Calcium Phthalate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur kimia yang stabil dan dapat berfungsi sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa kompleks. Dalam laboratorium, Calcium Phthalate sering digunakan sebagai reagen dalam reaksi esterifikasi, sintesis senyawa heterosiklik, dan proses pengendapan. Karena sifat kimianya yang unik, bahan ini menjadi pilihan utama untuk penelitian dan pengembangan dalam bidang kimia organik.
Calcium Phthalate memiliki sifat kimia yang tidak mudah bereaksi secara spontan, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan dalam laboratorium. Bahan ini juga memiliki daya larut yang cukup baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Karena karakteristik ini, Calcium Phthalate sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan stabilitas dan kecepatan reaksi yang terkendali.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Calcium Phthalate menjadi bahan yang penting untuk penelitian di bidang kimia, farmasi, dan lingkungan. Bahan ini sering digunakan oleh institusi pendidikan dan lembaga riset untuk keperluan eksperimen dan pengembangan produk baru. Ketersediaannya di pasar lokal menjadikannya pilihan yang realistis untuk para peneliti dan praktisi laboratorium.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi esterifikasi dalam pembuatan bahan kimia organik
- Pengendapan logam dalam proses analisis kimia
- Pembuatan bahan pengikat dalam formulasi produk kimia
- Penelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5793-85-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari kelembapan |
Calcium Phthalate harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara untuk mencegah penyerapan kelembapan. Bahan ini tidak beracun dalam bentuk padat, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari sumber panas atau reaktif lain. Penggunaan harus dilakukan dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
—
