(1,2,3)-Cyclohexane-1,2,3-triol adalah senyawa kimia yang memiliki struktur siklik dengan tiga grup hidroksil (-OH) pada atom karbon berurutan. Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks, terutama dalam reaksi yang memerlukan reaktivitas tinggi dari grup hidroksil. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang bisa diubah melalui reaksi kimia seperti penggantian, penghilangan, atau penggabungan dengan molekul lain. Karena sifat kimianya yang stabil namun fleksibel, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
Senyawa ini memiliki sifat polar dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil amina atau aseton. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan interaksi antar molekul. Selain itu, struktur sikliknya memberikan kestabilan tertentu, sehingga meminimalkan reaksi samping yang tidak diinginkan. Keberagaman aplikasi dan keandalan kualitas membuat senyawa ini menjadi pilihan yang populer di berbagai bidang ilmu kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik, analisis kimia, dan pengembangan produk farmasi. Ketersediaan dan kualitasnya yang baik menjadikannya bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan mahasiswa.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas grup hidroksil
- Pengembangan senyawa farmasi sebagai bahan baku dalam proses sintesis
- Analisis kimia untuk menguji reaktivitas dan sifat kimia senyawa lain
- Reaksi penggantian dalam pembentukan senyawa heterosiklik
- Penelitian tentang sifat fisika dan kimia senyawa siklik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2630-64-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena bersifat polar, wadah yang digunakan harus tahan terhadap reaksi kimia dan tidak menyerap kelembapan. Selama penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
