3-(1-Cyanoethyl)benzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan pembentukan ikatan karbon-karbon atau penggantian gugus fungsi. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang sangat penting untuk pengembangan senyawa baru dengan sifat tertentu.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol melalui kondisi reaksi tertentu. Sifat kimia dan fisika yang konsisten membuatnya menjadi pilihan utama untuk berbagai eksperimen kimia. Karena kemurnian dan sifat fisiknya yang baik, senyawa ini sangat cocok untuk digunakan dalam laboratorium yang membutuhkan presisi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama di bidang sintesis organik, pengembangan obat, dan analisis kimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk memenuhi kebutuhan eksperimen yang memerlukan bahan baku berkualitas tinggi.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan gugus fungsi aktif
- Pengembangan obat baru melalui modifikasi struktur molekul
- Penelitian tentang reaksi kimia yang melibatkan substitusi gugus
- Analisis kimia untuk identifikasi senyawa dengan struktur tertentu
- Pembuatan bahan kimia intermediet untuk industri farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5537-71-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena bersifat kimia, penggunaan wadah berbahan plastik atau kaca yang tahan terhadap reaksi kimia sangat disarankan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini, serta pastikan area kerja memiliki ventilasi yang baik untuk mencegah akumulasi uap.
—
