (research grade), kelarutan dalam pelarut media kultur, serta konsentrasi kerja yang sesuai dengan protokol diferensiasi sel yang digunakan. Seluruh produk merupakan produk asli Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang, dengan kemurnian, kemasan, dan kondisi penyimpanan tercantum pada halaman masing-masing item.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eKategori lain yang sejajar di bawah Stem Cell Biology, sering dipakai bersamaan dalam satu alur kerja laboratorium:\u003c\/p\u003e\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-nutrition-research\"\u003eNutrition Research\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-cell-signaling-and-neuroscience\"\u003eCell Signaling and Neuroscience\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-cancer-research\"\u003eCancer Research\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-immune-system-inflammation-allergy-research\"\u003eImmune System, Inflammation, Allergy Research\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-bioactive-small-molecules\"\u003eBioactive Small Molecules\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-metabolomics\"\u003eMetabolomics\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003eKembali ke \u003ca href=\"\/collections\/tci-l3-stem-cell-biology\"\u003eStem Cell Biology\u003c\/a\u003e. Untuk pengadaan volume besar, kemasan khusus, atau grade tertentu, hubungi tim AMI Scientific — distributor resmi TCI Japan di Indonesia — untuk pengecekan ketersediaan dan lead time langsung ke Jepang.\u003c\/p\u003e","products":[{"product_id":"tci2510b571612436","title":"TCI B5716 280744-09-4 SB 216763","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI B5716 280744-09-4 SB 216763 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam bidang biologi sel dan neurosains. Bahan ini sering digunakan sebagai reagen dalam berbagai eksperimen untuk mempelajari mekanisme sinyal seluler dan aktivitas neurologis. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu untuk mengaktifkan atau menghambat jalur sinyal tertentu dalam sel, sehingga memungkinkan peneliti memahami respons biologis yang kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI B5716 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi eksperimen. Senyawa ini dipilih karena kemurniannya yang tinggi dan konsistensi kualitas, yang memastikan hasil eksperimen yang akurat dan dapat diandalkan. Selain itu, senyawa ini memiliki kemampuan untuk berinteraksi secara spesifik dengan protein target, sehingga meminimalkan gangguan dari senyawa lain.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian terkait penyakit neurodegeneratif, pengembangan obat, dan studi tentang mekanisme respons sel terhadap rangsangan eksternal. Bahan ini menjadi alat penting untuk para peneliti yang ingin memahami lebih dalam tentang proses biologis kompleks di tingkat seluler.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian sinyal seluler untuk memahami mekanisme transduksi sinyal dalam sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen neurosains untuk mengidentifikasi senyawa yang memengaruhi aktivitas neuron\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian efek modulator pada jalur sinyal tertentu dalam model sel manusia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian penyakit neurodegeneratif untuk mengeksplorasi peran senyawa dalam proses degenerasi saraf\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat yang menargetkan jalur sinyal tertentu dalam sel\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 280744-09-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cell Signaling and Neuroscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg, 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau kaca. Selama penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI B5716 280744-09-4 SB 216763 is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and neuroscience. It serves as a key reagent in experiments aimed at studying cellular signaling pathways and neuronal activity. This compound is valued for its high purity and stability, making it a reliable choice for laboratory applications. Its ability to specifically interact with target proteins ensures accurate and reproducible results in various experimental setups. In Indonesian laboratories, this compound is commonly used in research related to neurodegenerative diseases, drug development, and the study of cellular responses to external stimuli. Its versatility and effectiveness make it an essential tool for researchers seeking to explore complex biological processes at the cellular level.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eValian dkk. (2025). Insulin and SB-216763, a GSK3β inhibitor, reduce methamphetamine toxicity in human neuroblastoma and rat primary midbrain cells. \u003cem\u003ePhysiology and Pharmacology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.61882\/phypha.29.3.323\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.61882\/phypha.29.3.323\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWickens dkk. (2017). Inhibition of glycogen synthase kinase-3 by SB 216763 affects acquisition at lower doses than expression of amphetamine-conditioned place preference in rats. \u003cem\u003eBehavioural Pharmacology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1097\/fbp.0000000000000283\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1097\/fbp.0000000000000283\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eZhang dkk. (2018). SB‐216763, a GSK‐3β inhibitor, protects against aldosterone‐induced cardiac, and renal injury by activating autophagy. \u003cem\u003eJournal of Cellular Biochemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/jcb.26788\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/jcb.26788\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48085898952922,"sku":"TCI2510B571612436","price":3382000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48085898985690,"sku":"TCI2510B571612437","price":10071000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B5716.jpg?v=1771058785"},{"product_id":"tci2510b578112521","title":"TCI B5781 133052-90-1 Bisindolylmaleimide I","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBisindolylmaleimide I adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam bidang biologi sel dan neurosains. Senyawa ini berfungsi sebagai inhibitor protein kinase C (PKC), yang merupakan enzim penting dalam berbagai jalur sinyal seluler. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk mengontrol aktivitas PKC dan mempelajari peran enzim tersebut dalam proses seperti diferensiasi sel, apoptosis, dan respons imun.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eBisindolylmaleimide I memiliki sifat kimia yang stabil dan daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Senyawa ini juga memiliki tingkat kekhasan yang tinggi dalam menghambat aktivitas PKC, sehingga menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan presisi tinggi. Karena sifatnya yang spesifik dan efektif, senyawa ini sering dipilih oleh para peneliti untuk memastikan hasil eksperimen yang akurat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium di Indonesia, Bisindolylmaleimide I digunakan dalam berbagai penelitian terkait penyakit neurodegeneratif, pengembangan obat, dan studi tentang mekanisme sinyal seluler. Bahan ini sangat relevan dalam upaya penelitian lokal yang bertujuan memperluas pemahaman tentang penyakit dan mencari solusi medis yang inovatif.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme aktivasi protein kinase C dalam sel manusia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian efek inhibitor PKC pada diferensiasi sel saraf\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang peran PKC dalam proses apoptosis seluler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen untuk mengembangkan obat yang menargetkan jalur sinyal seluler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis respons sel terhadap stimulasi eksternal melalui jalur PKC\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 133052-90-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cell Signaling and Neuroscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5mg, 25mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBisindolylmaleimide I harus disimpan dalam wadah tertutup dan terlindung dari cahaya serta kelembapan. Penyimpanan pada suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Bahan ini bersifat kimia yang harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadah tidak terbuka dan jauh dari bahan kimia lain yang tidak kompatibel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBisindolylmaleimide I is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and neuroscience. It functions as a potent inhibitor of protein kinase C (PKC), a key enzyme in various cellular signaling pathways. This compound is commonly used to control PKC activity and study its role in processes such as cell differentiation, apoptosis, and immune responses. Its chemical stability and solubility in organic solvents make it suitable for a wide range of experimental applications. In Indonesian laboratories, Bisindolylmaleimide I is utilized in research related to neurodegenerative diseases, drug development, and the study of cellular signaling mechanisms. Its specific and effective properties make it an essential tool for researchers aiming to achieve accurate and reliable experimental results.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (1999). Bisindolylmaleimide VIII. \u003cem\u003eInpharma Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128413-199911800-00018\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128413-199911800-00018\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eVillalba (1998). Bisindolylmaleimide prevents cerebellar granule cells apoptosis. \u003cem\u003eNeuroReport\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1097\/00001756-199806010-00008\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1097\/00001756-199806010-00008\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eRoy dkk. (2007). Synthesis of a Novel N‐Nitroalkyl Bisindolylmaleimide (VI).. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.200745115\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.200745115\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5mg","offer_id":48085903147226,"sku":"TCI2510B578112521","price":3963000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25mg","offer_id":48085903179994,"sku":"TCI2510B578112522","price":13880000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510B5781.jpg?v=1771057907"},{"product_id":"tci2510c038014467","title":"TCI C0380 64-86-8 Colchicine (contains 5% Ethyl Acetate at maximum)","description":"\u003cp\u003e\u003cstrong\u003eColchicine (contains 5% Ethyl Acetate at maximum)\u003c\/strong\u003e (CAS 64-86-8) adalah bahan kimia produksi Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang dengan kode produk \u003cstrong\u003eC0380\u003c\/strong\u003e. Rumus molekulnya C22H25NO6. Kemurnian yang tersedia \u0026gt;97.0%(HPLC).\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eProduk ini termasuk kategori \u003cstrong\u003eBiochemicals and Reagents\u003c\/strong\u003e, kelompok Alkaloids, dan umumnya dipakai pada riset biokimia, uji aktivitas enzim, dan penyiapan buffer maupun media. Dalam katalog TCI, kategori ini berada di bawah bidang Life Science.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eSpesifikasi Colchicine (contains 5% Ethyl Acetate at maximum)\u003c\/h2\u003e\u003cul\u003e\u003cli\u003eKode produk TCI: \u003cstrong\u003eC0380\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: \u003cstrong\u003e64-86-8\u003c\/strong\u003e\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRumus molekul: C22H25NO6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemurnian: \u0026gt;97.0%(HPLC)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKemasan: 500mg\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\u003cp\u003ePerhatikan kemurnian dan kondisi penyimpanan yang tercantum, karena keduanya memengaruhi hasil percobaan. Untuk kebutuhan volume besar atau spesifikasi khusus, tim kami dapat mengecek ketersediaan langsung ke TCI Jepang.\u003c\/p\u003e\u003ch2\u003eDokumen Keamanan dan Mutu\u003c\/h2\u003e\u003cp\u003eLembar data keselamatan (SDS) tersedia: \u003ca href=\"https:\/\/www.tcichemicals.com\/US\/en\/sds\/C0380_US_EN.pdf\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003eSDS C0380\u003c\/a\u003e.\u003c\/p\u003e\u003cp\u003eAMI Scientific (PT Advanced Material Indonesia) adalah \u003cstrong\u003edistributor resmi TCI\u003c\/strong\u003e di Indonesia. Hubungi kami untuk harga, ketersediaan, dan estimasi waktu pengiriman.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"500mg","offer_id":48085995094234,"sku":"TCI2510C038014467","price":1187000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48085995127002,"sku":"TCI2510C038014468","price":6764000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C0380.jpg?v=1767095143"},{"product_id":"tci2510c282617701","title":"TCI C2826 511296-88-1 Cyclic Pifithrin-alpha Hydrobromide","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2826 511296-88-1 Cyclic Pifithrin-alpha Hydrobromide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian kanker untuk mempelajari mekanisme pertumbuhan sel kanker dan penghambatan proliferasi sel. Bahan ini termasuk dalam kategori senyawa anti-kanker yang sering digunakan dalam studi biokimia dan farmakologi. Pifithrin-alpha Hydrobromide adalah derivat dari pifithrin-alpha, yang merupakan inhibitor enzim topoisomerase II, sehingga memainkan peran penting dalam pengujian efektivitas obat kanker.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan dapat digunakan dalam berbagai metode penelitian seperti reaksi kimia, sintesis senyawa baru, dan uji aktivitas biologis. Karena kemurniannya tinggi dan konsistensi kualitas, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku dalam penelitian laboratorium untuk memastikan akurasi dan keterulangan hasil eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks penelitian di Indonesia, senyawa ini digunakan oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian untuk studi kanker, pengembangan obat, dan penelitian biomedis. Bahan ini sangat relevan dalam upaya peningkatan pemahaman tentang penyakit kanker dan pengembangan terapi yang lebih efektif.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian penghambatan proliferasi sel kanker untuk pengembangan obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas biokimia pada jalur metabolisme sel yang terkait kanker\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa turunan untuk penelitian farmakologi dan terapi target\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis efek toksik pada sel kanker dalam lingkungan in vitro\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi mekanisme kerja enzim topoisomerase II dalam proses pembelahan sel\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 511296-88-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cancer Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di suhu kamar, menjauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia. Simpan di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan cahaya matahari langsung. Saat mengambil atau menimbang, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah paparan langsung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eCyclic Pifithrin-alpha Hydrobromide (TCI C2826, CAS No. 511296-88-1) is a chemical compound widely used in cancer research for its inhibitory effects on topoisomerase II, a key enzyme in DNA replication and cell division. This compound is essential for studying the mechanisms of cancer cell proliferation and the development of targeted therapies. Its stability and high purity make it a reliable reagent for biochemical assays and synthetic experiments. In laboratory settings across Indonesia, it is commonly used in academic and research institutions to advance understanding of cancer biology and contribute to the creation of more effective treatment options.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eZuco dkk. (2008). Cyclic Pifithrin-α Sensitizes Wild Type p53 Tumor Cells to Antimicrotubule Agent–Induced Apoptosis. \u003cem\u003eNeoplasia\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1593\/neo.08262\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1593\/neo.08262\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086198616282,"sku":"TCI2510C282617701","price":26397000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2826.jpg?v=1769144350"},{"product_id":"tci2510c294317845","title":"TCI C2943 252917-06-9 CHIR 99021","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2943 adalah CHIR 99021, sebuah senyawa molekul kecil yang dikenal luas sebagai inhibitor glycogen synthase kinase-3 (GSK-3) dan banyak dipakai untuk mengaktifkan jalur pensinyalan Wnt\/β-catenin secara kimiawi. Di laboratorium biologi sel, senyawa ini berperan sebagai komponen suplemen media kultur yang menjaga sel punca dan sel progenitor tetap berada dalam kondisi belum berdiferensiasi, sekaligus mendorong pembentukan dan perbanyakan struktur organoid tiga dimensi. Kehadirannya memungkinkan peneliti mengatur nasib sel tanpa perlu melakukan modifikasi genetik, sehingga sistem kultur menjadi lebih sederhana, lebih mudah direproduksi, dan lebih mudah dibandingkan antar laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama yang membuat CHIR 99021 dipilih adalah selektivitasnya yang tinggi terhadap GSK-3 dibandingkan banyak kinase lain, sehingga efek yang teramati pada kultur lebih mudah ditafsirkan sebagai konsekuensi aktivasi jalur Wnt. Senyawa ini juga bekerja pada konsentrasi kerja yang rendah, larut baik dalam pelarut organik seperti dimetil sulfoksida sehingga mudah disiapkan sebagai larutan stok pekat, dan bersifat reversibel sehingga peneliti dapat menarik stimulus kapan pun protokol menghendaki. Kombinasi selektivitas, potensi, dan kemudahan formulasi inilah yang menjadikannya bahan rutin pada banyak resep media organoid dan media pemeliharaan sel punca berpotensi majemuk terinduksi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, CHIR 99021 semakin sering dijumpai pada fasilitas riset biomedis universitas, rumah sakit pendidikan, dan pusat riset bioteknologi yang mulai mengembangkan model organoid usus, hati, maupun ginjal. Kemasan 25 mg dan 100 mg memberi keleluasaan bagi laboratorium yang baru merintis kultur organoid maupun bagi kelompok riset yang sudah menjalankan produksi rutin. Ketersediaan dalam ukuran kecil membantu menekan risiko senyawa terbuang karena penyimpanan terlalu lama.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eKultur organoid: dipakai sebagai aktivator jalur Wnt pada media ekspansi sehingga sel punca dalam organoid tetap terjaga dan struktur tiga dimensi dapat diperbanyak lintas pasase.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemeliharaan sel punca berpotensi majemuk: membantu mempertahankan keadaan belum berdiferensiasi tanpa lapisan pengumpan, sehingga protokol kultur menjadi lebih ringkas dan hasil antar ulangan lebih konsisten.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eProtokol reprogramming dan konversi nasib sel: digunakan bersama molekul kecil lain untuk menurunkan hambatan epigenetik, sehingga efisiensi pembentukan koloni terinduksi dapat ditingkatkan secara terukur.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi jalur pensinyalan Wnt\/β-catenin: berfungsi sebagai stimulus kimiawi yang terkendali untuk menelaah stabilisasi β-catenin dan ekspresi gen target hilir pada berbagai jenis sel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDiferensiasi terarah menuju garis keturunan tertentu: dipakai pada tahap awal protokol bertahap untuk mengarahkan sel menuju mesoderm atau endoderm sebelum faktor pertumbuhan lanjutan diberikan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (kode produk C2943)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 252917-06-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Culture \u003e Organoid Culture\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25 mg dan 100 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan\/serbuk; rujuk label kemasan dan Certificate of Analysis dari TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan pada suhu dingin sesuai anjuran pemasok, terlindung dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan wadah asli dalam keadaan tertutup rapat di lemari pendingin atau pembeku sesuai anjuran pada label, terlindung dari cahaya langsung dan kelembapan. Biarkan botol mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun pada serbuk. Larutan stok sebaiknya dibuat dalam dimetil sulfoksida bermutu kultur sel, kemudian dibagi menjadi alikuot kecil untuk menghindari siklus beku-cair berulang yang dapat menurunkan aktivitas. Gunakan sarung tangan, jas laboratorium, dan pelindung mata, serta lakukan penimbangan di area berventilasi baik. Perlakukan senyawa ini sebagai bahan aktif secara biologis dan buang limbahnya melalui jalur limbah kimia laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2943 is CHIR 99021 (CAS 252917-06-9), a widely used small-molecule inhibitor of glycogen synthase kinase-3 that activates canonical Wnt\/β-catenin signalling in cultured cells. It is valued for its high selectivity toward GSK-3, its activity at low working concentrations, its good solubility in organic solvents such as DMSO for convenient stock preparation, and the reversibility of its effect. These properties make it a routine supplement in organoid expansion media, in feeder-free maintenance of pluripotent stem cells, in reprogramming and lineage-conversion protocols, and in mechanistic studies of Wnt pathway signalling. Supplied in 25 mg and 100 mg pack sizes, it suits both pilot-scale work and established organoid programmes, and should be stored cold, protected from light and moisture, with stock solutions aliquoted to avoid repeated freeze-thaw cycles.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMasanori dkk. (2023). Pretreatment with CHIR-99021, a GSK-3 inhibitor, attenuates morphine-induced Straub tail reaction and withdrawal.. \u003cem\u003eProceedings for Annual Meeting of The Japanese Pharmacological Society\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1254\/jpssuppl.97.0_3-b-p-105\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1254\/jpssuppl.97.0_3-b-p-105\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eGovarthanan dkk. (2020). Glycogen synthase kinase 3β inhibitor- CHIR 99021 augments the differentiation potential of mesenchymal stem cells. \u003cem\u003eCytotherapy\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.jcyt.2019.12.007\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.jcyt.2019.12.007\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMa dkk. (2019). CHIR-99021 regulates mitochondrial remodelling via β-catenin signalling and miRNA expression during endodermal differentiation. \u003cem\u003eJournal of Cell Science\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1242\/jcs.229948\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1242\/jcs.229948\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086204088538,"sku":"TCI2510C294317845","price":8177000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48086204121306,"sku":"TCI2510C294317846","price":22033000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2943.jpg?v=1768204717"},{"product_id":"tci2510c404219157","title":"TCI C4042 301326-22-7 CH-223191","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C4042 301326-22-7 CH-223191 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian kanker dan biologi sel. Produk ini termasuk dalam kategori Life Science, khususnya dalam bidang Cell Biology dan Cancer Research. Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam eksperimen yang melibatkan studi mekanisme pertumbuhan sel kanker dan respons terhadap terapi. Sebagai bahan kimia yang spesifik, senyawa ini memiliki peran penting dalam pengembangan obat dan penelitian terapi target.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI C4042 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang spesifik dan akurat. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, senyawa ini cocok untuk penelitian yang membutuhkan presisi tinggi. Selain itu, senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai prosedur laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian terapan klinis dan penelitian dasar. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk studi tentang sel kanker, pengujian obat, dan pengembangan terapi baru. Karena kehandalannya dalam berbagai eksperimen, senyawa ini menjadi pilihan utama di berbagai laboratorium yang fokus pada bidang kanker dan biologi sel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian mekanisme pertumbuhan sel kanker untuk pengembangan terapi baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas biologis senyawa dalam model sel kanker in vitro\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat yang bersifat target spesifik untuk pengobatan kanker\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang respons sel terhadap faktor pertumbuhan dan sinyal lingkungan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis efek senyawa pada jalur sinyal sel yang terlibat dalam kanker\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 301326-22-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cancer Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg, 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan kelembapan untuk menjaga stabilitas senyawa. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Senyawa ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia yang tidak kompatibel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C4042 301326-22-7 CH-223191 is a chemical compound widely used in cancer research and cell biology. This compound is specifically designed for applications involving the study of cancer cell growth and therapeutic responses. With its stable chemical properties and high solubility in organic solvents, it is ideal for in vitro experiments and drug development. Its molecular structure allows for precise and accurate reactions, making it a reliable choice for scientific research. This compound is commonly used in laboratories across Indonesia for both basic and applied research in oncology and related fields. Its versatility and effectiveness make it a valuable tool for researchers aiming to advance cancer treatment and prevention strategies.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eBarisione dkk. (2022). Effects of the AhR inhibitor CH-223191 on the indoxyl sulphate-induced cardiac fibroblast activation. Role of Nrf2. \u003cem\u003eVascular Pharmacology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.vph.2022.107030\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.vph.2022.107030\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKim dkk. (2006). Novel Compound 2-Methyl-2H-pyrazole-3-carboxylic Acid (2-methyl-4-o-tolylazo-phenyl)-amide (CH-223191) Prevents 2,3,7,8-TCDD-Induced Toxicity by Antagonizing the Aryl Hydrocarbon Receptor. \u003cem\u003eMolecular Pharmacology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1124\/mol.105.021832\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1124\/mol.105.021832\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48086317367514,"sku":"TCI2510C404219157","price":4418000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48086317400282,"sku":"TCI2510C404219158","price":15370000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C4042.jpg?v=1768204817"},{"product_id":"tci2510d008119385","title":"TCI D0081 333-93-7 1,4-Diaminobutane Dihydrochloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e1,4-Diaminobutane Dihydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan senyawa heterosiklik atau rantai karbon. Dalam laboratorium, bahan ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi seperti sintesis obat, bahan plastik, atau bahan kimia industri. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kestabilan struktur molekuler.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e1,4-Diaminobutane Dihydrochloride memiliki karakteristik yang membuatnya sangat diminati dalam laboratorium. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil amina dan aseton, sehingga memudahkan dalam proses pencampuran dan sintesis. Selain itu, senyawa ini stabil dalam kondisi normal dan tidak mudah terdegradasi, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama. Sifat kimia yang konsisten dan reaktivitas yang tinggi menjadikannya bahan yang sangat relevan dalam berbagai eksperimen kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, 1,4-Diaminobutane Dihydrochloride sering digunakan dalam penelitian kimia, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian dari peralatan kimia yang diperlukan untuk eksperimen sintesis senyawa kompleks. Dengan kehandalannya dalam reaksi kimia, bahan ini mendukung pengembangan ilmu kimia dan aplikasinya dalam bidang industri dan medis di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa heterosiklik karena kemampuannya dalam membentuk struktur rantai karbon\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan bahan plastik dan polimer karena reaktivitas tinggi dan kelarutan yang baik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen kimia organik untuk mempelajari reaktivitas dan struktur molekuler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kualitas bahan kimia dalam laboratorium industri dan pendidikan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian obat dan farmakologi karena kemampuannya dalam membentuk senyawa aktif biologis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 333-93-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Non-Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 500g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara serta kelembapan. