Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 31277-98-2

Bis[1,2-bis(diphenylphosphino)ethane]palladium(0) TCI B3224

Bis[1,2-bis(diphenylphosphino)ethane]palladium(0) TCI B3224
Harga reguler Rp 2.569.350,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.569.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

=====PRODUK 1=====

Bis[1,2-bis(diphenylphosphino)ethane]palladium(0), yang juga dikenal sebagai Pd(dppe)2, adalah senyawa kompleks logam transisi yang tersusun dari atom paladium pada bilangan oksidasi nol yang distabilkan oleh dua ligan bidentat 1,2-bis(difenilfosfino)etana. Dalam laboratorium kimia, senyawa ini berperan utama sebagai katalis homogen untuk berbagai reaksi pembentukan ikatan karbon-karbon, khususnya reaksi kopling silang seperti Suzuki-Miyaura, Heck, dan Sonogashira. Sebagai sumber paladium(0) yang siap pakai, senyawa ini memungkinkan peneliti memulai reaksi katalitik tanpa perlu melalui tahap reduksi pendahuluan yang rumit dan memakan waktu. Produk dari TCI ini dikemas dalam botol kaca bertutup rapat dengan bobot 1 gram dan 5 gram, dirancang untuk memenuhi kebutuhan sintesis organik mulai dari skala tabung reaksi hingga skala preparatif.

Keunggulan utama senyawa ini terletak pada kestabilan kompleks paladium(0) yang dijaga oleh ligan difosfina berdaya kelat kuat, sehingga katalis tidak mudah teroksidasi selama proses penimbangan maupun penyimpanan. Ligan dppe yang bersifat bidentat membentuk cincin kelat beranggota lima dengan pusat logam, menghasilkan kompleks yang lebih kaku dan aktif secara katalitik dibandingkan katalis paladium dengan ligan monodentat. Karena paladium sudah berada pada bilangan oksidasi nol, katalis ini dapat langsung memasuki siklus katalitik tanpa aktivasi awal, sehingga mempercepat optimasi kondisi reaksi dan mengurangi variabel yang tidak diinginkan. Selain itu, kemurnian produk buatan TCI yang konsisten menjadikannya pilihan andal untuk penelitian yang menuntut reproduksibilitas hasil, baik untuk percobaan skala kecil maupun reaksi berulang pada labu alas bulat.

Di laboratorium-laboratorium Indonesia, khususnya di departemen kimia, farmasi, dan teknik kimia pada perguruan tinggi serta pusat riset, senyawa ini banyak digunakan untuk sintesis senyawa organik kompleks seperti turunan bifenil, molekul obat, dan bahan aktif pestisida. Peneliti di dalam negeri yang mengembangkan katalis yang lebih ramah lingkungan atau mempelajari mekanisme reaksi kopling silang juga menjadikan Pd(dppe)2 sebagai katalis pembanding yang standar. Ketersediaan dalam kemasan 1 gram sangat membantu laboratorium pendidikan yang membutuhkan jumlah kecil untuk praktikum lanjutan, sedangkan kemasan 5 gram cocok untuk kelompok riset yang menjalankan serangkaian percobaan optimasi. Dengan rantai pasok yang kini semakin mudah diakses melalui distributor lokal seperti AMI Scientific, para peneliti Indonesia dapat memperoleh katalis kelas penelitian ini tanpa harus menunggu pengiriman internasional yang lama.

  • Reaksi kopling Suzuki-Miyaura — katalis ini mengaktifkan paladium(0) secara langsung untuk menggabungkan aril halida dengan asam boronat, menghasilkan senyawa bifenil yang banyak dicari dalam sintesis obat dan bahan fungsional.
  • Reaksi Heck — dalam pembentukan ikatan karbon-karbon antara alkena dan aril halida, kompleks ini mempercepat langkah adisi oksidatif dan eliminasi beta-hidrida sehingga produktivitas reaksi meningkat secara signifikan.
  • Reaksi Sonogashira — senyawa ini berperan sebagai katalis untuk mengkopling alkuna terminal dengan aril halida, jalur sintesis utama bagi senyawa alkinil aromatik yang berguna pada material organik dan molekul bioaktif.
  • Sintesis ligan dan katalis turunan — para peneliti menggunakan kompleks ini sebagai sumber paladium(0) untuk menyiapkan prekursor katalitik lain atau mempelajari pengaruh ligan terhadap selektivitas reaksi kopling silang.
  • Studi mekanisme dan kinetika reaksi katalitik — karena paladium sudah berada pada tingkat oksidasi nol, kompleks ini memudahkan peneliti memantau siklus katalitik dari tahap awal dan mengukur konstanta laju pada berbagai kondisi pelarut dan suhu.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 31277-98-2
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements [Catalysis and Inorganic Chemistry]
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan berupa serbuk atau kristal halus; simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya.
Penyimpanan
  • Nama kimia: Bis[1,2-bis(diphenylphosphino)ethane]palladium(0), dikenal juga sebagai Pd(dppe)2

Simpan produk ini dalam botol asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sinar matahari langsung serta sumber panas. Karena kompleks paladium(0) peka terhadap oksidasi, usahakan membuka wadah sesingkat mungkin dan segera menutupnya kembali setelah penimbangan. Gunakan spatula stainless steel atau spatula PTFE yang bersih dan kering untuk mengambil sampel, lalu timbang di neraca analitik yang dilengkapi penangkal aliran udara. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata; kenakan sarung tangan nitril serta kacamata pengaman saat bekerja. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat dan asam, dan catat tanggal penerimaan untuk memantau masa simpan produk.

  • Cox dkk. (2000). Binuclear copper(I) complexes containing bis(diphenylphosphino)ethane bridges: the crystal structure of bis[{μ-bis(diphenylphosphino)ethane}(pyridine-2-thione)copper(I)bromide]. Polyhedron doi:10.1016/s0277-5387(00)00438-1

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.