TCI C2139 N-Benzyloxycarbonyl-D-valine adalah turunan valin berkonfigurasi D dengan gugus amino yang telah dilindungi oleh gugus benziloksikarbonil. Reagen kimia peptida ini digunakan untuk menyisipkan residu valin ke dalam rantai peptida secara terkendali, sehingga urutan asam amino yang terbentuk sesuai dengan rancangan peneliti. Valin dikenal sebagai asam amino bercabang dengan rantai samping isopropil yang bersifat hidrofobik dan cukup ruah secara sterik, sehingga kehadirannya kerap memberikan pengaruh nyata terhadap konformasi, kekakuan, serta perilaku pelipatan peptida yang dihasilkan di laboratorium.
Alasan utama reagen ini banyak dipilih adalah keseimbangan antara kestabilan dan kemudahan deproteksi. Gugus Cbz bertahan pada banyak kondisi reaksi penggandengan, namun dapat dilepaskan secara bersih melalui hidrogenolisis tanpa memerlukan kondisi asam kuat, sehingga aman bagi rantai peptida yang mengandung gugus fungsi sensitif. Rantai samping valin yang bercabang memberikan hambatan sterik yang berguna untuk mengarahkan selektivitas reaksi, terutama dalam sintesis asimetris dan perancangan ligan kiral. Konfigurasi D menjadikannya pilihan tepat bagi peneliti yang mengembangkan peptida non-alami dengan ketahanan lebih baik terhadap enzim proteolitik.
Di laboratorium Indonesia, reagen ini dimanfaatkan pada riset sintesis peptida, pengembangan peptida antimikroba, dan penelitian katalisis asimetris di perguruan tinggi maupun lembaga riset. Tersedianya kemasan 5 g dan 25 g memberi keleluasaan bagi laboratorium yang bekerja pada skala penelitian rutin maupun yang membutuhkan bahan untuk rangkaian percobaan berkelanjutan. Nomor CAS yang jelas mempermudah verifikasi bahan saat penerimaan barang serta pencatatan inventaris laboratorium.
- Sintesis peptida bertahap: menyediakan residu D-valin terlindungi agar penggandengan asam amino berikutnya berjalan terarah dan menghasilkan urutan sesuai rancangan.
- Perancangan peptida hidrofobik: rantai samping isopropil valin memperkuat interaksi hidrofobik yang penting dalam studi peptida membran dan senyawa antimikroba.
- Sintesis ligan dan katalis kiral: hambatan sterik valin dimanfaatkan untuk mengarahkan selektivitas pada penelitian katalisis asimetris di laboratorium sintesis organik.
- Pembuatan peptidomimetik: kerangka valin terlindungi digunakan menyusun molekul menyerupai peptida dengan sifat kestabilan dan permeabilitas yang lebih dikehendaki.
- Studi struktur sekunder peptida: valin sering mendorong pembentukan struktur lembar beta, sehingga berguna dalam penelitian pelipatan dan agregasi peptida model.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1685-33-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan pada suhu ruang; periksa label dan lembar data produk untuk keterangan rinci |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran pada label produk |
Simpan reagen dalam wadah asli tertutup rapat di tempat yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas maupun sinar matahari langsung. Hindari paparan kelembapan berkepanjangan dengan menutup wadah segera setelah penimbangan selesai. Gunakan spatula kering dan bersih agar tidak terjadi kontaminasi silang, terutama bila laboratorium menangani banyak turunan asam amino sekaligus. Kenakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pelindung selama penanganan, serta hindari menghirup debu halus. Pelajari lembar data keselamatan bahan sebelum pemakaian dan catat setiap pengambilan pada logbook.
—