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat disarankan untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Dalam penggunaan, pastikan wadah tidak terbuka dan hindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk meminimalkan risiko paparan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e1,4-Diaminobutane Dihydrochloride is a versatile chemical compound widely used in organic synthesis due to its reactivity and structural simplicity. This compound serves as a building block in the creation of heterocyclic compounds and polymers, making it essential in both academic and industrial laboratory settings. Its solubility in organic solvents and stability under normal conditions make it a preferred choice for various chemical experiments. The compound is commonly utilized in pharmaceutical research, material science, and chemical synthesis, supporting advancements in both scientific and practical applications. Its role in creating complex molecular structures highlights its importance in modern laboratory practices.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eHou dkk. (2006). Synthesis, characterization and properties of side-chain pseudopolyrotaxanes consisting of cucurbituril[6] and poly-N1-(4-vinylbenzyl)-1,4-diaminobutane dihydrochloride. \u003cem\u003ePolymer\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.polymer.2005.11.045\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.polymer.2005.11.045\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2016). Evaluation of using potassium and putressine (1, 4 diaminobutane dihydrochloride) to alleviatethe negative effects on sorghum plants (Sorghum bicolor L) irrigated with different irrigation water.. \u003cem\u003eAnnals of Agricultural Science, Moshtohor\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.21608\/assjm.2016.112634\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.21608\/assjm.2016.112634\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCabello dkk. (2017). Modification of multi-walled carbon nanotubes with 1,4-diaminobutane dihydrochloride through heating at reflux. \u003cem\u003eFullerenes, Nanotubes and Carbon Nanostructures\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1080\/1536383x.2017.1305357\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1080\/1536383x.2017.1305357\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086339354842,"sku":"TCI2510D008119385","price":1465000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48086339387610,"sku":"TCI2510D008119386","price":9440000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D0081.jpg?v=1767100779"},{"product_id":"tci2510d196121959","title":"TCI D1961 50-02-2 Dexamethasone","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDexamethasone adalah sebuah steroid yang digunakan secara luas dalam penelitian biomedis dan farmakologi. Sebagai salah satu derivat glukokortikoid, bahan ini memiliki kemampuan untuk memengaruhi respons imun dan metabolisme tubuh. Dexamethasone sering digunakan dalam penelitian terkait organoid culture, terutama dalam pengembangan dan pemeliharaan jaringan manusia atau hewan. Dalam konteks laboratorium, bahan ini berperan sebagai faktor pertumbuhan atau modulator yang membantu dalam diferensiasi sel dan pengaturan lingkungan kultur yang optimal.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDexamethasone memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat, serta kemampuan untuk menghambat respons imun, sehingga menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan pengurangan peradangan atau penghambatan aktivitas sel T. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok untuk aplikasi seperti pengembangan model penyakit atau pengujian efek obat. Selain itu, bahan ini stabil dalam kondisi tertentu dan mudah disimpan, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Dexamethasone sering digunakan dalam penelitian terkait penyakit autoimun, kanker, dan penyakit inflamasi. Bahan ini juga menjadi bagian dari protokol penelitian yang melibatkan pengembangan organoid manusia, terutama dalam bidang kedokteran dan bioteknologi. Dengan kehandalannya dalam mengatur lingkungan kultur, Dexamethasone menjadi alat penting dalam penelitian yang memerlukan kontrol yang ketat terhadap respons seluler.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDexamethasone digunakan dalam penelitian penyakit autoimun karena kemampuannya menghambat respons imun.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini cocok untuk pengembangan model penyakit inflamasi karena sifat anti-inflamasi yang kuatnya.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDexamethasone sering diterapkan dalam penelitian kanker untuk mengatur pertumbuhan sel dan diferensiasi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini menjadi bagian dari protokol kultur organoid untuk memperbaiki lingkungan kultur sel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDexamethasone digunakan dalam pengujian efek obat untuk mengevaluasi respons seluler terhadap stimulan tertentu.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 50-02-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Culture \u003e Organoid Culture\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, dalam kondisi kering dan sejuk\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDexamethasone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, menjauh dari cahaya langsung dan kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil dan kering sangat disarankan. Bahan ini bersifat kimia yang sensitif, sehingga harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker. Pastikan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain, dan simpan jauh dari bahan yang dapat bereaksi dengan glukokortikoid.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDexamethasone is a potent synthetic glucocorticoid widely used in biomedical and pharmacological research. As a derivative of corticosteroids, it plays a crucial role in modulating immune responses and metabolic processes. In laboratory settings, particularly in organoid culture, Dexamethasone serves as a growth factor or modulator that supports cell differentiation and maintains optimal culture conditions. Its strong anti-inflammatory properties and ability to suppress immune activity make it a preferred choice for studies involving inflammation, autoimmune diseases, and cancer research. The compound is stable under controlled conditions and easy to handle, making it a reliable tool for various experimental applications. Dexamethasone is commonly used in Indonesia for research on human organoid development, immunology, and drug testing, contributing significantly to advancements in biotechnology and medical science.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2014). Dexamethasone. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-014-4565-4\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-014-4565-4\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2014). Ciclosporin\/dexamethasone. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-014-3469-7\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-014-3469-7\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2016). Dexamethasone. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-016-22794-5\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-016-22794-5\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086485663962,"sku":"TCI2510D196121959","price":1844000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D1961.jpg?v=1769144013"},{"product_id":"tci2510d358023897","title":"TCI D3580 3056-17-5 2',3'-Didehydro-3'-deoxythymidine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D3580 2',3'-Didehydro-3'-deoxythymidine, yang lebih dikenal sebagai stavudin atau d4T, adalah analog nukleosida timidin yang menjadi salah satu senyawa rujukan paling penting dalam kajian virologi molekuler. Molekul ini dicirikan oleh ikatan rangkap antara posisi 2' dan 3' pada cincin gula serta hilangnya gugus hidroksil pada posisi 3'. Ketiadaan gugus 3'-OH inilah yang memberikan sifat terminasi rantai ketika bentuk trifosfatnya diinkorporasikan oleh enzim reverse transcriptase. Di laboratorium, bahan ini digunakan sebagai senyawa uji antivirus, standar analitik untuk pengembangan metode, serta model struktur dalam perancangan analog nukleosida generasi berikutnya.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang menjadikan senyawa ini banyak dipilih adalah kejelasan mekanisme kerjanya yang sudah sangat mapan dalam literatur, sehingga hasil percobaan mudah dibandingkan dengan data pembanding. Modifikasi didehidro-dideoksi pada gula memberikan kekakuan konformasi tertentu yang memengaruhi pengenalan oleh kinase seluler maupun polimerase viral. Sebagai padatan, senyawa ini relatif mudah ditimbang dan dilarutkan dalam pelarut yang lazim dipakai untuk uji biologis. Konsistensi kemurnian antar-lot dari TCI menjadi faktor kritis, mengingat analog nukleosida yang terkontaminasi isomer atau produk degradasi dapat menghasilkan nilai IC50 yang menyimpang dan sulit direproduksi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eLaboratorium di Indonesia memakai bahan ini terutama pada riset antiretroviral di fakultas kedokteran dan farmasi, laboratorium biologi molekuler universitas, hingga unit pengembangan metode analisis pada industri obat generik. Kemasan 1 g dan 5 g yang tersedia di AMI Scientific memberi keleluasaan bagi tim penelitian kecil maupun laboratorium dengan agenda pengujian rutin. Ukuran 1 g biasanya memadai untuk validasi metode dan uji skrining awal, sedangkan 5 g cocok bagi program riset berkelanjutan atau kebutuhan sintesis turunan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSkrining aktivitas antivirus in vitro, karena mekanisme terminasi rantai yang dimilikinya menjadikan senyawa ini kontrol positif yang andal pada uji penghambatan reverse transcriptase.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan dan validasi metode HPLC atau LC-MS\/MS, sebab senyawa dengan kemurnian terjaga diperlukan untuk membangun kurva kalibrasi, uji presisi, dan penentuan batas deteksi metode bioanalitik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi resistensi virus, karena membandingkan respons galur mutan terhadap analog nukleosida standar membantu peneliti memetakan mutasi yang memengaruhi pengenalan substrat oleh polimerase.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi seluler dan toksisitas mitokondria, mengingat analog dideoksinukleosida dikenal berinteraksi dengan polimerase mitokondria sehingga cocok sebagai model kajian efek samping seluler.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan awal sintesis kimia medisinal, karena gugus hidroksil primer dan ikatan rangkap pada gula menyediakan titik modifikasi untuk membuat prodrug ester maupun analog baru.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog D3580\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 3056-17-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1 g dan 5 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan kristalin putih hingga hampir putih (konfirmasi pada label dan CoA lot bersangkutan)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: tempat sejuk, kering, terlindung cahaya, wadah tertutup rapat sesuai anjuran produsen\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTempatkan vial pada rak bahan kimia yang sejuk dan kering, jauh dari sumber panas serta paparan cahaya langsung; sebagian laboratorium menyimpannya dalam lemari pendingin untuk memperpanjang masa pakai. Pertahankan wadah asli yang tertutup rapat dan biarkan mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi kondensasi pada serbuk. Gunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pelindung saat menimbang, serta bekerja di area berventilasi baik untuk menghindari terhirupnya partikel halus. Karena senyawa ini aktif secara biologis, hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Buang sisa bahan serta wadah terkontaminasi melalui jalur limbah bahan berbahaya institusi, dan patuhi lembar data keselamatan resmi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D3580 2',3'-Didehydro-3'-deoxythymidine (stavudine, d4T; CAS 3056-17-5) is a thymidine nucleoside analogue that has become a standard reference compound in molecular virology and antiviral research. The absence of a 3'-hydroxyl group together with the 2',3'-unsaturation allows its triphosphate metabolite to act as a chain terminator during reverse transcription, giving the molecule a clearly defined and extensively documented mechanism of action. Its crystalline solid form is convenient to weigh and dissolve for cell-based assays, while consistent lot-to-lot purity supports reproducible IC50 determinations. Available in 1 g and 5 g packs, the material is routinely applied as a positive control in antiviral screening, as an analytical standard for HPLC and LC-MS\/MS method development, in viral resistance and mitochondrial toxicity studies, and as a synthetic intermediate for new nucleoside derivatives. For laboratory research use only.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086627614938,"sku":"TCI2510D358023897","price":1515000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086627647706,"sku":"TCI2510D358023898","price":4821000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D3580.jpg?v=1767106266"},{"product_id":"tci2510d396424404","title":"TCI D3964 13408-09-8 Disodium beta-Glycerophosphate Pentahydrate [for Biochemical Research]","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDisodium beta-Glycerophosphate Pentahydrate untuk penelitian biokimia adalah garam natrium dari beta-gliserofosfat dalam bentuk pentahidrat. Senyawa ini merupakan ester fosfat organik sederhana yang secara luas dipakai sebagai sumber fosfat organik dalam sistem biologis, sebagai substrat model bagi enzim fosfatase, serta sebagai komponen penyangga dalam berbagai formulasi larutan kerja. Di laboratorium biokimia dan biologi sel, bahan ini menjadi salah satu pereaksi rutin yang menopang percobaan enzimologi, kultur sel, dan analisis protein yang membutuhkan pengendalian aktivitas fosfatase secara cermat.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuatnya dipilih adalah kelarutannya yang baik dalam air berkat bentuk garam dinatrium, sehingga larutan stok mudah disiapkan tanpa memerlukan pelarut organik. Sebagai analog fosfat organik, senyawa ini bekerja sebagai penghambat fosfatase serin\/treonin yang lazim ditambahkan ke dalam buffer lisis untuk menjaga status fosforilasi protein agar tidak hilang selama preparasi sampel. Bentuk pentahidrat memberikan padatan yang stabil dan mudah ditimbang, sementara mutu yang ditujukan untuk penelitian biokimia menjadikannya sesuai untuk sistem enzim maupun sel yang peka terhadap cemaran ion pengganggu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, bahan ini banyak digunakan pada laboratorium biokimia, biologi molekuler, kultur sel, rekayasa jaringan, serta laboratorium kedokteran dasar di universitas dan rumah sakit pendidikan. Kemasan 1 g dan 5 g menyesuaikan kebutuhan nyata, mulai dari pembuatan buffer lisis dalam jumlah terbatas hingga penyiapan medium diferensiasi sel yang dipakai berulang selama beberapa minggu penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenghambat fosfatase pada buffer lisis, karena analog fosfat organik ini membantu mempertahankan status fosforilasi protein selama ekstraksi dan penyiapan sampel untuk analisis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSubstrat model uji aktivitas fosfatase, sebab pelepasan gugus fosfat dari senyawa ini dapat diukur untuk menilai kinerja enzim dalam sistem percobaan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSuplemen medium diferensiasi osteogenik, mengingat senyawa ini menjadi sumber fosfat organik yang lazim dipakai dalam studi mineralisasi matriks pada kultur sel tulang.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKomponen penyangga dan larutan kerja biokimia, karena kelarutannya yang baik dalam air memudahkan penyiapan larutan stok berkonsentrasi tinggi tanpa pelarut organik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian jalur pensinyalan seluler, sebab pengendalian aktivitas fosfatase penting untuk mempelajari kaskade fosforilasi protein secara akurat pada lisat sel.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 13408-09-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1 g dan 5 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan kristalin garam natrium terhidrat; penampakan lot mengikuti label dan Certificate of Analysis produsen\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk dan kering, tertutup rapat, sesuai petunjuk suhu pada label produsen\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan dalam wadah asli yang tertutup rapat pada tempat sejuk dan kering sesuai instruksi label, serta lindungi dari kelembapan agar kandungan air kristal tetap terjaga dan bobot penimbangan tetap konsisten. Biarkan wadah dingin mencapai suhu ruang sebelum dibuka untuk mencegah pengembunan. Gunakan spatula bersih dan kering serta hindari kontaminasi mikroba pada bahan yang akan dipakai untuk kultur sel; larutan stok sebaiknya disaring steril dan disimpan dalam alikuot terbagi. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta hindari menghirup debu halus selama penimbangan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDisodium beta-glycerophosphate pentahydrate for biochemical research (CAS 13408-09-8) is a water-soluble organic phosphate ester salt used routinely across biochemistry and cell biology laboratories. As a phosphate analogue it acts as a serine\/threonine phosphatase inhibitor commonly added to lysis buffers to preserve protein phosphorylation states during sample preparation, and it also serves as a model substrate in phosphatase activity assays. In cell culture it is a standard organic phosphate source in osteogenic differentiation media for matrix mineralisation studies, and it is frequently included as a buffer component in working solutions. The stable pentahydrate solid is easy to weigh and dissolves readily in aqueous media. Supplied in 1 g and 5 g packs.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48086648357082,"sku":"TCI2510D396424404","price":708000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"5g","offer_id":48086648389850,"sku":"TCI2510D396424405","price":1389000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D3964.jpg?v=1769141935"},{"product_id":"tci2510d410224588","title":"TCI D4102 114977-28-5 Docetaxel","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4102 Docetaxel dengan nomor CAS 114977-28-5 adalah senyawa golongan taksan yang dikenal luas sebagai agen antimitotik. Di laboratorium riset, dosetaksel digunakan sebagai senyawa acuan dan alat farmakologi untuk mempelajari dinamika mikrotubulus, siklus sel, serta mekanisme kematian sel terprogram. Bahan ini menstabilkan mikrotubulus dan menghambat proses depolimerisasi normal, sehingga sel terhenti pada fase pembelahan tertentu. Karena efek biologisnya yang kuat dan terdefinisi dengan baik, senyawa ini kerap dipakai sebagai kontrol positif pada uji sitotoksisitas dan penapisan kandidat senyawa antikanker baru.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuat dosetaksel dipilih adalah potensinya yang tinggi pada konsentrasi rendah serta mekanisme kerjanya yang spesifik pada mikrotubulus, sehingga hasil percobaan lebih mudah ditafsirkan dibandingkan senyawa dengan target ganda. Bahan ini berbentuk padatan dan umumnya dilarutkan dalam pelarut organik seperti dimetil sulfoksida untuk membuat larutan induk, kemudian diencerkan ke dalam media kultur. Kelarutannya yang terbatas dalam air menuntut perhatian pada penyiapan larutan agar tidak terjadi pengendapan. Sebagai senyawa sitotoksik, dosetaksel menuntut penanganan yang jauh lebih ketat daripada bahan kimia laboratorium biasa.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, bahan ini digunakan pada laboratorium kultur sel, farmakologi, bioteknologi, serta pusat riset kanker di universitas dan lembaga penelitian, termasuk untuk pengembangan sistem penghantaran obat berbasis nanopartikel. Kemasan 100 mg dan 1 g memberikan pilihan bagi laboratorium dengan kebutuhan penapisan skala kecil maupun riset formulasi yang memerlukan bahan lebih banyak. Fasilitas lemari asam atau biosafety cabinet yang memadai merupakan syarat penting sebelum bahan ini digunakan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eKontrol positif uji sitotoksisitas: aktivitas antimitotiknya yang kuat dan konsisten menjadikannya pembanding baku pada uji MTT, uji viabilitas, dan penapisan senyawa baru.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian dinamika mikrotubulus: senyawa ini menstabilkan mikrotubulus sehingga membantu peneliti memahami peran sitoskeleton dalam pembelahan dan pergerakan sel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian mekanisme apoptosis dan henti siklus sel: perlakuan dosetaksel memicu jalur kematian sel terprogram yang dapat diamati melalui sitometri alir.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan sistem penghantaran obat: kelarutan airnya yang rendah menjadikannya model uji untuk nanopartikel, misel, liposom, dan formulasi pembawa lainnya.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStandar dan bahan pembanding analisis: digunakan untuk pengembangan metode HPLC serta LC-MS pada kajian stabilitas, kemurnian, dan kuantifikasi senyawa taksan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog D4102\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 114977-28-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100 mg dan 1 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan (serbuk); kelarutan dalam air terbatas, umumnya dilarutkan dalam pelarut organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan dingin, terlindung dari cahaya dan kelembapan, dalam wadah tertutup rapat\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDosetaksel merupakan senyawa sitotoksik sehingga wajib ditangani dengan kewaspadaan tinggi. Simpan dalam lemari pendingin atau pembeku sesuai petunjuk pada label, di wadah tertutup rapat dan terlindung dari cahaya serta kelembapan. Lakukan penimbangan dan pelarutan di dalam lemari asam atau biosafety cabinet dengan sarung tangan ganda, jas laboratorium tertutup, kacamata pelindung, dan masker yang sesuai. Hindari terbentuknya debu, kontak kulit, serta terhirupnya partikel. Larutan induk sebaiknya dibagi menjadi alikuot kecil agar tidak sering mengalami siklus beku-cair. Seluruh limbah, sarung tangan, dan alat sekali pakai harus dibuang sebagai limbah sitotoksik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4102 Docetaxel (CAS 114977-28-5) is a taxane-class antimitotic compound offered in 100 mg and 1 g research quantities. It binds and stabilises microtubules, blocking their normal dynamic turnover and arresting dividing cells, which makes it a reliable positive control in cytotoxicity assays and a valuable pharmacological tool for studies of cytoskeletal dynamics, cell-cycle arrest, and apoptosis. Its limited aqueous solubility also makes it a standard model compound for drug-delivery research involving nanoparticles, micelles, and liposomal carriers, as well as a reference material for HPLC and LC-MS method development. Because docetaxel is cytotoxic, it must be weighed and dissolved in a fume hood or biosafety cabinet, stored cold and protected from light, and disposed of as cytotoxic waste.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003ePienta (2001). Preclinical mechanisms of action of docetaxel and docetaxel combinations in prostate cancer. \u003cem\u003eSeminars in Oncology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1053\/sonc.2001.26892\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1053\/sonc.2001.26892\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePIENTA (2001). Preclinical mechanisms of action of docetaxel and docetaxel combinations in prostate cancer. \u003cem\u003eSeminars in Oncology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0093-7754(01)90148-4\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0093-7754(01)90148-4\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHeidenreich dkk. (2010). Docetaxel versus docetaxel plus bevacizumab in progressive castration-resistant prostate cancer following first-line docetaxel.. \u003cem\u003eJournal of Clinical Oncology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1200\/jco.2010.28.15_suppl.e15006\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1200\/jco.2010.28.15_suppl.e15006\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086655566042,"sku":"TCI2510D410224588","price":2802000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086655598810,"sku":"TCI2510D410224589","price":13225000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4102.jpg?v=1767107071"},{"product_id":"tci2510d419324714","title":"TCI D4193 25316-40-9 Doxorubicin Hydrochloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4193 Doxorubicin Hydrochloride dengan nomor CAS 25316-40-9 adalah senyawa antrasiklin berbentuk garam hidroklorida yang dikategorikan dalam bidang kimia biologi, khususnya glikosains, karena strukturnya mengandung bagian gula amino yang terikat pada inti aglikon poliketida. Senyawa ini merupakan salah satu reagen paling dikenal dalam penelitian biologi sel dan onkologi eksperimental, dipakai sebagai perlakuan pembanding pada uji viabilitas sel, kajian kerusakan DNA, dan penelitian resistensi obat. Perannya sebagai senyawa acuan menjadikannya bagian penting dari perangkat kerja laboratorium riset biomedis modern.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuat doxorubicin banyak dipilih meliputi kemampuannya menyisip di antara pasangan basa DNA serta pengaruhnya terhadap kerja enzim topoisomerase II, dua sifat yang menghasilkan respons seluler jelas dan mudah diamati. Molekul ini juga bersifat berpendar sehingga penyerapannya ke dalam sel dapat dipantau langsung melalui mikroskop fluoresensi atau flow cytometry tanpa perlu penandaan tambahan. Bagian gula daunosamin meningkatkan kelarutan dalam air, dan bentuk garam hidroklorida membuat penyiapan larutan induk berair menjadi praktis. Warna khasnya yang merah membantu operator memverifikasi pelarutan secara visual selama proses penyiapan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eLaboratorium riset kanker, bioteknologi, dan farmasi di Indonesia memanfaatkan reagen ini sebagai kontrol positif standar pada uji sitotoksisitas berbasis kultur sel, termasuk pada penelitian bahan alam yang berkembang pesat di berbagai perguruan tinggi. Pilihan kemasan 25 mg dan 100 mg memberi keleluasaan menyesuaikan kebutuhan, mulai dari kelompok riset kecil hingga fasilitas dengan volume pengujian tinggi. Kemasan kecil juga membantu menjaga mutu bahan karena masa penggunaan menjadi lebih singkat.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eKontrol positif uji sitotoksisitas, karena respons penghambatan pertumbuhan selnya sangat mapan sehingga menjadi tolok ukur validitas pada pengujian bahan aktif baru.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian kerusakan dan perbaikan DNA, sebab interaksinya dengan untai ganda DNA dan enzim topoisomerase menghasilkan model kerusakan yang terukur dan berulang.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi resistensi obat multipel, mengingat senyawa ini merupakan substrat klasik pompa efluks sehingga cocok untuk menelaah mekanisme pengeluaran obat dari sel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePelacakan penyerapan seluler secara fluoresensi, karena sifat berpendar intrinsiknya memungkinkan pemantauan distribusi intraseluler tanpa penambahan label fluoresen eksternal.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan sistem penghantaran obat, sebab senyawa ini kerap dijadikan model muatan pada penelitian nanopartikel, liposom, dan pembawa polimerik di laboratorium farmasetika.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 25316-40-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Chemical Biology \u003e Glycoscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian kemasan: 25 mg dan 100 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan berwarna merah hingga jingga; rujuk sertifikat analisis produsen\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan dingin, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran pada label\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan doxorubicin hydrochloride dalam wadah tertutup rapat dan terlindung cahaya, pada kondisi dingin sesuai anjuran produsen, karena senyawa antrasiklin peka terhadap cahaya dan kelembapan. Gunakan vial gelap atau bungkus wadah dengan aluminium foil, dan biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan di dalamnya. Senyawa ini bersifat sitotoksik, sehingga seluruh penanganan sebaiknya dilakukan di dalam biological safety cabinet atau lemari asam dengan sarung tangan ganda, jas laboratorium tertutup, dan pelindung mata. Hindari pembentukan aerosol saat melarutkan serbuk. Kumpulkan seluruh limbah padat maupun cair sebagai limbah sitotoksik dan tangani sesuai prosedur keselamatan yang berlaku di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4193 Doxorubicin Hydrochloride (CAS 25316-40-9) is an anthracycline glycoside supplied as its hydrochloride salt and classified under chemical biology and glycoscience because of its amino sugar moiety attached to a polyketide aglycone. It is one of the most widely used reference compounds in cell biology and experimental oncology, valued for DNA intercalation, interference with topoisomerase II activity, and intrinsic red fluorescence that allows cellular uptake to be tracked without additional labelling. The hydrochloride salt gives convenient aqueous solubility for stock preparation. Typical uses include cytotoxicity assay positive controls, DNA damage studies, multidrug resistance research, and drug delivery model work. Available in 25 mg and 100 mg packs; this cytotoxic material must be handled with appropriate protective equipment and stored cold and protected from light.