N-(2'-Cyanobiphenyl-4-ylmethyl)-L-valine Methyl Ester Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia. Bahan ini memiliki struktur kompleks yang terdiri dari rantai valin dan gugus ciano pada biphenil, yang membuatnya relevan dalam studi tentang interaksi molekuler dan sintesis senyawa organik. Produk ini sering digunakan dalam penelitian yang berkaitan dengan peptida dan modifikasi molekuler, terutama dalam bidang kimia biologis.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini memerlukan proses pemrosesan yang hati-hati untuk memastikan keakuratan hasil eksperimen. Ketersediaan dalam bentuk ester dan gugus hidroklorida juga memudahkan proses reaksi kimia dan pelepasan grup fungsional.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian terapan seperti sintesis senyawa farmakologis dan karakterisasi interaksi molekuler. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan produk ini untuk memperluas pengetahuan dalam bidang kimia biologis dan peptida.
- Penelitian sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Studi interaksi molekuler dalam sistem biologis kompleks
- Eksperimen modifikasi peptida untuk peningkatan aktivitas biologis
- Analisis struktur kimia menggunakan teknik spektroskopi dan kromatografi
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 482577-59-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan dingin |
Produk ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari paparan udara dan kelembapan. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan. Pemrosesan senyawa ini harus dilakukan di bawah lingkungan laboratorium yang terkontrol, dengan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker.
—
