3-Chlorophenylacetone adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan senyawa aromatik dan heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan senyawa-senyawa yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia.
3-Chlorophenylacetone memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat bereaksi dengan berbagai reagen seperti alkohol, asam, dan basa. Keberadaan klorin pada rantai fenil membuat senyawa ini memiliki reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga dapat digunakan dalam berbagai jenis reaksi substitusi dan pembentukan ikatan baru. Sifat ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk para peneliti yang membutuhkan bahan yang fleksibel dalam sintesis senyawa kompleks.
Di laboratorium Indonesia, 3-Chlorophenylacetone digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam universitas dan lembaga riset yang fokus pada pengembangan senyawa baru. Bahan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran dan penelitian untuk memperluas pemahaman tentang reaktivitas dan struktur molekuler.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmasi
- Pembuatan senyawa heterosiklik dalam studi kimia organik
- Reaksi substitusi pada rantai fenil untuk pengembangan material baru
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa dengan klorin pada struktur aromatik
- Pengujian keterikatan senyawa dalam reaksi kimia berbasis katalis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 14123-60-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
3-Chlorophenylacetone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari paparan langsung dari cahaya matahari dan udara lembap. Penggunaan harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol, dengan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan dan kacamata.
- Zhou dkk. (2009). Crystal structure of 1,2,4-trizolophenyl-(2-chloroacetamidebenzenethio)- 4-chlorophenylacetone, C25H20Cl2N4O2S. Zeitschrift für Kristallographie - New Crystal Structures doi:10.1524/ncrs.2009.0125
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
