2-(Benzyloxycarbonylamino)isobutyric Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia dan penelitian ilmiah. Bahan ini termasuk dalam kategori asam amino yang memiliki struktur kompleks dan memiliki potensi aplikasi dalam sintesis senyawa organik, terutama dalam bidang farmakologi dan biokimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa lain yang memiliki aktivitas biologis tertentu.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi penggabungan, substitusi, atau degradasi. Karena struktur molekulnya yang spesifik, senyawa ini memungkinkan reaksi yang terkontrol dan presisi, sehingga menjadi pilihan yang tepat untuk penelitian yang membutuhkan akurasi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini sering digunakan dalam penelitian terkait metabolit, senyawa farmakologis, dan studi tentang interaksi molekuler. Banyak institusi penelitian dan universitas mengandalkan senyawa ini sebagai bagian dari eksperimen mereka, terutama dalam bidang biokimia dan ilmu farmasi.
- Bahan baku dalam sintesis senyawa organik kompleks yang memiliki aktivitas biologis
- Komponen utama dalam penelitian tentang mekanisme aksi obat dan interaksi molekuler
- Bahan untuk uji aktivitas enzim dalam reaksi biokimia tertentu
- Alat bantu dalam karakterisasi struktur molekul menggunakan teknik spektroskopi
- Bahan untuk pengembangan senyawa baru dalam bidang farmakologi dan kimia medis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 15030-72-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Amino Acids |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Karena sifat kimianya yang stabil, penyimpanan dalam kondisi tersebut akan mempertahankan kualitas dan kegunaannya dalam jangka waktu yang lebih lama. Selama penanganan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini sebaiknya dihindari untuk digunakan dalam lingkungan yang tidak terkontrol atau tidak memenuhi standar laboratorium.
—


