2-Chlorophenylacetyl Chloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan derivat fenil. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini berperan sebagai reaktan yang sangat penting dalam proses pembentukan ikatan karbon-karbon dan karbon-oksigen.
Karena sifatnya yang reaktif dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional, 2-Chlorophenylacetyl Chloride menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi nucleofilik. Senyawa ini memiliki struktur yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Karena itu, pemilihan bahan ini memerlukan pengendalian lingkungan laboratorium yang tepat.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Karena kebutuhan akan senyawa baku yang berkualitas, senyawa ini sering dipakai dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru dan modifikasi struktur molekul.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi pada rantai karbon untuk modifikasi senyawa organik
- Pembuatan derivat fenil dalam reaksi nucleofilik untuk penelitian kimia
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam kondisi berbeda untuk studi mekanisme reaksi
- Penggunaan dalam sintesis senyawa aromatik untuk studi struktur dan sifat kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 51512-09-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya |
2-Chlorophenylacetyl Chloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari kelembapan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Bahan ini sangat sensitif terhadap udara dan cahaya, sehingga harus disimpan dalam ruangan yang sejuk dan kering. Selama penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia lain yang bersifat basah atau reaktif.
—