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eLU (2018). Evaluation of Cancer Treatment by using DOXORUBICIN HYDROCHLORIDE LIPOSOMES. \u003cem\u003eCancer Research and Cellular Therapeutics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.31579\/2640-1053\/028\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.31579\/2640-1053\/028\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAbdulwahd dkk. (2026). SPECTROPHOTOMETRIC DETERMINATION OF DOXORUBICIN HYDROCHLORIDE USING CHARGE TRANSFER COMPLEXES REACTION. \u003cem\u003eChemical Problems\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.65382\/2221-8688-2026-4-660-669\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.65382\/2221-8688-2026-4-660-669\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCase Medical Research (2019). Summary of opinion: Doxolipad,doxorubicin hydrochloride. \u003cem\u003eCase Medical Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.31525\/cmr-a2e183\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.31525\/cmr-a2e183\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086677881050,"sku":"TCI2510D419324714","price":5755000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48086677913818,"sku":"TCI2510D419324715","price":17212000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4193.jpg?v=1767107201"},{"product_id":"tci2510d422824764","title":"TCI D4228 16980-89-5 Bucladesine Sodium Salt","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4228 Bucladesine Sodium Salt adalah garam natrium dari dibutiril siklik AMP, yaitu analog cAMP yang dua gugus butirilnya membuat molekul ini jauh lebih mudah menembus membran sel dibandingkan cAMP alami. Di laboratorium biologi sel dan biokimia, senyawa ini digunakan sebagai alat farmakologis untuk menaikkan aktivitas jalur sinyal yang bergantung pada cAMP dari luar sel, tanpa perlu merangsang adenilat siklase terlebih dahulu. Dengan demikian peneliti dapat menguji secara langsung peran cAMP dalam diferensiasi, sekresi, ekspresi gen, dan berbagai respons seluler lainnya.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuat reagen ini menjadi standar dalam banyak protokol adalah kombinasi permeabilitas membran dan ketahanan relatif terhadap hidrolisis oleh fosfodiesterase. Gugus butiril menutupi muatan dan menambah lipofilisitas sehingga molekul melintasi membran plasma, lalu esterase intraseluler melepaskannya secara bertahap sehingga aktivasi protein kinase A berlangsung lebih berkelanjutan dibandingkan pemberian cAMP langsung. Bentuk garam natriumnya larut baik dalam media berair, memudahkan pembuatan larutan induk steril yang praktis dipakai pada kultur sel. Konsistensi mutu reagen TCI mendukung reproduktibilitas antar-eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, reagen ini banyak digunakan pada laboratorium kultur sel, biologi molekuler, dan farmakologi di universitas serta lembaga riset kesehatan, terutama untuk studi diferensiasi sel saraf, sel otot, dan sel endokrin. Kemasan 25 mg sesuai dengan kebutuhan eksperimen kultur sel yang hanya memerlukan jumlah kecil per pelat, sekaligus menjaga agar bahan tetap segar sepanjang masa pemakaian.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAktivasi jalur sinyal cAMP–PKA: menaikkan aktivitas protein kinase A pada sel hidup sehingga peneliti dapat menelusuri jalur transduksi sinyal hilir secara langsung.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eInduksi diferensiasi sel dalam kultur: banyak digunakan untuk memicu perubahan morfologi dan penanda diferensiasi pada sel saraf, sel otot, maupun sel endokrin.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi ekspresi gen bergantung CREB: peningkatan cAMP intraseluler mengaktifkan faktor transkripsi sehingga perubahan ekspresi gen target dapat diamati dan diukur.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian sekresi hormon dan neurotransmiter: dipakai sebagai stimulus terkendali untuk mengevaluasi peran jalur cAMP pada proses eksositosis di sel model.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKontrol positif pada uji fosfodiesterase dan reseptor terkopel protein G: memberikan pembanding yang stabil karena tidak bergantung pada aktivitas enzim adenilat siklase sel.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog D4228\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 16980-89-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian kemasan: 25 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan (serbuk, garam natrium; higroskopis)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan pada suhu rendah dalam wadah tertutup rapat dan kondisi kering sesuai anjuran label produsen\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan vial tertutup rapat pada suhu rendah, umumnya di dalam freezer atau lemari pendingin sesuai anjuran label produsen, dan jauhkan dari kelembapan karena serbuk bersifat higroskopis. Biarkan vial menghangat hingga suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun di dalamnya, lalu tutup kembali segera setelah penimbangan selesai. Larutan induk sebaiknya dibuat dengan pelarut berair steril, disaring bila akan dipakai pada kultur sel, dibagi menjadi alikuot kecil, dan disimpan beku untuk menghindari siklus beku–cair berulang yang menurunkan aktivitas. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta kerjakan dalam kondisi aseptik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4228 Bucladesine Sodium Salt (CAS 16980-89-5), the sodium salt of dibutyryl cyclic AMP, is a cell-permeable cAMP analogue used as a standard pharmacological tool for activating cAMP-dependent signalling from outside the cell. The butyryl groups mask charge and increase lipophilicity so the molecule crosses the plasma membrane, where intracellular esterases release the active species, giving more sustained protein kinase A activation than cAMP itself and greater resistance to phosphodiesterase hydrolysis. The sodium salt dissolves readily in aqueous media, making sterile stock solutions straightforward for cell culture. Typical applications include inducing differentiation in neuronal, muscle, and endocrine cells, studying CREB-dependent gene expression, probing hormone secretion, and serving as a positive control in GPCR and phosphodiesterase assays. Supplied in a 25 mg pack; store cold and dry.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eYamamoto dkk. (1998). Effect of bucladesine sodium on the plasma concentrations and urinary excretion of purine bases and uridine. \u003cem\u003eMetabolism\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0026-0495(98)90359-6\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0026-0495(98)90359-6\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086680043738,"sku":"TCI2510D422824764","price":2247000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4228.jpg?v=1768205037"},{"product_id":"tci2510d425724804","title":"TCI D4257 208255-80-5 DAPT","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4257 DAPT (CAS 208255-80-5) adalah senyawa penghambat γ-sekretase yang sangat dikenal di bidang biologi sel dan kultur organoid. Dengan menghambat kompleks enzim γ-sekretase, DAPT mencegah pemotongan reseptor Notch sehingga jalur pensinyalan Notch tidak teraktivasi. Karena jalur Notch mengatur keputusan nasib sel, keseimbangan antara pemeliharaan sel punca dan diferensiasi, senyawa ini menjadi alat penting bagi peneliti yang ingin mengarahkan perkembangan kultur sel maupun organoid ke arah tertentu secara terkendali dan dapat diulang antar percobaan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuat DAPT banyak dipilih adalah selektivitasnya yang baik terhadap γ-sekretase, sifatnya yang dapat menembus membran sel, serta efeknya yang bersifat sementara sehingga dapat dihentikan dengan mengganti medium kultur. Senyawa ini bekerja pada konsentrasi mikromolar dan umumnya dilarutkan dalam dimetil sulfoksida untuk membuat larutan induk yang kemudian diencerkan ke dalam medium. Kelarutannya yang terbatas dalam air membuat penggunaan pelarut organik menjadi standar, dengan kontrol pelarut yang selalu disertakan dalam desain percobaan. Ukuran molekulnya yang kecil memudahkan penetrasi ke dalam struktur organoid tiga dimensi yang lebih tebal dibandingkan kultur satu lapis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, DAPT digunakan pada kelompok riset biologi sel punca, neurosains, biologi perkembangan, serta pengembangan model organoid usus dan otak yang kini semakin banyak dikerjakan di universitas dan lembaga penelitian. Kemasan 25 mg tergolong sangat memadai karena senyawa ini dipakai pada konsentrasi rendah, sehingga satu kemasan dapat menopang banyak seri diferensiasi dan uji optimasi. Ukuran kecil ini juga membantu menjaga mutu material dan meringankan kebutuhan ruang penyimpanan pada lemari pembeku laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenghambatan jalur Notch pada kultur sel, karena DAPT memblokir aktivitas γ-sekretase sehingga domain intraseluler Notch tidak terlepas dan pensinyalan terhenti.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDiferensiasi organoid usus dan saraf, sebab penekanan Notch mendorong sel progenitor keluar dari kondisi punca menuju jalur diferensiasi yang diinginkan peneliti.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian neurogenesis dari sel punca berpotensi majemuk, karena penghambatan Notch merupakan langkah baku untuk memacu pembentukan neuron pada protokol diferensiasi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian pemrosesan protein prekursor amiloid, sebab γ-sekretase merupakan enzim kunci pada jalur tersebut sehingga penghambatnya dipakai sebagai kontrol eksperimen.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi biologi perkembangan dan nasib sel, karena penghentian Notch yang bersifat sementara memungkinkan peneliti mengamati konsekuensi jalur tersebut secara bertahap.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk D4257\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 208255-80-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Culture \u003e Organoid Culture\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian kemasan: 25 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan\/serbuk yang umumnya dilarutkan dalam DMSO; pemerian rinci mengacu pada lembar data produsen\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan pada kondisi dingin atau beku, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran label produk\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan DAPT dalam wadah asli yang tertutup rapat pada kondisi dingin atau beku sesuai anjuran produsen, di tempat kering dan terlindung dari cahaya. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun pada serbuk dan memengaruhi ketepatan penimbangan. Larutan induk umumnya dibuat dalam DMSO kelas kultur sel, kemudian dibagi menjadi porsi kecil dalam tabung steril bertutup rapat untuk menghindari siklus beku-cair berulang yang menurunkan aktivitas. Beri label lengkap berisi konsentrasi dan tanggal pembuatan pada setiap porsi larutan. Gunakan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pelindung, serta lakukan penimbangan di area berventilasi baik agar serbuk halus tidak terhirup. Hindari kontak dengan kulit dan mata, dan buang sisa larutan melalui jalur limbah biologis dan kimia laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D4257 DAPT (CAS 208255-80-5) is a well-established γ-secretase inhibitor that blocks proteolytic cleavage of the Notch receptor, thereby shutting down Notch signalling in cultured cells and organoids. Because Notch governs stem cell maintenance and cell fate decisions, DAPT is a routine tool for steering differentiation in intestinal and neural organoid models, neurogenesis protocols from pluripotent stem cells, and developmental biology experiments. The compound is cell permeable, effective at micromolar concentrations, and its action is reversible upon medium exchange, giving researchers precise temporal control. Its small size aids penetration into three-dimensional organoid structures. Stock solutions are typically prepared in cell-culture grade DMSO and aliquoted to avoid repeated freeze-thaw cycles. Store cold or frozen, dry, tightly closed, and protected from light. Supplied in a 25 mg pack.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eHuynh (2021). Endoscopy study reveals GI injury after DAPT. \u003cem\u003eNature Reviews Cardiology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1038\/s41569-021-00653-x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1038\/s41569-021-00653-x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eElmariah (2017). Formal comment to Toyota et al.: Short versus prolonged dual antiplatelet therapy (DAPT) duration after coronary stent implantation: A comparison between the DAPT study and 9 other trials evaluating DAPT duration. \u003cem\u003ePLOS ONE\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1371\/journal.pone.0184513\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1371\/journal.pone.0184513\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eToyota dkk. (2017). Short versus prolonged dual antiplatelet therapy (DAPT) duration after coronary stent implantation: A comparison between the DAPT study and 9 other trials evaluating DAPT duration. \u003cem\u003ePLOS ONE\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1371\/journal.pone.0174502\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1371\/journal.pone.0174502\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086681518298,"sku":"TCI2510D425724804","price":10322000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D4257.jpg?v=1767107326"},{"product_id":"tci2510d611527158","title":"TCI D6115 285983-48-4 Doramapimod","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDoramapimod adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam bidang biologi sel dan neurosains. Bahan ini memiliki peran penting dalam studi sinyal seluler, khususnya dalam proses transduksi sinyal yang melibatkan reseptor G-protein. Doramapimod sering digunakan sebagai modulator untuk menghambat aktivitas reseptor, sehingga memungkinkan peneliti mengamati efek perubahan sinyal pada sel. Karena sifatnya yang spesifik, bahan ini menjadi alat penting dalam eksperimen yang memerlukan manipulasi sinyal seluler secara terkendali.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDoramapimod memiliki karakteristik yang membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian laboratorium. Senyawa ini memiliki afinitas tinggi terhadap reseptor tertentu, sehingga memungkinkan efisiensi dalam penggunaan. Selain itu, Doramapimod memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi laboratorium yang umum, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan berulang. Sifat kimia dan fisiologisnya yang terdokumentasi juga memastikan akurasi hasil eksperimen, menjadikannya bahan yang andal dan terpercaya.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Doramapimod digunakan secara luas dalam penelitian terkait neurosains dan biologi sel. Bahan ini menjadi bagian penting dalam studi tentang penyakit neurodegeneratif, respons sel terhadap obat, serta mekanisme transduksi sinyal. Peneliti di Indonesia, terutama di institusi riset dan universitas, sering memanfaatkan Doramapimod untuk eksperimen yang memerlukan penghambatan spesifik pada reseptor seluler.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang transduksi sinyal seluler untuk memahami mekanisme komunikasi dalam sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian efek modulator pada reseptor G-protein untuk studi farmakologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen terkait penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi respons sel terhadap obat dan terapi farmakologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat baru dengan mekanisme aksi yang spesifik terhadap reseptor tertentu\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 285983-48-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cell Signaling and Neuroscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDoramapimod harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, dalam kondisi kering dan sejuk, serta jauh dari paparan cahaya langsung. Penyimpanan dalam lemari pendingin tidak diperlukan, tetapi harus dihindari paparan udara bebas. Saat mengambil atau memanfaatkan bahan ini, pastikan untuk menggunakan peralatan pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selalu pastikan wadah tidak bocor dan tidak terkontaminasi oleh bahan lain.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDoramapimod is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and neuroscience. It functions as a modulator that inhibits specific receptor activities, making it essential for studying cellular signaling pathways. This compound is known for its high affinity towards G-protein coupled receptors, enabling precise manipulation of signaling processes in experimental settings. Its stability and well-documented chemical properties make it a reliable tool for researchers. In Indonesia, Doramapimod is commonly used in studies related to neurodegenerative diseases, drug response mechanisms, and pharmacological research. Its application supports both academic and industrial research in the field of life sciences.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eBauquier dkk. (2020). Effect of the p38 MAPK inhibitor doramapimod on the systemic inflammatory response to intravenous lipopolysaccharide in horses. \u003cem\u003eJournal of Veterinary Internal Medicine\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/jvim.15847\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/jvim.15847\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eZhang dkk. (2025). DORAMAPIMOD ALLEVIATES CHEMOTHERAPEUTIC-INDUCED GRANULOSA CELL SENESCENCE AND OVARIAN INJURY IN MICE BY INHIBITING THE P38 MAPK\/CDKN1A PATHWAY. \u003cem\u003eFertility and Sterility\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.fertnstert.2025.07.085\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.fertnstert.2025.07.085\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eNasiri dkk. (2016). Biophysical investigation and conformational analysis of p38α kinase inhibitor doramapimod and its analogues. \u003cem\u003eMedChemComm\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1039\/c6md00262e\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1039\/c6md00262e\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"50mg","offer_id":48086792437978,"sku":"TCI2510D611527158","price":6437000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D6115.jpg?v=1768205167"},{"product_id":"tci2510d636827411","title":"TCI D6368 95167-41-2 DY 131","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D6368 95167-41-2 DY 131 adalah senyawa aktif kecil yang digunakan dalam berbagai penelitian biologi sel. Bahan ini memiliki peran penting dalam pengujian aktivitas biologis, terutama dalam studi tentang interaksi molekuler dan respons sel terhadap berbagai stimulan. Produk ini sering digunakan dalam laboratorium untuk mempelajari mekanisme fisiologis dan patologis berbagai penyakit. Dengan sifat kimia yang stabil dan konsistensi tinggi, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti yang membutuhkan bahan berkualitas tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI D6368 95167-41-2 DY 131 memiliki karakteristik yang membuatnya sangat diminati dalam penelitian. Senyawa ini memiliki struktur kimia yang jelas dan kualitas yang dapat diandalkan, sehingga memastikan hasil eksperimen yang akurat. Ketersediaan dalam bentuk yang mudah digunakan dan kemasan yang sesuai juga memudahkan proses penanganan dan pemanfaatan di laboratorium. Selain itu, bahan ini memiliki sifat yang memungkinkan aplikasi luas dalam berbagai bidang biologi sel.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks pemakaian di laboratorium Indonesia, senyawa ini sangat relevan dalam penelitian biologi sel dan farmakologi. Banyak institusi riset dan universitas di Indonesia menggunakan bahan ini untuk studi tentang efek biologis dan mekanisme aksi senyawa aktif. Dengan dukungan dari AMI Scientific, bahan ini mudah ditemukan dan dapat digunakan secara efektif dalam berbagai proyek penelitian di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang efek biologis senyawa aktif pada sel manusia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas antitumor dan penghambatan pertumbuhan sel kanker\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi interaksi molekuler dalam proses sinyal seluler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat baru melalui uji aktivitas farmakologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis mekanisme respons sel terhadap berbagai stimulan eksternal\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 95167-41-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Bioactive Small Molecules\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya serta kelembapan untuk mempertahankan kualitasnya. Penanganan harus dilakukan dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Karena sifatnya yang aktif, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati dan dihindari dari paparan berlebihan. Simpan di suhu kamar dan jauh dari bahan kimia lain yang tidak kompatibel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI D6368 95167-41-2 DY 131 is a bioactive small molecule widely used in cell biology research. This compound is known for its ability to interact with cellular processes and is commonly used in studies related to signaling pathways, cellular responses, and drug development. Its stability and purity make it a reliable choice for scientific experiments. The compound is suitable for applications such as tumor cell inhibition, pharmacological activity testing, and molecular interaction analysis. Due to its high quality and consistent performance, it is a preferred material in laboratories across Indonesia.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"50mg","offer_id":48086804332762,"sku":"TCI2510D636827411","price":2297000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}]},{"product_id":"tci2510e069428453","title":"TCI E0694 989-51-5 (-)-Epigallocatechin Gallate Hydrate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI E0694 (-)-Epigallocatechin Gallate Hydrate, yang lebih dikenal dengan singkatan EGCG, adalah katekin galat yang secara alami terdapat pada daun teh dan dipasok TCI dalam bentuk hidrat untuk keperluan penelitian. Bahan ini termasuk kelompok reagen bahan alam yang disiapkan khusus bagi kegiatan riset dan eksperimen, bukan untuk konsumsi maupun penggunaan klinis. Di laboratorium, EGCG berfungsi sebagai senyawa uji dan pembanding pada kajian biokimia, terutama saat peneliti ingin menelaah aktivitas antioksidan, interaksi senyawa polifenol dengan protein, serta pengaruh metabolit sekunder tanaman terhadap sistem biologis model.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang menjadikan EGCG banyak dipilih adalah struktur polifenolnya yang kaya gugus hidroksil fenolik, sehingga sangat aktif dalam reaksi penangkapan radikal dan pembentukan ikatan hidrogen dengan biomolekul. Gugus galat tambahan memperkuat kapasitas donor elektron dan memperluas kemampuan senyawa ini berinteraksi dengan enzim, membran, maupun asam nukleat. Bentuk stereokimianya yang terdefinisi penting karena aktivitas biologis katekin sangat bergantung pada konfigurasi molekulnya. Sebagai konsekuensi dari keaktifannya, senyawa ini juga relatif peka terhadap oksidasi, cahaya, panas, dan pH basa, sehingga penanganan yang cermat menentukan keandalan hasil pengujian.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, EGCG banyak digunakan pada penelitian farmasi, pangan fungsional, bioteknologi, serta kajian tanaman obat di universitas dan lembaga riset. Kemasan miligram yang tersedia sangat sesuai dengan kebutuhan pengujian berbasis mikroplat, kultur sel, dan analisis instrumental yang hanya memerlukan bahan dalam jumlah kecil namun menuntut mutu yang konsisten antar pengulangan percobaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas antioksidan: kandungan gugus hidroksil fenolik yang banyak membuat senyawa ini menjadi kontrol positif andal pada metode DPPH, ABTS, maupun FRAP.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian kultur sel: dipakai sebagai senyawa uji untuk menelaah pengaruh polifenol teh terhadap viabilitas, proliferasi, dan jalur pensinyalan sel model.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian penghambatan enzim: struktur polifenol besar mampu berinteraksi dengan sisi aktif berbagai enzim sehingga cocok untuk studi inhibisi secara in vitro.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStandar pembanding analisis: berfungsi sebagai rujukan identifikasi dan kuantifikasi katekin pada analisis HPLC ekstrak teh serta produk herbal penelitian.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset formulasi dan stabilitas: dijadikan model senyawa bioaktif yang mudah teroksidasi untuk menguji sistem enkapsulasi, antioksidan pendamping, dan kondisi penyimpanan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 989-51-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Crude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian kemasan: 100 mg dan 500 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan\/serbuk hidrat; rujuk CoA batch dari pabrikan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan dingin, kering, terlindung cahaya, dan hanya untuk penelitian\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan EGCG di lemari pendingin atau pembeku sesuai anjuran pada label pabrikan, dalam wadah tertutup rapat dan terlindung dari cahaya karena polifenol mudah teroksidasi. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun pada serbuk yang bersifat higroskopis. Timbang cepat menggunakan spatula bersih, lalu segera tutup kembali dan pertimbangkan pengisian gas inert bila tersedia. Larutan induk sebaiknya dibuat segar, disimpan terbagi dalam alikuot kecil, dan tidak mengalami siklus beku–cair berulang. Gunakan sarung tangan serta jas laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI E0694 (-)-Epigallocatechin Gallate Hydrate (EGCG, CAS 989-51-5) is a green tea catechin supplied as a research-grade natural product reagent for laboratory and experimental use only. Its polyphenolic structure, rich in phenolic hydroxyl groups and carrying an additional galloyl moiety, makes it a highly effective radical scavenger and a strong hydrogen-bond donor toward proteins, membranes, and nucleic acids. Researchers use it as a positive control in antioxidant assays such as DPPH, ABTS, and FRAP, as a test compound in cell culture and enzyme inhibition studies, and as a reference standard for HPLC analysis of tea catechins. Because the molecule oxidises readily, cold, dark, dry storage and freshly prepared stock solutions are essential for reproducible results.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2003). Theasinensin A, a Tea Polyphenol Formed from (-)-Epigallocatechin Gallate, Suppresses Antibiotic Resistance of Methicillin-ResistantStaphylococcus aureus. \u003cem\u003ePlanta Medica\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1055\/s-2003-45142\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1055\/s-2003-45142\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eIsnawati dkk. (2015). Studi Docking Molekuler Catechin Gallate, Epicatechin Gallate, Gallocatechin Gallate, dan Epigallocatechin Gallate sebagai Obat Dislipidemia. \u003cem\u003eJurnal Kefarmasian Indonesia\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.22435\/jki.v5i1.4083.25-32\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.22435\/jki.v5i1.4083.25-32\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eNailufa dkk. (2020). Epigallocatechin gallate Cream Formulation For Anti Aging. \u003cem\u003eJournal Pharmasci (Journal of Pharmacy and Science)\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.53342\/pharmasci.v5i2.186\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.53342\/pharmasci.v5i2.186\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086889857242,"sku":"TCI2510E069428453","price":2020000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500mg","offer_id":48086889890010,"sku":"TCI2510E069428454","price":7016000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E0694.jpg?v=1767111647"},{"product_id":"tci2510e095928805","title":"TCI E0959 403811-55-2 5-(4-Ethylbenzylidene)rhodanine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-(4-Ethylbenzylidene)rhodanine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian bidang biologi sel, terutama dalam studi tentang diferensiasi dan proliferasi sel punca. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, dengan gugus rhodanine yang memberikan sifat reaktivitas tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu dalam pengembangan metode analitik dan pengujian biologis. Selain itu, senyawa ini juga memiliki potensi dalam aplikasi farmakologis dan terapi sel punca.