Cyclopropylacetylene (TCI C1984 6746-94-7) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik di laboratorium. Sebagai salah satu senyawa pembangun (building block), senyawa ini memiliki struktur unik yang terdiri dari siklopropil dan gugus aketylen. Senyawa ini sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam reaksi yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk mengalami reaksi addisi atau substitusi. Cyclopropylacetylene juga ditemukan dalam berbagai senyawa alami dan sintetik yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik.
Cyclopropylacetylene memiliki sifat kimia yang sangat reaktif karena adanya gugus aketylen dan struktur siklopropil yang tidak stabil. Struktur ini memungkinkan senyawa ini berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti reaksi hidrasi, hidrogenasi, dan reaksi dengan logam transisi. Karakteristik reaktivitas tinggi ini menjadikannya pilihan ideal dalam sintesis senyawa dengan struktur kompleks. Selain itu, senyawa ini memiliki titik didih dan titik leleh yang relatif tinggi, sehingga memudahkan proses pemisahan dan purna-penggunaan dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Cyclopropylacetylene digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru dan pengembangan material inovatif. Senyawa ini juga sering digunakan dalam program pendidikan tinggi untuk melatih mahasiswa dalam teknik sintesis dan reaksi kimia. Karena sifat reaktivitasnya, senyawa ini memerlukan penanganan yang hati-hati dan penggunaan dalam lingkungan yang terkontrol.
- Sintesis senyawa organik kompleks karena reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia.
- Pengembangan material baru dengan struktur molekuler unik yang memanfaatkan sifat kimia senyawa ini.
- Penelitian farmakologis untuk menghasilkan senyawa aktif biologis yang memiliki struktur dasar mirip dengan Cyclopropylacetylene.
- Pendidikan kimia organik di institusi tinggi untuk melatih mahasiswa dalam teknik sintesis dan reaksi kimia.
- Analisis struktur molekuler menggunakan teknik spektroskopi untuk memahami interaksi kimia dan sifat senyawa.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6746-94-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Cyclopropylacetylene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan oksidator. Karena sifat reaktivitas tinggi, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan dalam lingkungan terkontrol meminimalkan risiko reaksi kimia yang tidak diinginkan. Selain itu, senyawa ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif.
- (2000). CYCLOPROPYLACETYLENE. Organic Syntheses doi:10.15227/orgsyn.077.0231
- Schmidt dkk. (2000). ChemInform Abstract: Efficient Syntheses of Cyclopropylacetylene, a Crucial Synthetic Intermediate for Efavirenz (DMP‐266) (IV).. ChemInform doi:10.1002/chin.200012076
- Schmidt dkk. (1999). Efficient Syntheses of Cyclopropylacetylene, a Crucial Synthetic Intermediate for Efavirenz (DMP-266). Synlett doi:10.1055/s-1999-2985
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
