2-(Chloromethyl)benzothiazole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis, seperti reaksi substitusi dan reaksi kondensasi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa aktif biologis, obat, maupun bahan kimia industri. Karena sifatnya yang reaktif dan struktur yang unik, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap berbagai reaktan seperti basa, asam, dan pelarut organik. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk reaksi substitusi dan reaksi kovalen. Karena kemampuannya dalam membentuk ikatan baru, senyawa ini sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks. Keunikan struktur molekulnya juga memungkinkan senyawa ini berperan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang kimia organik, farmasi, dan biokimia. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset sering memanfaatkan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan baku dengan reaktivitas tinggi. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen mereka.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
- Reaksi substitusi dalam pembuatan senyawa aktif biologis
- Penelitian kimia organik untuk pengembangan bahan kimia industri
- Eksperimen farmakologi untuk uji aktivitas senyawa baru
- Pembuatan senyawa intermediet dalam proses sintesis kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 37859-43-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin sangat dianjurkan untuk menjaga stabilitas senyawa. Dalam penggunaan, pastikan wadah tidak terbuka dan hindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
—
