Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 50743-17-4

Chromone-3-carbonitrile TCI C3075

Chromone-3-carbonitrile TCI C3075
Harga reguler Rp 1.653.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.653.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI C3075 Chromone-3-carbonitrile adalah senyawa heterosiklik berinti kromon (4H-kromen-4-on) yang membawa gugus nitril pada posisi 3. Kromon merupakan kerangka benzopiranon yang menjadi inti struktural banyak senyawa bahan alam maupun molekul bioaktif sintetik, sedangkan gugus nitril menambahkan situs reaktif yang sangat bernilai bagi ahli sintesis. Di laboratorium, senyawa ini digunakan sebagai building block untuk membangun sistem heterosiklik yang lebih kompleks, khususnya melalui reaksi anulasi, adisi nukleofilik, dan transformasi gugus nitril menjadi amida, asam karboksilat, amina, atau cincin bernitrogen.

Sifat yang membuat bahan ini menarik adalah karakter elektroniknya sebagai akseptor Michael yang efektif. Gugus karbonil kromon pada posisi 4 bersama gugus nitril pada posisi 3 membentuk sistem tak jenuh yang miskin elektron, sehingga ikatan rangkap C2–C3 sangat reaktif terhadap serangan nukleofil. Reaksi tersebut sering diikuti pembukaan cincin piranon dan penutupan kembali menjadi kerangka heterosiklik baru, sebuah jalur yang banyak dimanfaatkan untuk menyusun pustaka senyawa secara efisien. Gugus nitril juga menyediakan penanda spektroskopi inframerah yang jelas sehingga kemajuan reaksi mudah dipantau.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan pada riset sintesis heterosiklik lanjutan, kimia medisinal, dan pengembangan metodologi reaksi di perguruan tinggi serta lembaga penelitian. Bahan awal semacam ini bernilai tinggi bagi peneliti yang ingin menghasilkan keragaman struktur dari satu prekursor umum, karena satu senyawa dapat mengarah pada banyak kerangka produk berbeda. Kemasan 5 g memberi jumlah yang memadai untuk menjalankan beberapa seri percobaan optimasi sekaligus sintesis skala penelitian tanpa perlu pemesanan berulang.

  • Akseptor Michael pada reaksi adisi nukleofilik, karena sistem karbonil dan nitril yang terkonjugasi menjadikan ikatan rangkap kromon sangat rentan terhadap serangan nukleofil.
  • Sintesis heterosiklik terkondensasi melalui anulasi, sebab adisi nukleofil sering diikuti pembukaan cincin piranon dan penutupan ulang membentuk kerangka baru.
  • Transformasi gugus nitril menjadi amida atau asam karboksilat, mengingat nitril dapat dihidrolisis secara terkendali dalam kondisi asam maupun basa.
  • Pembentukan cincin bernitrogen seperti tetrazol dan amidin, karena gugus nitril merupakan substrat klasik untuk reaksi sikloadisi dan adisi nukleofil nitrogen.
  • Pengembangan pustaka senyawa untuk kimia medisinal, sebab satu prekursor kromon ini dapat menghasilkan beragam kerangka produk dengan variasi nukleofil berbeda.

Merek TCI (kode katalog C3075)
Nomor CAS 50743-17-4
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g
Bentuk fisik padatan kristalin pada suhu ruang; konfirmasikan pada label dan Certificate of Analysis tiap lot
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, dalam wadah tertutup rapat serta terlindung dari kelembapan

Simpan senyawa ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada lemari bahan kimia organik yang sejuk, kering, dan berventilasi baik. Lindungi dari kelembapan karena gugus nitril dan sistem kromon yang teraktivasi dapat mengalami reaksi lambat bila terpapar air atau uap basa dalam waktu lama. Jauhkan dari basa kuat, amina, dan oksidator kuat yang dapat memicu reaksi tidak diinginkan. Lakukan penimbangan di dalam lemari asam menggunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan pelindung mata, serta hindari menghirup debu halus. Tutup botol segera setelah pengambilan, gunakan spatula kering dan bersih, lalu kelola sisa bahan melalui jalur limbah B3 laboratorium.