3-Coumaranone adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk membentuk struktur heterosiklik atau senyawa dengan aktivitas biologis tertentu. Dalam laboratorium, 3-Coumaranone berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang sangat penting untuk pengembangan senyawa baru, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis organik.
Senyawa ini memiliki struktur molekular yang stabil dan reaktivitas yang cukup baik, sehingga memudahkan proses reaksi kimia. Sifat kimia dan fisika dari 3-Coumaranone membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk berbagai aplikasi laboratorium, termasuk dalam penelitian senyawa obat dan bahan kimia industri. Karena sifatnya yang mudah bereaksi, senyawa ini memerlukan penggunaan yang hati-hati dan kontrol lingkungan reaksi yang tepat.
Di laboratorium Indonesia, 3-Coumaranone sering digunakan dalam penelitian ilmiah yang berkaitan dengan sintesis senyawa organik. Bahan ini menjadi bagian dari peralatan kimia yang diperlukan untuk eksperimen ilmiah di berbagai institusi pendidikan dan penelitian. Ketersediaannya di pasar lokal membantu memudahkan akses para peneliti dan mahasiswa dalam melakukan eksperimen yang membutuhkan bahan ini.
- Sintesis senyawa obat dengan struktur heterosiklik
- Reaksi kimia untuk pembentukan senyawa dengan aktivitas biologis
- Penelitian tentang senyawa organik yang memiliki sifat antitumor
- Pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi
- Eksperimen kimia dalam pendidikan tingkat universitas
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7169-34-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
3-Coumaranone harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat reaktif, sehingga perlu ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung diri yang sesuai. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan, dan bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif.
- Schramm dkk. (2017). Mechanistic investigations of the 2-coumaranone chemiluminescence. Physical Chemistry Chemical Physics doi:10.1039/c7cp03425c
- Yoto dkk. (2026). Halogen-Guided Reconstructive Transformation of Hydroxycoumarin to Coumaranone. JACS Au doi:10.1021/jacsau.6c00801
- Langhals dkk. (1996). The oxidative coupling of coumaranone with disulfur dichloride. Tetrahedron doi:10.1016/0040-4020(95)01024-6
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
