2-(1-Cyclopentenyl)-4,4,5,5-tetramethyl-1,3,2-dioxaborolane adalah senyawa organoboron yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia organik. Senyawa ini sering ditemukan dalam reaksi Suzuki-Miyaura, yang merupakan metode penting dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa organik kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai reagen penting dalam pembentukan ikatan karbon-karbon melalui reaksi katalitik.
Senyawa ini memiliki struktur yang stabil dan memiliki sifat reaktif yang terkendali, sehingga memungkinkan penggunaan yang efisien dalam berbagai kondisi reaksi. Karena sifatnya yang tidak sangat reaktif dalam bentuk murni, senyawa ini dapat disimpan dan digunakan dalam berbagai skala tanpa kehilangan aktivitasnya. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemurniannya yang tinggi menjadikannya pilihan yang baik untuk laboratorium yang membutuhkan reagen berkualitas tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa kompleks dan pengembangan obat. Karena kebutuhan akan senyawa organoboron yang stabil dan efektif, senyawa ini menjadi bagian penting dari persediaan bahan kimia di banyak institusi penelitian dan perguruan tinggi.
- Reaksi Suzuki-Miyaura untuk sintesis senyawa heterosiklik
- Pembentukan ikatan karbon-karbon dalam sintesis senyawa kompleks
- Penelitian tentang reaksi katalitik dalam kimia organik
- Pengembangan senyawa farmakologis melalui sintesis berbasis boron
- Uji katalis dalam reaksi kimia organik yang memerlukan reagen stabil
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 287944-10-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Organometallic Reagents > Organoboron [Organometallic Reagents] |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan udara dan cahaya. Karena sifatnya yang tidak sangat reaktif, penyimpanan dalam kondisi tersebut akan mempertahankan stabilitas dan kualitas senyawa selama periode waktu yang lebih lama. Penggunaan harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, untuk memastikan keselamatan dalam proses penanganan.
—
