{"product_id":"tci2510e021427920","title":"TCI E0214 1787-61-7 Eriochrome Black T","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI E0214 dengan nomor CAS 1787-61-7 adalah Eriochrome Black T, zat warna mordan golongan azo yang paling dikenal sebagai indikator logam dalam titrasi kompleksometri. Di laboratorium kimia analitik, senyawa ini menjadi bahan yang hampir selalu hadir karena perannya pada penetapan kesadahan air dengan larutan baku EDTA. Indikator ini membentuk kompleks berwarna merah anggur dengan ion logam tertentu, lalu melepaskannya ketika EDTA mengambil alih ikatan, menghasilkan perubahan warna yang menandai titik akhir titrasi.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eKarakteristik yang membuat Eriochrome Black T sangat diandalkan adalah selektivitasnya terhadap ion logam divalen seperti magnesium dan kalsium pada kondisi larutan dapar amonia, serta kontras warna yang tajam antara bentuk terkompleks dan bentuk bebasnya. Kestabilan kompleks indikator-logam sengaja dibuat lebih lemah dibandingkan kompleks logam-EDTA, sehingga pertukaran terjadi tepat pada titik ekuivalen. Gugus sulfonat dan hidroksil pada strukturnya membuat senyawa ini larut dalam air dan alkohol. Karena larutan berairnya kurang stabil dalam penyimpanan lama, indikator ini sering disiapkan sebagai campuran padat dengan natrium klorida untuk pemakaian praktis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, reagen ini menjadi kebutuhan pokok laboratorium pengujian kualitas air, laboratorium lingkungan, laboratorium pengolahan air industri, serta praktikum kimia analitik di sekolah dan perguruan tinggi. Penetapan kesadahan air merupakan parameter rutin, sehingga kemasan 25 g biasanya mencukupi kebutuhan laboratorium untuk periode pemakaian yang cukup panjang.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eTitrasi kompleksometri dengan EDTA, karena indikator ini membentuk kompleks berwarna yang stabilitasnya lebih lemah sehingga titik akhir tercapai tepat pada titik ekuivalen.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenetapan kesadahan total air, sebab indikator ini peka terhadap ion kalsium dan magnesium pada kondisi dapar amonia sehingga cocok untuk analisis air rutin.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis kandungan logam pada air limbah industri, karena metode titrimetri berindikator visual cepat, murah, dan dapat diterapkan di laboratorium lapangan sederhana.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePraktikum kimia analitik, sebab perubahan warna merah anggur menjadi biru sangat kontras sehingga mahasiswa mudah mengenali titik akhir titrasi secara visual.\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenetapan magnesium dalam sediaan dan bahan baku, karena indikator ini memberikan respons yang tajam terhadap ion magnesium dalam rentang pH terkendali.\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 1787-61-7\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Chemistry \u003e Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) \u003e Mordant Dyes (for Research and Experimental Use)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25 g\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: serbuk berwarna gelap (zat warna azo)\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: simpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eSimpan Eriochrome Black T dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan gelap, karena zat warna azo peka terhadap cahaya serta kelembapan yang dapat menyebabkan penggumpalan. Larutan berairnya tidak stabil untuk penyimpanan lama, sehingga banyak laboratorium memilih menyiapkan campuran padat dengan natrium klorida atau larutan dalam alkohol yang dibuat segar. Beri label yang jelas pada setiap sediaan lengkap dengan tanggal pembuatan. Saat menimbang, kenakan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pengaman, sebab serbuknya sangat mudah menodai kulit dan pakaian. Hindari menghirup debu halus yang beterbangan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eTCI E0214, Eriochrome Black T (CAS 1787-61-7), is an azo mordant dye best known as a metal indicator for complexometric titrations. In ammonia-buffered solution it forms a wine-red complex with divalent metal ions such as calcium and magnesium; because this complex is deliberately weaker than the corresponding metal-EDTA complex, the indicator is displaced exactly at the equivalence point, giving a sharp red-to-blue colour change. Sulfonate and hydroxyl groups make the dye soluble in water and alcohol, although aqueous solutions have limited shelf life, so a solid dilution with sodium chloride is often prepared instead. It is standard for water hardness determination, environmental and industrial water testing, magnesium assays, and analytical chemistry teaching. Supplied in 25 g packs.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e(2022). TREATMENT OF ERIOCHROME BLACK T DYE SOLUTION USING ELECTROCHEMICAL PROCESS. \u003cem\u003eIndian Journal of Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.56042\/ijc.v61i10.59728\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.56042\/ijc.v61i10.59728\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eShah dkk. (2019). Phytoremediation Potential of Asopalav (Pollyalthia Lolgifolia) For Degradation of an AZO Dye-Eriochrome Black - T. \u003cem\u003eInternational Journal of Research in Advent Technology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.32622\/ijrat.72201911\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.32622\/ijrat.72201911\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eHirun dkk. (2010). Effect of Eriochrome Black T on the gelatinization of xyloglucan investigated using rheological measurement and release behavior of Eriochrome Black T from xyloglucan gel matrices. \u003cem\u003eInternational Journal of Pharmaceutics\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.ijpharm.2010.01.006\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1016\/j.ijpharm.2010.01.006\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25g","offer_id":48086825140442,"sku":"TCI2510E021427920","price":1326150.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510E0214.jpg?v=1767110857","url":"https:\/\/amiscientific.com\/products\/tci2510e021427920","provider":"AMI Scientific","version":"1.0","type":"link"}