Methylammonium Bromide Sebagai Bahan Pembuat Alat Deteksi Gas NO2

Methylammonium Bromide as a Material for NO2 Gas Detectors

Gas nitrogen dioksida (NO2) merupakan zat berbahaya karena sifatnya yang beracun. Banyak sekali proses produksi di industri menghasilkan gas buang seperti NO2.

Apabila terpapar oleh manusia, hal ini dapat menyebabkan peradangan pada paru-paru, dan bahkan kematian. Mengetahui hal tersebut, dapat dikatakan bahwa gas ini sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.

Langkah antisipasi yang dapat diambil adalah dengan membuat sensor deteksi gas NO2 yang diperoleh dari campuran kation dan halida melalui proses prekursor metilamonium bromida.

Pada kesempatan ini, kita akan membahas terkait metilamonium bromida.

Apa itu Metilamonium Bromida?

Metilamonium Bromida adalah prekursor yang digunakan untuk pembuatan sistem opto-elektronik berbasis perovskit, termasuk sel surya perovskit dan Dioda Pemancar Cahaya perovskit. Prekursor ini memiliki campuran kation dan halida untuk aplikasi sensor gas sebagai pendeteksi gas NO2.

Struktur Metilamonium Bromida

Metilamonium bromida merupakan benda dengan rumus kimia CH6BrN dengan tingkat kemurnian mencapai 98%.

Sifat Metilamonium Bromida

Apabila melihat tampilan fisik, benda ini memiliki warna putih berbentuk bubuk atau kristal. Bahan prekursor ini memiliki titik leleh sebesar 296 °C.

Maka dari itu, berikut ini adalah informasi terkait metilamonium bromida.

  • Sinonim = MABr, Metilamin hidrobromida

  • Rumus Kimia = CH6BrN

  • Berat Molekul = 111,97 g/mol

  • Kemurnian = ≥99,5% (Pemurnian 4 Kali)

  • Tampilan = bubuk putih

  • Titik lebur = 296 °C

  • Tingkat kelarutan = kelarutan tinggi dalam EtOH, DMF, DMSO, air dkk.

  • Suhu penyimpanan = 25 ℃ di bawah atmosfer N2

  • Tingkat kelarutan = mudah larut dalam air

Metilamonium Bromida Sering Digunakan untuk Perovskit Campuran Kation dan Halida

Metilamonium Bromida (MABr) digunakan untuk membentuk perovskit metilamonium timbal tribromida (MAPbBr3) serta perovskit campuran kation dan campuran halida. Benda ini juga ditambahkan ke larutan prekursor perovskit halida logam organik maupun anorganik untuk aplikasi sensor dalam mendeteksi gas NO2.

NO2 atau Nitrogen dioksida adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan sintesis pembuatan asam nitrit. Gas ini memiliki aroma menyengat, berwarna merah kecoklatan, beracun, dan menjadi salah satu polutan udara.

Menjadi Bahan Pembuatan Perangkat Energi Alternatif

Metilamonium bromida berguna sebagai prekursor untuk membuat bahan perovskit untuk emisi hijau dan fotoluminesensi. Selanjutnya, bahan ini dimanfaatkan untuk pembuatan perangkat energi alternatif seperti LED atau PSC.

Hal lain dari senyawa ini adalah menjadi bahan tambahan untuk meningkatkan struktur kristal dan stabilitas film perovskit sehingga mampu meningkatkan performa fotovoltaik. MABr juga dapat digunakan untuk pengembangan perangkat LED dan fotodetektor untuk merekayasa sifat optik dan listrik material.

Kembali ke blog