{"product_id":"tci2510d529326168","title":"TCI D5293 67-68-5 Dimethyl Sulfoxide [for Spectrophotometry]","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDimethyl Sulfoxide (DMSO) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan, terutama dalam laboratorium kimia analitik. Bahan ini memiliki sifat pelarut yang sangat baik dan dapat digunakan untuk menyiapkan larutan yang diperlukan dalam analisis spektrofotometri. DMSO sering digunakan sebagai pelarut untuk senyawa organik dan anorganik, sehingga memudahkan proses pemisahan dan pengukuran konsentrasi zat-zat tertentu. Dalam laboratorium, DMSO juga berperan dalam proses pencampuran bahan kimia untuk reaksi atau pengujian tertentu.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDMSO memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah terurai, sehingga cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan keakuratan dan ketahanan. Bahan ini juga bersifat tidak berwarna dan tidak berbau, sehingga tidak mengganggu hasil pengukuran. Karena sifatnya yang tidak reaktif, DMSO tidak bereaksi dengan bahan kimia lain dalam kondisi tertentu, menjadikannya pilihan yang aman dan andal dalam penggunaan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDalam konteks laboratorium di Indonesia, DMSO digunakan secara luas dalam berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian kimia analitik, kimiawi, dan biokimia, terutama dalam proses pengambilan sampel dan persiapan larutan. Ketersediaan DMSO yang stabil dan berkualitas memastikan keandalan hasil analisis di berbagai laboratorium di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eAnalisis spektrofotometri untuk mengukur konsentrasi senyawa kimia dalam larutan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePersiapan larutan standar untuk pengujian kualitatif dan kuantitatif\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePelarut untuk senyawa organik dan anorganik dalam reaksi kimia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemisahan komponen dalam campuran kompleks untuk analisis lebih lanjut\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengujian sifat fisik dan kimia bahan dengan metode spektroskopi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 67-68-5\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Analytical Chemistry \u003e Analytical Reagents \u003e Spectroscopy Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 100mL, 500mL\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Cairan tidak berwarna\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDMSO harus disimpan dalam wadah yang tertutup rapat untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas atau sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang tidak beracun, DMSO tidak terlalu berbahaya, tetapi tetap harus ditangani dengan hati-hati untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDimethyl Sulfoxide (DMSO) is a versatile chemical compound widely used in analytical chemistry, particularly in spectroscopy applications. It serves as an excellent solvent for both organic and inorganic compounds, making it ideal for preparing solutions required in spectrophotometric analysis. DMSO is non-colored, non-odorous, and chemically stable, ensuring accurate and reliable results in laboratory settings. Its non-reactive nature allows it to be safely used in various chemical reactions and sample preparations. In Indonesian laboratories, DMSO is commonly employed in educational institutions and research centers for analytical and biochemical studies. Its availability and consistent quality make it a reliable choice for laboratory work in the country.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eBonney dkk. (1990). Optical heterodyne investigation of the ultrasonic properties of aqueous biomolecules, dimethyl sulfoxide, and 1,4-butanediol. \u003cem\u003eJournal of Applied Physics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1063\/1.345207\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1063\/1.345207\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eKimura dkk. (1995). Excess enthalpies of diethylether, ethylpropylether dipropylether + methyl methylthiomethyl sulfoxide or + dimethyl sulfoxide at 298.15 K. \u003cem\u003eThermochimica Acta\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/0040-6031(94)02118-8\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/0040-6031(94)02118-8\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eAdams dkk. (1999). Reactions of Dimethylsulfoxide Reductase from Rhodobacter capsulatus with Dimethyl Sulfide and with Dimethyl Sulfoxide: Complexities Revealed by Conventional and Stopped-Flow Spectrophotometry. \u003cem\u003eBiochemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1021\/bi9902034\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1021\/bi9902034\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"100mL","offer_id":48086753181914,"sku":"TCI2510D529326168","price":532350.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"500mL","offer_id":48086753214682,"sku":"TCI2510D529326169","price":1299900.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D5293.jpg?v=1768818377","url":"https:\/\/amiscientific.com\/products\/tci2510d529326168","provider":"AMI Scientific","version":"1.0","type":"link"}