{"product_id":"tci2510c247017244","title":"TCI C2470 55052-28-3 4-Chloro-1H-pyrrolo[2,3-b]pyridine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2470 4-Chloro-1H-pyrrolo[2,3-b]pyridine adalah bahan baku heterosiklik yang dikenal luas sebagai turunan 7-azaindol, yakni kerangka indol yang salah satu atom karbon cincin benzenanya digantikan oleh nitrogen. Pada senyawa ini terdapat atom klor di posisi empat yang menjadi titik reaksi utama. Kerangka azaindol sangat dihargai dalam kimia medisinal karena kombinasi nitrogen pirol yang bersifat donor ikatan hidrogen dan nitrogen piridin yang bersifat akseptor, sehingga mampu meniru pola pengikatan yang sering dijumpai pada daerah pengikatan nukleotida dalam protein target.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eAlasan bahan ini banyak dipilih terletak pada reaktivitas posisi empat yang terarah. Atom klor pada cincin piridin yang miskin elektron dapat digantikan melalui substitusi nukleofilik aromatik atau dimanfaatkan dalam reaksi penggandengan silang berkatalis paladium seperti Suzuki, Stille, Sonogashira, maupun aminasi Buchwald-Hartwig. Nitrogen pirol dapat dilindungi terlebih dahulu dengan gugus pelindung yang lazim agar reaksi berjalan bersih, kemudian dibuka kembali pada tahap akhir. Posisi tiga pada cincin pirol tetap tersedia untuk halogenasi atau asilasi, sehingga kerangka ini memungkinkan fungsionalisasi berurutan pada beberapa titik yang berbeda dengan kendali yang baik.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi Indonesia, bahan ini umumnya digunakan oleh kelompok penelitian kimia medisinal dan sintesis organik di perguruan tinggi serta lembaga riset yang menelusuri kerangka penghambat enzim. Karena senyawa azaindol tersubstitusi tergolong bahan bernilai tinggi dan dipakai pada skala kecil, kemasan dua ratus miligram sangat sesuai untuk percobaan awal dan penapisan kondisi reaksi, sedangkan kemasan satu gram mencukupi untuk tahap sintesis lanjutan maupun pengulangan percobaan yang membutuhkan konsistensi bahan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenggandengan silang Suzuki pada posisi empat, karena ikatan karbon-klor pada cincin piridin cukup reaktif untuk memasang gugus aril dan heteroaril.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eRiset penghambat kinase, sebab kerangka azaindol dikenal sebagai motif pengikat daerah engsel yang banyak dibahas dalam literatur kimia medisinal.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAminasi Buchwald-Hartwig untuk membentuk ikatan karbon-nitrogen, mengingat posisi empat dapat ditautkan dengan berbagai amina primer maupun sekunder.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eFungsionalisasi berurutan kerangka heterosiklik, karena nitrogen pirol, posisi tiga, dan posisi empat dapat digarap satu per satu dengan strategi perlindungan yang tepat.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePembuatan pustaka senyawa bernitrogen, karena satu kerangka inti ini dapat menghasilkan banyak analog untuk keperluan penapisan aktivitas biologis di laboratorium.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI (Tokyo Chemical Industry)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 55052-28-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Building Blocks \u003e Heterocyclic Building Blocks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian kemasan: 200 mg dan 1 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: padatan berwarna putih hingga agak kecoklatan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: tempat sejuk, kering, terlindung dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan bahan pada tempat sejuk, kering, dan gelap dengan wadah asli yang tertutup rapat, karena senyawa azaindol dapat menggelap perlahan bila terpapar udara dan cahaya dalam waktu lama. Penyimpanan di lemari pendingin bahan kimia membantu menjaga mutu, namun wadah harus dibiarkan mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan. Karena kemasannya kecil, gunakan neraca analitik dan spatula kering agar tidak ada bahan terbuang. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta tangani di dalam lemari asam.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI C2470, 4-chloro-1H-pyrrolo[2,3-b]pyridine (CAS 55052-28-3), is a 7-azaindole building block widely valued in medicinal chemistry. The scaffold combines a hydrogen-bond-donating pyrrole nitrogen with a hydrogen-bond-accepting pyridine nitrogen, a pattern frequently exploited in nucleotide-binding pockets of protein targets. The chlorine at position four provides a well-defined reactive handle for nucleophilic aromatic substitution and for palladium-catalysed cross-coupling including Suzuki, Stille, Sonogashira and Buchwald-Hartwig amination. The pyrrole nitrogen can be protected and later deprotected, while position three remains available for halogenation or acylation, enabling controlled sequential functionalisation. Typical applications include kinase inhibitor research and nitrogen heterocycle library synthesis. Supplied in 200 mg and 1 g packs.\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"200mg","offer_id":48086127870170,"sku":"TCI2510C247017244","price":664650.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"1g","offer_id":48086127902938,"sku":"TCI2510C247017245","price":2279550.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510C2470.jpg?v=1767098381","url":"https:\/\/amiscientific.com\/products\/tci2510c247017244","provider":"AMI Scientific","version":"1.0","type":"link"}