{"product_id":"tci2510d106620774","title":"TCI D1066 1086-80-2 7,8-Dimethylalloxazine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e7,8-Dimethylalloxazine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam bidang kimia dan biokimia. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan pewarna atau bahan bantu dalam reaksi kimia yang memerlukan senyawa dengan struktur tertentu. Dalam penelitian, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu dalam sintesis senyawa kompleks atau sebagai komponen dalam reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik utama dari 7,8-Dimethylalloxazine adalah struktur molekulnya yang stabil dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki sifat kimia yang memungkinkan reaktivitas yang cukup baik, sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai eksperimen yang memerlukan reaksi kimia spesifik. Dengan sifat tersebut, senyawa ini menjadi pilihan yang baik dalam penelitian yang memerlukan bahan bantu kimia yang dapat diandalkan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang kimia dan biokimia. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga penelitian sering memanfaatkan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan kimia dengan sifat tertentu. Dengan ketersediaan dan keandalan produk ini, senyawa ini menjadi pilihan yang relevan untuk kebutuhan penelitian di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian biokimia untuk sintesis senyawa kompleks\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen kimia untuk reaksi substitusi aromatik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan metode analisis kimia untuk deteksi senyawa tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologi untuk studi interaksi molekuler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian katalis dalam reaksi kimia organik\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1086-80-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Padat\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e7,8-Dimethylalloxazine harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan tidak terpapar kelembapan berlebihan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan di laboratorium.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003e7,8-Dimethylalloxazine is a chemical compound widely used in laboratory research, particularly in chemistry and biochemistry. This compound serves as a valuable reagent in various chemical reactions, especially those requiring specific molecular structures. Its stable molecular structure and reactivity make it a reliable choice for experiments involving synthesis or analytical processes. In Indonesian laboratories, this compound is commonly used in research projects that require precise chemical reagents. Its availability and reliability make it a relevant option for scientific investigations in the country. The compound is typically stored in a closed container, away from light and moisture, to maintain its integrity and effectiveness.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eHeilmann dkk. (1996). Structure, EPR and UV–VIS and IR spectroelectrochemistry of reversibly reducible compounds [(C 5 Me 5 )IrCl(L)](PF 6 ), L = 1,3-dimethyllumazine or 1,3-dimethylalloxazine. \u003cem\u003eJ. Chem. Soc., Faraday Trans.\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1039\/ft9969204233\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1039\/ft9969204233\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHornung dkk. (2000). Metal vs Ligand Reduction in Complexes of 1,3-Dimethylalloxazine (DMA) with Copper(I), Ruthenium(II), and Tungsten(VI). Crystal Structures of (DMA)WO2Cl2 and (Bis(1-methylimidazol-2-yl)ketone)WO2Cl2. \u003cem\u003eInorganic Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/ic0001816\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/ic0001816\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mg","offer_id":48086420783322,"sku":"TCI2510D106620774","price":1405950.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D1066.jpg?v=1767102470","url":"https:\/\/amiscientific.com\/products\/tci2510d106620774","provider":"AMI Scientific","version":"1.0","type":"link"}