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari 5-(4-Ethylbenzylidene)rhodanine adalah kemampuannya untuk berikatan dengan protein tertentu, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam studi interaksi molekuler. Sifat kimia dan struktur molekulnya memungkinkan senyawa ini untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses sintesis. Keistimewaan ini menjadikannya pilihan yang relevan dalam penelitian biomedis dan kimia farmakologis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian terkait sel punca, terutama dalam studi diferensiasi dan pemeliharaan sel punca. Peneliti di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian menggunakan bahan ini untuk mengembangkan metode baru dalam bidang biologi sel dan terapi sel punca.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian diferensiasi sel punca untuk memahami proses perkembangan sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan metode analitik untuk studi interaksi molekuler dalam biologi sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas farmakologis senyawa baru dalam bidang farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa kimia kompleks untuk keperluan penelitian biomedis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian efek biologis senyawa pada sel punca untuk aplikasi terapi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 403811-55-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Stem Cell Biology\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan di lingkungan dengan suhu stabil dan kering sangat dianjurkan. Selama penanganan, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia yang tidak kompatibel, dan harus dihindari penggunaan di area dengan aliran udara cepat untuk mencegah penguapan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e5-(4-Ethylbenzylidene)rhodanine is a chemical compound widely used in cell biology research, particularly in stem cell studies. Its molecular structure, featuring a rhodanine group, enables it to interact with specific proteins, making it valuable for molecular interaction studies. This compound is commonly used in the development of analytical methods and biological assays. In Indonesian laboratories, it plays a key role in stem cell differentiation and maintenance research, supporting advancements in biomedical and pharmacological studies. Its versatility and reactivity make it an essential tool for researchers aiming to explore cellular mechanisms and potential therapeutic applications.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086913056986,"sku":"TCI2510E095928805","price":2197000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E0959.jpg?v=1768205253"},{"product_id":"tci2510f083930828","title":"TCI F0839 105628-07-7 Fasudil Hydrochloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFasudil Hydrochloride adalah reagen riset farmasi berbentuk garam hidroklorida dari fasudil, yaitu senyawa isokuinolin sulfonamida yang dikenal sebagai penghambat Rho-associated protein kinase atau ROCK. Di laboratorium, bahan dari TCI ini dipakai sebagai alat molekuler untuk mematikan sementara jalur pensinyalan Rho\/ROCK sehingga peneliti dapat mengamati akibatnya terhadap sitoskeleton, bentuk sel, pergerakan sel, dan kelangsungan hidup sel. Produk ini ditujukan semata untuk penggunaan eksperimental di ruang riset, bukan untuk pemakaian pada manusia maupun hewan di luar protokol penelitian yang telah disetujui.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuat fasudil hidroklorida banyak dipilih adalah bentuk garamnya yang jauh lebih mudah larut dalam air dan larutan dapar dibandingkan basa bebasnya, sehingga larutan induk dapat disiapkan tanpa pelarut organik yang berpotensi mengganggu kultur sel. Penghambatannya terhadap ROCK bersifat reversibel dan bergantung dosis, sehingga cocok untuk percobaan berjangka pendek maupun perlakuan berulang. Dalam praktik kultur sel, senyawa golongan ini dikenal membantu mengurangi kematian sel akibat pelepasan dari cawan pada kultur sel punca. Kemasan 100 mg sesuai untuk penyiapan banyak alikuot larutan induk berkonsentrasi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, kebutuhan reagen semacam ini tumbuh bersama berkembangnya laboratorium kultur sel, pusat riset sel punca, serta kelompok penelitian neurosains dan kardiovaskular di universitas dan rumah sakit pendidikan. Karena kemasannya kecil dan larutannya dapat dialikuot lalu dibekukan, satu botol dapat menopang serangkaian percobaan selama beberapa bulan. Hal ini membantu laboratorium mengelola anggaran riset sekaligus menjaga kesinambungan proyek yang bergantung pada reagen impor.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenghambatan jalur Rho\/ROCK pada kultur sel, karena fasudil hidroklorida memungkinkan peneliti mengamati perubahan sitoskeleton aktin dan morfologi sel secara terkendali dan reversibel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKultur dan pemulihan sel punca berpelat tunggal, sebab penghambat ROCK dikenal menekan kematian sel yang terjadi setelah disosiasi enzimatik maupun pencairan kembali sel beku.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian migrasi dan invasi sel, mengingat jalur ROCK mengatur kontraktilitas aktomiosin sehingga penghambatannya memberi pembanding mekanistik pada uji luka gores dan ruang Boyden.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian neurosains tentang pertumbuhan akson, karena penghambatan ROCK mendorong perpanjangan neurit sehingga senyawa ini berguna pada model cedera dan regenerasi saraf.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset kardiovaskular dan otot polos pembuluh, sebab jalur Rho\/ROCK berperan pada tonus pembuluh sehingga senyawa ini menjadi alat penelaah mekanisme vasodilatasi di tingkat sel.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 105628-07-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan atau serbuk garam hidroklorida (rujuk label dan SDS lot untuk penampilan pastinya)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan pada suhu dingin, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran suhu pada label produsen\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIkuti anjuran suhu penyimpanan yang tercetak pada label botol, sebab reagen biokimia seperti ini umumnya diminta disimpan dingin, kering, dan terlindung cahaya. Biarkan botol mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun pada serbuk yang bersifat higroskopis. Siapkan larutan induk dalam air bebas ion atau dapar steril, bagi menjadi alikuot kecil di dalam tabung mikro bertutup rapat, lalu bekukan untuk menghindari siklus cair-beku berulang yang merusak mutu reagen. Timbang menggunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan pelindung mata, hindari terhirupnya serbuk, dan tangani sisa bahan sebagai limbah kimia laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eFasudil Hydrochloride from TCI is a research-use isoquinoline sulfonamide that inhibits Rho-associated protein kinase (ROCK), providing a practical chemical tool for switching off Rho\/ROCK signalling in experimental systems. The hydrochloride salt dissolves readily in water and aqueous buffers, so stock solutions can be prepared without organic co-solvents that might perturb cell culture. Inhibition is reversible and dose dependent, suiting both short treatments and repeated dosing. Common uses include actin cytoskeleton and cell morphology studies, improved survival of dissociated or thawed stem cells, migration and invasion assays, neurite outgrowth research, and vascular smooth muscle mechanistic work. The 100 mg pack yields many aliquoted stock solutions for laboratory use only.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eZHAO dkk. (2006). Effect of Fasudil Hydrochloride, a Protein Kinase Inhibitor, on Cerebral Vasospasm and Delayed Cerebral Ischemic Symptoms After Aneurysmal Subarachnoid Hemorrhage-Results of a Randomized Trial of Fasudil Hydrochloride Versus Nimodipine-. \u003cem\u003eNeurologia medico-chirurgica\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2176\/nmc.46.421\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2176\/nmc.46.421\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSONE (1997). ChemInform Abstract: Development of Fasudil Hydrochloride (Eril): A New Protein Kinase Inhibitor. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.199710244\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.199710244\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSarica (2011). Continuous intravertebral artery injection of fasudil hydrochloride in the treatment of cerebral vasospasm. \u003cem\u003eNeurology India\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.4103\/0028-3886.79121\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.4103\/0028-3886.79121\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087039213786,"sku":"TCI2510F083930828","price":4745000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F0839.jpg?v=1771057857"},{"product_id":"tci2510f085530848","title":"TCI F0855 66575-29-9 Forskolin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eForskolin adalah senyawa aktif yang berasal dari tanaman *Coleus forskohlii*, yang digunakan secara luas dalam penelitian biomedis dan ilmu hayat. Bahan ini memiliki kemampuan untuk meningkatkan produksi kinosis (cyclic AMP) dalam sel, sehingga menjadi alat penting dalam studi tentang sinyal seluler dan diferensiasi sel. Forskolin sering digunakan dalam pengembangan organoid, yang merupakan model kultur sel yang meniru struktur dan fungsi jaringan organ. Dalam laboratorium, Forskolin berperan sebagai agen stimulator yang membantu peneliti memahami mekanisme biologis kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eForskolin memiliki sifat kimia yang stabil dan kemampuan untuk larut dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Bahan ini juga memiliki tingkat keamanan yang relatif tinggi dalam penggunaan kuantitas yang sesuai, sehingga cocok untuk penelitian di lingkungan laboratorium. Kemampuannya untuk memengaruhi jalur sinyal seluler membuat Forskolin menjadi pilihan utama dalam penelitian terkait diferensiasi sel, regenerasi jaringan, dan pengembangan terapi medis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Forskolin digunakan dalam berbagai penelitian terapan, terutama dalam bidang biomedis dan bioteknologi. Peneliti lokal sering menggunakannya untuk mempercepat proses kultur organoid, yang merupakan bagian penting dari penelitian tentang penyakit dan pengembangan obat. Bahan ini juga menjadi alat yang mendukung inovasi di bidang kesehatan dan ilmu pengetahuan di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eForskolin digunakan untuk meningkatkan diferensiasi sel dalam kultur organoid, karena kemampuannya memengaruhi jalur sinyal seluler.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini cocok untuk penelitian tentang penyakit neurodegeneratif, karena dapat memengaruhi aktivitas sel saraf.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eForskolin sering diterapkan dalam pengembangan terapi regeneratif, karena mampu mempercepat proses pemeliharaan jaringan.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini digunakan dalam studi klinis untuk menguji efektivitas obat yang memanfaatkan jalur sinyal AMP siklik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eForskolin menjadi alat utama dalam penelitian bioteknologi, terutama dalam pengembangan model kultur sel yang akurat.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 66575-29-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Culture \u003e Organoid Culture\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg, 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya langsung.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eForskolin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kualitasnya. Penyimpanan pada suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Saat menangani bahan ini, penting untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Forskolin tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap harus ditangani dengan hati-hati sesuai prosedur keselamatan laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eForskolin is a bioactive compound derived from the plant *Coleus forskohlii*, widely used in biomedical and life science research. It is known for its ability to enhance the production of cyclic AMP (cAMP) in cells, making it a crucial tool in studying cellular signaling and differentiation processes. In laboratory settings, Forskolin plays a vital role in organoid culture, aiding in the development of three-dimensional cell models that mimic organ structures. Its stability in organic solvents and safe handling properties make it a preferred choice for researchers. In Indonesia, Forskolin is extensively used in biomedicine and biotechnology studies, supporting advancements in regenerative medicine and drug development. Its application in organoid research contributes significantly to scientific innovation in the region.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(1991). Modulation of [3H]forskolin binding in human and rat brain by guanylyl-5'-imidodiphosphate (Gpp(NH)p). \u003cem\u003eBiological Psychiatry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0006-3223(91)91047-u\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0006-3223(91)91047-u\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eDoi dkk. (1990). Effects of forskolin and 1,9-dideoxy-forskolin on cochlear potentials. \u003cem\u003eHearing Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0378-5955(90)90192-r\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0378-5955(90)90192-r\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eJORDINE dkk. (1994). ChemInform Abstract: Studies on Forskolin Ring C Forming Reactions.. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.199429248\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.199429248\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48087040196826,"sku":"TCI2510F085530848","price":1844000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48087040229594,"sku":"TCI2510F085530849","price":6385000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510F0855.jpg?v=1767113912"},{"product_id":"tci2510g033431968","title":"TCI G0334 30562-34-6 Geldanamycin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eGeldanamycin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam bidang ilmu hayat untuk berbagai eksperimen terkait antibiotik dan penghambatan protein. Bahan ini termasuk dalam kategori antibiotik, dan sering digunakan dalam penelitian biokimia dan farmakologi untuk mempelajari mekanisme kerja senyawa-senyawa tertentu. Dalam laboratorium, Geldanamycin berperan sebagai agen penghambat protein, yang memungkinkan peneliti untuk memahami proses biologis yang kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eGeldanamycin memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik tertentu, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Bahan ini juga memiliki aktivitas biologis yang kuat, sehingga dipilih untuk studi terkait penghambatan sintesis protein dan pengaruhnya terhadap sel. Keunggulan utama dari bahan ini adalah kemampuannya untuk memblokir jalur sintesis protein secara spesifik, yang membuatnya menjadi alat yang sangat berguna dalam penelitian.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, bahan ini sering digunakan dalam penelitian terkait antibiotik, biokimia, dan farmakologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan penghambatan protein, seperti studi tentang respons sel terhadap obat atau pengaruh senyawa tertentu terhadap metabolisme. Dengan kehandalannya, Geldanamycin menjadi pilihan utama dalam berbagai aplikasi ilmiah di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas antibakteri untuk mengevaluasi efektivitas senyawa baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme penghambatan protein dalam proses biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen farmakologi untuk memahami interaksi obat dengan sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi biokimia untuk analisis jalur sintesis protein\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat baru dengan target spesifik pada sistem protein\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 30562-34-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eGeldanamycin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, dalam kondisi kering dan sejuk, serta jauh dari paparan cahaya langsung. Bahan ini bersifat kimia yang sensitif, sehingga perlu ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker. Dalam laboratorium, wadah penyimpanan yang sesuai adalah botol kaca atau plastik tahan kimia. Pastikan bahan ini tidak terkontaminasi oleh bahan lain, dan selalu dicatat dalam buku catatan laboratorium untuk penggunaan yang aman dan akurat.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eGeldanamycin is a chemical compound widely used in life sciences for biochemical and pharmacological research. It belongs to the antibiotic category and functions as a protein inhibitor, making it essential for studying complex biological processes. This compound is particularly valued for its ability to block protein synthesis pathways, which is crucial in experiments related to cell response and drug interactions. In Indonesian laboratories, Geldanamycin is commonly used in antibiotic testing, protein synthesis studies, and drug development. Its stability and effectiveness make it a preferred choice for researchers aiming to understand the mechanisms of biological systems. The compound is available in a powdered form and requires careful handling and storage to maintain its integrity and efficacy.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eTikhomirov dkk. (2000). Geldanamycin Induces ErbB-2 Degradation by Proteolytic Fragmentation. \u003cem\u003eJournal of Biological Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1074\/jbc.m003114200\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1074\/jbc.m003114200\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMlejnek dkk. (2014). N-acetylcysteine prevents the geldanamycin cytotoxicity by forming geldanamycin–N-acetylcysteine adduct. \u003cem\u003eChemico-Biological Interactions\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.cbi.2014.06.025\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.cbi.2014.06.025\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLee dkk. (2016). PS 16-17 GELDANAMYCIN-INDUCED IκBα CLEAVAGE POTENTIATES AUTOPHAGY IN ANGIOTENSIN II-MEDIATED HYPERTROPHY. \u003cem\u003eJournal of Hypertension\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1097\/01.hjh.0000501250.35350.1d\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1097\/01.hjh.0000501250.35350.1d\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48087105929434,"sku":"TCI2510G033431968","price":7319000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510G0334.jpg?v=1767115015"},{"product_id":"tci2510g038432024","title":"TCI G0384 126-07-8 (+)-Griseofulvin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e(+)-Griseofulvin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terkait bidang biofarmaka dan mikrobiologi. Bahan ini termasuk dalam kategori antibiotik dan sering digunakan untuk menghambat pertumbuhan jamur, terutama jenis *Trichophyton* yang menyebabkan infeksi kulit. Dalam konteks penelitian, senyawa ini juga digunakan untuk studi mekanisme kerja antibiotik dan pengujian efektivitas bahan aktif farmakologis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e(+)-Griseofulvin memiliki struktur molekuler yang kompleks dan memiliki aktivitas antimikroba yang spesifik terhadap jamur. Bahan ini bersifat stabil dalam kondisi tertentu dan mudah dilarutkan dalam pelarut organik. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk menghambat pertumbuhan jamur secara efektif, sehingga menjadi pilihan utama dalam penelitian mikrobiologi dan farmakologi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, (+)-Griseofulvin digunakan dalam penelitian terkait pengendalian infeksi jamur, pengembangan obat, serta studi tentang efek farmakologis senyawa antimikroba. Bahan ini juga sering dimanfaatkan dalam uji aktivitas antimikroba dan pengujian sensitivitas jamur terhadap berbagai antibiotik.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas antimikroba untuk mengevaluasi efektivitas senyawa baru terhadap jamur\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja antibiotik dan interaksi molekuler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat antijamur untuk aplikasi klinis dan farmasi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang sensitivitas jamur terhadap berbagai jenis antibiotik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen dalam bidang farmakologi untuk mengeksplorasi efek farmakologis senyawa\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 126-07-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Antibiotics\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e(+)-Griseofulvin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan tidak terpapar kelembapan berlebihan. Dalam penggunaan, pastikan untuk memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kontaminasi atau kebocoran.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e(+)-Griseofulvin is a chemical compound widely used in laboratory research, particularly in the fields of biochemistry and microbiology. As an antibiotic, it is effective in inhibiting the growth of fungi, especially *Trichophyton* species, which are known to cause skin infections. This compound is commonly used in studies related to antimicrobial activity and the development of new pharmaceutical agents. Its molecular structure allows it to interact effectively with fungal cell membranes, making it a valuable tool in both academic and applied research. In Indonesian laboratories, (+)-Griseofulvin is essential for experiments involving fungal inhibition, drug development, and pharmacological studies. Its stability and specific activity make it a preferred choice for researchers seeking reliable results in antimicrobial testing.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eLiddle dkk. (1992). Does griseofulvin alter lipids?. \u003cem\u003eBritish Journal of Dermatology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/j.1365-2133.1992.tb07825.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/j.1365-2133.1992.tb07825.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eYamato dkk. (1990). An Improved Synthetic Method fordl-Griseofulvin and Its 2′-S-Analogue. \u003cem\u003eSynthesis\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1055\/s-1990-26942\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1055\/s-1990-26942\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (2010). Antibacterials\/gemcitabine\/griseofulvin. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128415-201013160-00024\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128415-201013160-00024\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48087111270618,"sku":"TCI2510G038432024","price":683000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48087111303386,"sku":"TCI2510G038432025","price":1970000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510G0384.jpg?v=1767115143"},{"product_id":"tci2510g062632274","title":"TCI G0626 64048-12-0 GANT 58","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI G0626 64048-12-0 GANT 58 adalah bahan kimia yang digunakan dalam penelitian kanker dan biologi sel. Bahan ini merupakan senyawa aktif yang dikenal sebagai GANT 58, yang memiliki potensi sebagai inhibitor enzim. Dalam laboratorium, bahan ini digunakan untuk menguji efeknya terhadap sel kanker, khususnya dalam penelitian terapi obat dan mekanisme pertumbuhan sel. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang melibatkan pengujian toksisitas dan respons sel terhadap berbagai stimulan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI G0626 64048-12-0 GANT 58 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat dilarutkan dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, yang memungkinkan interaksi spesifik dengan target biologis. Karena sifatnya yang konsisten dan keandalan hasil uji, bahan ini dipilih sebagai bahan baku dalam penelitian ilmiah yang memerlukan presisi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan dalam penelitian kanker, terutama dalam studi yang melibatkan sel kanker manusia dan hewan. Peneliti di berbagai institusi riset menggunakan bahan ini untuk mengembangkan metode pengobatan baru dan memahami mekanisme penyakit. Bahan ini juga menjadi bagian dari program penelitian nasional yang fokus pada kesehatan masyarakat dan inovasi bidang kesehatan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian kanker untuk menguji efek inhibitor enzim terhadap pertumbuhan sel kanker\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat baru melalui uji aktivitas biologis terhadap sel kanker\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen toksisitas untuk mengevaluasi dampak bahan kimia pada sel hidup\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian mekanisme pertumbuhan sel dalam lingkungan laboratorium\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji respons sel terhadap berbagai stimulan untuk memahami jalur biologis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 64048-12-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cancer Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan kelembapan tinggi. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini. Pastikan proses penanganan dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol dan mematuhi protokol keselamatan kimia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI G0626 64048-12-0 GANT 58 is a chemical compound widely used in cancer research and cell biology. Known as GANT 58, it functions as an inhibitor of specific enzymes, making it a valuable tool in studying the effects on cancer cells. Its stable chemical properties and solubility in organic solvents allow it to be used in various experimental setups. This compound is essential for experiments involving toxicity testing, drug development, and understanding cellular responses. Its application in Indonesian laboratories contributes to advancements in biomedical research and health science innovation.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eSöldi (2024). Le gant magique. \u003cem\u003eBulletin des Médecins Suisses\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.4414\/bms.2024.1508857678\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.4414\/bms.2024.1508857678\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eChalamov (2001). Le gant. \u003cem\u003eCommunications\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3406\/comm.2001.2083\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3406\/comm.2001.2083\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2018). Investigation of Physicochemical Properties of PVA-GANT Mucoadhesive Hydrogels. \u003cem\u003eBritish Journal of Pharmacy\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.5920\/bjpharm.2017.25\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.5920\/bjpharm.2017.25\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48087136174298,"sku":"TCI2510G062632274","price":4594000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510G0626.jpg?v=1768360495"},{"product_id":"tci2510g063932284","title":"TCI G0639 700874-72-2 Galunisertib","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eGalunisertib adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian kanker, terutama dalam bidang biologi sel. Bahan ini berperan sebagai inhibitor kinase, yang berfungsi menghambat pertumbuhan sel kanker dengan cara mengganggu jalur sinyal yang terlibat dalam proliferasi dan metastasis. Dalam laboratorium, Galunisertib sering digunakan untuk menguji efektivitas obat kanker baru atau untuk memahami mekanisme penyakit onkologis. Sebagai bahan kimia yang sangat spesifik, Galunisertib memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi peran protein kinase tertentu dalam proses kanker.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eGalunisertib memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan dalam eksperimen. Bahan ini juga memiliki tingkat kekhasan yang tinggi dalam menghambat jalur sinyal tertentu, sehingga sangat cocok untuk penelitian yang memerlukan akurasi tinggi. Karena sifatnya yang spesifik, Galunisertib sering dipilih sebagai bahan utama dalam eksperimen yang memerlukan kontrol presisi terhadap jalur biologis tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Galunisertib digunakan dalam berbagai penelitian kanker, terutama oleh institusi penelitian dan universitas yang fokus pada bidang biologi sel dan onkologi. Bahan ini menjadi alat penting dalam upaya pengembangan terapi kanker yang lebih efektif dan terarah. Ketersediaannya di pasar lokal juga mendukung penelitian ilmiah yang berdampak luas di bidang kesehatan masyarakat.