4-Cyano-3-fluorophenyl 4-Ethylbenzoate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang material ilmu fisika, terutama dalam pengembangan material cair kristal (LC). Bahan ini memiliki struktur molekuler kompleks yang memungkinkan interaksi spesifik dengan molekul lain, sehingga menjadi bahan penting dalam penelitian material dengan sifat optik dan elektronik tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai komponen dalam formulasi material LC yang digunakan untuk layar liquid crystal, sensor optik, dan perangkat optik lainnya.
Karena struktur kimianya yang unik, senyawa ini memiliki sifat polarisasi dan kestabilan termal yang baik, sehingga cocok untuk aplikasi yang membutuhkan kestabilan kimia dalam kondisi lingkungan yang berubah. Sifat ini juga memungkinkan senyawa ini untuk berinteraksi secara efektif dengan pelarut dan bahan lainnya, sehingga memudahkan proses sintesis dan formulasi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti di bidang material ilmu fisika dan teknologi informasi. Bahan ini menjadi bagian dari penelitian yang bertujuan mengembangkan material cair kristal dengan sifat unik untuk aplikasi industri dan teknologi modern.
- Pengembangan material cair kristal untuk layar dan display canggih
- Penelitian sifat optik dan elektronik dari senyawa kompleks
- Formulasi bahan untuk sensor optik dan perangkat elektro-optik
- Sintesis senyawa kimia dengan struktur tertentu untuk eksperimen kimia organik
- Uji karakteristik termal dan stabilitas kimia dari bahan baru
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 86776-50-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Electronic Materials > Liquid Crystal (LC) Materials |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat (kristal atau serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari sumber cahaya langsung dan paparan udara. Karena sifat kimianya yang reaktif, sebaiknya dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat mengolah bahan ini. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kecelakaan atau kontaminasi.
—
