6-Chloro-2-methylquinoline dari TCI dengan kode katalog C3108 adalah senyawa heterosiklik golongan kuinolina yang membawa substituen klorin pada posisi enam dan gugus metil pada posisi dua. Senyawa ini berfungsi sebagai building block, yaitu bahan awal yang dirancang untuk dibangun lebih lanjut menjadi molekul target yang lebih kompleks. Di laboratorium sintesis organik, kerangka kuinolina merupakan inti yang sangat sering dijumpai pada senyawa bioaktif, zat warna, ligan, serta bahan fungsional, sehingga ketersediaan turunan tersubstitusi seperti ini sangat menghemat langkah sintesis.
Daya tarik utama senyawa ini terletak pada dua titik reaktif yang bersifat saling melengkapi. Gugus metil pada posisi dua bersifat relatif asam karena berdampingan dengan nitrogen cincin, sehingga dapat dideprotonasi dan direaksikan melalui kondensasi dengan aldehida untuk membentuk sistem terkonjugasi seperti senyawa stiril dan pewarna sianina. Sementara itu, atom klorin pada cincin benzo menyediakan pegangan untuk reaksi kopling silang berkatalis logam transisi atau modifikasi lanjutan. Bentuknya sebagai padatan membuat penimbangan lebih mudah dikendalikan, dan struktur aromatiknya memberi stabilitas penyimpanan yang baik pada kondisi normal.
Di Indonesia, senyawa ini banyak diperlukan pada riset kimia organik sintesis di perguruan tinggi, laboratorium kimia medisinal, serta kelompok riset material yang mengembangkan pewarna dan sensor fluoresensi. Kemasan 5 g sesuai untuk optimasi reaksi skala milimol hingga penyiapan seri turunan untuk uji aktivitas. AMI Scientific menyediakannya agar peneliti tidak perlu menempuh sintesis awal yang panjang dan dapat langsung fokus pada tahap penelitian inti.
- Sintesis kimia medisinal: dipakai sebagai inti kuinolina siap modifikasi ketika peneliti membangun pustaka senyawa kandidat obat dengan variasi substituen pada dua posisi berbeda.
- Pembuatan zat warna sianina dan stiril: gugus metil aktifnya mudah dikondensasikan dengan aldehida aromatik sehingga terbentuk sistem terkonjugasi yang menyerap cahaya tampak.
- Reaksi kopling silang: atom klorin pada cincin memungkinkan reaksi berkatalis paladium untuk memasang gugus aril, amina, atau alkuna sesuai rancangan molekul target.
- Riset probe fluoresensi: kerangka kuinolina terkonjugasi kerap dijadikan dasar sensor optik untuk deteksi ion logam maupun perubahan lingkungan mikro pada sampel.
- Pengembangan ligan koordinasi: nitrogen kuinolina dapat berperan sebagai atom donor pada sintesis kompleks logam untuk kajian katalisis maupun material fungsional.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog C3108 |
|---|---|
| Nomor CAS | 92-46-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g |
| Bentuk fisik | padatan |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran label produsen |
Simpan wadah dalam keadaan tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi, jauh dari sumber panas, percikan api, serta bahan pengoksidasi kuat. Wadah asli dari produsen sebaiknya tetap digunakan; bila perlu dipindahkan, gunakan botol kaca amber bertutup rapat dengan label lengkap berisi nama senyawa, nomor CAS, dan tanggal pembukaan. Lakukan penimbangan di lemari asam atau area berventilasi baik dengan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Hindari menghirup debu padatan, bersihkan tumpahan segera secara kering, dan buang residu melalui jalur limbah kimia organik yang berlaku di institusi.
—

