Coumarin 478 adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai aplikasi ilmiah dan teknis, terutama dalam bidang fotokimia dan optik. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian yang berkaitan dengan material optik, fluoresensi, dan sensor kimia. Dalam laboratorium, Coumarin 478 digunakan sebagai bahan dasar untuk memproduksi pigmen fluoresen, yang memiliki kemampuan untuk menyerap cahaya dan memancarkannya kembali dengan panjang gelombang tertentu.
Karakteristik utama Coumarin 478 adalah kemampuannya untuk menunjukkan fluoresensi yang kuat dan stabil, serta sensitivitas terhadap berbagai kondisi lingkungan. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk penelitian yang memerlukan keakuratan dan konsistensi dalam pengukuran cahaya. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat kimia yang relatif stabil, sehingga memungkinkan penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium.
Di Indonesia, Coumarin 478 digunakan secara luas dalam laboratorium penelitian kimia, optik, dan material. Bahan ini menjadi alat penting dalam pengembangan teknologi sensor, penelitian tentang material transparan, serta studi tentang fenomena fluoresensi. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan yang diperlukan dalam proyek ilmiah mereka.
- Pengembangan material optik untuk perangkat pencahayaan berbasis fluoresensi
- Penelitian tentang sifat fluoresensi senyawa organik dalam bidang kimia analitik
- Pembuatan pigmen fluoresen untuk aplikasi dalam sensor kimia dan biologi
- Studi tentang respons cahaya pada berbagai jenis material fotokimia
- Penggunaan dalam eksperimen untuk menguji efek lingkungan terhadap proses fluoresensi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 41175-45-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Photonic Materials and Optical Materials > Coumarin Dyes |
| Ukuran kemasan | 200mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Coumarin 478 harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari cahaya matahari langsung serta kelembapan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil adalah pilihan yang paling umum. Wadah yang sesuai adalah botol kaca dengan tutup rapat. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
