3-Chloro-4-methylbenzaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik di laboratorium. Bahan ini merupakan salah satu dari banyak senyawa pembangun (building blocks) yang digunakan untuk sintesis senyawa kompleks. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa aromatik dan heterosiklik. Karena struktur kimianya yang sederhana namun fleksibel, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
3-Chloro-4-methylbenzaldehyde memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang baik. Senyawa ini memiliki grup aldehid yang memungkinkan reaksi seperti reduksi, oksidasi, dan substitusi. Kehadiran klorin di posisi 3 dan metil di posisi 4 memberikan variasi dalam reaktivitas dan memungkinkan pembentukan senyawa dengan struktur yang beragam. Sifat ini menjadikannya sangat relevan dalam sintesis senyawa organik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian kimia, termasuk sintesis senyawa farmakologis, bahan polimer, dan bahan pewarna. Ketersediaan dan kualitasnya yang baik membuat senyawa ini menjadi pilihan favorit di banyak institusi penelitian dan pendidikan.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pembuatan senyawa heterosiklik dalam studi kimia organik
- Reaksi substitusi pada posisi klorin untuk modifikasi struktur molekul
- Penggunaan dalam reaksi reduksi untuk menghasilkan senyawa alkohol
- Analisis struktur molekul menggunakan teknik spektroskopi inframerah
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3411-03-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
3-Chloro-4-methylbenzaldehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat dianjurkan. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung sangat dianjurkan.
—

