Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 4270-27-3

6-Chlorouracil TCI C2093

6-Chlorouracil TCI C2093

Identitas Kimia

No. CAS
4270-27-3
Rumus molekul
C4H3ClN2O2
Berat molekul
146.53 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
6-chloro-1H-pyrimidine-2,4-dione
SMILES
C1=C(NC(=O)NC1=O)Cl
InChIKey
PKUFNWPSFCOSLU-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00014595
PubChem
CID 73272
Harga reguler Rp 928.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 928.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI C2093 6-Chlorouracil adalah turunan pirimidin yang merupakan hasil substitusi atom klorin pada posisi keenam kerangka urasil. Urasil sendiri merupakan salah satu basa nitrogen penyusun asam ribonukleat, sehingga turunannya menempati posisi penting dalam penelitian biokimia dan kimia nukleosida. Bahan ini dipakai laboratorium sebagai bahan awal untuk menyusun berbagai analog basa pirimidin, nukleosida sintetik, serta senyawa yang dirancang untuk berinteraksi dengan enzim yang terlibat dalam metabolisme asam nukleat. Kehadiran gugus klorin menjadikan kerangka urasil yang biasanya kurang reaktif menjadi jauh lebih mudah dimodifikasi.

Sifat yang menjadikannya bahan pilihan adalah reaktivitas atom klorin pada cincin pirimidin yang miskin elektron. Kedua gugus karbonil pada cincin menarik kerapatan elektron sehingga posisi keenam menjadi rentan terhadap serangan nukleofil, dan atom klorin dapat digantikan oleh amina, alkoksida, tiolat, maupun nukleofil lain pada kondisi reaksi yang terkendali. Selain itu, nitrogen pada posisi pertama dan ketiga dapat dialkilasi secara selektif untuk membangun struktur analog yang lebih rumit. Bahan berbentuk padatan ini juga relatif stabil bila disimpan dengan benar, sehingga nyaman digunakan pada sintesis bertahap yang berlangsung dalam rentang waktu panjang.

Laboratorium biokimia, farmasi, dan bioteknologi di Indonesia memanfaatkan bahan ini pada penelitian analog nukleosida, kajian penghambatan enzim, serta pengembangan senyawa antivirus dan antikanker berbasis pirimidin di tingkat riset dasar. Kemasan 5 g dan 25 g mengakomodasi baik penelitian skala kecil maupun sintesis berulang. AMI Scientific menghadirkan produk TCI ini untuk mendukung kegiatan riset ilmu hayati di dalam negeri.

  • Sintesis analog nukleosida: dipakai sebagai basa pirimidin termodifikasi yang kemudian digabungkan dengan bagian gula untuk membentuk analog nukleosida sintetik.
  • Substitusi nukleofilik pada cincin pirimidin: atom klorin mudah digantikan amina atau tiolat sehingga memudahkan pembuatan pustaka senyawa turunan urasil.
  • Penelitian penghambat enzim: turunan urasil banyak diteliti sebagai penghambat enzim jalur metabolisme pirimidin dalam kajian biokimia dan farmakologi dasar.
  • Pengembangan senyawa antivirus dan antikanker: kerangka pirimidin merupakan inti struktural pada banyak molekul terapeutik yang sedang dipelajari di tingkat riset.
  • Bahan awal kimia heterosiklik: dipakai membangun sistem cincin terkondensasi berbasis pirimidin melalui reaksi siklisasi dengan pereaksi binukleofilik yang sesuai.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk C2093
Nomor CAS 4270-27-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan atau serbuk pada suhu ruang
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan tertutup rapat

Simpan bahan dalam wadah asli tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung, karena kelembapan dapat menyebabkan penggumpalan serbuk dan menyulitkan penimbangan. Gunakan spatula bersih dan kering setiap kali mengambil bahan, lalu segera tutup kembali wadahnya. Penimbangan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam atau ruang berventilasi baik dengan mengenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium untuk menghindari terhirupnya partikel halus. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat dan basa kuat. Sisa bahan serta wadah bekas dikumpulkan sebagai limbah kimia berlabel dan dikelola mengikuti prosedur keselamatan laboratorium yang berlaku.

  • Ortiz dkk. (2014). FT-IR and FT-Raman spectra of 6-chlorouracil: Molecular structure, tautomerism and solid state simulation. A comparison between 5-chlorouracil and 6-chlorouracil. Spectrochimica Acta Part A: Molecular and Biomolecular Spectroscopy doi:10.1016/j.saa.2014.04.009
  • Sommerfeld (2001). Electron-induced Chemistry of 5-Chlorouracil. ChemPhysChem doi:10.1002/1439-7641(20011119)2:11<677::aid-cphc677>3.0.co;2-c
  • Narang dkk. (1998). Synthesis, Characterization and Antitumour Activity of 5-Chlorouracil and 5-Chlorouracil-Histidine Complexes with Some Metal(III) Ions. Synthesis and Reactivity in Inorganic and Metal-Organic Chemistry doi:10.1080/00945719809351652

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.