{"product_id":"tci2510l028337225","title":"TCI L0283 50264-69-2 Lonidamine","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eLonidamine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan biokimia. Bahan ini memiliki aktivitas farmakologis yang menarik, terutama dalam studi terkait efek pada sistem saraf dan metabolisme sel. Dalam laboratorium, Lonidamine sering digunakan sebagai bahan baku untuk eksperimen yang mengeksplorasi mekanisme kerja obat atau pengaruh senyawa tertentu terhadap aktivitas biologis. Karena sifatnya yang khas, senyawa ini juga menjadi pilihan dalam penelitian tentang efek toksik dan aktivitas antioksidan.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eLonidamine memiliki struktur kimia yang kompleks, yang memungkinkan interaksi dengan berbagai target molekuler dalam sel. Sifatnya yang stabil dalam kondisi tertentu dan kemampuannya untuk larut dalam pelarut organik membuatnya mudah digunakan dalam berbagai metode penelitian. Selain itu, senyawa ini memiliki potensi dalam pengembangan obat baru, terutama untuk aplikasi dalam bidang neurologi dan penyakit kronis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, Lonidamine sering digunakan dalam penelitian ilmiah yang berkaitan dengan farmakologi, biokimia, dan kesehatan masyarakat. Bahan ini menjadi alat penting bagi peneliti yang ingin memahami mekanisme biologis dan efek farmakologis senyawa tertentu. Dengan adanya akses yang baik ke bahan ini, peneliti lokal dapat melakukan eksperimen yang relevan dengan kebutuhan dan tantangan kesehatan di Indonesia.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian farmakologis untuk menguji efek senyawa pada sistem saraf\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat baru dengan mekanisme kerja yang berbeda\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eEksperimen biokimia untuk memahami interaksi molekuler\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi toksikologi untuk mengevaluasi dampak jangka panjang\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang aktivitas antioksidan dan efek anti-inflamasi\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 50264-69-2\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Pharmaceutical Research Reagents\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 250mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eLonidamine harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mempertahankan stabilitasnya. Simpan di tempat sejuk dan kering, serta jauh dari bahan kimia yang bersifat oksidatif. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Bahan ini harus dikelola sesuai dengan standar keselamatan laboratorium untuk mencegah risiko kecelakaan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003eLonidamine is a chemical compound widely used in pharmacological and biochemical research. It is valued for its unique pharmacological properties, particularly in studies related to the nervous system and cellular metabolism. In laboratory settings, it serves as a key reagent for experiments exploring the mechanisms of drug action and the effects of specific compounds on biological activity. Its stability under certain conditions and solubility in organic solvents make it suitable for various research methods. In Indonesia, Lonidamine is commonly used in scientific research related to pharmacology, biochemistry, and public health. It plays an important role in experiments aimed at understanding the biological mechanisms and pharmacological effects of compounds. This reagent is essential for researchers seeking to address health challenges and develop new therapeutic approaches.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eEvans dkk. (2009). Phase II Evaluation of Lonidamine in Patients with Advanced Malignancy. \u003cem\u003eOncology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1159\/000225890\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1159\/000225890\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eLahiani-Skiba dkk. (2010). Effect of cyclodextrins on lonidamine release and in-vitro cytotoxicity. \u003cem\u003eJournal of Inclusion Phenomena and Macrocyclic Chemistry\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s10847-010-9872-7\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1007\/s10847-010-9872-7\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003eSegre dkk. (2009). Pharmacokinetics of Lonidamine. \u003cem\u003eChemotherapy\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.1159\/000238047\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.1159\/000238047\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"250mg","offer_id":48087492624602,"sku":"TCI2510L028337225","price":4743900.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510L0283.jpg?v=1767121666","url":"https:\/\/amiscientific.com\/products\/tci2510l028337225","provider":"AMI Scientific","version":"1.0","type":"link"}