2-Amino-6-chlorobenzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur molekul yang kompleks dan berperan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa lain, terutama dalam bidang peptida dan senyawa organik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk menghasilkan senyawa aktif biologis atau sebagai komponen dalam reaksi kimia tertentu.
Karena struktur kimianya yang spesifik, 2-Amino-6-chlorobenzoic Acid memiliki reaktivitas yang tinggi dan dapat berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia seperti substitusi, reduksi, dan reaksi coupling. Sifat ini membuatnya sangat diminati dalam penelitian kimia organik dan biokimia. Selain itu, senyawa ini juga stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, termasuk dalam pengembangan obat, sintesis senyawa baru, dan penelitian tentang aktivitas biologis senyawa organik. Karena keberagaman aplikasinya, senyawa ini menjadi pilihan utama untuk peneliti yang membutuhkan bahan kimia berkualitas tinggi dan stabil.
- Digunakan dalam sintesis senyawa peptida untuk pengembangan obat
- Cocok untuk reaksi kimia dalam penelitian biokimia dan organik
- Bahan baku dalam pembuatan senyawa aktif biologis
- Dapat digunakan dalam analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa kimia
- Berguna dalam penelitian tentang aktivitas enzim dan reaksi kimia kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2148-56-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Karena sifat kimianya yang reaktif, bahan ini harus dihindari dari kontak langsung dengan bahan kimia berbahaya seperti asam atau basa kuat. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat mengolah atau menyimpan senyawa ini.
—
