2-Chloro-1,4-naphthoquinone adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia, terutama dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik yang stabil dan dapat berfungsi sebagai bahan dasar dalam pembentukan senyawa heterosiklik atau non-heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering ditemukan dalam reaksi oksidasi dan reduksi, serta dalam sintesis senyawa yang memiliki aktivitas biologis.
Karena sifat kimianya yang reaktif dan struktur aromatiknya yang kuat, 2-Chloro-1,4-naphthoquinone menjadi pilihan yang tepat untuk berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu dan dapat bereaksi dengan berbagai reaktan seperti amina, alkohol, atau asam. Karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi, senyawa ini sangat diminati oleh para peneliti dan ahli kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi farmakologis atau industri. Karena ketersediaannya yang relatif mudah dan kehandalannya dalam reaksi kimia, senyawa ini menjadi bagian penting dalam berbagai eksperimen di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
- Reaksi oksidasi dalam karakterisasi senyawa kompleks
- Penelitian aktivitas biologis senyawa aromatik
- Pembuatan senyawa intermediat dalam sintesis organik
- Analisis struktur kimia menggunakan spektroskopi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1010-60-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat berwarna cokelat kekuningan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung. Penyimpanan dalam lingkungan yang sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga stabilitas senyawa. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat kimianya yang reaktif, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati dan tidak boleh dicampur dengan bahan kimia yang tidak kompatibel.
—
