1,2,4,5-Cyclohexanetetracarboxylic Acid adalah asam tetrakarboksilat alisiklik yang membawa empat gugus karboksil pada cincin sikloheksana jenuh. Kepadatan gugus fungsi yang tinggi ini menjadikannya bahan pembangun bernilai untuk pembuatan polimer berikatan silang, terutama poliimida alifatik, serta sebagai penghubung multivalen dalam kimia koordinasi. Di laboratorium, senyawa ini kerap dipakai sebagai prekursor dianhidrida sikloalifatik dan sebagai monomer yang memberikan kekakuan struktural tanpa membawa gugus aromatik yang menyerap cahaya tampak.
Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah kemampuannya menghasilkan material transparan dengan stabilitas termal yang baik. Poliimida yang dibuat dari kerangka sikloalifatik seperti ini umumnya lebih jernih dan tidak mudah menguning dibandingkan poliimida aromatik konvensional, sehingga menarik untuk penelitian film optik dan substrat elektronik lentur. Empat gugus karboksil sekaligus juga memberi banyak titik koordinasi bagi ion logam, memungkinkan pembentukan jaringan tiga dimensi yang stabil. Bentuk padatnya memudahkan penimbangan presisi, dan konsistensi mutu antarlot dari TCI membantu peneliti mengulang formulasi dengan hasil yang setara.
Di Indonesia, bahan ini diminati laboratorium kimia polimer, ilmu material, dan rekayasa nanomaterial di perguruan tinggi serta lembaga riset yang mengembangkan film fungsional, membran, dan material berpori. Kemasan 5 g cukup untuk percobaan penjajakan dan pembuatan film skala laboratorium, sedangkan kemasan 25 g mendukung optimasi formulasi berulang. AMI Scientific menyediakannya untuk menunjang riset material maju di dalam negeri.
- Sintesis poliimida alifatik: menyediakan kerangka tetrakarboksilat sikloalifatik yang menghasilkan film transparan dengan ketahanan panas baik dan kecenderungan menguning yang rendah.
- Prekursor dianhidrida: dapat didehidrasi menjadi dianhidrida sikloheksana yang menjadi monomer kunci pada polimerisasi kondensasi dengan berbagai diamina.
- Ligan multivalen kerangka logam-organik: empat gugus karboksilat menjembatani banyak pusat logam sehingga terbentuk jaringan berpori dengan kestabilan struktural tinggi.
- Agen ikatan silang resin: kepadatan gugus asam yang tinggi memungkinkan pembentukan jaringan polimer rapat untuk meningkatkan kekerasan dan ketahanan pelarut.
- Riset membran dan pelapis fungsional: dipakai menyesuaikan sifat mekanik, permeabilitas, serta polaritas permukaan material yang sedang dikembangkan peneliti.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 15383-49-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin (serbuk) |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, hindari kelembapan |
Simpan 1,2,4,5-Cyclohexanetetracarboxylic Acid dalam wadah asli yang tertutup rapat, di ruang penyimpanan bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari basa kuat serta bahan pengoksidasi. Kelembapan dapat membuat serbuk menggumpal dan memengaruhi ketepatan penimbangan pada formulasi polimer, sehingga wadah sebaiknya dibuka sesingkat mungkin dan ditutup rapat kembali. Gunakan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pelindung karena serbuk asam ini dapat mengiritasi kulit, mata, dan saluran pernapasan. Lakukan penimbangan di area berventilasi atau lemari asam untuk menghindari terhirupnya debu halus, dan kelola sisa bahan melalui prosedur limbah kimia yang berlaku.
- Raut dkk. (2018). Supramolecular Assemblies of cis,cis,cis ‐1,2,4,5‐Cyclohexanetetracarboxylic Acid with Various Aza‐Donors. ChemistrySelect doi:10.1002/slct.201702990
- Uchida dkk. (2003). cis,cis,cis-1,2,4,5-Cyclohexanetetracarboxylic acid and its dianhydride. Acta Crystallographica Section C Crystal Structure Communications doi:10.1107/s0108270103013362
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
