{"product_id":"tci2510p211547874","title":"TCI P2115 103177-37-3 Pranlukast","description":"\u003ch3\u003eDeskripsi\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePranlukast TCI P2115 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam studi bioaktif dan reagen. Bahan ini berperan sebagai inhibitor enzim yang digunakan untuk menghambat aktivitas enzim tertentu dalam reaksi kimia. Pranlukast sering digunakan dalam eksperimen yang melibatkan modulasi jalur biologis, terutama dalam penelitian terkait penyakit alergi dan pernapasan. Dalam laboratorium, bahan ini menjadi alat penting untuk menguji efek inhibitor pada berbagai sistem biologis.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003ePranlukast memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik. Karena sifat ini, bahan ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan analisis biokimia. Karakteristik utamanya adalah kemampuannya untuk menghambat enzim secara spesifik, sehingga memungkinkan peneliti untuk mempelajari mekanisme kerja enzim dan efek penghambatannya terhadap proses biologis. Dengan kestabilan dan konsistensi kualitas, pranlukast menjadi pilihan yang andal dalam penelitian ilmiah.\u003c\/p\u003e\n\u003cp\u003eDi laboratorium Indonesia, pranlukast digunakan secara luas dalam penelitian bidang farmakologi, imunologi, dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium penelitian universitas dan lembaga riset, terutama yang fokus pada studi penyakit alergi dan pengembangan obat. Dengan kehandalannya dalam menghambat enzim, pranlukast menjadi alat penting dalam eksperimen yang memerlukan modulasi jalur biologis.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eAplikasi Laboratorium\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003ePenelitian tentang mekanisme penghambatan enzim dalam jalur biologis\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eUji efek inhibitor pada respons imun manusia\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eAnalisis biokimia untuk memahami aktivitas enzim tertentu\u003c\/li\u003e\u003cli\u003ePengembangan obat untuk penyakit alergi dan pernapasan\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eStudi tentang interaksi molekuler dalam sistem biologis\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003eSpesifikasi\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\u003cli\u003eMerek: TCI\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eNomor CAS: 103177-37-3\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eKategori: Life Science \u003e Biochemicals and Reagents \u003e Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eVarian\/kemasan: 25mg, 100mg\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eBentuk fisik: Serbuk kristalin\u003c\/li\u003e\u003cli\u003eCatatan penyimpanan: Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya langsung\u003c\/li\u003e\u003c\/ul\u003e\n\u003ch3\u003ePenanganan dan Penyimpanan\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePranlukast harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk menjaga kualitas dan stabilitas bahan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kehilangan kekeringan. Selalu gunakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk menjaga keamanan dan kesehatan.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eEnglish\u003c\/h3\u003e\n\u003cp\u003ePranlukast TCI P2115 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam studi bioaktif dan reagen. Bahan ini berfungsi sebagai inhibitor enzim yang digunakan untuk menghambat aktivitas enzim tertentu dalam reaksi kimia. Pranlukast memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik, sehingga memudahkan penggunaannya dalam berbagai eksperimen biokimia. Aplikasinya mencakup penelitian tentang mekanisme penghambatan enzim, pengembangan obat untuk penyakit alergi, dan studi interaksi molekuler dalam sistem biologis. Bahan ini sangat relevan dalam laboratorium Indonesia yang fokus pada penelitian bidang farmakologi dan imunologi.\u003c\/p\u003e\n\u003ch3\u003eReferensi Ilmiah\u003c\/h3\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (2001). Pranlukast. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128415-200108760-00032\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128415-200108760-00032\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e\u0026NA; (2001). Pranlukast. \u003cem\u003eReactions Weekly\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.2165\/00128415-200108650-00032\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.2165\/00128415-200108650-00032\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003cli\u003e(2017). A Case of Suspected Drug Interaction Between Topiramate and Co-administered Clarithromycin\/Pranlukast. \u003cem\u003eJournal of Pharmaceutics \u0026amp; Pharmacology\u003c\/em\u003e \u003ca href=\"https:\/\/doi.org\/10.13188\/2327-204x.1000021\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"\u003edoi:10.13188\/2327-204x.1000021\u003c\/a\u003e\u003c\/li\u003e\n\u003c\/ul\u003e\n\u003cp\u003e\u003csmall\u003eReferensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.\u003c\/small\u003e\u003c\/p\u003e","brand":"TCI","offers":[{"title":"25mg","offer_id":48088098865370,"sku":"TCI2510P211547874","price":1220100.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true},{"title":"100mg","offer_id":48088098898138,"sku":"TCI2510P211547875","price":3683400.0,"currency_code":"IDR","in_stock":true}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0756\/7156\/8602\/files\/TCI2510P2115.jpg?v=1769181190","url":"https:\/\/amiscientific.com\/products\/tci2510p211547874","provider":"AMI Scientific","version":"1.0","type":"link"}