4-Chlorophenylacetyl Chloride adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks, yang merupakan komponen penting dalam pembuatan senyawa dengan struktur tertentu. Produk ini sering digunakan dalam reaksi kimia seperti reaksi nucleofilik atau reaksi substitusi, tergantung pada kondisi reaksi dan reaktan yang digunakan. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk menghasilkan senyawa-senyawa yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, kimia organik, dan material.
Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Karena memiliki grup kloro dan klorida, senyawa ini memiliki reaktivitas tinggi yang memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemudahan dalam pemrosesan membuatnya menjadi pilihan yang praktis untuk laboratorium yang membutuhkan bahan kimia yang mudah digunakan.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif biologis. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia menggunakan produk ini sebagai bahan dasar dalam eksperimen kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kestabilan struktur molekul.
- Sintesis senyawa aktif biologis untuk pengembangan obat
- Reaksi substitusi pada rantai karbon untuk modifikasi senyawa
- Pembuatan senyawa intermediat dalam sintesis senyawa kompleks
- Penelitian kimia organik untuk pengembangan material baru
- Eksperimen kimia untuk memahami mekanisme reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 25026-34-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari kelembapan |
4-Chlorophenylacetyl Chloride harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber kelembapan untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin sangat dianjurkan untuk mempertahankan kualitas dan stabilitas senyawa.
—
