2-(1-Cyclohexenyl)-4,4,5,5-tetramethyl-1,3,2-dioxaborolane adalah senyawa organoboron yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa aromatik. Bahan ini sering ditemukan dalam reaksi coupling seperti Suzuki-Miyaura, yang merupakan metode penting dalam sintesis senyawa kompleks. Senyawa ini memiliki struktur boron yang memungkinkan reaktivitas tinggi dalam kondisi tertentu, sehingga menjadi bahan kunci dalam banyak aplikasi laboratorium.
Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif dalam reaksi kimia yang melibatkan logam transisi. Struktur molekulnya yang kompleks memungkinkan reaktivitas yang sangat spesifik, sehingga memudahkan pengendalian proses reaksi. Keberadaan sikloheksena dalam struktur juga memberikan sifat reaktivitas yang unik, yang memperkaya aplikasi dalam sintesis senyawa dengan struktur kompleks.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa farmakologis dan material baru. Bahan ini sering diaplikasikan dalam penelitian yang membutuhkan reaktivitas tinggi dan spesifisitas reaksi yang baik, sehingga menjadi pilihan utama bagi para peneliti dan ilmuwan.
- Reaksi coupling Suzuki-Miyaura untuk sintesis senyawa aromatik
- Sintesis senyawa heterosiklik dengan struktur kompleks
- Pengembangan senyawa farmakologis dalam bidang farmasi
- Penelitian material organik dengan sifat khusus
- Reaksi kimia yang membutuhkan reaktivitas boron tinggi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 141091-37-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Organometallic Reagents > Organoboron [Organometallic Reagents] |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia yang tidak diinginkan. Karena sifat reaktifnya, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan jangka panjang sebaiknya dilakukan dalam lingkungan bebas kelembapan dan jauh dari sumber panas.
—