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian penghambatan jalur sinyal dalam sel kanker untuk mengembangkan terapi obat yang lebih efektif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas biologis senyawa baru dalam model kanker in vitro untuk mengevaluasi potensi terapeutik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen penghambatan proliferasi sel kanker dengan mengganggu jalur kinase yang terlibat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi mekanisme respons sel terhadap penghambatan kinase dalam konteks penyakit onkologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian selektivitas Galunisertib terhadap jenis sel kanker tertentu untuk menentukan efektivitas terapi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 700874-72-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cancer Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eGalunisertib sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitas kimianya. Penyimpanan pada suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Dalam penggunaan, bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung diri yang sesuai untuk menghindari kontak langsung. Karena sifatnya yang kimia, Galunisertib harus dihindari dari kontak dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan bahan selama penggunaan di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eGalunisertib is a chemical compound widely used in cancer research, particularly in cell biology. It functions as a kinase inhibitor, effectively blocking signaling pathways involved in cell proliferation and metastasis. This compound is essential for studying the mechanisms of cancer progression and evaluating the potential of new therapeutic agents. Its specificity makes it a valuable tool in experiments requiring precise control over biological pathways. Galunisertib is commonly used in laboratory settings to test the efficacy of cancer treatments and to understand the role of specific kinases in oncological processes. Its stability and high selectivity make it a preferred choice for researchers aiming to develop targeted therapies.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eGras, J. (2014). Galunisertib. \u003cem\u003eDrugs of the Future\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1358\/dof.2014.39.4.2132325\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1358\/dof.2014.39.4.2132325\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2018). Correction to: Cassidy et al., Disposition and metabolism of [ 14 C]-galunisertib, a TGF-bRI kinase\/ALK5 inhibitor, following oral administration in healthy subjects and mechanistic prediction of the effect of itraconazole on galunisertib pharmacokinetics. \u003cem\u003eXenobiotica\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1080\/00498254.2018.1436416\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1080\/00498254.2018.1436416\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCassidy dkk. (2017). Disposition and metabolism of [ 14 C]-galunisertib, a TGF- β RI kinase\/ALK5 inhibitor, following oral administration in healthy subjects and mechanistic prediction of the effect of itraconazole on galunisertib pharmacokinetics. \u003cem\u003eXenobiotica\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1080\/00498254.2017.1323137\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1080\/00498254.2017.1323137\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087136960730,"sku":"TCI2510G063932284","price":6840000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510G0639.jpg?v=1768205503"},{"product_id":"tci2510h053333121","title":"TCI H0533 50-23-7 Hydrocortisone","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eHydrocortisone TCI H0533 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologis dan biofarmaka. Sebagai kortikosteroid alami, Hydrocortisone memiliki peran penting dalam mengatur respons imun dan metabolisme tubuh. Bahan ini sering digunakan dalam eksperimen untuk mengevaluasi efek biologis senyawa tertentu, termasuk pengujian aktivitas anti-inflamasi dan imunomodulator. Dalam laboratorium, Hydrocortisone digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kimia lain atau sebagai reagen dalam reaksi kimia tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eHydrocortisone memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena sifat ini, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses pemurnian. Selain itu, Hydrocortisone memiliki daya larut yang baik dalam air, sehingga memudahkan dalam pembuatan larutan untuk eksperimen biokimia. Ketersediaan dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dalam skala laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, Hydrocortisone sering digunakan dalam penelitian bidang farmasi, biokimia, dan kedokteran. Bahan ini menjadi alat penting bagi peneliti yang mempelajari mekanisme kerja obat atau pengembangan terapi baru. Penggunaannya yang luas dan keandalan sifat kimianya menjadikannya pilihan utama dalam berbagai eksperimen ilmiah di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian efek anti-inflamasi pada senyawa farmakologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas imunomodulator dalam eksperimen biokimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa kimia sebagai bahan baku obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kandungan kortikosteroid dalam sampel biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji respons fisiologis pada model organisme eksperimental\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 50-23-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Pharmaceutical Research Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eHydrocortisone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan tinggi. Simpan di suhu kamar yang stabil dan hindari paparan udara bebas. Karena sifatnya yang mudah larut, wadah harus kedap udara untuk mencegah kontaminasi atau pengendapan. Selama penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan hanya diakses oleh personel yang terlatih.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eHydrocortisone TCI H0533 is a chemical compound widely used in pharmaceutical and biochemical research. As a naturally occurring corticosteroid, it plays a crucial role in regulating immune responses and metabolic processes. This compound is commonly employed in experiments to evaluate the biological effects of various substances, including anti-inflammatory and immunomodulatory activities. Its chemical properties, such as solubility in organic solvents and stability, make it a versatile reagent in laboratory settings. Hydrocortisone is available in different packaging options, making it convenient for both small-scale and larger research applications. Its use in Indonesian laboratories is extensive, particularly in pharmacological and biomedical studies, where it serves as a key component in drug development and bioassay experiments.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2023). Antineoplastics\/hydrocortisone-sodium-succinate. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-023-48629-x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-023-48629-x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2013). Hydrocortisone butyrate. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-013-3149-z\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-013-3149-z\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2023). Hydrocortisone Increases Mortality in High-Risk Septic Patients. \u003cem\u003eAAP Grand Rounds\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1542\/gr.50-2-19\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1542\/gr.50-2-19\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087219732698,"sku":"TCI2510H053333121","price":733000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48087219765466,"sku":"TCI2510H053333122","price":7345000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510H0533.jpg?v=1768197423"},{"product_id":"tci2510i026035295","title":"TCI I0260 51-30-9 Isoproterenol Hydrochloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIsoproterenol Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian biomedis dan farmakologi. Sebagai alkaloid, senyawa ini memiliki aktivitas adrenalin-like yang dapat memengaruhi sistem saraf dan jantung. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pengembangan obat, uji toksisitas, dan penelitian tentang efek stimulan pada tubuh manusia. Isoproterenol Hydrochloride juga digunakan dalam penelitian tentang mekanisme kerja hormon adrenalin dan respons fisiologis terhadap stres.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eIsoproterenol Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam pelarut organik seperti etanol dan aseton. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, yang membuatnya cocok untuk analisis kuantitatif dan kualitatif dalam laboratorium. Karena sifatnya yang sangat spesifik, senyawa ini dipilih untuk eksperimen yang memerlukan presisi tinggi dan akurasi dalam pengukuran.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Isoproterenol Hydrochloride digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, termasuk uji farmakologis, analisis kimia, dan pengembangan produk farmasi. Senyawa ini juga sering ditemukan dalam penelitian kesehatan masyarakat dan farmasi, terutama dalam studi tentang efek obat pada tubuh manusia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eUji farmakologis untuk mengevaluasi efek stimulan pada sistem saraf dan jantung\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja hormon adrenalin dan respons fisiologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kuantitatif dalam laboratorium kimia dan farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan produk farmasi dan obat-obatan baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji toksisitas untuk menilai dampak jangka panjang pada organ tubuh\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 51-30-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Alkaloids\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIsoproterenol Hydrochloride harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau pernapasan. Senyawa ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIsoproterenol Hydrochloride is a chemical compound widely used in biomedical and pharmacological research. As an alkaloid, it exhibits adrenalin-like activity, influencing the nervous system and heart. In laboratories, it serves as a key reagent for drug development, toxicity testing, and studies on the physiological effects of stimulants. Its stable chemical properties and solubility in organic solvents make it suitable for precise analytical applications. This compound is commonly used in pharmacological studies, chemical analysis, and pharmaceutical research in Indonesia, supporting advancements in health sciences and medicine.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMandapaka dkk. (2024). Identification and quantification of potential genotoxic impurity N-nitroso isoproterenol in bradycardia drug isoproterenol hydrochloride by LC-MS\/MS technique. \u003cem\u003eAnalytical Chemistry Letters\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1080\/22297928.2024.2417185\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1080\/22297928.2024.2417185\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2025). Development and validation of a novel RP-HPLC method for impurity profiling of isoproterenol hydrochloride. \u003cem\u003eBiochemical and Cellular Archives\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.51470\/bca.2025.25.1.653\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.51470\/bca.2025.25.1.653\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eDiehl dkk. (2015). Effects of isoproterenol hydrochloride and moxifloxacin hydrochloride on cardiovascular parameters assessed via jacketed external telemetry (JET) in the freely moving minipig. \u003cem\u003eJournal of Pharmacological and Toxicological Methods\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.vascn.2015.08.074\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.vascn.2015.08.074\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48087363977434,"sku":"TCI2510I026035295","price":2147000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48087364010202,"sku":"TCI2510I026035296","price":6310000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I0260.jpg?v=1767119341"},{"product_id":"tci2510i065535867","title":"TCI I0655 53-86-1 Indomethacin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIndomethacin adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian ilmu kehidupan, terutama dalam pembuatan model penyakit pada hewan. Bahan ini memiliki aktivitas anti-inflamasi, antipiretik, dan analgesik yang kuat, sehingga menjadi bahan penting dalam studi penyakit inflamasi dan respons imun. Dalam laboratorium, Indomethacin sering digunakan untuk mengeksplorasi mekanisme penyakit dan pengaruh obat pada sistem biologis. Karena sifatnya yang stabil dan mudah tersedia, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen terkait penyakit kronis dan peradangan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eIndomethacin memiliki struktur kimia yang khas, dengan kemampuan untuk menghambat enzim siklooksigenase (COX), yang berperan penting dalam sintesis prostaglandin. Sifat ini menjadikannya sangat relevan dalam penelitian obat dan terapi inflamasi. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai dan memiliki konsistensi tinggi, Indomethacin cocok untuk penggunaan jangka panjang dalam eksperimen laboratorium. Selain itu, senyawa ini memiliki daya tahan terhadap kondisi lingkungan tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Indomethacin digunakan dalam berbagai penelitian terkait penyakit inflamasi, seperti arthritis dan penyakit autoimun. Bahan ini juga sering ditemukan dalam studi farmakologi dan pengembangan obat baru. Karena kehandalannya dalam eksperimen, Indomethacin menjadi bahan yang sangat diminati oleh peneliti di berbagai institusi riset di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian model penyakit inflamasi untuk memahami mekanisme penyakit\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian efek anti-inflamasi obat pada hewan percobaan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan terapi obat untuk penyakit kronis seperti arthritis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen farmakologi untuk mengevaluasi aktivitas obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi respons imun terhadap peradangan dan inflamasi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 53-86-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 100g, 500g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIndomethacin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Selain itu, pastikan bahwa area penyimpanan tetap kering dan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIndomethacin is a chemical compound widely used in life science research, particularly in the preparation of animal disease models. It is known for its strong anti-inflammatory, antipyretic, and analgesic properties, making it a key component in studies related to inflammation and immune responses. Its stability and availability make it a preferred choice for long-term experiments in laboratory settings. The compound is effective in inhibiting cyclooxygenase (COX) enzymes, which play a crucial role in the synthesis of prostaglandins. This characteristic makes it highly relevant in pharmaceutical research and the development of new therapeutic agents. In Indonesia, Indomethacin is commonly used in studies on chronic diseases such as arthritis and autoimmune disorders. Its reliability in experimental settings has made it a popular choice among researchers in various institutions.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eROSENFELD (1990). Why Use Indomethacin?. \u003cem\u003ePediatrics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1542\/peds.86.1.146a\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1542\/peds.86.1.146a\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eYamamiya dkk. (2020). Usefulness of post-endoscopic retrograde cholangiopancreatography pancreatitis prevention by high dose rectal indomethacin. \u003cem\u003eDigestive Medicine Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.21037\/dmr-20-80\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.21037\/dmr-20-80\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003ePornsopone dkk. (2006). Electrospun Methacrylate-Based Copolymer\/Indomethacin Fibers and Their Release Characteristics of Indomethacin. \u003cem\u003eJournal of Polymer Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s10965-006-9080-8\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s10965-006-9080-8\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48087403069658,"sku":"TCI2510I065535867","price":1465000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100g","offer_id":48087403102426,"sku":"TCI2510I065535868","price":4115000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48087403135194,"sku":"TCI2510I065535869","price":11130000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I0655.jpg?v=1767120081"},{"product_id":"tci2510i086836161","title":"TCI I0868 479-41-4 Indirubin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIndirubin adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori alkaloid, dan digunakan secara luas dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah. Bahan ini memiliki struktur kimia kompleks yang membuatnya menjadi bahan penting dalam berbagai eksperimen kimia dan biologis. Dalam laboratorium, Indirubin sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai reagen dalam reaksi kimia tertentu. Karena sifatnya yang stabil dan reaktif, Indirubin juga digunakan dalam studi tentang aktivitas biologis, seperti pengujian efek farmakologis pada sel atau organisme.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eIndirubin memiliki sifat kimia yang unik, termasuk kemampuan untuk berikatan dengan berbagai molekul organik dan anorganik. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan kestabilan dan reaktivitas tertentu. Selain itu, Indirubin memiliki tingkat kemurnian tinggi, yang memastikan hasil eksperimen tetap akurat dan dapat diandalkan. Karena sifat tersebut, Indirubin sering dipilih oleh para peneliti yang membutuhkan bahan berkualitas tinggi untuk eksperimen yang memerlukan presisi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium di Indonesia, Indirubin digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang biokimia, farmakologi, dan kimia organik. Bahan ini menjadi bagian dari proses pengembangan obat, studi tentang aktivitas antioksidan, serta eksperimen yang melibatkan interaksi molekuler. Ketersediaan Indirubin di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen yang memerlukan bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas antioksidan pada senyawa organik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa alkaloid lain dalam proses farmakologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang efek biologis pada sel dan jaringan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen kimia untuk memahami reaktivitas molekul\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat baru melalui studi struktur-aktivitas\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 479-41-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Biochemicals and Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIndirubin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan, dan jauhkan dari paparan cahaya langsung. Dalam laboratorium, Indirubin harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker, karena sifatnya yang kimia. Pastikan wadahnya tidak terbuka selama tidak digunakan untuk menjaga kualitas dan keamanan bahan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIndirubin is a chemical compound classified as an alkaloid, widely used in life science research. It is commonly employed as a reagent in biochemical experiments and synthetic processes due to its stable and reactive nature. This compound is valued for its high purity and ability to interact with various organic and inorganic molecules, making it essential in pharmaceutical and biological studies. In Indonesian laboratories, Indirubin is utilized in research related to antioxidant activity, drug development, and molecular interactions. Its availability locally supports scientific endeavors by providing a reliable and accessible source for critical experiments.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eYoo dkk. (2017). The Effects of Indigotin and Indirubin Pigments on the Dyeability and the Color of Silk Dyed with Indigo and Indirubin Mixed Dye. \u003cem\u003eJournal of the Korean Society of Clothing and Textiles\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.5850\/jksct.2017.41.5.914\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.5850\/jksct.2017.41.5.914\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLo dkk. (2013). An Indirubin Derivative, Indirubin-3′-Monoxime Suppresses Oral Cancer Tumorigenesis through the Downregulation of Survivin. \u003cem\u003ePLoS ONE\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1371\/journal.pone.0070198\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1371\/journal.pone.0070198\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBlažević dkk. (2015). Indirubin and Indirubin Derivatives for Counteracting Proliferative Diseases. \u003cem\u003eEvidence-Based Complementary and Alternative Medicine\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1155\/2015\/654098\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1155\/2015\/654098\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48087422042330,"sku":"TCI2510I086836161","price":6714000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I0868.jpg?v=1767120463"},{"product_id":"tci2510i109736455","title":"TCI I1097 686770-61-6 IWP-2","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI I1097 686770-61-6 IWP-2 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang seluler, terutama dalam studi tentang sel punca. Bahan ini memiliki peran penting dalam penghambatan aktivitas protein kinase, yang berdampak pada proses diferensiasi dan proliferasi sel. Di laboratorium, IWP-2 sering digunakan sebagai agen penghambat untuk mempelajari mekanisme regulasi sel punca dan respons sel terhadap berbagai faktor lingkungan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama IWP-2 adalah kemampuannya untuk secara spesifik menghambat aktivitas protein kinase, terutama dalam jalur Wnt. Sifat ini menjadikannya bahan yang sangat diminati dalam penelitian biomedis dan farmakologi. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, IWP-2 digunakan secara luas dalam penelitian sel punca, terutama di institusi penelitian dan universitas yang fokus pada bidang biomedis. Bahan ini menjadi alat penting untuk memahami mekanisme biologis yang mendasari perkembangan sel dan penyakit.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian diferensiasi sel punca untuk memahami proses pembentukan jaringan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan terapi sel punca dalam bidang kedokteran regeneratif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang jalur sinyal Wnt dalam pengaturan pertumbuhan sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji klinis awal untuk pengembangan obat yang memanfaatkan mekanisme penghambatan protein kinase\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis efek IWP-2 pada respons sel terhadap lingkungan eksternal\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 686770-61-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Stem Cell Biology\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg, 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIWP-2 harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan pada suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Selama penggunaan, bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung. Karena sifatnya yang kimia, IWP-2 harus dipisahkan dari bahan kimia lainnya dan disimpan dalam area yang terkontrol.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI I1097 686770-61-6 IWP-2 is a chemical compound widely used in cell biology research, particularly in the study of stem cells. This compound functions as a specific inhibitor of protein kinase activity, particularly in the Wnt signaling pathway. Its ability to modulate cellular differentiation and proliferation makes it a valuable tool in biomedical and pharmacological research. IWP-2 is commonly utilized in laboratories to investigate the molecular mechanisms underlying stem cell behavior and its response to various environmental factors. Its stability and specificity make it a preferred choice for researchers aiming to understand cellular processes and develop therapeutic applications.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eJang (2025). Reading Korean Literature from Outside Korea : Insights from Kim Yoon-shik's Writings on IWP, Nobel Prize for Literature and AKSE. \u003cem\u003eThe Korean Language and Literature\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.31889\/kll.2025.9.212.459\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.31889\/kll.2025.9.212.459\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2012). Sumitomo consortium wins IWP contract in Oman. \u003cem\u003ePump Industry Analyst\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s1359-6128(12)70471-8\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s1359-6128(12)70471-8\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2015). NamensänderungEN der Gesellschaft – Dokumentation – DGD NfD DGI IWP. \u003cem\u003eInformation - Wissenschaft \u0026amp; Praxis\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1515\/iwp-2015-0042\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1515\/iwp-2015-0042\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48087440097498,"sku":"TCI2510I109736455","price":3761000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48087440130266,"sku":"TCI2510I109736456","price":12341000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I1097.jpg?v=1768205647"},{"product_id":"tci2510i110836470","title":"TCI I1108 147591-46-6 ID 8","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan kimia TCI I1108 147591-46-6 adalah senyawa yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan, terutama dalam studi sel dan biologi sel punca. Senyawa ini memiliki peran penting dalam pengembangan metode untuk memperoleh dan memelihara sel punca, yang merupakan bagian dari penelitian biomedis. Bahan ini sering digunakan dalam lingkungan laboratorium untuk mengisolasi dan mempertahankan sel punca dalam kondisi yang optimal.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI I1108 147591-46-6 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik tertentu, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Karena sifatnya yang tidak reaktif dan memiliki daya larut yang baik, senyawa ini dipilih karena kemampuannya untuk digunakan dalam berbagai aplikasi tanpa mengganggu reaksi kimia lainnya. Selain itu, senyawa ini juga memiliki kestabilan yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga meminimalkan risiko degradasi selama penyimpanan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian terkait biologi sel punca, termasuk pengembangan terapi regeneratif dan penelitian penyakit genetik. Bahan ini menjadi alat penting dalam upaya meningkatkan pemahaman tentang mekanisme perkembangan sel dan penggunaannya dalam bidang kesehatan. Peneliti di Indonesia sering mengandalkan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan keakuratan dan konsistensi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eBahan ini digunakan dalam penelitian sel punca untuk memelihara dan mengisolasi sel dalam kondisi optimal.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSenyawa ini cocok untuk eksperimen yang memerlukan stabilitas kimia tinggi dalam lingkungan laboratorium.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini digunakan dalam pengembangan metode baru untuk mempercepat proses diferensiasi sel punca.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSenyawa ini menjadi alat penting dalam studi penyakit yang terkait dengan gangguan sel punca.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini digunakan dalam penelitian terapi regeneratif untuk mengembangkan solusi medis inovatif.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 147591-46-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Stem Cell Biology\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg, 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kestabilan kimia. Simpan di tempat yang sejuk dan kering, serta hindari paparan udara bebas. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung. Selalu pastikan bahwa proses penanganan dilakukan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol dan sesuai dengan standar keselamatan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI I1108 147591-46-6 is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and stem cell studies. This compound plays a crucial role in the isolation and maintenance of stem cells under optimal conditions. Its chemical stability and solubility in specific organic solvents make it a reliable choice for various laboratory applications. In Indonesia, this compound is essential for research in regenerative medicine and genetic diseases, supporting advancements in medical science. Its consistent performance ensures accurate and reproducible results in experimental settings, making it a valuable tool for scientists and researchers.