Nepsilon-Carbobenzoxy-D-lysine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia, terutama dalam sintesis peptida dan studi interaksi molekuler. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian terkait peptida, karena memiliki struktur yang kompleks dan stabil. Sebagai derivat asam amin, senyawa ini memiliki potensi untuk digunakan dalam pengembangan obat dan analisis biologis.
Nepsilon-Carbobenzoxy-D-lysine memiliki sifat kimia yang memungkinkan reaktivitas tinggi dalam lingkungan laboratorium. Struktur molekulnya yang termodifikasi memperkuat stabilitasnya dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses sintesis dan pemrosesan. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk peneliti yang membutuhkan bahan dengan sifat kimia yang konsisten.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan untuk penelitian di bidang farmasi, biokimia, dan ilmu material. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset sering memanfaatkan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan presisi dan kualitas tinggi.
- Sintesis peptida untuk pengembangan obat baru karena kemampuannya dalam reaksi kimia.
- Analisis interaksi molekuler dalam penelitian biokimia untuk memahami mekanisme biologis.
- Pengujian aktivitas enzim dalam studi metabolisme dan reaksi katalitik.
- Penelitian tentang modifikasi protein untuk aplikasi dalam bidang medis dan farmasi.
- Eksperimen untuk pengembangan senyawa baru dalam bidang ilmu material dan kimia organik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 34404-32-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
Nepsilon-Carbobenzoxy-D-lysine sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat dan ditempatkan di area yang sejuk serta terlindung dari cahaya matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang memerlukan penanganan hati-hati, terutama dalam penggunaan dan penyimpanan. Pastikan wadahnya tidak terbuka dan jauh dari bahan kimia yang reaktif. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat mengolah bahan ini.
—


