Metilnaftalena - Senyawa Kimia Organik untuk Berbagai Sektor Industri
Bagikan
Methylnaphthalene adalah senyawa kimia organik yang merupakan turunan dari bahan utama kamper (naftalena) dengan penambahan satu gugus metil. Senyawa ini termasuk dalam kelompok hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) dan ditemukan dalam bahan bakar fosil.
Methylnaphthalene memiliki dua jenis utama isomer, yaitu 1-Methylnaphthalene dan 2-Methylnaphthalene. 1-Methylnaphthalene memiliki wujud cairan bening dan 2-Methylnaphthalene berwujud padatan kristal putih.
Senyawa Methylnaphthalene banyak digunakan di berbagai sektor industri karena mudah didapatkan melalui hasil sampingan penyulingan minyak bumi dan batu bara.
Jenis 2-Methylnaphthalene sebagai prekursor utama dalam produksi Menadione untuk memenuhi kebutuhan vitamin K3. Apabila tidak ada senyawa ini, maka produksi vitamin menjadi lebih sulit yang berdampak pada harganya lebih mahal.
Jenis 1-Methylnaphthalene digunakan untuk standarisasi presisi bahan bakar diesel, seperti penentuan titik referensi angka setana supaya dapat mengukur kualitas pembakaran mesin diesel. Proses pengukuran pembakaran dengan keterlambatan pengapian yang spesifik sangat berguna untuk kalibrasi mesin uji di laboratorium.
Spesifikasi Methylnaphthalene
Methylnaphthalene memiliki tingkat kemurnian berkisar >94% sampai 99%. Termasuk dalam kategori zat berbahaya jika tertelan, dan beracun bagi ekosistem air.
Tetapi secara teknis, Methylnaphthalene memiliki dua isomer utama yang memiliki perbedaan spesifikasi fisik dan kimia.
1-Methylnaphthalene
-
Rumus molekul : C11H10
-
Berat molekul : 142.20 g/mol
-
Nomor CAS : 90-12-0
-
Wujud : cair tidak berwarna
-
Titik didih : 240–245 °C
-
Titik Leleh : -22 °C
-
Densitas : 1,001 - 1,02 g/mL
-
Kelarutan : Tidak larut dalam air, tetapi mudah larut dalam pelarut organik seperti alkohol, eter, dan benzena.
2-Methylnaphthalene
-
Rumus molekul : C11H10
-
Berat molekul : 142.20 g/mol
-
Nomor CAS : 91-57-6
-
Wujud : Padatan kristal putih
-
Titik didih : 240–245 °C
-
Titik Leleh : 31-34,6 °C
-
Densitas : 1,001 - 1,02 g/mL
-
Kelarutan : Tidak larut dalam air, tetapi mudah larut dalam pelarut organik seperti alkohol, eter, dan benzena.
Cara penanganan Methylnaphthalene
Langkah penanganan Methylnaphthalene membutuhkan pelatihan protokol keselamatan karena sifatnya yang berbahaya dan beracun jika terkena air. Pemakaian APD, penyimpanan yang aman adalah cara untuk menangani Methylnaphthalene.
Selama Anda menggunakan Methylnaphthalene untuk bahan penelitian, selalu gunakan kacamata pelindung dan masker untuk melindungi area mata dan hidung. Jika sampai terkena kontak fisik, dapat membahayakan keselamatan Anda.
Selain masalah penggunaan, proses penyimpanan Methylnaphthalene harus aman dari sumber api dan jauhkan dari sinar matahari langsung. Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering. Kemudian, buat saluran ventilasi untuk mencegah penumpukan uap.
Aplikasi Methylnaphthalene di dunia riset
Methylnaphthalene untuk bidang riset yang mana sebagai berikut
1. Bahan bakar dan energi
Methylnaphthalene memiliki peran sentral dalam pengembangan kualitas bahan bakar diesel. 1-methylnaphthalene digunakan sebagai titik referensi rendah (skala 0) untuk menentukan Angka Setana. Tujuannya untuk membandingkan keterlambatan pembakaran pada berbagai campuran bahan bakar.
Dalam bidang energi, 1-methylnaphthalene menjadi alat untuk membawa hidrogen cair yang aman untuk penyimpanan energi terbarukan melalui proses hidrogenasi selektif.
2. Farmasi
Senyawa Methylnaphthalene digunakan industri farmasi sebagai blok pembangun. 2-methylnaphthalene menjadi bahan awal utama pembuatan vitamin K3, yang digunakan untuk mengoksidasi senyawa secara selektif.
Tidak hanya menjadi bahan pembuatan vitamin, 2-methylnaphthalene digunakan peneliti untuk mengembangkan molekul agen antitumor atau anti virus melalui hubungan struktur dan aktivitas (QSAR).
3. Kimia
Methylnaphthalene digunakan sebagai molekul model untuk menguji efisiensi performa katalis berbasis logam dalam reaksi hidrogenasi menjadi methyltetralin atau methyldecalin. Kemudian, turunan produk Methylnaphthalene diubah menjadi bahan bernilai tinggi melalui proses isomerisasi menggunakan katalis zeolit.
Tersedia Methylnaphthalene di AMI Scientific
Methylnaphthalene merupakan senyawa organik dengan tingkat kemurnian lebih dari 96% yang digunakan untuk pengujian bahan bakar diesel dan bahan utama pembuatan vitamin K3. Bersama TCI Japan, kami menghadirkan sistem distribusi pengiriman barang dalam 2 minggu. Kecepatan ini membuat proses riset Anda makin efisien, cepat selesai, target publikasi tercapai. Makin cepat sampainya, makin cepat Anda naik jabatan.
Percepat siklus riset Anda dari sekarang. Hubungi AMI Scientific untuk konsultasi dan pemesanan Methylnaphthalene TCI M0371 melalui tautan ini.