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48087440785626,"sku":"TCI2510I110836470","price":2424000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48087440818394,"sku":"TCI2510I110836471","price":8303000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I1108.jpg?v=1768205649"},{"product_id":"tci2510i121836625","title":"TCI I1218 160003-66-7 Iniparib","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIniparib adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian kanker untuk memahami mekanisme pertumbuhan dan perkembangan sel kanker. Bahan ini termasuk dalam kategori senyawa yang memiliki aktivitas biologis tinggi, khususnya dalam penghambatan jalur sinyal yang terkait dengan proliferasi sel. Dalam laboratorium, Iniparib sering digunakan sebagai agen penghambat untuk mempelajari respons sel terhadap berbagai stimulasi dan faktor lingkungan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eIniparib memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Bahan ini juga memiliki keunggulan dalam konsistensi kualitas, sehingga cocok untuk penelitian yang membutuhkan akurasi tinggi. Dengan struktur molekul yang spesifik, Iniparib dapat berinteraksi secara efektif dengan target molekuler tertentu, meningkatkan efektivitas eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Iniparib digunakan dalam berbagai penelitian kanker, terutama dalam studi tentang respons sel terhadap terapi obat dan penghambatan pertumbuhan tumor. Bahan ini juga sering dimanfaatkan dalam penelitian biomedis untuk mengembangkan metode pengobatan baru dan meningkatkan pemahaman tentang penyakit kanker.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian penghambatan pertumbuhan sel kanker untuk mengembangkan terapi obat baru\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen pengujian efektivitas senyawa dalam menghambat jalur sinyal sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang mekanisme respons sel terhadap berbagai faktor lingkungan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian toksisitas senyawa terhadap sel kanker dan sel normal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang interaksi senyawa dengan protein target tertentu\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 160003-66-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cancer Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 1g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIniparib harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan. Penyimpanan dalam suhu ruangan yang stabil sangat disarankan. Saat mengambil bahan ini, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Selalu pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terkontaminasi oleh bahan lain.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eIniparib is a chemical compound widely used in cancer research to study the mechanisms of cell proliferation and tumor development. It is a highly bioactive substance that effectively inhibits specific signaling pathways associated with cell growth. Its stable chemical properties and solubility in organic solvents make it suitable for various laboratory experiments. Iniparib is commonly used in Indonesian laboratories to investigate the effects of drugs on cancer cells and to develop new treatment methods. Its application extends to biomedical research, where it helps in understanding the interactions between compounds and molecular targets. This compound is essential for researchers aiming to advance cancer treatment and improve patient outcomes.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eDas (2018). Iniparib for newly diagnosed glioblastoma. \u003cem\u003eThe Lancet Oncology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s1470-2045(18)30665-x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s1470-2045(18)30665-x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLi, J. dkk. (2012). Iniparib. \u003cem\u003eDrugs of the Future\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1358\/dof.2012.37.11.1884774\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1358\/dof.2012.37.11.1884774\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eThigpen (2011). Iniparib plus Chemotherapy in Metastatic Triple-Negative Breast Cancer. \u003cem\u003eYearbook of Oncology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.yonc.2011.07.022\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.yonc.2011.07.022\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"1g","offer_id":48087451009242,"sku":"TCI2510I121836625","price":2953000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I1218.jpg?v=1767120933"},{"product_id":"tci2510i126436679","title":"TCI I1264 1127442-82-3 IWR-1 [Optimized for Cell Culture]","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI I1264 1127442-82-3 IWR-1 adalah bahan kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan, khususnya dalam budaya sel. Bahan ini memiliki peran penting dalam pengembangan dan pengujian organoid, yang merupakan model biologis yang meniru struktur dan fungsi jaringan manusia. Dalam laboratorium, IWR-1 sering digunakan sebagai agen modulator untuk mengontrol diferensiasi sel dan pertumbuhan organoid, yang sangat berguna dalam penelitian penyakit dan pengembangan terapi regeneratif.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat dilarutkan dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai eksperimen. Karena konsistensinya yang tinggi dan kemurnian yang baik, IWR-1 menjadi pilihan utama para peneliti yang membutuhkan presisi dalam eksperimen. Selain itu, bahan ini memiliki daya reaktivitas yang baik, memungkinkan interaksi yang efektif dengan sel dan lingkungan budaya.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, IWR-1 digunakan secara luas dalam penelitian biomedis, terutama di institusi penelitian dan universitas yang fokus pada bidang bioteknologi dan kedokteran. Bahan ini mendukung pengembangan penelitian yang relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat, termasuk penelitian penyakit degeneratif dan pengobatan berbasis sel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengembangan organoid untuk studi penyakit neurodegeneratif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eModulasi diferensiasi sel dalam budaya sel manusia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian terapi regeneratif berbasis sel stem\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji toksisitas dan respons sel terhadap lingkungan budaya\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan model biologis untuk uji obat\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1127442-82-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Culture \u003e Organoid Culture\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Saat mengambil bahan, pastikan tangan dan peralatan tetap bersih untuk mencegah kontaminasi. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI I1264 1127442-82-3 IWR-1 is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell culture and organoid development. This compound serves as a modulator that influences cell differentiation and organoid growth, making it essential for studies on tissue regeneration and disease modeling. Its stable chemical properties and high purity ensure reliable results in experimental settings. IWR-1 is commonly applied in biomedical research to develop models that mimic human tissues, supporting advancements in regenerative medicine and drug discovery. Its versatility and effectiveness make it a preferred choice for researchers in Indonesia and globally.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5mg","offer_id":48087454023898,"sku":"TCI2510I126436679","price":3913000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510I1264.jpg?v=1769142788"},{"product_id":"tci2510j000936748","title":"TCI J0009 469-59-0 Jervine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eJervine adalah senyawa alkaloid yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, khususnya dalam bidang biokimia dan farmakologi. Bahan ini sering ditemukan dalam ekstrak tanaman tertentu dan memiliki aktivitas biologis yang menarik, seperti efek antimitotik dan antitumor. Dalam laboratorium, Jervine digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai agen uji dalam penelitian kesehatan. Karena sifatnya yang kompleks, Jervine menjadi pilihan utama dalam studi tentang mekanisme kerja senyawa alami.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eJervine memiliki struktur kimia yang unik dan kestabilan tertentu dalam kondisi tertentu. Senyawa ini umumnya berbentuk padat dan memiliki sifat larut yang terbatas, sehingga memerlukan penanganan yang tepat untuk memastikan keakuratan dalam eksperimen. Karena karakteristik tersebut, Jervine dipilih untuk aplikasi yang membutuhkan presisi dan konsistensi, seperti uji aktivitas biologis atau analisis kuantitatif.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Jervine digunakan dalam penelitian yang berkaitan dengan obat-obatan alami dan pengembangan senyawa baru. Bahan ini juga sering ditemukan dalam studi tentang efek farmakologis tanaman obat. Karena kepopulerannya dalam bidang biokimia, Jervine menjadi bahan yang relevan untuk peneliti yang tertarik pada senyawa alkaloid dan aplikasinya dalam bidang kesehatan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas antitumor untuk pengembangan obat baru karena kemampuannya menghambat pertumbuhan sel kanker.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kandungan alkaloid dalam tanaman obat untuk menentukan potensi farmakologisnya.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme kerja senyawa alami dalam proses metabolisme sel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa turunan alkaloid untuk pengembangan bahan kimia berbasis alami.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang efek toksikologi senyawa alkaloid pada berbagai model biologis.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 469-59-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Alkaloids\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eJervine harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Wadah yang tepat adalah botol kaca atau wadah plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk mencegah kontak langsung. Karena sifatnya yang kimia, Jervine tidak boleh disimpan bersama bahan kimia lain yang tidak kompatibel. Penyimpanan yang tepat memastikan bahwa kualitas dan konsistensi bahan tetap terjaga untuk penggunaan yang optimal.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eJervine is an alkaloid compound widely used in biochemical and pharmacological research. It is commonly found in plant extracts and exhibits interesting biological activities, including antimitotic and antitumor properties. In laboratory settings, Jervine serves as a key reagent for the synthesis of other compounds or as a test agent in health-related studies. Its unique chemical structure and limited solubility make it a preferred choice for applications requiring precision and consistency. In Indonesia, Jervine is utilized in research focused on natural drugs and the development of new chemical compounds. Its relevance in the field of biochemistry makes it an essential material for researchers interested in alkaloid compounds and their applications in health sciences.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eSzeliga dkk. (2020). Representational Difference Analysis of Transcripts Involved in Jervine Biosynthesis. \u003cem\u003eLife\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/life10060088\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3390\/life10060088\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eZavesky dkk. (2020). Progress toward a Convergent, Asymmetric Synthesis of Jervine. \u003cem\u003eOrganic Letters\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/acs.orglett.0c00972\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/acs.orglett.0c00972\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eQin dkk. (2020). Sonic hedgehog signaling pathway in Myelodysplastic Syndrome: Abnormal activation and jervine intervention. \u003cem\u003eGene\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.gene.2020.144881\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.gene.2020.144881\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48087460085978,"sku":"TCI2510J000936748","price":7622000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510J0009.jpg?v=1769056593"},{"product_id":"tci2510j004136755","title":"TCI J0041 315703-52-7 JK 184","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI J0041 315703-52-7 JK 184 adalah bahan kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan, khususnya dalam studi kanker. Bahan ini memiliki peran penting dalam pengujian dan pengembangan obat serta pemahaman mekanisme penyakit kanker. Sebagai bahan aktif, ia digunakan dalam berbagai eksperimen untuk mengeksplorasi respons sel terhadap berbagai perlakuan, termasuk pengaruh faktor pertumbuhan dan senyawa penghambat. Karena sifatnya yang spesifik, bahan ini sangat berguna dalam penelitian yang memerlukan presisi tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini memiliki karakteristik kimia yang stabil dan dapat disimpan dalam kondisi tertentu. Karena memiliki struktur molekuler yang kompleks, bahan ini memerlukan penanganan yang hati-hati untuk memastikan keakuratan hasil eksperimen. Ketersediaan dalam bentuk padat memudahkan dalam penggunaan dan pemrosesan, serta meminimalkan risiko kontaminasi. Karena sifatnya yang tidak beracun dalam kondisi tertentu, bahan ini relatif aman untuk digunakan dalam laboratorium yang terkontrol.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, bahan ini sering digunakan dalam penelitian kanker yang dilakukan oleh institusi penelitian dan universitas. Peneliti lokal memanfaatkan bahan ini untuk memperluas wawasan tentang penyakit kanker dan pengembangan terapi baru. Ketersediaan bahan ini mendukung kegiatan penelitian yang berkelanjutan dan inovatif di sektor kesehatan dan bidang ilmu kehidupan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian kanker untuk menguji respons sel terhadap obat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan terapi kanker melalui uji aktivitas biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen pertumbuhan sel untuk memahami mekanisme penyakit\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji toksisitas untuk mengevaluasi dampak bahan kimia pada sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian biokimia untuk memahami interaksi molekuler\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 315703-52-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cancer Research\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil disarankan. Wadah yang digunakan harus tahan terhadap bahan kimia dan tidak menyerap kelembapan. Selama penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI J0041 315703-52-7 JK 184 is a chemical compound widely used in life science research, particularly in the field of cancer studies. This compound plays a crucial role in testing and developing new drugs, as well as understanding the mechanisms of cancer. Its specific chemical structure makes it ideal for experiments that require precise control over cellular responses. The solid form of this compound facilitates handling and processing, ensuring minimal contamination risks. It is commonly used in Indonesian laboratories for cancer research, supporting the development of innovative therapies and enhancing scientific understanding in the field of life sciences.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"50mg","offer_id":48087460413658,"sku":"TCI2510J004136755","price":6790000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510J0041.jpg?v=1769142794"},{"product_id":"tci2510k005236822","title":"TCI K0052 142273-20-9 Kenpaullone","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eKenpaullone adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan, terutama dalam studi biologi sel dan biologi sel punca. Produk ini merupakan senyawa aktif yang memiliki potensi dalam penghambatan jalur sinyal sel, terutama dalam proses diferensiasi dan proliferasi sel punca. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk eksperimen yang bertujuan memahami mekanisme regulasi sel dan pengembangan terapi medis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKenpaullone memiliki struktur kimia kompleks yang memungkinkan interaksi spesifik dengan protein target tertentu dalam sel. Sifat kemurnian tinggi dan stabilitas kimia membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk penelitian yang memerlukan presisi dan akurasi. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat larut dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai metode eksperimen seperti kultur sel dan analisis biokimia.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks penelitian di Indonesia, Kenpaullone digunakan oleh para peneliti di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset untuk memperluas pemahaman tentang proses biologis sel. Bahan ini juga menjadi bagian dari penelitian yang terkait dengan pengembangan obat dan terapi sel punca, yang merupakan bidang yang berkembang pesat di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian biologi sel punca untuk memahami mekanisme diferensiasi sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen penghambatan jalur sinyal sel dalam proses proliferasi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian efek senyawa pada kultur sel manusia untuk penelitian medis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis interaksi molekuler dalam studi biokimia sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan model penelitian untuk terapi sel punca dan regenerasi jaringan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 142273-20-9\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Stem Cell Biology\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg, 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eKenpaullone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan. Simpan di suhu kamar yang stabil dan hindari paparan udara bebas. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eKenpaullone is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and stem cell studies. It is known for its ability to inhibit specific signaling pathways within cells, making it a valuable tool for understanding cellular differentiation and proliferation. This compound is commonly used in laboratory experiments involving cell culture and biochemical analysis. Its high purity and stability make it suitable for precise and accurate research applications. In Indonesia, Kenpaullone is utilized by researchers in academic and research institutions to advance knowledge in stem cell biology and regenerative medicine. Its application extends to the development of therapeutic strategies and drug discovery, contributing to the growth of biomedical research in the country.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eKitabayashi dkk. (2018). DDIS-09. IDENTIFICATION OF GSK3β INHIBITOR KENPAULLONE AS A TEMOZOLOMIDE ENHANCER AGAINST GLIOBLASTOMA. \u003cem\u003eNeuro-Oncology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1093\/neuonc\/noy148.288\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1093\/neuonc\/noy148.288\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eCheon dkk. (2017). Concise Total Syntheses of Paullone and Kenpaullone via Cyanide-Catalyzed Intramolecular Imino-Stetter Reaction. \u003cem\u003eSynthesis\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1055\/s-0036-1588749\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1055\/s-0036-1588749\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLi dkk. (2012). ChemInform Abstract: Synthesis of Paullone and Kenpaullone Derivatives by Photocyclization of 2‐(2‐Chloro‐1H‐indol‐3‐yl)‐N‐arylacetamides.. \u003cem\u003eChemInform\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/chin.201227178\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/chin.201227178\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48087463657690,"sku":"TCI2510K005236822","price":3761000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48087463690458,"sku":"TCI2510K005236823","price":12038000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510K0052.jpg?v=1769142795"},{"product_id":"tci2510k007836847","title":"TCI K0078 4727-31-5 Kartogenin","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI K0078 Kartogenin adalah senyawa molekul kecil yang banyak dipakai sebagai reagen penelitian di bidang biologi sel punca, khususnya pada studi diferensiasi kondrogenik. Senyawa ini dikenal luas dalam literatur karena kemampuannya mendorong sel punca mesenkimal untuk berdiferensiasi ke arah kondrosit, yaitu sel penyusun jaringan tulang rawan. Mekanisme yang dilaporkan melibatkan pengikatan pada filamin A sehingga melepaskan CBFβ yang kemudian bekerja bersama RUNX1 di dalam inti sel. Perannya di laboratorium adalah sebagai penginduksi diferensiasi terkontrol dalam percobaan kultur sel dan rekayasa jaringan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuat kartogenin dipilih adalah statusnya sebagai molekul kecil sintetis yang stabil, sehingga jauh lebih praktis digunakan dibandingkan faktor pertumbuhan protein yang mudah terdegradasi, sensitif terhadap suhu, dan sulit dipertahankan konsentrasinya dalam medium jangka panjang. Kartogenin dapat dilarutkan dalam pelarut organik yang lazim dipakai kultur sel, ditambahkan langsung ke medium, dan dosisnya mudah diatur untuk percobaan respons konsentrasi. Karena bekerja pada jalur transkripsi yang relatif spesifik, senyawa ini juga menghasilkan fenotipe yang dapat diverifikasi melalui penanda kondrogenik dan pewarnaan matriks ekstraseluler.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, kartogenin relevan bagi laboratorium riset sel punca, rekayasa jaringan, ortopedi eksperimental, serta fakultas kedokteran dan kedokteran gigi yang mempelajari regenerasi tulang rawan. Topik osteoartritis dan perbaikan jaringan sendi merupakan bidang yang terus berkembang seiring meningkatnya perhatian pada penyakit degeneratif. Kemasan 50 mg sesuai untuk kebutuhan riset kultur sel karena senyawa ini umumnya digunakan pada konsentrasi mikromolar.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eInduksi diferensiasi kondrogenik: senyawa ini mendorong sel punca mesenkimal menuju garis keturunan kondrosit, sehingga menjadi alat utama pada percobaan pembentukan jaringan tulang rawan di laboratorium.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian rekayasa jaringan tulang rawan: kartogenin dikombinasikan dengan perancah biomaterial untuk mengevaluasi apakah kombinasi tersebut menghasilkan matriks kartilago yang lebih baik dibandingkan perancah tanpa penginduksi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi jalur pensinyalan filamin A dan RUNX1: mekanisme kerja yang telah dilaporkan membuat senyawa ini berguna sebagai alat farmakologis untuk menelusuri peran jalur transkripsi tersebut.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eModel percobaan osteoartritis: peneliti memakainya pada kultur sel atau model eksperimental untuk mempelajari potensi perbaikan jaringan sendi serta respons seluler terhadap rangsangan regeneratif.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengganti faktor pertumbuhan pada protokol kultur: sebagai molekul kecil yang stabil, kartogenin dipakai untuk menyederhanakan medium diferensiasi dan mengurangi ketergantungan pada protein rekombinan yang mahal.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 4727-31-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Stem Cell Biology\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 50 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan senyawa organik sintetis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan di tempat dingin, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran label\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan kartogenin dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat dingin, kering, dan terlindung dari cahaya sesuai anjuran pada label produk. Biarkan botol mencapai suhu ruang sebelum dibuka untuk mencegah pengembunan uap air pada padatan. Larutan induk sebaiknya disiapkan dalam pelarut yang sesuai, disaring steril bila akan dipakai pada kultur sel, lalu dibagi menjadi alikuot kecil dan disimpan beku agar terhindar dari siklus beku-cair berulang. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium saat menimbang serta melarutkan bahan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI K0078 Kartogenin (CAS 4727-31-5) is a widely used small-molecule research reagent that promotes chondrogenic differentiation of mesenchymal stem cells. Its reported mechanism involves binding filamin A, releasing CBFβ, and enabling CBFβ-RUNX1 mediated transcription in the nucleus, which drives cells toward a cartilage-forming phenotype. As a stable synthetic small molecule, it offers a practical alternative to protein growth factors that are costly and prone to degradation in culture medium, and its concentration is easily controlled for dose-response experiments. Common applications include cartilage tissue engineering with biomaterial scaffolds, osteoarthritis research models, signaling pathway studies, and simplified chondrogenic differentiation protocols. Supplied as a solid for research use, stored cold, dry, and protected from light.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2012). Osteoarthritis and Kartogenin. \u003cem\u003eScience\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1126\/science.336.6082.643-f\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1126\/science.336.6082.643-f\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHuang (2018). Editorial Commentary: Kartogenin Promotes Wounded Enthesis Regeneration. \u003cem\u003eArthroscopy\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.arthro.2018.06.040\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.arthro.2018.06.040\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eZhang dkk. (2014). Kartogenin induces cartilage-like tissue formation in tendon–bone junction. \u003cem\u003eBone Research\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1038\/boneres.2014.8\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1038\/boneres.2014.8\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"50mg","offer_id":48087464640730,"sku":"TCI2510K007836847","price":7345000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510K0078_642823d5-d734-41f1-98e6-c5bf60a85fd1.jpg?v=1768361169"},{"product_id":"tci2510l005036931","title":"TCI L0050 463-40-1 Linolenic Acid","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI L0050 Linolenic Acid adalah asam lemak tak jenuh ganda berantai panjang yang memiliki tiga ikatan rangkap pada rantai hidrokarbonnya. Dalam katalog ini, senyawa tersebut dikategorikan sebagai reagen penelitian titik kuantum koloid, karena asam lemak rantai panjang memainkan peran kunci sebagai ligan permukaan dalam sintesis nanokristal. Di laboratorium, bahan ini digunakan untuk mengendalikan pertumbuhan partikel, menstabilkan dispersi koloid, dan mengatur sifat antarmuka nanomaterial, di samping penggunaannya sebagai standar dalam analisis lipid.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKeunggulan asam linolenat sebagai reagen terletak pada struktur amfifiliknya. Gugus karboksilat di salah satu ujung dapat berikatan kuat dengan permukaan logam pada inti nanokristal, sementara rantai hidrokarbon panjang yang tak jenuh menjulur ke arah pelarut dan mencegah partikel saling menggumpal. Tiga ikatan rangkap dengan konfigurasi cis membuat rantainya membengkok, sehingga lapisan ligan yang terbentuk lebih longgar dan lebih fleksibel dibandingkan asam lemak jenuh; hal ini memengaruhi kerapatan pengemasan ligan serta kelarutan nanopartikel dalam pelarut nonpolar. Wujudnya yang cair pada suhu ruang juga memudahkan penakaran dan pencampuran ke dalam sistem reaksi bersuhu tinggi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, reagen ini digunakan pada laboratorium ilmu material, fisika, dan kimia yang menekuni nanomaterial, fotovoltaik, serta perangkat optoelektronik, di samping laboratorium pangan dan gizi yang menganalisis profil asam lemak. Kemasan 25 mL sesuai untuk penelitian skala laboratorium yang menekankan ketelitian penakaran ligan pada setiap batch sintesis nanokristal.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eLigan permukaan sintesis titik kuantum, karena gugus karboksilatnya mengikat permukaan nanokristal sehingga mengendalikan laju pertumbuhan dan ukuran akhir partikel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenstabil dispersi koloid nanopartikel, sebab rantai hidrokarbon panjangnya menciptakan halangan sterik yang mencegah agregasi partikel dalam pelarut nonpolar.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStandar acuan analisis profil asam lemak, karena strukturnya terdefinisi jelas sehingga membantu identifikasi puncak pada kromatografi gas sampel minyak dan lemak.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan kajian oksidasi lipid, sehingga peneliti dapat menelusuri mekanisme dan laju peroksidasi pada asam lemak dengan banyak ikatan rangkap terkonjugasi maupun tidak.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eModifier antarmuka material nano, karena lapisan ligannya menentukan kompatibilitas nanopartikel ketika dipadukan ke dalam matriks polimer atau tinta cetak.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 463-40-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Materials Science \u003e Electronic Materials \u003e Colloidal Quantum Dot (QD) Research Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25 mL\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: cairan berminyak\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan dingin, terlindung cahaya, dan sebaiknya di bawah gas inert sesuai anjuran label\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eAsam linolenat sangat peka terhadap oksidasi karena memiliki banyak ikatan rangkap, sehingga penyimpanan dingin dalam wadah kaca tertutup rapat yang terlindung dari cahaya sangat dianjurkan. Bila memungkinkan, ruang kosong pada botol dibilas dengan gas inert seperti nitrogen atau argon sebelum ditutup untuk memperlambat pembentukan peroksida. