Cyclopentadienylbis(triphenylphosphine)ruthenium(II) Chloride adalah kompleks organologam rutenium yang mengikat satu ligan siklopentadienil, dua ligan trifenilfosfina, dan satu ligan klorida. Kompleks setengah-sandwich semacam ini merupakan prekatalis penting dalam kimia katalisis modern, terutama untuk reaksi aktivasi ikatan C–H yang memungkinkan fungsionalisasi langsung ikatan karbon-hidrogen tanpa perlu prafungsionalisasi substrat. Di laboratorium, bahan ini digunakan untuk membangun ikatan karbon-karbon dan karbon-heteroatom melalui jalur yang lebih singkat, sehingga menghemat langkah sintesis dan mengurangi timbulan limbah.
Karakteristik yang membuat kompleks ini bernilai adalah kestabilan lingkungan koordinasinya yang dipadukan dengan kemampuan ligan fosfina untuk terlepas secara terkendali, menghasilkan situs koordinasi kosong tempat substrat terikat. Ligan siklopentadienil mengunci pusat rutenium dan menstabilkan berbagai tingkat oksidasi selama siklus katalitik, sementara klorida dapat digantikan oleh ligan lain untuk menyetel reaktivitas. Kompleks ini juga cukup stabil untuk ditangani sebagai padatan di bangku kerja dalam waktu singkat, meskipun penyimpanan jangka panjang dianjurkan dalam kondisi terlindung dari udara dan cahaya. Mutu terkendali dari TCI mendukung keterulangan hasil katalisis.
Di Indonesia, prekatalis rutenium seperti ini dipakai laboratorium katalisis, kimia organologam, dan sintesis organik lanjut di perguruan tinggi serta lembaga riset yang mengembangkan metodologi reaksi baru. Kemasan 1 g memadai untuk pemuatan katalis skala milimol dan penapisan kondisi, sedangkan kemasan 5 g mendukung penelitian berkelanjutan serta optimasi reaksi berulang. AMI Scientific menyediakan produk ini bagi peneliti yang menekuni katalisis logam transisi.
- Katalisis aktivasi ikatan C–H: pusat rutenium memungkinkan fungsionalisasi langsung ikatan karbon-hidrogen sehingga rute sintesis menjadi lebih singkat dan efisien atom.
- Reaksi anelasi dan siklisasi: dipakai membentuk cincin karbosiklik maupun heterosiklik melalui penggabungan substrat berarah dengan alkuna atau alkena.
- Katalisis pemindahan hidrogen: kompleks rutenium fosfina banyak diteliti untuk reaksi hidrogenasi pemindahan dan oksidasi alkohol pada kondisi lunak.
- Prekursor kompleks organologam lain: ligan klorida dan fosfina dapat dipertukarkan sehingga senyawa ini menjadi bahan awal pembuatan katalis rutenium turunan.
- Studi mekanisme reaksi: dijadikan sistem model untuk menelaah siklus katalitik, disosiasi ligan, dan tahap penentu laju menggunakan teknik spektroskopi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 32993-05-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > C-H Activation [Catalysis] |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin kompleks organologam |
| Penyimpanan | simpan sejuk, kering, gelap, dan sebaiknya di bawah gas inert sesuai anjuran label |
Simpan kompleks rutenium ini dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya; untuk penyimpanan jangka panjang, banyak laboratorium menyimpannya dalam desikator atau di bawah atmosfer gas inert guna mencegah oksidasi ligan fosfina. Lakukan penimbangan secara cepat dengan spatula kering, atau di dalam kotak sarung tangan bila reaksi menuntut kondisi bebas udara. Kenakan sarung tangan, jas laboratorium, dan pelindung mata, serta bekerja di lemari asam karena serbuk halus dapat terhirup. Hindari kontak dengan bahan pengoksidasi kuat. Kumpulkan sisa katalis dan pelarut bekas ke wadah limbah berlogam yang berlabel untuk pengelolaan terpisah.
—
