TCI C2138 N-Carbobenzoxy-D-threonine adalah turunan treonin berkonfigurasi D yang gugus amino alfa-nya dilindungi dengan gugus karbobenzoksi. Sebagai reagen kimia peptida, bahan ini menyediakan residu treonin siap pakai untuk sintesis peptida bertahap, baik pada pendekatan fase larutan maupun sebagai senyawa antara dalam pembuatan blok bangunan kiral. Treonin merupakan asam amino yang memiliki dua pusat stereogenik dan satu gugus hidroksil sekunder pada rantai sampingnya, sehingga penanganannya dalam sintesis memerlukan reagen dengan identitas stereokimia yang jelas agar hasil percobaan dapat diulang dengan konsisten.
Karakteristik yang membuat reagen ini dipilih meliputi kestabilan gugus pelindung Cbz terhadap kondisi reaksi umum serta kemudahan pelepasannya melalui hidrogenolisis, yang memungkinkan strategi perlindungan bertingkat bersama gugus pelindung lain. Gugus hidroksil sekunder treonin menghadirkan peluang modifikasi tambahan sekaligus memberi sifat polar yang memengaruhi kelarutan dan pembentukan ikatan hidrogen pada peptida hasil sintesis. Konfigurasi D bermanfaat untuk merancang analog peptida non-alami yang lebih tahan terhadap enzim, sekaligus menjadi alat untuk mengkaji pengaruh stereokimia terhadap konformasi dan aktivitas biologis molekul target.
Laboratorium di Indonesia memanfaatkan reagen semacam ini terutama pada riset peptida bioaktif, pengembangan senyawa antimikroba, dan penelitian sintesis asimetris di lingkungan perguruan tinggi maupun lembaga riset. Ketersediaan kemasan 1 g dan 5 g memudahkan pengadaan bahan sesuai skala penelitian tanpa penumpukan stok yang tidak terpakai. Nomor CAS yang tercantum jelas turut mempermudah verifikasi bahan, pencatatan inventaris, dan penelusuran dokumentasi riset.
- Sintesis peptida bertahap: menyediakan residu D-treonin terlindungi sehingga pembentukan ikatan peptida dapat dilakukan secara berurutan tanpa reaksi samping pada gugus amino.
- Riset peptida terglikosilasi: gugus hidroksil treonin merupakan titik pengikatan gula yang lazim dipelajari dalam penelitian glikopeptida dan modifikasi pascatranslasi.
- Pembuatan senyawa antara kiral: dua pusat stereogenik treonin menjadikannya bahan berguna untuk membangun kerangka kiral dalam sintesis asimetris di laboratorium.
- Perancangan analog peptida tahan protease: penggunaan residu berkonfigurasi D membantu memperlambat degradasi enzimatik pada pengujian stabilitas dan aktivitas biologis.
- Studi struktur dan konformasi peptida: rantai samping polar treonin memengaruhi ikatan hidrogen, sehingga berguna dalam penelitian pelipatan dan struktur sekunder peptida.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 80384-27-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan pada suhu ruang; rujuk label dan lembar data produk untuk keterangan rinci |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran pada label produk |
Simpan bahan dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung. Karena senyawa ini memiliki gugus hidroksil yang mudah menarik uap air, sebaiknya wadah tidak dibiarkan terbuka lama dan disimpan bersama desikan bila laboratorium menyediakannya. Gunakan spatula kering serta bersih setiap kali penimbangan untuk mencegah kontaminasi silang antar reagen. Kenakan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pelindung selama penanganan, hindari menghirup debu halus, dan pelajari lembar data keselamatan bahan sebelum digunakan pertama kali.
—