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun ke dalam bahan. Hindari kontak dengan oksidator kuat, gunakan sarung tangan, pelindung mata, dan jas laboratorium, serta ambil bahan seperlunya dengan alat bersih dan kering.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI L0050 Linolenic Acid is a long-chain polyunsaturated fatty acid bearing three carbon–carbon double bonds, supplied as an oily liquid and catalogued here as a colloidal quantum dot research reagent. Its amphiphilic structure is central to nanocrystal synthesis: the carboxylic acid head group coordinates strongly to metal-rich nanocrystal surfaces, controlling nucleation and growth, while the long unsaturated hydrocarbon tail extends into the solvent and provides steric stabilisation against aggregation. The cis double bonds introduce kinks that loosen ligand packing, influencing surface coverage and the solubility of the resulting nanoparticles in nonpolar media. Being liquid at room temperature, it is easily dosed into hot-injection reactions. It also serves as a reference standard in fatty acid profiling, in lipid oxidation studies, and as an interfacial modifier for nanocomposite work. Supplied in a 25 mL pack size.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2009). Linolenic Acid Deficiency In Man. \u003cem\u003eNutrition Reviews\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/j.1753-4887.1982.tb05292.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/j.1753-4887.1982.tb05292.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKrištofíková dkk. (1995). Changes of γ-linolenic acid content inRhizopus arrhizus duringl(+)-lactic acid fermentation. \u003cem\u003eFolia Microbiologica\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/bf02815421\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/bf02815421\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKishino dkk. (2009). Microbial production of conjugated γ-linolenic acid from γ-linolenic acid byLactobacillus plantarumAKU 1009a. \u003cem\u003eJournal of Applied Microbiology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1111\/j.1365-2672.2009.04609.x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1111\/j.1365-2672.2009.04609.x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mL","offer_id":48087468736730,"sku":"TCI2510L005036931","price":2349000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510L0050.jpg?v=1768361179"},{"product_id":"tci2510m200940113","title":"TCI M2009 1115-70-4 Metformin Hydrochloride","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eMetformin Hydrochloride TCI M2009 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan biokimia. Sebagai salah satu obat antidiabetes yang paling umum, metformin hidroklorida memiliki peran penting dalam studi metabolisme glukosa dan pengaturan insulin. Bahan ini sering digunakan dalam eksperimen untuk mengevaluasi efek farmakologis dan mekanisme kerja obat pada model hewan atau sel manusia. Dalam laboratorium, senyawa ini menjadi bahan penting untuk pengujian klinis dan penelitian terkait penyakit diabetes.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eMetformin hidroklorida memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam air, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaan dalam berbagai eksperimen. Ketersediaannya dalam bentuk padat memungkinkan penyimpanan yang lebih aman dan penggunaan yang lebih praktis. Karena sifatnya yang tidak beracun dan relatif aman dalam penggunaan yang tepat, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian farmakologi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, metformin hidroklorida digunakan secara luas dalam penelitian ilmiah terkait diabetes, farmakologi, dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kampus, lembaga penelitian, dan industri farmasi. Dengan kehandalannya dalam eksperimen, senyawa ini menjadi bagian integral dari kegiatan penelitian di berbagai institusi di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang efek farmakologis metformin pada sel manusia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian klinis untuk memahami mekanisme kerja obat antidiabetes\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen metabolisme glukosa dalam model hewan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang interaksi obat dalam sistem biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kandungan kimia dalam sampel biologis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1115-70-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Pharmaceutical Research Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/Kemasan: 25g, 100g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk Fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan Penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eMetformin hidroklorida harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kualitasnya. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik tahan kimia dengan tutup rapat. Dalam penanganan, harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dianggap sebagai bahan kimia yang harus ditangani dengan hati-hati. Penyimpanan yang tepat akan memastikan bahwa senyawa tetap stabil dan siap digunakan dalam eksperimen ilmiah.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eMetformin Hydrochloride TCI M2009 is a chemical compound widely used in pharmaceutical and biochemical research. As a common antidiabetic medication, it plays a crucial role in studying glucose metabolism and insulin regulation. This compound is frequently used in experiments to evaluate the pharmacological effects and mechanisms of action of drugs on animal or human cell models. Its stability and solubility in water make it a practical choice for various laboratory applications. In Indonesian laboratories, Metformin Hydrochloride is commonly used in research related to diabetes, pharmacology, and biochemistry. Its reliability and safety in proper handling make it an essential component in scientific research activities.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eSharma dkk. (2008). Simultaneous estimation of metformin hydrochloride and pioglitazone hydrochloride by RPHPLC method from combined tablet dosage form. \u003cem\u003eIndian Journal of Pharmaceutical Sciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.4103\/0250-474x.43010\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.4103\/0250-474x.43010\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eShalmashi (2008). New Route to Metformin Hydrochloride (N,N-dimethylimidodicarbonimidic diamide hydrochloride) Synthesis. \u003cem\u003eMolbank\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/m564\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3390\/m564\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBalwant Ranmale Rupali (2023). Formulation and Evaluation of Immediate Release Tablet of Metformin Hydrochloride. \u003cem\u003eInternational Journal of Science and Research (IJSR)\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.21275\/sr23110203851\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.21275\/sr23110203851\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48087641653466,"sku":"TCI2510M200940113","price":1844000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100g","offer_id":48087641686234,"sku":"TCI2510M200940114","price":5477000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M2009.jpg?v=1767125893"},{"product_id":"tci2510m241040677","title":"TCI M2410 154447-36-6 2-Morpholino-8-phenylchromone","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2-Morpholino-8-phenylchromone adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam bidang biologi sel dan neurosains. Senyawa ini merupakan salah satu komponen penting dalam studi mekanisme sinyal seluler dan interaksi molekuler dalam sistem saraf. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai penghambat atau pemicu aktivitas enzim tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari 2-Morpholino-8-phenylchromone adalah struktur kimianya yang kompleks dan kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai reseptor seluler. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia. Karena sifatnya yang stabil dan tidak mudah terurai, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian terkait penyakit neurodegeneratif, pengembangan obat, serta studi tentang respons sel terhadap rangsangan eksternal. Peneliti di berbagai institusi seperti universitas dan lembaga riset sering memanfaatkan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan keakuratan dan konsistensi hasil.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme sinyal seluler dalam respons terhadap stres oksidatif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat untuk gangguan neurologis seperti Alzheimer dan Parkinson\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi interaksi molekuler dalam sistem saraf manusia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen sintesis senyawa baru dengan aktivitas biologis tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis efek farmakologis senyawa pada model sel in vitro\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 154447-36-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Cell Signaling and Neuroscience\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, dalam kondisi kering dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2-Morpholino-8-phenylchromone is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and neuroscience. It plays a crucial role in the study of cellular signaling pathways and neurochemical interactions. This compound is valued for its structural complexity and stability, making it a reliable choice for various laboratory applications. Its solubility in organic solvents allows for easy incorporation into experimental protocols. In Indonesian laboratories, it is commonly used in research related to neurodegenerative diseases, drug development, and the study of cellular responses to external stimuli. Its application is essential for achieving accurate and reproducible results in scientific investigations.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48087684972762,"sku":"TCI2510M241040677","price":6158000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M2410.jpg?v=1769142964"},{"product_id":"tci2510m308541576","title":"TCI M3085 942135-14-0 4-(4-Methoxyphenyl)thieno[2,3-b:5,4-c']dipyridine-2-carboxamide","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI M3085 942135-14-0 4-(4-Methoxyphenyl)thieno[2,3-b:5,4-c']dipyridine-2-carboxamide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam studi sel dan biologi sel punca. Senyawa ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan interaksi spesifik dengan protein atau reseptor tertentu di dalam sel. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan aktif dalam pengujian biologis untuk memahami mekanisme aktivasi sel atau peran molekuler dalam proses diferensiasi sel punca.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga cocok untuk penggunaan dalam eksperimen yang memerlukan keakuratan dan konsistensi hasil. Struktur kimianya yang kompleks juga memungkinkan penggunaan dalam berbagai metode analisis seperti spektroskopi, kromatografi, atau uji aktivitas biologis. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, senyawa ini juga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan berulang dalam penelitian jangka panjang.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini sering ditemukan dalam penelitian biomedis dan farmakologi. Para peneliti menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan obat baru atau memahami mekanisme penyakit yang berkaitan dengan sel punca. Ketersediaan senyawa ini di pasar lokal memudahkan para ilmuwan dalam melakukan eksperimen yang memerlukan bahan kimia khusus ini, terutama di institusi penelitian dan universitas yang fokus pada bidang kehidupan ilmiah.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas biologis sel punca untuk memahami mekanisme diferensiasi sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang interaksi molekuler dalam proses aktivasi sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat yang memanfaatkan sifat interaksi spesifik senyawa ini dengan reseptor sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis struktur kimia menggunakan teknik spektroskopi dan kromatografi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji efek senyawa pada pertumbuhan dan perkembangan sel di lingkungan in vitro\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 942135-14-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Stem Cell Biology\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg, 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan untuk mencegah kontaminasi. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Karena sifatnya yang kimia, senyawa ini juga harus dihindari dari paparan panas atau bahan kimia lain yang dapat bereaksi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI M3085 942135-14-0 4-(4-Methoxyphenyl)thieno[2,3-b:5,4-c']dipyridine-2-carboxamide is a complex chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and stem cell studies. This compound is known for its ability to interact with specific proteins or receptors within cells, making it a valuable tool for investigating cellular activation and differentiation mechanisms. Its stable chemical properties allow for consistent results in experiments, and its complex structure enables its use in various analytical techniques such as spectroscopy and chromatography. This compound is commonly utilized in biomedical and pharmacological research in Indonesia to develop new drugs and understand the molecular mechanisms of diseases related to stem cells. Its availability in local markets supports scientific research in academic and research institutions focused on life sciences.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2018). Synthesis and characterization of organic light-emitting molecules possessing 3-(4-methoxyphenyl)thieno[3,2-b]thiophene and boron. \u003cem\u003eOrganic Communications\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.25135\/acg.oc.45.18.05.103\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.25135\/acg.oc.45.18.05.103\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48087733436634,"sku":"TCI2510M308541576","price":4039000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48087733469402,"sku":"TCI2510M308541577","price":14133000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M3085.jpg?v=1768205853"},{"product_id":"tci2510m383642480","title":"TCI M3836 38304-91-5 Minoxidil [Optimized for Cell Culture]","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI M3836 adalah Minoxidil dengan penandaan [Optimized for Cell Culture], yaitu sediaan minoksidil yang disiapkan khusus agar sesuai dipakai langsung pada percobaan kultur sel. Minoksidil dikenal luas sebagai pembuka kanal kalium yang sensitif terhadap ATP dan sebagai vasodilator, sehingga di laboratorium biokimia dan biologi sel senyawa ini digunakan sebagai pereaksi riset untuk menelusuri jalur sinyal yang melibatkan kanal kalium, relaksasi otot polos, serta mekanisme pertumbuhan folikel rambut. Penandaan khusus kultur sel menunjukkan bahwa mutu sediaan diarahkan untuk meminimalkan gangguan pada sistem sel hidup.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSifat yang membuatnya dipilih peneliti adalah aktivitas farmakologisnya yang sudah terdokumentasi dengan sangat baik dalam literatur, sehingga hasil percobaan dapat dibandingkan dengan banyak publikasi terdahulu. Sebagai padatan berbentuk serbuk, senyawa ini mudah ditimbang dan dilarutkan untuk membuat larutan induk, umumnya menggunakan pelarut yang kompatibel dengan kultur sel sebelum diencerkan ke dalam medium. Sediaan yang dioptimalkan untuk kultur sel membantu mengurangi risiko sitotoksisitas yang tidak diinginkan akibat pengotor, sehingga respons yang teramati lebih dapat diatribusikan pada kerja senyawa itu sendiri dan bukan pada artefak bahan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, pereaksi ini relevan bagi riset dermatologi eksperimental, biologi folikel rambut, farmakologi kardiovaskular, serta uji penapisan senyawa pada kultur sel yang dikembangkan di fakultas kedokteran, farmasi, dan bioteknologi. Kemasan 50 mg cocok untuk kebutuhan riset berskala laboratorium, karena percobaan kultur sel umumnya hanya memerlukan jumlah senyawa yang sangat kecil per pelat uji. Produk ini ditujukan untuk penggunaan eksperimental, bukan untuk penggunaan pada manusia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eKajian kanal kalium sensitif ATP pada kultur sel, karena minoksidil sulfat merupakan pembuka kanal yang telah lama dijadikan pereaksi rujukan farmakologi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset biologi folikel rambut dan sel papila dermal, sebab senyawa ini kerap dipakai untuk menelusuri mekanisme perpanjangan fase pertumbuhan rambut.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi relaksasi otot polos pembuluh darah secara in vitro, karena efek vasodilatornya memberikan model positif yang andal pada percobaan farmakologi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePercobaan penapisan senyawa pembanding pada uji viabilitas dan proliferasi sel, sebab profil aktivitasnya sudah dikenal sehingga berguna sebagai kontrol.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKajian jalur sinyal angiogenesis dan ekspresi faktor pertumbuhan, karena minoksidil dilaporkan memengaruhi ekspresi beberapa faktor terkait pembuluh darah pada sel.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 38304-91-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 50 mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: serbuk padatan berwarna putih hingga hampir putih\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan dingin dan terlindung dari cahaya sesuai anjuran pada label produsen\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan Minoxidil dalam wadah aslinya yang tertutup rapat dan terlindung dari cahaya, pada suhu dingin sesuai anjuran yang tertera pada label serta lembar data produsen. Biarkan vial mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun pada serbuk, lalu timbang menggunakan spatula kering dan bersih. Larutan induk sebaiknya disiapkan dalam pelarut yang kompatibel dengan kultur sel, disaring secara steril, dibagi dalam alikuot kecil, dan disimpan beku untuk menghindari siklus pembekuan-pencairan berulang. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, masker, dan jas laboratorium, serta tangani di dalam lemari asam atau biosafety cabinet. Senyawa ini hanya untuk penggunaan eksperimental laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI Minoxidil [Optimized for Cell Culture] is a research-grade preparation of minoxidil intended for direct use in cell-based experiments. Minoxidil is a well characterised ATP-sensitive potassium channel opener and vasodilator, and it is widely used in laboratories to investigate potassium channel signalling, vascular smooth muscle relaxation, hair follicle biology, dermal papilla cell behaviour, and angiogenesis-related growth factor expression. The cell culture optimised grade helps minimise impurity-driven cytotoxicity so that observed responses can be attributed to the compound itself. Supplied as a white powder in a 50 mg package, it is convenient for preparing filtered stock solutions and aliquots. For experimental laboratory use only.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"50mg","offer_id":48087777247450,"sku":"TCI2510M383642480","price":1844000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510M3836.jpg?v=1769143073"},{"product_id":"tci2510o049044894","title":"TCI O0490 300586-90-7 OAC-1","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI O0490 300586-90-7 OAC-1 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang seluler, khususnya dalam studi sel punca. Bahan ini memiliki peran penting dalam pengembangan teknik diferensiasi sel punca dan pemeliharaan kultur sel dalam lingkungan laboratorium. Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan aktif dalam medium kultur yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan dan pemeliharaan sel punca dalam kondisi tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI O0490 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat diandalkan dalam berbagai kondisi laboratorium. Karena kemurniannya yang tinggi dan konsistensi dalam kemasan, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti yang membutuhkan bahan berkualitas tinggi. Ketersediaan dalam berbagai varian kemasan seperti 10mg dan 50mg memudahkan peneliti dalam penggunaan sesuai kebutuhan eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks pemakaian di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian biomedis, bioteknologi, dan farmakologi. Peneliti di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian menggunakan bahan ini untuk memperluas pemahaman tentang mekanisme diferensiasi sel punca dan pengembangan terapi medis berbasis sel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengembangan medium kultur untuk sel punca hematopoietik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian diferensiasi sel punca menjadi sel saraf\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemeliharaan sel punca dalam kondisi in vitro\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi efek senyawa pada proses regenerasi jaringan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian aktivitas biologis senyawa pada sel stem\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 300586-90-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Stem Cell Biology\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 10mg, 50mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat (serbuk)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mempertahankan kualitasnya. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penanganan, harus dipakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia yang tidak kompatibel.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI O0490, with CAS number 300586-90-7, is a chemical compound widely used in stem cell research. It plays a crucial role in the differentiation and maintenance of stem cells in controlled laboratory environments. This compound is known for its stability and high purity, making it a reliable choice for scientific experiments. Its application spans various fields such as biomedical research, biotechnology, and pharmacology. Researchers in Indonesia utilize this compound to advance understanding of stem cell behavior and to develop innovative therapeutic approaches. The availability in different packaging sizes ensures flexibility for diverse experimental needs.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eSmith dkk. (2010). OAC Derkeller common bean. \u003cem\u003eCanadian Journal of Plant Science\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.4141\/cjps10026\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.4141\/cjps10026\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSmith dkk. (2010). OAC Dublin common bean. \u003cem\u003eCanadian Journal of Plant Science\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.4141\/cjps10027\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.4141\/cjps10027\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMantry dkk. (2025). Photoinduced PhI(OAc) 2 -Mediated Cross-Dehydrogenative Heteroarylation of Aldehydes. \u003cem\u003eThe Journal of Organic Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/acs.joc.5c00655\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/acs.joc.5c00655\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"10mg","offer_id":48087913365722,"sku":"TCI2510O049044894","price":3231000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"50mg","offer_id":48087913398490,"sku":"TCI2510O049044895","price":9642000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510O0490.jpg?v=1769143202"},{"product_id":"tci2510o061445046","title":"TCI O0614 182564-41-6 OAC-3","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI O0614 182564-41-6 OAC-3 adalah bahan kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan dan biologi sel, terutama dalam studi tentang sel punca. Bahan ini memainkan peran penting dalam pengembangan metode untuk mempertahankan dan mengembangkan sel punca dalam lingkungan laboratorium. Dalam penelitian biologi sel, bahan ini sering digunakan sebagai komponen dalam medium kultur yang mendukung pertumbuhan dan diferensiasi sel punca.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI O0614 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat diandalkan dalam berbagai kondisi laboratorium. Bahan ini memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan berbagai komponen biologis, sehingga memungkinkan peneliti untuk mengontrol lingkungan kultur secara efektif. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam penelitian yang membutuhkan konsistensi dan presisi dalam eksperimen biologi sel.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, produk ini sangat relevan untuk institusi penelitian dan pendidikan yang fokus pada bidang biologi sel dan teknologi sel punca. Bahan ini mendukung pengembangan penelitian yang berfokus pada penyakit kronis, regenerasi jaringan, dan terapi sel punca, yang merupakan area yang berkembang pesat di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengembangan medium kultur untuk sel punca manusia karena kemampuannya dalam mendukung pertumbuhan sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian diferensiasi sel punca menjadi sel spesifik untuk aplikasi medis dan bioteknologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang mekanisme pengaturan proliferasi sel punca dalam lingkungan in vitro\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian efektivitas bahan aktif dalam proses kultur sel punca untuk aplikasi terapi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian interaksi antara bahan ini dengan komponen lain dalam medium kultur untuk optimasi hasil eksperimen\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 182564-41-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Stem Cell Biology\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kestabilan kimianya. Penyimpanan dalam suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Selama penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak beracun dalam kondisi normal, tetapi tetap perlu dianggap sebagai bahan kimia yang harus ditangani dengan hati-hati sesuai protokol keselamatan laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI O0614 182564-41-6 OAC-3 is a chemical compound widely used in life science research, particularly in the field of stem cell biology. This compound plays a crucial role in the development of culture media that support the growth and differentiation of stem cells. Its stable chemical properties make it a reliable choice for various laboratory applications. In Indonesian research institutions, this product is essential for studies related to regenerative medicine, tissue engineering, and therapeutic applications of stem cells. Its use contributes significantly to the advancement of biomedical research in the country.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eBosman (1994). Sonochemical reaction of cyanoacetamide with Mn(OAc)3 and Cu(OAc)2 in presence of alkenes: A novel route to α-cyano-γ,δ-unsaturated amines. \u003cem\u003eTetrahedron Letters\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0040-4039(00)78420-6\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0040-4039(00)78420-6\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWang dkk. (1996). Synthesis of Halogenated Toluenes and Its Liquid Phase Oxidation with Co (OAc)2-Mn (OAc)2-NaBr. \u003cem\u003eChinese Journal of Applied Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3724\/j.issn.1000-0518.1996.2.41\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3724\/j.issn.1000-0518.1996.2.41\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWang dkk. (1996). Synthesis of Halogenated Toluenes and Its Liquid Phase Oxidation with Co (OAc)2-Mn (OAc)2-NaBr. \u003cem\u003eChinese Journal of Applied Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.3724\/j.issn.1000-0518.1996.2.4144\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.3724\/j.issn.1000-0518.1996.2.4144\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48087921656026,"sku":"TCI2510O061445046","price":4518000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510O0614.jpg?v=1768206017"},{"product_id":"tci2510o061945052","title":"TCI O0619 6019-39-2 OAC-2","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI O0619 6019-39-2 OAC-2 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan, khususnya dalam studi sel dan diferensiasi sel punca. Produk ini memiliki peran penting dalam eksperimen yang memerlukan penggunaan senyawa aktif biologis untuk mempercepat proses pertumbuhan dan pengembangan sel. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk memperkaya lingkungan kultur sel, meningkatkan aktivitas sel, dan memfasilitasi penelitian terkait regenerasi jaringan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI O0619 6019-39-2 OAC-2 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik. Karena sifat tersebut, senyawa ini mudah dilarutkan dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi eksperimen. Selain itu, senyawa ini memiliki konsistensi tinggi dan mempertahankan aktivitas biologisnya dalam jangka waktu tertentu, sehingga cocok untuk penggunaan berulang.