Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 627-26-9

trans-Crotononitrile (contains ca. 20% cis- isomer) TCI C3132

trans-Crotononitrile (contains ca. 20% cis- isomer) TCI C3132
Harga reguler Rp 1.358.700,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.358.700,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI C3132 trans-Crotononitrile adalah nitril tak jenuh α,β dengan rantai empat karbon yang dipasok dalam bentuk campuran isomer, yaitu isomer trans sebagai komponen utama disertai kurang lebih dua puluh persen isomer cis. Senyawa ini berfungsi sebagai blok pembangun non-heterosiklik serbaguna di laboratorium sintesis organik karena menggabungkan dua elemen struktural penting dalam satu molekul kecil, yakni ikatan rangkap karbon–karbon dan gugus nitril. Kehadiran keduanya secara berdampingan menjadikan crotononitrile bahan awal ekonomis untuk membangun rantai karbon baru sekaligus memperkenalkan gugus fungsi yang mudah ditransformasi lebih lanjut.

Sifat utama yang membuat senyawa ini dipilih adalah karakternya sebagai akseptor Michael yang reaktif. Gugus nitril menarik elektron secara kuat sehingga karbon beta menjadi elektrofilik dan siap menerima serangan nukleofil seperti amina, tiol, karbanion, maupun senyawa dikarbonil terstabilkan. Selain itu, ikatan rangkapnya dapat berpartisipasi dalam reaksi sikloadisi, metatesis, dan hidrofungsionalisasi, sementara gugus nitrilnya dapat dihidrolisis menjadi asam karboksilat atau amida, direduksi menjadi amina primer, serta diubah menjadi tetrazol dan heterosiklik nitrogen lainnya. Wujudnya berupa cairan sehingga mudah dipindahkan dengan mikropipet atau syringe secara akurat pada skala mililiter.

Laboratorium di Indonesia memanfaatkan bahan ini terutama pada riset sintesis organik dasar, kimia polimer, dan pengembangan senyawa antara di lingkungan perguruan tinggi serta lembaga penelitian. Kemasan dua puluh lima mililiter cocok untuk percobaan skala penelitian dan praktikum lanjutan, sedangkan kemasan seratus mililiter mendukung penggunaan berulang atau reaksi dengan kebutuhan reagen berlebih. AMI Scientific menghadirkan produk TCI ini agar peneliti dalam negeri memperoleh reagen sintesis dengan spesifikasi yang jelas dan konsisten.

  • Adisi Michael dengan nukleofil karbon dan heteroatom, karena gugus nitril mengaktifkan ikatan rangkap sehingga karbon beta mudah diserang dan membentuk ikatan baru secara efisien.
  • Sianoetilasi amina serta alkohol, sebab reagen ini memperkenalkan rantai sianopropil yang selanjutnya dapat direduksi menjadi amina primer untuk sintesis senyawa antara bernitrogen.
  • Sintesis heterosiklik bernitrogen, karena gugus nitril dapat dikonversi menjadi tetrazol, amidina, atau piridina melalui siklisasi dengan reagen dan katalis yang sesuai.
  • Studi kimia polimer dan kopolimerisasi, sebab monomer vinil bernitril ini dapat diikutsertakan untuk memodifikasi polaritas serta sifat termal rantai polimer yang dihasilkan.
  • Riset metodologi katalisis dan hidrofungsionalisasi olefin, karena strukturnya sederhana sehingga memudahkan penelusuran regioselektivitas dan stereoselektivitas produk reaksi yang terbentuk.

Merek TCI (kode produk C3132)
Nomor CAS 627-26-9
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 mL dan 100 mL
Bentuk fisik cairan; produk mengandung sekitar 20% isomer cis
Penyimpanan simpan sejuk, kering, wadah tertutup rapat, jauh dari sumber panas dan api

Simpan crotononitrile dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di lemari bahan kimia mudah terbakar, pada suhu sejuk dan jauh dari nyala api, percikan, serta oksidator kuat. Nitril tak jenuh bersifat toksik dan mengiritasi, sehingga seluruh penanganan, termasuk pemindahan volume, wajib dilakukan di dalam lemari asam dengan ventilasi memadai. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium tertutup. Hindari menghirup uapnya dan cegah kontak dengan kulit. Sediakan bahan penyerap tumpahan di dekat area kerja, tutup rapat wadah setelah digunakan, dan kelola sisa reagen sebagai limbah kimia berbahaya sesuai prosedur laboratorium.