{"product_id":"tci2510d645227487","title":"TCI D6452 41085-99-8 DiI","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDiI (1,1'-Dioctadecyl-3,3,3',3'-tetramethylindocarbocyanine perchlorate) adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terutama dalam bidang ilmu material dan optik. Bahan ini memiliki sifat fluoresensi yang kuat dan sensitif terhadap cahaya, sehingga menjadi alat penting dalam analisis dan karakterisasi material optik. DiI sering digunakan sebagai marker fluoresensi dalam penelitian mikroskopis, terutama dalam studi tentang struktur dan dinamika molekuler.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDiI memiliki karakteristik unik seperti kemampuan untuk menyerap dan memancarkan cahaya dalam rentang panjang gelombang tertentu. Senyawa ini juga stabil dalam kondisi tertentu dan tidak mudah terdegradasi, sehingga memungkinkan penggunaan berulang dalam eksperimen yang memerlukan konsistensi hasil. Sifat ini menjadikannya pilihan ideal untuk aplikasi yang membutuhkan akurasi dan keandalan hasil.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium di Indonesia, DiI digunakan secara luas dalam penelitian material optik, terutama dalam pengembangan dan uji coba bahan baru yang berbasis fluoresensi. Bahan ini juga sering digunakan dalam studi biomedis dan mikrobiologi untuk memvisualisasi struktur sel dan komponen biologis. Dengan sifatnya yang khas, DiI menjadi bagian penting dalam kerja ilmiah di berbagai institusi penelitian dan universitas di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePengujian fluoresensi pada material optik untuk karakterisasi sifat optik\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis struktur molekuler dalam mikroskop fluoresensi untuk penelitian biomedis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemantauan dinamika molekuler dalam lingkungan tertentu untuk studi material\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePemetaan komponen biologis dalam sel menggunakan teknik imaging fluoresensi\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan bahan baru dengan sifat optik yang diinginkan untuk aplikasi industri\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 41085-99-8\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Materials Science \u003e Photonic Materials and Optical Materials \u003e Cyanine Dyes, Squarylium Dyes\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg, 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDiI harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sangat sensitif terhadap cahaya, sehingga penyimpanan dalam ruangan gelap dan dingin sangat dianjurkan. Penggunaan harus dilakukan dalam lingkungan yang terkontrol, dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Pastikan wadah tidak terbuka selama tidak digunakan untuk mempertahankan kualitas dan kestabilan bahan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eDiI (1,1'-Dioctadecyl-3,3,3',3'-tetramethylindocarbocyanine perchlorate) adalah senyawa organik yang memiliki sifat fluoresensi kuat dan sensitif terhadap cahaya. Bahan ini digunakan secara luas dalam penelitian material optik dan biomedis untuk analisis struktur molekuler serta visualisasi komponen biologis. DiI memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga cocok untuk aplikasi yang membutuhkan akurasi dan konsistensi hasil. Produk ini sering digunakan dalam mikroskop fluoresensi, pengembangan material baru, dan studi dinamika molekuler, menjadikannya alat penting dalam laboratorium ilmiah di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eHua dkk. (2020). Meta-analysis of the association between dietary inflammatory index (DII) and upper aerodigestive tract cancer risk. \u003cem\u003eMedicine\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1097\/md.0000000000019879\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1097\/md.0000000000019879\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eMaklad dkk. (2001). Intracranial distribution of the sympathetic system in mice: DiI tracing and immunocytochemical labeling. \u003cem\u003eThe Anatomical Record\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/ar.1083\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1002\/ar.1083\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eBohnhoff dkk. (2003). Les marqueurs de proposition en langue dii (yag dii). \u003cem\u003eJournal of African Languages and Linguistics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1515\/jall.2003.002\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1515\/jall.2003.002\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48086807052506,"sku":"TCI2510D645227487","price":1093050.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48086807085274,"sku":"TCI2510D645227488","price":2686950.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510D6452.jpg?v=1768818600","url":"https:\/\/amiscientific.com\/products\/tci2510d645227487","provider":"AMI Scientific","version":"1.0","type":"link"}