2-(Carbobenzoxyamino)-2-hydroxyacetic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia, terutama dalam bidang peptida. Senyawa ini sering ditemukan dalam proses sintesis peptida, karena kemampuannya untuk berikatan dengan asam amino lainnya melalui ikatan peptida. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks yang memiliki aktivitas biologis tertentu.
Karakteristik utama senyawa ini adalah kemampuannya untuk bereaksi dengan berbagai reagen kimia, serta stabilitasnya dalam kondisi tertentu. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, sehingga memerlukan pengendalian presisi dalam proses sintesis. Keistimewaan senyawa ini adalah kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia yang memerlukan keakuratan tinggi, seperti dalam sintesis peptida dan modifikasi molekuler.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan oleh peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian, terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Senyawa ini menjadi bagian dari proses penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan senyawa baru dengan aktivitas terapeutik.
- Sintesis peptida untuk pengembangan obat baru karena kemampuannya berikatan dengan asam amino
- Modifikasi molekuler untuk meningkatkan aktivitas biologis senyawa tertentu
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan biologis
- Analisis struktur kimia untuk memahami interaksi molekuler
- Pengembangan senyawa sintetik dengan fungsi spesifik dalam bidang farmakologi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 56538-57-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan di tempat yang sejuk serta kering. Hindari paparan cahaya langsung dan jauhkan dari bahan kimia yang bersifat korosif atau reaktif. Saat mengambil atau menangani senyawa ini, gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan proses penggunaan dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol dan sesuai dengan protokol keselamatan kimia.
—


