N-Carbobenzoxy-L-2-phenylglycine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi kimia dan biokimia di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori peptida kimia dan sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks serta modifikasi peptida. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang unik dan berperan sebagai substrat atau reaktan dalam reaksi kimia tertentu.
N-Carbobenzoxy-L-2-phenylglycine memiliki sifat kimia stabil dan reaktivitas yang dapat diatur, sehingga memudahkan proses sintesis dan reaksi kimia. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian dalam bidang biokimia dan farmakologi. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan dalam proses pemisahan dan isolasi.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan dalam penelitian terkait sintesis peptida, pengembangan obat, dan studi interaksi molekuler. Karena sifatnya yang spesifik dan aplikasi yang luas, senyawa ini menjadi bahan yang penting dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan di Indonesia.
- Sintesis peptida untuk pengembangan obat baru karena reaktivitas dan stabilitas molekul
- Modifikasi peptida dalam penelitian biokimia untuk memahami mekanisme biologis
- Reaksi kimia dalam laboratorium untuk menghasilkan senyawa kompleks dan spesifik
- Penelitian farmakologi untuk menguji interaksi molekuler dan aktivitas biologis
- Analisis struktur molekuler dalam studi kimia organik dan biokimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 53990-33-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kestabilan dan kualitas senyawa. Penyimpanan dalam suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi atau kecelakaan.
—