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian sel punca dan bioteknologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan produk ini untuk eksperimen yang memerlukan senyawa aktif biologis. Karena ketersediaannya yang terjangkau dan kualitasnya yang baik, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian diferensiasi sel punca untuk memahami mekanisme perkembangan jaringan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan media kultur sel yang optimal untuk pertumbuhan sel in vitro\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen terapi regeneratif yang memerlukan senyawa aktif biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi efek senyawa pada aktivasi dan proliferasi sel\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kualitas dan stabilitas senyawa dalam kondisi eksperimen berbeda\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 6019-39-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Stem Cell Biology\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSenyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau wadah plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI O0619 6019-39-2 OAC-2 is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and stem cell studies. This compound plays a crucial role in experiments that require active biological agents to enhance cell growth and differentiation. Its chemical properties, including solubility in organic solvents and stability, make it a reliable choice for various laboratory applications. In Indonesia, this compound is commonly used in stem cell research and biotechnology studies, supporting both academic and industrial research efforts. Its consistent performance and availability make it a preferred choice for researchers aiming to advance cellular and regenerative studies.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eZierkiewicz dkk. (2005). A Theoretical Study of the Essential Role of DMSO as a Solvent\/Ligand in the Pd(OAc)2\/DMSO Catalyst System for Aerobic Oxidation. \u003cem\u003eOrganometallics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/om0506217\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/om0506217\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSnider dkk. (2002). Oxidative and dehydrative cyclizations of nitroacetate esters with Mn(OAc)3. \u003cem\u003eTetrahedron\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0040-4020(02)00911-0\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0040-4020(02)00911-0\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eWong dkk. (1994). Reactivity of Ru(OAc)2(Ph3P)2 toward chelating diphosphine ligands. X-ray crystal structures of fac-Ru(OAc)2(Ph3P)(dppm) and trans-Ru(OAc)2(P2N2H4). \u003cem\u003ePolyhedron\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/s0277-5387(00)83433-6\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/s0277-5387(00)83433-6\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48087921918170,"sku":"TCI2510O061945052","price":4594000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510O0619.jpg?v=1769057253"},{"product_id":"tci2510o062545057","title":"TCI O0625 175135-47-4 O4I1","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI O0625 175135-47-4 O4I1 adalah bahan kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan, terutama dalam studi sel dan biologi sel punca. Bahan ini memiliki peran penting dalam pengembangan dan pengujian senyawa yang berpotensi untuk aplikasi medis dan bioteknologi. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa aktif atau sebagai komponen dalam medium kultur sel.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eTCI O0625 175135-47-4 O4I1 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berinteraksi dengan berbagai senyawa biologis. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk penelitian yang memerlukan keakuratan dan konsistensi hasil. Bahan ini juga memiliki tingkat keamanan yang relatif tinggi dalam penggunaan yang benar, sehingga meminimalkan risiko bahaya bagi peneliti dan lingkungan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium Indonesia, bahan ini sering digunakan oleh peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset. Bahan ini sangat relevan dalam penelitian sel punca, terapi regeneratif, dan pengembangan obat baru. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh para peneliti yang membutuhkan bahan kimia berkualitas tinggi untuk eksperimen mereka.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian biologi sel punca untuk pengembangan terapi regeneratif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa aktif yang digunakan dalam pengobatan penyakit kronis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji aktivitas biologis senyawa baru dalam bidang farmakologi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan medium kultur sel untuk penelitian biomedis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi interaksi molekuler dalam proses diferensiasi sel\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 175135-47-4\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Cell Biology \u003e Stem Cell Biology\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eBahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari sinar matahari atau panas. Gunakan wadah berbahan plastik atau kaca yang tahan terhadap reaksi kimia. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan terhindar dari bahan kimia lain yang bersifat reaktif. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk meminimalkan risiko paparan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI O0625 175135-47-4 O4I1 is a chemical compound widely used in life science research, particularly in cell biology and stem cell studies. This compound serves as a key reagent in the synthesis of active substances and as a component in cell culture media. Its stable chemical properties and ability to interact with biological molecules make it a reliable choice for laboratory applications. In Indonesia, this product is commonly used by researchers in academic and research institutions to support studies in regenerative medicine and pharmaceutical development. Its availability in local markets ensures accessibility for scientists conducting high-quality experiments.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48087922245850,"sku":"TCI2510O062545057","price":3005000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510O0625.jpg?v=1768362309"},{"product_id":"tci2510p047845826","title":"TCI P0478 57-83-0 Progesterone","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eProgesterone adalah senyawa steroid yang memiliki peran penting dalam berbagai penelitian biokimia dan ilmu hayat. Sebagai salah satu hormon seks, progesterone terlibat dalam proses reproduksi, pengaturan siklus menstruasi, dan pembentukan jaringan plasenta. Dalam laboratorium, progesterone sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain, pengujian fungsi hormonal, serta analisis kuantitatif dalam bidang kesehatan dan farmasi. Bahan ini juga menjadi bahan penting dalam penelitian tentang efek hormon pada tubuh manusia dan hewan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eProgesterone memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan kloroform. Karena sifat ini, progesterone mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses pemurnian. Selain itu, senyawa ini memiliki struktur molekul yang jelas dan dapat dianalisis menggunakan teknik seperti spektroskopi UV-Vis dan kromatografi. Ketersediaan dalam bentuk murni dan konsentrasi yang sesuai membuatnya sangat cocok untuk penggunaan dalam penelitian ilmiah yang membutuhkan keakuratan dan presisi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, progesterone digunakan secara luas dalam penelitian terkait kesehatan reproduksi, farmakologi, dan biomedis. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk studi tentang efek hormon pada organisme, serta pengembangan produk farmasi yang terkait dengan sistem reproduksi. Ketersediaan dan kualitas produk seperti TCI P0478 memastikan keandalan hasil penelitian di lingkungan laboratorium lokal.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eProgesterone digunakan dalam penelitian hormon untuk memahami mekanisme regulasi siklus menstruasi dan reproduksi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini cocok untuk uji aktivitas biologis dalam pengembangan obat yang terkait sistem endokrin.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eProgesterone sering dimanfaatkan dalam analisis kuantitatif untuk menentukan kadar hormon dalam sampel biologis.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSenyawa ini digunakan dalam sintesis senyawa steroid lainnya, seperti kontrasepsi dan obat anti-emetik.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eProgesterone juga menjadi bahan penting dalam penelitian tentang efek hormonal pada perkembangan embrio dan janin.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 57-83-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Steroids\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat, berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, dalam kondisi kering dan sejuk\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eProgesterone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Simpan di suhu kamar dan hindari kelembapan tinggi. Saat penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup dan tidak terbuka terlalu lama untuk mencegah kontaminasi. Gunakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk menghindari paparan langsung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eProgesterone is a steroid compound widely used in biochemical and life science research. As a key hormone involved in reproductive processes, it plays a crucial role in the regulation of menstrual cycles and the development of the placenta. In laboratory settings, it serves as a building block for the synthesis of various compounds, a standard for hormone activity testing, and a component in quantitative analysis of biological samples. Its chemical stability and solubility in organic solvents make it suitable for a range of analytical and synthetic applications. Progesterone is commonly used in research related to endocrinology, pharmacology, and biomedical sciences, providing reliable results for scientific investigations. Its availability in pure form and appropriate concentrations ensures accuracy and precision in laboratory experiments.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(1992). Progesterone antagonists. \u003cem\u003eSteroids\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0039-128x(92)90075-k\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0039-128x(92)90075-k\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2014). Progesterone. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-014-8154-3\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-014-8154-3\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2016). Estradiol\/norethisterone\/progesterone. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-016-15726-7\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-016-15726-7\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48087969071322,"sku":"TCI2510P047845826","price":1010000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48087969104090,"sku":"TCI2510P047845827","price":3079000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P0478.jpg?v=1767133177"},{"product_id":"tci2510p048145831","title":"TCI P0481 147-85-3 L-Proline","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eL-Proline adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam sintesis organik, terutama dalam reaksi asimetris yang membutuhkan katalis atau reagen chiral. Produk ini merupakan salah satu dari banyak senyawa yang digunakan dalam proses pembuatan senyawa dengan struktur asimetris, seperti obat-obatan, bahan kimia farmasi, dan komponen industri. Dalam laboratorium, L-Proline sering digunakan sebagai reagen dalam reaksi konjugasi, sintesis asimetris, dan reaksi katalitik yang membutuhkan katalis chiral.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eL-Proline memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang baik terhadap berbagai kondisi reaksi. Senyawa ini memiliki struktur molekul yang sederhana namun sangat efektif dalam mempercepat reaksi kimia tertentu. Karena sifat ini, L-Proline sering dipilih dalam penelitian yang membutuhkan presisi tinggi dalam pembuatan senyawa dengan struktur asimetris. Ketersediaan dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, L-Proline digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama di bidang farmasi, kimia organik, dan penelitian material. Bahan ini sangat relevan untuk institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset yang fokus pada pengembangan senyawa baru dengan struktur asimetris. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, L-Proline menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa asimetris untuk pengembangan obat-obatan karena kemampuannya dalam mempercepat reaksi asimetris.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eReaksi konjugasi dalam sintesis senyawa kompleks yang membutuhkan presisi tinggi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKatalis dalam reaksi kimia organik untuk meningkatkan efisiensi dan hasil reaksi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi untuk pengujian senyawa baru dengan struktur asimetris.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan kimia industri yang memerlukan kontrol ketat terhadap struktur molekul.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 147-85-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Asymmetric Synthesis \u003e Chiral Catalysts, Chiral Ligands, Chiral Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 250g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat berbentuk serbuk\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eL-Proline harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kelembapan dan kontaminasi. Karena merupakan senyawa kimia, penggunaan harus dilakukan dengan perlindungan wajah dan tangan. Hindari paparan langsung terhadap sinar matahari atau panas berlebihan. Pastikan wadah tidak terbuka saat tidak digunakan untuk menjaga kualitas dan keamanan bahan. Penanganan harus dilakukan dengan hati-hati untuk mencegah risiko bahaya.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eL-Proline is a chemical compound widely used in organic synthesis, particularly in asymmetric reactions requiring chiral catalysts or reagents. This product is commonly used in the synthesis of asymmetric compounds, such as pharmaceuticals, chemical reagents, and industrial materials. In the laboratory, L-Proline is often used as a reagent in conjugate reactions, asymmetric synthesis, and catalytic reactions that require chiral catalysts. Its chemical properties are stable and reactive under various reaction conditions, making it a preferred choice in precise chemical research. L-Proline is particularly relevant in Indonesian laboratories, especially in pharmaceutical and organic chemistry research, where the development of asymmetric compounds is crucial. Its availability in different package sizes facilitates its use in various experimental scales.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eVitali (2015). Proline-Rich Peptides: Multifunctional Bioactive Molecules as New Potential Therapeutic Drugs. \u003cem\u003eCurrent Protein \u0026amp; Peptide Science\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2174\/1389203716666150102110817\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2174\/1389203716666150102110817\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHande dkk. (1997). Nucleotide sequence of a cucumber chloroplast proline tRNA. \u003cem\u003eJournal of Biosciences\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/bf02704728\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/bf02704728\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eDaggag dkk. (2019). Binding of histidine and proline with graphene: DFT study. \u003cem\u003eChemical Physics Letters\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.cplett.2019.05.043\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.cplett.2019.05.043\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48087969399002,"sku":"TCI2510P048145831","price":934000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"250g","offer_id":48087969431770,"sku":"TCI2510P048145832","price":4821000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P0481.jpg?v=1767133186"},{"product_id":"tci2510p058245976","title":"TCI P0582 113-24-6 Sodium Pyruvate","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSodium Pyruvate (TCI P0582) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam bidang kimia organik dan biokimia. Bahan ini memiliki rumus kimia C3H3NaO3 dan merupakan garam natrium dari asam piruvat, yang merupakan salah satu asam karboksilat alami. Dalam laboratorium, Sodium Pyruvate sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks atau sebagai substrat dalam reaksi enzimatik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eSodium Pyruvate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan mudah larut dalam air, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia. Keberadaan ion natrium dalam molekulnya juga memperkaya sifatnya sebagai bahan yang bisa digunakan dalam reaksi redoks atau sebagai pengatur pH. Karena sifat ini, Sodium Pyruvate sering dipilih sebagai bahan yang dapat diandalkan dalam eksperimen yang memerlukan kontrol terhadap lingkungan reaksi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Sodium Pyruvate digunakan dalam penelitian terkait metabolisme sel, pengembangan obat, dan studi biokimia. Bahan ini juga sering dimanfaatkan dalam pendidikan untuk melatih teknik sintesis dan penggunaan bahan kimia. Karena kehandalannya, Sodium Pyruvate menjadi pilihan utama di banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eDalam sintesis senyawa organik, Sodium Pyruvate digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan senyawa dengan struktur kompleks.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eDi bidang biokimia, bahan ini sering dimanfaatkan dalam reaksi enzimatik untuk mempelajari aktivitas enzim tertentu.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSodium Pyruvate digunakan dalam penelitian metabolisme sel untuk mengamati proses fermentasi dan produksi energi.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBahan ini juga diterapkan dalam pengembangan obat, khususnya dalam studi tentang efek senyawa tertentu terhadap sel.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSodium Pyruvate bisa digunakan sebagai pengatur pH dalam larutan reaksi kimia untuk memastikan kondisi optimal reaksi.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 113-24-6\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Non-Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25g, 500g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padatan kristal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSodium Pyruvate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kelembapan dan kontaminasi. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Dalam penggunaan, pastikan wadah tidak terbuka terlalu lama untuk menghindari penguapan. Gunakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk menghindari paparan langsung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSodium Pyruvate (TCI P0582) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam bidang kimia organik dan biokimia. Bahan ini memiliki rumus kimia C3H3NaO3 dan merupakan garam natrium dari asam piruvat. Sodium Pyruvate memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam air, sehingga memudahkan penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks, studi biokimia, dan penelitian metabolisme sel. Sodium Pyruvate juga digunakan dalam pengembangan obat dan pendidikan laboratorium. Dengan sifatnya yang baik, Sodium Pyruvate menjadi pilihan yang andal dalam berbagai aplikasi ilmiah di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eYoo dkk. (2011). Enhanced Production of hCTLA4Ig by Adding Sodium Butyrate and Sodium Pyruvate. \u003cem\u003eKSBB Journal\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.7841\/ksbbj.2011.26.5.386\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.7841\/ksbbj.2011.26.5.386\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSharma dkk. (2010). HYPERTONIC SODIUM PYRUVATE SOLUTION IS MORE EFFECTIVE THAN RINGER'S ETHYL PYRUVATE IN THE TREATMENT OF HEMORRHAGIC SHOCK. \u003cem\u003eShock\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1097\/shk.0b013e3181cc02b3\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1097\/shk.0b013e3181cc02b3\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2016). Sodium pyruvate. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40278-016-23747-7\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s40278-016-23747-7\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48087976968410,"sku":"TCI2510P058245976","price":481000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500g","offer_id":48087977001178,"sku":"TCI2510P058245977","price":4216000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P0582.jpg?v=1767133424"},{"product_id":"tci2510p077346207","title":"TCI P0773 407-41-0 L-O-Phosphoserine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eL-O-Phosphoserine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia dan penelitian ilmiah. Sebagai salah satu asam amino fosfat, senyawa ini memiliki peran penting dalam studi metabolisme protein dan regulasi enzim. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan sebagai substrat atau komponen dalam reaksi kimia yang memerlukan aktivasi fosfat. Karena sifat kimianya yang unik, L-O-Phosphoserine menjadi bahan penting dalam penelitian terkait biologi molekuler dan farmakologi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eL-O-Phosphoserine memiliki struktur kimia yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol. Senyawa ini biasanya tersedia dalam bentuk padat kristal dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etanol atau aseton. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi fosforilasi, yang merupakan proses penting dalam metabolisme sel. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan interaksi kimia kompleks.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi lingkungan laboratorium Indonesia, L-O-Phosphoserine digunakan secara luas dalam penelitian biokimia, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering diaplikasikan dalam eksperimen yang melibatkan sintesis senyawa organik, studi enzim, serta pengembangan produk farmasi. Ketersediaannya dalam berbagai varian kemasan membuatnya mudah diakses dan digunakan oleh peneliti lokal.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian metabolisme protein untuk memahami mekanisme aktivasi enzim\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eSintesis senyawa organik dalam reaksi fosforilasi yang memerlukan substrat fosfat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen biokimia untuk menguji efek fosfat pada aktivitas protein\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan produk farmasi yang memanfaatkan sifat kimia L-O-Phosphoserine\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang regulasi sel dalam proses pertumbuhan dan diferensiasi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 407-41-0\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Amino Acids\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 5g, 25g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat kristal\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eL-O-Phosphoserine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Saat mengambil dan menangani bahan ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta jangan menghirup uapnya.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eL-O-Phosphoserine is a phosphated amino acid widely used in biochemical research and laboratory experiments. This compound plays a crucial role in studies related to protein metabolism and enzyme regulation. Its unique chemical structure allows it to participate in phosphorylation reactions, making it an essential component in various scientific applications. Available in different packaging options, it is commonly used in the synthesis of organic compounds, enzyme studies, and pharmaceutical development. Its stability and reactivity make it a preferred choice for researchers in Indonesia, supporting both academic and industrial scientific endeavors.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eLin dkk. (1997). Determination of the association constant for slow phosphoserine‐anti‐phosphoserine interaction kinetics by capillary zone electrophoresis. \u003cem\u003eELECTROPHORESIS\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/elps.1150181127\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/elps.1150181127\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eDe Noni dkk. (1997). About presence of free phosphoserine in ripened cheese and in enzymatic hydrolysate of casein. \u003cem\u003eFood \/ Nahrung\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/food.19970410504\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/food.19970410504\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eTejero dkk. (2009). Glucuronic acid and phosphoserine act as mineralization mediators of collagen I based biomimetic substrates. \u003cem\u003eJournal of Materials Science: Materials in Medicine\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s10856-009-3879-x\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s10856-009-3879-x\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"5g","offer_id":48087992008922,"sku":"TCI2510P077346207","price":1970000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"25g","offer_id":48087992041690,"sku":"TCI2510P077346208","price":6537000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P0773.jpg?v=1767133711"},{"product_id":"tci2510p082346286","title":"TCI P0823 99-66-1 2-Propylvaleric Acid","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2-Propylvaleric Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang farmakologi dan biochemistry. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa aktif biologis, serta sebagai reagen dalam proses analisis kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai komponen penting dalam pengembangan obat dan penelitian biomedis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003e2-Propylvaleric Acid memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena sifat ini, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses pemisahan. Keberagaman aplikasinya membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian ilmiah, terutama di bidang farmakologi dan kimia organik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, 2-Propylvaleric Acid sering digunakan dalam penelitian terkait pengembangan obat dan analisis senyawa kimia. Bahan ini juga menjadi bagian dari proses penelitian yang mendukung inovasi di bidang kesehatan dan farmasi. Ketersediaannya memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen secara efisien dan akurat.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi untuk pengembangan obat baru karena kemampuannya sebagai bahan baku sintesis senyawa aktif biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kimia dalam proses identifikasi dan karakterisasi senyawa organik di laboratorium kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian kualitas bahan baku dalam produksi obat dan suplemen nutrisi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang efek farmakologis senyawa kimia pada sistem biologis manusia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenggunaan dalam proses pemisahan dan purifikasi senyawa kimia dalam bidang biochemistry\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 99-66-1\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Pharmaceutical Research Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mL, 100mL, 500mL\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Cairan jernih\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2-Propylvalvaleric Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, perlu diperhatikan kehati-hatian dalam penanganan karena sifat kimia yang dapat berpotensi berbahaya jika tidak diatur dengan tepat. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat melakukan eksperimen.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e2-Propylvaleric Acid is a chemical compound widely used in scientific research, particularly in pharmacology and biochemistry. It serves as a key component in the synthesis of bioactive compounds and is commonly used as a reagent in chemical analysis processes. This compound is valued for its stability and solubility in organic solvents, making it versatile for various chemical reactions and separation techniques. In Indonesian laboratories, it is frequently utilized in drug development and biochemical research, supporting innovation in health and pharmaceutical fields. Its availability ensures efficient and accurate experimentation, contributing to scientific advancement.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mL","offer_id":48087996072154,"sku":"TCI2510P082346286","price":1666000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mL","offer_id":48087996104922,"sku":"TCI2510P082346287","price":5452000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500mL","offer_id":48087996137690,"sku":"TCI2510P082346288","price":13351000.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P0823.jpg?v=1767133795"}],"url":"https:\/\/amiscientific.com\/collections\/tci-l4-regenerative-medicine-research-reagents.oembed?page=5","provider":"AMI Scientific","version":"1.0","type":"link"}