4-(Carboxymethyl)benzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur dasar asam benzoat dengan gugus karboksimitil yang diperiksa di bagian rantai karbon. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan senyawa kompleks, termasuk obat-obatan, bahan baku farmasi, dan produk kimia industri. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi esterifikasi.
4-(Carboxymethyl)benzoic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan suhu tinggi. Senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton, yang memudahkan proses pencampuran dan reaksi kimia. Karena kemampuannya untuk bereaksi dengan berbagai gugus fungsi lain, senyawa ini sering dipilih dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa kompleks lainnya.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia, farmasi, dan industri. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk pengembangan produk baru dan penelitian ilmiah. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti dan ilmuwan dalam memperoleh bahan yang diperlukan untuk eksperimen mereka.
- Sintesis senyawa farmasi sebagai bahan baku dalam produksi obat
- Reaksi esterifikasi untuk pembuatan bahan kimia industri
- Pengembangan senyawa heterosiklik dalam penelitian kimia organik
- Pembuatan bahan aktif dalam formulasi kosmetik dan produk perawatan kulit
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa karboksilat dalam lingkungan kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 501-89-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan udara bebas |
4-(Carboxymethyl)benzoic Acid harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta kelembapan. Bahan ini sangat sensitif terhadap kelembapan, sehingga wadah harus ditutup rapat untuk mencegah penyerapan air. Dalam penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap harus dianggap sebagai bahan kimia yang memerlukan perlakuan hati-hati.
- Abou dkk. (2018). 3-Hydroxy-3-methylisochroman-1-one–2-(carboxymethyl)benzoic acid (1/1). IUCrData doi:10.1107/s241431461801653x
- Sundaram dkk. (2024). Unveiling the molecular insights of 2-(carboxymethyl) benzoic acid: A density functional theory approach towards structural and biological attributes. Journal of Molecular Liquids doi:10.1016/j.molliq.2024.125439
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
